Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Tuhan Yang Membereskan Masalah Kita! Wow….

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Tuhan Yang Membereskan Masalah Kita! Wow….

Siapa pernah gak sengaja salah bicara atau salah post or chat seseorang?
Saya tunjuk jari….

Saya chat, kemudian sadar ini bisa menimbulkan salah arti.
Waduh….
Situasinya tidak memungkinkan bagi saya untuk menjelaskan juga.
Benar-benar galau…

Hari ini Mission Trip grup 2. Saya hadir hanya sebagai pendengar, karena mission trip grup saya, grup 1, sudah dilaksanakan 3 minggu yang lalu. Sesungguhnya, boleh hadir dan boleh tidak. 
Saya hadir… Support teman-teman grup 2.

Ketika briefing, P. Irwan Siregar, direktur Charis Indonesia menjelaskan,
“Jika sudah terlanjur salah, ada doanya.
Minta Tuhan supaya menghapus ingatan orang-orang yang sudah terlanjur mendengar perkataan yang salah. Serahkan kepada Tuhan, jangan dipikiri lagi.
Sebaliknya untuk benih baik yang kita taburkan, minta Tuhan supaya jatuh di tanah hati yang baik dari orang-orang yang mendengarnya.”

Wow….
Ternyata bukan kebetulan saya hadir hari ini. Tuhan sudah tahu pagi ini saya akan menyadari kekeliruan yang saya perbuat tanpa sengaja. Lalu saya pasti galau…
Jadi Tuhan sudah menyiapkan solusi dan jawaban yang saya butuhkan, melalui P. Irwan.
Saat saya bercerita pada P. Irwan pun, beliau kaget… Tidak menyangka.

Janji Tuhan sungguh terbukti:
I will answer them before they even call to me.
    While they are still talking about their needs,
    I will go ahead and answer their prayers!

Aku akan menjawabnya bahkan sebelum mereka memanggilku.
Sementara mereka masih membicarakan kebutuhan mereka,
Aku akan menjawab doa mereka!

Saya langsung berdoa seperti doa yang diajarkan oleh P. Irwan.

“Tuhan, ketika Abraham bersalah mengakui Sara sebagai adiknya, Tuhan yang membela dan melindungi Abraham. Tuhan yang berurusan dengan Abimelekh, membereskan masalah Abraham. Saya percaya, Tuhan akan membela dan menolong saya juga untuk membereskan masalah ini,”
Lalu saya berdoa dalam roh, menyerahkan semua persoalan kepada-Nya. Biar Roh Kudus yang mendoakannya kepada Tuhan.

Dalam perjalanan pulang, ada telpon masuk.
Oh… Tak dinyana, orang yang saya salah kirim chat menelpon. Dia butuh informasi sesuatu. Padahal biasa tidak pernah telpon.
Setelah berbicara beberapa lama, dengan cara yang sedemikian halus, saya punya kesempatan menjelaskan duduk persoalannya dengan jelas tetapi tidak semata-mata menunjukkan ada salah pengertian.
Sungguh Tuhan itu memang dahsyat dan ajaib.
Selalu ada jalan keluar yang tak terduga, melebihi pemikiran kita.

Semakin lama membangun hubungan dengan Tuhan, semakin banyak ‘kebetulan-kebetulan’ yang saya alami.
Jawaban-jawaban kebutuhan tersedia, bahkan sebelum saya berdoa.

Semakin mengenal Tuhan dan fokus kepada-Nya, saya menyadari ternyata Tuhan itu dengan aktif terlibat dalam setiap sisi aspek kehidupan saya.

Mengapa dulu tidak? Bukankah sesungguhnya saya sudah 35 tahun mengenal-Nya?

Perbedaannya, dulu saya tidak mengijinkan Tuhan terlibat dalam hidup saya.
Tanpa disadari, saya yang mau jadi sutradara dan mengendalikan hidup saya sendiri.

Semakin lama sekolah, semakin diajar untuk berserah…. Pasrah, kata Orang Jawa.
Semakin banyak saya mengijinkan Tuhan menjadi Tuhan atas hidup saya, maka saya makin menyadari semakin banyak pula Tuhan melibatkan diri dalam hidup saya.

Uniknya, makin pasrah, hidup jauh lebih mudah. Bahkan saat saya bertindak salah pun, Tuhan yang membereskan dengan cara-Nya. Hidup jaaauuuuhh lebih enteng dan damai.

Bagaimana dengan Anda?

God can restore what is broken and change it into something amazing all you need is faith.

Tuhan dapat memulihkan apa yang rusak dan mengubahnya menjadi sesuatu yang menakjubkan, yang Anda butuhkan hanyalah iman.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Ciptaan Yang Baru, Bukan Kenteng Magic!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Ciptaan Yang Baru, Bukan Kenteng Magic!

Tahu tentang kenteng magic? Kalau mobil kita penyok, dibawa ke kenteng magic untuk diperbaiki. Supaya penyoknya tidak terlalu kelihatan lagi. Tetapi itu tetap mobil yang lama.

Dalam hidup, kita tidak lepas dari berbagai kesalahan dan perasaan-perasaan yang menyakitkan. Mungkin dari orangtua, saudara, guru, teman atau siapa saja sehingga menimbulkan perasaan tertolak, kecewa, diperlakukan tidak adil, dikhianati, direndahkan, perasaan bersalah dan sebagainya.
Dan ternyata perasaan-perasaan itu menyebabkan berbagai penyakit. Salah satunya menjadi penyebab penyakit Auto-Imun.

Dr. Henry Wright di Georgia, Amerika, mengadakan camp beberapa kali setahun untuk para penderita Auto-Imun, yang membereskan permasalahan yang dihadapinya dengan belajar firman Tuhan. Uniknya, mereka sembuh.

Hanya kebenaran sejati yang mampu menyembuhkan para penderita dari akarnya.
Jika akarnya baik, dengan sendirinya buahnya pun akan baik dan sehat
Kuncinya: memahami kasih dan penerimaan Tuhan yang tanpa syarat. Firman Tuhan yang merupakan kebenaran sejati itulah yang menyembuhkan dengan tuntas hingga ke akar-akarnya.

Permasalahan utamanya adalah perasaan tertolak, yang dimulai dengan membandingkan diri dengan orang lain.
“Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!”, demikian kata Tuhan.

Setiap kita diciptakan Tuhan unik, limited edition – satu-satunya di dunia ini, dan punya peran yang tak tergantikan.
Kita menderita saat kita ‘berusaha’ menghidupi kehidupan orang lain dan berusaha mengerjakan sesuatu yang bukan tugas Tuhan untuk kita.

Kunci segala sesuatu dalam hidup adalah hubungan pribadi dengan Tuhan. Kita mendengarkan Tuhan dan arahannya. Maka semuanya akan jadi ringan sesuai janji-Nya.

“Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. Karena perintah-perintah-Ku menyenangkan, dan beban yang Kutanggungkan atasmu ringan.”

Kita tidak perlu hidup sendiri, menanggung beban sendirian tetapi bisa melibatkan Tuhan, bekerjasama dengan-Nya dan semua jadi ringan.

Dahsyat…..!!!

Yang menyembuhkan saya dari penyakit hipertiroid, yang merupakan salah satu jenis penyakit auto-imun, adalah pewahyuan bahwa saat saya menerima Tuhan sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi saya, maka saya menjadi ciptaan Tuhan yang baru.

Ciptaan Yang Baru, bukan sekedar hasil kenteng magic di mana secara samar masih ada sisa-sisa penyok: penolakan, perasaan terluka dan sebagainya.
Saya ciptaan baru. Brand New. Mulus. Tanpa cacat. Tanpa beban masa lalu.
Yeaaay….
Saya bisa menghadapi masa depan dengan enteng.
Tuhan mengasihi saya tanpa syarat.
Saya diterima apa adanya.
Saya hebat, istimewa, berharga bukan bergantung pada kemampuan saya pribadi, tetapi karena Bapa saya yang luar biasa  adalah Allah Sang Pencipta alam semesta.
Allah yang Maha segalanya tinggal di dalam roh saya. Dia yang membuat jadi luar biasa.

Jika Tuhan, Bapaku, dipihakku, siapa yang dapat melawan aku?
Kalau Tuhan, yang mencipta langit bumi beserta isinya itu Bapaku, apa masalah yang sulit bagi-Nya?
Wow…. Dahsyat….

Kesadaran ini sungguh sangat membebaskan dan melegakan.
Semakin pemahaman ini tertanam dan mengendap dalam hati, hidup pun terasa jauuuuh lebih ringan.
Tugas saya hanyalah sepakat dengan apa yang Tuhan katakan serta bergantung sepenuhnya kepada-Nya. Rest in the Lord.

Life is not about me, but God alone.
I love you Lord.

Rest in the Lord. His life in you will continue to produce good fruit -Roy Lessin.

Bersandarlah kepada Tuhan.  KehidupanNya dalam diri anda akan terus menghasilkan buah yang baik – Roy Lessin.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mengapa Banyak Yang Menyalahkan Tuhan Karena Keadaannya? (Part 2).”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mengapa Banyak Yang Menyalahkan Tuhan Karena Keadaannya? (Part 2).”

“Siapa cepat, dia yang dapat,” adalah pepatah dunia yang sangat terkenal.
Kita hidup di dunia yang serba cepat, maka dituntut untuk bergerak cepat agar tidak ketinggalan.
Mindset ini sudah ditanamkan di benak saya sejak bertahun-tahun yang lalu.

“Lebih cepat, lebih baik,” ungkapan mantan Wapres Jusuf Kalla kerap saya kutip menjadi pedoman hidup saya.

Ada bagusnya, tetapi ada jeleknya.
Bagusnya, kalau pesan apa-apa, saya suka bayar duluan. Biar gak kepikiran. Tinggal nunggu kiriman barangnya.
Menunda itu bikin beban. Suka kelupaan.

Saya berusaha, kalau ujian sudah ada, segera dikerjakan. Kalau sudah selesai, satu beban hilang dan saya bisa melangkah pada yang berikutnya.

Tetapi ternyata slogan ini tidak cocok dalam mencari kehendak Tuhan.
Pada awalnya, saat saya berdoa menginginkan sesuatu, ketika jawaban doa tak kunjung datang, saya cenderung ‘menolong’ Tuhan agar merealisasikan menurut apa yang baik dalam pikiran saya.
Nach ini salah besar!

Barry Bennett, guru saya bercerita, setamat sekolah dia yakin sekali dipanggil Tuhan untuk melayani-Nya.
Maka pergilah Barry ke Mexico, melayani di sana dan gagal.

Barry bertanya-tanya apa yang terjadi?
Tuhan menjawab, Barry dipanggil tetapi belum diutus.

Dieeeenk….

11 tahun kemudian, Barry melayani ke Guatemala dan Chile, sukses besar di sana.
Mengapa?
Karena selama 11 tahun Tuhan telah menempa dan mempersiapkan Barry untuk melayani di ladang misi.
Perlu proses dan pembekalan sebelum diutus.
Inilah saatnya Barry diutus. Ketika seseorang berjalan sesuai kehendak-Nya, segala sesuatu berjalan lancar, mudah dan apa pun yang dibutuhkan, Tuhanlah yang menyediakannya.

Salah satu poin penting yang diajarkan oleh guru-guru Charis, jangan pernah mendahului Tuhan!

Dean Hawk, guru saya yang lain menjelaskan, ada posisi di mana saya berada tepat di tengah-tengah kehendak Tuhan ‘yang sempurna’.
Di situlah saya akan menemukan Sweet Spot saya.

Definisi Sweet Spot yang kerap dipakai sebagai istilah dunia golf:
the point or area on a club, at which it makes most effective contact with the ball, -titik atau area pada klub golf, di mana terjadi kontak yang paling efektif dengan bola, sehingga menghasilkan pukulan sangat jauh alias yang terbaik.

Di Sweet Spot ini saya memenuhi visi hidup saya dan menggenapi tujuan Tuhan dalam menciptakan saya secara sempurna. Ini posisi yang terbaik.
Saya akan berprestasi maksimal dengan upaya yang sama.

Tetapi bisa juga berada sedikit tergeser dari kehendak Tuhan yang sempurna, dan saya berada pada kualitas ‘yang berkenan.’
Hasilnya tidak akan sebagus dan semaksimal dalam posisi ‘yang sempurna.’

Keduanya berada pada zona yang baik, tetapi ada yang baik, berkenan dan sempurna.

Saya bisa bergerak terlalu cepat atau terlalu lambat. Tetapi lebih baik saya terlambat daripada merespon terlalu cepat.” – Keneth Hagin.

Ini prinsip dalam berhubungan dengan Tuhan, yang berkebalikan dengan prinsip dunia.
Dunia mengajarkan harus cepat, sementara Hukum Rohani mengajarkan proses. Bahkan lebih baik terlambat daripada terlalu terburu-buru.

Saya pun berulangkali melakukan kesalahan karena tidak sabar menantikan waktunya Tuhan. Berusaha ‘membantu’ Tuhan, akibatnya justru kacau-balau.

Mengubah mindset, tidak semudah membalikkan tangan. Dibutuhkan kemauan, keputusan dan kepercayaan penuh untuk menantikan waktunya Tuhan.
Padahal penonton di sekitar, ‘meneror’ dengan nasehat-nasehat yang kelihatannya masuk akal.

Jangan menyalahkan Tuhan saat mengalami kekacauan. Bukankah semua kekacauan ini disebabkan ketidaktaatan kita?

Otak kita yang sebesar kacang tidak bisa memahami rancangan Tuhan. Apa yang kita pikir baik, ternyata ujungnya membawa maut. Karenanya Tuhan tidak mengijinkan.
Sekarang saya sudah bertobat!
Memilih menunggu & taat pada waktunya Tuhan.

Bagaimana kalau saya ketinggalan atau aset yang saya taksir, misalnya, sudah diambil orang?
Greg Mohr, guru saya mengingatkan, saat menunggu itulah motivasi saya dimurnikan. Ini benar-benar selaras dengan kehendak Tuhan, atau sekedar keinginan saya pribadi.

Jangan pernah takut kehilangan. Tuhan selalu punya yang lebih baik. Ketaatan jauh lebih penting.
GPS saja bisa memberikan rute baru saat kita salah jalan, masa Tuhan tidak bisa?
Tuhan mampu mengarahkan kita yang jauh lebih baik dengan cara yang lebih baik pula.

Lalu apa yang harus saya lakukan saat menanti realisasi janji-janji-Nya?

Don’t worry about how God will work things out… you just focus get closer to Him, and He will handle the rest.

Jangan khawatir bagaimana Tuhan akan menyelesaikan semuanya … Anda hanya perlu fokus lebih dekat dengan-Nya, dan Dia akan menangani sisanya.

Setiap kali galau, saya diingatkan hal ini:

You will find true success when you find me (God’s Wisdom), for I have insight into wise plans that are designed just for you.  I hold in my hands living-understanding, courage, and strength.  They’re all ready and waiting for you.”

Kamu akan menemukan kesuksesan sejati saat menemukan aku (Hikmat Tuhan), karena Aku memiliki wawasan tentang rencana bijak yang dirancang khusus untukmu. Aku memegang pemahaman yang terbaik, serta keberanian, dan kekuatan di tanganku. Mereka semua sudah siap dan menunggumu.”

Tuhan tahu cara yang tepat, waktu yang tepat, lokasi yang tepat dan siapa orang yang tepat untuk merealisasikan apa yang kita butuhkan dengan cara yang terbaik.

Dia Allah. Apa yang sulit bagi-Nya?
Sepakat?

Don’t blame God for not listening to your prayers if you’re not listening to His call to obedience. You will end up blaspheming God and accusing Him of negligence, while all along you’ll be the culprit.- David Wilkerson.

Jangan menyalahkan Tuhan karena tidak mendengarkan doa Anda jika Anda tidak mendengarkan panggilan-Nya untuk taat.  Anda pada akhirnya akan menghujat Tuhan dan menuduh Dia lalai, sementara selama ini, sesungguhnya, Andalah penyebabnya. – David Wilkerson.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

Read More
Articles

“Otoritas dan Iman.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Otoritas dan Iman.”

Pergumulan kita dengan iman sebenarnya merupakan pergumulan dalam memahami otoritas kita di dalam Kristus. Sekedar mengetahui bahwa ‘Tuhan dapat menyembuhkan’ atau ‘Tuhan dapat membebaskan’ bukanlah iman.
Apa yang kita tahu benar di benak kita tidak berarti bahwa iman telah lahir di dalam hati kita.

Kunci iman adalah mengetahui siapa diri kita dan apa yang ada di bawah otoritas kita.

Iman tidak rumit ketika otoritas ditegakkan. Yesus menyebut iman sebagai seorang hamba dalam Lukas 17: 6-9. Ketika kita memiliki pewahyuan tentang wewenang yang kita miliki, maka kita akan berbicara dan semua akan patuh. Ini bukan permasalahan besar. Ketika kita tidak yakin dengan otoritas yang kita miliki, ketika kita berbicara, hanya bisa dengan sikap ‘berharap’ bahwa apa yang kita katakan bisa terjadi.

Kita memiliki keyakinan penuh saat kita membelanjakan uang yang memang kita miliki. Ini uang kita maka kita bisa membeli kopi, membayar sewa atau membeli sepatu baru jika kita mau. Uang akan mengikuti keinginan orang yang memilikinya. Orang yang memiliki uang tidak berpikir dua kali, tidak perlu khawatir, kalau-kalau uangnya tidak mematuhinya. Dia memiliki otoritas atas uang di tangannya dan dapat membeli apa saja yang dia inginkan.

Iman, seperti juga uang, meresponi seberapa besarnya pengetahuan kita tentang otoritas yang kita miliki. Saya tidak dapat membelanjakan uang Anda tetapi saya dapat membelanjakan uang saya karena saya tahu itu milik saya. Ketika saya memahami bahwa penyakit, kegagalan, dan kehilangan berada di bawah otoritas saya, saya dapat berjalan dalam iman yang sempurna dan melihat kebutuhan itu terpenuhi. Saya tahu bahwa Tuhan telah menyediakan dan memberi saya otoritas penuh untuk menggunakan sesuai hukum-hukum-Nya. Tidak ada kekurangan di dalam Kerajaan Allah!

Seberapa percayakah kita pada rekening kita sendiri? Sebanyak yang bisa kita pahami dengan semangat Anda!
Saat kita mendapatkan pewahyuan tentang otoritas kita di dalam Kristus, iman kita yang merupakan iman Allah sendiri yang dikaruniakan-Nya di dalam kita, akan melompat menjadi bentuk tindakan.

Iman timbul karena mendengarkan Firman Tuhan (janji-janji Tuhan dalam perjanjian covenant-Nya) di dalam roh kita.

Ketika kita tahu bahwa kita memiliki uang di bank, kita berbelanja tanpa rasa takut. Ketika kita tahu, siapa diri kita di dalam Kristus, kita menerima kesembuhan, pembebasan dan penyediaan sambil beristirahat di dalam Dia.
Itu adalah warisan milik kita!

[Repost ; “Authority and Faith”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]
]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

Read More
Articles

Mengapa Banyak Orang Menyalahkan Tuhan Karena Keadaannya? (Part 1)

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Ketika Hal Buruk Terjadi Dalam Hidupnya? (Part 1)

“Berdoa adalah list terakhir yang ingin saya lakukan”, jawab Mela curhat tentang masalah keluarganya.

Saya terperangah.

“Why? Dalam keadaan sepertimu, Tuhan menjadi jujugan saya yang paling pertama.”

“Bagaimana mungkin seseorang yang percaya Tuhan seperti suamiku, bisa melakukan hal seperti itu?”


“Tuhan menjamah pimpinan bank sehingga memberi kredit yang besar kepada saya. Meski proses berlangsung agak lama, tetapi oleh kemurahan Tuhan, akhirnya semua lolos dan lancar. Uang sudah masuk ke rekening saya,” ujar Anto bersaksi dalam sebuah persekutuan doa sekitar 2 tahun yang lalu.

Sekitar 6 bulan sebelum pandemi pun sudah mulai seret, begitu pandemi, menjadi lebih parah lagi. Macet. Dia tidak punya dana cadangan pula. Maka tidak mampu lagi membayar bunga dan cicilannya. Tidak semua kredit di rekening koran. Sebagian merupakan kredit berjangka, yang tiap bulan harus dicicil.

Anto kecewa dan menyalahkan Tuhan. Mengapa Tuhan tidak menolongnya? Padahal dia sudah berdoa.
Bukankah kredit itu juga hasil doa, pikir Anto.
Sekarang Anto mogok beribadah.

“Gak pakai Tuhan-Tuhan lagi,” ujarnya kesal.


Robot pembersih rumah sangat menolong saya di BSD. Karena sudah di set oleh anak-anak, jadi saya cukup tekan tombol Auto-Cleaning di hp saya. Beres.

Suatu hari saya perhatikan, hasil kerja robot tidak sebersih biasanya. Di apps muncul note supaya membersihkan rambut-rambut yang melilit sikatnya. Sudah sich, tapi saya ga tau cara membukanya, jadi saya bersihkan sebisanya. Jalan lagi…. Lega…
Lama kelamaan mogok beneran.  Saya lihat memang ada rambut yang menggulung di sikatnya, tapi saya tidak tau cara membukanya.

Oh iya… Kan ada buku manualnya..  setelah mempelajari buku manualnya, bisa dibuka. Rambut yang sudah menggulung sikat digunting, maka robot bekerja dengan lancar. Bersih & kinclong… 🙂


Begitu banyak orang-orang yang menyalahkan Tuhan ketika mengalami hal yang tidak diinginkannya.
Benarkah itu salahnya Tuhan?

Mela memilih suami karena melihat pria ini rajin beribadah.
Apa yang kelihatan kasat mata, tidak menjamin kualitasnya.
Jika seseorang sungguh-sungguh mengenal Tuhan, buahnya akan nampak.
Apakah dia punya hubungan pribadi dengan Tuhan? Memahami firman-Nya serta menghidupinya? Taat pada arahan-Nya?
Apa yang keluar dari mulutnya? Itu mencerminkan apa yang tersimpan dihatinya.
Pohon mangga tidak mungkin berbuah tomat.

“Semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu,” kata Tuhan.

Apakah ‘buah’ pria ini selaras dengan benih-benih yang Tuhan inginkan?
Sebelum menikah, pastikan dia seorang yang dewasa rohani, bukan bayi rohani.

Mengharapkan bayi rohani yang selalu menuntut keinginannya dituruti, tentu merepotkan bukan? Dan dia masih belum mampu bersikap sebagai kepala keluarga! Meski pun dia seseorang yang mengenal Tuhan.
Teliti sebelum membeli, kata pepatah.
Dalam firman-Nya, Tuhan sudah memberikan panduan (buku manual) berupa firman-Nya. Sudahkah kita membaca dan mempraktekkannya?


Anto kecewa dengan kredit macetnya. Benarkah kredit itu atas kehendak Tuhan?

Coba buka manual booknya:

  • Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga.
  • Orang yang berhutang menjadi budak yang menghutangi.
  • Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.

Ternyata berhutang bukanlah kehendak Tuhan.
Nach kalau itu melanggar perintah Tuhan, ya cenglinya, kita sendiri yang harus bertanggungjawab.

Apa yang kita tabur, itu yang kita tuai. Ini hukumnya.

Kita taat, menuai hasil yang baik.
Kita melanggar, menuai konsekuensinya.

Begitu banyak orang berdoa menurut kemauannya sendiri, – padahal apa yang didoakan berlawanan dengan kehendak Tuhan -, tetapi saat macet kemudian menyalahkan Tuhan. 🙁 🙁 🙁
Ini akibat tidak membaca buku panduan alias tidak mempelajari firman-Nya.

Berdoa itu bukan ngomong sendiri mengatur Tuhan supaya menuruti kemauan kita.
Itu namanya memerintah bawahan atau satpam kita.
Tuhan bukan tukang stempel!
Gak perlu juga berpuasa dengan tujuan ‘ memiting tangan Tuhan’ dan memaksa-Nya menuruti keinginan kita.

Berdoa itu mendekatkan diri kepada Allah, untuk mencari tahu dan mengerti kehendak-Nya. Dan berdoa, bukan tujuannya untuk mengubah Allah, melainkan mengubah diri kita yang berdoa, agar hati kita diselaraskan dengan hatinya Allah.

Tuhan berbicara melalui firman-Nya, jadi mesti baca dan belajar firman-Nya.
Tuhanlah Boss dan Sutradaranya.
Jangan dibalik-balik.

Tugas kita  sepakat dengan Tuhan, menuruti arahan-Nya agar kehendak-Nya yang terjadi.
Sekali lagi, kehendak Tuhan yang terjadi bukan kehendak dan maunya kita!

Saya pun pernah melakukan kesalahan serupa, ingin tahu kisahnya?
Tunggu artikel “Mengapa Banyak Orang “Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Ketika Hal Buruk Terjadi Dalam Hidupnya? (Part 2).”

Prayer is not trying to twist God’s arm to make Him do something. Prayer is receiving by faith what He has already done!
Prayer is communion with God. As you spend time with the King of kings and the Lord of lords, His attitude becomes your attitude. – Andrew Wommack.

Doa bukanlah mencoba memelintir lengan Tuhan untuk membuat Dia melakukan sesuatu.  Doa adalah menerima dengan iman apa yang telah Dia lakukan!
Doa adalah persekutuan dengan Tuhan.  Saat Anda menghabiskan waktu dengan Raja segala raja dan Tuhan segala segala tuhan, maka sikap-Nya menjadi sikap Anda. – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 235 236 237 238 239 404