Category : Articles

Articles

Mission Trip Yang Tak Terlupakan.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mission Trip Yang Tak Terlupakan.

Salah satu tugas yang harus dipenuhi sebelum lulus dari Sekolah Charis adalah Mission Trip.
Saya menjadi anggota di grup 1, yang mengerjakan Mission Trip duluan, sementara grup 2 yang kemudian.

Persiapan cukup panjang dan ada gesekan di sana sini. Namanya juga manusia , tetapi di sini kami belajar untuk mengalahkan ego, menundukkan diri pada otoritas, bekerjasama dan support satu sama lain. Dan berhasil!

Saat Mission Trip tiba, semua kompak. Allah itu senantiasa menjawab doa.
Tidak berarti segala sesuatu berjalan mulus sempurna bak di jalan toll, tetapi lancar.
Kami merasakan Tuhan hadir dengan campur tangan-Nya.

Bayangkan saat giliran saya membawakan materi, ternyata TV untuk pembicara mati. Saya tidak bisa melihat slide yang ditampilkan pada penonton. Padahal Yuliadi & Imam sudah repot-repot memastikan memberi alas agar TV pembicara sejajar dengan mata saya.

Zig ziglar bilang,
ketika hidup memberimu jeruk, buatlah limun.

Ya sudah … Dengan gaya pede, saya membawakan sambil melihat di layar HP yang kecil. Untunglah lancar…
Itulah bedanya klo bergantung pada Tuhan, pokoknya pasrah ‘bongkokan’ sama Tuhan.

Keberhasilan saya tidak lepas dari jasa sohib saya, Puji Rahayu, yang tidak hanya bikinin PPT tapi tidak henti-hentinya mengingatkan,
“Jangan Lupa ini, kak…”
“Jangan lupa itu, kak…”
Puji supporter sejati yang ingin saya sukses.???

Kami satu kelas, belajar pelajaran yang sama. Namun uniknya, ketika setiap teman mengupasnya, kami mendapatkan pemahaman yang baru.
Itulah dahsyatnya firman Tuhan.
Apalagi dilengkapi kesaksian pengalaman hidup masing-masing, menjadi hidup dan menyuguhkan santapan rohani yang bergizi penuh serta membangkitkan semangat baru. Setiap orang unik pemaparannya dengan sisi pandang yang berbeda, bahkan untuk topik yang sama.

Bagian saya tanggal 1 Mei 2021, melayani komunitas “Satu Hati Bagi Negeri” yang dipimpin oleh Ibu Yohana.

Diawali dengan kesaksian apik Joey Johannes Mantiri, dengan aksen bulenya… . Joey lebih fasih berbahasa Inggris daripada berbahasa Indonesia. Saya menjulukinya sebagai James Gwee-nya Charis

Kezia Holid menanamkan fondasi, bagaimana anugerah Tuhan sudah menjadi milik kita. Banyak yang tidak paham betapa sesungguhnya kekayaan Allah sudah dimiliki setiap anak-anak Tuhan. Plus kesaksian putranya yang tidak bisa mendengar sejak lahir, mendapatkan terobosan baru. Amazing!

Skit, drama apik yang disutradarai oleh B. Henny Oetami, menggambarkan bagaimana dosa menjerat melalui minuman keras, narkoba, dunia malam yang gegap gempita, hingga dibebaskan oleh kasih dan penerimaan Tuhan yang tak bersyarat. Banyak penonton menitikkan air matanya. Kisah yang nampak sederhana, saat diurapi Tuhan, menyentuh hati para pemirsa.

Kesaksian Marlina, dengan pengalamannya terjerat hutang kartu kredit sangat bagus dan klop dengan pembahasan saya membawakan topik “Rahasia Hidup Makmur dan Berkelimpahan.”
Padahal kami gak janjian lho…
Tuhan dahsyat!

Bukan pembahasan yang heboh sich, sekedar mengingatkan nilai-nilai serta prioritas sederhana dalam mengatur keuangan. Hiduplah sesuai kemampuan. Simple tetapi banyak dilupakan orang.

Tidak sedikit yang mengira kredit itu uang mereka!
Mereka lupa, kredit ada bunganya. Klo bunga hanya dibayar minimum payment, maka sisa bunganya menjadi pokok, yang berbunga lagi.  Jadilah bunga berbunga. Dan bunga kredit itu tidak kenal hari minggu atau hari libur bahkan pandemi, tetap bertambah kewajiban membayar bunganya.
Nach kalau sudah terjerat begitu, bergeser pada gali lubang, tutup lubang.
Yang akhirnya, tidak sedikit yang membawa kebangkrutan dalam hidup banyak keluarga.

Pengalaman nyata Marlina, hutang kartu kredit digunakan untuk membeli barang-barang yang merupakan ‘keinginan’ bukan kebutuhan yang pokok.
Makin stres justru makin sering digesek, kata Marlina dengan raut kocaknya. 🙂

Kemampuan untuk membedakan mana yang merupakan keinginan dan mana yang merupakan kebutuhan, kerap blur di mata sebagian orang.
Demi gengsi, akhirnya menghancurkan keluarga.

Bukannya Tuhan tidak memberkati kita, tetapi Tuhan mengajarkan pula bijak mengelola apa yang Tuhan percayakan di tangan kita.

Untunglah Marlina datang kepada Tuhan dan menyerahkan permasalahan ke dalam tangan-Nya. Yang seolah buntu, menemukan jalan keluarnya.
Uniknya, solusinya justru dengan menabur, alias memberi. Terbelit hutang koq justru memberi?
Itulah …. Cara Tuhan kerap terbalik dengan cara pikir kita. Tidak hanya itu saja tentunya. Perubahan cara pikir yang selaras dengan firman Tuhan, itu yang paling utama.
Firman itu roh, hidup dan berkuasa mengubahkan hidup seseorang.
Hidup Marlina sekarang makmur & berkelimpahan sesuai janji-Nya.

Berkat ada yang ‘roti’ untuk dimakan alias untuk kebutuhan pribadi kita, tetapi ada pula yang berupa ‘benih’ untuk ditabur dalam kehidupan orang lain.
Kalau kita tidak menabur benih, kita tidak akan menuai bukan?

Dahsyatnya, saat kita menanam 1 biji mangga, ketika panen kita menerima lebih dari 1 buah mangga. Bisa puluhan, bahkan ratusan. Hebatnya lagi, setiap musim mangga, kita panen lagi… Yeaaay….

Ada orang-orang tertentu yang hanya mau berdoa tapi malas bekerja. Kalau kita tidak bekerja, usaha kita = nol (0)
Meski pun Tuhan mau melipatgandakan 30, 60 atau 100 kali lipat, jika kita tidak bekerja, artinya dikalikan Nol, hasilnya semua Nol.

Kesimpulannya, untuk menerima berkat Tuhan, ada bagian yang harus kita kerjakan dan bagian Tuhan adalah melipatgandakannya.

Menurut hukum dunia, klo usaha saya 10, maka hasil kerja saya juga 10. Paling-paling bisa bertambah hingga 12.

Tetapi ketika saya berkolaborasi dengan Tuhan, usaha saya 10 dilipatgandakan Tuhan 30 kali lipat sesuai janji-Nya:
10 X 30 = 300
Kalau dilipatgandakan 60 atau 100 X:
10 X 60   = 600
10 X 100 = 1000

Inilah bedanya, berusaha dengan kekuatan sendiri, dibandingkan berkolaborasi dengan Tuhan.

Pada akhir acara 1 Mei, beberapa orang didoakan.
B. Henny Oetami mendoakan B. Upi yang datang dengan terpincang-pincang karena pinggangnya sakit.
Keesokkan harinya, 2 Mei, seusai acara, B. Upi sudah bisa menari-nari… Sakitnya sudah sembuh total.
Wow….
Kami pun bersukacita.

Bersyukur sekali masih bisa sekolah dan menimba ilmu serta pengalaman baru. Mendapat komunitas pembelajar yang positif serta cinta Tuhan. Hidup jadi jauh lebih indah dan menyenangkan. Rest in God’s presence. Beristirahat dalam hadirat Allah.
Sungguh sebuah privilege ….

My Words have The Power of Change. Speak Life. – Charisleighdurham.

Kata-kataku memiliki Kekuatan Untuk Mengubah Situasi.  Katakan Kata-Kata Yang Membawa Kehidupan.  – Charisleighdurham.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Tuhan itu baik!”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Tuhan itu baik!”

Tuhan itu terang dan di dalam Dia tidak ada kegelapan sama sekali.
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.
Merupakan kesukaan hati Bapa untuk menganugerahkan kerajaan-Nya kepada kita. Karena semua janji Tuhan di dalam Dia adalah Ya, dan di dalam Dia adalah Amin, untuk kemuliaan Tuhan melalui kita. Dari kepenuhan-Nya maka kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.
Oh, manusia akan bersyukur kepada Tuhan karena kebaikan-Nya, Dan untuk pekerjaan-Nya yang luar biasa bagi anak-anak manusia! Karena Dia memuaskan jiwa yang dahaga, serta memenuhi jiwa yang lapar dengan kebaikan!

Orang percaya di bawah ikatan janji (covenant) bukanlah orang yang sedang berusaha memperbaiki diri agar terjadi perubahan perilaku. Kita adalah ciptaan baru yang sepenuhnya sempurna di bawah karya salib yang sudah selesai.

Kita memiliki ikatan janji (Covenant) di dalam anugerah, berkat dan otoritas untuk mengatasi semua pekerjaan musuh. Orang percaya seharusnya tidak mengidentifikasikan dirinya dengan Ayub, tetapi dengan Yesus.
Kita tidak sedang diuji oleh Tuhan. Kita telah diperlengkapi oleh Tuhan untuk mengatasi segala permasalahan yang terjadi di dunia yang jatuh dalam dosa.

Kita bukan orang sakit yang berusaha sembuh.
Sebaliknya kita adalah orang yang sudah disembuhkan sedang mengusir penyakit.
Sampai kita melihat diri kita sebagai ciptaan baru, diciptakan dalam kebenaran,- jika tidak demikian, kita akan terus melihat diri kita sebagai pribadi yang tidak lengkap, membutuhkan pertolongan dan tidak berdaya.

[Repost ; “God Is Good!”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Tidak Sadar Punya Harta Karun? Hah…..Masa Iya?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Tidak Sadar Punya Harta Karun? Hah…..Masa Iya?

“Di kampung-kampung tanaman Janda Bolong jadi makanan kambing ,” komentar P. Dolfi dibarengi post video.

Saat menontonnya, beneran tanaman janda bolong yang sedang naik daun di kota-kota besar, harganya saat saya google, berkisar 40-120 juta rupiah…. sedang dimakan kambing!
Alamak….

Si pemilik kambing tidak menyadari, kalau tanaman janda bolong itu bahkan lebih mahal daripada harga kambing peliharaannya.

Kita tertawa menyaksikan pemandangan ini.
Tiba-tiba Tuhan mengingatkan saya, bahwa saya pun tidak berbeda dengan sang pemilik kambing.

Nach lho… Koq bisa?
Saya sudah diberi harta karun yang tak ternilai harganya oleh Tuhan, semua sudah tersedia di dalam roh saya saat saya menerima Tuhan sebagai Juru Selamat pribadi saya. Kemakmuran, kesehatan, kelimpahan, hikmat dsb berupa potensi yang sudah tersimpan di dalam saya.
Namun seberapa banyak saya bisa memanifestasikannya?
Ternyata tidak banyak!
Dan begitu banyak anak-anak Tuhan yang tidak menyadarinya, sehingga tidak pernah memanifestasikannya saat hidup di dunia, hanya membawa potensi berkat yang Tuhan berikan ke surga.

Karena semua berkat itu perlu diaktifkan.
Ada caranya agar potensi kekayaan itu termanifestasi ke dalam hidup kita.


Beberapa hari lalu saya diundang Talk Show yang diselenggarakan oleh Komunitas “Love, Live & Share” yang team intinya teman-teman dari Eropa, tetapi anggotanya dari seluruh dunia.

Saat saya ditanya oleh Sis Elma tentang pengalaman nyaris mati di Western Australia, Tuhan membukakan pemahaman baru.
Itulah dahsyatnya Tuhan kita!
Ini dia artikelnya:

https://yennyindra.com/2010/10/sleeping-with-kangoroos/

Penolong kami ada 2 orang, yang satu orang Australia dan satu lagi orang Malaysia. Rupanya sejak malam sebelumnya Si Australia bilang ingin lewat di jalan tempat kami terjebak.
Si Malaysia terheran-heran, ngapain juga lewat sana, itu bukan jalan umum, tanah milik orang lain yang belum digarap. Tidak sejurusan pula dengan arah pabrik mereka.

Saya terpana dan baru menyadari saat Talk Show, sesungguhnya begitu kami terjebak, Tuhan langsung ‘memerintahkan dan mengarahkan’ penolong kami untuk melewati jalan di mana kami terjebak.
Tuhan sudah menyiapkan solusinya, segera setelah mendengar doa kami.
Baru keesokkan harinya mereka lewat dan menolong kami.
Dahsyaaat… Kesadaran ini sangat memerdekakan!

I will answer them before they even call to me.
    While they are still talking about their needs,
    I will go ahead and answer their prayers!

Aku akan menjawabnya bahkan sebelum mereka memanggilku.
Sementara mereka masih membicarakan kebutuhan mereka,
Aku akan menjawab doa mereka!,

Demikian janji Tuhan dan terbukti.

Saya baru menyadarinya 12 tahun kemudian, karena baru tahu ada janji Tuhan seperti ini. ?

Nach ternyata saya sama ‘bodoh’- nya dengan sang pemilik kambing!
Oh…. 🙁

Umatku binasa karena kurang pengetahuan ( tidak mengenal Allah), kata Tuhan.

Akibat tidak tahu harta karun yang sesungguhnya sudah saya miliki, begitu banyak stres, galau, pusing dan malam-malam di mana saya terjaga sepanjang malam karena ketakutan memikirkan kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi.


“Bu Yenny, dulu pas masih level 1, wajahmu gak ceria, penuh beban dan kecemasan,” kata Nana, teman sekelas di Charis.
Saat level 1 saya kerap duduk di sebelah Nana.

Wow…..
Tiba-tiba saya sadar, ini lho gunanya sekolah.
Fokus belajar dan terus ditempa untuk menggali ‘harta karun’ dari Tuhan, maka hidup jadi jaauuuuh lebih enteng.

Sekarang setiap ada masalah, saya ingat: sebelum saya berdoa lho, Tuhan sudah siapkan solusinya, jawabannya dan penyelesaiannya. Buat apa stres, pusing dan galau?
Datang pada ‘Boss, Bapa & Allah’ kita yang Mahakuasa.
Karena itu wajah saya makin ceria…

Mau?
Sekolah yuk….
Gak usah takut tentang ujian. Percayalah, ini bukan masalah nilai or angka, ini masalah hidup yang diubahkan!

When I put God first, God takes care of me and energizes me to do what really needs to be done – David Jeremiah.

Waktu saya menempatkan Tuhan sebagai yang pertama, Tuhan menjaga saya dan memberikan kekuatan untuk melakukan apa yang harus dilakukan – David Jeremiah.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Keyakinan (Iman) Sepenuh Hati.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Keyakinan (Iman) Sepenuh Hati.

Dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.
Roma 4:21 (TB)

Apa artinya ‘diyakinkan sepenuh hatinya?’ Jika seseorang dapat diyakinkan sepenuh hatinya, itu menyiratkan bahwa mungkin juga untuk diyakinkan hanya sebagian hatinya saja. Yakin sepenuh hati menggambarkan tentang iman:

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Ibrani 11:1 (TB)

Tampaknya orang yang hanya yakin sebagian hatinya saja, mengakui kebenaran dan memiliki pemahaman yang baik tentang kebenaran, tetapi tidak berkomitmen untuk hidup sesuai dengan kebenaran.

Sebagian hatinya tergoda hidup di dalam dua dunia; dunia di mana dia berusaha dengan kekuatan dirinya sendiri, dipenuhi ketakutan serta keraguan, dan sisanya, masuk ke dalam dunia iman.
Bukannya bertumbuh dalam iman, sebaliknya mereka memaknai iman sebagai frekuensi darurat yang mungkin saja bisa mendapatkan hasil yang diinginkan, tetapi mungkin juga tidak.
Untuk amannya, sebisa mungkin sebagian kepercayaan digantungkan kepada diri mereka sendiri.

(Note: gampangnya, punya Plan B. Kalau Plan A tidak berhasil, ada cadangannya).

Abraham tidak selalu yakin sepenuh hatinya. Dia berusaha merealisasikan janji Tuhan melalui usahanya sendiri.
Setelah mengalami kegagalan yang nyata, barulah Abraham bertumbuh dalam keyakinan penuh terhadap janji Tuhan. Dia bertumbuh kuat dalam iman.

Sampai kita menyadari bahwa Tuhanlah sumber segalanya dan Firman-Nya merupakan penyediaan bagi setiap kebutuhan kita, maka kita tidak akan diyakinkan sepenuh hati.

Seperti yang kata Paulus:
“Aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah.”
Galatia 2:20 (TB)
Inilah artinya diyakinkan sepenuhnya, alias beriman sepenuh hati. Utuh.

Yakobus menyatakan, “Sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
Yakobus 1:6-7 (TB)

Saya yakin bahwa diyakinkan sepenuhnya atau iman yang bulat & utuh, adalah sebuah keputusan.
Keputusan untuk mempercayai Firman Tuhan di atas segala-galanya.
Keputusan untuk hidup dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Matius 4:4 (TB)
dan bukan hidup dari kata-kata duniawi.
Itulah satu-satunya cara untuk berdiri teguh di dunia yang sudah jatuh dalam dosa.

[“Fully Persuaded”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Sosmed, Dua Sisi Pisau….

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Sosmed, Dua Sisi Pisau….

“Pikiran saya berubah  semua Bu…. Saya merasa tidak sendirian. Saya menangis, gemetar, berkeringat dingin membaca motivasi dari ibu dan teman-teman semua. Saya punya semangat baru…. Saya mau Tuhan ubah saya, Bu Yenny, “
ujar B. Ida ketika saya mengirimkan beberapa komentar dari teman-teman yang membaca artikel:

“Amiiin , sharing yg begitu menguatkan kita .
Doaku utk bu Ida , bersandar terus pada Tuhan,  pasti Tuhan tolong dan bukakan jalan. Thank’s Yen untuk sharingnya.GBU.,” komentar Nanik Indriyati teman SMA, salah satu yang saya forward ke B. Ida.

“Terima kasih banyak Bu buat semua nya… Baik kebaikan Bu Yenny mau pun teman-teman …”.


Saya hanya hadir menjadi teman, yang menemani Bu Ida melewati saat-saat berat kehidupannya.
Nanik mendoakan dan itu berarti sekali bagi B. Ida.

“Kita bisa merasakan apa yg dialami bu Ida saat ini , karena aku juga pernah menghadapi masalah yg sulit juga . Tetapi setelah semua teratasi dan menengok ke belakang memang jalan itu yang harus kujalani, Yen.
Kuncinya, menempel terus pada Tuhan.,” kata Nanik.

Yang awalnya terpuruk, merasa sendirian dan takut… Ketika B. Ida menyadari, betapa banyak teman-teman yang bersimpati dan mendoakannya, itu menguatkan hatinya.
B. Ida ingin berubah.
Memulai hidup baru bersama Tuhan.

Surga bersorak-sorai dan siap membukakan jalan keluar….


Banyak orang berpikir, menolong selalu berkaitan dengan materi. Padahal tidak.
Kita bisa membagikan apa saja yang kita miliki, agar kehidupan orang lain menjadi lebih baik karena mengenal kita.

Bahkan kadangkala kita tidak perlu mengucapkan sepatah kata pun, hanya sekedar hadir menjadi pendengar yang tidak menghakimi, itu sudah cukup.

Cukup banyak teman-teman di sosmed, yang saya gak pernah berjumpa sekali pun juga, curhat hal-hal yang membebani hatinya.

Justru karena saya tidak kenal teman-teman mau pun orang-orang di lingkungannya, maka mereka merasa bebas untuk mengungkapkan isi hatinya. Apalagi sebagian besar tinggal di berbagai kota di penjuru Indonesia, bahkan ada teman di Eropa juga yang curhat.

Tidak takut diviralkan, istilah masa kini. Tidak takut dihakimi, digosipkan atau dinilai jelek. Dan gak perlu jaga gengsi juga…. Pokoknya plong….

Kami bisa berdiskusi, melihat pilihan-pilihan yang ada dengan lebih baik. Saat mereka berani jujur dan terbuka, kita tidak salah menilai situasinya.
Bagaimana kalau tidak tau solusinya?
Setidaknya kita bisa berdoa sepakat.
Tuhan berjanji, 2-3 orang berdoa sepakat maka Tuhan hadir serta mengabulkan doanya.

Nanik tidak mengenal B. Ida tetapi dia bisa ikut mendoakannya.
Dan Doa sangat besar kuasanya.

Sesungguhnya, ini pelayanan yang setiap orang bisa melakukannya.
Dan mudah. Kita gak perlu ke mana-mana, tidak membutuhkan biaya besar dan tidak butuh banyak waktu juga.

Sosmed bisa positif, bisa pula negatif. Tergantung siapa yang memanfaatkannya.

Sebarkan kasih Allah yang ada di dalam roh kita. Ijinkan itu mengalir melalui kita.
Tidak ada kebetulan di dunia ini. Termasuk orang-orang yang kita temui di sosmed.
Ketika kita bertemu seseorang, ada tujuan Ilahi dari Tuhan.
Ya sudah, nurut saja sama Tuhan.
Tujuan Ilahi harus dicapai dengan cara Ilahi, caranya Tuhan. God’s way…

Kata-kata positif yang berisi firman Tuhan, sangatlah luar biasa.
Karena firman adalah Allah itu sendiri.
Firman itu roh, hidup dan berkuasa untuk mengubah keadaan seseorang.

Rahasia kerennya, ketika kita menaburkan benih firman ke dalam hidup seseorang, pada saat yang sama kita sendiri memperoleh berkat dari firman itu.
Ibarat pedang bermata dua.

Oleh karena itu, setiap ada kesempatan, taburkan benih firman, perhatian, kasih, pertolongan di mana saja.

When you flow with The Lord, you will find all things fall into place.

Ketika Anda mengalir bersama Tuhan, Anda akan menemukan segala sesuatu jatuh pada tempat yang seharusnya.

Meneladani Daud, kalau yang ada di tangan kita hanya batu dan umban, ya sudah … manfaatkan dengan cara terbaik di dalam Nama Tuhan, artinya kita mengerjakannya dengan bergantung kepada Tuhan.

Tidak usah menunggu mampu memainkan pedang seperti Raja Saul. Nanti kita hanya membuang waktu, berusaha menjadi pribadi orang lain. Jadilah diri kita sendiri, apa adanya. Meski pun batu dan umban tidak se-glamour pedang, terbukti mampu mengalahkan Goliath.

Mari kita memanfaatkan apa pun yang Tuhan percayakan di tangan kita, sekarang.
Jangan menunda waktu lagi.
Siap?

Prayer is the most powerful resource we have in this life; yet, many only turn to it as a last resort – Franklin Graham

Doa adalah sumber yang paling berkuasa yang kita miliki dalam hidup ini; namun, banyak orang memakainya sebagai pilihan terakhir – Franklin Graham

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 235 236 237 238 239 314