Category : Articles

Articles, Christianity

Fenny Halim & Aaron – Bukti Kesetiaan Tuhan!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Fenny Halim & Aaron – Bukti Kesetiaan Tuhan!

Saya bersyukur sekali Tuhan mempertemukan saya dengan Bu Yenny dan kawan-kawan yang bersekolah di Charis.
(Pak Dolfie Bu Nini, Bu Henny Pak Iwan, Bu Decy, Pak Imam, juga Bu Ribka dan lainnya)

Sejak saya ikutan komunitas ini, saya belajar cara berdoa yang benar, belajar banyak dalam mengubah cara berpikir saya. Perubahan Pola Pikir sesuai Kebenaran Firman Tuhan.

Pada saat melahirkan Aaron, saya diinfokan bahwa birth mark yang di kepalanya perlu diobservasi karena kuatir berbahaya. Bersyukur beberapa bulan terakhir sebelum lahiran sudah mengenal teman-teman dari Charis sehingga pada saat mendengar kabar tersebut, saya langsung menolak dalam nama Tuhan Yesus.
Ketakutan yang diberitakan, saya hardik dan terror kekuatiran di dalam hati, saya lawan.
Saya ingat kata-kata Bu Yenny tiap pagi di doa BBL, tunduklah kepada Tuhan dan lawanlah iblis.

Saat itu saya sadar betul, mengapa Tuhan mempertemukan saya dengan komunitas ini?
Tuhan ingin saya belajar lebih banyak lagi, pengenalan akan Dia. Supaya bisa membedakan yang mana yang dari Tuhan dan yang tidak. Agar saya bisa hidup dalam kelimpahan seperti janji Firman Nya, berlimpah dalam sukacita dan damai sejahtera.

Setiap hari, sejak saya mengerti bagaimana cara berdoa yang benar, saya mendoakan Aaron dan Naomi, anak-anak saya dengan memperkatakan Firman/Kebenaran.
Setiap kali kekuatiran dan rasa takut muncul di dalam hati, saya langsung memperkatakan kebenaran.

Saya praktekkan apa yang disharingkan oleh Pak Dolfie, Bu Yenny, Bu Henny di setiap doa BBL. Tanpa sadar, banyak pembaharuan cara berpikir terjadi.

Di samping mengikuti doa BBL,
saya juga sejak ikut kelas Dicipleship Evangelism (DE) yang diprakarsai oleh Pak Imam dan Bu Decy.
Hhmm… sekarang saya jadi pribadi yang tenang, penuh damai dan sukacita.

Di mana pun berada, baik di jalan atau di tempat lain, saya melatih diri berdoa berbahasa lidah sesuai saran Bu Ribka.
Menonton pula video Youtube Charis, youtube pengajaran Bu Tami tentang pembaharuan budi, 2 series pelajaran Pak Irwan, dirut Charis Bible College tentang predestinasi.
Ah….. tanpa terasa, banyak sekali pelajaran yang saya terima dari komunitas dan teman-teman disini.
Sungguh besyukur sekali atas penyertaan pemeliharaan Tuhan yang membawa saya semakin dalam, di dalam pengenalan akan Dia.

Perbedaan yang saya rasakan secara pribadi, dulunya gampang kuatiran.
Sekarang kok rasanya tenang banget, karena percaya Tuhan sudah menyediakan yang terbaik.

Tuhan datang memberikan hidup, hidup yang berkelimpahan (Yohanes 10:10). Tuhan memelihara dengan sempurna, baik segala berkat rohani yang telah Tuhan berikan, perkenanan Tuhan ada atas hidupku, Roh Tuhan hidup di dalamku, Tuhan memberikan otoritas penuh buatku, Tuhan memberikan kekuatan untukku bisa berjalan sesuai kehendakNya dan taat melakukan apa yang difirmankan-Nya, Tuhan menjadikanku lebih dari pemenang dan masih banyak lagi.

Saya hanya perlu melakukan bagian saya yang natural sebagai bentuk rasa percaya saya kepada Tuhan untuk menerima semua yang Tuhan sudah berikan kepada saya.

Terima kasih teman-teman BBL dan Charis yang sudah banyak memberikan influence buat saya.

Thank you so much Bu Yenny sudah menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk memperkenalkan kasih dan kebenaran Firman Tuhan kepada saya ??

Kesaksian: Fenny Halim

*****

Wow…. senang sekali kami membaca kesaksian ini. Apa yang kami kerjakan tidaklah sia-sia.
Fenny juga memutuskan sekolah di Charis, murid CJ-7.

Teringat bersama Decy mendoakan Birth Mark Aaron saat mengunjunginya. Kami sepakat berdoa mematahkan siasat iblis yang berusaha mencuri kesehatan Aaron.
Sesuai janji firman-Nya: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Matius 18:19?-?20 TB
Dan terbukti!

Aaron makin bertambah besar, ganteng, ceria dan diberkati Tuhan.
Kita punya Allah yang selalu bisa diandalkan.
Terpujilah Tuhan selama-lamanya!

*****

Kami melihat hidup teman-teman diubahkan, bertumbuh dalam pengenalan akan Allah dan hidup mereka dimerdekakan!

Then you will know the truth, and the truth will set you free.” John 8: 32 NIV

Maka kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran akan memerdekakan kamu.” Yohanes 8: 32 NIV

Baik melalui doa pagi BBL, Dicipleship Evangelism (DE), TLW, Charis Bible College mau pun bergaul dengan teman-teman yang sungguh-sungguh mengejar Kebenaran Tuhan.
Kami saling membantu, memperhatikan, saling membangun agar dapat bersama-sama menggenapi rancangan Tuhan di dalam setiap aspek hidup kami.

Kami sadar, setiap kami merupakan bagian Tubuh Kristus, yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya.
Setiap kami berbeda, unik, namun saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Tidak ada orang yang bisa naik ke atas sendirian.
Kita TIDAK diciptakan menjadi Lone Ranger.
Berkat dan kepenuhan kita mengalir melalui tangan orang lain. Lukas 6:38.
Allah telah menetapkan kita untuk menerima PERTUMBUHAN yang sehat, PENYEDIAAN & ANUGERAH melalui ORANG LAIN yang telah DIIKATNYA dengan kita dalam hubungan di dalam tubuh-Nya, Koneksi Ilahi. (Efesus 4:16).
Yeaaayyyy….

Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Ibrani 10:23?-?25 TB

Tuhan Yesus memberkati!

If you feel God has chosen you, grab hold of that calling and pursue it with all your might and energy. – Rick Renner.

Jika Anda merasa Tuhan telah memilih Anda, genggamlah panggilan itu dan kejarlah dengan segenap daya dan energi Anda. -Rick Renner.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles, Self Motivation

Iman, Otoritas & Respek. Belajar Yuk…!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Iman, Otoritas & Respek. Belajar Yuk…!

Sebagai orang beriman, kita yakin sekali, Janji-Janji Tuhan Selalu Bisa Diandalkan. Firman Tuhan YA & AMIN.
Jika janji Tuhan tidak terealisasi, kesalahan pasti di pihak kita. Bukan di pihak Tuhan. Nach mesti instropeksi diri.

Tidak heran sebagian besar orang, berusaha mencari cara agar imannya menjadi kuat, karena *Imanlah jembatan yang membawa janji-janji Tuhan di alam roh, tercipta di alam natural.*
Makes sense…

Dan ada hal-hal sederhana yang kerap dilupakan orang, yang membuat imannya tidak efektif.
Apa itu?
Perkataan sia-sia.
Sepele tetapi fatal.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Begitu seringnya, orang mengucapkan kata-kata sia-sia, namun sesungguhnya, tidak bermaksud demikian.
“Aduh…. mati aku!”
“Celaka dua belas….”
Dia tidak benar-benar mau mati atau celaka sich…
Hanya kebiasaan mengatakan hal-hal negatif.

Yang tidak disadari, otak dan iman kita tidak bisa membedakan, mana yang bercanda dan mana yang tidak.
*Kebiasaan mengucapkan kata-kata sia-sia, membuat ucapan menjadi tidak efektif. Berkat dan kutuk ada di dalam mulut kita*

Suatu ketika rasa sakit muncul. Solusinya mudah. Perintahkan rasa sakit itu pergi, kita punya otoritas memerintahkan ‘gunung masalah’ pergi.

*Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! ASAL TIDAK BIMBANG hatinya, tetapi PERCAYA, bahwa APA YANG DIKATAKANNYA AKAN TERJADI, maka HAL ITU TERJADI BAGINYA. Karena itu Aku berkata kepadamu: Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.*

Rumusnya jelas dan mudah.
Percaya dan tidak bimbang.

Sekarang yang menjadi masalah, kita TIDAK percaya kepada perkataan sendiri karena terbiasa berkata yang tidak sesungguhnya!
Nach lho…
Sulit beriman, sulit percaya kepada perkataan kita sendiri, karena kerap mengatakan hal yang sia-sia. Hati menjadi tidak yakin karena siapa yang paling tahu kredibilitas kita?
Ya kita sendiri!
Kita sendiri yang paling tahu, kita ini jujur atau tidak.
Jika mengatakan sesuatu, itu yang kita maksudkan atau tidak.
You mean it or not?

*****
Andrew Wommack ada temu janji dengan seorang kontraktor pukul 10.00.
Seperti biasa, Andrew siap pukul 09.55 menanti sang kontraktor.
Dan si kontraktor datang pukul 10.30 tanpa memberi kabar keterlambatannya. Padahal Andrew melihat ada handphone terpasang di pinggangnya.
Andrew pun menolak untuk membicarakan bisnis dengannya. Meski Andrew tahu bisa saja terjadi kemacetan di jalan atau ada sesuatu halangan. Setidaknya, si kontraktor bisa memberi kabar sebagai tanda dia menghargai Andrew.

“Kita kan sudah sepakat?,” ujar si kontraktor geram.
“Ya pada pukul 10.00. Bukan pukul 10.30.”

Andrew tidak mau berbisnis dengan orang yang tidak bisa berpegang pada janjinya dan tidak menghargai beliau.

Sebelum dealing bisnis saja sudah seenaknya, apalagi jika sudah terima uang.
Sesungguhnya, melalui peristiwa sederhana ini, sudah bisa diprediksi, apa yang akan terjadi dengan memakai kontraktor ini. Akan banyak gesekan dan masalah terjadi, berbisnis dengan orang yang tidak bisa diandalkan.
Kerap kali dalam hidup, kita sudah diberi petunjuk di awal oleh Tuhan, tetapi kerap kurang peka dan mengabaikannya.
Dan tidak sedikit yang saat benar-benar mengalami masalah di kemudian hari, lalu menyalahkan Tuhan. Padahal what you see is what you get. Apa yang kamu lihat, itu yang akan kamu terima.
Makes sense?

“A courage spirit and a polite manner will lead you to a great achievements in the wilderness, dear human …” – Rudyard Kipling.

“Semangat keberanian dan sopan santun akan membawamu pada pencapaian besar di dunia nyata, wahai manusia …” – Rudyard Kipling.

******

Di antara sekian banyak teman yang kita temui, entah teman sekolah, teman main dsb. ada gak teman yang menggoda temannya secara keterlaluan? Biasanya di antara teman-teman masa kecil ada tuh!

Guyonan, bercanda sich…. tetapi menghina dan tidak nyaman di dengar oleh telinga.
Orang yang digodain, diolok-olok seperti itu, biasanya orang yang suka mengalah, dan dia membiarkannya.
Umumnya yang lain ikutan tertawa…. ada korban yang bisa meramaikan suasana.

Jika aku menghina atau mengolokmu, itu tidak menjelaskan siapa kamu, tetapi menjelaskan siapa aku, ujar P. Prasetya M. Brata, guru saya.

Iya sich olok-olok sesungguhnya mencerminkan pribadi orang yang mengolok-olok.

Pada awalnya, orang lain hanya mencoba menggunakannya sebagai ‘pelengkap penderita’, dijadikan bahan candaan, olok-olok. Berani sedikit.
Tetapi ketika orang itu diam, makin berani dia. Mulai dari 1 orang, makin lama orang-orang disekelilingnya ikut-ikutan berani. Tidak hanya 1 orang yang menggoda, lama kelamaan semua menganggapnya layak jadi ‘pelengkap penderita’.

Sesungguhnya, bukan 100% salah orang-orang yang menggodanya, tetapi karena si ‘pelengkap penderita’ mengijinkannya.

You teach people how to treat you by what you allow, what you stop, and what you reinforce. – Tony Gaskins.

Kita mengajari orang bagaimana memperlakukan kita, dengan apa yang kita izinkan, apa yang kita hentikan, dan apa yang kita perkuat. – Tony Gaskins.

Dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari pun, pastikan kita menghargai diri sendiri dan tidak mengijinkan orang lain bersikap tidak respek pada kita.
Di sisi lain, pastikan juga kita menghargai orang lain.
Apa yang kita tabur, itu kita tuai…. ingat itu!

Karena itu, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, kita pikirkan serta terapkan dalam kehidupan kita untuk melayani orang lain. Dengan cara demikian kita bisa mengasihi dan menghargai orang lain, karena Tuhan sudah terlebih dahulu mengasihi dan menghargai kita.
Lebih menyenangkan saling menghargai bukan, daripada saling mengolok-olok?
Setuju? Praktik yuk….

The only thing that limits what God can and will do in your life is Your Belief System – Jerry Savelle.

Satu-satunya hal yang membatasi apa yang Tuhan dapat dan akan lakukan dalam hidup Anda adalah Sistem Keyakinan Anda – Jerry Savelle.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity

Berjalan dengan Iman, Siap?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Berjalan dengan Iman, Siap?

“Kamu dilahirkan untuk melakukan sesuatu yang besar, bukan biasa-biasa saja. Kita diciptakan sehat, bukan menderita sakit penyakit. Kita di dunia supaya sukses, bukan gagal. Kita diciptakan hidup berkelimpahan dan berbahagia, bukan untuk hidup dalam kemiskinan dan kekecewaan. Kita dirancang untuk memiliki harga diri, martabat, dan pencapaian, bukan merasa malu, mengalami pelecehan, dan kebangkrutan. – T.L. Osborn.

– sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat –
2 Korintus 5:7 TB

Apa artinya berjalan dengan iman?

Sementara indera dan emosi kita dibombardir setiap hari oleh dunia di mana kita hidup, yang sudah jatuh dalam dosa, Paulus menyatakan bahwa kehidupan orang Kristen berputar di antara yang terlihat, dan yang tak terlihat.

“Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.”
2 Korintus 4:18 TB

Terlepas dari nasihat yang jelas ini, banyak yang mengakui, mereka jauh lebih dipengaruhi oleh indera, informasi manusia, dan logika manusia daripada pada apa yang “tak terlihat”. Apakah kita benar-benar yakin, pada apa yang “tak terlihat” itu?

Sangat menarik apa yang terjadi di dunia “penglihatan” ini, banyak yang membangun kehidupan mereka di atas hal-hal yang tidak dapat mereka lihat, tetapi mereka diyakinkan bahwa hal-hal itu nyata.
Contohnya, jika dokter menyatakan bahwa Anda akan mati, pasien tidak dapat “melihat” masalahnya tetapi akan mempercayai kata-kata dokter tersebut. Kita tidak dapat melihat sendiri apa yang terjadi di Washington, tetapi kita percaya kata-kata penulis berita dan membiarkan emosi kita dimanipulasi.
Anehnya, ketika seseorang menyatakan bahwa mereka mempercayai Firman Tuhan atas keadaan atau gejala fisik, justru dituduh kehilangan akal.

Berjalan dengan iman merupakan keputusan untuk mempercayai Firman Tuhan diatas informasi dunia yang terlihat mau pun yang tidak terlihat. Memilih melihat sesuai apa yang Tuhan lihat.
Itulah bukti dari janji-janji Allah di dunia yang tak terlihat (Ibr. 11:1).
Sementara para dokter mungkin melihat kanker, orang percaya MEMILIH “melihat” kesembuhan.

Berjalan dengan iman dan tidak bersandar pada emosi atau logika manusia, dan memilih hidup bebas dari belenggu dunia, lalu memilih hidup dalam dimensi kepastian Firman Tuhan sebagai otoritas yang tertinggi di atas segala sesuatu yang mewakili penyakit, kehilangan, kecemasan, depresi, ketakutan dan kemiskinan.

Berjalan dengan iman adalah keputusan untuk berserah diri kepada Tuhan, tidak takut, tidak khawatir, tidak depresi, tidak diteror oleh gejala dan tidak membayangkan kekurangan mau pun kegagalan.
Program ulang hati kita, agar melihat janji Tuhan dan bukan yang lain. Itulah pilihan yang harus diputuskan jika kita ingin berjalan dalam kemenangan.

Tersenyumlah dan bersyukurlah! . . tetapi orang yang periang selalu bahagia. Amsal 15:15 (BIMK)
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Mazmur 16:11 TB

Siap Praktik? Yuk…

God is looking for a special brand of believers who want to enter the combat zone and live there according to His will – Rick Renner.

Tuhan sedang mencari orang-orang percaya yang beran8 memasuki zona pertempuran dan tinggal di sana, menggenapi dengan kehendak-Nya – Rick Renner.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

 

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity

Tumbuh Lebih Kuat dalam Iman.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Tumbuh Lebih Kuat dalam Iman.

*Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu,
2 Tesalonika 1:3 TB

Ketika kita benar-benar mendengar Injil, benih Firman Tuhan ditabur di tanah hati kita, iman pun dilepaskan. Jika iman itu cukup untuk menjadikan Anda menjadi ciptaan baru dan melepaskan Anda dari kuasa kegelapan ke dalam Kerajaan Allah, maka iman itu pun cukup untuk mempercayai serta menerima semua janji Allah juga.

Namun, banyak orang yang tidak bertumbuh dalam iman mereka. Seperti tanaman yang membutuhkan air dan sinar matahari, iman juga harus dipupuk.
Potensi untuk memindahkan ‘gunung masalah’ ada di dalam setiap kita, tetapi iman yang memindahkan gunung merupakan suatu proses. Sama seperti bayi yang baru lahir, setiap manusia memiliki jumlah otot yang sama.
Jika otot-otot itu tidak pernah dilatih, otot-otot itu tidak akan pernah mencapai potensi penuhnya.

Masih ingat bagaimana Ps. John Donnely menantang kita agar berani mendoakan orang mati bangkit?
Ps John & istrinya membangkitkan orang mati di Vietnam!

Andrew Wommack bercerita, dia sudah berulangkali mendoakan dan mengimajinasikan dalam pikirannya bagaimana dia akan mendoakan orang mati, bangkit.
Ketika suatu saat, di tengah kebaktiannya, ada yang terkena serangan jantung, mati tanpa ada denyut nadi…
Segera didoakannya, persis seperti dalam imajinasinya, dan bangkit!

Demikian pula ketika Andrew & Jamie mendapat kabar putranya meninggal, mereka tidak galau tetapi MEMILIH percaya, putranya akan bangkit. Dalam perjalanan dari kotanya, ke rumah sakit di mana dinyatakan putranya meninggal, Andrew & Jamie MEMILIH mengucap syukur dan meneguhkan hati dan kepercayaan-Nya kepada janji-janji Tuhan!
Meski putranya sudah mati selama 5 jam, disimpan di ruang pendingin, tetapi hidup kembali.
Andrew & Jamie sudah melatih otot imannya.

Bagaimana cara kita dapat melatih iman kita?

Mulailah melatih iman kita dengan menemukan janji-janji Tuhan yang begitu mudah dipercaya sehingga tidak ada ruang untuk keraguan. Percayalah pada Tuhan untuk apa yang Anda yakini, tidak peduli seberapa kecilnya.
Apakah kita percaya bahwa Tuhan ingin kita tiba di rumah dengan selamat setelah bekerja?
Kemudian nyatakan secara aktif, percayai dan syukuri itu. Bersyukurlah sebelum terjadi dan bersyukurlah sekali lagi ketika tiba di rumah dengan selamat.
Mulailah mempercayai Tuhan untuk banyak hal yang tidak dapat kita ragukan dan syukuri hal itu.

Menabur benih iman seperti kata-kata penyemangat, nubuatan, waktu untuk menolong orang lain, bagikan dengan sikap atau sumber daya yang positif. Apa pun benih yang kita tabur, lakukan dengan sungguh-sungguh penuh pengharapan.
Bersyukurlah atas dampak, hasil, buah dari apa yang kita tabur dalam kehidupan orang lain.

Mulailah mempercayai bahwa berkat-Nya akan menemukan dan mengejar kita.
Saya selalu meyakini, ke mana pun saya & keluarga pergi, akan dipertemukan dengan orang-orang yang baik.
Anggaplah setiap hal yang baik sebagai berkat dan bersyukurlah.

Setelah kita dikondisikan untuk menerima dari Tuhan dalam hal-hal sehari-hari, mulailah memperluas visi kita dengan melihat semua janji Tuhan digenapi dalam kehidupan kita. Banyak orang kehilangan kepercayaan untuk hal-hal besar sebelum mereka menyadari kasih karunia Allah dalam hal-hal kecil dalam kehidupannya.
Iman ungkapan syukur atas masa depan yang telah dijanjikan Tuhan.

Semakin kita mengalihkan fokus kita kepada Tuhan untuk menerima setiap hal yang baik, semakin kita akan dikuatkan untuk berdiri dalam iman untuk hal-hal yang lebih besar yang telah Dia janjikan.
Dan terjadilah menurut imanmu.

Siap Praktik? Yuk….

God is delights in using people who are steadfast and unmoving in their conviction. – Rick Renner.

Tuhan senang memakai orang-orang yang teguh dan tidak tergoyahkan dalam keyakinannya. -Rick Renner.

Sumber: Barry Bennett & Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship

Offended – Tersinggung? Ini Tips Mengatasinya!

 

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Offended – Tersinggung? Ini Tips Mengatasinya!

Sesuatu yang tidak pernah kita harapkan tetapi ternyata setiap orang pernah mengalaminya. Repotnya, kita tidak pernah diajari cara mengatasinya dengan benar. Tidak sedikit yang kena kanker dan membawa kepahitan hingga ajal menjemput. Membiarkan air kehidupannya pahit seumur hidupnya.

Saya sengaja menuliskannya karena ingin berbagi. Saya beruntung, di Sekolah Charis, Greg Mohr mengajarkannya dengan gamblang. Bersyukur bisa sekolah!

Dan Greg membuka pelajaran ke 5, topik “Membangun Hubungan Yang Sehat” dengan kalimat:
“TIDAK MUNGKIN TIDAK ADA SAKIT HATI” alias Sakit Hati itu suatu ketika pasti terjadi!

“Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku,” ujar Raja Daud.

Sakit hati, ketidakadilan, pengkhianatan dan duka menghampiri setiap kita. Hebohnya, sakit hati muncul dari orang-orang yang kita percayai, kasihi, orang yang kita hormati, orang yang kepadanya kita rela berkorban, yang saat makan enak pun ingat dia… justru yang melukai….
Guuubbbbrraaakkk…
Dan ini fakta!

– Jika kita tidak menyikapinya dengan tepat, mustahil kita dapat mengembangkan hubungan yang sehat dan langgeng.

– Masing-masing kita akan mengalami kekecewaan dan ekspektasi yang tidak terpenuhi dalam hubungan, tetapi hubungan itu sepadan dengan resikonya!

– Allah telah menetapkan kita saling membutuhkan satu dengan yang lain. Ibarat tubuh, mata butuh kaki, dan sebaliknya. Setiap anggota tubuh saling membutuhkan agar dapat hidup dan berkembang. Dan Allah telah menetapkan agar kita dapat bertumbuh sesuai dengan penyediaan dan anugerah-Nya, melalui hubungan dengan orang lain, yang diikat-Nya menjadi satu tubuh yaitu tubuh-Nya.

– Setiap orang memiliki titik-kelemahan?Blind-Spot?, karenanya kita semua membutuhkan dukungan, yang membutuhkan hubungan dengan orang lain agar dapat berhasil dalam hidup.

– Mengapa seseorang tidak berkembang maksimal?
Karena banyak pintu perkenanan Tuhan yang kita lewatkan, karena takut percaya dan takut berkomitmen pada hubungan. Berkat-berkat Allah itu datang melalui tangan orang lain.
Pintu besar berputar pada engsel yang kecil.

– Hubungan memberi kita Kuasa Eksponensial, Sinergi untuk mengalahkan musuh dan menghadapi kesukaran hidup.
Sinergi: satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat mengejar sepuluh ribu orang.

Karena itu bangun hubungan dekat dengan Tuhan dan fokus kepada-Nya, agar kita peka mengikuti cara-Nya – God’s Way – dan Tuhan menuntun kita pada Koneksi Ilahi.
Hubungan harus lahir dari Allah.
Koneksi Ilahi dalam hubungan adalah cara utama di mana Allah bekerja dan menggenapi kehendak-Nya, di dalam dan melalui kehidupan kita.

Bagaimana cara mengatasi ketersinggungan?
Sadari bahwa iblis memakai orang-orang, tetapi Allah juga.
Kita yang harus belajar skillful, terampil.

Bisa saja di suatu tempat tersinggung, lalu kita lari ke tempat lain. Tetapi selama tidak membereskannya, di tempat lain kita akan mengalami drama yang sama dengan orang berbeda. Seberat apa pun: Bereskan!

Tanpa disadari, ketika tersinggung, kita akan disesatkan dan memandang segala sesuatu dengan kacamata ketersinggungan itu. Jika kacamatanya merah, dunia pun nampak merah. Sesungguhnya, sakit hati adalah perangkap iblis agar persatuan itu terpecah belah dan tidak terjadi sinergi.
Saat tersinggung dan sakit hati, iblis punya pijakan dalam hidup kita, lalu iblis Twist– memutarbalikkan apa yang terjadi, semua menjadi nampak negatif, akibatnya cara pikir dan tindakan kita semua melenceng.
Banyak pengajaran sesat dimulai dari sakit hati.

Fakta: kebanyakan kesalahan terjadi tidak sengaja tetapi disebabkan kekhilafan, pengabaian, atau membiarkan diri terlalu egois.
Itulah sebabnya di Charis kami diajarkan agar Menghargai Hubungan diatas Keuntungan Finansial.
Tidak mempromosikan Diri tetapi fokus untuk memberi dan melayani dengan tulus. Tanpa agenda tersembunyi.

Secara rohani, serahkan segala kekuatiran, hati yang terganggu, sakit hati kita kepada Tuhan, sebab Dia yang memelihara kita. Jujur apa adanya. Dan bertobat saat sadar ada yang salah, dan bersedia berbalik, bertobat menuju ke arah yang benar. Kadang kita tau teorinya, harus mengampuni tetapi koq hati masih mengganjal.

Bicarakan dulu dengan orang yang kita bermasalah, sebelum menceritakan kepada orang lain.

Saya bukan malaikat, saat ganjalan hati tak kunjung sirna, butuh membicarakannya dengan teman yang dewasa rohani dan saya tahu, dia ingin saya berkemenangan. Jangan salah pilih teman curhat, endingnya bisa kacau balau.
Dengan membicarakan dan menuliskannya, saya bisa melihat situasi dengan lebih jernih.

Endapkan beberapa waktu, terus libatkan Tuhan dalam prosesnya. Setelah tenang dan damai, ambil keputusan apa yang hendak dilakukan?

Ada beberapa pilihan yang Greg Mohr tawarkan:
– Kebenaran disampaikan dengan kasih, tanpa menghakimi.
Ceritakan apa yang kita rasakan dan membuat hati kita terluka. Jika kedua belah pihak bisa menanggapi dengan baik, bisa jadi keterbukaan ini justru membawa hubungan kepada level yang lebih dalam lagi.
Teman sejati tidak takut bersikap jujur atau menjadi dirinya sendiri.

– Ada hal-hal tertentu yang bahkan tidak perlu diampuni. Misalnya, lupa janji temu, tidak mengundang kita dll. Hanya perlu diabaikan dan dilupakan dengan mempertahankan sikap belas kasihan yang konstan dalam pertemanan.

– Putuskan tidak tersinggung karena penolakan yang kita alami, entah teman kita sengaja atau tidak.
Setiap kali kita sakit hati, itu menunjukkan kita telah memberikan prioritas dan kepercayaan yang terlalu besar.

– Tidak semua orang, termasuk orang-orang yang kita hormati, setulus, sejujur seperti apa yang kita bayangkan. Ya sudah berbesar hati menerimanya. Itulah dunia….
Nasehat para bijak, Pandang Allah saja, jika memandang manusia, kita pasti kecewa.
Toh finalnya, pertanggungan jawab kita kepada Allah.
Jaga hati kita tulus, setia, dan semaksimal mungkin menjadi pelaku firman karena itu yang Allah kehendaki, no matter what!

Reposisi hubungan kita dengan teman tsb. Tidak semua orang cocok dan pas masuk ke dalam lingkaran dalam pertemanan kita. Tidak usah memaksakan diri apalagi sampai merendahkan diri demi menjalin suatu hubungan.

Pertemanan dari Allah itu hubungan yang penuh damai sejahtera, tidak penuh tekanan atau pertengkaran. Lebih baik mencari Koneksi Ilahi daripada mengusahakan hubungan dengan orang yang dianggap kaya, sukses dan berpotensi mengangkat kita. Biarkan Tuhan mempromosi kita pada saat-Nya yang tepat.

Pertemanan yang tulus tidak dapat tercipta, jika salah satu pihak tidak bersedia mendengarkan kebenaran dan pihak yang lain segan mengatakannya.

Kasih dan kepercayaan merupakan kegiatan beresiko, karena menuntut kita memberi kesempatan kepada orang-orang untuk mengecewakan atau menyinggung kita.
Tetapi kita tidak boleh berhenti mengasihi atau mempercayai, karena di atas karakteristik itulah Hubungan Ikat-Janji atau Covenant, dibangun.
Dalam covenant inilah berkat dan perlindungan Tuhan dicurahkan seperti hubungan Allah & Abraham.

Jangan biarkan karena pengalaman dimanfaatkan, dikhianati, disakiti – membuat kita menarik diri demi melindungi diri dan menjadi sinis.
Inilah dunia yang sudah jatuh dalam dosa, justru kita dituntut menjadi skillful, terampil dan bijak menyikapinya, sehingga bisa membantu orang lain melewatinya. Kita hanya bisa mengimpartasikan sesuatu yang sudah pernah kita alami dengan berkemenangan.
Itulah caranya menjadi Terang Dunia yang Tuhan maksudkan.
Kita menjadi Peta Jalan bagi kemenangan orang lain.

Hidup memang tidak adil, jahat, justru di dunia yang carut marut ini, setiap anak Tuhan dituntut menjadi lilin-lilin kecil yang menerangi kegelapan, sehingga dunia menjadi lebih baik karena kehadiran kita.

Sssttt…. sejujurnya, ini lebih mudah ditulis daripada dilakukan. Tetapi apa boleh buat, kemenangan dalam hal inilah yang bisa kita persembahkan saat masuk ke surga kelak, jadi mau gak mau, yuk kita perjuangkan bersama. Saling support agar lulus… tidak ada orang yang bisa sukses sendirian…

Hari ini seri terakhir Seruput Kopi Cantik membahas pengajaran Greg Mohr: “Developing Healthy Relationship”. Ini pelajaran dahsyat hingga ditulis dalam banyak sekali artikel.
Bagi teman-teman yang merasa artikel ini kurang menjawab semua pertanyaan kalian, monggo sekolah saja. Karena Seruput Kopi Cantik hanyalah Teaser, jika ingin menikmati Main-Coursenya mesti sekolah.  Setuju?

God didn’t REMOVE the Red Sea. He PARTED it. God doesn’t always REMOVE your PROBLEMS, but He will make a WAY to get THROUGH them.

Tuhan tidak MENGHAPUS Laut Merah. Dia MEMBELAHNYA. Tuhan tidak selalu MENGHAPUS MASALAH Anda, tetapi Dia akan membuat JALAN untuk melewatinya.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

 

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 108 109 110 111 112 314