Articles

Inilah Pencuri Kebahagiaan & Kesehatan. Sadarkah Kita?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Inilah Pencuri Kebahagiaan & Kesehatan. Sadarkah Kita?

Tulisan guru saya, Barry Bennett membuat saya tersentak. Ternyata, hal-hal yang biasa dan tampak “sepele” bisa mencuri kebahagiaan… bahkan kesehatan kita, tanpa kita sadari!

Kita sering berpikir bahwa sakit itu akibat makanan, cuaca, kurang tidur, atau keturunan. Padahal ada satu area yang lebih penting dan sering terlupakan: hati kita sendiri. Barry berkata, “Kekuatiran dunia ini bisa menjadi pintu masuk penyakit.” Kalimat itu terlihat sederhana, tapi tajam menembus.

Coba perhatikan. Pernahkah kita menyimpan amarah, rasa kesal, sakit hati atau kecewa dalam diam? Mungkin kita sudah terbiasa. Kita marah diam-diam, tersinggung tapi pura-pura baik-baik saja. Kita gelisah dengan keadaan politik, kesal melihat orang lain lebih sukses, atau menyimpan luka dari masa lalu yang belum selesai.

Semua itu adalah bentuk perselisihan di hati. Dan perselisihan, tulis Barry, adalah buah dari iri hati dan sikap mementingkan diri sendiri. Bisa jadi karena kita belum mengampuni, merasa tersinggung, kepingin balas dendam, terlalu banyak mengeluh, atau… senang bergosip. Semua itu kelihatannya kecil, tapi jika dipelihara, bisa mencuri damai kita.

Dan ketika damai hilang, sukacita ikut lenyap. Tubuh jadi rentan. Penyakit pun punya celah untuk masuk.

Saya jadi teringat, dulu saya pernah mengalami sakit yang aneh. Sudah periksa ke dokter, semua hasilnya baik. Tapi kepala sering pusing, tubuh lemas. Setelah saya mulai belajar mengampuni, melepaskan beban dan menolak memelihara luka, tubuh saya mulai pulih. Bukan karena obat, tapi karena hati mulai bersih.

Ternyata kesehatan itu bukan cuma soal fisik. Tapi juga soal jiwa. Bahkan lebih dalam lagi, soal roh. Ketika hati penuh damai, tubuh ikut tenang. Ketika hati bersih, pikiran jernih. Tapi kalau hati kotor, tubuh pun ikut ‘keracunan’.

Kita sering sibuk “melayani Tuhan” — tapi tidak menjaga hati. Kita aktif dalam pelayanan, ikut persekutuan, rajin menyebut nama Tuhan, tapi… gampang sekali tersinggung, suka menghakimi, merasa lebih rohani dari orang lain. Tanpa sadar, kita membuka pintu lebar-lebar untuk pencuri: pencuri damai, pencuri sukacita, pencuri kesehatan.

“Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.”

Hidup dalam Roh bukan cuma soal karunia, tapi hidup dalam damai. Hati yang damai menciptakan atmosfer yang sehat, bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga orang di sekitar kita.

Kalau hati kita hari ini tidak tenang, mungkin bukan karena keadaan di luar, tapi karena kita belum menyelesaikan hal di dalam. Kita tidak bisa mengendalikan dunia, tapi kita bisa memilih untuk menjaga hati kita sendiri.

Kesehatan dan kebahagiaan itu hak setiap anak Tuhan. Tapi untuk memilikinya, kita perlu memeriksa dan membersihkan hati setiap hari. Jangan beri ruang bagi kekuatiran, iri, gosip, dan dendam. Karena itulah pencuri yang sesungguhnya.

Akhiri hari ini dengan hati yang ringan. Ampuni mereka yang menyakiti. Doakan yang menolak kita. Pilih untuk tidak menanggapi gosip. Lepaskan beban yang bukan bagian kita. Karena hidup yang damai… adalah hidup yang penuh kuasa.

Dan seperti kata Corrie ten Boom:
“Worry does not empty tomorrow of its sorrow, it empties today of its strength.”

“Kekuatiran tidak mengosongkan hari esok dari kesusahannya, tetapi menguras kekuatan hari ini.”

Siap praktik? Yuuk….

“If you are humble nothing will touch you, neither praise nor disgrace, because you know what you are.” – Mother Teresa.

Jika kita rendah hati, tidak ada yang bisa menyentuh kita, baik pujian maupun hinaan, karena kita tahu siapa diri kita – Mother Teresa.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#Inspirasi Kebaikan #MotivasiKebaikan
#PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Ketika Hal Buruk Terjadi Dalam Hidupnya? (Part 1)
Paul Milligan: Ketika Integritas Menjadi Strategi Bisnis dan Pelayanan
Mungkinkah Itu Ketidakpercayaan?