Category : Articles

Articles

Apakah kita menari karena genderang musuh…?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apakah kita menari karena genderang musuh…?

“Pandangan dari sisi yang berbeda dari renungan hari ini Sis, khususnya tentang Daud dan Goliat …”, ujar sahabat saya Andreas Hartanto.

Saat peperangan terjadi, seharusnya antara Bangsa Israel melawan Bangsa Filistin.
Tetapi Goliat sedemikian licik dan memiliki strategi yang cerdik, maka pertarungannya diubah dengan ‘memaksa’ Bangsa Israel mengirimkan salah satu tentaranya yang terpilih, untuk melawan Goliat.

Kata orang Filistin itu: “Aku menantang hari ini barisan Israel;
berikanlah kepadaku seorang, supaya kami berperang seorang lawan seorang.”

Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. Tampaknya bangsa Israel tergiring dengan aturan yang ditetapkan oleh musuh untuk berperang satu lawan satu, pada akhirnya bangsa Israel terintimidasi dan ketakutan.

Kita adalah anak Allah yang punya kuasa atau otoritas Allah, seharusnya kitalah yang punya hak untuk menentukan, strategi apa yang akan digunakan. Bukan pasrah pada apa yang ditetapkan oleh musuh.

Pepatah lama mengatakan “Janganlah kita menari karena genderang musuh…”.

Bayangkan kita adalah seorang prajurit di era perang pra-modern, menghadapi pasukan yang menabuh genderang dengan keras dan tanpa henti. Bagaimana perasaan kita? Mungkin takut, gugup, dan cemas, bukan? Ketika genderang semakin keras saat musuh mendekat, dan kita akan merasakan kehadiran mereka bahkan sebelum kita melihatnya. Mungkin kita bertanya-tanya dalam hati, berapa banyak mereka, seberapa kuat mereka, dan seberapa besar tekad mereka? Betapa mengerikan…..
Jantung pun berdetak lebih cepat, tekanan darah meningkat, dan adrenalin terpompa. Kita akan berada dalam kondisi kewaspadaan yang tinggi, tetapi juga stres dan ketakutan yang meningkat.

Nach dalam situasi seperti itu, pilihan apa yang kita ambil untuk menentukan langkah hidup kita?
Apakah kita terintimidasi oleh teror-teror musuh?
Sungguh tidak mudah untuk menentukan pilihan yang benar.

10 pengintai akhirnya gagal memasuki tanah perjanjian yang diberikan Tuhan karena mereka terseret strategi musuh, “ikut menari karena genderang musuh.”
Fokus mereka teralihkan pada betapa kuatnya para musuh, bukannya mengingat-ingat betapa dahsyatnya Allah mereka.

– Musa membelah Laut Merah.di tanah kering, demikian pula Yosua membelah Sungai Yordan.
– Tembok Yerikho yang tebalnya bisa untuk 5 kereta berjajar dan berlomba, secara natural tidak bisa diruntuhkan. Tetapi tembok itu roboh secara supernatural.
– Tuhan memelihara Elia di tepi sungai Kerit dengan mengirimkan burung gagak yang membawa makanan untuknya setiap pagi dan petang. Secara nalar, semuanya mustahil. Tetapi bersama Tuhan, tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Hanya Kaleb dan Yosua yang tetap memandang Allah dan kebesaran-Nya, sehingga hatinya tidak gentar menghadapi musuh.
Mereka tetap teguh berdiri di atas janji-janji Tuhan dan tidak tergoda ikut menari.

Yang hatinya teguh, Tuhan jagai dengan damai sejahtera yang sempurna. Sebab kepada-Mulah dia percaya.

Allahku mampu mengalahkan segala perkara.
Jika Allah ada di pihakku, siapa dapat melawan aku?

Banyak permasalahan yang sesungguhnya tidak sebesar apa yang kita pikirkan. Tetapi ketika ketakutan dibiarkan menyelimuti hati kita, pikiran tidak bisa melihat dengan jernih.
Iblis pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk meneror, dan membuat masalah nampak jauh lebih besar daripada kenyataannya.

Dalam keadaan tenang, kita bisa mendengarkan Tuhan, langkah apa yang harus diambil, yang tepat sasaran dan bisa menyelesaikan permasalahan dengan lebih cepat.

Meski Raja Saul terjebak ikut menari karena genderang musuh tetapi Daud, mewakili bangsanya maju berperang dengan membawa Nama Tuhan yang diandalkannya, dan menang!

Sementara karena 10 pengintai ikut menari karena genderang musuh, akibatnya seluruh angkatan tua Bangsa Israel yang berusia lebih dari 20 tahun saat itu, tidak bisa masuk tanah perjanjian. Mereka mati di padang gurun
Dibutuhkan 40 tahun, barulah mereka para angkatan muda, bisa memasuki tanah perjanjian di bawah pimpinan Yosua.

Apa yang kita lihat dan dengarkan, menentukan suasana hati kita, endingnya menentukan pula keputusan dan tindakan kita.
Berkat & kituk ada di tangan kita.

One person with a belief is equal to ninety-nine who have only interests. – John Stuart Mill.

Satu orang yang berkeyakinan, sama dengan sembilan puluh sembilan orang yang hanya mempunyai minat. – John Stuart Mill.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Harapkan Berkat!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Harapkan Berkat!

Apa yang kamu harapkan hari ini? Sekedar hari lain untuk bertahan hidup? Hari yang penuh tantangan dengan stres tanpa akhir?

Paulus menasihati kita untuk diubahkan melalui pembaharuan pikiran kita sehingga kita dapat mengetahui kehendak Allah, apa yang baik, berkenan kepada Allah, dan sempurna (Rm. 12:2). Apa kehendak Tuhan untuk hari-hari kehidupan kita?

Mazmur 3:8 (TB) (3-9) Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu!

Jika kita dilahirkan kembali, berkat Tuhan ADA atas kita! Kurangnya pengetahuan atau kurangnya iman mungkin penyebab yang menghalangi berkat tersebut, namun berkat itu masih menunggu untuk dipercaya dan diterima.

“Ulangan 28:2 (TB) Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:

Di bawah Perjanjian Lama, umat Allah diberkati. Betapa berapa banyak lagi di bawah Perjanjian Baru? Kita memiliki perjanjian yang lebih baik.

Efesus 1:3 (TB) Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita SEGALA berkat rohani di dalam sorga.

Mazmur 103:2 (TB) Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Apakah kita berharap untuk melihat berkat, perkenanan, perlindungan, penyediaan dan kesehatan-Nya setiap hari? Kita wajib mengharapkannya. Harapan kita yang menentukan jalan kehidupan kita.

Mazmur 27:13 (TB) Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

Jangan berkecil hati! Harapkan berkat-Nya hari ini!

Mazmur 68:19 (TB) (68-20) Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. Sela

Hari ini adalah hari penuh berkat! Harapkan berkat-Nya, nyatakan, dan percayalah, keadaan dan orang-orang akan selaras berlomba-lomba memberkati hidup kita.

Mazmur 5:12 (TB) (5-13) Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

Kita memiliki perkenanan Tuhan yang tersedia bagi setiap orang percaya yang lahir baru. Pertolongan satu menit dari Tuhan berdampak jauh lebih baik daripada kerja keras bertahun-tahun. Bersyukurlah kepada-Nya atas anugerah-Nya hari ini.

Tuhan ada untukmu. Tuhan menyayangimu. Tuhan ingin memberkati kita. Mulailah bersyukur kepada-Nya dan harapkan berkatnya!

“Ibrani 6:14 (TB) kata-Nya: “Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.”

Harapan adalah doa.
Menarik apa yang kita harapkan tercipta dalam kehodupan kita.

Seberapa sehatkah hati kita? Apakah hati kita fokusnya pada kehidupan, kelimpahan, janji- janji Tuhan, kedamaian, kegembiraan, dan berkat bagi sesama?
Ataukah hati ini terfokus pada rasa takut, ketidaklayakan, kemiskinan, penyakit dan perselisihan?
Apa yang ada di hatimu akan tumbuh dan menghasilkan buah dalam hidupmu.

Amsal 23:7 (TB) Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia.

Yohanes 14:12-14 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Mari kita renungkan: apa yang kita pikir dan harapkan?
Berkat dan kutuk ada di tangan kita sendiri.
Selamat memilih….

Expect great things from God. Attempt great things for God.
To know the will of God, we need an open Bible and an open map.
William Carey

Harapkan hal-hal besar dari Tuhan. Berusahalah melakukan hal-hal besar untuk Tuhan.
Untuk mengetahui kehendak Tuhan, kita memerlukan Alkitab dan peta yang terbuka. – William Carey

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Bahaya Mengancam? Respon Kita Yang Menentukan Endingnya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Bahaya Mengancam? Respon Kita Yang Menentukan Endingnya!

Dalam hidup, kadang tanpa diduga bahaya tiba-tiba mengancam.
Tidak ada hujan, tidak ada angin.
Langit cerah, udara sejuk namun tiba-tiba badai menyerang.

Sekian tahun lalu, segera galau menyerang, stress mencekam, seolah terror tiada henti.
Hati diliputi ketakutan. Pikiran segera mengoneksikan dengan kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin terjadi.
Gak bisa tidur, marah-marah, bingung…..

Tetapi setelah hampir 7 tahun sekolah, hidup dengan menenggelamkan diri pada kebenaran Firman Tuhan, berdoa rutin setiap pagi bersama teman-teman dan sungguh-sungguh mengejar Tuhan, ada perbedaannya.

Tuhan mengadakan perbedaan bagi orang yang beribadah kepada-Nya dengan yang tidak.

Menolak Takut karena ketakutan artinya fokus pada si musuh.
Lebih baik fokus Tuhan dan Firman-Nya. Firman memberi kemenangan. Meneduhkan badai, mengubah arah angin, mencipta apa yang tidak ada menjadi ada.
Ketika kita takut, artinya menutup pintu bagi Tuhan sehingga Tujan tidak bisa bekerja menolong kita.

Meski mencekam, seolah jalan buntu tetapi bukankah Allah Sang Jalan itu sendiri?
Dia buka jalan, saat tiada jalan.
Bahkan Laut Merah yang menggelora, diperintahkan untuk membuka jalan yang kering agar Musa dan bangsanya bisa menyeberang.
Melegakan!

Apa yang perlu dilakukan?
Mengubah mindset, pola pikir, paradigma kita dalam meresponi sesuatu.

Apakah ini sesuatu yang menakutkan?
Yess, of course.
Apakah menyangkut hidup & mati?
Tentu saja!
Oh…..

Bukankah Daud juga menghadapi Goliat dengan tantangan yang sama?
Menakutkan sekali bahkan hanya Daud yang berani menyambut tantangan Goliat, si raksasa yang bersenjata lengkap.
Seluruh bangsanya, bahkan tentara-tentara yang berpengalaman pun bersembunyi ketakutan.

Apa modal Daud?
Dia mengenal Tuhan yang bisa diandalkan. Terbukti Tuhan memberinya kemenangan saat mengatasi ancaman harimau & beruang yang hendak memangsa domba-dombanya.
Sederhana saja pemikiran Daud, jika dia ditolong dalam menghadapi binatang buas, maka Tuhan pun akan menolongnya saat menghadapi Goliat.
Daud tidak rela Allah dan bangsanya dihina oleh orang-orang yang tidak bersunat.

Modal Daud?
5 batu kali dan umban. Blas… gak keren dan terlalu sederhana. Tetapi bersama Tuhan, apa yang ada di tangan kita menjadi sesuatu yang powerful.

Dan patut diingat, dibalik halangan besar, tersedia berkat yang besar.
Tentunya kita tidak pernah mengharapkan halangan itu muncul, tetapi jika tanpa diundang, petaka muncul ya…. hadapi. Apa boleh buat, gak ada pilihan lain.

Bukan dengan kekuatan kita sendiri, namun bersama Allah.
Jika Allah ada di pihakku, siapa dapat melawanku?

Tuhan sudah memerintahkan, Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Taati saja….
Serahkan, jangan dipikiri…tetapi fokus melihat dan mendengar apa arahan Tuhan tentang hal ini. Disitulah kunci kemenangan kita.

“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa,” nyanyian Raja Daud

Perhatikan, Tuhan menyediakan hidangan bagi kita, di hadapan lawan kita;
Musuh-musuh mengelilingi kita tetapi Tuhan menyiapkan hidangan-Nya full-set bagi kita.
Melegakan sekali bukan?

Kemenangan dan kelimpahan tidak perlu menunggu ‘musuh-musuh’ itu musnah duluan.
Justru di hadapan para musih, Tuhan mendemonstrasikan kemurahan serta kelimpahan-Nya bagi kita.

Finally, tanpa adanya Goliat, Daud itu tetap menjadi penggembala domba.
Tetapi karena ada Goliat, Daud memperoleh jalan menjadi menantu Raja Saul dan endingnya, Daud menjadi raja yang besar.

Penghalang yang menghadang, bisa membuat kita mandeg, stagnan dan stop di sana.
Atau justru menjadi batu pijakan yang membawa kita naik ke tempat yang tinggi, yang tidak bisa kita capai tanpa adanya batu itu.

Pilihan ada di tangan kita sendiri, tergantung respon yang kita ambil.
Selamat memilih!

When you can’t control what’s happening, challenge yourself to control the way you respond to what’s happening. That’s where your power is.

Ketika Anda tidak dapat mengendalikan apa yang terjadi, tantang diri Anda untuk mengendalikan cara Anda merespons apa yang terjadi. Di situlah kekuatan Anda.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Tuhan adalah Sumber Sejati Kita!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Tuhan adalah Sumber Sejati Kita!

Landasan terbesar bagi iman kita adalah pewahyuan bahwa Tuhanlah Sumber dari apa pun yang kita butuhkan di dunia ini.
Dialah Pencipta, Pemelihara, Pemberi Kehidupan, dan Firman yang hidup. Ketika hal ini menjadi nyata dalam roh kita, maka kita dapat mengatakan seperti yang Paulus katakan,
“Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.” 2 Timotius 1:12 (TB)

Bagaimana kita tahu, kapan kita mendapatkan pewahyuan ini?

“Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.” (Mzm. 4:8)

Ketika Tuhan adalah Sumber kita, maka kita memiliki kedamaian. Bebas dari rasa takut, cemas, dan khawatir. Dari tempat yang damai ini, iman menjadi sesuatu yang mudah. Kita menyadari, Tuhan ada di pihak kita, janji-janji-Nya benar, dan penebusan-Nya jaminan kemenangan kita.

“Mazmur 8:4-6 (TB) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya.”

Ketika Tuhan adalah Sumber kita, secara alami kita memilih melihat diri kita sebagaimana Dia melihat kita.
Kita memahami potensi kita sebagai orang percaya “ciptaan baru”. Kasih-Nya telah tertumpah di hati kita demi memberkati orang-orang di sekitar kita. Hidup kita punya tujuan.

. . . Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. Mazmur 31:3 (TB)

Ketika Tuhan adalah Sumber kita, kita pun berharap dipimpin oleh-Nya. Kita melihat segala sesuatu dengan mata iman.

“Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!” Mazmur 31:14 (TB)

Hidup dipenuhi dengan sukacita dan kelimpahan-Nya ketika kita mengenal Dia sebagai Sumber kehidupan kita.
Kita tidak lagi bergantung pada kekuatan dan pengetahuan kita sendiri. Berikut adalah beberapa pernyataan lagi yang ditemukan dalam kitab suci. Jadikan itu milikmu!

Tuhanlahlah kekuatanku.
Tuhanlah tempat persembunyianku. Tuhan penolong dan penyelamatku. Tuhanlah Rajaku. Engkaulah bagianku, tempat perlindunganku. Pengharapanku di hari kiamat. Tuhanlah perisai dan senjata perangku.

Pilihlah kepada Siapa kita percaya!

Sumber: Barry Bennett.

********

Dunia dengan segala pengetahuannya, yang kerap kelihatan canggih, modern dan memukau, tetapi membuat banyak anak-anak Tuhan sulit melihat dengan jernih.
Apa yang kelihatannya ‘benar’, ternyata sudah diselewengkan sehingga membuat mata kita memandang dengan kabur. Blur….
Ketika pandangan kabur, kerap kita mengambil jalan yang salah, endingnya membawa kepada keputusasaan, stress berkepanjangan dan mengejar hal-hal yang bersifat sementara. Bukannya mengejar yang bersifat kekal.

Menyadari dan benar-benar menghidupi bahwa Tuhanlah sumber sejati apa pun yang kita butuhkan, membuat perbedaan besar.

Ketika dokter memvonis sakit tertentu, yang dalam pandangan umum tak tersembuhkan, kita tidak perlu galau seperti orang dunia.
Ada laporan yang berbeda dari Sumber kita yang sejati: Tuhanlah penyembuhku ( Maz 30:2)

Nothing Impossible With God – Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Tuhan.

Caranya?
?Disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur. Mazmur 107:20 TB?

Kesembuhan, penyediaan akan apa pun yang kita butuhkan, termasuk terobosan ekonomi, hikmat, kepandaian, semua tersimpan di dalam firman-Nya.

Cari, gali dan kejar kebenaran-Nya, maka apa pun yang kita butuhkan akan terpenuhi.
Yohanes 8:32 – dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakanmu.

?Amsal 3:5-8, 13-18 TB?
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan;
itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
Ia lebih berharga dari pada permata; apa pun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.
Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan. Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

Mari kita mengutamakan Tuhan menjadi yang pertama dan utama dalam kehidupan kita.
Dialah Sumber kita yang sejati.

“Everything comes from God; everything exists by his power; and everything is intended for his glory.” – Romans 11:36

“Segala sesuatu berasal dari Tuhan; segala sesuatu ada karena kuasa-Nya; dan semuanya dimaksudkan untuk kemuliaan-Nya.” – Roma 11:36

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN


#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mistik? Santet? Kutukan Turun Temurun? Oh….


Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mistik? Santet? Kutukan Turun Temurun? Oh….

“Bu Yenny, ada hal-hal yang betul-betul mencekam,” ujar Ani memulai kisahnya,
“Kantor saya berantakan sekali. Hiasan dinding bisa jatuh ke lantai. Dalam keadaan berdiri. Barang-barang di meja berjatuhan. Tetapi ga ada orang…. kantor ada di lantai 1, kami tinggal di lantai atas. Kedengaran sich… suaranya. Tetapi saat tiba di kantor tidak ada apa-apa. Saya sempat video. Nanti saya kirim. Seisi rumah ketakutan. Merinding…..”

“Sejujurnya, saya selalu berprinsip, karena ada Allah di dalam roh saya maka seharusnya, roh-roh atau hal-hal mistik itu yang mestinya takut kepada saya. Kan saat mereka melihat saya, mereka melihat Allah yang ada di dalam roh saya…”, demikian saya menjelaskan.

Akhir diskusi, kami berdoa sepakat minta perlindungan Tuhan dan mohon pengertian dari-Nya.
Ternyata tidak berhenti sampai di situ, keesokan harinya terulang lagi.
Makin mencekam….

Beberapa hari berlalu tanpa ada kabar lanjutan. Lalu siang itu, chat masuk dari Ani.
Terkuaklah penyebabnya… ternyata ada kadal yang masuk ke dalam rumahnya. Ulah kadal inilah yang menyebabkan kantor Ani porak poranda. Dikirimnya foto di mana nampak kadal diberi lingkaran hijau, muncul dari bawah meja.
Kami tertawa terbahak-bahak.

“Nach betul kan, gak ada makhluk halus. Kita kan tiap hari doa pagi bersama… gak ada celah untuk iblis masuk.”

Terbiasa sejak kecil mendengar kisah-kisah dongeng yang diceritakan oleh nenek-nenek tua, tanpa sadar terprogram ketakutan terhadap hal-hal mistis.
Sedikit-sedikit dikaitkan dengan hal-hal gaib dan makhluk halus.
Justru sadar yang demikian, daripada sadar Tuhan.
Seharusnya, setelah kita sungguh-sungguh beribadah kepada Tuhan, mestinya kita makin membesarkan nama-Nya serta sadar akan kehadiran dan penyertaan-Nya.
Apa yang kita fokuskan membesar dan akan menentukan arah kehidupan kita pula.

Kutukan generasi?
Ada orang-orang yang percaya, karena kesalahan nebek moyang maka menentukan nasib dan masa depannya.

Ada teman yang percaya sekali, sudah nasibnya dia lahir di keluarga miskin dan selalu sial.
“Balung Kere” alias Tulang Miskin,dalam istilah Jawa.
Benarkah?

Jika kita adalah orang percaya yang sudah dilahirkan kembali di dalam Tuhan, kita telah masuk ke dalam berkat-berkat Allah yang turun-temurun.
Berkat kelimpahan itu sudah tersimpan di dalam roh kita.
Tidak hanya kelimpahan materi, tetapi kesehatan Ilahi, kesembuhan Ilahi, damai, sukacita serta kebijaksanaan -wisdom – itu sudah menjadi kepribadian kita secara natural di dalam roh kita.

Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia, demikian janji Tuhan.
Satu-satunya kutukan adalah keyakinan bahwa kita berada di bawah kutukan! Keluarlah dari kegelapan dan masuklah ke dalam terang janji dan berkat Tuhan!

Caranya?
Jangan percaya lagi kepada dongeng-dongeng nenek tua. Ubah dengan mindset, pola pikir yang baru, sesuai jatidiri kita di dalam Tuhan.
Semakin kita sepakat dengan apa yang Tuhan katakan tentang identitas kita di dalam Dia, semakin banyak kelimpahan di dalam roh kita yang tercipta di alam natural.

Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang.
Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu.
Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu.
Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar.

TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu.
TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.
TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,

Mau? Ini yang dirancangkan Tuhan bagi kita.
Hidup adalah Pilihan. Kita sendiri yang menentukan seberapa banyak berkat-berkat-Nya tercipta dalam kehidupan kita, tergantung seberapa baik kita memperbaharui pikiran kita selaras dengan-Nya.
Selamat memilih!

We know that whosoever is born of God sinneth not; but he that is begotten of God keepeth himself, and that wicked one toucheth him not. Little children, keep yourselves from idols.

Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 64 65 66 67 68 308