Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

The Loneliness Solution!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

The Loneliness Solution!

Yuliadi post artikel yang sangat bagus. Tulisan dari Ps. Gregory Dickow, dari buku yang berjudul: Solution for loneliness is connection with HIM.
Saya sangat diberkati sehingga minta ijin mengutipnya untuk artikel Seruput Kopi Cantik.

“Selama menjadi gembala berpuluh-puluh tahun, saya telah mengkonseling ribuan orang, ujar Ps. Gregory Dickow.

Masalah yang cukup sering mereka sampaikan kepada saya, mereka merasa lonely  (merasa sendiri) dan kesepian.

Dari semua orang yang konseling, ANEHNYA setengah dari mereka, TELAH menikah, memiliki pasangan bahkan anak, sebagian lagi memang masih lajang atau belum menikah. Anehnya juga rata-rata dari mereka orang-orang yang cukup sukses dan beberapa diantaranya cukup terkenal.

Dari situ saya mengambil kesimpulan, lonely dan kesepian adalah masalah “didalam” kita, bukan masalah “diluar” kita. Ternyata perasaan Lonely alias kesepian tidak tergantung apakah ada orang disamping kita atau tidak. Dan juga tidak tergantung pada apa yang kita miliki.

Sayangnya, mayoritas dari mereka mengira bahwa solusi bagi perasaan lonely atau kesepian, terletak pada orang lain.
Yang sering saya dengar dari mereka adalah :

  • seandainya saja saya telah menikah dan memiliki pasangan.
  • seandainya saja pasangan saya lebih memperhatikan saya.
  • seandainya saja saya memiliki lebih banyak teman
  • seandainya saja saya memiliki seorang yg mengerti saya
  • mungkin saya lebih baik jika saya memiliki hewan peliharaan.

Semua hal ini mungkin dapat membantu kita sampai taraf tertentu dan sementara. Tetapi solusi sejati dan pemanen mengatasi perasaan lonely dan kesepian, bukanlah hal-hal itu. Semua itu ibarat panadol, yang hanya menyembuhkan untuk sementara waktu.

Setiap manusia diciptakan Tuhan dengan sebuah kebutuhan bawaan didalam hatinya, yaitu kebutuhan akan selalu TERKONEKSI dengan-Nya.
Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, kita akan merasa ada yang kurang, akibatnya kita akan merasa lonely dan kesepian.
Jika dibiarkan,perasaan ini akan menjadi perasaan self-pity atau mengasihani diri sendiri.
Orang yg self-pity adalah orang yg merasa : “tidak ada yg mengasihi saya, tidak ada yg perduli pada saya”.

Tidak ada seorang manusia pun yg dapat menggantikan posisi dan kemampuan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita akan perasaan TERKONEKSI ini.

Seandainya mereka mau dan berusaha pun,mereka tidak akan mampu, karena sama seperti anda yang tidak sempurna, mereka pun tidak sempurna. Kita semua memang tidak memiliki kemampuan itu. Dan kita tidak akan pernah bisa memberi sesuatu yang tidak kita miliki.

Saya tidak mengatakan ini untuk membela sikap pasif, malas atau supaya kita tidak berusaha meningkatkan kualitas hubungan kita sebagai suami/isteri/ayah/ibu/saudara/anak/teman. Jika ada yang bisa kita perbaiki, perbaikilah.

Tapi intinya tidak ada seorang manusia pun yang mampu mengasihi manusia lainnya dengan kasih yang sempurna tanpa syarat. Tidak ada seorang pun yang dapat kita ajak bicara setiap detik, kapan saja selama 24 jam. Tidak ada seorang pun yang bisa berada disamping kita senantiasa.
Singkatnya tidak ada seorang pun yg dapat menyembuhkan perasaan lonely alias kesepian kita, kecuali Tuhan.

Jadi bagaimana solusi sejati mengatasi perasaan lonely/kesepian ini?

  • Terimalah Tuhan sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita.
  • BERBICARAlah kepada-Nya SESERING mungkin. RohNya tinggal didalam hati kita.
  • INGAT dan SADARILAH selalu : Dia ADA bersama kita kapan pun dan di mana pun.
  • CURAHKAN isi hati kita APA ADANYA kepada-Nya.
  • RUTINLAH MENYEDIAKAN waktu untuk menyendiri bersama-Nya. Menyediakan quality time dengan-Nya.
  • JADIKAN Dia sahabat sejati kita.

Dan saya baru belajar sesuatu yang baru: Bicarakan dengan Tuhan tentang firman-Nya.
Maksudnya?
Ketika saya bertanya kepada-Nya, arti receive with meekness the engrafted word, which is able to save your souls – terimalah dengan lemah lembut firman yang terukir, yang mampu menyelamatkan jiwamu.

Ternyata ketika merenungkan firman ini, barulah saya mengerti, -the engrafted word, maksudnya firman Tuhan dicangkokkan ke dalam diri saya,- sehingga saya dan Tuhan menjadi satu. Karena Tuhan = Firman.
Dengan cara demikian, jiwa saya ( pikiran, emosi, imajinasi dan kehendak), dapat diselamatkan.
Wow…..
Dengan membicarakan serta merenungkan firman bersama-Nya, ada pewahyuan baru yang dibukakan sehingga menambah keintiman hubungan kita dengan Tuhan.
Semakin dekat kepada-Nya, hidup nampak begitu simple dan jelas. Hitam-Putih. Tidak ada yang abu-abu.

Ternyata yang membuat hidup begitu membingungkan dan dipenuhi kekosongan, karena adanya dosa dan cara pikir duniawi yang serba relatif.


Kembali ke kisah Ps. Gregory Dickow:
Ketika orang-orang yang saya konseling itu, melakukan saran di atas, saya mendapati mereka berkata, sekarang mereka tidak merasa lonely/kesepian lagi, bahkan hubungan dengan pasangan mereka pun menjadi lebih baik.

Sekarang keputusan di tangan kita, terus BERHARAP kepada manusia yang tidak sempurna, sehingga terjebak hidup dalam perasaan lonely dan kesepian, atau mau berharap kepada Tuhan yg TIDAK PERNAH gagal.
Kita hanya berusaha mengatasi gejalanya saja atau benar-benar mengatasi akarnya.
Mau solusi sementara atau permanen. Pilihan ada di tangan kita

Tuhan INGIN memiliki hubungan yang intim dengan kita, MELEBIHI kita menginginkannya.

Wow….
Sungguh rahasia yang tidak diketahui oleh banyak orang.
Ada ruang kosong di hati kita yang tidak bisa diisi oleh apa pun, kecuali oleh Tuhan.

Ada orang- orang yang mengejar kekayaan sedemikian rupa, dengan harapan bisa membeli apa pun yang diinginkannya.
Ada pula yang menikahi banyak wanita, untuk mengusir kesepian hatinya.

Raja Sulaiman/Salomo yang dicatat sebagai orang yang paling bijak, raja paling kaya yang paling pernah hidup di dunia, bahkan istrinya 700 orang dan selirnya 300 orang, pada akhir hidupnya berujar:
“Lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin.”

Mari kembali kepada Tuhan, Sang Pencipta kita semua, agar hidup penuh, utuh dan memuaskan. Hanya di dalam Tuhan ada kehidupan yang sejati.
Setuju?

You will never understand who you are until you understand who God is.- Billy Graham.

Kita tidak akan pernah mengerti siapa diri kita sesungguhnya, hingga kita memahami siapa Tuhan itu. – Billy Graham.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

GRACE & FAITH

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

GRACE & FAITH.

Semua yang Yesus Kristus lakukan bagi kita di kayu Salib, sebanyak yang Dia mungkinkan melalui pengorbanan-Nya, itu hanya dapat diakses oleh kita ketika kita melintasi perbatasan Dari Ketidakpercayaan kepada Kepercayaan.

Saat Kita melakukan perjalanan dari satu negara ke negara lain, saat melintasi perbatasan, kita diberi formulir dan diminta untuk menyatakan hal-hal tertentu.
Dari mana kita datang? Kemana kita akan pergi? Apa yang kita bawa bersama kita? Berapa lama kita berencana untuk tinggal?

Ketika kita datang ke Salib – batas keselamatan – kita juga harus membuat beberapa pernyataan:
– Kita percaya, Firman Tuhan itu benar. Firman Tuhan itu roh dan hidup (Yoh 6:63)
– Kita menyadari, bahwa kita adalah orang berdosa yang membutuhkan seorang Juruselamat, karena “semua orang telah berbuat dosa dan gagal mencapai kemuliaan Allah” (Roma 3:23).
– Kita datang dari sisi lain perbatasan keselamatan, datang dengan apa adanya, mengakui dosa, kehancuran, rasa malu dan rasa sakit.
– Satu-satunya hal yang membuat kita melintasi perbatasan adalah Darah Yesus Kristus yang dicurahkan yang menyucikan kita dari pada segala dosa. (1 Yohanes 1:7 TB)
Kita meninggalkan segalanya dan berjalan melewati Pintu Anugerah Ilahi-Nya.

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Roma 10:9?-?10 TB

Kita mengakui Roma 10: 9-10, MENERIMA keselamatan dengan IMAN.

Kita pun pergi ke tanah cahaya dan kebebasan dan rumah baru kebahagiaan, keutuhan, dan harapan. Kita memasuki kerajaan tempat kita menjadi ciptaan baru (2 Kor 5:17), tempat penghukuman masa lalu menjadi tidak berdaya.

Kita memasuki dimensi baru, Warga Negara Kerajaan Allah, di mana kita dimungkinkan hidup di bumi seperti di surga!
Namun ada cara hidup dan pola pikir yang berbeda.
Untuk itulah setiap kita terus menerus belajar, menjadikan Firman itu cermin bagi kita serta standar kebenaran, untuk menjadi serupa dengan Kristus.

Anugerah-Nya diberikan Gratis, Free, Cuma-Cuma…dan kita Menerimanya dengan Iman.

Kehendak Tuhan agar SEMUA orang diselamatkan.
Tetapi tidak semuanya selamat. Why?
Yang selamat hanyalah yang MENERIMA atau MERESPON keselamatan dengan IMAN.
GRACE & FAITH.

Apa saja Janji-Janji Allah?
– Covenant – sebagai keturunan Abraham rohani. (Gal 3: 26-29)
– Kesehatan & Kesembuhan Ilahi
– Kemakmuran, memiliki Cukup untuk memenuhi apa pun yang kita butuhkan (digambarkan sebagai Roti), masih memiliki Extra, untuk berbagi dengan sesama (Sebagai Benih).
– Hikmat yang melampaui segala akal manusia.
– Otoritas & Kuasa ( Mat 10:8)
– Bahkan kuasa yang membangkitkan Yesus pun ada di dalam roh kita.
– Dsb.

Manusia terdiri dari Roh, Jiwa dan Tubuh.
Saat masih di seberang perbatasan, masih menjadi manusia dunia, roh kita mati.
Manusia dunia hanya memiliki tubuh dan jiwa.
Itulah sebabnya, ilmu psikologi hanya sampai ke jiwa.

Ketika lahir baru, Roh Allah tinggal di dalam roh kita.
Manusia rohani, – warga negara Kerajaan Allah-, yang sudah lahir baru, memiliki roh, jiwa dan tubuh.
Roh kita berisi Roh Allah dan sudah di ‘sealed’ – dimeteraikan, oleh Roh Kudus. ( Efesus 1: 13-14)

Karena Allah adalah Roh dan Dia berurusan dengan kita berdasarkan siapa kita dalam roh (Yohanes 4:24), ini telah mengubah segalanya. Kita sekarang menyembah Tuhan berdasarkan siapa kita dalam roh dan bukan pada siapa kita dalam daging; yaitu, bagaimana kita bertindak atau merasa. Saya sekarang mengerti bagaimana Tuhan kita yang kudus dapat benar-benar mencintai saya, karena dalam roh saya yang dilahirkan kembali, saya benar-benar benar dan kudus (Ef. 4:24). Rohku adalah hasil karya-Nya (Ef. 2:10).


Yang kita lakukan sekarang adalah Renewing Our Mind, memperbaharui pikiran kita diselaraskan dengan firman Tuhan. (Roma 12:2)
Iman kitalah yang memungkinkan janji-janji-Nya termanifestasi dalam kehidupan kita.
Seberapa banyak janji-janji-Nya termanifestasi dalam kehidupan kita, tergantung seberapa baiknya kita memperbaharui pikiran kita sesuai dengan firman Tuhan.
Semakin selaras, semakin mengalir lancar….

Dan sebagai penutup, kunci sukses kehidupan kita adalah:
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Yosua 1:8 TB

IMAN RENUNGKAN APA YANG ALLAH KATAKAN.
Merenungkan Firman Tuhan adalah gaya hidup.
Lifestyle!

Apa yang Dia katakan, tidak mungkin bagi kita, sampai kita merenungkannya dan mendapatkannya tertanam menjadi pewahyuan di dalam diri kita.

Merenungkan firman- MENGUBAH YANG TIDAK MUNGKIN MENJADI MUNGKIN, selama firman itu menemukan tempatnya di dalam hati kita.
Setuju?
Praktik Yuk…..

If you’d just center your thoughts and affections upon the Lord, you’d be better off accidentally than you’ve ever been on purpose! – Andrew Wommack.

Jika Anda memusatkan pikiran dan kasih Anda kepada Tuhan, Anda akan menjadi lebih baik secara kebetulan, tanpa harus berusaha, daripada sebelumnya! – Andrew Wommack.

Sumber: Andrew Wommack & John Hagee.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

GOD’S WAY or My Way?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

GOD’S WAY or My Way?

“15 tahun yang lalu saya pernah mendampingi seorang penulis muda yg mengabdikan seluruh hidupnya untuk Tuhan. Apa yang saya serap dari semua diskusi panjang selama berbulan-bulan, saya merasakan totalitas anak muda ini. Bahkan semua keinginannya untuk berkarya di lapangan profesional dia tinggalkan, karena ingin fokus melayani sesama. Karena panggilan itu dirasakannya sejak kecil.

Tapi entah kenapa ya Bu, perjalanan anak ini sangat tidak mulus. Hambatan datang silih berganti, sampai akhirnya dari semula berkiprah di metropolitan, dia kembali ke dusun kecilnya, yang 10-an tahun yang lalu internet pun susah didapat. Bahkan, dia seperti sempat hilang dari peredaran semata karena semua yang dimiliki sudah habis untuk pelayanan, dan pernah soal pulsa untuk berkabar pun sampai tak sanggup beli.

Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya, apanya yang salah dengan karya pelayanannya? Sampai seolah dia tidak pernah mendapat pertolongan yang semestinya atas karya pelayanannya. Tapi iman, keyakinan, dan tekadnya tak pernah tergoyahkan.

Melihat hal seperti itu, saya selalu mencoba berpikiran positif. Mungkin masa ujian anak ini belum selesai. 15 tahun belum ada apa-apanya dibanding kisah orang suci yang jauh lebih menderita.

Nah, itu kasus yang sampai saat ini jadi misteri buat saya Bu Yenny. Apanya yang salah? Mungkin Bu Yenny bisa sharing sesuatu. Thanks,” chat P. Edy Zakheus guru menulis saya.


Chat lawas P. Edy Zakheus, membuat saya berpikir kembali karena menemukan quotes apik ini.

Life is the most difficult exam. Many people fail because they try to copy others, not realizing that everyone has a different question paper.

Hidup adalah ujian yang paling sulit. Banyak orang gagal karena mencoba meniru orang lain, tanpa menyadari bahwa setiap orang memiliki kertas soal yang berbeda.

DIEEENK…..

Saya menyadari itu saya, bertahun-tahun lalu. Sibuk baca buku dan belajar cara sukses, kiat sukses, strategi sukses dan berbagai upaya lainnya, untuk meraih kesuksesan.
Tanpa menyadari, setiap orang punya lembar kertas soal yang berbeda.

Meski saya copy-paste, tidak berarti bisa mendapatkan hasil yang sama. Kita bisa belajar cara seseorang menyelesaikan masalahnya, tetapi perlu disadari, kita hanya bisa menyerap mindset serta strateginya, tetapi tidak berarti kita pasti mendapatkan hal yang sama.

Barang sama, strategi sama, tetapi bisa berhasil untuk orang yang satu, namun dicopy persis, tidak sukses untuk yang mengcopynya.
“Ada faktor Hoki, yang gak bisa dilawan, serta dijelaskan”, kata orang bijak.

Dan ‘Hoki’ itu hanya Tuhan yang bisa mengaturnya.
Menjadi orang yang tepat, pada saat yang tepat, di tempat yang tepat, tahu cara tepat untuk mengeksekusinya pula…
Hanya Tuhanlah Sutradaranya.
Berbagai ‘kebetulan’ terjadi, Pas!

Hidup itu bukan matematika.
Hidup itu sesungguhnya, perjalanan kita bersama Tuhan. Hidup tidak bisa dijalani diluar Allah.
Allah itulah Pusat Kehidupan Seluruh Umat Manusia
, jika saja kita menyadarinya.

Saya bosan menimba ilmu yang mengandalkan kepintaran manusia, bahkan berguru dengan tokoh terkenal pun, endingnya justru salah investasi.
Cape…..

Setelah memahami, Hidup Wajib Dijalani Bersama Allah, mengikuti God’s Way, dan selalu melibatkan Dia dalam setiap prosesnya, hidup jauuuuuh lebih tenang.

Butuh properti?
Lapor Tuhan, berdoa dan menanti…tetapi menanti dengan iman. Iman Itu Bertindak.
Bukan sit back dan relax, santai-santai… nunggu Tuhan kasi propertinya…. Tidak Begitu!
Lalu bagaimana?
Lakukan yang seperti layaknya orang butuh properti, cari, survey…..Kan gak tau Tuhan mau kasih dimana?
Ya betul….
Tuhan itu bekerja Natural tetapi Supernatural. Kita lakukan bagian kita yang Natural, Tuhan akan mengerjakan bagian-Nya secara Supernatural.
Jadi survey saja tempat-tempat yang kita tertarik… dalam setiap prosesnya, lapor Tuhan perkembangannya.

Tuhan memimpin melalui keinginan kita secara alami.
Delight yourself also in the Lord, And He shall give you the desires of your heart.
Bergembiralah di dalam Tuhan, maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Beberapa teman-teman Charis bersama-sama mengadakan doa pagi. Di sekolah bersama-sama, hari minggu di TLW Community juga, belum lagi olah raga dan main bersama.
Tanpa disadari, makin lama keinginan bahkan apa yang kami pikirkan serupa.

Beberapa kali saat ngobrol dengan Bu Nini, saya cerita tentang apa yang sedang saya renungkan.
“Lho koq bisa pas sekali, saya dan Dolfi juga baru bahas tentang itu”, kata B. Nini excited.

Beberapa hari lalu, B. Henny chat, artikel yang saya tulis serupa dengan apa yang akan Bu Henny ajarkan di Hari Minggu. Saya sungguh terpukau….
Tidak hanya kami, tetapi teman-teman yang rutin, konsisten berdoa pagi bersama, kesaksian kemenangan serta terobosan mereka, dahsyat sekali. Perlahan tapi pasti, kami makin serupa satu dengan yang lain. Sehati Sepikir….
Yeeeeeaaaaaayyyyy

Dengan cara yang sama, makes sense bukan, jika kita nempel sama Tuhan seperti perangko… , fokus dan konsisten membangun hubungan dengan Tuhan, – Full of Word & Full of Spirit – maka pemikiran serta keinginan kita pun jadi sama, selaras dengan keinginan Tuhan….


Tuhan memimpin itu bak traffic light
Jika di traffic light, lampu hijau, apa yang kita lakukan?
Jalan Terus!
Jika traffic light, lampu merah, apa yang kita lakukan?
STOP!
Selama hati kita damai – PEACE- artinya, Jalan Terus. Itu Lampu Hijau.
Sebaliknya, klo roh kita memberi warning, damai sejahtera / peace hilang, berarti Lampu Merah. Stop.
Tunggu aba-aba dari Tuhan. Bertanya pada Tuhan, apa yang harus kita lakukan?

“Masa bisa begitu, Bu Yenny?”
“Ya iyalah…. kita anak, gak ngerti ya tanya Bapa kita. Kamu gak percaya, karena selama ini gak pernah tanya bukan? Coba praktik. Kita akan punya pengalaman baru dengan Tuhan.”

Suatu ketika saya bertanya sesuatu kepada P. Irwan, Direktur Charis.
“Bu Yenny mesti tanya sama Tuhan. Paling gak tanya, jadi saat Tuhan menjawab, Bu Yenny tahu. Klo kita gak pernah tanya, Tuhan berbicara memberitahu pun, ibu gak tanggap. Karena gak expect jawabannya….”

Ternyata betul, dengan sering bertanya, saya makin sering dapat jawaban.
Hhhmm….. Inilah gunanya sekolah. Ada yang membimbing sehingga kita tahu apa yang harus dilakukan.


Kembali ke pertanyaan P. Edy, banyak orang yang saat mendengar Tuhan berbicara, langsung dia mengerjakan apa yang dia dengar dengan caranya sendiri. Tanpa bertanya lagi.
Seharusnya ketika kita mendengar dari Tuhan, itu pertanda Kita Harus Bersiap-Siap.

Andrew Wommack selalu menegaskan,
ketika dikerjakan dengan cara kita sendiri – I Did It My Way- artinya kita yang harus memikirkan dan memberinya ‘makan’.
Tidak Cukup Hanya Tahu KEHENDAK Tuhan, tetapi Kita Harus Tahu RENCANA Tuhan, CARA Tuhan Mengerjakannya dan KAPAN Harus Dilaksanakan.

Yang Tuhan mau, visi-Nya dikerjakan sesuai cara Tuhan -God’s Way- Tuhan yang memikirkan, Tuhan yang memberi ‘makan’. Kita mengikuti-Nya langkah demi langkah. Kunci utamanya: relationship with God. Sehingga ketika berhasil, kita sadar: itu Tuhan, bukan saya!
Kalau kita betul-betul mengikuti Dia, Tuhan berjanji, bebannya ringan koq…
No Stres But Rest.

P. Irwan menegaskan, ketika kita mendapat panggilan Tuhan, yang paling utama, belajarlah untuk melayani, serta setia mengerjakan hal-hal kecil. Bahkan mengerjakan hal yang tidak kita mengerti, bisa jadi hal yang tidak kita setujui, tetapi itu dikehendaki oleh atasan kita, (atau Tuhan), maka lakukanlah!
Why?
Dengan cara demikian kita belajar menundukkan diri, taat dan rendah hati.
Kalau ingin menjadi yang terbesar, kita harus bersedia melayani. Itu rumus Kerajaan Allah.
Saat setia mengerjakan hal-hal kecil yang tidak dilihat orang lain, disitulah karakter dan kerendahan hati kita dibentuk.

Visi besar tidak akan tercapai, tanpa karakter, penundukkan diri dan kerendahan hati yang sudah dibentuk terlebih dahulu. Masa persiapan tidak pernah sia-sia.
Panggilan Tuhan itu bertahap, tidak sekaligus!
Mari kita laksanakan bersama-Nya……

For My thoughts are not your thoughts, Nor are your ways My ways,” says the Lord. For as the heavens are higher than the earth, So are My ways higher than your ways, And My thoughts than your thoughts.

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Kasih dan Iman Fondasinya.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Kasih dan Iman Fondasinya.

Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup!
Mazmur 27:13 TB

Fondasi terbesar bagi iman Anda adalah pewahyuan Anda tentang kebaikan Allah. Banyak orang putus asa dalam tantangan mereka karena tantangan itu menjadi lebih besar daripada kebaikan Tuhan di dalam hati mereka. Semakin saya merenungkan kebaikan Tuhan, semakin saya menemukan diri saya yakin akan masa depan saya, kesehatan saya, dan persediaan saya.

Tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
Kisah Para Rasul 10:38 TB

Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: ”Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: ”Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: ”Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: ”Jadilah kepadamu menurut imanmu.”
Matius 9:27?-?29 TB

Bagaimana “iman” kedua orang buta ini?
Mereka hanya mengenali siapa Yesus itu (Anak Daud) dan memohon belas kasihan-Nya.
Yesus hanya bertanya apakah mereka percaya apakah Dia dapat menyembuhkan mereka? Itu saja!

Tanpa syarat apa pun.

Mereka tidak menanggapi dengan daftar semua yang telah mereka lakukan untuk memperoleh kesembuhan. “Kami telah berpuasa dan berdoa, kami telah memberikan persepuluhan, kami telah mengakui Firman 500 kali, kami tidak pernah melewatkan sinagoga”, dll.

Permohonan belas kasihan mereka adalah pengungkapan dari kebaikan-Nya. Keyakinan mereka bahwa Dia dapat menyembuhkan mereka adalah iman mereka!
Itu dia! Menurut keyakinan mereka akan kebaikan-Nya, mereka disembuhkan.

Saya telah menghabiskan dan terus menghabiskan banyak waktu untuk belajar dan merenungkan kebaikan Tuhan. Itu telah menjadi fondasi hidup saya.
– Kebaikannya menyembuhkan saya dari kanker.
– Kebaikannya memberkati hidup dan pelayanan saya.
– Kebaikannya telah membebaskan hati saya dari perselisihan dan perdebatan doktrin.
– Kebaikannya telah membebaskan saya dan memberi saya sukacita dan kedamaian.

Pelajari dan renungkanlah kebaikan Tuhan. Itu akan menjadi landasan iman Anda.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.Mazmur 23:6 TB

Sumber: Barry Bennett


Agama telah mengubah hubungan dengan Tuhan menjadi sesuatu yang sulit dan penuh aturan. Solah Tuhan begitu sulit untuk dijangkau….

Padahal sesungguhnya, hubungan dengan Tuhan hanya butuh PERCAYA SAJA dan PEWAHYUAN AKAN KASIH ALLAH.
Tuhan rindu anak-anak-Nya datang kepada-Nya…. meletakkan kepalanya di dada Yesus, seperti Rasul Yohanes. Dengan percaya, rest dan aman!

Semakin menyadari betapa Allah Mengasihi Kita, sehingga Dia Mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal agar Mati bagi kita ( Yohanes 3:16), maka semakin mudah kita mempercayai Dia.

Di Kayu Salib, Yesus rela menderita karena Yesus memandang hasil pengorbanannya, kita semua memperoleh kembali kehidupan. ( Ibr 12:2 )

Cara hidup seperti apa yang Tuhan kehendaki bagi kita?
Therefore I say unto you, Take no thought for your life, (Mat 6:25) – Oleh karena itu Aku berkata kepadamu, Jangan pikirkan hidupmu…

Lalu apa yang harus kita lakukan?
Casting the whole of your care [all your anxieties, all your worries, all your concerns, once and for all] on Him, for He cares for you affectionately and cares about you watchfully. 1 Peter 5:7 AMPC
Serahkan seluruh perhatianmu [semua kecemasan, semua kekhawatiran, semua kegalauanmu, sekali dan untuk selamanya] pada-Nya, karena Dia memperhatikanmu dengan penuh kasih sayang dan memperhatikanmu dengan sepenuh perhatian. 1 Petrus 5:7 AMPC

Otak kita yang hanya sebesar kacang – your peanut brain, kata Greg Mohr -, tidak dapat mengerti dan memahami banyak hal. Tuhan menghendaki kita menyerahkan saja kekuatiran, ketidakmengertian kita kepada-Nya. Biarkan Tuhan yang memelihara dan membereskannya.

Saat manusia diciptakan di Taman Eden, memang tidak di design untuk menghadapi hal-hal yang negatif. Di Taman Eden semua sempurna, Tuhan yang memelihara manusia. Sampai Adam & Hawa jatuh dalam dosa, dan hal-hal negatif sekarang meneror kita. Tetapi Tuhan sudah mengajarkan, agar kita menyerahkan hal-hal negatif yang kita hadapi, kepada-Nya. Tuhan yang akan memelihara kita.

“Kita dipanggil bukan sekedar untuk mengerti, tetapi untuk PERCAYA,” ujar Ps. John Donnelly, “Banyak hal di Alkitab yang saya tidak mengerti. Tetapi saya PERCAYA…. Pada waktunya, Pengertian-Understanding akan mengikutinya.”

Hidup akan jauh lebih simple, ketika kita mentaati saja Firman-Nya.
Tuhan sudah berjanji, Dia tidak akan membiarkan atau meninggalkan kita. (Yos 1:5)

Tuhan ingin kita hidup dengan Sound Mind – Pikiran Yang Tenang.

For God has not given us a spirit of fear, but of power and of love and of a sound mind. Karena Tuhan tidak memberi kita roh ketakutan, tetapi kekuatan dan cinta dan pikiran yang sehat. II Timothy 1:7 NKJV
Mari kita taat saja kepada-Nya!
Setuju?

Faith will not work unless we believe that God loves us. Faith is The Bridge between The Spiritual World and The Phisical World.

Iman tidak akan bekerja kecuali kita percaya bahwa Allah mengasihi kita. Iman adalah Jembatan antara Dunia Roh dan Dunia Fisik.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

A Better Way To Pray…..

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

A Better Way To Pray…..

Saya memiliki masalah dan tidak tahu jalan keluarnya. Buntu. Tidak jelas darimana  harus memulai mengurainya.

“Tuhan, saya tidak tahu bagaimana harus berdoa. Tolong ajari saya,” kataku dalam doa.

Lalu saya buka youtube. 3 menit lagi acara Greg Mohr dan judulnya :
How And What To Pray…. Sungguh Allah senantiasa menjawab doa!

Greg Mohr mengajarkan, pertama-tama Tinggikan Tuhan, jangan lihat masalahmu.

Saya pun mengingat, Tuhan itu Allah yang membuat langkah 4 orang bagaikan langkah kaki ribuan tentara. Yess…!
Tuhan yang membuat laut bergelora, diperintahkan-Nya menjadi teduh.
Tuhan pula yang menyertai Daud mengalahkan Goliat.
Masalahku tentu sangat kecil bagi Tuhan.
Jangan kuatir!
Hati pun penuh semangat… Bergairah.
Ada solusi di dalam Tuhan, meski saya belum tahu caranya.

Lihat Tuhan Berada Di Pihakku.
Seringkali kita berdoa hanya sibuk  menceritakan dan mengeluh kepada Tuhan, betapa besarnya masalah dan ketakutan-ketakutan yang dialami.
Tentu saja, habis berdoa, justru tambah loyo karena yang ditaburkan adalah benih kekalahan.

Seharusnya, bukannya kita menceritakan besarnya permasalahan kita kepada Tuhan, sebaliknya kita harus menceritakan kepada masalah yang kita hadapi, kebesaran Allah kita!

Greg Mohr mengingatkan bahwa kita berperang dari sisi penuh kemenangan.
Why?
Karena jika Tuhan berada di pihakku, siapa yang dapat melawan aku?
Dan saya meng-amin-kannya.
Kita pasti menang!

Berdoa sesuai firman-Nya.
Saya tidak tahu solusinya dan tidak tahu pula apa yang akan diminta.
Tetapi saya paham janji-janji-Nya. Maka lebih baik berdoa sesuai firman-Nya.

“Tuhan, Engkau berjanji: Engkau hendak mengajar dan menunjukkan kepadaku jalan yang harus kutempuh; Tuhan hendak memberi nasihat, mata Tuhan tertuju kepadaku. Maka tuntun saya untuk menyelesaikan masalah ini, langkah demi langkah.
Dan Engkau juga berjanji, malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang yang takut akan Allah lalu meluputkan mereka. Aku percaya Tuhan sendiri yang akan menolong serta menyelamatkan kami.”

Selesai berdoa, iman pun timbul. Harapan menjadi penuh dan utuh.
Bukankah segala sesuatu terjadi sesuai iman kita?
Maka saya pasti mendapatkan solusinya.

Andrew Wommack menulis buku apik “A Better Way To Pray” – “Berdoa Dengan Cara Lebih Baik”.

“Prinsip-prinsip ini mungkin bukan satu-satunya cara untuk berdoa, tapi jika Anda tidak memperoleh hasil yang Anda inginkan, pertimbangkanlah untuk mengubah cara Anda, mungkin ada Cara yang Lebih Baik untuk Berdoa,” demikian Andrew Wommack menulis.

Terbukti, dengan memperbaiki cara kita berdoa, cara kita membangun relationship dengan Tuhan dan mengubah Pola Pikir tentang Tuhan, hidup pun berubah.

Bagaimana dengan Anda? Mau? Yuk…..

Whatever you are stressed over, talk to God about it. He loves you.

Apa pun yang membuat Anda stres, bicarakan dengan Tuhan tentang hal itu. Dia mengasihimu.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 117 118 119 120 121 404