Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Be Yourself!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Be Yourself!

Berawal dari kata ini, saya sudah menulis puluhan artikel. Tetapi pemahaman saya menjadi Be Yourself – menjadi diri sendiri ini, sesungguhnya terus berkembang mengiringi pertumbuhan rohani dan pengenalan pribadi saya dengan Tuhan.

Salah satu yang ditekankan Peter Scazzero:
Quit pretending to be something we are not.
Berhentilah berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan diri kita.

Kita pasti menolak bahkan tersinggung saat dianggap pencitraan, menjadi seseorang yang sesungguhnya bukan kita.
Tetapi sejujurnya, setiap kita pernah mengalaminya bahkan meski pun pertumbuhan rohani kita kian dewasa, kita terus menerus dituntut menjadi seseorang sesuai harapan orang lain.

Ketika kecil, ingin jadi anak kebanggaan mama. Maka yang selalu ditampilkan hal-hal yang baik. Yang nakal, jail, ditutup rapat-rapat.
Saat dewasa, kita dituntut untuk mengenakan brand tertentu, atau mobil kelas tertentu supaya bisa diterima di kalangan tertentu.
Suka bergaul dengan kalangan tertentu, supaya dianggap satu level dengan mereka.
Itulah sebabnya, banyak yang bangga jika berteman dengan orang yang terkenal, kaya, pejabat atau anaknya.

Dan sesungguhnya, itu melelahkan. Mengenakan berbagai topeng setiap hari.
Berusaha memenuhi harapan orang lain, ingin menjadi seseorang yang bukan kita.

What is perhaps more tragic is that so many of us who are followers of God also remain trapped within the layers of our false self. – Peter Scazzreo

Apa yang mungkin lebih tragis adalah bahwa begitu banyak dari kita yang adalah pengikut Tuhan juga tetap terperangkap di dalam lapisan-lapisan diri kita yang palsu. -Peter Scazzero

Bersyukur semakin memahami Tuhan dan kebenaran-Nya, semakin saya paham bahwa Tuhan sudah memberi tujuan serta tugas spesial bagi setiap orang. Saya tidak perlu menjadi orang lain.

Arthur Meintjes kagum dengan Andrew Wommack, yang dengan tanpa perasaan bersalah, menolak pelayanan yang ditawarkan kepadanya, jika dia merasa itu bukan kehendak Tuhan. Artinya, Andrew mengecewakan banyak orang.

Saya pun belajar mencoba di berbagai kesempatan, tugas dan pelayanan, sambil mengamati dengan jujur, di mana Tuhan menempatkan saya.

Menulis itu kehendak Tuhan yang saya yakini memang diperuntukkan bagi saya. Saya suka, mengerjakannya tanpa beban dan nyaris selalu antusias.
Setiap kali Nana memberi tugas, atau Denny memberi artikel untuk di translate, dengan senang hati saya kerjakan bahkan selalu menemukan hal-hal baru yang memperkaya saya, saat menuntaskannya.

Konseling, saya bukan tipe yang telaten mendengarkan curhat orang-orang yang berputar terus tanpa jelas ujung pangkalnya, terutama masalah rumah tangga. Apalagi dengan orang-orang yang hanya ingin buang sampah tapi tidak ingin berubah.

Saya prefer berdiskusi, sharing, menurut saya ini masalahnya. Sudah baca buku “bla bla bla?”.
Kalau belum, saya kirim free of charge. Dibaca, apa yang kamu pelajari, lalu kita diskusi lagi, kalau memang perlu.
Saya ingin ada tindakan yang nyata.
Atau saya kirim video dan tontonlah.

Prinsipnya, yang bisa mengubah keadaan itu Tuhan dan firman-Nya. Bukan saya… 🙂
Saya 100% yakin, jika “Pekerjaan Rumah (PR)” dikerjakan pasti perubahan terjadi.
Tidak perlu nasehat yang panjang-panjang apalagi membicarakan detil permasalahannya.
Permasalahan setiap orang berbeda-beda, apalagi yang sudah
menikah bertahun-tahun: bak benang ruwet.

Jika permasalahan menyangkut hukum, kesehatan dll, saya sarankan bertanya langsung pada ahlinya. Ibarat sakit gigi, jangan minta nasehat dokter jantung. Sama-sama dokter, keahliannya berbeda-beda.

Masalah buntu?
Berdoa dan cari jawabannya dengan membaca firman dan hidup melekat kepada-Nya. Perubahan pasti terjadi. Janji Tuhan Ya dan Amin.
Kalau tidak berubah, kesalahan pasti di pihak kita, bukan Tuhan.
Terbukti banyak teman-teman yang masalahnya terselesaikan secara ‘supernatural’ setelah PR diselesaikan.
Tuhan Allah yang menjawab doa dan selalu bisa diandalkan.


Seorang sahabat papanya sakit dan butuh didampingi. Saya bisa mendoakannya, tetapi kalau harus telaten mendampingi, saya tahu persis, karunia saya bukan di sana.

Dulu saya sungkan. “Duh, apa kata orang? Koq saya tidak bisa jadi anak Tuhan yang penuh kasih seperti si anu…”
Merasa bersalah.

Sekarang tidak lagi. Belajar jujur.
Sahabat ini saya perkenalkan dengan Priscilla, ketua bagian Healing di Sekolah Charis. Itu memang kekuatannya Cilla… Saya tidak perlu berusaha menjadi Cilla. 🙂

Butuh fondasi untuk terima kesembuhan?
Saya ajak Yuliadi, sohib di Charis yang memang mendalami tentang kesembuhan.

Saya support kirim artikel, video-video yang dibutuhkan. Saya bisa membantu menguatkan sesuai dengan kapasitas saya.
Hidup jadi jaaauuuhh lebih enteng.

Apakah Tuhan tidak marah?
Tuhan mengasihi dan menerima saya sejak masih dalam kandungan mama. Belum bisa apa-apa.
Dan kasih-Nya tidak pernah berubah.

In the coming world, they will not ask me: ‘Why were you not Moses?’ they will ask me, ‘Why were you not Zusya?'”, quotes terkenal Rabbi Zusya.

Di dunia yang akan datang, mereka tidak akan bertanya kepada saya: ‘Mengapa kamu bukan Musa?’ mereka akan bertanya kepada saya, ‘Mengapa kamu bukan Zusya?'”, ujar Rabi Zusya menjelang kematiannya.

Rabbi Meshulam Zusha of Hanipol or Meshulum Zusil of Anipoli, demikian nama lengkap Rabbi Zusya, tokoh terhormat dan disegani, yang hidup pada tahun 1718–1800.

Saya bertanggung jawab menjadi YennyIndra, bukan yang lain!
Menjadi YennyIndra yang otentik.

Saya melayani Tuhan atau tidak, Dia tetap mencintai dan menerima saya apa adanya.
Saya melayani sebagai ungkapan kasih kepada-Nya dan hidup saya akan puas ketika menggenapi rancangan-Nya dalam hidup saya.
Tuhan yang merancang, bukan saya.

Ketika saya memilih melayani-Nya sesuai dengan apa yang saya yakini sebagai kehendak-Nya, justru saya bisa melayani dengan lebih efisien dan efektif.
Hasil dari pelayanan bukan tergantung saya.
It’s all about God, not me.
Semua tentang Tuhan, bukan saya.
Saya hanyalah bejana yang dipakai Tuhan sesuai kehendak-Nya.
Alias Pena Di Tangan Tuhan, istilah dari sis Elma Roux.

Tugas saya adalah hidup di dalam Tuhan dan firman-Nya.
Apa yang harus saya lakukan, yaitu berjalan bersama-Nya, sesuai arahan-Nya dalam menyelesaikan setiap tantangan kehidupan, sehingga hidup jadi rest, santai, tetapi terus terkoneksi dengan-Nya.
Be yourself!

Bagaimana pendapat Anda?
Praktik yuuuukkkk…
Jadi diri kita yang unik dan otentik!

Be yourself, no matter what other people think. God made you the way you are for a reason. Besides, an original is always worth more than a copy.

Jadilah diri sendiri, tidak peduli apa yang orang lain pikirkan. Tuhan menjadikan kita seperti kita saat ini, karena suatu alasan (tujuan). Selain itu, ingatlah, yang asli selalu lebih berharga daripada yang sekedar salinan alias copy-an.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

The Meaning You Give, The life You live

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

The Meaning You Give, The life You live

Tengah mengobrol santai bersama teman-teman, ketika P. Dolfi mengingatkan saya pada peristiwa bertahun-tahun yang lalu.

Dalam salah satu artikel, saya mengutip quotes TD. Jaked yang terkenal, bahwa dibalik masalah besar, tersembunyi berkat yang besar.

“Kalau begitu, terima saja masalah yang lebih besar lagi, supaya menerima mujizat yang lebih besar,” komentar P. Dolfi, “Kalau saya sich ga mau… Saya mau hidup bebas masalah.”

“Wow… P. Dolfi seperti sudah tidak hidup di dunia lagi,” saya menimpali.

Saat awal saya masuk sekolah Charis, banyak mindset lama yang selama ini saya pikir, itulah rumusan hidup secara umum, ternyata itu mindset yang salah.
Saya baru masuk kelas koresponden, sementara P. Dolfi sudah duluan sekolah sekitar 1 tahun. Kalah level, kalah ilmu… Meski di level 2 akhirnya kami satu kelas. 🙂

Ini salah satunya.
Sejak dulu saya berpikir, masalah itu ya wajarnya yang dialami orang yg masih hidup di dunia ini. Bukankah ada quotes yang mengatakan bahwa hanya orang mati yang tidak punya masalah.

Sakit sekali-sekali itu wajar, entah pusing, flu atau penyakit ringan lainnya. Normalnya orang hidup. Kalau sakit berat, baru heboh.
Sampai saya mendengar kesaksian Andrew Wommack yang 50 tahun tidak pernah sakit, barulah saya sadar, ternyata hidup tanpa pernah sakit itu reachable, bisa koq…
Saya sadar, mindset lama saya itu salah.

Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan, kata Tuhan.

Kadang kita celaka karena mindset kita salah, sehingga salah pula dalam berpikir, mengambil keputusan serta bertindak.


Tanpa terasa sudah 4.5 tahun saya sekolah di Charis. Pengenalan akan Tuhan kian mendalam dan pewahyuan-pewahyuan makin bertambah banyak.

Terakhir ini, Tuhan memberikan pewahyuan bahwa seharusnya sebagai anak-anak Tuhan, hidup saya di bumi ini seyogyanya seperti di sorga.

Saya merenung.
Di surga itu ada resesi ga? Ga ada.
Mestinya hidup anak Tuhan juga ga ada resesi.
Di surga ada yang sakit ga? Ga ada.
Mestinya hidup anak Tuhan juga ga ada yang sakit apalagi stress hingga sakit jiwa.
Dst.

Tiba-tiba saya sadar, mindset itu sangat penting.

Ada kalanya tenggorokan sedikit gatal dan kurang enak. Ketika melihat itu, iblis mulai menggoda,
“Berarti kamu radang tenggorokan, gejala awal Covid tuh…”
Ketika saya menganggap sakit itu lumrah, normal dan wajar,
saya pasrah…

Berbeda ketika mindset saya: sehat adalah hak saya, maka saya ini orang sehat yang sedang digoda dan ditipu supaya sakit.
Segera rancangan iblis dilawan.
Saya usir penyakit dari tubuh, karena penyakit tidak berhak nge-kost di tubuh saya.

The Meaning You Give, The life You live (Makna yang Anda berikan, menentukan Hidup yang Anda jalani), tertulis pada kaos yang dikenakan Bro Irvan Irawan Jie, dalam video kiriman P. Prasetya M. Brata.

Bergaullah dengan teman-teman yang positif dan membawa Anda maju… Kaos pun mengajarkan hal yang penting. 🙂


Hidup di bumi seperti di surga, artinya hidup bebas dari masalah, bebas dari kekurangan, sakit penyakit, stres dsb.
Segala yang terbaik dari Tuhan yang tersedia di surga, dapat kita nikmati sekarang, asalkan kita hidup selaras dengan Hukum Kerajaan Allah.

Ada perlindungan supernatural dalam kehidupan orang yang percaya Tuhan. Kalau hidup kita tidak supernatural, artinya kita tidak sungguh-sungguh memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, kata Andrew Wommack.

Wow…

Ketika saya menerima dan meng-amin-kan pewahyuan bahwa hidup saya di bumi seperti di surga, tanpa sadar saat ada teman yang menceritakan ramalan buruk th 2022, lalu ada yang memberikan info kemungkinan buruk akibat omicron yang mungkin saja terjadi, sekarang respon saya berbeda.

“Hhhmmm…. Itu untuk orang-orang yang hidup menurut hukum dunia, tetapi bukan bagian saya yang hidup menurut Hukum Kerajaan Allah.”

Ada perlindungan supernatural Tuhan bagi orang-orang yang hidup menurut Hukum Kerajaan Allah.
Saya biji mata Tuhan, meniru ungkapan Raja Daud. Kesayangannya Allah.
Tuhan yang menopang dengan tangan kanan-Nya yang membawa kemenangan.
Dan….
Terjadilah menurut imanmu. Demikian hukumnya.
Mindset yang kita percayai, menentukan kualitas hidup kita.
Pilihan ada di tangan kita sendiri.
Melegakan bukan?

Your philosophy controls the outcome of your life.

Filosofi Anda mengendalikan hasil yang diperoleh dalam hidup Anda.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mengapa Doa Belum Juga Terjawab?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

*Mengapa Doa Belum Juga Terjawab?*

Beberapa orang mengeluh, dia sudah berdoa lamaaaa… sekali tetapi doa tak kunjung terjawab.
Dan sungguh menggelitik ketika membaca quotes Barry Bennett:
*When you speak words of life, love and faith you are speaking God’s language, and He watches over His Word to perform it.*

*Ketika Anda mengucapkan kata-kata kehidupan, kasih disertai iman, Anda berbicara dalam bahasa Tuhan, dan Dia mengawasi Firman-Nya untuk melaksanakannya.*

Mengapa doa tidak terjawab?
Karena setelah berdoa, yang kita ucapkan bukanlah  bahasanya Tuhan.

Coba dengarkan… Apa yang terucap dari mulut?
Keluhan… Padahal yang didoakan kebalikannya.
Ungkapan rasa takut, kekuatiran, berita-berita buruk dan semuanya itu berbeda dengan apa yang didoakan.

Rupanya, bahasa yang digunakan telah menghapus doa yang dipanjatkan, tanpa disengaja… Dan tanpa disadari.
Sementara kita kerap menyalahkan Tuhan karenanya.

Berkat dan kutuk ada di dalam mulut kita sendiri.
Kitalah yang melukis dan mengukir masa depan kita melalui setiap perkataan yang kita ucapkan.
Bahkan setiap janji Tuhan yang ingin direalisasikan, kita mengundangnya, dengan cara mendeklarasikannya.
Saat kata-kata terucap dan telinga mendengar, disitulah iman dibangun.
Dan Allah merespon iman!

Itulah sebabnya kami murid-murid di sekolah Charis, sangat berhati-hati dengan perkataan kami.
Kadang ada bagian tubuh kami yang sakit.
Kami sadar, rasa sakit itu memang nyata… Ya sakit beberan.
Tetapi kami tahu bahwa ini serangan si musuh. Allah Sang Penyembuh tinggal di dalam roh kami, jadi penyakit tidak berhak mengganggu apalagi tinggal bahkan menetap di tubuh kami.
Kami menolak mengakui rasa sakit itu, justru menggunakan otoritas yang telah Tuhan berikan untuk mengusirnya.

Kami mendeklarasikan kesembuhan, kesehatan dan pemulihan yang kami harapkan.
Apa yang terjadi?
Kesembuhan terealisasi.
Janji-janji Tuhan digenapi.

Tuhan sudah memperhadapkan berkat dan kutuk di hadapan kita.
Pilihlah kehidupan, kata Tuhan.

Andrew Wommack berujar,
If our lives is not supernatural, they are superficial.”

Kehidupan normal orang-orang yang percaya kepada Tuhan, seharusnya memang dipenuhi dengan hal-hal yang supernatural, menurut kacamata dunia. Jika tidak, berarti kita tidak benar-benar hidup percaya dan melekat kepada-Nya.

Hidup kita sudah dilengkapi dengan kuasa, otoritas, hikmat, perkenanan di hadapan Tuhan dan manusia. Jika kita memahami apa yang kita miliki dan menggunakannya dengan benar, kita pasti mengalahkan dunia.

Setuju?

Mari kita raih hidup berkemenangan dengan memperhatikan perkataan dan bahasa yang kita pergunakan, Bahasanya Tuhan yang memberikan pengharapan, kekuatan dan damai sejahtera. Bahasa kita adalah Firman-Nya.

Take note – I am setting before you today a blessing and a curse:
the blessing if you take to heart the commandments of the Lord your God that I am giving you today,
and the curse if you pay no attention to his commandments and turn from the way I am setting before you today to pursue other gods you have not known.

Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk:
berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;
dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC

MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Ingin Dengar Kisah Seru Saya Bisa Sekolah Di Charis? Ini Dia!

https://mpoin.com/

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Ingin Dengar Kisah Seru Saya Bisa Sekolah Di Charis? Ini Dia!

Buka-buka contact Whatsapp, tiba-tiba mata ini terpaku pada nama Imam Syahroni. Siapa ya? Lupa-lupa ingat.
Oh.. Ingat! Arek Suroboyo yang ketemu di Johor Bahru.
Tak kirimi artikel Seruput Kopi Cantik saja…
Anak ini lucu…. Maklum sesama Suroboyo jadi mudah akrab.

Mulailah kedekatan saya dengan Imam terjalin.
Imam rajin mengomentari artikel Seruput Kopi Cantik, sambil ngobrol ngalor ngidul.

Suatu hari Imam chat,
“Ai (Tante), ngerti gak Ai itu punya otoritas lho! Sayang klo ga paham dan ga memanfaatkannya…”

“O ya? Otoritas apa Mam?”

“Ada bukunya “Otoritas Orang Percaya”, penulisnya Andrew Wommack. “

“Oke tak beli… Penasaran aku.”

Jadilah saya beli bukunya dan langsung dibaca tentunya… Apalagi sudah penasaran.
Ada sesuatu yang kurang jelas sich. Tanya Imam ah…

Saya telpon Hp Imam. Gak bisa.
Diulang lagi… Ga bisa juga.
Hingga 4x miss call ga diangkat.
Ya sudahlah…
Baca lagi sampai habis.
Lapor sama Imam.

“Bagus banget Mam… Thank you ya…”

“Ai, ada sekolahnya Andrew Wommack di Jakarta. Mampir klo ke Jakarta. Boleh koq join kelasnya sebagai tamu. Ini alamatnya.”

Waktu ke Jakarta, saya menyempatkan diri hadir di kelas.
Wow…. Menarik sekali!
Langsung saya daftar kelas Koresponden karena saat itu saya masih tinggal di Surabaya.

Dan hidup saya berubah!


Setelah berteman lama, barulah Imam mengaku, ternyata waktu promosi buku Otoritas Orang Percaya pada saya, sesungguhnya Imam belum baca! 🙁 🙂

Nach lho…
Imam beli beberapa buku, salah satunya diberikan Decy, istrinya, agar dibaca.
Decy rajin membacanya hingga tuntas.
Itulah sebabnya, saat saya berkali-kali telpon Imam, dia gak berani angkat telpon karena dia gak tau isi bukunya… alamak…
Tunggu ada Decy, klo saya tanya sesuatu, imam ‘kulakan’ jawabannya dari Decy… Wkwkwk….
Imam… Imam…. Sang Marketing sejati. Jagoan jualan.
Buka-bukaan rahasia, kami pun tertawa terbahak-bahak.

Inilah cara Tuhan menarik saya untuk sekolah di Charis.
Bayangkan…. Kelihatannya semuanya natural…
Iseng kirim seruput kopi cantik ke Imam, ngobrol, diiming-imingi otoritas, baca buku, mampir join kelas, jadilah saya murid Charis yang mengubah hidup saya secara radikal.
Cara Tuhan sungguh tak terduga…. Dan unik.
Marketingnya belum baca bukunya tapi sudah berhasil memenangkan saya.

Perhatikan, betapa Tuhan begitu mengasihi saya, sehingga saya ditariiiikkk untuk mengenal-Nya lebih dalam. Hidup saya jauh lebih relax, damai dan paham tujuan hidup saya. Tidak perlu berusaha keras menjadi orang lain atau memenuhi harapan orang lain. Enteng…. Dan happy…


Imam bercerita, dia promosi tentang otoritas orang percaya, dan sekolah Charis, kepada banyak orang.
Bahkan Imam sudah punya target, ini lho teman-teman yang harus diberi informasi bagus…
Salah satunya, Ai Yenny, katanya.
Tidak sedikit yang sudah diberi buku gratis pula.
Tetapi yang akhirnya nyantol, hanya saya…
Jadilah saya, piala kemenangan Imam! 🙂

Sesungguhnya Kabar Baik itu diberikan kepada semua orang, tetapi tergantung siapa yang meresponinya.
Allah itu adil…. Tetapi Dia memberi setiap orang free will, alias kehendak bebas, dan pilihan di tangan masing-masing.

Today I invoke heaven and earth as a witness against you that I have set life and death, blessing and curse, before you. Therefore choose life so that you and your descendants may live!

Hari ini aku memohon langit dan bumi sebagai saksi terhadapmu bahwa Aku telah memperhadapkan kepadamu, kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan agar engkau dan keturunanmu hidup!

Berkat dan kutuk, hidup dan mati sudah diberikan kepada kita untuk dipilih. Dilengkapi pula, clue: pilihlah kehidupan agar engkau dan keturunanmu hidup!

Tetapi ternyata tidak semua orang mau, untuk mengikuti jalannya Tuhan.
Banyak yang lebih percaya pada jalan dunia, yang lebih selaras dengan logika mereka. Cara cepat dan jalan pintas untuk menjadi sukses dan kaya, menurut cara dunia.

Raja Daud dalam nyanyian mazmurnya berujar,
You’ve gone into my future to prepare the way,
and in kindness you follow behind me
to spare me from the harm of my past.
With your hand of love upon my life,
you impart a blessing to me.

Tuhan telah pergi ke masa depanku untuk mempersiapkan jalan,
dan kebaikan-Mu mengikuti di belakangku
untuk menyelamatkanku dari bahaya masa laluku.
Dengan tangan kasih-Mu atas hidupku,
Engkau memberikan berkat kepadaku.

Wow…. Bukankah ini jaminan hidup yang luar biasa?
Jika Tuhan ada di pihakku, siapa yang dapat melawan aku?

Siapa yang mengerti cara memanfaatkan Iphone secara maximal, efektif dan efisien melebihi Apple yang menciptakannya?
Dengan cara yang sama, siapa yang tahu bagaimana cara menjalani hidup yang terbaik, maximal, efektif, efisien dan membahagiakan bahkan janji Tuhan, hidup ‘di bumi seperti di sorga’, melebihi Sang Pemilik Kehidupan, yaitu Allah itu sendiri?

Nach, Anda pilih yang mana?

You either believe & receive OR Doubt And Live Without It! – Andrew Wommack.

Anda bisa percaya & menerima ATAU justru terjebak dalam Keraguan Dan Hidup Tanpanya! -Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Makna Apa Yang Anda Sematkan?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Makna Apa Yang Anda Sematkan?

Kami dalam perjalanan pulang dari toko buah, terakhir kami membiasakan diri minum juice buah, ketika saya melihat rambutan di kios pinggir jalan.

“Duh… Kepingin rambutan. Tadi koq ga ada di toko buah ya?,” ujar saya,
“Yo weslah, nunggu kiriman rambutan dari Solo, semoga sudah matang dan P. Min segera kirim.”

Pak Min itu tukang kebun merangkap bagian apa saja di Solo. Di rumah kami di Solo, ada pohon rambutan merah yang buahnya sangat manis. Nach istimewanya lagi, P. Min kalau kirim, buahnya sudah dipetik dan dipilih yang besar and bagus. Gak repot ngurusin tangkai serta daunnya.

Tiba di rumah, lho ada paket.
Saat dibuka… Yeaaayyyy…. Rambutan dari Solo.

Kebetulan? Terserah Anda yang mengartikannya.
Seperti kata guru saya, P. Prasetya M. Brata,
“Segala sesuatu tidak punya arti, sampai kita yang memberikan arti.”

Saya memaknainya sebagai “Ciuman Kasih dari Tuhan”.
Paket rambutan *SUDAH* dikirim dari Solo, bahkan sebelum saya menginginkannya…. 
*Tuhan sudah menjawab doa saya, bahkan sebelum saya memintanya!*
So sweet….
Allah begitu mengasihi saya dan mengungkapkannya melalui rambutan!

I love You, Lord….

—————

Pagi- pagi terdengar ramai di kebun. Ada apa?
Ternyata Pohon Pepaya Manila kami hampir roboh, sehingga P. Indra memimpin beberapa orang bapak untuk menyelamatkannya.

Bermula kami membeli pepaya manila, yang sangat manis. Iseng bijinya di sebar dalam pot, ternyata bersemi.
Mulailah dipindah di tanah, di pinggir taman.
Sesungguhnya, tanaman pepaya bukanlah tanaman cantik untuk hiasan, jadi biarlah di pinggiran saja.

Yang tidak dinyana, buahnya banyak sekali. Berderet ke bawah, sementara di atas bunganya masih banyak bergerombol.

“Duh.. Bu Yenny benar-benar diberkati Tuhan. Menanam pepaya saja buahnya sampai sebanyak itu… Berkelimpahan,” komentar Bu Mira sambil mengambil fotonya.

Gemas dan senang melihatnya.
Buahnya tidak besar, tetapi manisnya…. Alamak!
Dan tidak henti-hentinya berbuah dan matang berurutan. Cocok. Kami sedang membiasakan diri minum juice buah.
Semua ada 4 pohon. Rupanya ada 1 yang tumbuhnya agak miring dan saking banyaknya buahnya, sampai hampir roboh.

Pepaya memang bukan buah mahal dan tidak spesial. Tetapi saya memaknainya sebagai hadiah kasih dari Tuhan.
Nyaris hampir tiap hari selalu ada yang matang dan manisnya….. 🙂
Ini anugerah yang wajib disyukuri…
Menggambarkan betapa baik dan pedulinya Tuhan terhadap kami…

——————

Salah satu kegemaran saya, menulis sambil memandang kebun kami yang asri.

P. Indra dan saya kerap terbahak-bahak melihat bagaimana puluhan burung gereja liar, berebut makanan dengan Ayam-Ayam Serama.
Ada wadah makanan ayam diletakkan dalam kandang ayam.
Saat ayam-ayam asyik bermain di luar kandang, burung gereja ramai-ramai masuk menyerbu makanan ayam.

Saat Serama menyadarinya, segera mereka kembali ke kandang. Beberapa burung gereja tidak sempat menyelamatkan diri, terjebak di dalam kandang. Ketakutan saat sang ayam masuk kandang.
Lucunya…. 🙂 🙂 🙂

————–

Setiap magrib, Ayam-Ayam Serama bersiap tidur.
Di mana tempat tidurnya?
Di pohon kelengkeng merah, karena pohon ini cukup lebat tetapi tidak tinggi.
P. Indra memasang kayu-kayu kecil sebagai tangga untuk mempermudah ayam itu naik.

Sepasang Ayam Serama putih bertengger dan tidur di tengah-tengah pohon kelengkeng merah. Sementara sepasang Ayam Serama coklat tidur di sedikit di atasnya.

Uniknya, masing-masing sudah tahu tempatnya. Kadang P. Indra menukar tempatnya, tetapi mereka bergeming. Kembali lagi ke tempat masing-masing.
Seperti kavling hak milik saja… 🙂


Ada lagi burung liar kecil, paruhnya panjang. Burung ini suka sekali bergelantungan di pohon yang satu, lalu melompat bergelantungan di pohon kamboja. Terbang lagi ke pohon lainnya…
Kadang lupa ingin masuk ruangan dan menabrak kaca…

Hal-hal sederhana, biasa tetapi menyenangkan…
Saya mensyukurinya sebagai “Sapaan Kasih Tuhan di pagi hari”, yang saya nikmati sambil menyeruput kopi cantik…

Life is good!

Sesungguhnya, begitu banyak cara Tuhan menunjukkan kasih dan perhatiannya kepada masing-masing kita, setiap harinya.
Masalahnya, kita kerap begitu sibuk dan terburu-buru dalam menjalani hidup ini, terutama yang tinggal di kota-kota besar, sehingga melewatkannya begitu saja.

Hidup dipenuhi dengan berbagai aktifitas, tugas dan berbagai kewajiban hingga endingnya kita begitu stres, kelelahan dan burn out.

Mungkin ini saatnya kita berhenti sejenak, menyadari bahwa seyogyanya hidup ini kita jalani bersama Tuhan, langkah demi langkah.
Sapa Tuhan, ungkapkan kasih dan kerinduan kita kepada-Nya, syukuri kebaikan-Nya, ngobrol apa yang kita inginkan, apa yg menjadi keprihatinan kita dan sampaikan harapan-harapan hati ini…
Dia Sahabat, Kekasih dan Bapa kita…

Begitu sering kita memperlakukan-Nya sebagai mesin penjawab doa, yang didatangi saat butuh thok!
Tuhan itu Pribadi nyata yang ingin dikasihi pula.
Semestinya Allah justru menjadi Sahabat terdekat kita karena Dia tinggal di dalam roh kita, senantiasa menyertai dan tidak pernah meninggalkan kita.

Dialah Sang Pemilik kehidupan dan alam semesta. Dia lebih tahu, bagaimana kita menikmati dan menjalani kehidupan ini dengan cara yang terbaik, efektif dan efisien.

Mendekat pada Tuhan yuk….

The time you spend alone with God will transform your character and increase your devotion. Then your integrity and godly behavior in an unbelieving world will make others long to know the Lord.-Charles Stanley.

Waktu yang Anda habiskan sendirian dengan Tuhan akan mengubah karakter Anda dan meningkatkan pengabdian Anda.  Maka integritas dan perilaku saleh Anda di dunia yang tidak percaya akan Tuhan, akan membuat orang lain rindu untuk mengenal Tuhan.-Charles Stanley.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 205 206 207 208 209 404