Category : Seruput Kopi Cantik

Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Sebenarnya, Bahagia Itu Apa?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Sebenarnya, Bahagia Itu Apa?

Banyak orang berlomba mencari harta sebanyak-banyaknya, karena ingin bahagia.
Pengalaman masa kecil yang berkekurangan, membuatnya berpikir, banyak harta tentu bahagia.
Berbahagiakah dia?
Ternyata tidak. Justru kepikiran kuatir ada harta yang hilang. Dan keinginan untuk memperoleh harta lebih banyak lagi, membuatnya tidak bisa menikmati kekayaannya.

Populatitas, tentu keren dan menghasilkan banyak uang. Dikenal di mana-mana, dikagumi dan diperlakukan istimewa. Mantap!
Bahagiakan dia?
Ternyata tidak juga Orang-orang yang lebih cantik/ganteng, lebih pintar, lebih muda bermunculan. Perasaan takut tersaingi menyelimuti hatinya.

Seorang teman yang super-kaya, pabrik dan rumahnya tersebar di dalam dan luar negeri, tidak bisa tidur. Insomnia. Punya tukang pijat khusus yang memijatnya setiap malam, berjam-jam agar bisa tertidur.
Bisa lelap selama 5 jam, merupakan kemewahan baginya.
Sementara di ujung jalan, ada bapak becak yang tertidur lelap di siang hari, saat matahari tengah terik. Teman saya merasa iri dengan sang bapak becak.  🙁

Lalu bahagia itu apa sich?
Bahagia itu adalah perasaan damai sejahtera dalam hati, terlepas apa pun situasi disekelilingnya.

Bukan berarti tanpa masalah. Kata orang bijak, hanya di kuburan yang tidak ada masalah. Selama manusia hidup, selalu ada masalah.

Apa yang menyebabkan kita tidak bahagia?
Karena merasa masalah yang dihadapi banyak sekali, dan dia harus menyelesaikannya sendiri. Memikirkan solusinya, berputar-putar mencari ide dan mengusahakannya dengan segenap jiwa raga.
Sementara orang yang terkenal sadar, dia tidak bisa menjadi lebih muda, lebih… dan lebih….

Lalu bagaimana caranya supaya bisa bahagia/ memiliki damai sejahtera?
Bergantunglah kepada Tuhan dengan sepenuh hati.
Bahagia bukan berarti tidak ada masalah, tetapi apa pun masalahnya, Tuhanku lebih besar daripada masalahku. Bahagia karena Tuhan yang menjadi harapan hidupku sepenuhnya. Tuhan bersamaku senantiasa.

Tuhan bisa membuat seseorang meski sudah tua tetapi tetap digemari. Tuhan bisa melimpahkan jalan kesuksesan, kekayaan dan ketenaran tanpa ada kesedihan di dalamnya.
Tuhan memberikan anugerah agar kita dapat menikmati berkat-Nya.
Ketika kita bergantung pada Allah yang Maha besar,- tidak ada yang mustahil bagi-Nya-, hidup kita tenteram.
Apa pun yang terjadi, Allahku bersamaku dan bersama Tuhan, aku pasti menang.
Melegakan bukan?

Karena itu, kenali Allah kita. Kenali kasih-Nya, karakter-Nya, kehendak-Nya dan taatilah. Hidup jadi enteng. Allah memberikan apa saja yang kita butuhkan, bahkan yang tidak terpikirkan pun, Tuhan anugerah kan.
Tidak perlu kaya-raya, karena belum tentu setiap orang mampu handle kekayaan.
Namun apa pun yang dibutuhkan, apa pun yang diinginkan dan apa pun yang terbaik, Tuhan berikan untuk kita, dengan cara-Nya yang ajaib.
Luar biasa bukan?
Inilah hidup yang didambakan setiap orang!

No circumstances is so big that He can not control it- Jerry Bridges

Tidak ada situasi yang terlalu besar sehingga Dia tidak bisa mengendalikannya- Jerry Bridges

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Malapetaka???? Bagaimana Solusinya? Simak kisah Ben & Tasya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Malapetaka???? Bagaimana Solusinya?
Simak kisah Ben & Tasya!

Mobil putri Ben, Tasya berhenti di pinggir jalan. Ketika Tasya sedang membuka sedikit pintu mobilnya hendak turun, tiba-tiba ada motor melaju sangat cepat… sang pengemudi motor menabrak pintu mobil, terjungkal, terpelanting hingga beberapa meter lalu terkapar. Tidak mengenakan helm pula. Darah pun berceceran di mana-mana. Tasya shock. Menangis ketakutan sambil menelpon papanya.

Korban diangkut ke rumah sakit dengan ambulan.
Patah tulang kaki dan cedera gegar otak hingga tidak sadarkan diri selama 5 hari.
Kejadian ini pada akhirnya membuat Ben dan Tasya berurusan dengan kepolisian dan keluarga korban. Meski pun kenyataannya mobil Tasya yang ditabrak, tapi mengingat yang menabrak ini adalah sepeda motor, maka masalah siapa benar dan siapa salah menjadi kabur.

Ben mengucap syukur, meski keadaan sangat menegangkan dan membebani perasaan seluruh keluarga, namun Tasya selamat, tak kurang apa pun juga. Seandainya saja, Tasya sedang turun dari mobil, tentu Tasya akan menjadi korban juga. Perbedaan hanya sepersekian detik. Tuhan melindungi Tasya.
Saat segala sesuatu dalam keadaan baik, mudah sekali bersyukur. Namun keadaan yang dihadapi carut-marut.
Korban belum juga sadar.

Hari Jumat telah disepakati untuk dilakukan tanda tangan perdamaian.
Tiba-tiba dari pihak keluarga korban menundanya hingga hari Senin minggu depan karena ada yang harus didiskusikan lagi dengan pihak keluarga korban yang lain. Dengan tertunda, tentu membuat Ben sekeluarga semakin kuatir, mungkin saja terjadi perubahan kesepakatan atau bahkan pembatalan perdamaian, dengan resiko adanya tuntutan secara hukum.

Pikiran buruk bersliweran di kepala. Bagaimana kalau Tasya sampai dipenjara?
Hati Ben kian galau.
Sudah sejak bulan lalu direncanakan, Ben melayani kotbah pada kebaktian pagi dan sore minggu ini.
Ben merenung, bagaimana bisa menyampaikan Firman Tuhan dengan pikiran galau seperti ini?
Maka Ben menelpon pendeta di gereja tersebut, untuk membatalkannya.

“Apakah kamu kalah dalam menghadapi masalah ini? Aku sudah menunjukkan penyertaan-Ku kepadamu”, muncul suara dalam hatinya.

Akhirnya Ben merenungkan sejenak suara tersebut,
“Saya tidak mau kalah, saya harus melayani dan menjadi pemenang,” tekad Ben.
Akhirmya pada malam itu juga sekitar pukul 22.30, Ben mengkonfirmasi bahwa hari Minggu tetap pelayanan, tidak jadi dibatalkan.

Hari Minggu, Ben melayani. Dengan jujur dia bercerita bahwa dia tengah menghadapi masalah berat. Tanpa diduga, seorang teman lama hadir di sana. Ben banyak dikuatkan olehnya dan teman ini siap membantu menyelesaikan masalah yang ada. Tidak dapat dipungkiri, dukungan teman ini sangat menguatkan hati Ben. Harapan tumbuh kembali.

Keesokan harinya, terjadi masalah serius yang berpotensi dapat membatalkan proses perdamaian dengan pihak keluarga korban. Terjadi penundaan lagi untuk waktu yang belum dapat dipastikan. Alasan penundaaan ini membuat “shock”, dan membuat Ben sekeluarga makin tertekan. Tidak dapat dipungkiri, kekuatiran dan ketakutan muncul lagi.

Tetapi Tuhan baik, situasi seperti ini tidak berlangsung lama. Teringatlah Ben dengan tawaran bantuan dari teman lama di gereja kemarin.
Beberapa jam kemudian dengan bantuan mediasi dari teman ini dengan pihak keluarga korban, tanda tangan perdamaian dapat dijadwalkan kembali keesokan harinya.

Hari Selasa proses perdamaian berjalan dengan baik. Semua persoalan pada akhirnya dapat diselesaikan dengan tuntas, tanpa ada kendala sama sekali. Tuhan sudah campur tangan dan menyertai sesuai janji-Nya.
Sungguh melegakan.
.
Seandainya saja, Hari Minggu lalu Ben menuruti kegalauan hatinya dan memilih membatalkan tugasnya, tentu dia tidak akan bertemu dengan teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak berjumpa.
Tanpa adanya teman lama ini, perdamaian belum tentu terlaksana.

Sungguh benar ungkapan ini, Ben melakukan tugas pelayanan yang Tuhan berikan, sementara Tuhan membereskan masalah Ben.
Hidup tidak selalu mulus, namun bersama Tuhan, kita lebih dari pemenang.

When things are darkest, God shines his light the brightest.- Henry Cloud

Ketika berada pada situasi yang paling gelap, Sinar Tuhan bersinar terang-benderang.- Henry Cloud

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Rest In The Lord.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Rest In The Lord.

Pernah mengalami sudah berusaha setengah mati tetapi hasil mengecewakan? Amburadul!
Segala yang awalnya seolah baik, dengan kekuatan sendiri saya berusaha mengatur sebaik mungkin, namun hasilnya justru berantakan.
Apakah saya berdoa? Tentu. Tetapi ga sabar, jadi diatur sesuai apa yang saya pikir ‘baik’.

Dalam keadaan terpuruk, saya berdoa dan sungguh-sungguh mencari Tuhan.
Buka Instagram muncul quotes cantik:

God is able to do more for you in one moment of surrender than in a life-time of your own self- effort. – Andrew Wommack.

Tuhan sanggup melakukan jauh lebih banyak dalam satu momen, ketika Anda pasrah, daripada hasil seluruh usaha dalam hidup Anda dengan bergantung pada kekuatan diri sendiri. – Andrew Wommack.

Saya paham, ini bukan kebetulan tetapi ‘suara’ Tuhan.

Lalu saya mulai berserah sepenuhnya. Kadangkala godaan untuk mengatur muncul lagi.
Sejujurnya, benar-benar berserah tidak mudah. Apalagi saat seolah tidak ada yang terjadi. Tanpa perubahan.
Timbul pikiran, bukankah seharusnya Ora Et Labora- berdoa dan bekerja?
Tetapi saya mengingatkan diri sendiri, Tuhan mampu melakukan jauh lebih baik jika saya berserah.

Berserah tidak berarti diam saja. Namun mengarahkan mata kepada-Nya. Menanti arahan-Nya. Butuh fokus. Konsentrasi. Peka untuk mendengarkan Dia. Dan mentaatinya.

Satu persatu jalan dibukakan. Orang-orang yang tak terduga, Tuhan pertemukan. Yang lebih unik lagi, orang dengar latar belakang berbeda, yang secara akal tidak ada hubungannya, Tuhan atur bisa bekerjasama untuk membantu, sehingga solusi ditemukan.
Itulah Allah. Tidak ada yang mustahil bagi Dia.
Ikuti arahan-Nya dan hidup melekat kepada-Nya, itu rahasia hidup berkemenangan. Saya pun belajar.
Bagaimana dengan Anda?

Let God have your life. He can do more with it than you can – Dwight L. Moody

Biarkan Tuhan memiliki hidup Anda. Dia dapat melakukan lebih banyak dari itu daripada yang Anda bisa – Dwight L. Moody

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Berkelimpahan Itu Seperti Apa Sich?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Berkelimpahan Itu Seperti Apa Sich?

Ketika kami di Maumere, P. Leonard Anthonius Ang atau Liong, panggilan akrabnya, mengundang kami mampir ke rumahnya di Kupang. P. Indra dan P. Liong teman sejak di SMA Kolese Santo Yusuf, Malang.
Jadilah kami berkunjung ke Kupang.

Kotanya cantik, lautnya indah dan tidak lupa berfoto di gedung Gubernur yang di design seperti alat musik Sasando. Keren dan langka.

Nach di rumah P. Liong dan Hean, istrinya, ada pohon mangga yang buahnya sangat lebat dan manis.
Yang membuat kami terpesona, pohon mangga ini amat sangat subur, hingga di batang pokoknya yang besar tumbuh bunga dan dengan berjalannya waktu, membesar menjadi buah dan tidak rontok. Di berbagai cabang yang besar, bunga dan buah menempel langsung di batangnya, tidak melalui ranting-ranting. Wow… baru kali ini saya melihat pohon mangga seperti ini.
Beberapa hari sebelumnya, salah satu cabangnya patah karena terlalu banyak buahnya. Cabang itu tidak kuat menahannya. Karena itu, di berbagai sisi, harus disangga dengan kayu agar tidak patah.

Saya merenung. Inilah gambaran tepat artinya berkelimpahan. Batang pohonnya hingga ke rumah tetangga, tidak habis dinikmati banyak orang. Bahkan di batang besarnya, -yang tidak lazim ditumbuhi buah-, tetapi di pohon ini tumbuh buah-buahnya dan bertahan hingga membesar. Cabang-cabangnya sampai tidak kuat menahan begitu banyak buah alias ‘berkatnya’. Ibarat air dalam ember, airnya meluber ke mana-mana.

Bukankah Allah kita seperti itu?
Dia tidak mengingat seberapa besar kesalahan yang pernah diperbuat atau seberapa bagus performance kita?
Asalkan bersedia bertobat dan mau mentaatinya, meski tidak sempurna, Tuhan berkenan melimpahkan kebaikkan-Nya, hingga kita terpukau…. Padahal aku tidak layak. Kasih-Nya tak bersyarat. Semua hanya karena anugerah.

“Siapa aku ini Tuhan, hingga jadi biji mata-Mu?”, tanya Raja Daud yang kaya-raya pun terheran-heran dengan kebaikkan Tuhan.

Kelimpahan dan kemurahan-Nya mengalir deras dalam hidup anak-anak-Nya. Kita sadar, sesungguhnya kita tidak layak… namun Tuhan baik dan sangat baik.
Mari kita hidup lebih lagi mendekat kepada-Nya. Saat kita fokus kepada-Nya, memahami perkataan-Nya, maka kita dapat mengikuti tuntunan-Nya.
Dan kalau Tuhan di pihak kita, siapa yang menjadi lawan kita?

Things which the eye saw not, and which had not come to the ears or into the heart of man, such things as God has made ready for those who have love for him.

Apa yang tidak pernah dilihat mata atau didengar oleh telinga, dan tidak pernah pula timbul dalam pikiran manusia, itulah yang disediakan Allah untuk orang-orang yang mengasihi-Nya.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Ilmu Pengetahuan VS Tuhan.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Ilmu Pengetahuan VS Tuhan.

Di dunia modern, terutama di negara-negara maju, banyak orang yang mengabaikan Tuhan. Mereka berpikir dengan kemajuan teknologi dan kemampuan manusia yang makin pandai, maka mereka tidak membutuhkan Tuhan lagi.

Sangat menarik ketika membaca buku “Switch On Your Brain” yang ditulis oleh Dr. Caroline Leaf, seorang ahli patologi komunikasi dan ahli audiologi yang telah bekerja di bidang ilmu syaraf kognitif sejak tahun 1985. Beliau membuktikan ternyata ilmu pengetahuan justru selaras dengan pernyataan-pernyataan Allah. Membuktikan bahwa mentaati Tuhan adalah kunci keberhasilan dalam hidup.

Karya rintisannya tentang neuroplastisitas – bahwa perubahan dalam pemikiran, sebenarnya mengubah otak dan bisa mempengaruhi perubahan perilaku- yang pada akhirnya akan menentukan kualitas hidup manusia: hidupnya bahagia, penuh dan utuh, atau tidak.

Hidup adalah apa yang kita pikirkan, ungkapan terkenal filsuf besar Marcus Aurelius.

“Adalah pikiran, bukan sikap atau pun DNA Anda, yang paling menentukan kualitas hidup Anda,” ujar Dr. Caroline Leaf, “Otak merespons apa yang ada dalam pikiran Anda dengan mengirimkan dorongan (stimulus) neurologis ke seluruh tubuh. Artinya, pikiran dan emosi Anda ditransformasi menjadi efek fisiologi dan spiritual, kemudian pengalaman fisiologi tersebut bertransformasi menjadi kondisi mental dan emosi.”

Artinya, pikiran baik menciptkan kebahagiaan. Sebaliknya, pikiran buruk menghasilkan kecemasan. Yang dalam jangka panjangnya menentukan kualitas hidup pula.

Hal ini membuktikan kesuksesan, kebahagiaan dan kualitas relasi kita, tidak ditentukan oleh seberapa banyak aset dan uang yang kita miliki, tetapi lebih ditentukan oleh cara pandang alias mindset yang kita miliki serta cara kita meresponi apa yang terjadi dalam hidup.
Pikiran kita menentukannya.

Kesimpulannya, dengan memilih pikiran yang baik, – sesuai dengan perintah Tuhan-, akan menghasilkan kehidupan yang berkualitas, utuh dan sempurna.
Menarik bukan?

*Trust in the LORD and do good things. Live in the land and you will be safe. You will enjoy what it gives to you. Delight yourself in the LORD, and he will give you the desires of your heart.*

Percayalah kepada TUHAN, dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri itu dan berlakulah setia. dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
1 34 35 36 37 38 64