Category : Articles

Articles

Seberapa Jauh Kita Mengijinkan Allah Bekerja Dalam Hidup Kita?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Seberapa Jauh Kita Mengijinkan Allah Bekerja Dalam Hidup Kita?

“Apa yang Anda pelajari sekarang?”, tanya John Maxwell dalam Kingdom Business Summit 2021.

“Apa ya…?”, saya mulai berpikir.

Saya menyadari sungguh-sungguh bahwa saat Tuhan berkata, itu yang dimaksudkan-Nya.
Saat saya membaca Tuhan berjanji jika saya melalui api, tidak akan terbakar. Dulu saya menganggap, oooo api itu artinya masalah, jadi saat mengalami masalah berarti saya dapat solusi.
Hingga suatu ketika Tuhan memberi saya pewahyuan:
GOD MEANT WHAT HE SAID AND HE SAID WHAT HE MEANT!
ALLAH BERSUNGGUH-SUNGGUH DENGAN APA YANG DIA KATAKAN DAN DIA BERKATA SESUAI APA YANG DIA MAKSUDKAN!

Sejak itu saya mulai bertindak menghidupinya.
Hidup jadi jauuuh lebih enteng….

Kebiasaan buruk saya, tidak sabaran. Kalau ingin sesuatu, maunya segera.
Merasa bersalah jika tidak melakukan sesuatu untuk merealisasikannya.
Menurut cara dunia, itu benar. Lebih cepat, lebih baik.

God’s way – cara Tuhan, berbeda.
Harus berdoa, percaya menanti arahan-Nya.
Kalau Tuhan diam bagaimana?
Artinya belum tiba waktunya. Kita masih harus dibentuk dan diproses.
Daripada ngotot jadi amburadul, saya menyerah.
Untuk menanti dengan sabar, dibutuhkan iman. Butuh percaya. Kenal dengan yang berjanji.
Satu demi satu, saya melihat bagaimana Tuhan menata segala sesuatu… Jauh lebih baik daripada yang saya pikirkan.
Hati sekarang damai…. Tenteram…
Karena tahu Tuhan mengatur yang terbaik untuk saya.

Ketika menghadapi masalah, ada keyakinan, Tuhan pasti sudah menyiapkan solusinya. Dan terbukti, Tuhan tidak pernah terlambat.

  I will answer them before they even call to me. While they are still talking about their needs, I will go ahead and answer their prayers!

Aku akan menjawabnya bahkan sebelum mereka memanggilku. Sementara mereka masih membicarakan kebutuhan mereka, Aku akan menjawab doa mereka!

Kemarin sore perjalanan dari Purwakarta pulang ke BSD. Menjelang turun dari toll layang, kelihatan pada GPS, garis merah panjang tanda macet parah.
Begitu turun, macet beneran. Panjang dan tidak bergerak.

“Aduh…. Macetnya parah ini…”, Keluh P. Indra

“Sudah jangan komentar jelek… Berdoa saja,” jawab saya.

P. Indra sudah lelah, ingin segera tiba di rumah.
Daripada mengeluh, saya memilih berdoa dalam roh.

P. Indra memilih jalur kiri, masih ada bahu jalan.
Tidak lama kemudian suara sirine berbunyi.
Ada 2 truk mobil tentara lewat melalui bahu jalan.
Tidak menunda waktu, segera P. Indra membuntuti dari belakang mobil tentara.
Melaju terus…. Meski di sebelah kanan mobil berjejer macet. Bahkan nyaris tidak bergerak.
Hal ini terus berlangsung hingga puluhan kilometer.

Kurang 1.6 km sebelum kami harus belok ke kiri menuju arah Serpong/BSD, truk tentara mengambil jalur kanan.
Masih tetap macet.
Sirine berbunyi lagi, ada mobil polisi lewat dari sisi kiri.
P. Indra sekarang membututi mobil polisi…
Lancar jaya…. 🙂 hingga belok kiri menuju Serpong/BSD yang memang lengang jalannya.

Wow….
Kebetulan?
Bagi saya tidak. Ini tangan Tuhan yang membukakan jalan bagi kami.

Segala sesuatu tidak memiliki arti  hingga kita yang memberi arti.
Saya memilih melihat tangan Tuhan dibalik ‘kebetulan’ yang terjadi dan mengucap syukur serta memuliakan nama-Nya….

Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau, Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau,” demikian janji Allah.

Dan terbukti, He said what He meant.
Janji Allah Ya & Amin.

Kalau masalah macet saja Tuhan menolong…
Apa sich yang gak akan Tuhan kasih buat kita?
[Meniru komentar bink-bink, “apa sich yang engga buat ci Yenny?” 🙂 🙂 :-)]
I love You, Lord

Pernahkah kita merenungkan arti yang lebih dalam dari peristiwa sederhana ini:
dalam kemacetan yang sama, Tuhan mengadakan perbedaan, mobil kami lancar…. Waktu tempuh kami tidak mengalami keterlambatan, meski keadaan sesungguhnya di jalan itu macet total.
Asalkan kita bersedia bergantung sepenuhnya kepada-Nya, ‘seribu rebah di sisiku, sepuluh ribu di sebelah kananku, tetapi itu tidak menimpaku’, sungguh terbukti.

Maukah kita menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada-Nya dengan ketaatan total?

Pray when you feel like worrying. Give thanks when you feel like complaining. Keep going when you feel like quitting! – Nick Vujicic.

Berdoalah saat Anda merasa khawatir. Mengucap syukurlah saat Anda merasa ingin mengeluh. Terus maju saat Anda ingin menyerah – Nick Vujicic.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Kingdom Business Summit 2021.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kingdom Business Summit 2021.

Pagi ini sesi pertama diisi oleh John Maxwell, salah satu penulis favorit saya.
Ingatan melayang pada peristiwa tahun 2005, saat saya mulai belajar menulis di MDC Surabaya.
Saya suka tetapi merasa tidak berbakat dan rasanya sudah terlambat untuk memulai.

Suatu ketika saya membaca, John Maxwell saat kuliah mengambil mata pelajaran psikologi 101.
Ketika di test, ternyata John dinyatakan tidak berbakat mengajar dan berkotbah. Padahal John bercita-cita menjadi pendeta.
Apa yang terjadi kalau dia tidak berbakat dan membuat pendengarnya jemu?
Sedih hati John.

Lalu John memutuskan, kalau dia kurang bisa membuat topik yang menarik, mengapa dia tidak menimba saja dari kreatifitas orang lain?
Mulailah John membaca dan belajar. Tidak berhenti sampai disitu saja, John menyimpan berbagai ide yang diperoleh dalam file sesuai topik masing-masing.
Dengan memanfaatkan resources yang dimilikinya, jadilah John Maxwell penulis buku terbanyak di dunia di bidang kepemimpinan!
Ada ratusan buku dihasilkan oleh seseorang yang hasil test psikologinya dinyatakan tidak berbakat. Dan terjual jutaan copy di seluruh dunia. Dan John Maxwell juga menjadi pembicara Top & berpengaruh di tingkat dunia!

Pelajarannya:
Jika Anda percaya, Anda *tidak berbakat*, itu benar.
Anda akan *gagal.*
*Karena terjadilah menurut imanmu!*
Jika Anda tidak percaya, lalu *yakin bisa sukses,* itu pun benar.
Anda akan *sukses!*
*Karena terjadilah menurut imanmu!*

Membaca hal ini, saya jadi Pede, gak peduli berbakat atau tidak, terlambat or tidak, saya menulis terus…. Yang penting happy… 🙂 Dan ternyata bermanfaat pula bagi sesama.

Itulah gunanya ‘bergaul’ dan belajar pada orang-orang hebat. Mindset dan tindakan kita pun akan terpengaruh.

Yang menarik, John dalam seminar menceritakan, setiap hari dia mendisiplinkan diri untuk menjadi lebih baik. Personal Growth yang sengaja diciptakan. Sukses memang bukan kebetulan!

John menggunakan akronim ACT untuk merefleksikan pelajaran serta pengalamannya.

Pertama John membubuhkan keterangan pada buku atau catatan pribadinya dengan huruf A untuk hal-hal yang ingin diterapkan dalam hidupnya saat dia membaca atau menimba ilmu dari sumber mana pun.
Lalu meletakkan huruf C di sebelah hal-hal yang ingin diubah dalam hidupnya dan T di sebelah hal-hal yang ingin diajarkan atau ditransfer kepada orang lain untuk membantu mereka. 

Setelah itu John merangkum catatannya, lalu memasukkan item-item yang telah diberi tanda itu ke dalam kalendernya,  menjadi rencana tindakan yang akan dikerjakan dalam minggu atau bulan ini. Dengan cara demikian, John memastikan dia belajar dan bertumbuh secara teratur dan terukur selama 50 tahun terakhir.
Wow… Sungguh mengagumkan dan patut diteladani!

Kembali John mengingatkan, hati-hatilah dalam bergaul.
You are the average of the five people you spend the most time with.

Kita adalah hasil rata-rata dari lima orang yang paling banyak menghabiskan waktu bersama kita.

Orang-orang yang dengannya kita menghabiskan waktu terbanyak, akan membentuk siapa kita.  Mereka menentukan percakapan apa yang mendominasi perhatian kita.  Mempengaruhi pula sikap serta perilaku mana yang secara teratur membuat kita terpapar.  Akhirnya mulailah kita berpikir seperti mereka berpikir dan berperilaku seperti mereka berperilaku.

Menurut penelitian Dr. David McClelland dari Harvard:
Orang-orang yang biasa bergaul dengan kita, menentukan 95% kesuksesan atau kegagalan dalam kehidupan kita.

Ini masalah besar!

Mimpi kita mungkin saja lebih besar daripada lingkungan di mana kita berada. Tetapi diperlukan keberanian untuk keluar dari lingkungan itu agar mimpi kita dapat terwujud.

Pertanyaannya:
Beranikah kita keluar dari zona nyaman?

The most important investment you can make is in yourself – Warren Buffett.

Investasi terpenting yang dapat Anda lakukan adalah berinvestasi pada diri Anda sendiri – Warren Buffett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Segala Yang Kita Butuhkan Ada Di Dalam Firman Tuhan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Segala Yang Kita Butuhkan Ada Di Dalam Firman Tuhan.”

Sungguh menakjubkan begitu seringnya keluhan muncul menjelaskan hal-hal yang tidak kita miliki, betapa sakitnya kita, atau menceritakan perubahan emosi yang kita rasakan, hingga permasalahan hubungan serta ketakutan yang kita alami, kemudian kita pergi ke gereja dan memuji Tuhan.
Terlalu sering hidup dibentuk oleh kata-kata kita sendiri, bukannya dengan FIRMAN.

Kata-kata mengandung kuasa. Hidup dan mati dikuasai lidah (Ams. 18:21).
Mengisi hati dan pikiran kita dengan hal-hal negatif, apalagi mengucapkannya, sama dengan mengizinkan semua kekhawatiran kita menjadi kenyataan.
Semua yang kita miliki adalah produk atau hasil dari kata-kata kita. Semua yang kita butuhkan tersedia di dalam KATA-KATA. [Tuhan menciptakan dunia melalui perkataan, kita juga].

Ketika kata-kata yang terucap adalah Firman-Nya, hidup kita akan berubah secara dramatis.

  • Firman Allah hidup, kuat dan penuh kuasa (Ibr. 4:12)
  • Firman Tuhan tidak akan kembali dengan sia-sia (Yes. 55:11)
  • Tuhan mengirimkan Firman-Nya untuk menyembuhkan kita (Mzm. 107:20)
  • Firman Tuhan adalah kekuatan yang menyelamatkan. (Rom. 1:16)
  • Dunia diciptakan dan ditopang oleh Firman (2 Pet. 3:5-7)
  • Sifat Allah tersedia bagi kita melalui Firman (2 Pet. 1:4)
  • Firman mengubah roh kita (1 Pet. 1:23)
  • Firman menyelamatkan jiwa kita (Yak 1:21)
  • Yesus adalah Firman yang Hidup (Yoh. 1:1,14)
  • Kita mengenal Allah melalui Firman-Nya (Yoh. 14:23)
  • Tuhan meneguhkan Firman-Nya dengan tanda dan mujizat (Mrk. 16:20)
  • Firman menguduskan kita (Yoh 17:17)
  • Firman memerdekakan kita (Yoh. 8:31-32)

Ada janji (firman) untuk apa pun yang kita butuhkan saat ini. Daripada berbicara dari jiwa atau daging kita, mengapa tidak membicarakan Firman Tuhan saja?
[Note: Berbicara dari daging artinya membicarakan masalah, ketakutan, dan pikiran-pikiran negatif. Contohnya, saat sakit, daripada terus mengeluh tentang sakit yang dirasakan, dan itu membuat rasa sakit kita makin ‘terasa’ parah, mulut kita justru mendeklarasikan janji Tuhan, oleh bilur-bilur-Nya kita sudah sembuh. Kita mencipta melalui perkataan]

Mengapa tidak merenungkan firman-Nya siang dan malam sampai firman itu dihidupkan menjadi rhema (perkataan Allah yang hidup) untuk kita?
Kesembuhan ada di dalam Firman. Sukacita ada di dalam Firman. Kedamaian, kelimpahan, iman dan kemenangan semuanya ada di dalam Firman. Begitu Firman tersimpan di dalam hati kita, firman itu akan keluar dari mulut kita dengan penuh kuasa dan hidup kita akan diubahkan.

“Apa yang diucapkan oleh mulut itulah yang melimpah dari hati!”
Matius 12:34 (BIMK).

[Repost ; “Everything you need is in the Word”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

Read More
Articles

Sudahkah Kita Menghargai Apa Yang Kita Miliki?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Sudahkah Kita Menghargai Apa Yang Kita Miliki?

“P. Indra luar biasa lho. Selain diminta semua share location, lalu aku ditelpon, ditanya masih ada ga mobil di belakangku? P. Indra ingin memastikan, mobilku mobil yang paling belakang dan tidak ada yang tersesat,” ujar Dacy, “Kita semua diminta berkumpul di suatu tempat, ketika akan masuk ke jalan yang lebih kecil dan agak membingungkan, dipandu agar tetap bisa konvoi.”

Oh … Itu sesuatu yang biasa bagi keluarga kami. P. Indra selalu minta share location supaya bisa dimonitor. Dan saya tidak pernah memperhatikan ini sebagai ‘tindakan kasih & perhatian’ P. Indra, sampai Dacy memujinya.

Familiar?
Sampai orang lain menunjukkan atau setelah kita kehilangan, baru sadar ternyata ‘milik’ kita sangat berharga.

Bahkan kadang anak-anak komplain karena dimonitor, klo salah jalan  jadi ketahuan, langsung ditelpon papanya. P. Indra ingin memastikan dalam perjalanan jauh Surabaya ke Jakarta, anaknya dalam keadaan aman. Klo terjadi sesuatu, bisa cepat dicarikan bantuan.
Dan butuh usaha, kemauan dan waktu untuk memonitor perjalanan, seandainya saja mereka menyadari serta bisa menghargainya.

Segala sesuatu tidak punya arti, sampai kita memberikan arti, ujar guru saya P. Prasetya M Brata.

Victor Frankl dari Austria berujar serupa, “The meaning of life is to give life meaning.”

Dacy memberikan arti tindakan P. Indra sebagai tanggungjawab seorang pemimpin yang peduli, sedangkan ada anak yang mengartikan sebagai kontrol dari papanya.

Putri seorang sahabat yang ingin membangun hotel, terkagum-kagum dengan P. Indra yang bisa membangun pabrik di 2 kota yang berbeda, hanya dengan monitor melalui HP, CCTV, dan foto serta video. Karena seringnya membangun pabrik dan gudang, P. Indra punya tukang-tukang sendiri. Sudah saling paham.
Papanya gak bisa.
Dia ingin punya papa seperti P. Indra. :-). Tetapi anak-anak kami nyaris tidak memperhatikan hal itu sebagai kelebihan papanya. 🙁 Dunia memang unik!

Akhirnya terbukti, ketika Elisa butuh tempat usaha yang baru, papanya yang mengurus dari kebutuhan rak, lift barang, gudang dsb. Demikian juga Chris saat mesin baru datang. Kebutuhan bangunan, fondasi dll, papanya yang mengurus. Ada kesulitan dan masalah, akhirnya datang pada ortu juga.

“Ada saatnya aku merasa kesal diatur-atur papa, tapi tanpa papa, aku gak jadi siapa-siapa,” Elisa bercerita dengan penuh syukur,
“Papa temanku baiiik sekali, tapi anaknya gak pernah diajarin apa-apa. Akhirnya, temanku ya gak jadi apa-apa, wong dia gak tau mesti ke mana?. Sekarang aku bersyukur punya papa yang mau ‘ngributi’ aku.”

Ada periode dimana anak-anak ingin bebas, bahkan ingin jadi anak orang lain. 🙁
Mungkin sebagian istri pun begitu. Suami orang lain nampak lebih oke dari suami sendiri.

Apakah P. Indra sempurna?
Sama sekali tidak!
Ada kalanya menjengkelkan…
Saya tidak menikahi malaikat.
P. Indra bukan romeo, yang pandai bermanis kata.  Tetapi dia bertanggungjawab, tahu apa yang harus dilakukannya dan bisa diandalkan.
Saya lebih menyukai Bukti Bukan Janji. Tidak seperti drama korea tentunya…
Tapi enak makan & enak tidur!

Ps. Jeffry Rahmat mengajarkan: Endingnya ke mana?
Ibarat nonton film, di fast-forward, akhir kisahnya bagaimana?

Ada berbagai karakter manusia di dunia ini.
Kalau kamu punya papa/suami yang pendiam vs cerewet, penakut vs justru suka nekad, bermulut manis vs sarkastik, gak romantis vs romantis ala sinetron, endingnya kamu di mana?
[Kalau punya papa/suami model P. Indra, endingnya di mana?]
Lalu kamu suka yang mana?
Ya pilihlah! Hidup itu pilihan.

Gak ada papa/suami yang bisa multi tasking, sukses, romantis seperti romeo pula.
Mengutip judul buku sahabat saya, Agus Setianto: Suami & papa kita bukan malaikat.

A double-edged sword, 2 sisi mata pedang, adalah hukum kehidupan – Linda Connors. Yang menguntungkan mau pun tidak menguntungkan itu Satu Paket. Orang yang rajin bekerja & logis, biasanya tidak romantis. Pria yang mendayu-dayu, biasanya tidak  rajin atau kurang trampil bekerja.

“Terima pasangan kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Karena di luar sana banyak lho wanita yang dengan senang hati menerima suamimu,” kata Joel Osteen.
Nasehat serupa untuk anak-anak, mau papa model apa? Semua ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tuhan itu tahu masing-masing kita seperti apa karakternya dan apa yang kita butuhkan, sehingga diberilah kita suami atau papa sesuai kebutuhan masing-masing. Tujuannya agar kita bisa menjadi pribadi yang terbaik sesuai rencana-Nya.
Pertanyaannya:
Apakah kita dengan senang hati sepakat berjalan bersama atau mau jalan sendiri? Tuhan memberi kita kehendak bebas!


Kami mengendarai mobil bersama-sama karena mau refreshing bersama teman-teman. Pandemi gak bisa ke tempat yang keren-keren.

Kata Zig Ziglar, “Kalau hidup memberimu jeruk, buatlah limun.”

Yo wes….kami pun refreshing sekedar makan Sate Maranggi, nasi oncom, gorengan dan aneka es….lalu ke pasar induk grosir dan terakhir menikmati bunga anggrek. 🙂

Jangan khawatir, pasar sudah sepi menjelang sore… Di sana kalau beli buah minimum 1 peti atau 1 karung. Jeruk medan1 karung, salak pondoh 1 karung, mangga 1 peti. Beratnya bisa 40-an kg. Pas kami rame-rame, jadi bisa sharing.

Jeprat.. Jepret … Foto-foto di antara bunga-bunga anggrek yang cantik. P. Dolfi & B. Nini bak Romeo & Juliet diantara anggrek yang bermekaran. Setidaknya wall IG jadi ada isinya… 🙂

Dan bahagia itu memang sederhana koq, kalau saja kita mau living content – menikmati hidup bahagia dan damai, di mana pun kita berada.

Ternyata teman-teman begitu terpikat dengan sate maranggi, hingga sebelum pulang pun, ramai-ramai makan sate lagi.

“Kapan lagi?,” Kata Sari sambil tertawa.
“Baru kali ini sehari makan 2X di resto yang sama,” sahut Donna terbahak.
Lengkap dengan bakwan ndeso-bakwan isi sayur ala kampoeng.
Imam gak bosan-bosannya menikmati  tutut-kerang sawah …

Dan kami semua berbahagia. Sederhana ya?
Tetapi itu sebuah kemewahan di masa pandemi. Praise The Lord!

Life doesn’t come with an instruction book; that’s why we have fathers.(H. Jackson Brown, Jr). A father is neither an anchor to hold us back, nor a sail to take us there, but a guiding light whose love shows us the way. 

Hidup tidak hadir dengan buku petunjuk;  itu sebabnya kita memiliki ayah. (H. Jackson Brown, Jr).  Seorang ayah bukanlah jangkar untuk menahan kita, atau layar untuk membawa kita ke tujuan, tetapi cahaya penuntun yang menunjukkan jalan kepada kita melalui cintanya.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Hal-hal Yang tidak bisa Tuhan lakukan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Hal-hal Yang tidak bisa Tuhan lakukan.”

Kita sering mendengar orang berkata, “Yah, kamu tahu Tuhan bisa melakukan apa saja.”
Biasanya dikatakan sebagai tanggapan atas beberapa malapetaka dalam hidup yang ‘seolah’ Tuhan tidak mau campur tangan. Artinya jelas; “Jika Tuhan dapat melakukan apa saja dan Dia tidak terlibat dalam situasi yang kita alami, itu dikarenakan Dia memiliki tujuan yang lebih besar dan ada tujuan misterius dalam kehilangan yang kita alami.”

Apakah Tuhan kurang tertarik, yang menjadi masalah yang sesungguhnya?
Apakah ada tujuan misterius di balik penderitaan kita ?
Mengapa Dia berkata, “Umat-Ku binasa karena kurangnya pengetahuan”? (Hosea 4:6)

Pertimbangkan apa yang Tuhan tidak bisa lakukan:
Tuhan tidak dapat berdusta:
“Allah tidak mungkin berdusta” (Ibr. 6:17-18)
Tuhan tidak dapat menyangkal diri-Nya:
“Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya sendiri.” (2 Tim. 2:11-13)
Allah tidak dapat dicobai dengan kejahatan:
“Allah tidak dapat dicobai oleh kejahatan” (Yak. 1:13)
Tuhan tidak dapat mencobai siapa pun:
“Dia sendiri tidak mencobai siapa pun.” (Yak. 1:13)

Tidak diragukan lagi kita bisa menemukan lebih banyak contoh. Intinya, Tuhan telah menyatakan dan menetapkan bagaimana manusia harus berinteraksi dengan-Nya dan dengan lingkungannya.
[Note: Tuhan telah menetapkan hukum-hukum-Nya, termasuk hukum alam yang berlaku untuk siapa saja. Kita harus mengikuti rambu-rambu yang telah ditetapkan-Nya, untuk berhubungan dengan Tuhan mau pun mendapatkan jawaban doa.]

Kasih karunia-Nya telah memperlengkapi kita agar kita bisa menjadi lebih dari pemenang.
Kita memiliki perjanjian-Nya,
darah-Nya,
Nama-Nya,
Roh-Nya,
perlengkapan senjata-Nya,
janji-janji-Nya,
kunci kerajaan-Nya,
wewenang untuk mengikat dan melepaskan,
iman-Nya dan Firman-Nya.
Hingga kita nyaris kewalahan dengan banyaknya penyediaan-Nya! Dan di atas semua itu, Dia telah memilih kita untuk hidup DI DALAM kita! (Yohanes 14:23).
[Note: Tuhan dengan segala kuasa -Nya berada di dalam roh kita]

Tuhan tidak dapat berbohong dan Dia tidak dapat menyangkal apa yang telah Dia tetapkan. Dia tidak akan tergoda untuk melanggar Firman-Nya atau Dia tidak akan mencobai mau pun menguji kita dengan kejahatan!
Dan kejahatan itu termasuk penyakit (Kisah Para Rasul 10:38, Lukas 6:6-11).
Dia ingin kita memerintah dalam hidup (Rom. 5:17).
Tapi Dia tidak akan melakukannya untuk kita.
Dia tidak bisa.
Dia telah memberi kita kekuasaan di bumi ini (Kej. 1:26-28, Maz. 8:3-6).
[Note: Kita telah diberi kuasa/otoritas oleh Tuhan untuk mengalahkan musuh. Kita yang harus melakukannya! Bukan minta atau bahkan menyuruh Tuhan (melalui doa) untuk melakukannya.]

Inilah saatnya untuk percaya kepada-Nya, berdiri dan berjalan dalam tujuan-Nya. Kita bisa melakukannya! Tuhan tidak bisa berbohong.

“Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!”
Markus 9:23 (TB).

[Repost ; “Things God cannot do”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

Read More
1 229 230 231 232 233 314