Articles

Merasa Kosong & Tidak Puas? Ini Alasannya! Banyak orang menjalani hidup

Seruput Kopi Firman Tuhan
Yenny Indra

Merasa Kosong & Tidak Puas? Ini Alasannya!

Banyak orang menjalani hidup seperti sedang mengikuti arus. Bangun pagi, bekerja, pulang, tidur, lalu mengulanginya lagi esok hari. Kadang kita berpikir hidup ini milik kita, jadi kita bebas menentukan apa pun yang kita mau. Tapi pernahkah kita merasa, meski semuanya tampak baik-baik saja, hati tetap terasa kosong?

Kenyataannya, manusia tidak akan pernah benar-benar puas sebelum ia hidup sesuai rancangan Allah.
Mazmur 139:14–17 berkata bahwa bahkan sebelum kita lahir, Allah sudah menulis hari-hari kita. Dia menenun kita dengan tangan-Nya sendiri, menaruh kepribadian, bakat, dan potensi unik di dalam diri kita. Kita tidak hadir di dunia ini karena kebetulan.

Andrew Wommack menulis, “Anda tidak bisa mengeluarkan apa yang tidak Allah taruh di dalam.”
Betapa dalam kalimat itu! Kadang kita iri dengan kemampuan orang lain, ingin seperti mereka, padahal Tuhan tidak memanggil kita untuk itu.
Kalau Allah menciptakan saya sebagai pelari jarak jauh, maka saya tidak akan bisa berlari cepat seperti sprinter. Saya bisa melatih diri, tapi saya tidak bisa melawan desain Ilahi yang sudah ditetapkan.

Itulah sebabnya banyak orang berjuang keras tapi tetap merasa hampa. Mereka sibuk melakukan banyak hal yang kelihatannya penting, tapi sebenarnya tidak sesuai dengan rancangan Tuhan atas hidupnya.
Kita bisa punya jabatan tinggi, penghasilan besar, tapi kalau itu bukan tempat yang Allah mau, hati kita tidak akan damai.

Andrew berkata, “Allah bermaksud agar kita mengalami kepuasan kehidupan yang dijalani dengan baik.”
Artinya, hidup yang penuh makna bukan ditentukan oleh seberapa banyak kita punya, tapi seberapa selaras kita dengan kehendak Tuhan.
Kepuasan sejati datang saat kita tahu, “Saya berada di tempat yang seharusnya, melakukan apa yang Tuhan mau saya lakukan.”

Kadang Tuhan menuntun kita bukan lewat suara besar dari langit, tapi lewat damai sejahtera di hati. Kalau kita melangkah dalam kehendak-Nya, ada ketenangan batin yang tidak bisa dijelaskan.
Sebaliknya, ketika kita keluar dari jalur itu, hati menjadi gelisah.
Damai sejahtera adalah kompas batin orang percaya.

Buku ini juga menegaskan bahwa Allah tidak memaksa kehendak-Nya terjadi. Ia memberi kita kebebasan untuk memilih. Itu sebabnya banyak orang tidak menggenapi rencana Allah, bukan karena Allah tidak sanggup, tapi karena mereka tidak mau taat.
Tuhan tidak akan menarik kita seperti boneka tali. Ia ingin kita mencari, mengenal, lalu memilih untuk mengikuti-Nya dengan sukarela.

Saya belajar, hidup yang berhasil bukan berarti bebas dari masalah, tapi punya kepastian arah.
Kita tahu kemana sedang berjalan, dan siapa yang menuntun kita.
Ketika kita hidup dalam kehendak-Nya, meski jalannya kadang tidak mudah, hati kita tetap penuh damai dan sukacita.
Itu tanda kita sedang berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.

Jadi, kalau hari ini hati terasa kosong, mungkin bukan karena ada yang kurang di luar, tapi karena kita belum sepenuhnya berjalan di dalam rancangan Tuhan.
Mulailah dengan doa sederhana, “Tuhan, tunjukkan apa yang Kau taruh dalam diriku, supaya aku bisa hidup sesuai dengan tujuan-Mu.”

Sebab seperti kata Andrew, “Anda tidak bisa mengeluarkan apa yang tidak Allah taruh di dalam.”
Dan saat kita mulai hidup sesuai rancangan-Nya, itulah awal dari hidup yang paling memuaskan.

“The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why.” – Mark Twain

“Dua hari terpenting dalam hidupmu adalah hari kamu dilahirkan, dan hari kamu tahu untuk apa kamu dilahirkan.”
– Mark Twain

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopifirmanTuhan
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Bangau Mahkota Merah Yang Menawan….
“Jangan Melihat Ke Belakang!”
“Apakah Anda Tersinggung?”