Category : Articles

Articles, Christianity

Itu Bisa Berubah! Percayalah….

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Itu Bisa Berubah! Percayalah….

Apapun yang Anda alami saat ini bisa berubah. Badai kehidupan datang dan pergi. Beberapa tantangan mungkin merupakan hasil dari kesalahan masa lalu, dan beberapa tantangan mungkin hanya merupakan konsekuensi dari hidup di dunia yang berdosa serta berada di antara orang-orang yang terhilang. Tantangan kesehatan dapat disebabkan oleh banyak hal, namun pada akhirnya, semua permasalahan tersebut dapat diatasi dengan tanggung jawab bersama. Situasi Anda bisa berubah!

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.
2 Korintus 4:18 TB

Jawabannya ditemukan dalam apa yang Anda “lihat”. Sebagian besar orang kristen, hidup pada level jiwa, yang terpancang pada apa yang bisa ditangkap oleh panca indra, perasaan, dan emosi mereka, endingnya, terjebak di sana.
Namun seharusnya orang percaya mempunyai visi rohani.

Paulus menasihati kita agar melihat hal-hal kekal yang “tidak terlihat” melalui ‘indra rohani’ kita. Bagaimana kita melakukannya?

Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Yohanes 6:63 TB
Kita harus belajar melihat firman-Nya yang bersifat roh. Lalu bisa memilih, apakah kita membiarkan pancaindra kita yang menentukan jalan kehidupan kita, atau kita memilih mempercayai janji-janji Tuhan?
Itu yang akan menentukan, kekalahan atau kemenangan kita.

Yesus menghadapi tantangan yang sama, di padang gurun bersama iblis. Perasaannya ditantang. Empat puluh hari tanpa makanan, kemudian berhadapan muka dengan “ular” yang sama yang dihadapi Adam dan Hawa di Taman Eden.
Nafsu daging, nafsu mata, dan keangkuhan hidup, semua pilihan ini merupakan pilihan yang menggoda bagi Yesus. Tetapi YESUS MEMILIH untuk SEPAKAT DENGAN APA YANG TERTULIS DALAM FIRMAN.
Tiga kali Yesus MEMILIH untuk “melihat” dan “meninggikan” apa yang tertulis dalam firman, lebih kuat daripada keadaan serta godaan untuk menyerah.

Melihat yang tidak terlihat artinya “melihat” janji-janji Tuhan lebih nyata daripada keadaan.
Janji-Janji Allah Lebih Nyata daripada Fakta!
Firman Tuhan itu abadi. Kekal. Selamanya.
Sementara situasi yang kita alami, bersifat sementara.
Fakta bisa berubah ketika hati kita percaya, dan suara kita menyatakan kebenaran-Nya.
Begitulah cara Yesus mengalahkan musuh.

Dengan percaya dan menyatakan Firman-Nya, badai pun diredakan, penyakit disembuhkan, dan keadaan yang merugikan akan “bertekuk lutut” tunduk dalam Nama Yesus..
Itu semua ditentukan oleh pada apa yang kita lihat melalui hati Anda.

Agar bisa hidup berkemenangan apa yang penting?
Stok firman di dalam hati kita!
Semakin intim kita bergaul dengan Tuhan, dengan cara menyimpan firman-Nya di dalam hati kita, maka semakin mudah kita berkomunikasi dengan Tuhan.

Bagaimana cara Tuhan berbicara?
Dengan menghidupkan firman yang tersimpan di dalam hati kita. Quickening Spirit!
Semakin banyak stok firman dalam hati kita, semakin banyak firman yang bisa dihidupkan.
Sehingga semakin lancar dan presisi komunikasi kita dengan Tuhan. Semakin gayeng komunikasinya….ngobrolnya, percakapan serta diskusinya dengan Tuhan.

Di mana tempat kelimpahan kita?
Tepat di tengah-tengah Kehendak Allah!

Kerap orang berharap Tuhan berbicara itu dengan suara audibel, yang bisa ditangkap telinga.
Atau berharap secara spektakuler, tiba-tiba firman seolah melompat dari alkitab.
Bisa sekali-sekali demikian tetapi yang setiap hari kita bercakap-cakap dengan Allah adalah KNOWING…. Tahu saja apa yang Tuhan mau….
Ku tahu yang ku mau…., kata iklan.
Aku tahu apa yang “aku” mau karena Kristus itu ada di dalam rohku sehingga keinginanku sekarang selaras, sama dengan keinginan Tuhan.

Dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Mazmur 37:4 TB

Semakin kita fokus pada Tuhan, terus menerus mendengarkan firman-Nya dan menyadari kehadirannya senantiasa, tanpa diusahakan, tanpa diupayakan, kita semakin serupa dengan Tuhan….
Iman kita makin kuat, BUKAN karena diusahakan, tetapi karena makin mengenal Tuhan Sang Pemberi Iman.

Iman kita adalah Iman Allah sendiri!
Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan KRISTUS YANG HIDUP DI DALAM AKU. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah HIDUP OLEH IMAN DALAM ANAK ALLAH yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Galatia 2:20 TB

Life is so simple….
Semakin mengenal Allah, semakin kita sehat, berkelimpahan, berhikmat, menyerupai Dia, dan apa pun yang dibutuhkan tersedia…. effortless change – perubahan tanpa usaha.
Dahsyat ya?
Yuk…. praktik….

You always make time for what’s most important to you. If you wish to have an intimate, personal relationship with the Holy Spirit, you will make time for it. – Rick Renner.

Anda selalu menyediakan waktu untuk hal yang paling penting bagi Anda. Jika Anda ingin memiliki hubungan yang intim dan pribadi dengan Roh Kudus, sediakan waktu untuk itu. – Rick Renner.

Sumber: Barry Bennett

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Self Motivation

Orang Yang “Mbencekno” Berubah Lho!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Orang Yang “Mbencekno” Berubah Lho!

“Fakta membuktikan 87% keberhasilan di dalam hidup terkait dengan kemampuan kita membangun hubungan dengan orang lain. di sisi lainnya 90-95% orang yang dengannya kita berhubungan, orang yang insecure di tingkat menengah hingga parah”, demikian Arthur Meintjes menjelaskan.

Gubraaaakkkk…..

Dan saya termasuk orang yang insecure juga. Kerap merasa tidak aman. Takut ditolak. Sejak kecil prestasi biasa-biasa saja. Bukankah di dunia ini yang dilihat selalu yang outstanding alias luar biasa?
Juara pertama yang paling top, hanya 1 diantara sekian banyak peserta.
Dan kita sudah diajar sejak dini, untuk membandingkan diri kita dengan orang lain. Dalam bidang apa pun selalu ada yang lebih baik, dan lebih hebat dari saya.

Ada pelajaran praktis  _Practical Skills for Godly Relationships_ oleh Arthur Meintjes, yang mengajar kami, bagaimana mengatasi perasaan _insecure_ alias tidak aman, dan mengatasi konflik. Ternyata, konflik pun ada cara menyelesaikannya….

Yang jarang disadari, dengan mempelajari firman Tuhan, kita akan mengenal Allah, sekaligus mengenal jati diri kita yang sesungguhnya di dalam Tuhan.
Ketika kita mengenal Allah dan kasih-Nya kepada kita secara lebih intim, hal itu akan membuat kita merasa aman, diterima, dikasihi tanpa syarat dan akan mempengaruhi secara  positif hubungan-hubungan kita dengan orang lain.

Sungguh awalnya saya tidak percaya, bahwa memahami penerimaan Tuhan bisa membuat saya lebih merasa aman dan percaya diri.
“Bukankah saya tidak bisa melihat Tuhan? Bagaimana mungkin?”, pikir saya,
“Sedangkan penolakan orang lain itu kasat mata. Kata-kata kasar, ‘nylekit’ kata Orang Jawa, dan menyakitkan, itu terdengar jelas oleh telinga saya…”

Namun semakin lama saya mengenal Tuhan secara intim, semakin tidak terganggu dengan pendapat negatif orang-orang di sekeliling saya.
Pendapat Tuhan sudah lebih dari cukup.
Yang aneh pula, saya tidak lagi mudah sakit hati.

Saya tahu jati diri saya, unik, spesial, limited edition, diciptakan Tuhan satu-satunya di dunia ini. Hebatnya, semakin yakin saya istimewa, sibuklah menjadi diri sendiri, sesuai yang Tuhan ciptakan. Semakin uniklah diri kita.
Gak percaya? Silakan dicoba.

*****
‘Memang sich komentar orang insecure cukup menyakitkan… Tapi ya sudahlah. Kasihan orang itu tidak bahagia hidup dengan cara demikian. Perkataannya negatif karena hatinya memang pahit,” suara kecil dalam hati mengingatkan.
Saya jauh lebih berbahagia.

Kita berhubungan dengan orang-orang insecure di tingkat menengah dan parah. Apa yang bisa diharapkan?
Sewaktu-waktu sampah bisa saja menimpa tanpa diundang.
Yang lebih heboh lagi, 99% orang yang menyinggung perasaan kita, tidak sadar bahwa dia sudah membuat kita tersinggung… Jadi kita yang sakit hati, mereka merasa juga kagak. Nach rugi bukan?

Apa pun yang terjadi di luar, seharusnya tidak mempengaruhi kita. Satu-satunya masalah yang harus diatasi, adalah bagaimana kita bereaksi terhadapnya?
Kalau ingin hidup damai dan bahagia, kita yang harus mengelola hati dan pikiran selaras dengan kehendak-Nya. Menyelesaikan perasaan tersinggung dan marah, sesuai cara Tuhan.

Perubahan sejati adalah perubahan yang tidak diupayakan, terjadi karena intimnya hubungan kita dengan Tuhan, melalui pembaharuan pikiran, pertobatan dan perubahan mindset. Metamorfosis dari dalam ke luar.
99% perubahan yg diupayakan, hanyalah perubahan pada tampilan luar saja.

Berbeda dengan apa yang diajarkan di luar sana, di mana kita belajar mengubah pada sisi luar, di sini justru diajar untuk mengubah diri tanpa berupaya,- Effortless Change– caranya dengan mendekatkan diri kepada Allah.

Dengan siapa kita bergaul, demikian kita jadinya. Saat bergaulnya dengan Allah, yang diserap dan direnungkan pemikiran Allah, maka tanpa disadari, pribadi kita berubah dengan sendirinya. Menjadi sepikir  dan sesuai rancangan Allah.

******
Selama ini saya itu pribadi yang ga mau repot.
Jadi sejak awal saya tetapkan boundaries yang jelas. Tentu saja hidup saya, jauh lebih aman.
Sengaja gak bergaul dengan yang kurang cocok.
Semua yang bergaul dengan saya, teman-teman yang kurang lebih sejenis dan sudah tau kriteria dan batas masing-masing. Saling respect, tahu diri dan lingkungan saya, orang-orang yang sejenis. Yang beneran dekat ya yang sama-sama berbisnis, suka belajar, nilai-nilai serta value kami jelas. Pergaulan saya aman.

Sejak dulu cinta Tuhan tetapi tidak pernah terjun langsung ke dalam pelayanan yang sesungguhnya.
Sampai sekolah, pindah ke Jakarta dan masuk ke dalam pelayanan yang sesungguhnya. Terkaget-kaget…. bergaul dengan teman-teman berbagai kalangan dan banyak hal-hal yang tak terduga ditemui.

Ada orang yang betul-betul sulit, ‘mbencekno’, menjengkelkan, keterlaluan pokoknya, tetapi ketika orang itu masih mau dengar Firman Tuhan, ternyata dengan berjalannya waktu, bisa berubah.
Bahkan terima mujizat kesembuhan setelah hatinya terbuka dan bersedia menerima kebenaran…
Wow….speechless!

Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri yang diharapkan muncul, bukan dari kepribadian kita sendiri. Melainkan karena ada Allah yang berdiam di dalam roh kita, maka Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri Allah sendiri yang mengalir dari roh, menguasai jiwa kita: pikiran, emosi, kehendak dan imajinasi kita, karena kita hanyalah bejana yang mengalirkan-Nya.

It’s all about God, not us.
Doa demi doa terjawab.
Kesembuhan demi kesembuhan tercipta….
Apa yang saya alami dan saksikan, membuat hati saya makin mengasihi Tuhan.
Dia sungguh Allah yang bisa diandalkan.
Dengan berjalannya waktu, saya lebih lagi bergantung kepada-Nya…. jangan mengambil kesimpulan terlalu cepat, jangan tersinggung dengan orang yang ‘mbencekno’, Tuhan cinta orang itu dan bisa mengubah situasi dalam sekejap.

“Orang biasa yang bergaul dengan Tuhan, akan menjadi orang yang luar biasa,” ujar Arthur Meintjes.
Yess… Yess… Yess….!!!

Bahkan orang-orang yang secara nalar umum, tidak berpengharapan, terlalu parah kondisinya, terlalu mustahil untuk diperbaiki atau bersedia jadi baik, ternyata melalui Firman Tuhan bisa berubah. Pemahaman baru bagi saya.

Orang Jawa pada umumnya berkata, “Watuk iso mari, tapi Watak gak bisa – Batuk bisa sembuh tetapi kalau sudah Watak/Sifat itu ga bisa.”

Selama ini saya sangat percaya nasehat ini. Tetapi dengan mata kepala sendiri saya melihat, orang yang seolah mustahil berubah, ternyata dalam sekejap, secara tak terduga: berubah.
Saya melihat kebenaran Tuhan, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.
Dan kamu akan melihat kebenaran, dan kebenaran akan memerdekakan kamu, terbukti.
Betapa dahsyatnya perkataan Allah! Firman mencipta & mengubah.

Apa pun perintah Tuhan, lakukan dengan setia!
Tugas kita hanyalah menabur Benih Kebenaran ….
Tabur perkataan Allah di mana saja dan perkatakan sesuai kehendak-Nya…

Definisi rendah hati adalah sepakat dengan perkataan Allah.
Ya sudah sepakat saja, ngerti or gak ngerti.

Tanah yang gersang, perkatakan janji Allah untuk kesuburan.
Sirami dengan Air Kehidupan Allah, itu tugas kita.
Bagian kita, menjaga hati dengan penuh kewaspadaan, tetap mengasihi, berharap, konsisten dan setia.
Hasilnya?
Bagian Allah, Dia yang menumbuhkannya!
Allah yang menciptakan buah-buah manis bagi banyak orang.

Seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.
Itu yang terjadi….

Di luar Tuhan saya tidak dapat melakukan apa-apa, tetapi bersama Tuhan, saya dapat melakukan segala perkara karena Allah yang diam didalamku.

Tugas kita adalah mengikutinya, hari lepas hari, mentaati arahan-Nya. Allah tahu yang terbaik bagi masa depan kita.
Life is so simple now…
Mari kita taat, menabur dengan setia….

If any of you lacks wisdom, let him ask God.

Jika ada di antara kamu yang kekurangan hikmah, hendaklah dia bertanya kepada Allah.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity

Mendengar Tuhan (kutipan dari buku Barry Bennett)

 

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Mendengar Tuhan (kutipan dari buku Barry Bennett)

Kita adalah makhluk rohani. Semua manusia memiliki semangat. Ketika Roh Kudus memberikan kesaksian kepada roh kita tentang realitas sejati, siapa diri kita di dalam Kristus, kita menjadi lebih dari pemenang. Kita dapat mulai ‘memerintah dalam hidup.’ Roh Kudus bersaksi dengan roh kita tentang apa yang kita miliki di dalam Kristus.
*Transaksi rohani itu disebut pengetahuan pewahyuan, atau mendengar Tuhan, atau melihat dengan mata rohani kita.*

“Ada tertulis, ‘Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.’” (Mat. 4:4)

Kita diciptakan untuk mendengar Tuhan.
Kita diciptakan menurut gambar-Nya dengan kemampuan untuk mendengar suara-Nya.
Bahkan setelah Adam berdosa dia masih bisa mendengar suara Tuhan saat Dia berjalan di Taman (Kejadian 3:8-10). Meski pun persekutuan intim hilang karena dosa, dan umat manusia masuk ke dalam kegelapan, kemampuan untuk mendengar Allah tidak hilang. Tuhan berusaha untuk berkomunikasi dengan setiap orang di bumi.

Bukan karena Tuhan telah berhenti berbicara; kebanyakan dari kita begitu sibuknya dengan masalah-masalah kehidupan sehingga kita hanya memberikan sedikit waktu atau perhatian untuk mendengarkan Dia. Namun, kita diciptakan untuk mendengarkan Dia dan hidup dari setiap perkataan yang keluar dari mulut-Nya!

Tuhan ingin berkomunikasi dengan kita!
Dia ingin menunjukkan kepada kita, semua yang telah menjadi milik kita melalui Kristus.
Dia ingin membawa kita keluar dari keputusasaan, kekecewaan, ketakutan, penyakit dan kemiskinan ke dalam kehidupan yang berkelimpahan.

Ini melampaui pewahyuan umum tentang diri-Nya sendiri yang tersedia bagi semua melalui ciptaan-Nya.
Inilah pewahyuan khusus untuk roh kita yang sudah lahir baru, menjadi ciptaan yang baru, agar dapat memahami keagungan warisan kita miliki di dalam Dia!

Tuhan ingin mengajari, memberi kita hikmat, mempersiapkan, memperingatkan dan membebaskan kita. Karenanya Dia berbicara!

Yesaya telah bernubuat, dalam Yesaya 30:21:
“Dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: ”Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,” entah kamu menganan atau mengiri….”

Kita diciptakan untuk hidup mengikuti arahan-Nya… Itulah kunci kesuksesan orang percaya.
Hidup menurut God’s Way…. bukan my way….

Keselamatan telah mengubah hidup kita sehingga kita bebas berjalan dan berbicara dengan Tuhan sebagai Bapa yang penuh kasih, pemberi, ceria, yang menginginkan kita menikmati kedamaian dan berkat-Nya!
Mari kita hidup menurut rancangan-Nya!

If God’s unchanging, constant, stable, unwavering behavior is indicate of His Nature, it shouldn’t be a surprise that when His Spirit is allowed to work freely in your life, He renders you faithful and steadfast, just like God. God is faithful, therefore, you should expect faithfulness to grow in your life as one of the fruits of the Holy Spirit! – Rick Renner.

Jika perilaku Tuhan yang tidak berubah, konstan, stabil, tidak tergoyahkan menunjukkan Sifat-Nya, seharusnya tidak mengherankan bahwa ketika Roh-Nya diizinkan untuk bekerja dengan bebas dalam hidup kita, Dia menjadikan kita pribadi yang setia dan tabah, sama seperti Tuhan. Tuhan itu setia, oleh karena itu, kita harus mengharapkan kesetiaan bertumbuh dalam kehidupan kita sebagai salah satu buah Roh Kudus! -Rick Renner.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles, Self Motivation

Hidup Itu Misteri? No!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Hidup Itu Misteri? No!

Good people pass away;
the godly often die before their time.
But no one seems to care or wonder why.
No one seems to understand
that God is protecting them from the evil to come.
For those who follow godly paths
will rest in peace when they die.

Orang baik meninggal;
orang saleh sering kali meninggal sebelum waktunya.
Tapi sepertinya tidak ada yang peduli atau bertanya-tanya mengapa?
Sepertinya tidak ada yang mengerti
bahwa Tuhan sedang melindungi mereka dari kejahatan yang akan datang.
Bagi mereka yang mengikuti jalan yang saleh
akan beristirahat dengan tenang ketika mereka meninggal.

******
Dulu saya suka mengutip, bahwa hidup itu misteri. Hidup terasa begitu mengerikan, bisa sewaktu-waktu terjadi hal buruk, dan kita tak berdaya! Oh…
Tuhan berdaulat… tergantung mood Tuhan, sedang baik atau buruk?

Benarkah?
Setelah sekolah, paham, ternyata tidak demikian. Tuhan senantiasa berbicara, melindungi anak-anak-Nya…
Tetapi setiap manusia punya kehendak bebas, – Free Will & Free Choice -, memilih taat or tidak.

*****
Karena Adam memilih memberontak terhadap Allah di Taman Eden, sehingga kuasa atas dunia yang diberikan Allah kepada Adam, sekarang diserahkan Adam kepada si iblis. Dunia jatuh dalam dosa, dibawah kuasa jahat si iblis. Malapetaka dan berbagai kejadian buruk adalah strategi iblis untuk mencuri, membunuh dan membinasakan manusia.

Tujuan Tuhan jelas, memberi kita hidup, hidup yang berkelimpahan!
Mati itu Tidak Hidup. Berarti dari iblis.
Sesederhana itu!

Greg Mohr, guru saya, menegaskan bahwa Allah senantiasa berbicara dan membimbing kita. Allah berusaha mengarahkan, melindungi dan menjagai kita.
Permasalahannya, apakah kita mau mendengarkan Dia?
Ketika kita tidak pernah atau jarang bergaul dengan seseorang, maka kita tidak mengenali suara-Nya. Terdengar asing di telinga.
Inilah permasalahan utama, mengapa manusia tidak tanggap terhadap ‘alarm bahaya’ dari Tuhan.

“Jika hewan saja dapat mengikuti insting mereka dan bergerak ke tempat yang lebih tinggi sebelum terjadinya tsunami, tidakkah lebih lagi orang-orang yang dipenuhi Roh Tuhan memperoleh perlindungan dari tsunami keuangan, kesehatan, hubungan dan tsunami-tsunami lain dalam hidup mereka?” cuplikan pelajaran Greg Mohr,
“Banyak orang yang bekerja di Menara Kembar tidak berada di tempat pada tanggal 11 September sebab ada “sesuatu” mencegah mereka menjalankan jadwal normal mereka.”

Fakta yang mengejutkan, ketika terjadi peristiwa 9/11 di WTC, hanya 1/3 orang yang hadir di tempat kerjanya.
2/3 sisanya, dengan berbagai alasan tidak hadir.
Ada yang mobilnya bermasalah, merasa tidak enak badan dan banyak yang bersaksi seolah-olah ada dorongan untuk tidak berangkat ke tempat kerja.

Sedangkan salah satu pesawat yang diterbangkan untuk menabrak menara WTC, hanya terisi 13 orang. Seberapa sering sebuah pesawat diterbangkan hanya sesedikit itu penumpangnya?

Kebetulan?
Sesungguhnya tidak. Itu dorongan Tuhan yang mengingatkan, agar para penumpang dan para korban yang selamat, terhindar dari masalah.
Tergantung kita: peka atau tidak? taat atau tidak?

******

Suatu pagi Greg merasa hatinya berbeban berat. Maka dia memberitahu anak-anaknya, tidak berangkat ke sekolah. Lalu Greg dan Janice, istrinya, berdoa dalam roh sekitar 45 menit – 1 jam. Hingga hatinya merasa lega.
Segera Greg memanggil anak-anaknya untuk berangkat ke sekolah.
Anak-anak pun protes, mengira bisa membolos sekolah hari itu.

Dalam perjalanan ke sekolah, mereka melalui toll dan ternyata ada kecelakaan beruntun 20 mobil berderet di sana.
Seandainya pagi tadi Greg mengabaikan peringatan Tuhan, maka mobilnya akan berada di antara mobil-mobil yang kecelakaan. Karena jam kejadiannya, bertepatan dengan jam biasanya Greg mengantarkan anak-anak ke sekolah.

Greg Mohr mengajarkan, jangan mengabaikan tanda-tanda yang diberikan Tuhan.

Kepekaan kita terhadap suara Tuhan, ditentukan oleh seberapa intim hubungan kita dengan Allah?
Apakah kita fokus kepada berita-berita dunia, atau pada kebenaran Firman Tuhan?
Hati kita sensitif terhadap siapa? Tuhan or dunia?
Apa yang kita tanam di dalam hati: benih firman Allah or benih dunia?

Jawaban-jawaban atas pertanyaan ini, menentukan ending kita di mana?
Pilihan ada di tangan Anda!

“I don’t know what the future may hold, but I know Who holds the future.” – Ralph Abernathy

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi saya tahu Siapa yang memegang masa depan saya.” -Ralph Abernathy

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

 

 

Read More
Articles, Christianity, Self Motivation

Seruput Kopi Cantik dan Tuhan….

 

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Seruput Kopi Cantik dan Tuhan….

“Bu Yenny, ada Surprise….”, ujar P. Hatta dengan ceria di The Living Word Community, yang terkenal sebagai: TLW.
“WOW…..”
Teng ….Teng….. Teng ….Teng….
P. Hatta membawa bucket bunga yang cantik… hadiah dari Angelin, seorang sahabat yang saya kenal di sebuah grup WA karena Angelin merasa diberkati oleh artikel-artikel di Seruput kopi Cantik. (SKC). Saya pun diberi hadiah rangkaian bunga mawar yang cantik.
So Sweet……
Hati saya pun berbunga-bunga…. Senangnya!

Siapa menyangka dengan menulis Seruput Kopi Cantik, saya bisa mengenal begitu banyak teman-teman baru?
Tidak hanya itu, dicintai dan diapresiasi sedemikian rupa oleh Angeline dan teman-teman lainnya.
Senang? Tentu saja!
Setiap orang ingin diterima, di apresiasi, dikasihi….
Thanks So Much, Angeline….. Love you sis….

*****
Sejujurnya, konsisten menulis itu tidak mudah. Ada waktu-waktu tertentu, begitu banyak kesibukan, tiba di rumah sudah larut malam. Padahal tulisan belum ready.
Mau tidak mau, dibela-belain menulis malam-malam, atau bangun subuh untuk menyiapkan tulisan.

Teringat komentar P. Edy Zakheus, guru menulis saya,
“Bu Yenny, itu bukan siapa-siapa tetapi karena konsisten bertahun-tahun menulis, akhirnya Bu Yenny punya banyak penggemar.”

Saya belajar!
Kelebihan saya adalah konsisten.
Ini talenta sederhana yang Tuhan percayakan, yang harus saya pertanggungjawabkan saat pulang ke rumah Tuhan.
Talenta, harta, kesempatan, kemampuan mau pun hidup kita, adalah titipan Tuhan, kita hanyalah pengelola.
Jadilah Pengelola yang setia dan bisa diandalkan.
Apresiasi Angeline, memotivasi saya untuk tetap setia menulis.
Worth it!

*****
Sebagai pengelola, saya wajib sadar:
Saya hanyalah Pena di Tangan Tuhan.
Siapa Sang Penulis yang sesungguhnya?
Tuhan!

Saya hanya merangkai bahan-bahan yang sudah dipersiapkan Tuhan dan Allah sendiri yang menuangkan ide-Nya.
It’s all about God, NOT me…
Semua tentang Tuhan, BUKAN saya…

Karena itu, saya wajib mengarahkan Angeline pada Sang Penulis Sejati: Tuhan Yesus Kristus.
Jangan salah fokus pada penanya.
Sebagai pelayan Tuhan, kita harus senantiasa sadar diri, ‘kembali ke Laptop’, mengarahkan orang-orang kepada Tuhan. Jangan mencuri Kemuliaan Tuhan!

Jangan berharap kepada manusia, kecewa nantinya. Selalu berpegang pada Tuhan dan firman-Nya. Hanya Firman yang berkuasa mengubah hidup kita dan membawa kita naik, semakin menyerupai Dia.

Efesus 2:8-10 (TB) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: JANGAN ADA ORANG YANG MEMEGAHKAN DIRI.
*Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk MELAKUKAN PEKERJAAN BAIK, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. IA MAU, SUPAYA KITA HIDUP DI DALAMNYA.

P. Bambang Sungkono dengan apik menjelaskan analogi ini:
Yesus di dalam kita dan kita di dalam Yesus, yang membuat kita tidak hidup sendiri, melainkan hidup oleh Yesus dan selalu bersama Yesus.

Firman Tuhan di Yohanes 6:53-57, Yesus menjelaskan itu. Yesus pasti bukan kita dan kita juga bukan Yesus, tetapi dikatakan *didalam Yesus kita ada dan di dalam kita Yesus ada.
Itu analoginya seperti kapas (kita) yang berada atau dimasukkan ke dalam air (Yesus).
Di dalam kapas ada air dan di dalam air ada kapas.
As He is so are we in this world – sama seperti Yesus, kita ada di dunia ini.

Bukan seperti batu yang keras di dalam air, dimana di dalam air ada batu, tetapi di dalam batu tidak ada air. Itu gambaran kristen agamawi, yang belum mengalami kelahiran baru dan belum memiliki Roh Kudus didalam hidupnya.

*****
Siasat si iblis, agar kita mabuk dengan sanjungan, pujian, dan menjadikan diri kita pusat perhatiannya.
Jebakan iblis itu halus, tidak kentara dan beda tipis antara yang motivasinya benar dan ‘melenceng’.

Melayani sesama baik bukan?
Tetapi kadang kita bisa tergoda melayani demi popularitas diri kita sendiri.
Supaya kelihatan orang baik, menjadi populer, dan banyak yang ingin menitipkan donasi. Apalagi jika yang dilayani itu kaum marjinal.
Sesungguhnya, banyak orang-orang baik yang ingin berbagi dengan sesama. Mereka punya dana, tetapi tidak sempat berbagi, jadi ingin titip pada orang yang bisa mengelola.
Tidak sedikit yang akhirnya dimanfaatkan oleh orang-orang yang punya motivasi pribadi untuk keuntungan diri sendiri.

Lalu bagaimana membedakannya?
Dalam melayani, kepentingan siapa yang kita perjuangkan?
Apakah kita betul-betul menginginkan hidup orang yang kita layani berubah, makin membaik, mengalami perubahan pola pikir makin mengenal Allah dengan benar? Atau kita sekedar ingin ada penonton yang bertepuk tangan untuk kita?
Buahnya yang membedakannya!

Sebagai investor yang bijak, tentunya kita membandingkan hasil investasi kita bukan?
Tuhan sudah memberi rambu-rambu, ke mana kita menyalurkannya?
1. Ke Gereja Lokal di mana kita diberi makan secara rohani.
Ibarat klo kita makan di Mc Donald, ya bayar di Mc. Donald bukan di KFC. Logika yang sederhana!
2. Ke tempat Injil diberitakan dan pemuridan diselenggarakan. Amanat Agung.
3. Berinvestasi di tempat yang memiliki Visi serupa yang kita miliki, yang menjadi panutan untuk kita mencapainya. Di sini kita belajar dan menabur benih. Suatu ketika berbuah sesuai dengan benih yang kita miliki.

Setelah berinvestasi, tentunya investor yang cerdas dan bijak, mengevaluasi hasil investasinya: memuaskan or tidak?
Jika hasilnya tidak memuaskan, mungkin ada cara yang lebih baik untuk berinvestasi. Mari kita belajar lagi.

Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan,kata Tuhan. Hosea 4:6.

*****
That’s why, bersama-sama teman-teman Charis, saya memilih bergabung dengan P. Dolfi & B. Ninie di TLW. Pengajarannya sudah jelas, sejalur dengan Sekolah Charis, yang sudah terbukti hasil dan buahnya. Mengubah dunia.

Kita tidak diciptakan untuk melayani sendiri, Lone Ranger, tetapi bergabung dalam tim, sebagai Tubuh Kristus.
Kita harus dipimpin, dibentuk, dimuridkan. Apalagi sebentar lagi lulus dari Sekolah Charis.
Kami sepakat, saling menjaga, saling mengoreksi, saling mengingatkan, karena supaya maju, tumbuh dan berkembang, – besi menajamkan besi. Manusia menajamkan sesamanya.
Hanya sesama besi, yang bisa saling menajamkan besi.
Kami berbagi tugas, setiap kami berbeda, namun saling melengkapi, dengan tujuan menggenapi rancangan Tuhan dalam kehidupan kami.

Dalam membagikan Kebenaran Firman Tuhan, melayani baik di TLW, doa pagi BBL, dan di mana pun kami berada, sangatlah penting masing-masing membangun dirinya semakin serupa dengan Kristus. Firman Tuhan yang menjadi standar kebenarannya, dan wajib kita semua memperbaharui pikiran selaras dengan firman-Nya.

Saat Petrus, Yohanes dan Yakobus melihat Yesus mengalami transfigurasi, berbicara dengan Musa dan Elia… itu penglihatan yang luar biasa.
Tetapi dengan tegas Petrus berkata:

Kami menyaksikan, bagaimana Ia (Yesus) menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: ”Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. Dengan demikian KAMI MAKIN DITEGUHKAN OLEH FIRMAN yang telah disampaikan oleh para nabi.
2 Petrus 1:17?-?19 TB

Menyaksikan penglihatan yang Maha-dahsyat, apa yang dilakukan oleh Petrus?
Kembali kepada Firman!
Check & recheck karena Firman Tuhanlah Otoritas Tertinggi!

Ini prinsipnya:
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. 2 Petrus 1:20?-?21 TB

Kita hanya dapat membagikan apa yang kita miliki, kebenaran yang sudah kita hidupi, itulah yang berkuasa menjamah hati orang-orang yang kita layani.
Jika yang dibagikan hanya teori, orang pun merasakannya. Tidak ada kuasa! Pastikan motivasi kita tulus, benar dan untuk kemuliaan-Nya saja.

Siap Praktik? Yuk….

God is looking for a Special Brand of Believers, who want to enter the combat zone and live there according to His Will – Rick Renner.

Tuhan sedang mencari Orang Percaya yang Spesial, yang ingin memasuki zona pertempuran dan tinggal di sana sesuai dengan Kehendak-Nya – Rick Renner.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
1 104 105 106 107 108 314