Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Bagaimana Jika Orang Kristen Lahir Baru Jatuh Dalam Dosa?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Bagaimana Jika Orang Kristen Lahir Baru Jatuh Dalam Dosa?

Tahukah kita justru orang yang “belum lahir baru”, alias orang dunia, yang tidak bisa jatuh dalam dosa?” P. Bambang Sungkono memulai dengan ungkapan yang menggelitik.

“Lho koq bisa?”

Karena orang yang BELUM Lahir Baru Memang Hidup di Dalam Dosa. Ini ibarat babi yg berada di kubangan lumpur. Babi akan menikmatinya dan bahkan akan bergerak di kubangan lumpur yang lebih dalam dan lebih dalam lagi. Kubangan lumpur adalah habitat hidupnya. (Roma 3:23)”, demikian P. Bambang melanjutkan.

Hhhmmm… Fakta lain yang mengejutkan, menurut Billy Graham, 70% orang-orang yang aktif datang ke gereja, itu BUKAN orang kristen…
Nach lho ??????
Gubraaaakkkk…..

Karena Orang Kristen Sejati adalah Orang yang SUDAH LAHIR BARU.
Ternyata banyak orang yang salah mengerti, sekedar rutin hadir di gereja, status di KTP agama Kristen, bahkan menjadi anggota tetap suatu gereja, dikira sudah menjadi orang Kristen. Padahal itu bukanlah cara menjadi orang kristen dan diselamatkan.
Mereka tidak pernah Lahir Baru.

Bagaimana Cara Lahir Baru?
Roma 10:9-10 (TB) Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Dan INSTAN menjadi Ciptaan yang Baru.
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 2 Korintus 5:17 TB

Yang penting digarisbawahi, Manusia Ciptaan Baru ini tidak sama dengan manusia lama kita yang sudah mati. Juga tidak sama dengan manusia lain di luar Yesus.

Apa yang terjadi saat lahir baru?
Manusia yang Belum lahir baru, rohnya mati. Terpisah dari Allah. Ibarat kabel listrik yang terlepas dari colokan listriknya.
Ibarat Televisi, layarnya hitam gelap.

Ketika mengaku dengan mulut dan percaya dalam hati bahwa Yesus itu Tuhan dan Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati (Roma 10:9-10), secara INSTAN, langsung ibarat kabel ditancap ke dalam colokan listrik, layar TV yang semula hitam sekarang bisa menangkap gambar.
Roh kita tersambung dengan Roh Allah, karena saat Lahir Baru, Roh Allah bersatu dengan roh kita dan berdiam di dalam roh kita serta dimeteraikan oleh Roh Kudus (1 Kor 6: 17, 19 & 2 kor 1: 21-22)
Kita berubah kodrat, sekarang memiliki kodrat Allah.


Nach sekarang kembali ke pertanyaan:
Bagaimana Jika Orang Kristen Lahir Baru Jatuh Dalam Dosa?

Orang yang Sungguh-Sungguh Lahir Baru, itu Sudah Menjadi Ciptaan Yang Baru. Kodrat yang dimilikinya adalah Kodrat Allah karena Roh Allah tinggal di dalam rohnya. 1/3 dari Orang yang Lahir Baru itu sudah Kekal, yaitu bagian rohnya. Dimeteraikan oleh Roh Kudus.
Karena kodratnya Allah, secara alami, gak suka, gak ingin berbuat dosa.

Masih bisa gagal dan jatuh dalam dosa? Bisa!
Saat berbuat dosa, hatinya merasa tidak enak, gelisah, merasa bersalah karena kodratnya sekarang sudah kodrat Allah. Ada Allah Tritunggal di dalam roh kita.
Ibarat seekor kucing peliharaan tuannya. Kucing bisa saja jatuh ke dalam lumpur, tetapi kucing pasti akan menderita dan secepatnya akan berusaha melepaskan diri dan menjauh, karena lumpur bukanlah habitat hidupnya.

Klo Lahir Baru berbuat dosa, masuk surga gak?
Masuk surga. Rohnya sudah dimeteraikan oleh Roh Kudus.

Kalau begitu, berbuat dosa saja…kan tetap masuk surga…
Nanti dulu, jika benar-benar Lahir Baru, habitatnya kucing lho, bukan babi. Gak doyan dosa.
Dan dosa itu ada konsekuensinya. Sudah lahir baru lalu mencuri, ketahuan ya konsekuensinya dilaporkan polisi. Makes sense?

Betapa pentingnya kelahiran baru menjadi garis start dalam kehidupan kita, untuk membangun Hidup Baru yang dikasihi Tuhan & berkenan kepada-Nya. ( Yohanes 3:3, 5-7)


Dalam hal Kelahiran Baru, juga ada sisi Legal dan sisi Experience.

Secara Legal, kita adalah Ciptaan Baru, Status kita Orang Kudus, memiliki Kodrat Allah.
Kita sudah memiliki roh yang baru, hati yang baru, dijauhkan dari hati yang keras, diberikan hati yang taat. Roh Kudus yang di dalam kita, senantiasa menuntun serta memampukan kita hidup selaras dengan kehendak-Nya ( Yehezkiel 36:26-27 ).

Secara Experience, Perilaku Kudus ini membutuhkan proses.
Why?
Roh kita Sudah Kudus, Kekal dan Sempurna. Tetapi Jiwa ( Pikiran, Emosi, Kehendak & Imajinasi) serta Tubuh kita Masih yang Lama.
Oleh karena itu Pikiran kita perlu Diperbaharui sesuai dengan Firman Tuhan.
Pikiran lama kita yang dulunya duniawi, sekarang diperbaharui sesuai dengan Firman Tuhan.

Ibarat gelas yang berisi kopi hitam pekat, agar ‘diperbaharui’ caranya dengan terus mengisi gelas itu dengan ‘Air Kehidupan yaitu Firman Tuhan’. ( Roma 12:2)
Jika diisi terus dengan Air Jernih, kopinya akan meluber keluar, lama kelamaan gelas itu akan Full Air Bersih.

Faktanya, “Perilaku Kudus”, itu akan berproses dalam hidup kita dan bertumbuh bersama “tuntunan Roh Kudus”. Bisa saja “jatuh-bangun” selaras dengan tingkat pemahaman dan iman kita tentang Anugerah-Nya dan tingkat pengenalan kita terhadap Firman Kristus. Pemahaman kita tentang Anugerah Allah dan pengenalan kita akan Yesus Kristus itulah yang akan membuat kita semakin bertumbuh dalam iman yang teguh sehingga buahnya adalah : “Perilaku Kudus yang semakin nyata”. (2 Petrus 3:18)

Semakin hari kita semakin mengekspresikan Yesus yang ada di dalam kita. Kita semakin serupa dengan gambaran Kristus. (Roma 8:29-30 )


Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah IMAN TANPA PERBUATAN-PERBUATAN ADALAH MATI. Yakobus 2:26 TB

Ayat ini benar sekali, tetapi yang penting diperhatikan, “Mana yang Terlebih Dahulu?
Iman dulu atau Perbuatan dulu?
Beda tipis tetapi endingnya sangat jauh berbeda.

Prinsip Dasarnya: Kita Diselamatkan oleh Iman, BUKAN karena perbuatan kita!

Jika kita fokus dan mendahulukan “perbuatan baik” itu sama dengan keyakinan orang-orang di luar Kristus. Berbuat baik SUPAYA selamat dll.
Itu BUKAN Kekristenan.

Kekristenan itu Keselamatan karena Anugerah.
Anugerah diberikan secara Gratis, Cuma-Cuma….karena apa yang Yesus bayarkan dengan mati di Kayu Salib & Bangkit, tak ternilai pengorbanannya
maka disebut Anugerah. Cara Menerimanya dengan Iman.


Iman timbul dari pendengaran, pengengaran akan Firman Kristus. (Roma 10:17). Kita harus fokus dan dahulukan Iman oleh Firman Kristus.
Ketika kita konsisten mendengarkan Benih Firman, Iman pun timbul, sehingga Membuahkan Perbuatan Baik
(Efesus 2 : 8-10)

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Efesus 2:8-10 TB

Iman kita yang bersumber pada Firman Kristus adalah Iman yang Hidup bahkan Mengalahkan Dunia, karena Kristus sudah mengalahkan dunia bagi kita. (1 Yohanes 1:1, 1 Yohanes 5:4-5)


Sadar Tuhan atau Sadar Dosa?

Ada sebagian teman-teman yang begitu ingin menjaga hidupnya kudus, berkenan kepada Allah, akibatnya menjaga diri sedemikian rupa agar jangan berdosa.
Akibatnya, justru “Sadar Dosa.”
Jika fokusnya dosa, artinya yang ditinggikan justru si musuh alias si iblis.

Prinsipnya: Apa yang kita Fokuskan itu Membesar!

Ubah fokus, Sadar TuhanPikirkan tentang Tuhan dan kebenaran Firman-Nya!
Ajaibnya, saat kita terus menerus memikirkan tentang Tuhan, merenungkan firman-Nya siang & malam, pewahyuan demi pewahyuan akan hal-hal rohani menguasai kita. Endingnya, kita Semakin Serupa dengan Kristus, tanpa usaha!!!!
Yeeeeeaaaaayyyy….
Sesuai dengan judul buku Andrew Wommack, Effortless Change – Perubahan Yang Bukan Karena Usaha Kita .
Kita serupa dengan apa yang kita fokuskan… berubah dengan Rest…

Mau? Yuuk…

Whatever we focus our attention on is what will dominate our thoughts (Proverbs 23:7). If our thoughts are dominated by the things of this world then we are going to get worldly results in our lives. We need to focus on God to get godly results. – Andrew Wommack.

Apapun yang menjadi fokus perhatian kita, itulah yang akan menguasai pikiran kita (Amsal 23:7). Jika pikiran kita dikuasai oleh hal-hal dunia ini maka kita akan mendapatkan hasil duniawi dalam hidup kita. Kita perlu fokus pada Tuhan untuk mendapatkan hasil yang saleh. – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Rumput Di Halaman Tetangga VS Di Halaman Sendiri.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Rumput Di Halaman Tetangga VS Di Halaman Sendiri.

Sesuatu yang kerap tidak kita sadari telah membuat kita menderita, bahkan salah jalan, karena membandingkan rumput di halaman kita dengan rumput di halaman tetangga. Rasanya umum, wajar tetapi itulah sumber penderitaan sejati.

Diterima orang lain adalah kebutuhan dasar manusia. Tidak sedikit remaja yang terlibat narkoba, awalnya hanya karena ingin diterima oleh kelompoknya. Tidak salah Raja Daud mengingatkan, memilih teman dan lingkungan yang baik sangatlah krusial. Kunci mencapai tujuan hidup yang ditetapkan Tuhan serta sukacita dalam hidup ini.

Kita juga suka membandingkan pasangan kita dengan pasangan orang lain. Betul ga?
Suami teman saya, tipe pria rumahan yang baik. Teman saya hobinya memasak dan yang keren, suaminya mau bantuin di dapur.
So sweet….
Dia suami sempurna untuk teman saya.

Sebaliknya, saya ga suka memasak. Tentunya suami seperti itu tidak akan pernah cocok untuk saya. Apa yang saya suka? Travelling! Jadi Tuhan beri P. Indra yang berani sewa mobil, mengendarainya dan menemani saya explore negara yang baru pertama kali kami kunjungi. Jarang yang berani dan Tuhan beri yang pas untuk saya.

Kecenderungan manusia, suka membandingkan kekurangan pasangan kita dengan kelebihan pasangan orang lain.
Tetapi lupa membandingkan kelebihan pasangan kita dengan kekurangan pasangan orang lain!

GUBRRRAAAAK……..

Masalahnya, kita diberi Tuhan pasangan berupa paket: ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Gak ada yang isinya bagus semua. Tidak ada pasangan sempurna, karena kita juga tidak sempurna.

Greg Mohr bercerita, ada seorang wanita yang luar biasa berbakat di bidang hospitality. Ketika diadakan seminar, wanita ini memasak makanan yang sangat enak untuk semua peserta dan mengatur dengan sangat excellent.

Masalahnya, melayani di bidang hospitality tidak dilihat orang. Di belakang layar. Sehingga wanita ini bersiteguh ingin mengajar. Ketika Greg Mohr memberinya kesempatan, ternyata merangkai 3 kalimat secara runut saja tidak bisa…

Teringat Bu Yanske… di TLW kami dapat free lunch. Nach ada Bu Yanske yang masak apa saja enak dari masakan Manado sampai jenis apa saja. P. Parto, suaminya, itu jagoan banget, klo masak sayur… sayurnya segar jadi rasanya beda..
Sssttt…. saya suka minta extra lho… wkwkwk…
Bu Mira sampai cinta mati … kerap dari Surabaya kangen ke TLW, salah satunya kangen masakan Bu Yanske….
Melalui hospitality, Bu Yanske & P. Parto sudah memberkati banyak orang.

Nach apa pun kelebihan kita, talenta yang Tuhan titipkan, kelola dengan sebaik-baiknya.
Gak usah memaksakan diri ingin seperti orang lain. Lebih susah lho… lebih mudah jadi diri kita sendiri, sudah diprogram dari sononya.

Kelak kita harus mempertanggungjawabkan titipan Tuhan ini…saat tiba di surga.
Seberapa banyak kehidupan orang lain menjadi lebih baik karena mengenal kita? Apakah orang lain bisa melihat Tuhan melalui kita?

Konon harta karun terbesar itu di kuburan. Karena begitu banyaknya orang yang saat hidup tidak menggunakan talenta, potensi, kemampuannya dengan tuntas bagi kepentingan sesama. Akibatnya harta karun itu dibawa mati, mubazir di liang kubur.

Di Surga semua ada, gak butuh masakan, tulisan, motivasi atau kasih kita… yang butuh itu di dunia. Agar orang-orang bisa mengenal Tuhan, merasakan kasih-Nya melalui kita, mendapatkan pencerahan, pendidikan, hikmat, keteladanan, panutan melalui kita…Bukankah kita duta Allah di dunia?

Kesukaan saya menulis. Padahal P. Edy Zakheus, guru menulis saya sudah memberitahu, jangan mengharapkan dapat duit dari menulis. Di Indonesia sulit untuk hidup full dari tulisan. Kecuali Anda memang tokoh hebat, yang terkenal. Tapi sebagai pendukung, personal branding itu oke.
Orang yang menulis buku, dianggap expert di bidangnya.

Ya sudah… sejak puluhan tahun lalu, belajar setia menulis… secara materi gak dapat apa-apa, tapi ini kan mandat, titipan Allah… mesti konsisten.

Pertajam diri di bidang talenta kita, lalu amati ke mana Tuhan memimpin.
Bagaimana kalau tidak ada arahan dari Tuhan?
Artinya kita belum cukup matang. Lakukan saja Pekerjaan Rumah (PR) kita dengan tekun dan setia. Itu yang saya lakukan bertahun-tahun.
Ketika tiba waktunya, Tuhan akan membukakan pintu yang harus kita lalui.
Promosi datang dari Tuhan. Tidak perlu memanipulasi, membuat image tertentu agar dianggap orang lain pribadi tertentu, yang sesungguhnya bukan diri kita yang sebenarnya

Yang sungguh tidak terduga, dari menulis, saya mendapatkan sahabat-sahabat yang luar biasa, seperti teman-teman yang sedang membaca artikel ini. Bisa berteman, berdiskusi dan tidak sedikit yang menjadi pelanggan bahkan menjadi agen produk kami: Tangki Air MPOIN & Pipa PVC PIPAKU.

Dahsyatnya lagi, saya bisa berteman dekat dengan banyak orang, yang belum pernah berjumpa sekali pun, melewati kota, pulau, benua bahkan di bagian lain dunia ini.
The power of social media…
Tidak selalu negatif. Tergantung fokus kita dimana. Klo fokusnya Tuhan, orang-orang yang tertarik kepada kita, orang-orang yang cinta Tuhan juga.

Like Attracts Like! Orang akan tertarik dengan pribadi yang sejenis.


Kemali soal rumput….
Kebun kami cantik di samping rumah. Bukan karena saya pastinya…, tapi karena P. Indra yang telaten merawatnya. Rumput pun didesign dan diganti-ganti modelnya. Demikian juga tanamannya, dipotong, dipupuk, diarahkan…
Tidak ada kebun cantik secara kebetulan… semua karena dirawat dan diusahakan.

Dengan cara yang sama, aspek lain kehidupan kita pun demikian. Semua butuh dirawat, diusahakan serta diperhatikan.

Endingnya, tergantung kita sendiri, hendak dijadikan seperti apa, dimanfaatkan seefektif apa, sesuai dengan tujuan kita masing-masing.
Ciptakan yang terbaik, Nikmati & Kagumi rumput di halaman sendiri…
Jadikan rumput yang paling cantik dan subur. Tidak perlu sibuk mengamati rumput tetangga.

Fotonya ada bonus asinan Kezia Home Made… hahaha…
Next time ya ceritanya….
Run your own race!
Ciptakan kehidupan terbaik yang bermanfaat, sehingga bisa kita bawa kepada Allah sebagai persembahan yang harum untuk kemuliaan-Nya…
Setuju?

Start where you are. Distant fields always look greener, but opportunity lies right where you are. Take advantage of every opportunity of service. – Robert Collier.

Mulai di tempat dimana Anda berada. Bidang yang jauh selalu terlihat lebih hijau, tetapi peluang itu ada, tepat di mana Anda berada. Manfaatkan setiap kesempatan untuk mengerjakan sebaik-baiknya -Robert Collier

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Mengapa Kebanyakan Hidup Orang Percaya Tidak Seperti Yang Dijanjikan Tuhan? Ini Rahasianya!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Mengapa Kebanyakan Hidup Orang Percaya Tidak Seperti Yang Dijanjikan Tuhan? Ini Rahasianya!

Pertanyaan ini selama bertahun-tahun menggelayuti pikiran saya:
Mengapa ada jarak antara Alkitab & fakta?

Sampai saya sekolah di Charis, saya mengalaminya: Saya Sembuh Dari Hipertiroid, – Normal, Bebas Obat. Meski dokter bilang: Hipertirod Bisa Dikendalikan Tetapi TIDAK BISA Disembuhkan, karena masalah hormon.

Tapi hari ini saya tahu, mengapa jarak itu terjadi. Simak yuk…

Penebusan Kristus itu 2 sisi mata uang: ada Sisi Legal dan Sisi Pengalaman.

Nach kebanyakan gereja-gereja hanya membahas sisi yang satu, entah yang legal atau pengalaman.
Saat yang dibahas hanya sisi Legal, orang tahu tentang WHAT, apa yang terjadi saat diselamatkan tapi tidak tahu HOW untuk memanifestasikannya,

Kesembuhan misalnya.
Ada ga yang terima mujizat? Banyak tetapi secara kebetulan saja, -kebanyakan tidak tau caranya-, sehingga kesulitan mengajarkan ke orang lain. Sekedar tahu, Tuhan baik.
Malahan dikira orang yang terima mujizat itu rohaninya tinggi, hebat, dipuja lalu diundang ke sana sini untuk bersaksi. Tapi gak bisa mengarahkan bagaimana caranya agar orang lain menerima kesembuhan juga.

Setiap kita bisa memperoleh dan mengalaminya baik kesembuhan, kelimpahan, kuasa dll.
Yang dibutuhkan adalah PERUBAHAN POLA PIKIR!

Saat yang dibahas sisi pengalaman saja, ini berbahaya sekali, ada orang-orang yang tergila-gila mengejar manifestasi, tetapi Tidak Didasari oleh Fondasi pengetahuan Firman yang kokoh. Akibatnya melenceng & sesat.
Mengejar-ngejar nubuatan, minta didoakan orang-orang terkenal, cari dukun ‘kristen’ karena malas belajar. Mau instan!


Nach di Charis kami belajar ke dua sisi itu dengan seimbang.
Grace & Faith.

Grace: semua Anugerah Tuhan SUDAH diberikan kepada kita, sempurna, lengkap dan SUDAH DIBAYAR LUNAS OLEH YESUS DI KAYU SALIB.
Kesehatan Ilahi, Kesembuhan, Kemakmuran, Hikmat, Otoritas & kuasa bahkan Kuasa yang membangkitkan Yesus dari kematian ada di dalam roh kita.
Faith: cara kita MENERIMA semua anugerah itu dengan IMAN.

Itulah sebabnya, meski pun Anugerah Keselamatan itu Gratis, tetapi Tidak Semua orang Selamat. Yang Selamat hanya yang Menerimanya dengan Iman.

Cara menerimanya?
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan ( disebut Lahir Baru). Roma 10:9 TB

Begitu Lahir Baru, posisi kita secara rohani duduk bersama Yesus di sebelah kanan Allah Bapa dalam posisi menang. (Ibr 1:3, 12:2)

Secara Legal, Yesus SUDAH mengerjakan segala sesuatu yang diperlukan untuk mencukupi kebutuhan kita. Dan semuanya Sudah menjadi milik kita.

Pencuri (Iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku (Yesus) datang, supaya kita semua mempunyai HIDUP, dan MEMPUNYAINYA dalam SEGALA KELIMPAHAN. Yohanes 10:10 TB

Prinsipnya mudah: Yang Baik dari Tuhan dan yang jahat dari iblis.

Kita Tidak Lagi Berusaha untuk Diberkati, Sembuh dll tetapi KITA SUDAH DIBERKATI, SEMBUH, SEHAT dsb.

Nach Bagaimana supaya semua kekayaan di alam roh ini termanifestasi dalam kehidupan natural kita?
Sisi Experience, Pengalaman.

That the sharing of your faith may become effective by the acknowledgment of every good thing which is in you in Christ Jesus. – Supaya imanmu menjadi efektif dengan mengakui setiap hal baik yang ada di dalam kamu dalam Kristus Yesus. Philemon 1:6 NKJV

Dengan mengakui jati-diri kita yang baru dalam Kristus, maka kita akan menjadi Pribadi Baru sesuai yang Tuhan kehendaki.
Identitas kita yang sejati di dalam Kristus.
Semakin kita merenungkan firman-Nya, semakin besar pewahyuan kita akan kelimpahan, kesembuhan dll yang sudah kita miliki, maka terjadilah menurut imanmu. ( Roma 12:12)

Sembuh, Sehat, Makmur dll sudah ada di dalam roh kita. Lengkap.
Manusia terdiri dari Roh, Jiwa dan Tubuh.
Saat kekayaan dalam roh akan ditransfer ke alam natural ( Lihat gambar yang ada Kran) harus melewati Jiwa yang berisi Pikiran, Emosi, Kehendak dan Imajinasi.

Seberapa banyak kekayaan, kesembuhan dalam Roh bisa termanifestasi ke Tubuh (Alam Natural), tergantung seberapa SELARAS Jiwa kita dengan Roh ( Allah & Firman).
Semakin selaras, Kran Terbuka Makin Lebar, makin lancar mengalir baik kesehatan, kesembuhan, kelimpahan dll.

Ini Kewajiban Orang Yang Sudah Lahir Baru agar Janji-Janji Allah Tercipta!

JANGANLAH kamu MENJADI SERUPA dengan DUNIA ini, tetapi BERUBAHLAH oleh PEMBAHARUAN BUDIMU, sehingga kamu DAPAT MEMBEDAKAN manakah KEHENDAK ALLAH: apa yang BAIK, yang BERKENAN KEPADA ALLAH dan yang SEMPURNA . Roma 12:2 TB


Kita BUKAN orang sakit yang ingin sehat tetapi orang Sehat yang Menendang Penyakit karena iblis mencoba mencuri kesehatan kita, dengan memberi symptom penyakit. (Yoh 10:10). Jangan mau terima & jangan mau percaya tipuan si iblis. Kita Sudah Sembuh.
Caranya?
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Yakobus 4:7 TB

Nach banyak orang kristen yang Salah Berdoa.
Mereka berdoa, agar Tuhan menyembuhkan dia.
Nach Tuhan gak bisa!
Why?

Ibaratnya Tuhan memberi mobil dan kunci (Otoritas & Kuasa) ke tangan kita, saat kita Lahir Baru.
Maka kita yang bisa mengendarai mobilnya.
Jangan minta Tuhan yang mengendarainya, kan kunci sudah di tangan kita. Tuhan gak pegang kunci sekarang.

Dengan cara yang sama, otoritas dan kuasa sudah diberikan Tuhan kepada kita (setiap orang yang sudah lahir baru dan percaya Tuhan), nach kita yang harus MEMERINTAHKAN penyakit pergi.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal TIDAK BIMBANG HATINYA, tetapi PERCAYA, bahwa apa yang DIKATAKANNYA itu AKAN TERJADI, maka hal itu akan TERJADI BAGINYA. Markus 11:23 TB

Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. Matius 10:8 TB

Siapa yang harus menyembuhkan orang sakit?
Kita, teman-teman…. !

Siapa yang harus membangkitkan orang mati?
Kita, teman-teman…. !

Siapa yang harus mengusir setan?
Kita, teman-teman…. !
Bukan cari pendeta lho…

Yuk… praktik & taat! Semua harus belajar.

Faith receives what Grace has alreasy provided.

Iman menerima apa yang telah disediakan Anugerah.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pilih Jadi Superman & Pemenang. Mau?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Pilih Jadi Superman & Pemenang. Mau?

Pernah menonton film Superman?
Aktor yang memerankan Superman, bernama Clark Kent. Berwajah kalem, culun dan sedikit kuno.
Tetapi ketika berubah menjadi Superman, wow…. Berubah menjadi pria pemberani dan mengorbankan diri untuk membantu orang yang membutuhkan. Pahlawan yang gagah perkasa.
Sungguh menarik dan menyenangkan.
Semua orang ingin menjadi pahlawan dan berbuat baik, menolong orang lain. Diberkati untuk memberkati.

P. Irsan mengingatkan saya, salah satu inti pelajaran guru kami: Wendell Par.
Orang yang percaya Tuhan ibarat Clark Kent yang masuk sebuah bilik telepon, tetapi dalam sekejap keluar sebagai Superman.
Karena sesungguhnya setiap kita hanyalah seperti Kent yang culun, kuno, lugu tetapi ketika kita masuk ‘bilik telepon’ – hadirat Tuhan, saat keluar kita bak Superman.

Jikalau kita tinggal di dalam Tuhan, dan firman Tuhan tinggal di dalam kita, kita menjadi Superman.
Karena kuasa, hikmat, kepandaian, kebijaksanaan Tuhan, mengalir melalui kita.

Sesungguhnya setiap kita hanyalah wadah, yang seharusnya mengalirkan Tuhan, melalui kita.
Sehingga setiap orang yang melihat kita, melihat Allah di dalam kita.
Allahnya yang hebat, bukan kita.
It’s all about God not us.

Baunya koq harum ya jika berada di dekat kita, karena Tuhan itu harum.
Hati koq damai ya jika di dekat kita, karena Tuhan itu Raja Damai.
Bijak sekali ya…. Karena Tuhan itu Sumber Hikmatnya.

Sayangnya, banyak di antara kita yang tidak punya waktu masuk dan diam di dalam bilik telepon.
Untuk membangun hubungan berkualitas dengan Tuhan, menggali firman-Nya, memahami hati serta kehendak-Nya…
Akibatnya, tidak pernah berubah menjadi Superman.
Tetap menjadi Clark Kent.

Tahu tentang menjadi superman.
Tuhan menyembuhkan, kuasa kesembuhan Tuhan ada di dalam roh kita.
Kemakmuran ada di dalam roh kita, karenanya kita punya Cukup: apa saja yang kita butuhkan Tuhan mencukupi, dan masih punya Extra: untuk berbagi dengan sesama, sebagai benih yang ditabur.

Tahu teorinya, tetapi tidak sungguh-sungguh mempercayainya. Jadi sakit sedikit, sibuk cari dokter.
Why?
Karena Iman itu timbul karena pendengaran, pendengaran oleh Firman Tuhan. Tanpa menggali firman, tidak pernah tahu apa yang dimilikinya, apalagi cara menggunakannya. Otoritas dan kuasa Tuhan, sudah diberikan kepada setiap orang percaya.

Ibaratnya Tuhan memberi mobil dan kunci ke tangan kita.
Maka kita yang bisa mengendarai mobilnya.
Jangan minta Tuhan yang mengendarainya, kan kunci sudah di tangan kita. Tuhan gak pegang kunci sekarang.

Dengan cara yang sama, otoritas dan kuasa sudah diberikan Tuhan kepada kita, setiap orang yang sudah lahir baru dan percaya Tuhan, nach kita yang harus MEMERINTAHKAN penyakit pergi.

Makes sense?


If we are not careful to daily drink of the ‘living waters,’ we can easily and slowly become strangers to the Lord and his ways and to our own divine identity and purpose. – Stephen R. Covey

Jika kita tidak berhati-hati untuk meminum ‘air hidup’ – Firman Tuhan setiap hari, kita dapat dengan mudah dan secara perlahan menjadi asing kepada Tuhan dan jalan-jalan-Nya serta identitas dan tujuan ilahi kita sendiri. – Stephen R. Covey

Mudah sekali bagi kita, merasa mengenal Tuhan, berdoa dan bahkan dengan fasih bercerita tentang Tuhan atau menggunakan istilah-istilah rohani, tanpa benar-benar membangun hubungan pribadi dengan Tuhan.
Dari sisi luar, orang lain pun tidak ada yang tahu. Kelihatannya aktif beribadah dan melayani.

Hubungan dengan Tuhan Wajib dan Harus dibangun setiap hari. Fresh from the oven.
Kita tidak dapat hidup dengan urapan, hikmat, serta perkenanan kemarin atau seminggu yang lalu, untuk hidup hari ini.

Tanpa hubungan sejati dengan Tuhan, apa yang kita sampaikan, tidak ada kuasanya. Baik melalui percakapan lisan mau pun tertulis.
Ketika yang kita sampaikan itu sesuatu yang kita hidupi dan jalani bersama Tuhan, ada kuasa Allah yang mengalir dalam setiap kata-katanya.
Perkataan Allah itu roh, hidup dan berkuasa….menjamah hati manusia mau pun mengubah keadaan sekitar.

Semakin dekat, semakin konsisten hubungan kita dengan Tuhan, dengan cara menggali dan menghidupi firman-Nya, maka pewahyuan Tuhan mengalir tanpa halangan …
Komunikasi lancar, kehendak-Nya jelas, kita paham cara yang dikehendaki Tuhan , God’s Way, tentu saja dengan mengalir mengikutinya, apa saja yang kita kerjakan menjadi berhasil.
Makes sense?
Karena selaras dengan Tuhan.
Semakin fokus pandangan kita kepada Allah, maka jalan-jalan-Nya makin jelas sehingga mudah mentaatinya.
Sehingga keinginan hati kita pun sama dengan keinginan hati Tuhan. Sehati dan sepikir….
Identitas kita jelas di dalam Tuhan, tujuan hidup kita juga jelas: duta Allah di dunia, menjadi reachable, dapat dicapai dengan mudah karena bergantung kepada-Nya.
Berjalan bersama-Nya dan setiap langkah merupakan suatu mujizat.

Ternyata dosa dan pikiran duniawi yang menyebabkan kebingungan dalam pikiran banyak orang, endingnya, mereka kesulitan fokus pada Tuhan.
Karena nilai-nilai dunia selalu berubah dan dosa menggoda dengan berbagai pilihan yang nampak memukau pada awalnya, tetapi menympan jerat disebaliknya.
Sedangkan,
Firman Tuhan itu Tetap Sama: Dahulu, Sekarang dan Selama-lamanya! Janji-JanjiNya selalu bisa diandalkan!

Apakah kita tetap Clark Kent atau sudah jadi Superman?
Tergantung pilihan kita sendiri:
Berpegang pada nilai-nilai dunia yang selalu berubah,
Atau Berpegang pada nilai-nilai Kerajaan Allah & Firman-Nya yang Tidak Pernah Berubah?

Pilih Firman saja yuk… dan jadilah pemenang!

Facts CAN’T Change The Truth, but Truth CAN Change The Facts.

Fakta TIDAK BISA Mengubah Kebenaran, tetapi Kebenaran (Firman Tuhan) DAPAT Mengubah Fakta.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Looking at Jesus…, Still looking at Jesus…And keep on looking at Jesus.”

Gospel Truth’s Cakes

Yenny Indra

“Looking at Jesus…, Still looking at Jesus…And keep on looking at Jesus.”

…memandang kepada Yesus, penulis dan penyempurna iman kita (Ibr. 12:2)

Siapa atau apa yang kita cari untuk keteguhan iman kita? Di mana kita mencari kedamaian dan kegembiraan?
Mari pertimbangkan beberapa opsi.

Apakah melihat kepada kepribadian, pendidikan, penampilan, pernikahan, rekening bank, kesehatan, karir, status sosial, gereja, harta, perbuatan baik, pemberian kita? Atau memandang Hukum Taurat? Membandingkan diri dengan Ayub?

Banyak orang, secara sadar atau tidak sadar, memandang hal-hal semacam ini sebagai landasan hidup mereka.
Apa yang kita percayai, menjadi landasan sesungguhnya, di mana tempat iman kita naik atau turun.

Ketika keadaan yang serba tidak pasti, menentukan kedamaian dan kegembiraan kita, maka keadaan telah menjadi “tuan” atau boss kita. Jika keyakinan didasarkan pada pendidikan atau uang Anda, maka pendidikan dan uanglah yang menjadi tuan kita.
Banyak orang yang bergumul dengan iman mereka, karena mereka bergumul dengan tempat di mana mereka mencari jawaban.

Orang yang beragama (termasuk orang Kristen), akan melihat kepada ajaran agamanya. Banyak orang akan melihat Perjanjian Lama untuk pemahaman mereka tentang Tuhan.

Ketika Yesus muncul di gunung bersama Elia dan Musa, Tuhan berbicara dan menetapkan siapa yang harus kita dengar.

“Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
Matius 17:5 TB

Mengapa begitu banyak orang terus melihat perjanjian berdasarkan perilaku dan bukan perjanjian berdasarkan kasih dan anugerah sesuai arahan Tuhan pada ayat diatas?
Keyakinan berdasarkan perilaku tidak akan pernah tumbuh melampaui kesalahan terakhir kita. Mengapa justru mengabaikan Yesus dan karya salib yang telah selesai?

Yang lain memandang Ayub sebagai teladan hidup mereka… menyamakan diri dengan keadaan Ayub. Padahal Ayub hidup jauh sebelum Abraham, artinya pada jaman yang sangat lama, di mana pewahyuan saat itu belum lengkap.
Ayub Tidak Memiliki Perjanjian Covenant seperti Abraham.
Maksudnya? Apa bedanya?
Beda sekali!
Ayub tidak punya priviledge seperti kita yang hidup di Perjanjian Baru.

Di Perjanjian Lama, Roh Kudus datang dan pergi.
Mereka berharap, supaya Tuhan tidak meninggalkan mereka.
“Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
( Mazmur 51: 13)
Itu cocok untuk Daud yang hidup di Perjanjian Lama.

Di Perjanjian Baru, Roh Kudus TINGGAL DI DALAM ROH KITA!

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab IA MENYERTAI KAMU dan akan DIAM DI DALAM KAMU.
Yohanes 14:16?-?17 TB

Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Yohanes 14:26 TB

Mengapa justru mengabaikan Yesus dan karya salib yang telah selesai?
Tuhan Yesus SUDAH MEMBAYAR LUNAS apa pun yang kita butuhkan di KAYU SALIB.
Kesembuhan Ilahi, Kesehatan Ilahi, Hikmat, Kuasa, Otoritas, Masa Depan yang gilang gemilang, bahkan Kuasa Yang Membangkitkan Yesus dari kematian pun ada di dalam roh kita.
Saat ini posisi kita duduk di sebelah kanan Allah Bapa bersama Yesus dalam posisi Menang!

Kita itu Sehat, Makmur, Berkelimpahan, Penuh Hikmat & Kuasa, karena itulah Identitas Kita di Dalam Kristus.
Itu Jati Diri kita In Christ!

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus……….. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan BERHAK MENERIMA JANJI ALLAH. Galatia 3:26?-?29 TB


Jika iman kita naik turun, iman di sini hari ini tetapi besok hilang, itu pertanda Anda mencari sesuatu atau seseorang selain Yesus.
Jika Anda dikuasai oleh depresi, kecemasan, ketakutan, atau kepahitan, Anda tidak memandang kepada Yesus.
Jika Anda memiliki mental korban yang kronis dan suka menyalahkan orang lain atas hidup Anda, itu karena Anda tidak memandang Yesus.
Jika Anda hanya melihat hal negatif dalam setiap situasi dan tidak pernah mengharapkan kasih karunia dan kebaikan Tuhan, Anda tidak memandang Yesus.

Hanya Yesus yang dapat mengaktifkan iman, kedamaian, dan sukacita sejati. Anda akan tahu siapa yang Anda cari dengan check & recheck kesehatan hati Anda.

Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu Tuhan, akan mengharapkan Allah yang menyelamatkan aku; Allahku akan mendengarkan aku!
Mikha 7:7 TB


Mau rahasia sukses? Berjalan Di Atas Air?

Rahasia untuk terus bisa berjalan di atas air dari Rick McFarland, guru Charis:

“Looking at Jesus…
Still looking at Jesus…
And keep on looking at Jesus.”

Pandang Yesus….
Tetap pandang Yesus
Terus menerus pandang Yesus.

Knowing who Jesus is, changes who you are.
Mengenal pribadi Yesus, mengubah kita secara natural… Perubahan tanpa usaha… Menarik bukan?

As He is, so are we in this world.
Sama seperti Yesus, demikian kita ada di dunia ini (1 Yoh 4:17)

Lihat saja apa yang Yesus lakukan semasa di dunia, maka kita pun dapat melakukannya. Bahkan kita bisa melakukan hal-hal yang lebih besar lagi. (Yoh 14:12)

Sadar ga, setiap janji di dalam Alkitab, itu menjadi bagian kita, hanya dengan beriman kepada karya Salib Yesus yang sudah selesai. Kita belajar firman Tuhan untuk mengetahui apa yang sudah menjadi milik kita serta menghidupinya. ( Filemon 1:6)

Cling… Seolah-olah kebenaran ini melompat:
Berarti Kunci Kesuksesan Dalam Hidup:
“PANDANG YESUS SENANTIASA, tidak peduli situasi di sekeling seperti apa? Maka kita akan berjalan di atas ‘air permasalahan’, melewatinya dan tiba di seberang.

Dikatakan pula,
Dan SEKETIKA juga perahu itu SAMPAI ke pantai yang mereka tujui. (Yohanes 6:21 TB)

BOOM! Dalam sekejap, secara supernatural, mereka melewati perjalanan sekitar 3 km di danau dan tiba di seberang. Ketika Yesus ada di perahu kehidupan kita, maka hal-hal supernatural menjadi sesuatu yang normal. Memang wajarnya begitu.

Pertanyaannya:
Kita mau hidup natural atau supernatural?

Kalau melihat situasi, artinya hidup natural.
Sebaliknya, jika terus memandang Yesus, hidup kita supernatural!

Allah hidup dalam alam supernatural, jadi jika kita benar-benar mengikuti-Nya, kita juga akan hidup dalam alam supernatural.
Jika hidup kita tidak supernatural, berarti kita hanya dangkal mengenal-Nya. Tuhan menghendaki kita berjalan bersama-Nya dalam alam supernatural yang tak terbatas.

Iman artinya melihat mujizat bermanifestasi di dalam kita, secara rohani, sebelum kita melihatnya bermanifestasi di alam jasmani.

Siap? Yuuuk…

What you see and what you hear depends a great deal on where you are standing. It also depends on what sort of person you are – C.S. Lewis

Apa yang Anda lihat dan apa yang Anda dengar sangat bergantung pada: di mana Anda berdiri. Itu juga tergantung pada orang seperti apakah Anda? – C.S. Lewis

Sumber: Barry Bennett & Rick McFarland.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 116 117 118 119 120 404