Category : Articles

Articles

Are You Full?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Are You Full?

Kebutuhan besar orang Kristen saat ini adalah mengetahui dan mempercayai kebenaran tentang “ciptaan baru.”

Karena itu, jika seseorang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu; lihatlah, yang baru sudah datang. (2 Kor. 5:17)

Pada awalnya, ciptaan pertama itu lengkap dan sangat baik. Tuhan telah menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan miliaran orang untuk bertahan hidup dan berkembang. Ada cukup oksigen, cukup makanan, dan lebih dari cukup sumber daya untuk membangun kehidupan yang diberkati. Dosa merusak ciptaan pertama dan karya penebusan Yesus membuka pintu bagi “ciptaan baru.”

Ciptaan baru ini berfokus pada manusia. Meskipun kita hidup di dunia yang jatuh sampai Yesus kembali, kita tidak harus hidup dalam keadaan jatuh.
Lahir baru adalah pintu dari yang lama ke yang baru. Dari ciptaan yang lama, yang sudah jatuh ke dalam dosa, kepada ciptaan baru yang sudah dipulihkan.

Dan dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima, dan kasih karunia demi kasih karunia. (Yoh. 1:16)

Orang percaya telah menerima kasih karunia-Nya dan dari kepenuhan-Nya.
Seperti di awal penciptaan – saat Adam di Taman Eden-, setiap kebutuhan telah diantisipasi dan disediakan. Mereka yang ada di dalam Kristus adalah lengkap (Kol. 2:10).
Kita tidak perlu memohon kepada Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita. Mereka sudah terpenuhi dengan melimpah di dalam Kristus.

Paulus berdoa agar orang percaya mendapat pewahyuan tentang realitas baru ini. Dia berdoa agar kita . . . dapat memahami bersama semua orang kudus betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya—untuk mengenal kasih Kristus yang melampaui pengetahuan; agar kamu dipenuhi dengan seluruh kepenuhan Allah. (Ef. 3:18-19)

Tidak ada kekurangan dalam kepenuhan Allah. Ada penyembuhan, damai, sukacita, iman, kasih karunia, dan setiap berkat. Kebutuhan kita terpenuhi dengan melimpah melalui pelepasan kasih karunia di dalam diri kita. Ciptaan baru ini sepenuhnya diperlengkapi.

Tantangannya adalah bagi orang percaya untuk mempercayai berkat ini. Sebagian besar masih memiliki konsep harus memohon kepada Tuhan yang jauh untuk turun dan membantu kita. Tapi kenyataannya berbeda. Tuhan sekarang tinggal di dalam kita (Yoh. 14:23), dan potensi untuk berbicara dan menerima tersedia bagi siapa saja yang mau.

Bagi Dia yang mampu melakukan jauh lebih banyak dari yang kita minta atau pikirkan, sesuai dengan kuasa yang bekerja di dalam kita (Ef. 3:20).

Inilah kekuatan dari ciptaan baru. Itu ada di dalam kita. Jangan biarkan itu tidak dimanfaatkan!

Sumber: Barry Bennett.

******
Rancangan Tuhan bagi setiap orang percaya adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan hari depan yang penuh harapan. (Yer 29:11)

Tetapi rancangan ini TIDAK otomatis.
Semua kelimpahan sudah tersedia di dalam roh orang percaya yang sudah lahir baru, tergantung bagaimana masing-masing menimba keluar kelimpahan itu dan memanifestasikannya ke dalam kehidupannya.

Seberapa banyak kelimpahan yang bisa ditimba, berbanding lurus dengan pengetahuan dan pengenalan kita pada Tuhan dan firman-Nya. Dari pengenalan ini, kita akan memperoleh hikmat, sehingga dapat menimba rahasia yang tersimpan di dalan hati Allah mau pun manusia.

Mengapa harus menimba rahasia hikmat di hati orang lain juga?
Karena Tuhan mencukupkan dan memberkati kita secara natural, melalui tangan orang lain.

Amsal 20:5 (TB) Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.

1 Korintus 2:9-10 (TB) Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”
Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.

Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
Ia lebih berharga dari pada permata; apa pun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.
Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. Amsal 3:13-17 (TB)

Mau? Yuk…..

“True wisdom is found in the transformation of our lives into new creations in Christ, where we walk in His light and are guided by divine wisdom. – Dallas Willard.

“Kebijaksanaan sejati ditemukan dalam transformasi hidup kita menjadi ciptaan baru di dalam Kristus, di mana kita berjalan dalam terang-Nya dan dipimpin oleh hikmat llahi.” – Dallas Willard.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Let Go Let God….

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Let Go Let God….

Salah satu momen paling membahagiakan dalam hidup adalah ketika pada akhirnya kita menemukan keberanian untuk melepaskan apa yang tidak bisa kita ubah. Karena pada saat itulah, akhirnya kita terbebas dari beban kekhawatiran, stres, dan kecemasan yang selama ini menghambat.

Dulu bagi saya sulit sekali. Ketakutan begitu menghantui.
What If.... dengan berbagai kemungkinan buruk berkecamuk di kepala.

Ketika semakin intim dengan Tuhan, tidak lagi…
Saya bisa menyerahkan masalah ini kepada-Nya dan mengijinkan Allah yang mengambil alih serta membenahinya dengan cara-Nya yang melampaui pemikiran otak saya yang hanya sebesar kacang.

Melepaskan apa yang tidak dapat diubah tidak pernah mudah, karena hal itu mengharuskan kita untuk menyerahkan kebutuhan kita akan kendali, keinginan kita akan hasil tertentu, dan keterikatan kita pada hasil tertentu, namun ketika melakukannya, menyerahkannya kepada Allah dan betul-betul pasrah, kita pun bisa bernafas lagi. Bisa merasakan lagi. Lega…

Ini adalah momen pembebasan, momen pemberdayaan, dan momen pertumbuhan mendalam.
Ketika kita berani melepaskan apa yang tidak dapat diubah, kita tidak hanya melepaskan masa lalu, tetapi juga merangkul masa kini, dan menyambut baik masa depan dengan tangan terbuka, bersama Allah.

Jika sebelumnya kita yang mengendalikan kehidupan, sekarang denhan rendah hati menyayakan ketergantungan sepenuhnya kepada Allah.
Dahsyatnya, masa depan menjadi tidak terbatas karena sekarang semuanya berjalan selaras dengan ukuran Allah, bukan kita lagi.
Hidup supernatural menjadi naturalnya kita.
Yeeeaaayyyy….

Hal-hal yang menghalangi kita berserah, let go let God, – biasanya karena kepentingan egois kita.

Saat kita belajar memikirkan hal-hal yang terbaik bagi orang lain, dan belajar mengasihinya dengan kasih Allah, semua menjadi lebih mudah dan sederhana.

Tuhanlah sumber segala sesuatu termasuk sumber dari peningkatan kita.
Ketika kita mengejar pengenalan akan Dia, segala sesuatu yang kita butuhkan mau pun yang kita inginkan, ditambahkan-Nya ke dalam kehidupan kita dengan berlimpah-limpah.

Semakin kita hidup dan bertumbuh dalam hal-hal Tuhan, semakin besar peningkatan-Nya dalam hidup dan usaha kita.
Kita bagaikan pohon yang ditanam di tepi air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, yang daunnya tidak akan layu; dan apa pun yang kita lakukan akan menjadi berhasil, beruntung dan makmur.

Pengusaha terkenal, Truett Cathy, pendiri jaringan restoran cepat saji Chick-fil-A. Sebelum sukses, Truett menghadapi berbagai tantangan besar, termasuk kehilangan restoran pertamanya akibat kebakaran dan menghadapi persaingan ketat di industri makanan cepat saji.

Namun, di tengah kesulitan itu, Truett memutuskan untuk let go dan let God. Dia menyerahkan semua kekhawatiran dan masa depannya kepada Tuhan, sambil terus bekerja keras dan mempertahankan integritas dalam bisnisnya. Salah satu prinsip hidupnya adalah menjaga hari Minggu sebagai hari istirahat dan ibadah, meski itu berarti menutup semua restorannya pada hari itu—keputusan yang sangat berisiko dalam bisnis makanan cepat saji.

Hasilnya, Chick-fil-A tumbuh menjadi salah satu jaringan restoran paling sukses dan dihormati di Amerika Serikat, dikenal tidak hanya karena makanannya berkualitas, tetapi juga karena nilai-nilai yang dijunjung tinggi. Truett Cathy sering mengatakan bahwa kesuksesan perusahaannya adalah berkat menyerahkan segalanya kepada Tuhan dan mengikuti arahan-Nya dalam setiap langkah bisnis.

Siap praktik? Yuk…..

Let go of what you think you know. Something amazing happens when you let God and trust. – Tammy L. Kubasko.

Lepaskan apa yang Anda pikir Anda tahu. Sesuatu yang menakjubkan terjadi, ketika Anda membiarkan Tuhan membereskannya dan percaya. – Tammy L. Kubasko

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#Inspirasi Kebaikan #MotivasiKebaikan
#PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Read More
Articles

Terus Melangkah Hingga Mencapai Kemenangan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Terus Melangkah Hingga Mencapai Kemenangan.

Menyambung artikel kemarin tentang menetapkan tujuan, saya ingin mengulas kembali, kutipan dari Lao Tzu:
“The journey of a thousand miles begins with a single step – Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah pertama.”

Mengambil langkah pertama itu mudah. Tetapi untuk terus konsisten maju itu tidak mudah.
Perjalanan tidak selalu lancar. Kadang halangan merintangi, badai menerpa, hujan dsb.
Saat-saat berat, godaan untuk menyerah sangat masuk akal.

Menarik sekali….
Tuhan mengingatkan, apa pun yang terjadi, sesungguhnya posisi kita secara rohani, di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga. Efesus 2:6 (TB)
Artinya, ending kita menang.

Jangan khawatir tentang memiliki kekuatan untuk terus berjalan – bagian kita hanyalah fokus untuk bangkit kembali. Tuhan akan mebemui kita di sana dan memberi kekuatan untuk mengambil langkah berikutnya.
Asalkan kita terus bergantung dan melangkah bersama-Nya.
Dan setisp langkah merupakan suatu mujizat.

Saya terinspirasi sekali dengan pengajaran P. Irwan Siregar, bahwa kita tidak perlu sempurna saat berjalan bersama Yesus.
Just show up….. istilah masa kininya: pokoknya setor muka…
He…he..he…

Tuhan menghargai koq ketaatan kita!

Contohnya, Abraham. Hidupnya tidak sepenuhnya sempurna. Banyak kesalahan yang diperbuatnya.

Suatu ketika, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Kejadian 12:1 (TB)

Apa yang Abraham lakukan?
Abraham taat tetapi dia membawa pula istrinya, ayahnya dan lot keponakannya.
Blas gak sesuai yang diperintahkan Tuhan tetapi tetap pergi dan tidak pernah meoleh ke belakang, mau pun kembali ke kampung halamannya.

Ketika timbul kelaparan, Abraham dan Sarai mengungsi ke Mesir. Karena Sarai cantik, Abraham takut dibunuh jika mereka tahu Sarai itu istrinya.
Abraham bersepakat dengan Sarai berbohong bahwa Sarai itu adiknya.
Raja Mesir, Firaun, membawa Sarai ke istananya hendak dijadikan istri.
Allah yang menegur Firaun sehingga mengembalikan Sarai pada Abraham.

Tetapi Allah berkenan kepada Abraham karena ketaatannya. Bahkan dijuluki sebagai bapa orang beriman meski Abraham tidak sempurna. Dengan berjalannya waktu, Abraham makin taat dan beriman.

Demikian juga dengan kita. Datang saja dengan keadaan kita apa adanya, tetapi terus membangun hubungan intim dengan Allah seperti Abraham dengan taat dan setia.

Dengan berjalannya waktu, dalam perjalanan bersama Tuhan dan kehidupan, pribadi kita pun dibentuk semakin hari semakin dewasa dan bijak. Pengalaman membentuk kita.
Tuhan sendiri yang akan membimbing kita menuju masa depan yang penuh harapan, sesuai janji-Nya!

Desember lalu, saya betul-betul merasa lelah dan burn-out. Dikejar oleh berbagai tugas dan tanggung jawab.

Bagaimana hubungan dengan Tuhan, koq bisa burn-out?
Sejak sekolah, fokus hidup kami, para murid selalu kepada Tuhan.
Menulis, mengajar, berdiskusi dengan teman-teman selalu tentang Tuhan.

Tetapi tetap butuh waktu khusus berdua dengan Tuhan tanpa dibebani target berbagai tugas.
Tuhanlah sumber segalanya.

Akhirnya, saya memutuskan Seruput Kopi Cantik dan Gospel’s Truth, hanya muncul dari senin hingga jum’at.
Sabtu hari khusus untuk belajar dan membangun hubungan pribadi dengan Tuhan, tanpa harus dikejar harus post artikel.
Minggu biasa seharian di gereja.

Ternyata perubahan ini menimbulkan semangat dan ide-ide baru. Menulis jadi lancar dan menyenangkan.

Just Show Up!
Roh Kudus akan membimbing kita melakukan penyesuaian-penyesuaian selaras dengan yang terbaik bagi kondisi kita.
Dia akan membawa kita kepada masa depan yang penuh harapan.

“God doesn’t require us to be perfect. He only asks us to follow Him with our whole hearts.” – Rick Warren.

Tuhan tidak mengharuskan kita untuk menjadi sempurna. Ia hanya meminta kita untuk mengikuti Dia dengan segenap hati.” – Rick Warren

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mau Menetapkan Tujuan Hidup? Ini Caranya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mau Menetapkan Tujuan Hidup? Ini Caranya!

Dalam doa pagi BBL, Dhamma bercerita, pada awal desember kami menerima kertas yang di design apik, agar menuliskan harapan apa yang ingin kita doakan dan capai untuk tahun 2025.
P. Dolfi menjelaskan, terbukti banyak yang keinginan tercapai setelah menulis resolusi untuk tahun depan.

Dan Dhamma memilih tidak menuliskan apa-apa karena dia berpikir, Tuhan tahu yang terbaik.
“Klo saya menuliskan keinginan saya, kan belum tentu itu yang terbaik. Jadi lebih baik kosong saja.

Benarkah pendapat Dhamma?
Tentu saja tidak.

Artinya, Dhamma tidak memiliki visi atau tujuan yang hendak dicapai.
Apa kata Tuhan?
“Where there is no vision, the people perish – Dimana tidak ada visi, orang-orang binasa.”

Hidup itu perlu tujuan. Jika tidak ada tujuan, apa yang akan terjadi?
Lucius Annaeus Seneca berkata,
“If one does not know to which port one is sailing, no wind is favorable. – Jika seseorang tidak tahu ke pelabuhan mana ia akan berlayar, tidak ada angin yang menguntungkan.”

Dengan kata lain, Tidak Akan Pernah Sukses!

Bahkan ketika kita berdoa, penting untuk decide – memutuskan apa yang kita inginkan.

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”, demikian janji Tuhan.

Artinya, kita harus meminta dengan jelas apa yang kita inginkan.

Timbul pertanyaan, bagaimana jika ternyata keinginan saya bukan yang terbaik dari Tuhan?
Nanti saya gak dapat yang terbaik…. gak mau dong!

Kuncinya, terletak pada hubungan pribadi yang kita bangun dengan Tuhan dari hari lepas hari.
Semakin intim hubungan kita dengan Tuhan, maka semakin selaras hubungan kita dengan Tuhan.
Tanpa disadari, keinginan kita = keinginan Tuhan.
Kan sehati….

Mungkin saja pada awalnya kita menetapkan tujuan, yang di kemudian hari ternyata bukan yang terbaik.
Jangan kuatir.
Mulai melangkah saja dengan iman, karena
“The journey of a thousand miles begins with a single step – Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah pertama.”

Ketika kita mengambil langkah pertama, sama artinya kita sudah membuka langkah pertama menuju kesuksesan.
Jika kita terus menerus berjalan bersama-Nya, Tuhan akan mengarahkan kita, meluruskan jalan kita menuju tujuan yang terbaik. Taat saja dengan hati yang tulus.

Bagaimana jika kita kurang peka mendengar-Nya sehingga salah mengartikan kehendak Tuhan?
Tenang saja, Tuhan mampu mengubah kesalahan menjadi kebaikan bagi masa depan kita.

Mengapa harus meminta dengan jelas? Bukankah Allah Mahatahu?
Allah tahu yang terbaik tetapi kita tidak.

Saat kita meminta A, maka kita tahu ketika A muncul, artinya ini yang saya minta, ini lho jalan menuju goal yang sudah saya tetapkan.
Sehingga kita tahu jalan mana yang harus kita pilih.

Dengan cara yang sama, mengapa kita perlu mengucap syukur kepada Tuhan setelah meminta sesuatu?
Untuk mengingatkan kita, yang kita minta itu A, jadi jika yang muncul itu B, berarti bukan yang kita minta.

Dengan bersyukur dan mendeklarasikan janji-janji-Nya, menyadarkan kita bahwa kita SUDAH menerima apa yang kita minta, tetapi masih on the way – dalam perjalanan sampai kita menerimanya.

Dengan demikian iman menjadi teguh dan kita bisa berdiri teguh di atas janji-Nya hingga terealisasi.

Tuhan itulah jalan dan kebenaran dan hidup. Di dalam Dia kita akan berada di jalan yang benar, menuju masa depan yang penuh damai sejahtera.

Siap? Yuk… praktik.

“People with goals succeed because they know where they’re going.” — Earl Nightingale.

“Orang-orang dengan tujuan berhasil karena mereka tahu ke mana mereka akan pergi.” — Earl Nightingale.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Serahkan Masalahmu….”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Serahkan Masalahmu….”

“Terkadang engkau terjatuh, itu karena ada sesuatu di bawah sana yang harus engkau temui.”

Bukankah tidak menyenangkan saat terjatuh?
Sakit, terluka dan tidak nyaman.

Apa yang biasa kita lakukan?
Komplain, marah, mengomel, bersungut-sungut, ‘menuduh’ Tuhan tidak mengasihi, sambil berusaha membereskannya sesuai cara kita sendiri, mengikuti persepsi kita yang belum tentu benar.

Bahkan kita tidak punya waktu, untuk berhenti sejenak dan merenung, lalu bertanya,
“Tuhan, apakah ada sesuatu yang harus saya pelajari dari peristiwa ini?”

Ketika kita sibuk terus bergerak, berjalan, maka tidak lagi ada waktu untuk evaluasi diri.

Tidak ada asap, jika tidak ada api.

Jika kita tidak tahu penyebabnya, kemungkinan akan jatuh ke lubang yang sama lagi.
Atau tahu tetapi tidak bisa membereskannya.
Mengapa tidak menuruti saja perintah-Nya?

Menarik sekali, Tuhan memerintahkan kita,
“Serahkanlah segala kekhawatiranmu, masalahmu, stresmu dst kepada-Nya, sebab Tuhan yang memeliharamu.”

Tuhan tidak mengomel, menyalahkan atau membuat kita merasa bersalah, tetapi Dia hanya meminta kita mempercayai-Nya agar Dia dapat membereskan masalah kita.

Seperti seorang anak kecil yang mainannya rusak, lalu datang kepada ayahnya.
Segera dengan terampil ayahnya membenahi bagian-bagian yang rusak.
Menjelang mainan hampir selesai diperbaiki, anak kecil itu mengambil mainan dari tangan ayahnya, sambil berkata,
“Papa saya bisa menyelesaikannya!”

Tentu saja sekarang sang ayah tidak bisa menyelesaikan perbaikannya.
Sementara anak kecil itu, yang merasa tinggal bagian finishing yang mudah, saat dia mencoba membereskannya, tidak semudah yang diduganya.

Bukankah kita kerap bersikap seperti anak kecil itu?
Kita menanti jawaban doa yang tak kunjung tiba, karena sebelum selesai kita mengambilnya lagi karena tidak sabar.
Caranya?
Dengan bertindak melalui cara yang kita pikir ‘baik’, akibatnya merusak semuanya.

Ada masalah yang ketika kita berdoa, memang tidak ada sesuatu pun yang bisa kita lakukan.
Tugas kita tinggal menanti dengan percaya, – menanti dengan iman.
Dan ini tidak mudah.
Jauh lebih mudah jika kita sibuk melakulan sesuatu. Diam dan sabar butuh iman yang besar.

Bagaimana caranya agar kita bisa bersabar?
Penuhi hati dengan firman dan janji-janji-Nya.
Saat hati penuh dengan firman Tuhan, tidak ada ruang untuk keraguan.

Dia Allah yang Mahabesar. Dia tahu yang terbaik.
Dia sedang mengatur waktu yang paling tepat agar doa terjawab dengan sangat baik melampaui apa yang bisa kita minta, pikirkan mau pun kita doakan.
Dahsyat bukan?

Namun ada pula masalah, yang saat diselesaikan, perlu kita mengerjakan bagian kita.
Penuhi juga hati dengan firman dan janji-janji-Nya.
Saat membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, kita akan peka, kapan kita harus mengerjalan sesuatu?
Apa yang harus dikerjakan?
Bagaimana cara mengerjakannya?
Dst.

Dengan demikian kita akan menjadi orang yang tepat, pada saat yang tepat, dengan cara yang tepat dan bersama Tuhan,
yang dulunya kita anggap masalah, justru sekarang menjadi berkat luar biasa yang tidak terpikirkan.

******

Di sebuah desa kecil, seorang petani yang memiliki ladang gandum subur mengalami tragedi ketika api melahap seluruh ladangnya.
Hancur dan putus asa, dia bertanya-tanya mengapa ini terjadi.
Namun, dia tetap berdoa dan percaya bahwa Tuhan memiliki rencana lebih besar.

Beberapa minggu kemudian, tim arkeolog datang ke desa tersebut. Mereka mendengar tentang ladang yang terbakar dan tertarik untuk melakukan penelitian.
Ternyata, di bawah tanah ladang yang terbakar itu, tersembunyi sisa-sisa peninggalan sejarah yang sangat berharga. Penemuan ini membuat desa kecil itu terkenal, dan pemerintah memberikan kompensasi besar kepada petani tersebut.

Tak hanya itu, ladang baru yang dibeli oleh si petani setelah insiden tersebut, ternyata jauh lebih subur daripada ladang yang sebelumnya. Panennya menjadi berlipat ganda, dan hidupnya berubah menjadi lebih baik dari yang pernah ia bayangkan

Kisah ini mengajarkan, masalah sering kali membawa berkat tak terduga, ketika kita menyerahkannya kepada Tuhan.
Dia bekerja di balik layar, mengubah malapetaka menjadi kesempatan.

Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk kebaikan mereka yang mengasihi-Nya. Tetaplah percaya, berdoa, dan bersabar, karena Tuhan selalu memiliki rencana yang lebih baik.
Siap?

“God never lets us walk alone in the storm. He is always present to turn the storm into a rainbow of blessings.” – Max Lucado.

“Tuhan tidak pernah membiarkan kita berjalan sendirian dalam badai. Dia selalu hadir untuk mengubah badai itu menjadi pelangi berkat.” – Max Lucado.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#Inspirasi Kebaikan #MotivasiKebaikan
#PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Read More
1 40 41 42 43 44 308