Articles

Penuh Kasih Seperti Oseola: Ketika Pemberian Sederhana Mengubah Taksi Banyak Orang

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Penuh Kasih Seperti Oseola: Ketika
Pemberian Sederhana Mengubah Taksi Banyak Orang

Saya terharu membaca kisah nyata Oseola McCarty, seorang wanita sederhana dari Hattiesburg, Mississippi. Tidak ada yang istimewa dalam penampilan atau status sosialnya — hanya seorang tukang cuci tua yang hidup tenang dan bersahaja. Namun di balik tangannya yang keriput dan tubuh mungilnya, bersemayam hati yang luar biasa mulia.

Oseola berhenti sekolah di kelas enam karena harus merawat neneknya yang sakit. Ia berjanji akan kembali, tapi waktu berlalu, dan ketika akhirnya bisa, ia merasa terlalu tua untuk duduk di bangku sekolah bersama anak-anak. Ia pun memilih bekerja. Puluhan tahun ia mencuci pakaian untuk keluarga-keluarga di kotanya — merebus, menggosok, menjemur, dan menyetrika dengan tangan. Tanpa mesin, tanpa keluhan.

Hidupnya sederhana. Ia naik bus ke mana-mana, jarang membeli barang baru, dan tidak pernah berlibur. Tapi dari hasil kerja kerasnya, setiap bulan ia menyisihkan sedikit uang untuk ditabung. Tidak banyak, tapi konsisten. Sedikit demi sedikit, tahun demi tahun, hingga jumlahnya menjadi besar. Pada usia 87 tahun, Oseola terkejut saat melihat tabungannya mencapai lebih dari 250.000 dolar!

Yang membuat dunia terdiam adalah keputusan yang diambilnya: ia menyumbangkan 150.000 dolar — lebih dari separuh tabungannya — kepada Universitas Southern Mississippi, kampus yang dulu hanya bisa ia impikan. “Saya tidak keberatan bekerja keras,” katanya, “tapi saya ingin membantu agar mereka tidak perlu bekerja sekeras saya.”

Ia tidak pernah kembali ke sekolah, tetapi ia membuka pintu pendidikan bagi banyak generasi muda. Melalui kasih dan ketulusannya, ratusan mahasiswa yang dulu tak mampu kini bisa melanjutkan kuliah. Hidup mereka berubah karena seorang tukang cuci yang penuh cinta.

Saya teringat ketika papa dan mama saya meninggal. Ada banyak hal yang belum sempat saya lakukan untuk mereka. Saya tidak bisa membuat mereka hidup kembali, tapi saya bisa melanjutkan impian mereka yang belum tercapai. Dengan cara itulah saya menghormati mereka — menjadikan hidup saya saluran berkat bagi orang lain, agar cita-cita dan nilai-nilai mereka tetap hidup.

Demikian pula dengan Oseola. Ia tidak bisa mengubah masa lalunya. Ia tak kembali duduk di kelas seperti yang ia impikan. Tapi ia mengubah masa depan banyak orang lewat satu keputusan sederhana: memberi.

Dan memberi tidak selalu berarti uang. Kadang yang dibutuhkan hanyalah telinga yang mau mendengar, hati yang peduli, penerimaan tanpa menghakimi, atau hikmat yang kita bagikan kepada generasi yang lebih muda, supaya mereka tidak perlu terjerembab dalam kesalahan yang sama seperti yang pernah kita alami dulu. Begitu banyak hal kecil yang bisa kita lakukan — senyum tulus, dorongan lembut, doa yang setia — semuanya bisa menjadi saluran kasih Tuhan bagi orang lain.

Itulah kehidupan yang berdampak. Hidup yang meninggalkan jejak abadi. Dunia menjadi lebih baik karena kehadiran orang seperti Oseola. Ia tidak hidup untuk diri sendiri, tapi menjadi terang dan garam dunia. Hatinya yang penuh kasih adalah cermin dari kasih Tuhan sendiri.

Kisahnya mengingatkan kita: kita mungkin tidak bisa mengubah masa lalu, tetapi kita bisa mengubah masa depan. Tuhan tidak meminta kita melakukan hal besar, hanya setia dalam hal kecil — karena kasih yang sederhana, bila dilakukan dengan ketulusan, bisa mengubah hidup seseorang.

Oseola tidak hanya menabung uang, tetapi menabung kebaikan. Dan itulah yang kekal. Hidupnya mengajarkan bahwa keberhasilan sejati bukan tentang berapa banyak yang kita kumpulkan, melainkan berapa banyak kasih yang kita sebarkan.

“It’s not how much we give, but how much love we put into giving.” — Mother Teresa

“Bukan seberapa banyak yang kita beri, tetapi seberapa besar kasih yang kita sertakan di dalam pemberian itu.” — Mother Teresa

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#yennyindra
#Inspirasi Kebaikan #MotivasiKebaikan
#PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
SAMPAH
“Keyakinan kepada Iman kita.”
Bully & Begal, Bagaimana Mengatasinya?