Category : Articles

Articles

Orphan Spirit, Roh Yatim Piatu.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Orphan Spirit, Roh Yatim Piatu.

“Ah… Gak mungkin saya begitu. Keluargaku utuh koq. Orangtuaku sayang sama aku,” komentar sebagian orang.

Nanti dulu… Meski kita datang dari keluarga utuh, tidak sedikit yang memiliki Orphan Spirit, alias roh yatim piatu.
Termasuk saya….
Gubbrrraaaakkkk….

Perhatikan postingan sohib saya, Yuliadi:

Orphan Spirit akan membuat orang itu berbohong banyak hal, bahkan ia berbohong pada dirinya sendiri.
Mengapa?
Karena didalam hatinya ia percaya kalau ia mengatakan kebenaran, ia akan mendapat rejection – penolakan, hinaan, dipandang rendah/miskin/bodoh/kalah. – Ps. Stephen Aguillard

Anak orphan sudah diajari, klo ada calon ortu datang kalian bersikap baik supaya diadopsi.
Jadi mereka udah terlatih : “hanya ketika atau jika aku bersikap baik maka aku diterima, tapi jika aku bersikap buruk, maka aku akan ditolak”

Orphan spirit akan membuat anak Tuhan juga percaya hal tersebut. Mereka percaya Tuhan hanya menerima mereka jika mereka sempurna/baik/memenuhi syarat.
Ps. Ankit Sajwan


Saya putri satu-satunya dalam keluarga, ortu sayang pada saya, tentu saja.
Tetapi ternyata saya memiliki Orphan Spirit, roh yatim piatu.

Sejak kecil tahu, saya harus menampilkan hal-hal yang manis agar disayang ortu dan orang-orang disekeliling saya.
Dunia selalu mengagumi yang istimewa, hebat, outstanding…
Jadi saya pun takut menampilkan diri apa adanya.
Takut ditolak.
Ingin memenuhi harapan orang lain, supaya diterima dan disukai.
Takut ditolak.
Familiar?

Ada orphan spirit dalam diri hampir setiap orang, hingga level tertentu. Tetapi ada yang kadarnya wajar dan ada yang membahayakan hingga dia diperbudak olehnya.

Apa ciri-ciri Orphan Spirit?

Banyak orang yang terus mengejar pencapaian, kekayaan dan prestasi karena dihantui oleh orphan spirit.
Tidak pernah merasa cukup. Dikejar-kejar kebutuhan untuk berhasil, ‘harus’ melebihi orang lain.
Selalu membandingkan diri dengan orang lain, diam-diam bersaing dengan orang-orang di sekitarnya.
Nilai dirinya diukur oleh harta benda, penampilan fisik, atau aktivitasnya.
Berusaha melakukan sesuatu yang memberikan rasa validasi, agar diterima dan dihargai oleh orang lain.
Harga dirinya digantungkan pada penerimaan orang lain.
Mengisi kekosongan dalam dirinya dengan bekerja terus-menerus, melalui kepuasan fisik, perilaku narsis atau justru memanjakan diri.
Bergumul dengan kemarahan, rasa kurang percaya diri dan
dihantui oleh penolakan dan kegagalan.
Gejala lainnya, cenderung kritis, defensif, tidak mampu menerima koreksi, merasa ditinggalkan dan suka menyalahkan orang lain. Seluruh dunia yang salah, kecuali dirinya.

Bahkan dalam berhubungan dengan Tuhan pun demikian. Sulit memahami, bahwa Tuhan mengasihi tanpa syarat. Keselamatan itu 100% anugerah, bukan karena kinerja kita. Orang yang menderita orphan spirit, merasa harus mengerjakan sesuatu agar dicintai dan diterima oleh Tuhan.

Definisi orphan spirit, jenis roh dari iblis yang menyerang pikiran seseorang, menyebabkan perasaan ditinggalkan, kesepian, terpisah dan terasing. Ini sering melekat pada seseorang yang telah mengalami penolakan ekstrim dalam hidupnya. Seseorang yang hidup dengan roh yatim piatu mengkompensasi perasaan tidak aman ini dengan kinerja, kompetitif, dan bekerja secara mandiri. Mereka terus berjuang meraih harga diri dan merasa sulit mempertahankan hubungan yang sehat.”

Akibatnya, merasa lelah, burn out, seperti anjing yang mengejar ekornya sendiri…. Tidak akan pernah mendapatkannya.


Dalam kadar tertentu, mungkin masih wajar karena sistim pendidikan kita selalu menilai anak dengan angka.
Juara hanya 1.
Yang jago matematika, yang hebat.
Yang melebihi orang lain, yang menjadi pemenang. Tidak heran menyikut, menjegal, memanfaatkan orang lain supaya menang, dianggap wajar. Asal bisa menang, cara apa saja, tidak peduli.

Jarang ditekankan bahwa setiap orang punya kelebihannya masing-masing, unik, limited edition..
Jangan ingin jadi orang lain.
Kita seharusnya menggenapi rancangan dan tujuan Tuhan dalam kehidupan kita. Kepuasan sejati ada di sana.

Sejak kecil saya hanya rata-rata. Tentu terpengaruh juga.
Sampai saya mengenal Tuhan.
Semakin menyadari Tuhan mengasihi saya TANPA SYARAT, merasakan kasih-Nya, semakin saya merasa aman.
Tidak hanya stop di situ.
Bahkan Tuhan membuat saya kelihatan lebih pandai, karena hikmat-Nya. Keren ya?

Hikmat itu tidak bisa dipelajari. Hikmat diperoleh karena kedekatan kita dengan-Nya. Tuhan mengajari kita pada saat yang tepat, dengan strategi yang tepat, dan membuat kita menjadi orang yang tepat pula.
Begitu banyak kebetulan dan kebaikan yang kita terima, karena melekat kepada-Nya.
Kita berhasil.
Orang lain menghargai…. menghormati…
Sesuai janji-Nya, jika kita bergantung kepada-Nya, umur panjang di tangan kanan kita, di tangan kiri kekayaan dan kehormatan.
Tetapi kita sadar sesadar-sadarnya, ini Tuhan yang membuat jadi kelihatan keren.
Kita sekedar wadah, Allah yang mengalir melalui kita.
Makin cinta kepada-Nya dan ingin makin menempel pada-Nya.

Koq bisa?
Sulit dijabarkan satu persatu karena bukan formula, tetapi saat mempraktikkannya, lalu merasakan hasilnya dan mengalaminya, sungguh membuat kita terpukau…
Tuhan baik dan selalu baik.
Itulah sebabnya Raja Salomo berkata, orang yang memegang perintah-perintah Tuhan serta mendapatkan hikmat-Nya, panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera – Nya akan ditambahkannya kepada kita. Tidak hanya itu saja, kita akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.
Wow….


Tidak penting apa yang kita kerjakan, entah sesuatu yang spektakuler atau biasa-biasa saja, yang penting dikerjakan bersama-Nya…
Tuhan bisa memakai sarana yang sederhana, bahkan nampak sepele, dijadikan-Nya sesuatu yang berharga, yang bisa membuka pintu-pintu kesempatan yang tidak pernah kita bayangkan.

Daud melatih diri bermain dengan batu dan umban, – bukan pedang atau senjata lain yang kelihatan hebat-, dan akhirnya membukakan kesempatan bagi Daud menjadi raja.

Dengan cara yang sama, Tuhan juga akan melakukannya bersama dengan kita.

You’ll never get to the place God has called you to untill you have, at some degree, learned to run the race of life – Billy Epperhart.

Anda tidak akan pernah sampai ke tempat yang telah Tuhan panggil sampai Anda, pada tingkat tertentu, belajar untuk menjalankan perlombaan kehidupan – Billy Epperhart.

Setiap kita punya jalur perlombaan masing-masing, di mana Tuhan telah menetapkan kita untuk menaklukkannya.
Jangan mencoba menaklukkan jalur perlombaan orang lain, kita tidak memiliki anugerah Tuhan di sana.
Jalani our own race, ada anugerah Tuhan di situ dan kita memang sudah ditetapkan menjadi pemenang.
Ketika kita menggenapi tujuan Tuhan dalam menciptakan kita, barulah kita merasa puas, damai dan dipenuhi sukacita.

Orphan spirit akan sembuh secara natural, ketika kita mengalami kasih Tuhan dan memiliki hubungan yang intim dengan-Nya.

Mari bangun hubungan dengan Tuhan. Dialah Sumber Segalanya!

I live my life for a face-to-face encounter with my Heavenly Father. When I become overwhelmed with the pressure and demands of life, I crawl up into my Father’s lap and gaze into His eyes. I live life by the principal that I am a little boy with a big Papa. We can live from one of two perspectives – big problems…little Papa, or big Papa…little problems.” ? Leif Hetland, Healing the Orphan Spirit

Saya menjalani hidup saya untuk bertatap muka dengan Bapa Surgawi saya. Ketika merasa kewalahan dengan tekanan dan tuntutan hidup, saya merangkak ke pangkuan Bapa saya dan menatap mata-Nya. Saya menjalani hidup dengan prinsip, saya hanyalah anak kecil dengan Bapa yang Besar. Kita bisa hidup dengan memilih salah satu dari dua perspektif – masalah besar… dengan Bapa yang kecil, atau Bapa yang Besar… dengan masalah yang kecil.” – Leif Hetland

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Kebenaran Yang Benar-benar Memerdekakan

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Kebenaran Yang Benar-benar Memerdekakan.

Sebelum sekolah di Charis Bible College, saya merasa ada sesuatu yang lebih daripada yang saya pahami saat itu. Haus dan lapar rohani. Karena saya suka membaca, mulailah mencari buku dan browsing ke sana ke mari. Belajar ini dan itu.

Dari buku The Secret hingga pengajaran Wayne Dyer dan nonton Oprah. Semua yang nampaknya baik, saya ikuti. Nonton youtubenya, baca bukunya…. Tetapi pada satu titik, saya merasa hampa.
Bukan ini yang saya cari…
Ruang kosong di hati saya tetap melompong…
Apa sesungguhnya arti hidup ini?
Apa sich tujuan hidup saya?
Mengapa Tuhan menciptakan saya?
Pertanyaan ini berputar-putar di kepala saya…

Ketika sekolah di Charis, saya menemukan apa yang saya cari selama ini: Hubungan Pribadi Dengan Tuhan yang berkualitas.

Dengan menggali firman, full Alkitab, melalui keteladanan guru-guru, belajar bersama teman-teman, sungguh kami mengalami terobosan hidup yang luar biasa.
Baik terobosan bisnis, kesembuhan, perubahan karakter dll.
Sharing dengan teman seangkatan, mau pun dengan adik kelas, senantiasa terpukau dengan pewahyuan mereka.
Tanpa disadari, hal itu memacu pertumbuhan rohani saya.

Oh… Ternyata begitu supaya lebih dekat dengan Tuhan…
Lalu ikutan praktek. Ternyata benar!
Kami tumbuh bersama.
Ini yang memberikan kepuasan yang sejati.
Hati damai… Rest… Situasi di sekeliling tidak lagi membuat hidup kacau balau, percaya pada perlindungan Tuhan.

Tuhan begitu nyata berkarya dan berjalan bersama kami hari lepas hari.
Ternyata, ini yang dijanjikan Tuhan, hidup di bumi seperti di surga.

Di Charis kami full belajar Firman Tuhan, tidak ada filsafat atau buku-buku lainnya, jadi ibaratnya mendapat susu yang murni.
Firman itu Allah sendiri (Yoh 1:1)
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.
(Yohanes 6:63 TB)

Ketika kebenaran-kebenaran firman Tuhan ditaburkan dalam hati, akhirnya bertumbuh dan berbuah mengubah hidup, cara berpikir serta tindakan saya.
Semakin mengenal Tuhan, hidup saya semakin dimerdekakan.
Tuhan hadir memuaskan dahaga di hati saya.
Hidup jauh lebih ringan karena rest in the Lord.


Ketika membaca buku Like A Mighty Wind – tulisan Mel Tari, saya baru paham.
Betapa uniknya orang Indonesia dari Soe, Timor, Indonesia, dikirim Tuhan menjadi penginjil di Amerika.
Setahu saya sejak kecil, misionaris itu orang-orang barat yang ke Indonesia.
Mengapa Mel Tari?
Untuk membawa orang Amerika kembali kepada kesederhanaan Alkitab.
Wow…

Mel bercerita, banyak roh-roh jahat di Amerika, dalam bentuk ramalan, pembacaan telapak tangan, papan Oija dll. Semuanya mengerikan.
Horoskop merupakan hal biasa di Amerika, baik di surat kabar, majalah, TV dan hampir di mana pun kita memandang. Nyaris sulit menyembunyikan diri dari pengaruh jahat ini. Ke mana pun pergi, bertemu dengan iblis.

“Oh, ini bukan dari roh jahat. Ini hanya mode atau kesenangan yang nantinya akan berlalu. Untuk iseng saja…. Jika beranggapan demikian, maka kita kehilangan pijakan untuk melawan iblis, hal-hal ini kekejian bagi Tuhan. (Ulangan 18:10-13). Akhirnya diperbudak oleh si iblis, ” jelas Mel.

Horoscope diciptakan oleh bangsa Babel yang memuja dewa-dewi. Dengan anggapan bahwa mereka bisa meramalkan dan menentukan masa depan mereka sendiri. Ingin seperti Allah.

Sesungguhnya, setiap manusia sadar, ada Pribadi yang lebih besar daripada dirinya. Manusia membutuhkannya.
Sama seperti saya dulu, begitu banyak orang yang merindukan damai sejati di dalam hati. Membutuhkan jawaban.
Barry Bennett berkata, jika kita tidak bisa mendengar Tuhan, maka kita akan mencari orang lain untuk jawabannya.


Sekarang saya sadar. Dulu saya menganggap buku-buku dan pengajaran itu, – karena sebagian sesuai dengan firman Tuhan – , saya menganggap keseluruhannya baik. Saya pun tertarik.

Hal-hal yang melenceng berisi 50-75% firman tetapi sisanya bukan, akibatnya mengubah seluruh kebenaran yang ada.

Yang kelihatan baik, belum tentu benar. Banyak berhala yang dibenci oleh Tuhan, dikemas dalam bentuk menarik, seolah itu sesuatu yang baik.
Kalau kemasannya gak menarik, kan ga ada yang tertarik… Makes sense?

Banyak sekali kebenaran-kebenaran yang diencerkan, penyelewengan kecil yang ditoleransi, hingga makin lama makin jauh dari kebenaran yang sesungguhnya.
LGBT, contohnya. Jelas melenceng tetapi makin diterima oleh masyarakat. Dianggap sesuatu yang biasa dan wajar. Iblis bersorak-sorai…

“Oh, ini filsafat jaman Yunani Kuno yang memberikan ketenangan hidup,” ujar seorang teman.

Mengapa harus mencari yang BUKAN kebenaran sejati?

Seringkali orang-orang menyebut Alkitab sebagai Buku Tua Hitam. Mereka percaya bahwa hal-hal yang dicatat di sana hanya terjadi berabad-abad lalu dan tidak relevan bagi generasi sekarang ini.

Padahal setelah saya belajar dengan benar, ternyata Alkitab sedemikian relevan, sederhana dan sungguh-sungguh mengubah kehidupan.
Memang jika dibaca tanpa Roh Kudus, Alkitab menjadi sekedar tulisan semata. Tetapi ketika membacanya dalam tuntunan Roh Kudus, Alkitab menjadi kebenaran hidup yang relevan bahkan sedemikian detilnya, mengarahkan kehidupan kita di abad ke 21 ini.

Terima firman dengan hati. Jangan dengan kepala.
Perlu percaya dulu, baru melihat. Itulah iman.

Banyak orang-orang yang berusaha memahami Firman Tuhan dengan pikirannya, dikaji sedemikian rumitnya, hingga kehilangan maknanya.
Itulah sebabnya mereka tidak memiliki pengalaman Alkitab yang indah dan tidak mengalami Tuhan secara pribadi.
Tuhan itu hidup dan sedemikian nyata dalam kehidupan kita.

Dan ingat jalan menuju kepada Bapa di Surga hanya melalui Yesus.

Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
Yohanes 14:6-7 TB

Kalau yang asli ada di depan mata, menjanjikan kehidupan sejati baik di dunia, mau pun di surga, berisi perkataan Tuhan yang berupa roh dan hidup, berkuasa untuk menjadikan hidup kita makin menyerupai Dia – ngapain juga mengejar hal-hal lain yang berasal dari hikmat manusia atau sebagian firman yang sudah diselewengkan?

Hanya Kebenaran Sejati yang akan memerdekakan kita.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Yohanes 1:1-3 TB

Kebenaran itu mutlak.
Gravitasi, matematika dan kebenaran firman Tuhan itu mutlak.
Mari kita kembali pada Kebenaran Yang Sejati: Yesus Kristus & Alkitab.

“Your Word is truth! So make them holy by the truth.”

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
Yohanes 17:17 TB

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Salah Belok? Ini Yang Tuhan Lakukan!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Salah Belok? Ini Yang Tuhan Lakukan!

Keputusan salah yang dibuat tanpa sengaja, terjadi. Kurangnya informasi dan dalam situasi terburu-buru, menyebabkannya.
Sudah terlanjur….. Oh…. ?

Iblis pun tidak menunda serangannya.
Kemungkinan buruk yang diakibatkannya, mengintimidasi.
Rasa takut, cemas dan galau pun mengintip.

Bersyukur selama ini selalu fokus pada Tuhan dan firman-Nya.
Suara kecil berbisik dalam hati,
“Bukankah kamu bisa datang kepada Tuhan, menyerahkan masalahmu serta minta pertolongan – Nya?”

Segera saya berdoa….
Menceritakan duduk permasalahannya dan minta Tuhan menolong. Secara akal, buntu tetapi saya percaya Kuasa Tuhan itu tidak terbatas, tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Di tengah kegalauan, muncul chat P. Irsan, dengan bahasa ala cerita silat, memberi kutipan pelajaran Greg Mohr, guru Charis:

Lebih baik bersama dalam kesatuan hati, maka tidak ada yg dapat menghentikan Sucouw walaupun salah belok – Greg Mohr.

Wow…. Ini bukan kebetulan.
Tuhan tahu persis saya ‘salah belok’ ….
Mata saya berkaca-kaca…
Tuhan, Engkau sungguh Allah yang setia…. Dan kasih-Mu tak bersyarat!
Walau pun salah belok, Tuhan akan tetap menolong saya…. ?

Bahkan untuk menghibur saya, Tuhan memakai P. Irsan mengutip kalimat Greg Mohr yang aneh….
Saya sudah lulus pelajaran yang dikutip P. Irsan, gak even ingat ada kalimat seperti itu.
Koq ya pas banget….
Tuhan itu ajaib dan very personal.

Lalu muncul di kepala, Janji-Nya:
Tuhan turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi orang-orang yang mengasihi Dia, orang yang terpanggil sesuai sesuai dengan rencana-Nya.

Yess…. Hati saya bersorak.
Bukankah saya mengasihi Dia? Ya.
Bukankah saya senantiasa melekat kepada-Nya? Ya.
Siip…. Berarti memenuhi syarat. Tuhan akan mengubah kesalahan ini menjadi kebaikan bagi saya… Entah bagaimana caranya…. Pokoknya saya percaya!

“When God is for you, who can be against you? – Jika Allah ada dipihakmu, siapa yang dapat melawanmu?“, suara kecil berbisik lagi dalam hati….

Oh… Betapa leganya!

Saat mengambil roti dan anggur pagi ini, tertulis di atas roti:
Berbahagialah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya kepada Tuhan.

Speechless!!!
Diam seribu bahasa….

Saya merasa sangat dikasihi dan diterima apa adanya oleh Tuhan… Meski pun saya salah belok, salah ambil keputusan, ceroboh.
Tuhan tahu, paham dan mengerti sekali beban hati saya….
Diberi-Nya kata-kata peneguhan… penghiburan… Dan saya yakin pertolongan-Nya juga.

Thank you Lord… I love You…


Kadang hidup tidak lepas dari masalah, kesalahan entah disengaja mau pun tidak…
Apa pun yang terjadi, Mari kita datang kepada-Nya…
Dia Allah yang peduli dan mengasihi kita apa adanya…
Sungguh melegakan!

I know that He loves me and that in every difficult situation, God is with me, He hears me, and He won’t abandon me. His love should be our daily confidence.

Saya tahu, Dia mengasihi saya dan dalam setiap situasi yang sulit, Tuhan bersama saya, Dia mendengar saya, dan Dia tidak akan pernah meninggalkan saya. Kasih-Nya harus menjadi keyakinan kita setiap hari.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Like A Mighty Wind”

Gospel Truth’s Cakes*
Yenny Indra

“Like A Mighty Wind”

Untuk kedua kalinya saya membaca buku “Like A Mighty Wind” – “Seperti Angin Yang Kuat”, karya Mel Tari.
Wow…

Buku yang membuat saya merasakan debar-debar dalam hati, betapa saya memiliki Allah dan firman-Nya yang tertulis dalam Alkitab, BISA DIPERCAYA APA ADANYA!
Apa yang tertulis di Alkitab, itu yang Tuhan maksudkan dan kerjakan.

GOD MEANT WHAT HE SAID AND HE SAID WHAT HE MEANT!
ALLAH BERSUNGGUH-SUNGGUH DENGAN APA YANG DIA KATAKAN DAN DIA BERKATA SESUAI APA YANG DIA MAKSUDKAN!

“Tuhan, saya mau seperti Mel Tari…”, bisikku.


Mel Tari meraba koin US 50 sen di sakunya, yang tertulis “Dalam Tuhan Kami Percaya” – “In God We Trust”, dalam perjalanan pesawat menuju ke Amerika. Itulah uang saku yang dimilikinya ke Amerika, dengan janji Tuhan akan mencukupinya.
Mel Tari, anak muda desa dari Soe, Timor, diutus Tuhan menjadi penginjil ke Amerika pada tahun 1970.

Pemuda desa yang berpendidikan rendah, tentu saja tidak bisa berbahasa Inggris. Dan tidak punya uang pula.

“Maju saja dan Aku akan mengurus masalah bahasa,” kata Tuhan. Dan Mel Tari mampu berbahasa Inggris dengan karunia Tuhan seperti saat rasul-rasul dipenuhi Roh kudus di loteng Yerusalem.
Tuhan Yesus tetap sama: dulu, sekarang dan selamanya!

Pada tahun 1969, sebuah keluarga di Amerika mengirim sebuah telegram dan uang untuk penerbangan Mel Tari ke Amerika. Tetapi Tuhan berkata dengan sangat jelas, “Jangan ambil itu!”
Mel pun menolaknya dengan halus. Meski dia ingin.
Banyak di antara kita yang mengalami peristiwa semacam ini, menganggap ini jawaban Tuhan dan segera berangkat.

Taat jauh lebih penting! Jangan mendahului Tuhan. Ini prinsip dasar yang sangat penting.
Kalau rencana kita, maka kita yang harus kasi makan.
Tetapi kalau itu rencana Tuhan, penyediaan Tuhan tersedia.

Setahun kemudian, Tuhan berkata lagi, “Sekarang waktunya untuk pergi!”.
Segera Mel mendatangi persekutuan doanya untuk minta konfirmasi, TANPA menceritakan apa kata Tuhan.
Karunia penglihatan banyak terjadi di sana.

“Aneh sekali,” kata seorang saudari, “Aku melihat kau berdirii di antara banyak orang. Kulit mereka putih dan rambutnya pirang. Mata mereka berbeda dengan mata kita.”
Confirmed.

Tuhan mengirim pula dua saudari dari Jakarta untuk terbang ke Kupang, menyewa Jeep ke Soe, menjemput Mel Tari.
Pada saat yang sama, Mel menerima telegram dari Amerika yang bertuliskan:
UANG SUDAH DITARUH DI BANK DI KUPANG UNTUK PERGI KE JAKARTA. TIKET PULANG-PERGI KE AMERIKA DI KONTER TIKET PAN AM.

Telegram datang dari sebuah keluarga yang tidak dikenal Mel.
Lalu Mel ke bank mengambil uangnya, ke Pan Am sesuai yang tertulis. Allah menyediakan dan mengatur dengan sempurna.

Ketika mendatangi wakil konsulat Amerika, dia ditanya,
“Siapa yang akan mensponsorimu?”
“Tuhan Yesus,” jawab Mel Tari.
Ditolak.

Setelah makan siang, – sambil terus berdoa – Tuhan menyuruh Mel kembali lagi mengambil Visa.
Wakil konsulat pergi.
Mel berbicara dengan seorang wanita, ternyata dia konsulatnya.
“Siapa yang akan mensponsorimu?”
“Tuhan Yesus,” jawab Mel Tari.
Tanpa ragu, wanita itu menulis visanya dan menyerahkannya pada Mel.

Jadilah Mel Tari, orang Indonesia asli dari Soe, Timor, menjadi penginjil di Amerika.


Dimulai ketika Mel Tari masih berusia 18 tahun terjadi kebangkitan rohani di Soe, Timor.
Selama ini mereka beribadah di gereja, namun mereka tidak melihat sesuatu terjadi. Saat ada yang sakit, mereka justru pergi ke dukun-dukun untuk mencari kesembuhan.

Sampai kebangunan rohani terjadi pada malam 26 September 1965. Baptisan Roh Kudus terjadi seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 2. Dia datang dari surga seperti tiupan angin yang keras. Dari luar gedung gereja terlihat seperti api menyala, tetapi gereja tidak terbakar. Banyak orang menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan dibaptis Roh Kudus. Ada yang berbahasa Inggris, Perancis dan berbahasa roh.
Dosa-dosa dibereskan dan mereka bertobat.

“Banyak orang tidak menyadari kekuatan, kasih dan sukacita yang mereka lewatkan dengan tidak dipenuhi oleh Roh Kudus,” ujar Mel Tari.

Karunia-karunia rohani beroperasi dengan leluasa. Mereka orang-orang sederhana yang percaya apa pun yang ditulis dalam Alkitab. Mujizat menjadi sesuatu yang normal.

Semua ini terjadi di abad ke 20 dan di Indonesia, negara kita sendiri!!!
Wow…

Air menjadi anggur adalah mujizat yang sangat biasa bagi mereka saat melakukan perjamuan kudus. Karena mereka memang tidak memiliki anggur di desa. Tuhan menyediakan.

Mel dengan teman-temannya menginjil. Memasuki desa angker dengan imam berhala yang kuat dan ganas. Dengan sederhana mereka mengikat kuasa-kuasa setan di dalam Nama Yesus.
Apa yang terjadi?
Imam berhala menangis dan bertobat. Dia melihat setan-setan lari. Takut pada Nama Yesus.

Saat menginjil melewati hutan, banyak binatang buas. Ketika bertemu buaya, harimau atau ular beracun, mereka berkata,
“Ular, berhenti di sana, karena saya ingin lewat.”
Dan ular itu berhenti begitu saja. Demikian pula dengan harimau dan buaya. Mereka percaya pada otoritas yang Tuhan berikan.

Ketika digigit kalajengking, mereka berdoa dalam Nama Yesus dan rasa sakitnya lenyap. Bahkan mereka pernah disuguhi makanan beracun di desa tetangga yang penuh dengan tukang sihir, racun tidak mempan sehingga seluruh desa bertobat.

Menyeberangi sungai, dilindungi dari hujan… Seluruh daerah hujan, lalu mereka berdoa dan berpegang pada ayat:
*Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.
(Filipi 4:19 TB), hujan melindungi mereka dari jarak 3 meter ke kanan, kiri, depan dan belakang. Hujan lebat tetapi mereka berjalan menyeberangi sungai dan tetap kering.
Janji firman Tuhan betul-betul nyata, sesederhana yang dijanjikan-Nya.

Salah satu karakteristik kebangunan rohani di Indonesia, sebelum mereka pergi memberitakan Injil, Tuhan sudah memberikan rincian mengenai apa yang harus dilakukan. Mereka menulis di kertas dan melakukan persis yang tertulis di sana.

Suatu ketika, Mel bersama teman-temannya mengunjungi pemakaman orang yang sudah mati 2 hari dengan bau busuk yang luar biasa, tanpa dibalsam seperti di kota.
Dari jarak 30 meter saja, baunya sudah menyengat.

Tiba-tiba Tuhan berkata, “Sekarang pergilah, dan berdirilah di sekitar orang mati itu, nyanyikanlah lagu-lagu, dan Aku akan membangkitkan dia dari kematian.”

Meski ada keraguan, akhirnya mereka sepakat untuk taat.
Sungguh konyol bernyanyi di samping mayat yang dari jarak 30 meter saja baunya sudah tak tertahankan. Mereka nampak bak orang bodoh dan gila.

Lagu pertama, ke dua sudah dinyanyikan, tetapi tidak ada yang terjadi. Oh… Benarkah Tuhan?
Lanjut lagi… Hingga lagu ke enam, jari-jari kaki mayat itu mulai bergerak – Mel dan tim mulai ketakutan.
Takut dipeluk oleh si mati…. Namun mereka terus menyanyi.
Pada lagu ke tujuh dan ke delapan, orang yang meningggal itu bangun, melihat ke sekeliling dan tersenyum sambil berkata,

“Yesus telah menghidupkan saya kembali! Saudara-saudari, saya ingin memberitahu sesuatu. Pertama kehidupan tidak pernah berakhir ketika kalian mati. Saya telah mati selama dua hari, saya telah mengalaminya,”

Hal kedua yang ia katakan, “Neraka dan Surga itu nyata. Saya telah mengalaminya. Hal ketiga yang ingin saya beritahukan, jika kalian tidak mendapatkan Yesus dalam hidup ini, kalian tidak akan masuk surga. Kalian pasti akan masuk neraka.”

Setelah itu ia membuka Alkitab, mengutip ayat dan meneguhkan kesaksiannya. Karena pelayanan pria ini, 21.000 orang diselamatkan.


Seringkali orang-orang menyebut Alkitab sebagai Buku Tua Hitam. Mereka percaya bahwa hal-hal yang dicatat di sana hanya terjadi berabad-abad lalu dan tidak relevan bagi kita, generasi sekarang ini.

Banyak orang-orang yang berusaha memahami Firman Tuhan dengan pikirannya, dikaji sedemikian rumitnya, hingga kehilangan maknanya.
Itulah sebabnya mereka tidak memiliki pengalaman Alkitab yang indah.

Jika firman mengatakan A, maka yang dimaksud A, bukan B.
Kalau firman mengatakan kesembuhan fisik, yang dimaksud kesembuhan fisik, BUKAN kesembuhan rohani.
Apa yang tertulis di dalam Alkitab, itu yang dimaksudkan. Sesederhana itu.

Mel Tari dikirim Tuhan ke Amerika untuk membawa mereka
“kembali kepada kesederhanaan Alkitab.”

Ketika kita sedang membicarakan hal-hal mengenai Tuhan, pakailah hati kita dan percaya saja. Terimalah sebagaimana adanya dan biarkan Tuhan menggenapi firman-Nya di dalam kita dan mengalami keindahannya.
Kita harus percaya terlebih dahulu untuk mengalaminya.

Teringat kisah nyata Norman Williams, yang membuktikan kebenaran Alkitab juga:

Tunggu apalagi….
Inilah waktunya bagi kita untuk menaati Tuhan, memercayai firman-Nya, dan memenangkan pertempuran dalam hidup kita, dengan cara kembali pada kesederhanaan Alkitab.

Siap????

If God’s Word says it: believe it, accept it, absorb it, apply it in your everyday living, because if God said something, He meant it. He never changes His mind – Norman Williams.

Jika Firman Tuhan mengatakannya: percayalah, terima, serap, terapkan dalam kehidupan sehari-hari Anda, karena jika Tuhan mengatakan sesuatu, Dia bersungguh-sungguh. Dia tidak pernah berubah pikiran – Norman Williams.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mau dilipatgandakan? Ini Rahasianya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mau dilipatgandakan? Ini Rahasianya!

Sebuah kisah sederhana saya dengar dalam sebuah interview, yang sangat menginspirasi. Sebetulnya saya sudah mengerti prinsip ini, tetapi tidak betul-betul mempraktikkannya, yaitu Bersyukur.

Merilyn bercerita, suatu ketika dia menerima cheque gajinya.
Setelah diperhatikan, ada kenaikan sebesar US $ 0.5 setara 7.500 rupiah.
Kebanyakan orang akan meremehkannya, tidak peduli atau bahkan mengutukinya.

“Huh…. 0.5 dollar? Buat apa?”

Tidak demikian dengan Merilyn, dia mengucap syukur dengan tulus dan bersukacita karenanya.
Dia tahu saat peningkatan telah tiba, meski hanya peningkatan yang amat kecil, secara kasat mata.
Tahukah kita, bahwa ucapan syukur itu membukakan pintu-pintu kelimpahan?

Setelah syukur dipanjatkan dan bersukacita, mulailah secara bertahap kesempatan demi kesempatan dibukakan Tuhan.
Hingga Merilyn terpukau….

Tuhan itu baik. Selalu baik.
Berkat kelimpahan, kesembuhan, hikmat dan berbagai sumber kelimpahan telah dicurahkan… Bagaikan air terjun yang terus mengalir, siang dan malam.

Komplain, kata-kata kutukan, sikap tidak bersyukur dll itu yang membuat aliran berkat yang kita butuhkan, berhenti mengalir.
Sebaliknya, rasa syukur justru mendorong aliran air berkat kian kuat tercurah…

Dengan bersyukur, kita memproklamirkan bahwa Allah kita adalah Allah yang Maha-baik.
Ketika bersyukur, dilipatgandakan apa yang kita syukuri.


Godaan kita, kerap membandingkan diri dengan orang lain.
Duh… Punya saya koq ga seberapa?
Enak sekali, si Anu dapat proyek besar-besaran…
Familiar?

Apalagi sosial media membombardir dengan tampilan-tampilan yang super memukau…
Makin jauuuuuuuh dari jangkauan.

The reason we struggle with insecurity is because we compare our behind-the-scenes with everyone else’s highlight reel – Steven Furtick

Alasan kita terus berjuang melawan rasa tidak aman, karena kita membandingkan kehidupan kita di belakang layar (kehidupan kita yang sesungguhnya) dengan cuplikan kehidupan orang lain yang dipamerkan – Steven Furtick.

Padahal setelah kita tau kenyataannya…. Kurang lebihlah.
Setiap bidang ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Tantangannya juga berbeda-beda.
Yang dipamerkan itu sudah dipilih dengan teliti, untuk membranding diri…

Satu hal yang penting, jangan ingin menjadi orang lain. Setiap kita punya jalur perlombaan masing-masing. Run your own race. And be your best self.
Jadilah versi terbaik dirimu.
Kita itu asli, istimewa, limited edition, unik, satu-satunya – jangan jadi copy-an.
Meski copy KW 1, itu tetap palsu.


Ketika sampai pada pemahaman bahwa sumber berkat kita yang sejati adalah Tuhan, maka hidup dapat dijalani dengan lebih mudah.

Sekali lagi berkat bukan sekedar uang dan harta. Uang itu level terendah dari berkat Tuhan. Kesehatan, damai sejahtera, ketentraman, perasaan aman bahwa segala sesuatu sudah Tuhan sediakan bahkan masa depan yang akan kita lalui, Tuhan sudah meluruskan jalan kita, itu sungguh luar biasa….
1000 orang rebah di sisiku, 10.000 di sebelah kananku, tetapi itu tidak menimpa aku…
Penyakit sampar alias penyakit menular, tidak akan mendekat pada rumah kita…
Kita dapat membaringkan diri dengan tenang, karena Tuhan menyertai kita…
Dahsyatnya…. Love it!

Tidak penting seberapa hebohnya pekerjaan yang kita lakukan, kerjakan dengan setia…
Itu yang Tuhan anugerahkan buat kita.
Ketika kita setia dengan perkara kecil, Tuhan akan mempercayakan perkara besar..
Meski tidak spektakuler, tetapi Tuhan mencukupkan segala yang kita butuhkan.
Bahkan melipatgandakannya.
Tuhan yang menumbuhkan dan membuatnya berbuah lebat.
Tugas kita menabur benih, merawat dan terus melekat kepada-Nya.
Berkatnya selalu lebih dari cukup.
Bahkan kita senantiasa memiliki extra untuk dibagikan kepada orang lain, menjadi benih yang kita tabur dan memberkati yang menerimanya…
So sweet…

Jaminan kehidupan kita tidak hanya di dunia tetapi hingga ke surga.
Yang dicukupkan serta dipelihara bukan hanya kita saja tetapi seperti Abraham, karena percaya saja, disebut sebagai bapa orang beriman dan Tuhan mengingat anak, cucu serta keturunannya.
Terhadap kita pun, Tuhan bersikap demikian. Karena Allah itu tidak memandang muka. Tidak pilih kasih.
Wow….

Raja Salomo berujar,
True enrichment comes from the blessing of the Lord, with rest and contentment in knowing that it all comes from Him.

Kekayaan sejati datangnya dari berkat Tuhan, dengan istirahat dan penuh kepuasan, kita menyadari, semuanya itu berasal dari-Nya.

Yuk kita bersyukur!

The climax of God’s happiness is the delight He takes in the echoes of His excellence in the praises of His people. – John Piper

Kebahagiaan Tuhan yang paling klimaks, dirasakan-Nya, ketika pujian umat-Nya bergema, mensyukuri kebaikan-Nya yang sempurna. -John Piper

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 181 182 183 184 185 314