Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com

Suatu saat kekeringan sudah berlangsung 3.5 tahun,
Semua orang membutuhkan air,
Apa yang dilakukan Elia?
Dia berdoa MENGUCAP SYUKUR!
Lalu meminta bujangnya melihat
apakah ada awan yang muncul,
Ternyata tidak ada.
Elia berdoa lagi mengucap syukur,
Demikian terus berulang,
Hingga pada kali ke 7 bujangnya melihat,
ada awan sebesar telapak tangan.
Tidak lama kemudian hujan lebat turun…

Kesimpulannya:
Kunci terjadinya mujijat adalah PENGUCAPAN SYUKUR,
Meski seolah tidak ada sesuatu yang terjadi,
Namun sesungguhnya setiap ucapan syukur yang dipanjatkan,
menciptakan bagian-bagian awan mujijat dan jawaban doa.

Hati Tuhan tergerak oleh iman,
Bukan oleh sekumpulan keluhan kita.
Mari mengucap syukur atas apa yang sudah kita terima!

YennyIndra

Pernahkah kita mengamati kehidupan?
Anak-anak yang dipenuhi rasa ingin tahu,
Senantiasa menemukan keajaiban di mana-mana,
Sebaliknya,
Si tukang protes menemukan ketidak-adilan di setiap sisi kehidupan,
Si sirik mendapati begitu banyak yang melebihi dirinya.

Sesuatu yang difokuskan, Akan membesar.
Jika fokus pada masalah,
Maka kita akan stress dan tertekan.
Jika fokus pada keadilan dan kebaikan Allah,
Kita akan merasakan kedamaian dan kelimpahan.

Intinya:
Kita mendapatkan apa pun yang kita fokuskan.
Segala berkat, kebahagiaan, kepenuhan, kreativitas berasal dari Tuhan.
Apa yang dimaksudkan Tuhan bagi kita,
Tidak ada seorang pun yang dapat mengambilnya.
Dan itu akan hadir tepat pada waktunya.
Mengapa harus kuatir dan iri hati?
Fokuskan hati untuk menerima keajaiban-keajaiban Tuhan!

YennyIndra
Quotes, Self Motivation

Quote 08.09.15: Mengampuni Masa Lalu

Apa yang membuat sulit untuk memaafkan masa lalu?
Karena kita selalu menyesali,
Seandainya saja saat itu……,
Maka hal yang menyakitkan itu tidak terjadi.

Salah satu definisi mengampuni adalah
berhenti mengharapkan bahwa masa lalu dapat menjadi berbeda.

Bagaimana kita bisa legawa menerimanya?
Sadarilah,
Sesungguhnya sepahit apa pun yang terjadi,
Ada pelajaran dan pengalaman yang kita petik,
Sehingga kita bertumbuh menjadi pribadi seperti sekarang ini.

Penderitaan bagaikan lentera yang menunjukkan arah jalan,
Demikian ujar orang bijak.

Ketika kita menyerahkan kepahitan ini ke dalam tangan Allah,
Dia akan mengubah apa yang menyakitkan,
Menjadi sarana untuk kebaikan kita di masa depan.
Allah turut bekerja dalam segala sesuatu,
Untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia.
Melegakan bukan?
Lepaskan pengampunan,
Ambil pelajarannya,
Dan nantikanlah kebaikan yang muncul.

Read More

Ketika kita diperlakukan tidak adil,
Direndahkan, diabaikan…
Reaksi otomatis kita adalah
Mempertahankan diri atau membalas.
Itu manusiawi…

Tuhan mengajarkan agar
Membalasnya dengan kasih.
Ditampar pipi kiri,
Berikan pipi kanan.
Wow … tidak mudah
dan hati ini merasa tidak rela pula.

Ada rahasia yang sering kita lupakan,
Jika kita tetap MEMILIH melakukan hal yang benar,
meski diperlakukan tidak adil,
Tuhan akan membalas dua kali lipat bahkan lebih,
Dari setiap ketidak-adilan yang kita terima.

Umur panjang ada di tangan kanannya,
di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
Jalannya adalah jalan penuh bahagia,
segala jalannya sejahtera semata-mata,
Demikian janji Tuhan,
Karena kita memilih untuk mentaati-Nya,
Dan melakukan kebenaran.

YennyIndra

Kedamaian sejati
diawali dengan keputusan penting,
Di mana kita tidak mengijinkan orang lain,
atau kejadian apa pun,
Mengontrol emosi kita.

Pegang kendali hidup di tangan kita sendiri!

Selama kita masih mengharapkan sesuatu dari orang lain,
Entah itu penghargaan, kasih, hormat, uang, pertolongan, perlakuan tertentu…
Mustahil kita menjadi orang yang bebas.

Semua manusia mempunyai batasan,
Hanya Tuhan yang tidak pernah mengecewakan kita.
Jadikan Dia pusat kehidupan,
Maka seluruh aspek hidup kita akan menjadi baik.
Tidak percaya?
Buktikan sendiri!

YennyIndra
1 365 366 367 368 369 398