Category : Articles

Articles

Menikah lagi? Hah… Melanggar Firman Dong… Ini Jawabannya!


Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Menikah lagi? Hah… Melanggar Firman Dong… Ini Jawabannya!

Chat masuk, menanggapi artikel “Pesan penting Mickey & Susan Cartagena…”

“Terkait dengan postingan ibu ini, ada hal yg ingin saya tanyakan. Susan ditinggalkan suaminya yang menikah lagi, dan kemudian Susan menikah dengan Mickey suaminya yg sekarang.

Matius 5:32
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

Berdasarkan Firman Tuhan dalam Mat 5:32 apakah perkawinan Mickey dengan Susan melanggar firman ini sehingga dapat dikatakan Mickey berzinah dg Susan?
Mohon pencerahannya ya bu. Karena pernikahan itu kompleks dan banyak variasinya.
Kebetulan sy juga salah satu pengajar dlm kelas Bimbingan Pra Nikah bagi pasangan yg mau menikah.
Jadi kasus-kasus seperti ini buat pembelajaran saya untuk menambah pengetahuan dan wawasan.”
*******

Saya bertanya pada Roh Kudus, bagaimana saya menjawabnya?

Sejujurnya, saya memandang pengalaman Susan & Mickey Cartagena sebagai pengalaman dan keteladanan yang amat memukau. Saya melihatnya dari kacamata yang sangat berbeda: kacamata Grace & Faith – Anugerah & Iman.

Bayangkan, ditinggal suami begitu saja, menjadi single mom di usia 55 tahun. Seolah dunia runtuh. Susan merasa di titik nadir kehidupannya. Tetapi Susan MEMILIH Sekolah di Charis Bible College. Mencari Tuhan, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Keren ini…. keputusan yang amat langka dilakukan orang.

Apa yang terjadi?
Menjelang lulus, harus ikut Mission Trip dan Susan harus ke Columbia di mana mantan suaminya sudah menikah lagi di sana.Hingga Susan mengira itu suara iblis.
Tetapi rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku….Yesaya 55:8-9

Justru di tempat itulah Susan dipertemukan dengan Micky, duda yang istrinya meninggal. Mickey juga MEMILIH Sekolah di Charis Bible College. Mencari Tuhan terlebih dahulu.
Bukankah ini pasangan yang luar biasa?

Mereka berdua lulus, menikah dan melayani Tuhan selama 20 tahun terakhir hingga ke 35 negara.
Jikalau bukan Tuhan yang membangun pelayanan ini, sia-sialah usaha orang membangunnya! Saya yakin betul.

Mickey dan Susan mengaku tidak merencanakan masa depan. Hanya mengikuti tuntunan Tuhan dari waktu ke waktu. Tuhan memelihara apa pun yang mereka perlukan, hingga kebutuhan finansial bahkan melalui tangan mereka, disalurkan berkat bagi hamba-hamba Tuhan di berbagai tempat juga.
Wow….

Nyaris di setiap negara, mereka dipertemukan dengan 1 orang tetapi memiliki networking yang luas di negara tsb.
Seperti di Indonesia, mengenal P. Irwan & B. Angeline saat beliau sekolah di Charis Colorado. Bahkan Mickey & Susan menjadi salah satu mentor P. Irwan & Angeline.
Dari mereka berdua, terbuka pelayanan ke Bangka, Medan dll. Kesempatan demi kesempatan, Tuhan yang membukakan.
Yang lebih hebat lagi, sebagian besar yang dimuridkan itu para pendeta dan pemimpin, sehingga dari satu orang yang pola pikirnya diubahkan, akan mempengaruhi komunitas dan jemaatnya.

Bayangkan betapa besar dampak pelayanan mereka. Di usia Susan yang sudah 75 tahun dan Mickey lebih tua, namun mereka melayani penuh semangat, antusias dan setiap pendengar bisa merasakan kedekatan hubungan pribadi mereka dengan Tuhan.
Iman, urapan serta kuasa Tuhan itu kasat mata. Nampak jelas buahnya.

Identitas kita di dalam Kristus dan menemukan tujuan hidup kita sebagai ciptaan baru di dalam Kristus, adalah topik utama mereka sesuai Visi Tuhan bagi pelayanan mereka. Tuhan sudah memberi pesan, layani tanpa melihat jumlah orang yang hadir karena setiap orang yang mendengar pesan mereka, akan memengaruhi ribuan orang.
Ada 1 orang yang mendengar pengajaran mereka, pola pikirnya diubahkan dan endingnya, melalui 1 orang ini terbuka pelayanan ke 5 negara lagi. Orang ini membuka gereja di mana-mana.
Ini betul-betul Tuhan.

Bayangkan dari seorang ibu yang terpuruk dan tidak punya harapan, hidupnya diubahkan melampaui akal pikiran manusia, karena mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.
Saya berpikir, jika Susan bisa, artinya kita semua bisa juga dipakai Tuhan seperti itu.
Karena kesaksian seseorang, itu nubuatan bahwa Tuhan juga mau melakukannya lagi untuk kita.
Wuih…. berkobar-kobar hati saya. Anda juga kan?

********
Kembali ke pertanyaan di awal, tentang berzinah:
Jika dilihat dari kacamata orang Farisi, yess betul itu melanggar hukum mereka.

Matius 23:23 (TB) Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: KEADILAN, BELAS KASIHAN dan KESETIAAN. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Tetapi jika dilihat dari kacamata Yesus, TIDAK!

Lukas 5:31-32 (TB) Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Yesus datang untuk menebus dosa umat manusia.
Yesus yang membayar seluruh dosa isi dunia, seluruh murka Allah ditanggung Yesus di atas Kayu Salib.
Selama kita di dalam Kristus – In Christ, Allah Bapa puas dengan kita, karena yang dilihat adalah pengorbanan Yesus yang sempurna. (2 Korintus 5:21).

– Yesus dicambuk dengan cambuk yang ujungnya ada pengaitnya, 39 kali hingga tubuhnya hancur, supaya oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh ( 1 Pet 2:24, Yes 53: 3-5)
– Yesus menjadi miskin supaya kita menjadi kaya. (2 Kor 8:9)
– Yesus menanggung rasa malu & dipermalukan Dia menanggung aib kita. (Ibr 12:2)
– dst.

Di kayu salib Yesus berseru, “It Is Finished – Tetellestai – Mission Completed – Sudah Selesai.”
Kita yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, lahir baru. Menjadi Ciptaan Baru, yang lama sudah berlalu: termasuk dosa Susan, dosa saya dan dosa Anda dihapuskan. Dan yang baru sudah datang. ( 2 Kor5: 17)

Grace – Anugerah ini ditawarkan gratis kepada semua orang, tetapi tidak otomatis, orang yang diselamatkan, harus menerimanya dengan iman – Faith.

Setelah lahir baru, tugas kita untuk renewing our mind – memperbaharui pikiran kita sesuai dengan firman Tuhan. (Rom 12:2)
– Agar kita berpikir seperti Kristus (1 Kor 2:16)
– Merasa seperti Kristus (Fil 2:5-11)
– Memiliki Hikmat Kristus (1 Kor 1: 30)
– Kita memiliki Kuasa Kristus (Lukas 10:19)
– Sama seperti Kristus kita ada di dunia ini (1 Yoh 4: 17)

Kita adalah ciptaan baru yang tujuannya hidup menjadi bejana yang mengalirkan Tuhan, maka pencapaian kita adalah pencapaian seukuran Tuhan.
It’s all about God not us!

Terbukti benih-benih firman Tuhan yang ditabur, dihidupi dan berbuah dalam hidup Susan dan Mickey sedemikian lebatnya, sehingga menjadi Terang dan Garam dunia.

******
Suatu kali Greg Mohr, guru saya, bercerita, ada seorang wanita yang sudah ditinggal suaminya selama 23 tahun. Karena dia orang Kristen, terus berdoa agar suaminya kembali. Gak berani move on, takut melanggar firman Tuhan.
Padahal suaminya sudah menikah lagi dan mempunyai anak-anak.
Jika sang suami sampai kembali, apakah adil bagi istri baru dan anak-anaknya sekarang? Mereka butuh suami dan ayah. Sedangkan istri pertama ini tidak memiliki anak dan hanya bersama suaminya beberapa tahun saja.

Hidup itu bukan tentang formula, benar vs salah dsb. Begitu banyak detil-detil variasi kasus per kasus. Tidak bisa diukur dengan satu ukuran semata. Gunakanlah kacamata Anugerah & Iman; kasih & disiplin yang seimbang, disertai hikmat Tuhan. Ijinkan Tuhan yang memberikan solusinya melalui hubungan kita yang intim dengan-Nya.
Pikiran Tuhan bukan pikiran kita….
Saya pun belajar…..
Bagaimana dengan Anda?

Note:
Just info, jika ingin mendaftar di sekolah Charis Bible College sd 30 November 2024, ada disc 20% & free biaya admin lho!
Wuih… langka ini. Kesempatan emas. 5 teman-teman TLW langsung daftar tuh….

Romans 8:28 KJV And we know that all things work together for good to them that love God, to them who are the called according to his purpose.

Roma 8:28 (TB) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pesan penting Micky & Susan Cartagena…

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Pesan penting Micky & Susan Cartagena…

Micky & Susan Cartagena, sepasang suami istri yang sudah melayani Tuhan ke 35 negara.

Kisah dimulai saat Susan berusia 55 tahun dan ditinggal oleh suaminya. Dia merasa dunia runtuh…. semuanya hilang, tidak tahu apa yang harus dilakukannya.
Puji Tuhan, Roh Kudus menuntunnya untuk sekolah di Charis Bible College di Colorado.

Saat harus Mission Trip, Tuhan mengirimkannya ke Columbia, tempat di mana mantan suaminya sekarang tinggal dengan istri barunya.
Susan enggan sekali dan mengira itu dari iblis.

Siapa sangka, justru di Columbia itu Susan bertemu dan menjadi dekat dengan Micky, duda yang istrinya meninggal dan memilih Sekolah di Charis juga, yang bertugas menjadi penerjemahnya. Singkat cerita mereka menikah dan melayani Tuhan dengan setia hingga kini.

Mereka tidak pernah mencari-cari pelayanan tetapi hidup mengalir mengikuti tuntunan Tuhan. Terbukti Tuhan yang mengatur pertemuannya dengan orang-orang yang mengenal berbagai gereja dan hamba Tuhan di negara tsb. Mereka tidak merencanakan atau mengusahakannya…. mengalir mengikuti arahan Tuhan semata. Dari 1 orang ini, terbuka kesempatan pelayanan di berbagai tempat. Apa pun yang mereka butuhkan, Tuhan yang menyediakan.
Wow…..

Yesaya 41:18 (TB) Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.

Demikian Susan mengutip Yesaya, dari situasi yang seolah tidak ada harapan, diubah menjadi sesuatu yang indah, melampaui apa yang bisa dipikirkannya.

Dari perbincangan dengan mereka, terkuak rahasia bagaimana mereka diterima di berbagai negara dan denominasi. Kuncinya, mereka hanya menceritakan apa yang mereka alami.
Everyone has a story…. semua orang punya cerita yang unik, tidak ada yang sama. Ceritakan saja apa yang Tuhan lakukan, prinsip firman yang bekerja dan mengubah kehidupan kita, tanpa menggurui… Semua orang merindukan untuk mengetahui apa tujuan hidup dan rencana Tuhan bagi hidupnya.”

Keren ini…. semua orang suka mendengar cerita dan kesaksian tidak bisa dibantah, tidak menggurui dan orang ‘relate’ dengannya.
Dan ini sudah berlangsung 20 tahun lebih ….

Micky menegaskan, Tuhan punya rencana yg indah dan spesifik bagi setiap kita, maupun pelayanan kita.
Siasat iblis, selalu membandingkan kita dengan orang lain. Meniru orang lain adalah kunci kegagalan yang fatal.

Karena itu tidak perlu meniru orang lain atau membandingkan diri dengan orang lain karena masing-masing kita unik di hadapan Dia. Tuhan memberi tugas dan rencana spesific bagi setiap kita.

Ikuti saja tuntunan Tuhan secara pribadi, step by step, jangan biarkan iblis menuduh kita dengan berbagai hal.
Standar kesuksesan kita, bukanlah membandingkannya dengan keberhasilan orang lain, melainkan seberapa baik kita menggenapi rancangan serta tujuan Tuhan bagi pelayanan dan hidup kita secara pribadi.

Apa rahasia untuk bisa mencapainya?
Hubungan pribadi kita dengan Tuhan menjadi hal yang paling utama dan terutama, di atas pelayanan atau apa pun yang Tuhan percayakan kepada kita.

Hhhmmm…. teladani yuk…

Note:
O ya… just info, jika ingin mendaftar di sekolah Charis Bible College sd 30 November 2024, ada disc 20% & free biaya admin lho!
Wuih… langka ini. Kesempatan emas.

“Personal testimony is our best weapon for winning others to Christ. When they see the power of God at work in our lives, they want to know Him too.” – Charles Spurgeon.

“Kesaksian pribadi adalah senjata terbaik kita untuk memenangkan orang lain kepada Kristus. Ketika mereka melihat kuasa Tuhan bekerja dalam kehidupan kita, mereka ingin mengenal Dia juga.” – Charles Spurgeon.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

EGP (Emang Gue Pikirin) Kudus, Mau?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

EGP (Emang Gue Pikirin) Kudus, Mau?

Setelah menjalani kehidupan sedemikian jauh, saya pun mulai belajar, kadang dalam hidup tidak penting siapa yang benar dan siapa yang salah.
Meski kita berhasil menjelaskan atau mempertahankan pendapat kita yang benar, tidak berarti pihak lain bersedia menerimanya.

Jika saya bereaksi, itu tidak akan mengubah apa pun. Tidak akan membuat orang tiba-tiba mengasihi dan menghormati saya, juga tidak akan secara ajaib mengubah pikiran mereka.

Kadang-kadang lebih baik membiarkan hal-hal menjadi seperti apa adanya. Membiarkan orang pergi, tidak berjuang untuk menyelesaikan permasalahan, tidak meminta penjelasan, tidak mengejar jawaban dan tidak mengharapkan orang untuk memahami dari mana diri kita berasal.

Sesungguhnya setiap orang sibuk dengan permasalahan dan hidup masing-masing. Tidak ada orang yang punya waktu untuk memikirkan diri kita sebegitunya…
Jadi mandirilah!

Bangun hubungan pribadi yang erat dan intim dengan Tuhan. Dialah satu-satunya pribadi yang tidak pernah meninggalkan kita, selalu menyertai dan siap menolong serta memberi saran dan arahan, jika saja kita memberi-Nya akses.
Karena setiap kita memiliki kehendak bebas, untuk menentukan pilihan.

Ada hal-hal yang hanya bisa diselesaikan ketika ‘buah’ sudah waktunya masak, bisa dipetik dan dinikmati… hhhmmm… manis rasanya.

Saat kita memaksa ‘menolong’ agar kepompong dibuka sebelum waktunya, justru lahirlah kupu-kupu yang cacat.

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.
Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;
ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.

Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
Yang sekarang ada dulu sudah ada, dan yang akan ada sudah lama ada; dan Allah mencari yang sudah lalu.”, demikian hikmat Raja Salomo.

Saya perlahan-lahan belajar bahwa hidup lebih baik dijalani dengan tidak memusatkannya pada apa yang terjadi di sekitar kita dan memusatkannya pada apa yang terjadi di dalam diri kita.

Semakin kita berani mempercayakan diri kepada Tuhan dan mengijinkan-Nya menata dan memimpin kehidupan kita, ternyata hidup semakin mudah, sederhana dan enteeeng….

Ada hal-hal yang tidak dipahami… ya sudah, serahkan kepada-Nya.
Allah mengasihi kita, seolah-olah kita satu-satunya orang di dunia ini. Begitu spesial, personal… Dia akan mengatur yang terbaik bagi kita.

“Kan memang buntu Bu Yenny, gak ada jalan keluar … masa gak boleh mikirin?” protes seorang teman.

Meski dipikirin, tidak mengubah keadaan bukan? Justru makin stress.
Terus bagaimana?
EGP (Emang Gue Pikirin) Kudus saja, mengutip istilah teman saya, B. Liberty Tjiomas.
Wuih … saya suka nich!

Alkisah Benhadad, raja Aram, mengepung Samaria, menyebabkan kelaparan hebat. Harga makanan melambung. Seorang ibu mengadukan kejadian tragis kepada raja: ia terpaksa memasak anaknya untuk dimakan demi bertahan hidup.

Nabi Elisa menyampaikan firman Tuhan, kelangkaan pangan di Samaria akan berakhir esok hari. Seorang perwira ragu akan nubuat ini, dan Elisa menubuatkan, dia akan melihatnya tetapi tidak menikmatinya.
Empat orang kusta, karena kelaparan, memutuskan untuk pergi ke perkemahan Aram. Sesampainya di sana, mereka mendapati perkemahan kosong;

Ternyata Tuhan telah membuat tentara Aram melarikan diri karena mendengar suara kereta dan derap kaki ribuan pasukan tentara yang besar.
Wow supernatural ini….padahal ga ada siapa pun.

Para penderita kusta makan, mengumpulkan harta, lalu memberitahukan kabar ini ke istana raja. Keesokan harinya, seperti yang dikatakan Elisa, harga bahan pangan turun drastis di Samaria. Namun, perwira yang ragu itu, diinjak-injak rakyat dan mati sebelum sempat menikmati kelimpahan itu.

Allah punya sejuta cara yang tak terpikirkan untuk menolong kita. Daripada stress mikir, lebih baik “Percaya Saja -Only Believe ” dan buktikan hasilnya.
Setuju?

“Believe that your breakthrough is coming. Keep standing, keep hoping, and keep believing.” – Joyce Meyer

“Percayalah bahwa terobosanmu akan datang. Teruslah bertahan, terus berharap, dan terus percaya.” – Joyce Meyer.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Staying In Tune With God.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Staying In Tune With God.

Staying In Tune with God – tetap selaras dengan Tuhan, tidak melindungi kita dari tantangan hidup, namun perbedaannya sangat signifikan.

Tuhan tidak pernah menjanjikan hidup bak di jalan tol… hidup tanpa tantangan dan permasalahan.
Why?
Dunia sudah jatuh ke dalam dosa. Di dunia yang tidak sempurna ini, tantangan dan permasalahan sesuatu yang alami.
Namun tantangan yang sama, akan memberi dampak yang baik atau buruk, tergantung bagaimana setiap kita meresponi dan menanganinya.

Ada orang yang kita temui dalam kehidupan, untuk menguji, sebagian untuk mengajar, sebagian lagi untuk memanfaatkan kita, sebagian lagi untuk membuat potensi kita yang terbaik bisa keluar dan termanifestasi.

Tidak ada gaun cantik tercipta, tanpa kain menjerit kesakitan saat terkena gunting.
Setelah semua proses berlangsung, kain sederhana dan yang nampak biasa saja, menjadi gaun yang anggun, indah dan mahal.
Semua ini tercipta jika kita meresponinya dengan bijak, karena keselarasan kita dengan Tuhan.

Saat berproses itulah, kita dapat mempraktikkan prinsip-prinsip kebenaran firman Tuhan yang sebelumnya sudah kita pelajari teorinya.

Bagaimana caranya memperbaharui pikiran sesuai dengan firman-Nya sehingga kita tidak lagi berpikir sesuai pikiran natural kita, melainkan mengadopsi pikiran Allah. Memandang tantangan dan permasalahan sesuai dengan perspektif Allah.
Pikiran diatur dan didisiplinkan, agar damai sejahtera senantiasa menguasai hati dan pikiran.

Karena hanya dalam tinggal tenang dan percaya, terletak kekuatan kita.

Roh Kudus akan mengingatkan pola kerja Tuhan yang sudah kita pelajari dalam firman-Nya. Strategi mana yang paling cocok untuk mengatasi permasalahan saat ini.

Suara Tuhan yang lembut terdengar dalam keheningan.
Suara Tuhan itulah kunci kemenangan kita, saat mentaatinya.

Hanya pikiran yang baik, penuh sukacita, dan ketenangan yang menyaring pertimbangan dalam pikiran kita yang sudah terlatih, maka keputusan yang diambil pun, berdasarkan pertimbangan yang bijaksana.

Dengan demikian, tantangan dan permasalahan ini telah diubah Tuhan untuk membangun karakter kita dan potensi kita yang terbaik bisa keluar dan termanifestasi.
Menang mengatasi situasi dan keadaan.

Di sisi yang berlawanan, ada orang-orang yang hanya menyalahkan keadaan, mengasihani diri sendiri dan mengharapkan dunia yang menyesuaikan dengan dia…
Tentu saja mustahil bin mustahal….

“Hanya ketika ombak keluar, maka Anda bisa melihat siapa yang berenang telanjang” – Warren Buffett.

Pandai mengutip firman sebagai asesoris dalam percakapan, namun saat menghadapi tantangan tidak ada rasa manis yang keluar.

Zig Ziglar sering menggunakan analogi jeruk yang diperas untuk menekankan karakter di bawah tekanan. Ia menjelaskan, ketika jeruk diperas, yang keluar hanyalah sari jeruk—karena itulah yang ada di dalamnya.

Demikian pula, ketika orang menghadapi tekanan, sifat asli mereka terungkap. Apa yang ada di dalam hatinya, meluap. Jika seseorang dipenuhi dengan kedamaian, kebaikan, dan kepositifan, itulah yang akan muncul, bahkan di masa-masa sulit.

Penting dicatat, jeruk yang manis karena sudah masak. Itu tidak terjadi dalam sekejap melainkan butuh waktu, proses, pembentukan, hingga menjadi masak.

Demikian pula saat kita dibentuk. Tidak cukup hanya sekali dua kali belajar. Sebulan dua bulan. Tetapi seumur hidup. Targetnya, semakin hari semakin serupa dengan Tuhan.
Dibutuhkan konsistensi, kemauan untuk merenungkannya siang dan malam lalu mempraktikkannya dengan penuh kerendahan hati, kemauan untuk dibentuk, diproses, jatuh bangun namun tetap memilih maju terus.

Senantiasa ada orang yang mengenal Tuhan lebih baik daripada kita. Belajarlah.
Bergaul dengan orang-orang yang mengejar pengenalan akan Dia, dan terus membicarakan firman dan kebenaran-Nya.

Saat kita terus menerus menabur benih firman dengan berbagai cara, menghidupinya selangkah demi selangkah, berita baiknya, kita akan mengalami perubahan tanpa usaha. Efforless Change.
Rasa manis mengalir dari kehidupan kita, membuat orang-orang ingin menikmatinya dan mengenal Allah kita. Buah dari hidup yang In Tune with God – selaras dengan Tuhan.

Mau? Yuk belajar sama-sama.

“When we come to God, we’re no longer the most important person in the world to us; God is. Instead of living only for ourselves, we have a higher goal: to live in tune with God.” – Billy Graham.

Ketika kita datang kepada Tuhan, kita bukan lagi orang yang paling penting di dunia; Tuhanlah yang terpenting! Alih-alih hidup hanya untuk diri sendiri, kita memiliki tujuan yang lebih tinggi: hidup selaras dengan Tuhan. – Billy Graham.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Toxic People Dalam Keluarga?Ini Respon Cerdas Mengatasinya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Toxic People Dalam Keluarga?Ini Respon Cerdas Mengatasinya!

“Tanya Bu, bagaimana dengan orang-orang toksik yang serumah (pasangan, anak, orangtua, saudara)?
Ibu menulis, _Semakin Anda berjalan menjauh dari hal-hal yang meracuni jiwa Anda, semakin sehat Anda._ Bagaimana kita bisa menjauh dari orang-orang yang tinggal di rumah yang sama dengan kita?”, komentar Bu Mona.

Wow… menarik ini. Mari kita bahas.

“Bu Yenny, Ida itu kasihan sekali. Suaminya kerap merendahkan dia dengan kata-kata yang sungguh menyakitkan.”

“Bu Yenny, anak saya tidak ingat orang tua. Bahkan menelpon pun tidak. Hati saya sediiih sekali…”

Familiar dengan keluhan seperti ini?
Sesungguhnya, curhat ke sana ke mari juga sekedar dikasihani. Tidak mengubah situasi. Cara berpikir kita mesti diubah.

Reinhold niebuhr (1892-1971) mengajarkan “Doa Keteduhan”.

Tuhan, berikan kepada kami anugerah untuk MENERIMA dengan penuh ketenangan
Hal-Hal yang TIDAK Dapat Kami Ubah,
keberanian untuk MENGUBAH Hal-Hal Yang DAPAT Kami Ubah, dan HIKMAT untuk MEMBEDAKANNYA.

Pertanyaan utamanya: apakah ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk mengubahnya?
Strategi yang oke dan menghasilkan perubahan itu apa? Pikirkanlah!
Jika memang ada strategi bagus yang bisa Mengalahkan Tanpa Merendahkannya’,lakukanlah!

Sun Tzu berkata,
Tahu kekuatan sendiri dan tahu kekuatan lawan, kita sudah memenangkan separuh pertempuran. Dengan strategi yang tepat, kita dapat Memenangkan Pertempuran, TANPA HARUS BERTEMPUR.

Inilah strategi yang perlu dicari dan dipelajari.
Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan.
Ada gak strategi seperti itu?
Pasti ada. Tapi masalahnya, kita belum tahu.
Mari kita belajar!
Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya kepada Tuhan.

*****
Jika tidak ada, or belum ada strateginya, artinya Saat Ini Tidak Bisa Diubah, ya terimalah.

Jika sekedar membalas, bertengkar, dan tidak ada perbaikan, justru membuat suasana makin kacau, masalah kian memburuk. Kita kan mau solusi permanen, bukan drama!

Jika tidak bisa mengubah sesuatu, artinya kita yang harus berubah.
Caranya?
Ubah Perspektif dalam memandang permasalahan itu.

Marcus Aurelius berkata,
“You have power over your mind—not outside events. Realize this, and you will find strength.”

“Kamu punya kuasa atas pikiranmu—bukan atas peristiwa yang terjadi di luar. Sadarilah ini, dan kamu akan menemukan kekuatan.”

Suami yang merendahkan, pasti menjengkelkan. Demikian juga anak yang tidak tahu berterima kasih tentu menyakitkan. Selama tidak ada KDRT, masih bisa diatasi.

Mengapa sakit hati dengan kata-kata suami atau sikap anak?
Karena tidak sesuai dengan harapan kita.
Jarak antara harapan dan kenyataan, itulah yang disebut kekecewaan.

Kerap kecewa karena membandingkan suami kita dengan suami orang lain yang bersikap bak romeo.
Atau anak orang lain yang perhatian pada ortunya.
Jika kita tidak mengharapkan apa-apa, kita tidak akan sakit hati. Teorinya demikian.

Epictetus berkata,
“Remember, it is not he who reviles or strikes you who insults you, but your opinion that these things are insulting.”

“Ingatlah, bukan orang yang mencaci atau menyakitimu yang benar-benar menghina dirimu, tetapi pendapatmu yang menganggap hal-hal ini sebagai penghinaan.”

Epictetus menekankan bahwa rasa tersinggung atau terluka sering kali datang dari persepsi kita sendiri terhadap peristiwa atau kata-kata orang lain. Ketika kita terlalu memandang penting pendapat orang itu, akibatnya jadi mudah tersinggung.

Eleanor Roosevelt berkata,
“No one can make you feel inferior without your consent.”

“Tidak ada yang bisa membuatmu merasa rendah atau tersinggung tanpa persetujuanmu.”

Pilihan dalam memaknainya ada di tangan kita!

******
Solusinya?

Di Sekolah Charis, ditekankan sekali pengajaran “Identitas Kita Di Dalam Tuhan”.
Semakin tahu jati diri kita yang sesungguhnya di dalam Tuhan, semakin tidak mengejar penerimaan orang lain. Tuhan sudah lebih dari cukup.

Semakin mengenal Tuhan dan kebenaran-Nya, melihat yang benar dan salah, bagaikan hitam putih. Roh Kudus memberi hikmat untuk membedakannya.
Yang lebih luar biasa lagi, ada pengendalian diri dan kesabaran sebagai buah keintiman hubungan kita dengan Allah.

Ini sangat menolong dalam membangun relationship dengan siapa saja. Menghindarkan kita dari ribuan pertempuran yang tidak perlu.

Apakah kesalahpahaman ini perlu dibereskan?
Ada hal-hal yang tidak bisa diselesaikan saat ini, namun waktu yang akan membukakan kebenarannya.

Di saat lain, ada ide kreatif Tuhan, membimbing kita untuk menyelesaikan permasalahan rumit dengan cara yang sederhana.

Firman itu benih. Tanam saja ke dalam ‘tanah’ hati. Seolah tidak terjadi apa-apa. Namun suatu ketika bertunas, bertumbuh dan berbuah. Bagaimana terjadinya, kita tidak tahu. Tetapi pasti berbuah.

Semakin melekat kepada Tuhan dan semakin banyak benih firman Tuhan yang tertanam dalam hati, plus berdoa konsisten dalam roh, tanpa disadari *Wibawa Allah* terpancar melalui kita? Firman itu Allah sendiri!

Nach ibarat orang yang rajin nge-gym, gak usah pengumuman ke sana ke mari, gak usah promosi.
Suatu ketika keluarga melihat ototnya dan badannya yang sixpack, mereka sadar, orang ini punya kekuatan khusus.. Jangan anggap enteng.

Dengan cara yang sama, saat firman sudah dihidupi, keluarga pun jadi segan, respect, hormat dengan sendirinya. Perkataannya penuh hikmat, bermutu dan memberi solusi. Sikapnya anggun penuh wibawa Allah.
Respon suami, anak dan keluarga pun berubah dengan sendirinya.

Hukum Fisika mengajarkan, Ketika Aksi berubah, reaksi juga berubah.

Ketika sikap kita terhadap pasangan, anak dan keluarga berubah, tentu reaksinya juga berubah.

Tidak percaya? Buktikan sendiri!

Commit your way to the Lord, Trust also in Him, And He shall bring it to pass. He shall bring forth your righteousness as the light, And your justice as the noonday.

Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN


#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 51 52 53 54 55 314