Category : Articles

Articles

Apa Arti Natal Bagi Kita?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apa Arti Natal Bagi Kita?

Di mana-mana terdengar lagu-lagu natal berkumandang, pohon-pohon dan hiasan natal nampak di sana sini. Hhhm…. Cantiknya.

Tetapi ada yang menggelitik dalam hati. Nampaknya Santa Klaus lebih populer daripada Yesus yang sedang diperingati kelahirannya.
Justru gambar dan patung serta hiasan Santa Klaus yang marak….

Sadarkah kita bahwa ini adalah stategi si musuh untuk mengalihkan perhatian kita?
Kado-kado, pesta dan perayaan lebih menjadi fokus banyak orang daripada fokus pada Yesus, Sang Juru Selamat!

Tanpa kelahiran Yesus ke dunia, maka tidak ada karya penebusan-Nya di Kayu Salib serta Kebangkitan-Nya, yang memungkinkan kita menerima hidup yang kekal.

Apakah Hidup Kekal itu?
Banyak orang yang menganggap hidup kekal adalah hidup selama-lamanya di surga.
Separuh betul.

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:3 TB

Dengan mengenal Allah dan Yesus yang diutus-Nya, kita memiliki Hidup Kekal.
Hidup selama-lamanya di surga sudah merupakan jaminan, tetapi hidup kita di bumi juga seperti di surga.
Mau ga?
Saya mau….

Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita, pada saat itu kita lahir baru. Menjadi ciptaan yang baru.

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 2 Korintus 5:17 TB

Bagaimana cara menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita?
Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Roma 10:9?-?10 TB

Apa yang terjadi ketika kita lahir baru?
Hubungan kita dengan Allah dipulihkan, seperti hubungan Adam dengan Allah Sebelum jatuh ke dalam dosa, di Taman Eden.
Segala kebutuhan manusia sudah disediakan Allah, hidupnya berfokus kepada Allah, berjalan-jalan sambil bercakap-cakap dengan Allah di hari yang sejuk. Itulah kehidupan yang dirancangkan oleh Allah bagi manusia sejak awalnya.
Dirancang untuk menjalani hidup bersama Allah, langkah demi langkah, hari lepas hari.

Sadarkah kita, bahwa ketika lahir baru kita menjadi seperti Yesus?
Karena sama seperti Dia (Yesus), kita juga ada di dalam dunia ini. 1 Yohanes 4:17 TB

Yesus menyembuhkan orang sakit. Kita juga.
Yesus melipatgandakan 5 roti dan 2 ikan, cukup untuk memberi makan 5000 orang laki-laki, belum termasuk wanita dan anak-anak, masih sisa pula 12 keranjang. Kita juga bisa.
Yesus membangkitkan orang mati. Kita juga bisa.
Firman Tuhan lho yang bilang….
Bahkan lebih dahsyat lagi:

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; Yohanes 14:12 TB

Wow…. Speechless….

Bagaimana caranya? Koq hidup saya masih jauh dari itu semua?
Hidupi firman-Nya, ijinkan Allah memakai kita sebagai wadah-Nya, terus selaraskan diri dengan-Nya…
Berpikir, berkata, merasa dan bertindak sesuai dengan kehendak-Nya.
Tundukkan kedagingan kita kepada-Nya. Itu target hidup kita. Tujuan hidup kita menjadi setupa dengan Kristus. Menjadi Alkitab yang terbuka… Demonstrasi kebaikan-kebaikan Tuhan.

Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: ”Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! Filipi 2:9?-?11 TB

Apa yang dilakukan Yesus sehingga bisa sedemikian selaras dengan Bapa?

° Yesus tidak terpukau dengan kekaguman dan kebutuhan banyak orang. Dia berdoa. Itu fokus utamanya: hubungan-Nya dengan Bapa. Dia sadar, itulah kekuatan-Nya.

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Lukas 6:12 TB

Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.
Lukas 5:16 TB

° Yesus hanya mengatakan apa yang dikatakan oleh Bapa (firman).

Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.”
Yohanes 12:49?-?50 TB

Mari kita meneladani Yesus….
Penuhi hidup kita dengan firman-Nya dan hidupi. Fokus kepada Allah, biarkan Dia yang memimpin hidup kita.
Yuk….

“Will God ever ask you to do something you are not able to do? The answer is yes–all the time! It must be that way, for God’s glory and kingdom. If we function according to our ability alone, we get the glory; if we function according to the power of the Spirit within us, God gets the glory. He wants to reveal Himself to a watching world.”? Henry Blackaby.

Akankah Tuhan meminta kita melakukan sesuatu yang tidak dapat kita lakukan? Jawabannya adalah ya–dan selalu! Harus demikian, demi kemuliaan dan kerajaan Allah. Jika kita berkarya sesuai dengan kemampuan kita sendiri, kita yang mendapatkan kemuliaan; jika kita berkarya menurut kuasa Roh Kudus di dalam diri kita, Tuhan yang mendapat kemuliaan. – Kita sadar, itu Allah, bukan kita.- Dia ingin mendemonstrasikan diri-Nya kepada dunia.”- Henry Blackaby.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Ini Dia, Rahasia Menyelesaikan Masalah Dengan Efektif

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Ini Dia, Rahasia Menyelesaikan Masalah Dengan Efektif

Siapa orang yang paling tepat, untuk kita ajak membicarakan masalah yang kita hadapi?
Sahabat?
Pasangan?
Konselor?
Pemuka agama?
Bukan!
Psikolog? Mesti bayar ini!
Bukan juga.
Lalu siapa dong?
Orang yang dengannya kita sedang bermasalah.

Dia yang tahu persis masalahnya. Hanya dengan dia kita perlu membereskannya. Kita hanya perlu memengaruhi cara pandang serta pola pikirnya, agar masalah yang kita hadapi bisa segera diselesaikan.

Sederhana, jelas dan tepat sasaran.


Ada saran langka dari Andrew Wommack, dalam pelajaran How To Get Along With People- Bagaimana Cara Membangun Hubungan Dengan Orang Lain:

Apakah Ini Salahku?”
adalah pertanyaan yang harus ditanyakan pertama kali ketika berselisih dengan orang lain.

Astaga …
Biasanya ketika bermasalah dengan orang lain, paling umum adalah menyalahkan orang lain.
Bahkan kecenderungannya, seluruh dunia bisa salah, kecuali aku…
Akulah pusat dunia

Ternyata cara menyelesaikan masalah yang terbaik, pertama-tama adalah menyingkirkan dulu balok di mata kita.
Kalau itu memang salahku, harus diri kita dulu yang memperbaiki diri dan meminta maaf.
Hhmm… Gak populer rasanya…

Tapi jika kita bersedia taat, hubungan kita dengan sesama menjadi baik dan bonusnya, hubungan dengan Tuhan pun kian dekat.

Seberapa taat, murni dan tulusnya hati kita, ternyata berbanding lurus dengan kepekaan kita dalam mendengar suara-Nya, memahami kehendak-Nya serta menerima berkat-Nya.

Berkat terbesar bukanlah soal uang dan hal-hal materi. Tetapi damai sejahtera yang melampaui segala akal. Semakin kita melekat dengan Tuhan, yang belum kita ucapkan saja sudah Tuhan sediakan. Berkat mengejar orang yang hidup benar.
Dahsyat bukan?


Satu hal penting lagi yang saya pelajari dari pelajaran ini, ketika terjadi masalah dengan seseorang, bicarakan dulu dengan orang yang bermasalah, sebelum membicarakan tentang orang itu dengan orang lain.
Sebaiknya justru gak usah menceritakan masalah kita pada orang yang tidak berkepentingan. Supaya tidak jadi gossip.
Wow….
Yang sering terjadi, jika bermasalah dengan Ani, misalnya, kita membicarakan tentang Ani dengan Ratna.
Padahal membicarakan dengan Ratna tentang Ani, tentu tidak akan menyelesaikan masalah.

Yang dicurhati, memberi saran sesuai data yang disampaikan. Padahal yang disampaikan bisa jadi gak utuh ceritanya. Makin runyam jadinya.

To the point membicarakan dengan Ani, memberikan kesempatan kepada Ani untuk menjelaskan apa yang dimaksud olehnya. Mungkin saja kita yang salah mengerti. Selain itu kita bisa memahami cara pandang dari sisi Ani.
Dan Ani juga bisa membela dirinya.
Membuat masalah lebih jelas, tentunya memudahkan kita untuk mengambil solusi yang tepat. Dan berdamai tentunya.

Tetapi pastikan, jangan berbicara saat hati masih dipenuhi kemarahan dan emosi. Tunggu hati tenang dan bawa permasalahan kepada Tuhan. Doakan dulu, tunggu waktu tepat untuk membicarakannya.

Saat merasa perlu minta saran dari sahabat terpercaya, yang dewasa rohani tentunya, – saya prefer menunjukkan chat pembicaraan dengan orang yang bermasalah. Klo bisa disertai bukti dan apa pun yang berupa fakta, tujuannya sahabat ini bisa membantu saya melihat permasalahan dari sisi pandang yang berbeda. Dengan harapan, bisa menemukan solusi apik yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Mengutip istilah Steven Covey, menemukan alternatif ketiga, yang sama-sama menang untuk ke dua belah pihak.


Biasakan untuk menyelesaikan langsung, jangan melalui email atau chat di sosmed.
Banyak orang akan menuliskan kata-kata yang kejam, memuntahkan segala kemarahannya, bahkan pikiran ‘curiganya’ yang belum tentu benar, secara tertulis, yang tidak akan dikatakannya saat berhadapan muka, face to face.
Dengan demikian akan menghindarkan dari luka dan sakit hati yang tidak perlu.

Disadari atau tidak, 75% komunikasi itu non verbal.
Artinya, 75% dari apa yang dimaksud seseorang, tidak disampaikan melalui kata-kata. Kita harus membaca bahasa tubuh seseorang dan mencoba mengerti apa yang sesungguhnya dimaksud, dibalik kata-kata yang terucap. Mencari akar permasalahan yang sesungguhnya.

Dari pengalaman, sebelum lulus dalam ‘ujian’ masalah tertentu, maka masalah serupa akan terus muncul dengan kasus berbeda & orang berbeda. Better segera diselesaikan, lulus & naik kelas.

Belajar tentang cara membangun relationship, akan menambah ketrampilan hidup. Tanpa disadari, membuat hidup kita lebih mudah dan bahagia.
Bagaimana pendapat Anda?

I will answer them before they even call to me.     While they are still talking about their needs,     I will go ahead and answer their prayers!

Aku (Tuhan) akan menjawab mereka bahkan sebelum mereka memanggil-Ku. Sementara mereka masih membicarakan tentang kebutuhan mereka, Aku akan melanjutkannya dengan mengabulkan doa mereka!

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Belajarlah Dari Perumpamaan Tentang Semut.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Belajarlah Dari Perumpamaan Tentang Semut.”

Bertahun-tahun yang lalu ketika tinggal di Guatemala, kami baru saja pulang dari perjalanan harian kami ke pasar.
Saat memasuki pintu depan rumah, saya melihat sepotong popcorn di lantai. Saya suka popcorn dan ternyata ada sepotong yang jatuh saat makan sebelumnya.

Ketika melihatnya, saya perhatikan bahwa popcorn itu berputar dalam lingkaran. Saya belum pernah melihat popcorn berputar sebelumnya, jadi saya membungkuk untuk melihat lebih dekat. Potongan popcorn itu diangkat oleh lima semut kecil yang berusaha membawanya ke rumah mereka. Namun, setiap semut telah memposisikan dirinya sedemikian rupa untuk mengikuti semut yang ada di depannya. Hasilnya, semut-semut itu berjalan berputar-putar. Lebih lucu lagi adalah fakta, ada semut lain di atas popcorn. Saya berasumsi dia harus menjadi pemimpin yang mendorong semut lain untuk terus bekerja dengan baik.

Semut-semut itu benar-benar tidak tahu bahwa upaya besar, ketertiban, dan kerja sama mereka sia-sia. Selama mereka saling membuntuti satu dengan yang lain, mereka tidak akan kemana-mana. Banyak usaha yang dikeluarkan tetapi tidak ada kemajuan yang dicapai.

Ketika memikirkan hal ini, saya menyadari bahwa banyak pula dari kita yang menjalani hidup dengan cara yang sama.
Kita mengikuti caranya semut juga, di mana di mata orang-orang di sekitar kita nampak sibuk, tetapi sesungguhnya tidak ke mana-mana. Kita tidak dipimpin oleh Roh Tuhan.Malahan menjadi serupa dengan dunia.
Apakah kita berani melepaskan ‘popcorn’ nya?

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
Efesus 2:10 (TB).

Apakah kita berjalan di dalam hal-hal yang telah Tuhan siapkan bagi kita, ataukah hanya berpegangan pada ‘popcorn’ dan menjalani hidup berputar-putar semata?

Mendengarkan Tuhan adalah kunci untuk memiliki iman yang membawa kita bergerak ke dalam tujuan dan karunia ilahi kita. Kita diciptakan untuk mendengarkan Dia!
Jangan abaikan hak istimewa itu.

“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.”
Yohanes 10:27 (TB).


Beberapa waktu lalu kami dihadapkan pada suatu masalah dan harus mengambil keputusan. Sebagian besar pemilik unit, lebih dr 50%, mengambil keputusan A, dengan harapan masalah segera selesai. Kurang dari 5 orang memilih B. Sisanya belum bisa dihubungi.

Kecenderungannya, ya ikut suara terbanyak. Tetapi saat hendak ikut-ikutan, Roh Kudus mengingatkan tentang 12 pengintai. 10 pengintai yang mayoritas, justru yang menolak Tuhan dan tidak mempercayai Janji-janji-Nya.

Pelajarannya, yang mayoritas belum tentu benar dan baik. Tetapi cari kehendak Tuhan dalam setiap situasi yang kita hadapi.
Dengarkan suara-Nya….

The willingness to obey every word from God is critical to hearing God speak.”? Henry T. Blackaby

“Kesediaan kita untuk menaati setiap firman dari Tuhan, sangat penting dan menentukan sehingga kita dapat mendengarkan Tuhan berbicara.”- Henry T. Blackaby

  • Barry Bennett –

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

JUST A PEN IN GOD’S HAND

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

JUST A PEN IN GOD’S HAND

P. Puji, pendeta dari Batu, Malang, menelpon, setelah saya post tulisannya.

“Bu Yenny, dulu saya siaran radio, semua orang mengecilkan hati saya. Percuma saja, siapa yang mau dengar?,” beliau memulai kisahnya,
“Sampai 3 bulan tidak ada tanggapan sedikit pun. Sempat mau berhenti. Lalu ada seorang pegawai apotik yang memberikan komentar positif. Itu yang mendorong saya terus melanjutkan hingga kini… Tidak disangka, dampaknya besar sekali. Penggemar hingga ke pelosok-pelosok desa. Ada yang mau bercerai, mau bunuh diri, putus asa, semua batal karena mendengarkan pengajaran saya dari radio.”

Wow… Luar biasa.
Tidak sedikit juga yang merendahkan dan mengkritiknya, tulisannya cethek, tidak mendalam dsb.
Saya tertawa….

“P. Puji, saya justru tertarik tulisan P. Puji karena kisah nyata, sederhana dan ditulis dengan bahasa yang kuno. Makanya saya percaya yang dilayani P. Puji benar-benar orang-orang desa. Kalau bahasanya tinggi… Mana bisa orang di pelosok desa paham? Saya pun bisa-bisa gak mengerti maksudnya.
Orang yang hebat itu justru bisa menjabarkan sesuatu yang sulit, ruwet dengan cara sederhana sehingga orang awam pun bisa memahami.

Teringat Kwik Kian Gie, yang menggambarkan arti devaluasi dengan ilustrasi nasi goreng.
Orang awam pun jadi mengerti.

Tetapi saya bisa melihat ada Tuhan Yesus yang hidup di setiap tulisan P. Puji. Kupasan Firman P. Puji juga bagus. Mudah dimengerti. Yang lebih penting lagi, apakah tulisan kita bisa mendorong orang lain untuk menghidupi dan mempraktikkannya.

Istilah kerennya, apakah yang kita sampaikan berhenti hanya sampai di kepala sebagai pengetahuan belaka, atau sampai ke hati, hingga menjamah hati orang itu untuk berubah.”

“O begitu ya bu? Saya jadi lega…”

“Sebetulnya saya juga mengalami hal yang serupa. Setelah warta jemaat di MDC berubah jadi 3 bulanan, saya kehilangan sarana. Menulis pasti ingin dibaca orang lain dan bermanfaat.
Ada seorang tokoh di bidang menulis yang mengingatkan saya,

“Siapa sich Bu Yenny yang mau baca renungan? Sudah terlalu banyak renungan di mana-mana. Paling orang sungkan diberi emoji tapi gak dibaca.”

Tapi karena saya suka menulis, ya gak peduli… meski sedih juga mendengarnya.
Yang tidak disangka, dengan konsisten menulis, saya mendapatkan banyak teman dari dalam dan luar negeri…
Dan yang lebih penting lagi, saya tahu bahwa saya sedang menggenapi rancangan Tuhan dalam menciptakan saya, melalui tulisan sederhana ini.
Saya hanya bisa menceritakan apa yang saya alami sehari-hari….

Siapa sangka dari tulisan yang sederhana bisa dibaca teman2 hingga ke berbagai belahan dunia. The power of social media.

Bahkan tidak sedikit grup yang isinya spesial berbagai renungan. Saat awal menulis, tidak terpikir ada grup seperti ini. Dan banyak peminatnya.
Kadang kita kerap membatasi dengan pikiran kita sendiri.

Memang menulis itu tidak ada hasilnya secara materi. Sekedar hobi, tetapi saya menghargainya sebagai tugas agung Tuhan bagi saya.
Talenta jangan disia-siakan, apalagi sampai dibawa mati. Mubazir.

Yang paling membahagiakan, melalui tulisan Seruput Kopi Cantik, sahabat yang ‘hilang’ bisa dipertemukan. Teman-teman yang kebingungan terjerat kredit macet, bisa dipertemukan dengan P. FX yang berkenan mendampingi dan menolong mereka. Puluhan orang yang japri minta kontak P. FX. Belum lagi teman-teman yang minta diperkenalkan dengan P. Jimmy Leo dari Rest Area km 72A. Sekolah Gratis Pelita Permai dan Pondok Hayat, dipertemukan dengan donatur-donatur yang tidak mengenal mereka sebelumnya. Teman-teman tertarik Sekolah di Charis, dan banyak lagi…
Siapa sangka?

Pelajarannya, apa pun yang Tuhan percayakan di tangan kita, meski sederhana, gunakan dengan setia…
Apa pun yang dikerjakan bersama Tuhan, akan menghasilkan sesuatu yang dahsyat!
Bukan karena hebatnya kita, tetapi karena setia menjadi wadah-Nya, maka Tuhan bisa mengalir melalui kita dan karya-Nya senantiasa mengagumkan.
Tuhan tidak butuh orang yang hebat.
Tuhan mau orang-orang biasa yang bersedia menundukkan diri kepada-Nya..
5 batu kali di tangan Daud, ditambah Tuhan, mampu membunuh raksasa Goliat.

Selain itu yang terpenting: hidupi, praktikkan dan bagikan. Sebuah karya jadi hidup dan bermakna ketika yang mengerjakannya betul-betul menghidupinya. Karya dari dalam hati.

Konon masakan yang dimasak dengan kasih, berbeda dengan masakan yang dimasak disertai omelan. Demikian juga dengan tulisan, istilah saya, ada nyawa penulis didalamnya. Michaelangelo patung karyanya terasa hidup dan mendunia. Lakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan, demikian rahasianya.

Yuk kita pakai talenta apa saja yang dipercayakan Tuhan bagi kita, sebagai ucapan syukur dan sarana untuk memuliakan nama-Nya….

Make Your Goals, God’s Goals. What if we prioritize His purpose for us above our personal dreams? We have no doubt that we will see miracles and destiny come to life when we choose to live a life like this!

Jadikan Tujuan kita, menjadi Tujuan Tuhan. Bagaimana jika kita memprioritaskan tujuan-Nya, di atas impian pribadi kita? Tidak diragukan lagi, kita akan melihat mujizat dan rancangan Tuhan menjadi nyata ketika kita memilih menjalani kehidupan seperti ini!

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

In Memoriam: Kirey Yang Manja…

https://mpoin.com/

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

In Memoriam: Kirey Yang Manja…

Kirey, meninggal kemarin siang:
19 Desember 2022.
Sungguh hati kami sedih, merasa sangat kehilangan. Kami lupa usia Kirey sudah hampir 12 tahun. Bertahun-tahun Kirey membuat dunia kami lebih berwarna dan membahagiakan.

Untuk mengenang Kirey, saya post kembali artikel tentang Kirey. Keteladanan dan kesetiaan yang patut diacungi jempol!
Rest In Peace, Kirey….


Nama anjing kami. Jenisnya Poodle, berbulu putih. Sudah berusia lebih dari 10 tahun, alias sudah dewasa.
Dulu di Surabaya, tetapi kami membawanya ke Jakarta.

Pernah saat di Surabaya, Kirey biasa tinggal di rumah. Kami mau tidur di apartemen. Rumah kami tidak jauh dari apartemen, beberapa blok di belakangnya. Ketika mobil kami parkir, kami kaget. Begitu buka pintu, P. Indra melihat Kirey dengan terengah-engah duduk tepat di depan pintu. Oh… Kirey… Gak mau ditinggal…. Berarti Kirey berlari dengan secepat-cepatnya mengejar laju mobil kami.

Kirey sangat mencintai P. Indra. Hanya P. Indra yang diperhatikan dan dipatuhinya.
Padahal sayalah yang menyiapkan dogfood dan air minumnya, tetapi tetap saja, P. Indra boss kecintaannya .

Kesukaan P. Indra naik sepeda dengan memegang tali, sementara Kirey lari di sampingnya. Itulah quality-time mereka berdua. Saat-saat yang selalu dinantikan oleh Kirey.

Kadang-kadang kami bepergian naik mobil, lalu saya memerintah Kirey untuk turun tetapi Kirey bergeming. Dia melihat P. Indra dulu, apa perintah P. Indra?

Saat P. Indra turun dari mobil ada keperluan, Kirey berusaha naik ke dashboard, dengan matanya fokus pada P. Indra. Kadang menangis minta ikut.

Setiap ditinggal di mobil ketika kami makan di resto, sengaja kami memilih meja yang kelihatan dari mobil. Dari kejauhan Kirey akan memperhatikan kami Dia gelisah, takut ditinggal…

Ada kalanya kami berolahraga dengan teman-teman, Kirey akan selalu mengawal P. Indra. Jika ada anjing lain mendekat, meski anjing yang lebih besar, Kirey akan menggonggong mengusirnya.
Kirey menjaga P. Indra seperti bodyguard gitu.

Suatu ketika teman-teman ramai-ramai menyeberang jalan. Kirey mengikutinya…
Sampai di seberang jalan, Kirey ‘celingukan’… Menengok ke kanan dan ke kiri, mencari P. Indra ada di mana?
Begitu menyadari P. Indra di seberang jalan, segera Kirey menyeberang menghampirinya.

“Ha..ha..ha.. kaya bocah nyari papanya,” kata B. Henny tergelak.

P. Hendri MacGyver sangat membanggakan Kirey.
Pernah Kirey poops di kebun P. Hendri. Kirey dimarahi P. Indra. Sejak itu setiap ke rumah P. Hendri, Kirey menunggu di bawah tangga.
Waktu ke Villa P. Hendri, Kirey ingin masuk. Begitu P. Indra bilang, “No”, Kirey duduk menanti hingga P. Indra keluar.

Anjing terkenal sebagai makhluk yang mencintai majikannya, melebihi dia mencintai dirinya sendiri. Sang boss adalah dunia si anjing.

Statistik membuktikan, orangtua yang memelihara anjing, umurnya jauh lebih panjang dan berkurang kemungkinannya kena serangan jantung.
Why?
Sang pemilik merasa dikasihi tanpa syarat.

Ketika merenungkan hal ini, Tuhan mengingatkan, demikianlah seharusnya sikap saya terhadap Tuhan.
Seyogyanya, Tuhanlah pusat kehidupan dan perhatian saya.
Tuhan dunia saya!
Dan saya semestinya mencintai-Nya dengan sepenuh hati.
Dengan cara rutin membangun waktu berkualitas dengan-Nya, bukannya sibuk pelayanan ke sana ke mari ‘untuk Tuhan’, tetapi sesungguhnya untuk kesenangan dan kepentingan diri sendiri.

Ke mana pun saya pergi, selalu waspada dan bersiaga, mengikuti arahan-Nya.
Dan taat pada perintahnya.

Setiap kali berjalan bersama P. Indra, Kirey sengaja berjalan sedikit di belakang P. Indra agar dia bisa mengikuti langkah P. Indra dan memperhatikan arah langkahnya.

Hhmm… Apakah saya juga cukup sabar memperhatikan ke mana Tuhan mengarahkan langkah saya?
Atau justru saya yang berjalan di depan dan berharap Tuhan yang mengikuti langkah saya?

Di sinilah letak perbedaannya, hidup saya akan berjalan dengan baik atau justru maju-mundur bak yoyo.

Dalam berbagai kisah raja -raja, dicatat bahwa Tuhan menganugerahkan keamanan dalam negerinya karena raja dan rakyatnya hidup berkenan kepada Tuhan.

Sebaliknya, ketika kita berjalan di depan, berulangkali tersandung.
Bisa sich kembali kepada Tuhan, minta Tuhan bereskan, tetapi kita kehilangan banyak waktu.
Hidup bak Yoyo, maju- mundur, maju-mundur.
Sayang kan….

Sama seperti mengikuti arahan GPS, jika kita terus sesuai arahan, akan tiba di tempat tujuan jauh lebih cepat. Tidak perlu tersesat dan berulangkali putar balik.

Kuncinya, fokus memandang kepada Allah dan tuntunannya.
Seperti Kirey, hanya fokus pada P. Indra, bukan pada teman-temannya meski teman-teman P. Indra kerap mengelus dan memberinya snack.
Ketepatan kita menangkap perintah, pengenalan kita pribadi terhadap karakter serta kehendak-Nya, dan ketaatan kita dalam mematuhinya, menentukan kualitas hidup kita.
Pengenalan itu butuh waktu dan proses dengan menggali firman-Nya.

Sudahkah kita melakukannya?

If you wish to know God, you must know his Word. If you wish to perceive His power, you must see how He works by his Word. If you wish to know His purpose before it comes to pass, you can only discover it by His Word. – Charles Spurgeon.

Jika Anda ingin mengenal Tuhan, Anda harus mengetahui Firman-Nya. Jika Anda ingin melihat kuasa-Nya, Anda harus melihat bagaimana Dia bekerja melalui Firman-Nya. Jika Anda ingin mengetahui tujuan-Nya sebelum itu terjadi, Anda hanya dapat menemukannya melalui Firman-Nya – Charles Spurgeon.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 144 145 146 147 148 314