Category : Articles

Articles

Term & Conditions

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Term & Conditions

Ada pohon kelengkeng merah kebanggaan P. Indra di kebun kami di Navapark, BSD. Kami membeli pohon cangkokan sehingga cepat berbuah. Kelengkeng dari Brazil kata penjualnya. Buahnya merah. Karena langka, selalu ditunggu-tunggu kalau ada yang matang. Rasanya manis sekali dan ada sedikit rasa seperti wine… ??

Buahnya belum banyak sich tapi terus menerus berbuah. Saat ada yang matang, di bagian lain kelihatan berbunga, sementara  di sisi sebaliknya nampak buahnya yang masih kecil. Berurutan terus menerus buahnya, tanpa kenal musim…
Duh… Senangnya…

Kami tidak perlu berdoa khusus untuk pohon kelengkeng ini. Cukup disiram, dipupuk, rumput liar dicabut dan saat buah mulai membesar dibungkus, supaya tidak dimakan kelelawar.
P. Indra gemas sekali kalau kelengkengnya dimakan kelelawar atau binatang lainnya.

Disiram, dipupuk dan disiangi, adalah term & conditions agreement alias persyaratan ‘perjanjian’, agar kelengkeng berbuah banyak.
Asalkan kita memenuhi persyaratan term & conditions-nya, dengan sendirinya pohon kelengkeng merah tumbuh sehat dan berbuah lebat.
Sudah hukum alam.

Demikian pula hubungan kita dengan Tuhan, ada term & conditions agreementnya.
Apa itu?
Dengarkanlah suara-Ku dan lakukanlah segala apa yang Kuperintahkan kepadamu, maka kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu.

Kalau saja kita tekun mendengarkan suara Tuhan dan setia melaksanakan perintah-perintah-Nya, kita gak perlu minta pun sudah otomatis, berkat, kesehatan dan kelimpahan tercurah atas hidup kita.
Itu sudah merupakan hukum alam, asalkan persyaratannya dipenuhi, hasilnya itu otomatis.

“Kita itu gak perlu claim sana, claim sini, berusaha ‘memaksa’ Tuhan melakukan sesuatu. Asalkan term & conditions agreement dipenuhi, kita berjalan mentaati perjanjian-Nya, semuanya  sudah terprogram, berbuah dengan sendirinya,” ujar Andreas Hartanto, sahabat yang memberikan ide artikel ini.

Saya terperangah. Ah, betul juga…
Yang kerap terjadi, kita malas memenuhi persyaratannya, tetapi ingin memperoleh hasilnya.
Lalu apa yang dilakukan?
Berdoa berjam-jam, mengajak doa kelompok dan ‘berpuasa’ berusaha ‘memiting’ dan ‘memaksa’  Tuhan agar mengabulkan permintaan kita.
Cara kerja Tuhan tidak seperti itu.

Doa yang benar adalah kerinduan untuk mengenal-Nya lebih dalam lagi dan menjadikan diri kita sesuai rencana-Nya. Tuhan yang pegang kendali, dan kita yang mengikuti arahan-Nya. Bukan sebaliknya. Kita yang mengendalikan, lalu Tuhan jadi tukang stempel.

“Tuhan, apa yang harus saya lakukan untuk sampai ke tempat yang Engkau inginkan bagi saya?”, Andrew Wommack bertanya.

“Taruhlah firman-Ku di dalam hatimu; maka ia akan melakukan sisanya.”

Ketika Andrew mentaatinya, Tuhan membawanya mendirikan ratusan Sekolah Charis di puluhan negara di dunia. Sesuatu yang Andrew berpikir pun tidak sampai ke sana. Dana yang dibutuhkan jutaan dolar, semua Tuhan yang mencukupi. Sehingga semua orang tahu, itu karya Tuhan, bukan kehebatan Andrew.

Kita pun seharusnya begitu.
Saya pun perlu belajar sungguh-sungguh mengubah mindset lama, kebiasaan mengandalkan diri sendiri.

Tuhan ingin kita menyimpan firman-Nya dan melakukannya, selebihnya, Tuhan sendiri yang akan menuntun kita, langkah demi langkah. Dan setiap langkah merupakan suatu mujijat.
Mengerjakan segala sesuatu dengan God’s Way, cara Tuhan, bukan my way, cara saya.

Belajar sama-sama yuk….

True faith is able to wait for the fulfillment of God’s purposes in God’s time -Warren Wiersbe.

Iman yang sejati bersedia menunggu waktu pemenuhan tujuan Tuhan, menurut waktunya Tuhan -Warren Wiersbe

??YennyIndra??
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
?? MPOIN PLUS & PIPAKU??
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Tak terbatas!”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Tak terbatas!”

Seberapa sering kita merasa kekurangan sumber daya, kehabisan energi, kurang berbakat dan tidak memiliki apa pun yang bisa diberikan?
Yang benar, perasaan itu mewakili kedagingan serta pemikiran alami kita, bukan manusia roh kita. Jika saja kita bersedia belajar hidup dalam Roh, maka dari roh kita yang sudah lahir baru, kita akan melihat bahwa sumber daya surga tidak terbatas.
Tidak hanya itu, saat memberikan apa yang telah kita terima, maka apa yang kita berikan, akan dipulihkan bahkan dilipatgandakan!

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.
2 Korintus 4:18 (TB).

Kita cenderung mengevaluasi segala sesuatu dengan mata alami dan pengetahuan kita yang terbatas. Kita membuat keputusan berdasarkan logika. Karena itu, kita berjalan di dunia yang penuh dengan keterbatasan.

Masalahnya terletak pada kenyataan, kita menghabiskan lebih banyak waktu untuk memikirkan apa yang tidak kita miliki daripada memikirkan apa yang kita miliki.
Para murid bersalah dalam hal ini, ketika mereka memberi tahu Yesus bahwa mereka tidak memiliki cukup makanan untuk memberi makan ribuan orang yang mengikuti-Nya. Mereka terpaku pada apa yang tidak mereka miliki, tetapi Yesus bertanya kepada mereka apa yang mereka miliki!
Lima roti dan dua ikan sudah cukup!
Dia menggunakan mata roh-Nya untuk melihatnya lebih dari cukup.
Kita juga bisa melakukan hal yang sama!

Jika sumber daya dari Tuhan itu gratis dan tidak terbatas, maka itu cukup untuk Anda dan saya… ..dan lebih dari cukup!
Kita dapat memberi dengan bebas karena kita telah menerima dengan bebas! Lihatlah diri kita berkelimpahan dan dipenuhi dengan sumber daya surga, karunia Roh, anugerah dan kasih untuk memberkati orang lain. Ada tersedia lebih banyak daripada yang kita butuhkan.

“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Lukas 6:38 (TB).

[Repost ; “Limitless!”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Natural & Supernatural Adalah Kunci Sukses! Sudah Dipraktikkan?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Natural & Supernatural Adalah Kunci Sukses! Sudah Dipraktikkan?

Kita kerap terjebak dalam ekstrem kiri atau ekstrem kanan.
Saat sakit, ada yang 100% percaya dokter dan medis, serta menolak hal-hal supernatural.
“Mustahil”, ujarnya.
Sebaliknya, ada yang 100% anti dokter dan obat-obatan. Pokoknya harus yang rohani.
Lihat dokter dan obat, langsung kabur.

Nach, yang betul yang mana hayooo…?

Bersyukur Sekolah di Charis, jadi ada panutan.
Greg Mohr menjelaskan,
Manusia tidak hanya hidup dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
Artinya,
Manusia butuh roti dan butuh juga firman Allah.
Butuh yang natural dan butuh yang supernatural.

Lalu kalau sakit bagaimana?
Greg Mohr memberi teladan, pertama-tama dia akan berdoa dulu.
Ada sakit yang disebabkan hal-hal natural, maka penyembuhannya secara natural.
Ada sakit karena hal-hal yang berhubungan dengan roh, maka harus disembuhkan secara rohani.
Tuhan yang memberi kita hikmat-Nya.

Greg bercerita, dia jarang sekali ke dokter dan minum obat. Saat sakit, dia mengusahakan kesembuhan secara rohani dulu.
Jika sakit berlanjut, dia tidak keberatan untuk ke dokter dan minum obat.
Tetapi penting dicatat, saat ke dokter dan minta obat, sikap hati Greg adalah melihat dokter dan obat sebagai sarana Tuhan untuk menyembuhkannya.
Greg tidak beriman kepada dokter dan obatnya, tetapi mengharapkan kesembuhannya dari Tuhan.
Yang Natural bisa bekerjasama dengan yang Supernatural.

Kita harus seimbang.
Kepandaian dokter, dari Tuhan.
Penemuan obat-obatan juga hikmat dari Tuhan.
Bahkan bahan-bahan alaminya, ciptaan Tuhan.
Saya pun mengalaminya.

Ketika menderita hipertiroid, saya tahu bahwa secara rohani, kesembuhan sudah ada di dalam roh saya. Tinggal bagaimana saya memanifestasikan kesembuhan itu di dalam tubuh jasmani saya.

Sejak awal saya ke dokter dan konsumsi obat. Secara rohani, saya terus menerus belajar tentang Kesembuhan Ilahi, bagaimana caranya?
Saya mendeklarasikan janji-janji kesembuhan dan menggali firman terutama tentang kesembuhan.

Waktu pun berlalu. Saya mencoba stop obat. Membaik. Berat badan dari 45kg sudah naik menjadi 49 kg. Padahal hipertiroid ciri utamanya, berat badan turun dan jantung berdebar-debar di malam hari.

Oneday, ada kabar buruk tentang teman saya yang hampir mati. Saya ketakutan. Dan iblis punya pijakan melalui rasa takut yang mencekam. Saya pun diserangnya. Dalam seminggu, berat badan saya turun 3kg.
Oooh…. ?
Saya pun minum obat lagi.

Saya sekolah. Tiap hari belajar Firman Tuhan. Firman itu roh dan hidup. Dengan berjalannya waktu, iman semakin kuat. Bergaul dengan teman-teman yang sembuh dari berbagai penyakit mengerikan: lupus, Guillain-Barré syndrome yang bikin Yuliadi lumpuh, lever akut, kanker dll.
Kalau orang lain disembuhkan, saya juga akan disembuhkan. Tinggal kapan waktunya?
Saya pun berdoa, bertanya kepada Tuhan.

Hingga suatu ketika P. Suhono menyuruh saya stop obat. Dan saat stop obat, hingga kini, saya sembuh total.
Hipertiroid yang merupakan masalah hormon dan secara medis tidak bisa disembuhkan, tetapi saya sembuh.
Artinya, saya sembuh dengan kombinasi antara yang Natural dan Supernatural.

Demikian juga di bidang lainnya dalam kehidupan.
Tuhan sudah memberi manusia kelimpahan dan kemakmuran, dalam bentuk potensi.
Bukan uang atau hal-hal yang berupa materi.
Ketika kita melakukan bagian kita secara natural, yaitu bekerja, berbisnis dan berusaha, jika kita tidak memperoleh anugerah perkenanan Tuhan, hasilnya hanya 3, misalnya.
Karena kita mendapatkan perkenanan Tuhan, yang hasilnya seharusnya 3, diberi percepatan dan keberhasilan oleh Tuhan, sehingga mendapatkan hasil 8.
Yg 5 itu adalah hasil anugerah Tuhan.

Prinsipnya, kita mengerjakan yang natural, Tuhan menambahkan yang supernatural,
Sehingga kita bisa jadi ‘Superman / Superwoman’. Tapi ingat, semua keberhasilan kita karena Tuhan, bukan karena kuat dan hebatnya kita.

Penting diingat pula, meski kita berdoa habis-habisan, jika kita tidak mengerjakan yang natural, dengan cara bekerja, maka yang supernatural tidak terjadi. Apanya yang mau dipercepat?
Make sense?

Ada teman yang mengeluh, apa pun yang dikerjakannya gagal.
‘Balung Kere’, kata Orang Jawa, maksudnya, memang sudah ditakdirkan miskin dari sononya.
Benarkah? Sama sekali tidak!

Tuhan tidak pilih kasih. Semua orang yang menerima-Nya mendapatkan anugerah yang sama.
Apa itu anugerah?
Apa pun yang kita butuhkan dalam hidup.
Masalahnya, anugerah bisa berkurang dan bisa dilipatgandakan.

Bagaimana cara melipatgandakan anugerah?
Dengan menjadi orang yang rendah hati.

Apa definisi orang yang rendah hati?
Orang yang sepakat dengan perkataan Tuhan dan bergantung sepenuh hati kepada-Nya.

Artinya, asalkan kita bersedia sepakat dengan perkataan Tuhan dan bergantung sepenuhnya kepada-Nya, maka kita akan dilimpahi dengan anugerah.

“Berkat dan tanda-tanda ajaib, termasuk mujijat pertolongan Tuhan, itu mengejar orang yang percaya kepada Tuhan. Dan bukan sebaliknya”, ujar Greg Mohr.

Kesimpulannya, gak usah sibuk mengejar berkat dan kesembuhan. Tetapi fokus kejarlah kerendahan hati maka segala sesuatu akan berada pada tempat yang seharusnya.

Menarik bukan?

Once God’s favor is upon our lives, it cannot be stopped!  The only thing that can get us out of God’s blessing, is our own unbelief and negative attitude.  – Andrew Womack.

Sekali perkenanan Allah  ada atas hidupkita, itu tidak dapat dihentikan! Satu-satunya hal yang dapat mengeluarkan kita dari berkat Allah, adalah ketidakpercayaan dan sikap negatif kita sendiri. – Andrew Womack. 

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mau Hidup Dalam Kelimpahan Anugerah-Nya? Ini Rahasianya!

Seruput Kopi Cantik

Yenny Indra

Mau Hidup Dalam Kelimpahan Anugerah-Nya? Ini Rahasianya!

Beberapa hari lalu saya post kisah bagaimana kami diberkati Tuhan dengan diberikan sahabat seperti P. Henry ‘MacGyver’ dan Rosita.
https://yennyindra.com/2021/01/tuhan-mengirimkan-makaikat-nya-mau-dengar-ini-kisahnya/

Komentar pun berdatangan.
“luar biasa bu .. sangat inspiratif sampai melok terharu bacanya ..
makasih .. Luar biasa Tuhan kita ,” ujar Fanny.

“Yen bahagia sekali ya…Tuhan selalu menganugerahi segalanya serasa ga percaya ya… karena Yenny sudah memprioritaskan Tuhan jadi yang utama,” kata Bu Lewi.

“A piece of heaven on earth”, Lip Khun berkomentar.

“Wow.. luar biasa sharingnya.
Berjalan dalam anugrah Tuhan setiap hari,” Arum pun terinspirasi,
“Semoga hari ini aku menjadi “malaikat” buat orang lain”.

Vonny bertanya bagaimana cara P. Henry & Rosita berbisnis dan dalam kesehariannya sehingga bisa menjadi orang yang serba bisa dan sukses pula.

Suk Dhing ingin minta resep bubur ikan, saya perkenalkan dengan P. Henry & Rosita. Tidak hanya dapat resep bubur, tapi plus bonus resep Ayam Rebus P. Henry yang TOP abis!

“Memang benar-benar malaikat penolong”, komentar Suk Dhing.

Mengapa saya perlu menulis spesial kebaikan P. Henry dan Rosita?

  1. Tulis di atas batu, jangan sampai terhapus, kebaikan yang kita terima.
    Wajib jadi pribadi yang selalu ingat budi baik orang lain.
  2. Kebaikan itu menular.
    Terbukti tidak hanya saya yang diberkati, teman-teman lain terinspirasi ingin menjadi seperti P. Henry & Rosita.
    Bahkan dapat resep rahasianya pula.

Di jaman yang semua dinilai dengan uang dan materi, teman yang baik dan tulus itu sungguh langka.
Mari kita belajar menjadi yang langka itu, sehingga ‘mahal’ harganya & limited edition.

Saya pun makin terpukau dengan kebaikan Tuhan dalam hidup kami sekeluarga. Tuhan baik dan sangat baik.
Yang tidak terpikirkan, Tuhan sediakan. ‘Malaikat’ dan hal-hal baik yang tak terbeli dengan uang, Tuhan sediakan dengan sangat berkelimpahan.

Melintas dalam ingatan ungkapan Barry Bennett,
“Kalau kita hidup dalam anugerah-Nya, hidup kita jadi demonstrasi kebaikan Tuhan”

Dan itu terbukti

Apa arti Anugerah atau Grace?
Grace is “the love and mercy given to us by God because God desires us to have it, not necessarily because of anything we have done to earn it.

Anugerah adalah “kasih dan belas kasihan yang diberikan Tuhan kepada kita karena Tuhan menghendaki kita untuk memilikinya, bukan karena apa pun yang telah kita lakukan untuk mendapatkannya.

Anugerah Tuhan diberikan kepada semua manusia dengan gratis…tis…tis…tis.
Bukan karena kita melakukan sesuatu!

Kalau memang gratis dan diberikan kepada semua manusia, mengapa tidak semua orang hidup dalam berkat-Nya?
Karena anugerah itu harus diterima atau direspon melalui iman.

Iman inilah yang harus dibuktikan.

Kuncinya:
Keselamatan diberikan gratis sebagai anugerah Tuhan bagi semua manusia, direspon atau diterima dengan iman.

Anugerah itu apa saja?
Kemakmuran, kelimpahan, kesehatan, kesembuhan, damai sejahtera, sukacita, otoritas-Nya dsb.
Intinya, ‘anugerah’ adalah persediaan, kekuatan dan otoritas yang diberikan-Nya untuk menaklukkan segala kekuatan musuh.
Apa pun yang dibutuhkan manusia dalam hidup, sudah disediakan Tuhan lengkap untuk kita miliki.

Anugerah ini bisa berkurang dan bisa dilipatgandakan.
Siapa yang menerima lebih banyak anugerah dari Tuhan?
Yang rendah hati.
Tuhan memberikan anugerah kepada orang yang rendah hati.

Apa arti rendah hati?
Sepakat dengan perkataan Tuhan dan bergantung sepenuhnya kepada-Nya.

Orang yang rendah hati adalah mereka yang tidak mempromosikan diri sendiri, bersedia memberikan nyawanya bagi orang lain, yang berusaha untuk melayani dan bahkan tetap anonim alias melakukannya tanpa mencari pujian.
Tuhan memberikan lebih banyak anugerah, lebih banyak kekuatan, persediaan dan otoritas bagi mereka yang rendah hati.

Tapi, Tuhan menolak orang sombong!
Dengan kata lain, kesombongan adalah penghalang untuk penyediaan Tuhan.

Kesombongan yang ditentang Tuhan adalah orang yang angkuh dan mereka yang berusaha untuk berada di atas orang lain. Mereka adalah orang yang tidak bersedia melayani, memberi, mengampuni dan berkorban untuk orang lain. Bergantung pada kekuatannya sendiri.

Apa tantangan saat belajar menjadi rendah hati?
Mengalahkan ke”aku”-an, sifat egois, dan menundukkan jiwa (pikiran, emosi serta kehendak) kita, pada Tuhan.

Ini benar-benar tidak mudah. Tidak bisa dilakukan dengan kekuatan kita sendiri.
Satu-satunya cara adalah menyerahkan hidup kita kepada Tuhan Setiap Hari agar ditundukkan kepada kehendak-Nya!

Bukan aku lagi yang hidup, tetapi Tuhan yang ada didalamku, yang mengendalikan hidupku.

Ibarat tangki yang berisi anugerah, semakin kita tunduk dan taat kepada-Nya, saluran pipa yang mengalirkan stok anugerah makin besar dan makin lancar tentunya.
Anugerah pun mengalir deras….

Ingat tangki, ingat Tangki MPOIN ya…
Ingat pipa, ingat PIPAKU & MPOIN Anti Timbal wkwkwk …

Jika saya yang masih awal hidup dalam anugerah-Nya saja sudah terpukau dan terkagum-kagum dengan kebaikan-Nya, apalagi jika kita bisa mendapatkan lebih banyak lagi anugerah-Nya…..
Yang dikomentari teman-teman berkat luar biasa, itu masih yang level awalnya anugerah..
Saya sadar sekarang!

Tak terbayangkan….
Betapa kita bisa sungguh-sungguh menikmati surga di bumi, seperti yang dikehendaki Tuhan sejak awal penciptaan manusia, jika kita hidup dalam kepenuhan anugerah-Nya. Full.
Wow…..
Heaven on earth!

Mau?
Belajar sama-sama yuk….

God has saved you only because he himself is so very kind. He has saved you because you believe him. You could not save yourselves, but it is God’s gift to you.

Tuhan telah menyelamatkan kita hanya karena Dia sangat baik. Dia menyelamatkan, karena kita percaya kepada-Nya. Kita tidak bisa menyelamatkan diri sendiri, tetapi itu adalah pemberian Tuhan untuk kita.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

seruputkopicantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pujian Melepaskan Kesembuhan

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Pujian Melepaskan Kesembuhan

Saya terus menerima email dari orang-orang di seluruh dunia, yang berjuang untuk menerima kesembuhan. Gejala-gejalanya berbeda dan keadaannya unik, tetapi pertanyaannya selalu sama:
“Saya telah melakukan semua yang saya tahu untuk dilakukan, apa yang harus saya lakukan sekarang.”

Kadang-kadang kita telah berjuang dalam pertarungan untuk sembuh, begitu lama sehingga kita menjadi lelah. Kita mengumpulkan begitu banyak pengetahuan tentang kesembuhan, memahami kehendak Tuhan dan janji-janji-Nya, dan kita juga sudah mendeklarasikan janji-Nya, memerintahkan penyakit pergi dan berdoa sampai sepertinya tidak ada lagi yang perlu dikatakan.

Jawaban saya yang biasa adalah jawaban saya untuk semuanya.
Kita perlu mendengarkan Tuhan. Mendengarkan Tuhan adalah satu-satunya sumber iman, kebijaksanaan, sukacita dan damai sejahtera. Yesus tidak bisa hidup dan melayani selain dengan cara mendengarkan Tuhan dan kita juga tidak bisa.

Tetapi banyak yang merasa mereka tidak dapat mendengar dari Tuhan. Sebenarnya, mereka bisa, tapi mereka tidak mengerti.

Apa yang kita lakukan dalam situasi seperti itu?

Saya percaya, jika kita mundur selangkah dari masalah, apapun itu, mengarahkan hati kita pada-Nya, dan mulai memuji-Nya, kita akan dapat menjernihkan hati, pikiran dan berbagai perasaan yang mengurung kita, seperti kepahitan, kemarahan, putus asa dan upaya untuk sembuh.

Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!
Yeremia 17:14 (TB)

Jika membaca ayat itu beberapa kali, kita akan menyadari bahwa sesungguhnya kesembuhan dan keselamatan terjadi, mengikuti pujian.
Dengan perkataan lain, berbunyi,
“Karena Engkau adalah pujianku, aku akan disembuhkan dan aku akan diselamatkan (dibebaskan, disembuhkan).”

Apa yang kita puji akan menjadi kenyataan bagi kita.

Terkadang kita hanya perlu fokus pada kebaikan Tuhan selama beberapa hari atau beberapa minggu dan meninggalkan pertempuran untuk memperoleh kesembuhan di satu sisi. Puji saja Dia.
Dalam pujian kita akan mengosongkan hati kita dari ketakutan, kecemasan dan kita akan dapat mendengarkan suara Tuhan. Lalu kesembuhan kita akan datang.

Saat Dia memuji kita, penyembuhan mengalir.

Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!

Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,

Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,

Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.
Mazmur 103:1-5 (TB)

[ Praise Releases Healing – Barry Bennett. Diterjemahkan oleh: YennyIndra]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 251 252 253 254 255 314