Category : Articles

Articles

Seberapa Banyak Kita Ingin Diberkati?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Seberapa Banyak Kita Ingin Diberkati?

Tuhan akan memerintahkan berkat ke atasmu………; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu.
Ulangan 28:8 TB

Ketika memikirkan tentang berkat-berkat Tuhan, saya sampai pada kesimpulan: ternyata semakin masuk ke dalam berkat-Nya, saya pun semakin sibuk. Berkat menyiratkan pelipatgandaan, peningkatan, dan kelimpahan. Berkat juga membutuhkan manajemen dan administrasi. Semakin diberkati, saya pun semakin sibuk.

Tidak diragukan lagi, berkat sukacita, damai sejahtera, dan kehidupan keluarga yang bahagia, membuat hidup lebih mudah. Tetapi berkat dan kesempatan materi, membuat hidup lebih sibuk.

Siapa yang bekerja lebih keras, petani dengan peningkatan 30 kali lipat atau petani dengan peningkatan 100 kali lipat? Semakin besar peningkatannya, semakin besar upaya yang dibutuhkan di dalam memperoleh panennya. Kemungkinan kita kehilangan beberapa berkat di lapangan karena kemalasan yang disebabkan hal-hal yang sederhana. Kesempatan yang terlewatkan atau keputusan tidak memasuki pintu yang terbuka, – yang tentu saja membutuhkan waktu dan usaha untuk mengelola kesempatan baru ini – akan membatasi aliran berkat Tuhan ke dalam kehidupan kita. Dia memerintahkan berkat atas semua yang kita kerjakan.

Apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Mazmur 1:3 TB

Kita semestinya mengharapkan pertolongan, tuntunan ilahi, pengaruh, promosi, ide-ide kreatif dan kesempatan dalam kehidupan kita. Berkat Tuhan ada pada tujuan unik yang kita miliki. Tapi ingat, berkat itu membutuhkan lebih banyak waktu dan usaha kita untuk mengelolanya.
Seberapa banyak berkat yang ingin kita kelola? Diperlukan anugerah untuk meraih dan menerima berkat, demikian pula dibutuhkan anugerah untuk mengelola berkatnya!

Bagaimana cara memperoleh berkat?
Benih masa depan ditaburkan setiap hari. Semua yang kita butuhkan, semuanya ada di dalam firman-Nya.
Dan itu mencerminkan pula mata yang kita gunakan untuk mengevaluasi kehidupan kita. Mata rohani akan melihat berkat dan peningkatan. Mata jasmani akan melihat sumber daya yang terbatas serta penghalang di sepanjang jalan. Apa yang kita lihat sering kali sesuai dengan apa yang akan kita dapatkan.

Sungguh mengherankan bagaimana begitu sering kita mengeluhkan apa yang tidak kita miliki, betapa sakitnya kita, atau memberitahu orang-orang tentang perubahan emosi kita, kesulitan dalam masalah hubungan serta berbagai ketakutan yang kita rasakan. Setelah itu, pergi ke gereja dan memuji Tuhan. Terlalu sering hidup diisi dengan kata-kata kita, bukan dengan FIRMAN.

Kata-kata mengandung kekuatan. Hidup dan mati dikuasai lidah (Ams. 18:21). Mengisi hati dan pikiran kita dengan hal-hal negatif dan membicarakannya, sama dengan mengijinkan semua kekhawatiran kita tercipta.
Apa pun yang kita miliki dan alami, merupakan produk dari kata-kata yang kita ucapkan. Semua yang kita butuhkan ada pada KATA-KATA. Ketika kata-kata kita adalah Firman-Nya, hidup kita akan berubah secara dramatis.

  • Firman Tuhan hidup dan kuat dan penuh kuasa
    (Ibrani 4:12)
  • Firman Tuhan tidak akan kembali kepada-Nya dengan sia-sia (Yes. 55:11)
  • Tuhan mengirimkan Firman-Nya untuk menyembuhkan kita (Mzm 107:20)
  • Firman Tuhan adalah kekuatan-Nya yang menyelamatkan (Rm. 1:16)
  • Dunia diciptakan dan ditopang oleh Firman (2 Pet. 3:5-7)
  • Sifat Allah tersedia bagi kita melalui Firman (2 Pet. 1:4)
  • Firman mengubah roh kita (1 Pet. 1:23)
  • Firman menyelamatkan jiwa kita (Yakobus 1:21)
  • Yesus adalah Firman yang Hidup (Yoh. 1:1,14)
  • Kita mengenal Allah melalui Firman-Nya (Yoh. 14:23)
  • Tuhan meneguhkan Firman-Nya dengan tanda dan mujizat (Mrk. 16:20)
  • Firman menguduskan kamu (Yoh. 17:17)
  • Firman memerdekakanmu (Yoh. 8:31-32)

  • Ada janji (sebuah kata) untuk apa pun yang kita butuhkan saat ini. Daripada berbicara dari jiwa atau daging, mengapa tidak membicarakan Firman Tuhan? Mengapa tidak merenungkan firmannya siang dan malam, sampai firman itu dihidupkan untuk kita? Kesembuhan ada di dalam Firman. Sukacita ada di dalam Firman. Kedamaian, kelimpahan, iman dan kemenangan semuanya ada di dalam Firman. Begitu Firman ada di dalam kita, maka firman itu pula yang akan keluar dari mulut kita dengan penuh kuasa dan hidup kita akan diubahkan. “Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.”
  • Matius 12:34 TB

Siap praktik? Yuk….

When you focus being a blessing, God makes sure that you are always blessed in abundance – Joel Osteen.

Ketika Anda fokus menjadi berkat, Tuhan memastikan bahwa Anda selalu diberkati dalam kelimpahan – Joel Osteen.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pak Fx & Team, Kisah Nyata Mujizat Tuhan!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Pak Fx & Team, Kisah Nyata Mujizat Tuhan!

“Bro, yang ini you harus tolong. Apa pun hambatan dan resikonya. Aku beneran gak tega,” ucap Ani, team P. Fx, kepadanya. Mengagetkan.
“P. Adrian itu nasabahku saat di Bank D. Kreditnya macet.”

“Kamu atur kita ketemuan.”

Ani menghubungi P. Adrian, gak dijawab. Didatangi di tempat usaha, menolak ditemui. Ani panik dan gak enak dengan P. Fx juga. Akhirnya, Ani menulis di secarik kertas, dititipkan ke pegawainya.
“Pak, saya tahu Bapak butuh teman untuk diskusi. Kalau Bapak sibuk gpp..pas longgar hubungi saya ya… Saya punya solusi untuk masalah Bapak.”

Akhirnya mereka menemukan tempat gak jauh dari lokasi debitur,
“Apa alasannya koq kamungotot banget mau membantu ybs?”
Rupanya, kondisi P. Adrian benar-benar tragis.
• Jan 2017..anak bungsunya meninggal dunia.
• 2018..gudang debitur terbakar.
• juli 2021..istri ybs meninggal
• april 2022..anak pertama meninggal
• sekarang beliau hidup dengan putrinya.

Wah.. dalam hati P. Fx merasa kagum dengan Ani. Bersyukur kepada Tuhan, benih yang ditanam di tim mulai berkembang. Padahal baru diajarin ilmu cessie sekitar 6 bulan.

Ani berkomentar, “Bro kan selalu bilang kalo “Urip iku Urup” ( Bhs Jawa, artinya Hidup itu Harus Jadi Terang)… itu kan tujuan pekerjaan yang kita.”

Suatu hari Ani nampak lesu di kantor.
“Kenapa? Ada masalah rumah tangga? KDRT?”
“Rumah tangga aman bro. Aku baru dapat bocoran dari teman di Bank D, aku dijelek-jelekkan di depan P. Adrian oleh marketing yang baru: Hati-Hati Om, Ani punya maksud tersembunyi. Modus itu, nanti dikerjain lho!”

“Apa kamu masih semangat menolong? Lalu apa yang akan kamu lakukan?,” P. Fx ingin tahu.
“Belum apa-apa sudah dicurigai. Saya WA anaknya: Kasi tahu papamu, saya tulus mau menolong kalian dan saya punya solusinya atas bad-debtmu di bank D. Tapi kalo memang papamu gak berkenan..ya sudah. Hasilnya? Idem No Response, padahal statusnya online.”

“Masih ada satu lagi yang kamu bisa, Sholat Tahajud. Klo masih gak ada kabar, berarti kamu memang ada modus…,” goda P. Fx pada Ani.

“Bro..ta puasani kalo perlu..aku ga tega banget sama dia..kasihan kalo kita gak menolong.”

3 hari kemudian, Ani WA, “Bro..posisi dimana? Sibukkah? Ketemu P. Adrian yuk… Anaknya sudah respon ketemuan jam 1 siang.”

“Maaf ya.. baru respon soalnya anakku opname. Terus papa juga drop dan pikirannya aneh..bagi tugas, saya jaga anak, suami nemenin papa, “

“Saya pasrah mau di apain..sudah bosan hidup, gak ada semangat lagi. Beberapa hari ini seperti orang linglung, jalan sendiri ke mall lalu naik ke lantai paling atas. Rasanya pengen loncat aja..Saya sudah gak percaya lagi sama Tuhan, koq aku dikasih musibah beruntun seperti ini..Selama hidup dan usaha, tidak pernah sekalipun menipu atau jahatin orang, tapi malah dihukum Tuhan dengan musibah beruntun kayak gini…”, keluh P. Adrian sendu. Mata putrinya berkaca-kaca.

“Om, musibah BUKAN dari Tuhan tetapi dari si iblis. Pencuri (iblis) datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan tetapi Tuhan datang untuk Memberi Hidup, memberinya dalam segala kelimpahan. Kadang karena kita buka celah tanpa sadar, – melalui mindset yang salah-, iblis bisa masuk dan memporakporandakan hidup kita. BUKAN Tuhan Tidak Menolong, tetapi kita yang keluar dari perlindungan-Nya,” P. Fx menjelaskan,
” Mari bergantung kepada-Nya. Kita lakukan bagian kita dulu: beresin dulu bad-debtnya, supaya aset ada yg bisa di selamatkan. 1 aset dijual, 2 diselamatkan, atau 2 dijual dan 1 kembali.”

Akhirnya diputuskan 2 aset dijual dan 1 kembali.
Ternyata aset yang satu sudah ada yang DP, yang satu lagi mudah-mudahan deal.

“Oh iya Ko..emang bisa ditebus berapa nantinya?”, tanya nonik, putri P. Adrian.

“Saya upayakan angka yg terbaik. Target saya, optimis “1 aset pasti balik”. Beresin dokumen seperti surat waris dll. Permohonan saya submit setelah KPR pembelimu di acc bank. Kita sepakat berdoa. Biarkan Tuhan melakukan bagian-Nya.”

Seminggu kemudian Nonik WA,
“Ko, kredit pembeli sudah acc. Rabu mau ijb. Lalu aset satunya lagi bagaimana?
Ko, percaya ga, waktu komcell..saya cerita ke teman-teman, Koko bantu beresin hutang papiku.. Aset 1 sudah di dp..tapi aset yang satu lagi masih belum deal..trus koko tahu gak what happen next? Betul-betul Mujizat! Beberapa temen cell mau bantu sisanya supaya bisa ditebus dulu. Tanyain ke Ko Fx dananya kurang berapa? Dengar begitu saya sungkan, saya jujur, saya gak bisa janji bisa mengembalikan kapan.. sementara 2 asetku kalian pegang aja dulu..nanti tinggal totalan aku harus mengembalikan berapa plus bunganya? Temenku jawab, gak usah. Aset kamu pegang aja, masalah duit yang kamu pinjem, gak usah dipikir mau balik kapan? g usah mikir bunga..kita ini sebenernya malu..orang yang baru kamu kenal aja berani janji mau nolong kamu tanpa embel-embel apapun.. apalagi kita yang sudah kenal lama dan satu komunitas. Tanya Ko Fx, sisanya brp? Gitu Ko…”

“Puji Tuhan..besok permohonan saya submit, kamu ijb dulu supaya pembeli kasi dp buat nebus bank.”

Keesokan harinya P. Fx submit permohonan ke Bank,
“Waduh gak bisa Pak..bulan depan ya..Sorry nanti kita sambung lagi, ini lagi meeting” Telpon ditutup.

Ganti P. Fx yang stress. Waduh bagaimana ini? Pembeli mau IJB kalo permohonan cessie sudah di approved bank. P. Fx putar otak, ga ketemu solusi. Lalu dalam hati berdoa, “Tuhan tolong saya..”
Selang 30.menit, ada suara dari dalam hati,
“Coba kontak kenalanmu di head office Jakarta..”
Sounding sebentar, lalu temannya jawab,
“Ok..saya bantu..pastiin dana ready ya..kirim WA permohonanmu, langsung aku kirim ke head collection disini.”

Malamnya teman ini WA, “Besok pagi approvalnya aku kirim by WA. Kamu siapin teknisnya, Jumat ini harus akad. Pastiin dananya ready..”
“Siap.Bro..tks.bantuannya.”

Selasa pagi approval masuk.
P. Fx kontak Nonik, “Sudah ACC. Besok kamu bisa IJB, supaya kamis bisa bayar Bank.”
“Ok Ko…”

Jam 1 siang, Nonik telpon suaranya panik..
“Ko..akad cessienya gak bisa diundur minggu depan? Notaris gak mau bantu IJB tanpa bayar pajak dan gak mau kalo ada history cessie. Resiko.” Halangan lagi.
Dalam hati otomatis doa, “Tuhan tolong….”
Muncul Ide-Nya, tanyain pembeli, ganti notaris gimana?
10 menit WA masuk, “Gak masalah..asalkan bisa ijb dan rumah langsung mau ditempati.”

Segera P. Fx reply,
“Sekarang kamu ke notaris V di jalan Js. Bilang ke stafnya, kamu family Ko Fx, mau ketemu Ibu Notaris minta ijb..”
Sekitar jam 4 sore, Ibu Notaris telpon,
“Ini familimu ya? Confirmed kamis pk. 16.00 bisa IJB.”
“Rabu bisa ga? Soalnya penjual perlu dana dari pembeli utk setor ke bank”
“Sorry..jadwal full saya kosongnya kamis jam tsb. Klo mau, kabari.. ” Telpon di tutup.

P. Fx telpon Nonik,
“Kamis baru bisa IJB, padahal kamis harus setor supaya jumat bisa akad..bagaimana ya?”
“Coba Ko..aku usaha dulu cari kekurangan biar kamis klop dananya..maksimal kamis pagi saya kabari..”
“Ok deh..”
Dalam hati P. Fx bingung..sempat terpikir mau minta tolong relasi untuk meminjamkan uang, kan hanya sehari saja. IJB kamis sore, jumat pagi pembeli akan transfer dana dp nya. Tetapi ada suara dari dalam yang bilang,
“Jangan..Tunggu dulu. Berdoa saja.”

Kamis jam 8 pagi Nonik telpon..,
“Puji Tuhan Ko..dananya udah klop..saya dibantu teman-teman cell..”

Wow Sungguh Ruarr Biasa..dan siang harinya semua Berjalan Lancar Sesuai Kehendak-Nya..DONE dengan Damai Sejahtera..

“Bu Yenny, yang membuat saya terharu..debitur jabat tangan saya erat-erat dan ngomong “Terima kasih banyak bantuannya Ko… ” sambil berkaca-kaca..lalu saya bilang..terima kasih sama Tuhan, Om..Tuhan Sayang Banget sama Om dan Keluarga..Jangan lagi ada omongan kalo Om tidak percaya sama Tuhan…ini semua Kasih-Nya yang dinyatakan kepada Om supaya sadar dan percaya..Tuhan itu setia. Tetapi Tuhan tidak pernah memaksa, Dia menunggu hingga kita kembali dengan sepenuh hati kepada-Nya. Jangan buka celah lagi. Prinsipnya simple, Yang Baik dari Tuhan, Yang Jahat dan Mencelakakan dari si Iblis.”

Hati P. Fx terharu, melihat wajah debitur sudah cerah kembali..Puji Tuhan.


Kesaksian P. Fx sungguh mengagumkan.
“Speechless…. Luar biasa.”
Kebahagiaan tidak diukur oleh seberapa banyak uang yang kita miliki, tetapi seberapa berarti hidup kita bagi orang lain.
Saya gak tau ngomong apa, tapi saya bangga, kagum dgn P. Fx yg menghidupi kebenaran firman Tuhan. Terus maju…P. Fx & team, Tuhan bangga dan bersukacita.”

“Terima kasih Bu atas bimbingan dan tulisan-tulisan Ibu selama ini..sangat berarti bagi saya dan orang lain. Tuhan Memberkati Ibu dan Keluarga.”

Konsisten menulis tidak mudah. Kadang pulang malam, belum ada tulisan, mesti dibela-belain bangun subuh. Tetapi kesaksian seperti ini menyadarkan, bahwa semua tidak sia-sia.

Tuhan memberi saya kesempatan sekolah, punya koleksi buku-buku bagus dan berbagai resources. Saya sadar, saya hanyalah saluran-Nya untuk mengabarkan Kabar Baik. Saya pun berkomitmen membagikannya pada teman-teman.
Mari kita setia menggunakan apa pun yang Tuhan percayakan dalam hidup kita untuk kemuliaan-Nya dan menolong orang lain.

“If you are faithful in little things, you will be faithful in large ones. But if you are dishonest in little things, you won’t be honest with greater responsibilities.”

”Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Krisis? Sudahkah Anda Menerima Anugerah Berlimpah?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Galau? Sudahkah Anda Menerima Anugerah Berlimpah?

Kurangnya kedamaian di dalam hidup dan hati baik orang percaya mau pun tidak percaya, dapat ditelusuri secara langsung dari cara kita berpikir dan apa yang kita pikirkan.

Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
Roma 8:6 (TB)

Pikiran duniawi tidak selalu berarti dipenuhi oleh nafsu atau hal-hal yang vulgar. Meskipun pikiran semacam itu termasuk, namun pikiran duniawi melibatkan pemikiran apa pun yang melahirkan ketakutan, kekhawatiran, depresi, keputusasaan, kemarahan, rasa bersalah atau kepahitan.
Pikiran duniawi mendorong kita ke dalam siklus merasa kehilangan, pikiran yang merusak, dan menimbulkan penyakit yang disebabkan oleh dosa Adam.
Pikiran duniawi merupakan cara berpikir mandiri, yang terlepas dari pikiran-pikiran Tuhan.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11 (TB)

Pemikiran Tuhan datang dari kodrat-Nya, yaitu kasih.
Keinginan hati Tuhan selalu untuk memberkati, menyembuhkan dan memakmurkan kita. Pikiran duniawi menghalangi berkat Tuhan, karena bekerja sama dengan dunia yang merusak.

Ketika kita terobsesi dengan masalah tagihan, kesehatan, hubungan yang rusak, politik, maka kita menciptakan “bagaimana jika” dalam pikiran, kita menabur benih kematian (kehilangan dan kerusakan) di dalam jiwa kita.

Orang yang berpikiran rohani mengharapkan yang terbaik. Fokus mereka pada persekutuan mereka dengan Bapa dan janji-janji-Nya. Orang yang berpikiran rohani melihat Tuhan sebagai sumber mereka. Oleh karena itu, mereka memilih damai dan sukacita-Nya. Mereka memilih untuk mengasihi, memberi dan mengampuni. Mereka hidup dari atas dan bukan dari bawah.

Bagaimana cara kita menjawab pertanyaan: apakah kita memikirkan diri sendiri sampai mati?, akan mengungkapkan apakah kita berpikiran duniawi atau rohani.
Apakah kita selalu mengharapkan yang terbaik dari Tuhan dalam hidup kita?
Jika tidak, inilah waktunya untuk memurnikan hati kita dan bersekutu dengan Bapa. (Lihat Yakobus 4: 7)

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!
Yakobus 4:7 (TB)

Dan inilah rahasia terbesar agar kita bisa berbahagia, dengan cara memberi.
Tuhan adalah pemberi yang terbesar. Memberi merupakan kebebasan yang sejati. Memiliki hati yang memberi adalah cara yang paling ampuh untuk mengalami kegembiraan dan kedamaian. Renungkan ayat-ayat berikut dan biarkan Tuhan menyentuh hati Anda.

Memberi mengalahkan semangat ketakutan karena memberi adalah manifestasi kasih yang kuat dan kasih yang sempurna mengalahkan rasa takut. (1 Yohanes 4:18)
Memberi mengalahkan semangat materialisme. (Lukas 12:15)
Memberi melepaskan berkat Tuhan atas hidup kita. (2 Kor. 9:6-11,
Filipi 4:14-19)
Memberi bisa mengatasi jeratan hutang. (Amsal 11: 24-25)
Memberi mendatangkan kebahagiaan. (Amsal 14:21)
Memberi mengalahkan cinta uang. (1 Timotius 6:10)
Memberi memberkati yang membutuhkan. (Efesus 4:28)
Memberi mendukung pelayanan. (1 Korintus 9:6-14)
Memberi adalah ekspresi kebenaran. (Amsal 21:26, 2 Kor 9:10)
Memberi melepaskan pahala dari Bapa. (Matius 6:3-4)
Memberi lebih diberkati. (Kisah Para Rasul 20:35)

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Lukas 6:38 (TB)

Ketika kita mengenal Tuhan sebagai Pemberi semua hal yang baik, Anda akan mengerti mengapa semua kasih karunia & anugerah berlimpah bagi pemberi yang ceria.

When we give cheerfully and accept gratefully, everyone is blessed – Maya Angelou

Ketika kita memberi dengan sukacita dan menerima dengan penuh syukur, semua orang diberkati – Maya Angelou

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pak Fransiskus Xaverius, ‘Malaikat’ Penolong Bad-Debt Solution.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Pak Fransiskus Xaverius, ‘Malaikat’ Penolong Bad-Debt Solution.

Saya mengenal P. FX ketika membeli aset lelang dengan sistim cessie dari beliau. Rupanya, Pak FX kerap membaca Seruput Kopi Cantik di Facebook. Suatu ketika japri bertanya tentang prinsip yang saya tulis, lalu minta artikel dijapri saja supaya tidak ada yang terlewatkan.

Beberapa hari kemudian japri masuk,
“Bu, saya mau beri kesaksian seputar usaha saya di bidang Bad Debt Solution atau bahasa kerennya Specialist Asset Management… “demikian P. Fx memulai kisahnya,
“Dulu seluruh pertimbangan saya dalam berbisnis ya untung – rugi saja. Titik. Pokoknya duit dan ‘cuan’ itu yang utama. Kemudian suatu pagi, tulisan Ibu menyadarkan saya untuk tetap fokus kepada Tuhan dan mengandalkan-Nya. Sejak itu, tumbuh kerinduan di hati saya untuk menolong teman-teman yang terjebak dalam hutang macet di Bank. Dengan cara ini, saya bisa menolong orang lain.”

Perubahan P. Fx sungguh luar biasa. Beliau rendah hati, terbuka dan bersedia belajar. Setiap buku yang saya kirimkan, dilahapnya hingga selesai.

Suatu hari dalam Seruput Kopi Cantik saya menulis kesaksian bagaimana P. Fx menolong sahabatnya menyelesaikan masalah hutang macet di Bank. Bahkan beliau berani memberikan jaminan, demi menolong sahabatnya.

Ini artikelnya:
https://yennyindra.com/2020/09/pak-fx-dan-seruput-kopi-cantik-apa-korelasinya/

Seorang teman di sebuah grup WA japri.
P. John, namanya, bercerita, dia tengah mengalami kesulitan keuangan akibat proyek-proyeknya stop karena pandemi. Akibatnya, cicilan di bank ikut macet. Beliau minta diperkenalkan dengan P. Fx. Gayung bersambut, kerinduan hati P. Fx didengar Tuhan. Teman-teman yang stres karena hutang macet berdatangan minta pertolongannya.

Dua tahun berlalu….
“Malam Bu..Puji Tuhan..masalah Pak John sudah selesai,” demikian P. Fx memberikan laporan.

Disertai forward ucapan terimakasih dari P. John:
Selamat malam P. Fx.
“Aku mengucapkan terimakasih yg sebesar-besarnya atas bantuannya selama berproses dengan kredit macet di bank.
Tuhan sudah memakai P. Fx untuk menolong kami.
Masukan-masukan P. Fx ketika kami mendapat tekanan dari bank, sangat menolong & menguatkan, sehingga aku tetap bisa bekerja dengan tenang.
Besok kami serah terima rumah dengan pihak pembeli.
Kami sudah pindah & dapat kontrakan yang memadai untuk tinggal.
Kelebihan dana yang ada, sudah kami carikan tambahan untuk melunasi pinjaman di tempat lain.
Terima kasih P. Fx.
Kiranya Tuhan memberkati bapak dan keluarga.”

Wow….


Ternyata saya pun mendapat chat langsung dari P. John:
“Aku mau mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada B. Yenny.
Tuhan sudah memakai B.Yenny, melalui tulisan ibu untuk menolong kami.
2 tahun lalu aku WA ibu minta di kenalkan dengan P. Fx sehubungan dengan kredit macetku di beberapa bank.
Sekarang aku mau melaporkan, kredit macetku sudah bisa diselesaikan dengan pihak bank.
Rumah kami terjual dengan harga yang bagus, kami bisa menyelesaikan pinjaman di bank, dan masih ada sisa untuk melunasi pinjaman di bank lain dan untuk sewa rumah.
Terima kasih B.Yenny. Tetaplah berkarya melalui tulisan-tulisan ibu.”

Mak nyes…..

P. John bercerita, rumah barunya selesai direnovasi th 2018, dengan biaya dari keuntungan proyek-proyeknya. Hadiah perayaan ulang tahun pernikahan yang ke 25.
Maret th 2020, pandemi. Proyek-proyek besar banyak yang berhenti kekurangan dana. Tagihan pun macet. Terjadilah kredit macet di beberapa aset mereka. Sementara bunga bank terus berjalan. Ancaman lelang datang setiap 3 hari, dan tekanan pihak bank datang silih berganti.

Sementara P. John dituntut tenang, agar perusahaan bisa tetap berjalan. Di sinilah peran P. Fx sangat berarti. Bagi orang awam, sungguh menakutkan dan tidak tahu jalan keluarnya. Tetapi P. Fx paham, hingga bisa membimbing langkah-langkah yang harus diambil oleh P. John, agar tidak memperburuk situasi. Saat tahu kondisinya dengan jelas, P. John bisa bekerja dengan lebih tenang.

Pergumulan yang berat, hingga akhirnya seluruh keluarga sepakat untuk menjual rumah idaman tersebut.
Harga properti hancur-hancuran. Yang datang dan pergi hanya agent-agent properti, yang menawar setara harga lelang. Jauh dibawah harga pasar.

Hingga suatu ketika, nekad dipasanglah banner dijual di depan rumahnya. Tetangga dan kenalan tentu ingin tahu, mengapa dijual? Apa gak sayang?
Mereka sudah siap mental.
Tuhan baik. Dan selalu baik.
Di tengah situasi pandemi, rumah itu diperebutkan oleh 2 calon buyer dan terjual dengan harga yang bagus.
Selangkah demi selangkah penyelesaian masalah kian terang.
P. John dan keluarga yakin, masa depan yang penuh harapan menanti di depan karena mereka menjalaninya bersama dengan Tuhan.


Siapa yang menyangka, sekedar bercerita melalui tulisan, bisa membukakan solusi orang lain. Mempertemukan P. John dengan P. Fx yang tinggal di kota yang berbeda.
Apa sich yang mustahil buat Tuhan?

Siapa bilang menolong orang lain harus berupa materi?
Kerap kita berpikir, gak punya sesuatu yang bisa dibagikan pada orang lain.
Padahal setiap kita lahir dengan keunikan khusus, limited edition – satu-satunya di dunia ini – dan tak tergantikan.
Ada orang-orang yang membutuhkan peran kita, agar rancangan Tuhan serta tujuan hidup mereka terpenuhi dan tercapai.

Teringat sekian tahun lalu, ketika P. Fx menceritakan kerinduan hatinya untuk menggunakan keahlian dan pengetahuannya, untuk menolong orang-orang yang terjerat oleh bad debt.
Pergumulan pribadi beliau, karena rekan bisnisnya tidak setuju dengan cara kerjanya yang sekarang.
Tapi P. Fx bersiteguh memenuhi panggilan Tuhan, bahkan dengan berani mengandalkan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, dengan membuka kantor sendiri. Sungguh sebuah keputusan besar dan langkah iman yang berani.

“Klien saya pun bingung, saya harus kasih fee berapa katanya. Saya hanya bilang soal fee nanti saja kalo kamu sudah mampu, baru kamu kasih, itu pun terserah nominalnya.
Yang penting kesalahanmu dimasa lalu jangan diulang lagi. Mulai lembaran baru, belajar hidup mengandalkan Tuhan,” P. Fx menjelaskan prinsipnya.

Sungguh kagum dan bangga dengan pertumbuhan rohani P. Fx dan bagaimana beliau betul-betul menghidupi prinsip-prinsip yang dipelajarinya. Demi mengejar mimpi menolong orang yang terlibat hutang macet, P. Fx membuka usaha sendiri.

Terus maju P. Fx jadi ‘Malaikat’ Penolong, Terang & Garam bagi dunia.
Terus maju P. John, kadang langkah mundur diperlukan, agar dapat melesat lebih maju lagi.

You are the person God is preparing as the answer to someone’s prayers

Andalah orang yang sedang Tuhan persiapkan sebagai jawaban doa seseorang

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Tuhan memberi peningkatan! Apakah Hidup Kita Membuktikannya?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Tuhan memberi peningkatan! Apakah Hidup Kita Membuktikannya?

Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
1 Korintus 3:6 TB

Salah satu kebenaran paling luar biasa yang ditemukan dalam Injil Kerajaan, menyangkut bagaimana peningkatan terjadi. Injil adalah pesan tentang peningkatan. Sejak kita lahir baru, peningkatan bekerja di dalam kita dan sudah tersedia bagi kita. Tuhan ingin ada peningkatan (berkat) dalam kehidupan kita di setiap level, baik roh, jiwa maupun tubuh.

Roh yang dilahirkan kembali menunjukkan peningkatan. Pikiran yang diperbaharui mengalami peningkatan. Buah Roh juga menggambarkan peningkatan.

Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.
Mazmur 67:6?-?7 TB

Kiranya Tuhan memberi pertambahan kepada kamu, kepada kamu dan kepada anak-anakmu. Diberkatilah kamu oleh Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Mazmur 115:14?-?15 TB

Orang yang bijak akan mendengar dan menambah (meningkatkan) pengetahuan;
Amsal 1:5 (IMB)

Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya.
Amsal 18:20 TB

Kuasa-Nya terus berkembang dan damai tidak akan berakhir.
Yesaya 9:7 (VMD)

Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;
2 Korintus 9:10 TB

Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain.
1 Tesalonika 3:12 TB

Tidak masalah di bidang kehidupan apa pun yang kita bicarakan, Tuhan tertarik untuk meningkatkannya. Kebenaran mendasar yang harus dipahami adalah tentang benih. Semuanya merupakan benih. Segala sesuatu yang kita miliki, bahkan diri kita pun, dapat dilihat sebagai benih yang berpotensi menjadi panen. Begitu benih ditaburkan, apakah itu benih pikiran, benih perkataan, benih tindakan atau benih sumber daya, Tuhan telah menciptakan alam semesta untuk membuat benih itu berkembang biak. Tuhan yang memberikan peningkatan.

Apakah kita ingin mengalami peningkatan? Biarlah pikiran, kata-kata, tindakan dan sumber daya kita ditaburkan untuk memberkati orang lain dan melihat bagaimana Tuhan memberikan peningkatan dalam kehidupan kita!


Apa alasan terjadinya kebingungan dan keputusasaan? Mengapa begitu banyak orang percaya menjalani kehidupan yang dipenuhi dengan keraguan dan kekacauan? Tampaknya beberapa orang percaya hidup di atas treadmill keputusasaan, sementara ada orang lain yang justru mengalami kehidupan yang lebih berkelimpahan.
Why?

Keraguan, kebingungan, dan penindasan adalah tanda-tanda kutukan, bukan berkat Tuhan.

“sehingga engkau meraba-raba pada waktu tengah hari, seperti seorang buta meraba-raba di dalam gelap; perjalananmu tidak akan beruntung, tetapi engkau selalu diperas dan dirampasi, dengan tidak ada seorang yang datang menolong.
Ulangan 28:29 TB

Di bawah kutukan Hukum Taurat, mereka yang gagal menaati Tuhan ditakdirkan untuk kehilangan nyawa dan sakit hati.

“Hidupmu akan terkatung-katung, siang dan malam engkau akan terkejut dan kuatir akan hidupmu.
Ulangan 28:66 TB

Ketika membaca daftar kutukan dalam Ulangan 28, mengingatkan pada kehidupan kita sendiri pada waktu-waktu tertentu, atau kehidupan orang-orang yang kita kenal: kehilangan kronis, mengalami sakit penyakit, kebutuhan, keputusasaan, ketakutan, depresi, kepahitan, dan kebingungan. Ini seharusnya tidak terjadi dalam kehidupan orang percaya!

Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.
Amsal 4:18 TB

Jika kita berjalan dengan Tuhan, segalanya akan menjadi lebih baik. Pemahaman kita makin meningkat. Seharusnya kita memiliki lebih banyak sukacita, kedamaian, kesabaran, kasih, belas kasihan, kebijaksanaan, arahan, lebih sehat, dan mengalami peningkatan lebih banyak lagi. Jalan orang adil (benar) adalah jalan menuju Terang dan Kehidupan Tuhan. Kita seharusnya dimerdekakan dari belenggu masa lalu.

Apakah kita mengharapkan masa depan yang diberkati? Jika tidak ada peningkatan dalam hidup kita, mungkin saja kita tidak berada di jalan yang benar.

Solusinya?
Berdamai dengan Allah melalui Yesus adalah titik di mana kemakmuran dimulai. Peningkatan datang dengan memiliki pengetahuan tentang kasih-Nya, dan kelimpahan muncul dari sukacita-Nya.

“Surely blessing I will bless thee, and multiplying I will multiply thee.– Hebrews 6:14 (KJV)

Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.” Ibrani 6:14 TB

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 154 155 156 157 158 314