Monthly Archives: Apr 2022

Articles

Integritas? Ini Sisi Yang Kerap Tidak Disadari!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Integritas? Ini Sisi Yang Kerap Tidak Disadari!

Tahulah! Sudah berkali-kali dengar, sampai saya belajar dari Andrew Wommack, ternyata Integritas jaaauuuuhhh lebih luas daripada yang saya pahami selama ini.

Integritas, selama ini dikaitkan dengan kejujuran. Dan banyak diantara kita yang mengaitkan kejujuran dengan tidak mencuri, itu saja. Jujur, baik ada yang melihat mau pun tidak. More than enough…

Tetapi Andrew mengupas lebih dalam lagi.
Tidak On Time, itu berdusta.
Janji datang jam 7 lalu hadir 7.15, itu tidak berintegritas.
Nach lho…
Padahal kan umum terlambat, apalagi di Jakarta, macet.

Lalu berbicara melebih-lebihkan, itu dusta pula.
“Berapa yang hadir?” Biasa yang hadir 25-100 orang.
“100 orang lebih… “
Gak salah kan? Tetapi Andrew menegaskan itu berdusta.
Memberikan hanya separuh kebenaran. Membuat orang salah persepsi. Akhirnya tidak dipercaya.

Membuat orang lain mendapat kesan yang salah, itu juga berdusta, kata Andrew.
Padahal terkenal ungkapan, ‘rumah boleh kontrak, tapi handbag dan mobil mesti ber-merk’ karena tujuannya supaya dinilai orang kaya, orang sukses, konon agar proyek jadi lancar.
Sebagai orang beriman, harus memberikan kesan yang benar, pesan Andrew.

Seorang motivator bercerita, karena dia rutin post di sosmed, fotonya dengan tokoh-tokoh penting dan para pejabat tinggi maka tarifnya dalam memberikan seminar jadi naik.
Karena dianggap penting, bisa kenal dengan tokoh-tokoh hebat itu.

Hehehe… Saya juga … Senang foto dengan orang-orang top. Tapi gak dimanfaatkan untuk yang negatif lho… Hanya senang instagramnya keren.

Sejujurnya setiap tampilan di sosmed, kita sedang membranding diri kita, memberikan kesan tertentu, sesuai yang diinginkan.

Sebagian orang mati-matian, membranding diri, agar bisa diterima kalangan tertentu, biar dianggap satu level dengan mereka maka harus pakai baju tertentu, mobil merk tertentu, menginap dan makan di hotel tertentu dsb.
Hidup melampaui kemampuannya dengan tujuan tertentu.

Jadi inget postingan lucu di FB,
“Inget ya cari duit itu susah, jadi kalo lagi shopping, lagi makan di restoran mahal, jangan lupa disombongin ke orang-orang….”


Hal lain yang ditekankan Andrew Wommack adalah perkataan.
Lidah itu ibarat kemudi kapal, meski kecil, mampu mengendalikan kapal yang besar.

Andrew itu peternak kuda. Ternyata cara untuk mengendalikan kuda, dengan memasang kekang pada mulutnya, maka kuda itu akan menurut.

Perkataan itu mengubah suasana. Bisa membuat orang bersemangat atau justru putus asa.
Fitnah, salah persepsi, kesalahpahaman juga dimulai dengan kata-kata.
Bahkan peperangan antar negara, saling membantai, dimulai dengan kata-kata.

Katakan kebenaran dengan sepenuh hati, dengan hati yang tulus, tanpa ada motif tersembunyi. Bersikap baik, tanpa ingin memanfaatkan atau mengambil keuntungan pribadi. Sehingga orang yang melihat kita, melihat Tuhan yang ada di dalam kita.
Kita ini Duta Besar Allah di dunia. Biarkan kita menjadi wadah yang mengalirkan kasih dan kuasa Allah.

Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”

Mengapa doa kerap tidak terjawab?
Ternyata rahasianya karena mulut kita kerap berdusta kecil-kecilan. Bohong putih, kata orang.
Ketika mulut yang mengucapkan doa, lalu dipakai untuk bohong putih maka diri kita sendiri tidak mempercayai mulut kita. Akibatnya doa kita tidak efektif. Mulut yang mengucapkan doa, tidak bisa dipercaya, secara tidak sadar tertanam di dalam hati nurani kita.

Bahkan Andrew menegaskan, ketika berdusta, sekecil apa pun, artinya membiarkan iblis berbicara melalui mulut kita.
Dieeeeenk…..

Itulah sebabnya Raja Salomo berkata,
“Hidup dan mati dikuasai oleh lidah. Siapa menggemakannya akan memakan buahnya.”

Menurut Andrew yang dimaksud dengan tingkah laku adalah gaya hidup kita, apakah mencerminkan Allah?
Bahkan ketika kita tidak sedang berbicara, adakah cela yang dilihat orang di sekeliling kita? Segala sesuatu diperbolehkan, tetapi tidak semuanya berguna.

“Banyak diantara kita mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan kita, sesungguhnya kita menyangkal Dia. Melakukan perbuatan keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik, ini yang disebut sebagai munafik. Iman tanpa perbuatan itu sia-sia,” ujar Andrew.

Jadilah teladan dan hiduplah dengan bijak.


Awal masuk Sekolah Charis, itu beneran menjungkirbalikkan mindset lama.
Saya ini penggemar berbagai seminar, berusaha belajar Cara Menjadi Sukses dengan berbagai macam bunga rampainya.
Cara yang saya pelajari: Personal Branding, Cara Cerdas Beriklan, Cara Marketing, dsb.

Di sekolah sebaliknya diajarkan bahwa Promosi Datang Dari Tuhan. Tunggu Waktunya Tuhan, jangan menolong Tuhan untuk merealisasikannya. Padahal pengertian selama ini, kalau bukan saya yang mengusahakannya, lalu siapa lagi?

Betul-betul berbeda antara God’s Way dan My Way/ World’s Way.

Setelah 5 tahun sekolah, mulailah saya merasakan manfaat God’s Way. Jauuuuh lebih enteng, karena bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.

Sumber berkat saya yang sejati adalah Tuhan, bukan hebatnya strategi-strategi saya.

Fokus saja membangun hubungan dengan Tuhan, maka Dia akan menunjukkan jalan yang harus kita tempuh lengkap dengan cara-Nya.
Simple bukan?
Hati damai karena menjalani hidup bersama-Nya, dengan cara-Nya dan hasilnya dipakai untuk kemuliaan-Nya.

Praktik yuk….

Integrity characterizes the entire person, not just part of him. He is righteous and honest through and through. He is not only that inside, but also in outer action. – Kent Huges.

Integritas menggambarkan keseluruhan pribadi orang itu, bukan hanya sebagian dari dirinya. Dia benar dan jujur ??terus menerus. Tidak hanya di dalam hatinya, tetapi juga melalui tindakan luarnya. – Kent Huges.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Repentance VS Convert.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Repentance VS Convert.

Andrew Wommack menegaskan bahwa Yesus tidak pernah berkotbah tentang lahir baru.
Bukannya lahir baru tidak penting, tetapi banyak orang yang stop setelah lahir baru. Merasa sudah dibebaskan dari neraka, memiliki kasih mula-mula yang berapi-api, mulai sibuk dengan berbagai kegiatan di gereja, lalu lama kelamaan semangatnya padam. Hidupnya kembali kepada kehidupan yang lama, tetapi dengan predikat baru: orang kristen.

Yang dikehendaki Tuhan agar orang percaya DIMURIDKAN, dan memiliki HUBUNGAN PRIBADI DENGAN TUHAN.
Repentece NOT just Convert. Bertobat sungguh-sungguh, bukan hanya sekedar berubah saja.

Repentance/Bertobat artinya berbalik, baik tujuan hidupnya mau pun pola pikirnya. Dulunya berjalan ke utara, sekarang berjalan ke selatan. Berbalik arah. Dulu hidup menurut keinginannya sendiri, sekarang hidup berdasarkan firman Tuhan, yang menjadi peta penuntun jalan hidupnya.
God’s Way Not My Way!

Pikirannya semakin hari semakin selaras dengan pikiran Kristus, yang tertulis dalam firman-Nya. Menjadi Ciptaan yang Baru. Hidupnya dituntun oleh Roh Kudus. Dimuridkan, menjadi murid Kristus. Hidup dalam Hadirat Tuhan (God’s Presence) dan Tuhan menjadi prioritas utamanya. Membangun hubungan pribadi dengan Tuhan melalui doa dan firman-Nya, dan menggenapi tujuan Tuhan dalam menciptakannya.

Convert/Berubah, itu sekedar ‘ganti baju’. Dulunya ‘atheis’ sekarang kristen. Dulu jalan menuju ke utara, sekarang ya tetap ke utara, tetapi dengan predikat baru ‘orang kristen’. Minggu ke gereja, ikut komsel tapi pola pikirnya tetap pola pikir lama. Tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Iku-ikutan saja. Tidak tahu tujuan hidup yang dirancangkan Tuhan bagi hidupnya.


Nana mengirimkan link youtube pengajaran yang sangat memberkati saya.

Banyak orang yang percaya, yang fokusnya pada Roh Kudus, hanya untuk mencari kuasa dan tanda-tanda ajaib atau mujizat semata.
Padahal seharusnya fokus pada Kasih Allah karena Allah adalah kasih. Dan memandang Yesus sebagai teladannya, sehingga dia menjadi kudus.
Karena Yesus adalah kekudusan itu sendiri.

Ketika diri kita dipenuhi dengan kasih Allah dan kekudusan-Nya, maka kuasa dan tanda-tanda ajaib akan menyertainya secara natural.
Bukan sebaliknya.

Bagaimana cara fokus pada kasih Allah?
Dengan membangun hubungan pribadi yang intim dengan-Nya. Inilah Rahasia yang Utama dan Terutama.

Tidak perlu sibuk pelayanan, mendoakan orang lain dll terlebih dahulu. Bangun hubungan intim dengan Tuhan. Kenali dia, karakter-Nya, hati-Nya, rasakan kasih-Nya. Ijinkan Tuhan memenuhi seluruh aspek kehidupan kita, hingga melimpah.
Hidupku bukan aku lagi, tetapi Kristus yang ada di dalamku. Gal 2:20
Ini langkah pertama.

Lalu bercermin pada firman-Nya. (Yak 1:23).
Melalui cermin firman Tuhan, kita melihat di mana letak kekurangan kita sehingga dapat memperbaikinya.
Mengalami pembaharuan budi oleh firman Tuhan (Rom 12:2) sehingga semakin hari semakin serupa dengan-Nya.

Ketika terus menerus mempelajari firman Tuhan di dalam hadirat-Nya, dengan tuntunan Roh Kudus, maka kita pun mengenal Tuhan dan dipenuhi oleh kasih-Nya. Pewahyuan akan kasih-Nya mengalir memenuhi hati kita, menjadi aliran-aliran Air Hidup yang tidak pernah kering.

Betapa Allah begitu mengasihi kita. Kalau anak-Nya yang tunggal saja dikorbankan-Nya bagi kita, apa sich yang gak Tuhan kasi buat kita?
Yoh 3:16 tidak lagi menjadi sekedar kata-kata yang manis, tetapi menjadi pewahyuan hidup yang mengubah hati kita.

Semakin menyadari bahwa Allah begitu mengasihi kita, secara natural, kita ingin menyenangkan hati-Nya.
Membaca Alkitab menjadi sesuatu yang menarik, karena hati kita rindu untuk mengenal-Nya lebih dan lebih dalam lagi.

Melayani, mendoakan orang lain, menjadi sesuatu yang memang ingin kita lakukan, karena itu kehendak-Nya. Kita sadar, semua perintah Tuhan, diberikan untuk kebaikan kita sendiri.
Kasih-Nya meluap-luap terpancar keluar dari dalam hati kita, mendorong kita untuk memberi & mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.
Semua dikerjakan dengan penuh sukacita dan kasih.

Hidupku begitu bahagia, SUDAH dicintai dan dipuaskan oleh Tuhan, muncullah kerinduan, supaya orang lain pun merasakannya.
Kita bisa mengasihi orang lain, ketika hati kita sudah dipenuhi kasih Allah, dan yang bisa dibagikan kepada orang lain, hanyalah apa yang kita miliki.
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
1 Yohanes 4:19 TB

Setiap perkataan yang keluar dari mulut kita adalah perkataan Tuhan. Yang kita pikirkan adalah kehendak dan keberadaan Tuhan. Karakter kita pun semakin menyerupai Tuhan, Pribadi yang kita kasihi.

Wibawa, otoritas, kharisma, tanda-tanda ajaib pun menyertai di dalam apa pun yang kita lakukan, saat pemberitaan Injil dilayankan.
Bukankah kita satu roh dengan Dia? 1 Kor 6:17.

Sadar pula, Allah tidak akan membiarkan atau meninggalkan kita. Segala yang kita butuhkan, sudah Tuhan sediakan. Apa pun itu… Name it!

Semakin memahami kasih Allah, ketakutan pun sirna. Ini yang saya rasakan. 1 Yoh 4:18 kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan.

Ketika masalah yang tidak diharapkan menyerang, saya yakin Tuhan berperang bagi saya. Bersatu jalan musuh menyerang, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari hadapanku.

Saat ada kebutuhan, Tuhan adalah gembalaku…
Takkan kekurangan aku.

Sakit menyerang?
Oleh bilur-bilur-Nya saya sudah sembuh.

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
1 Yohanes 4:18 TB

Mari kita bangun hidup dengan urutan yang benar, sesuai dengan kehendak Tuhan: membangun hubungan pribadi yang intim dengan Allah, maka setiap aspek hidup kita, akan berada di tempat yang seharusnya.
Siap?

Knowing who JESUS IS, changes who you are – Charis Christian Center.

Mengenal SIAPA YESUS, mengubah diri Anda – Charis Christian Center.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Gozhali Syndrome.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Gozhali Syndrome.

Saya tidak tahu tentang Gozhali sampai anak-anak menyinggungnya di tengah perbincangan kami.
Segera saya google…
Sultan Gustaf Al Gozhali, wajahnya biasa saja, benar – benar wajah yang umum kita temui di mana saja.

Dulu mindset kita, yang bisa kaya dalam waktu secepat kilat, wajah-wajah cantik dan ganteng, yang melejit berprofesi sebagai artis atau entertainer.
Pokoknya yang kerap muncul di Televisi.

Dan Gozhali mengubah pandangan itu. Hanya dengan posting ribuan fotonya, yang notabene biasa pula… Dalam sekejap bisa meraup duit milyaran rupiah atau justru puluhan milyar? Entahlah.

“Ini lho jaman sekarang, caranya anak-anak muda menjadi kaya… Caranya beneran beda dengan jaman papa mama yang mesti kerja keras,” anak saya menjelaskan,
“Dan umurnya baru 22 tahun Ma… Seumuran Michelle… Keren ya? Jaman ini memang luar biasa.”

Saya pun manggut-manggut sambil bengong. Tidak paham dengan fenomena jaman ini.
Betapa kunonya diriku ini…… Sambil tepok jidat.
Gak mudeng, kata orang Jawa.
Posting foto thok, koq bisa kaya raya…

Orang-orang pun berlomba-lomba meniru apa yang dilakukan Gozhali, berharap mendapatkan rejeki nomplok yang serupa.
Who knows?


Fenomena Gozhali termasuk yang dibahas oleh Dr. Andik Wijaya dalam seminarnya. Ternyata Gozhali itu bukannya terjadi secara natural.
Gozhali itu sudah dipilih oleh ‘kekuatan besar’, dengan pertimbangan yang khusus, sehingga membangun mimpi banyak orang, bahwa kekayaan besar bisa diraih dengan mudah, cara-cara yang tak terduga.
Muncul pendapat di bawah sadar, ngapain juga kerja susah-susah, itu kuno. Jaman sekarang duit itu gampang.

Mengapa Gozhali?
Mengapa Indonesia?
Karena penduduknya banyak. Gozhali itu percontohan. Tidak mungkin ada Gozhali yang ke dua. Kekuatan besar itu akan memilihnya dari negara lain seperti India or China, yang penduduknya banyak pula. Sehingga efeknya akan berlipat ganda, mempengaruhi sangat banyak orang dengan teknik tsb.

Gozhali kelihatannya mendapatkan uang yang sangat banyak, tetapi ‘kekuatan besar’ di baliknya, memperoleh keuntungan yang jauh lebih besar lagi. Konon yang diperoleh Gozhali gak ada apa-apanya dibandingkan keuntungan yang diraup ‘kekuatan besar’ itu.
Ini skenario besar yang mereka buat, yang pada akhirnya merembet pada Money Game dan Metaverse.

“Metaverse juga bukan sekedar ‘dunia baru’. Ada orang-orang yang memperoleh keuntungan di baliknya,” demikian dr. Andik menjelaskan,
“Yang ikut-ikutan kan gak tahu bagaimana mereka membangun perusahaan, mengambil keuntungan dan keluar dari bisnis itu. Ada tujuan dan strategi yang sudah diperhitungkan masak-masak. Itu kelasnya perusahaan dunia. Sedangkan kita yang terseret ikutan berinvestasi, hanya ikut-ikutan ingin menjadi generasi kekinian, tidak tahu strategi bagaimana perusahaan besar melakukannya. Akhirnya, perusahaan besar itu untung besar, sementara kita yang ikut-ikutan gak bisa keluar.”


Saya merenung dan mencerna pelajaran ini.
Saya paham sekarang.

Masih ingat cerita saya beli Apartemen di Johor karena diajari cara berinvestasi yang menguntungkan oleh seorang Motivator Top Indonesia?
Saat itu sang motivator bercerita, beliau memiliki lahan besar kongsi dengan tokoh properti Indonesia, dekat lokasi apartemen yang dijual, di kota Johor Bahru.
Berhektar-hektar. Konon beliau akan membangun proyek besar di sana.

“Apartemen ini murah sekali, ke depan pasti untung. Karena saya gak bisa jual harga segitu di tanah di mana saya berinvestasi,” ujar sang motivator.

Percayalah kami semua. Jadilah nyaris semua peserta, puluhan orang berinvestasi, membeli apartemen di Johor Bahru yang ditawarkannya.

Yang tersimpan di pikiran bawah sadar kami, ingin kaya seperti sang motivator. Ini ‘jalan kebenaran’ menuju kesuksesan.
Sudah sesuai rumus dunia: Belajarlah pada tokoh yang sudah sukses. Bahkan ini berinvestasi di bawah arahan tokoh yang sudah terbukti sukses. Konon tanah sang tokoh lebih mahal daripada apartemen ini. Siiip…
Komplit… Plit… Plit.. Plit…

Tokoh ini sudah kaya raya, gak butuh duit. Dia mengajari kami, sebagai cara mengembalikan berkatnya kepada masyarakat, demikian sang motivator pernah bercerita. Luhur sekali niatnya.

Hingga kini apartemen kami masih ada. Kesulitan jual, karena ternyata kami belinya kemahalan puoolll… 40%. . Disewakan, murah sekali… Seharga kamar kost di Jakarta.
Tidak hanya itu, mau bayar maintanance fee, listrik dan air pun sulit. Tranfer ringgit ke johor gak mudah.

Bagaimana dengan lahan sang motivator?
Sudah dijual dan meraup untung tentunya. Mereka memang ahli di bidangnya. Tahu strateginya, invest dalam jumlah besar, tentu luwes nego ke sana ke mari. Punya koneksi. Kenalannya kelas atas.
Sedangkan kami yang cuma ikut-ikutan, berharap bisa mendapatkan untung, justru buntung.
Persis sama dengan yang dimaksud oleh Dr. Andik tentang Metaverse, hanya beda kasus.

“Jangan ikut-ikutan apa yang kita gak tahu,” pesan Christian.


Efek Gozhali telah membuat kita terbuai dan berharap memperoleh keuntungan-keuntungan besar dalam sekejap. Otak kita menganggap keuntungan money game itu wajar, lha wong Gozhali saja gak pakai modal bisa dapat duit segitu.

Saya paham sekarang, logika yang dijelaskan oleh Dr. Andik Wijaya.
Oh…. Pantesan!
Untung ikut seminar jadi paham.
Otak dan pengetahuan saya memang gak sampai ke sana, tetapi karena saya ikut seminar, belajar dari Dr. Andik, sekarang jadi paham. At least ke depan bisa mengambil keputusan yang lebih bijak.
Tuhan menghendaki kita berhikmat, belajar dan jadilah bijak. Keledai pun tidak jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya….

Gak usah repot-repot berusaha jadi Gozhali ke dua…
Terbukti money game seperti robot trading, hanya memberi keuntungan sesaat. Lalu raib tak berbekas.

Kerja cerdas dan simpan firman Tuhan saja sebanyak-banyaknya dalam hati, ikut resep sukses ala Tuhan yang sudah terbukti berhasil melewati berbagai berbagai generasi dan sukses. Setia dalam perkara kecil, maka Tuhan percayakan perkara-perkara besar. Gak keren memang, tapi itu resep sukses sepanjang jaman.
Ikut God’s Way not Our Way…


Sungguh benar nasehat orangtua, uang itu tidak kenal teman atau saudara, check & re-check.
Kerap ketika mengagumi seseorang, setiap perkataannya ditelan mentah-mentah.

Tidak banyak orang yang betul-betul tulus di dunia ini.
*Andrew Wommack mengajarkan, justru karena itu, jadilah yang tidak banyak itu.
Bersikaplah tulus dan jujur sehingga orang-orang di sekeliling bisa melihat Allah melalui kita.*

Yang mengaku beriman, beribadah dan membawa Nama Tuhan sudah banyak, namun *Andrew mendorong agar kita menjadi bukti hidup yang menjaga perkataan dan tindakan kita sedemikian rupa sehingga orang lain tidak bisa menuduh kita.*

Andrew menolak semobil berdua dengan sekretarisnya, meski dalam perjalanan pulang dari suatu acara, yang hanya 10 menit perjalanan. Memang tidak akan terjadi apa-apa tetapi Andrew sebagai duta Allah, memilih menjauhkan diri dari kemungkinan digosipkan oleh orang yang tidak mengerti.
Lebih baik menghindari ribuan pertempuran yang tidak perlu.

Inilah pelajaran yang sedang saya pelajari sekarang. Ide tulisan ini muncul karena saya sedang persiapan ujian.

Belajar sama-sama yuk…

In our behavior, in the words we write and speak, we can become ambassadors of God’s inspiration. Whenever we strive to lift up others in ways that are good and noble we are serving as radiating centers for God’s inspiration. – Wilferd Peterson.

Melalui perilaku, kata-kata yang ditulis mau pun diucapkan, kita bisa menjadi duta Allah yang menginspirasi. Setiap kali berusaha memotivasi orang lain dengan cara yang baik dan mulia, kita sedang melayani, menjadi pusat pancaran inspirasi dari Tuhan. – Wilferd Peterson.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Bali Timbungan dan Strategi Bagaimana Entrepreneur Sejati Menyiasati Pandemi…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Bali Timbungan dan Strategi Bagaimana Entrepreneur Sejati Menyiasati Pandemi…

“Bu Yenny, saya undang ya…,” kata P. Anton Thedy, boss TX Travel, sahabat saya.
Saya memilih tanggal 6 April karena Michelle, putri bungsu berulang tahun hari itu. Dan makanan khas Bali adalah makanan kesukaannya. Di Jakarta belum ada yang benar-benar cocok.

Ingin dengar pengalaman sahabat lama pula. Selalu ada yang bisa dipelajari ketika berjumpa dengan P. Anton.
Tidak salah ungkapan kuno, konon
“Pembicaraan 2 jam dengan orang yang bijak, hasilnya melebihi dari manfaat membaca 2 buku.”
Dan itu terbukti.

Bali timbungan milik P. Billy Hartono Salim, teman di beberapa grup pengusaha. Owner Beauty Care Herborist Miranda yang sudah TBK.
Lebih dari 7 bulan P. Anton  bergabung di sana. Dari konsultan bisnis, diangkat menjadi COO. Bali Timbungan ada 2 resto, di Sunset Road, Bali dan di Gedung Sarinah, Jakarta.

“Saya suka dan diberkati Tuhan secara nyata. Sudah biasa aktif mendadak pandemi, eh ditawari jadi konsultan di Bank BPR Lestari di bali. Sang owner, P. Alex pernah ikut tur TX Travel 15 tahun lalu. Loyalty programnya, menarik perhatian P. Billy, yang pernah ikut tur saya juga pada tahun 1989, ” demikian P. Anton menceritakan kisahnya,
“Setelah selesai dari Bank BPR Lestari pada bulan oktober 2021, dilanjut menjadi konsultan Bali Timbungan Resto dan Secret Garden yang berlokasi di Bedugul, bali.

Tuhan itu luar biasa, apa yg impossible buat manusia, jadi possible .
Bayangkan, di masa pandemi  sales justru berlipat kali ganda. Saya yang berpengalaman 42 tahun di Bisnis Travel, pada bulan pertama dipakai Tuhan menjadikan omset meningkat 2 kali lipat dan 5 kali lipat pada bulan ke 3. Tuhan itu Maha-kuasa dan Maha-dahsyat. Tidak hanya sebagai konsultan, saya pun diangkat sebagai COO posisi tertinggi di Bali, supaya ada otoritas dan di dengar oleh semua staf nya yang ratusan jumlahnya. Setiap hari saya bersukacita karena menjadi saluran berkat secara nyata.
Selama pandemi hampir 2 tahun resto nya sepi, gaji staf resto kecil karena service fee, sejak pertama buka tahun 2016, paling banyak 200 – 300k saja, sekarang sudah diatas 1juta bahkan 2 juta di bulan Desember 2021. PUJI TUHAN “

Wow… Sungguh terpukau saya mendengarnya.
Inilah contoh entrepreneur sejati, boss yang rendah hati.
P. Anton itu meraih predikat travel dengan franchisee terbesar di Indonesia, pioneer charter flight di Indonesia dan berbagai pencapaian keren lainnya.
Dan ke *Korea Utara* bersama P. Anton, sungguh kenangan yang tak terlupakan. Bak pejabat kami disambut di negara yang tertutup, nyaris ga ada turis.

Ketika pandemi, bisnis travel nyaris mati, beliau tidak segan-segan bekerja pada perusahaan orang lain. Berkarya membantu bisnis orang lain dan menyelamatkan ratusan pekerjanya agar tidak di phk, justru berhasil menolong mereka mendapatkan income yang jauh lebih besar.
Salut!!!!
Inilah sikap anak Tuhan sejati, yang patut diteladani.

Kesempatan ini bisa diperoleh, karena P. Anton melayani customernya dengan baik sehingga meninggalkan kesan respect di hati P. Alex dan P. Billy. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan. Taburlah kebaikan, kita akan menuai buah manis, saat membutuhkannya.

*****
Bali Timbungan di Gedung Sarinah ditata khas ala Bali.
“Beneran suasana, nuansa mau pun aroma yang dihirup begitu masuk ruangan, khas Bali,” ujar Ivana, menantu saya dengan kagum.

Begitu duduk di meja yang telah disediakan, disajikan minuman rempah. P. Anton sengaja meletakkan 2 gelas air rempah di hadapan saya. Lalu saya diarahkan memberikan jeruk nipis di gelas yang pertama.
Wow… Warnanya berubah! 🙂 It’s a magic.
Perubahannya menyolok, karena di sebelahnya tidak berubah.
Pintarnya P. Anton membangun suasana pembuka…

Takjil jenangnya, uenaak…
“Topoki ala indo..” canda Ivana & Michelle.

Sate lilit, Ayam Betimbu – ayam yang dimasak dengan slow-cooking pakai bambu, jadi dari bambu dituang dulu ke dalam mangkuk, sebelum dinikmati.
Mangkuk yang dipakai buatan Korea. Makanan tetap hangat selama 45 menit.

Sup Ikan plus ikan goreng ala Mak Beng.
Ssstttt… Sup Ikan dan ikan gorengnya beneran gak kalah dengan yang di Bali. Bahkan lebih enak.
Semuanya enak dan empuk. Disajikan dengan cantiknya. Ivana cinta sekali dengan sambal matahnya. Minta tambah.. Betul-betul istimewa.

Makanan utama yang disajikan namanya *Megibung*, makanan para bangsawan, yang isinya berbagai lauk pilihan, untuk di makan bersama.
Yeaaayyyy jadi bangsawan deh!

Di tengah ada bebek yg dipenuhi bumbu rempah-rempah.
Duh… P. Indra ga suka bebek, batin saya.
Tetapi setelah mencobanya, sama sekali ga ada rasa bebeknya. Empuk, bumbunya enak. Nikmat sekali. P. Indra justru nambah lagi .

Bebek Timbungan dari Tabanan, topnya resto ini, dikelilingi dengan sate lilit ayam dengan bumbu kacang, Sudang lepet khas Singaraja , Ayam suwir khas Klungkung, Udang goreng, Cumi goreng, Kerang Bakar Jimbaran.

“Bali on one plate….”, ujar P. Anton.
Benar sekali ya… Gak usah repot-repot ke Bali, ke tempat masing-masing makanan khasnya, di sini sudah  lengkap, dari semua daerah ada, tinggal menyantapnya. Terpilih dan terjamin.

Dessertnya pun unik.
Pisang Goreng panas dingin.
Lho apa itu???
Pisang goreng dilumuri sirup, klo dimakan langsung, lengket.
Maka dicelup dulu selama 10 detik ke dalam air es, barulah dimakan dengan ice cream. Jadi rasanya panas dingin. Unik ya…
Lalu Klepon goreng khas Gianyar yang disajikan dengan ice cream pula.
Semakin langka dan aneh, tentu makin ingin tahu.

Yang membuat istimewa lagi, ketemu P. Anton, setiap makanan ada ceritanya. Nach ini yang bikin saya ingin menuliskannya.
Ketika ada kisahnya, sensasinya terasa berbeda. Betul kan?

Inilah bedanya klo boss tour & travel kawakan menjalankan bisnis resto… Serasa ikut tour… Wkwkwk….

Apa pun ketrampilan, ilmu, pengalaman, pengetahuan yang kita miliki, sesungguhnya adalah ‘perlengkapan senjata’ yang dianugerahkan Tuhan, bagi kita untuk mengalahkan tantangan kehidupan.
Itu menjadi pembeda unik antara kita dengan orang lain. Setiap kita khas, limited edition dan punya sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. One of a kind… Jika saja kita menyadari dan bijak memanfaatkannya.

Thanks P. Billy & P. Anton, jamuan makan malamnya: Authentic Balinese Food, yang berkesan.
Sukses untuk Bali Timbungan & Secret Garden…

Thank You for The Food we eat, Thank You for Good Friends, Thank You for The World so sweet, Thank You for The Birds that sing, Thank You GOD for everything. Amen.

Terima kasih untuk makanan yang kami makan, terima kasih untuk teman baik, terima kasih untuk dunia yang begitu manis, terima kasih untuk burung yang bernyanyi, terima kasih Tuhan untuk semuanya.  Amin.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Jangan keras kepala!”

Gospel Truth’s Cakes*
Yenny Indra

Jangan keras kepala!”

“Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”
Yohanes 10:10 (TB).

Seberapa sering saya mendengar orang Kristen menghubungkan penyakit, kehilangan dan tragedi dengan Tuhan?
Yesus datang untuk memberikan hidup yang berkelimpahan, tetapi banyak umat-Nya yang menolak pemberian itu.
Mereka lebih suka melihat diri mereka sedang diuji oleh penyakit dan kehilangan. Mereka percaya, kegagalan yang mereka alami, pantas mendapatkan hukuman ilahi.
Mereka belum memahami makna salib atau kelahiran baru.

Penyakit datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan.
Tragedi datang untuk mencuri, membunuh, dan menghancurkan.
. Kemiskinan datang untuk mencuri, membunuh, dan menghancurkan.
Perceraian, penyakit, kekhawatiran, depresi, kegagalan, ketakutan, dan kelaparan semuanya datang untuk mencuri, membunuh dan menghancurkan.
__Ini tidak mewakili sifat Tuhan atau metode yang Dia gunakan dalam hidup kita.
TUHAN BUKAN PENCURI!

“Setiap pemberian yang baik datangnya dari Allah.”
(Yakobus 1:17).

Tanyakan pada diri sendiri, mengapa Tuhan perlu membuat Anda sakit?
Apa yang mungkin Dia ajarkan kepada Anda?
Beberapa orang mungkin berkata, “Dia ingin saya belajar kesabaran.”

Nah, kesabaran adalah buah Roh.
Penyakit tidak dapat menggantikan pekerjaan Roh!
Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, iman, kelemah-lembutan dan pengendalian diri,
semuanya ada di dalam kita oleh Roh Allah.
Penyakit tidak dapat melakukan untuk Anda apa yang telah Tuhan berikan secara cuma-cuma kepada Anda.

Mengapa Tuhan ingin menguji Anda?
Bukankah Yesus sudah menggantikan Anda dalam setiap ujian ilahi dan mengalahkan dosa, neraka, dan kematian bagi Anda? Apakah Anda juga harus pergi ke salib untuk menebus diri Anda sendiri?

Kapan kita akan memahami karunia kebenaran? (Rom. 5:17) > Kapan kita akan mengerti bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus tinggal di dalam kita?
Kapan kita akan menerima bahwa Dia ingin memberi kita segala sesuatu dengan cuma-cuma? (Rom. 8:32)
Kapan kita akan berhenti berjuang melawan karunia hidup yang berkelimpahan?

Jangan keras kepala dan keras hati. Dia ada di pihak kita, bukan melawan kita. (Rom. 8:31).

[Repost ; “Don’t be hard headed!”, – Barry Bennett, Penerjemah Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 2 3 4 5