Category : Articles

Articles

Rendah Hati Kunci Hidup Sukses?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Rendah Hati Kunci Hidup Sukses?

Andreas Hartanto, salah seorang sahabat yang memperkaya pemahaman saya tentang firman Tuhan. Dia selama bertahun-tahun menyempatkan diri untuk mengulas tulisan Seruput Kopi Cantik yang saya kirimkan. Memberikan sisi pandang baru, memberikan tambahan informasi, menjadi teman diskusi dsb. Saya bersyukur, dikelilingi sahabat-sahabat yang baik dan berkualitas. Kalau Seruput Kopi Cantik tetap exist, menjadi berkat bagi pembaca, itu tidak lepas dari peran sahabat-sahabat saya yang setia, termasuk Andreas Hartanto.
Thanks bro!

Do two walk together except they make an appointment and have agreed? – Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji /sepakat?

“Aku pikir inilah yang harus kita lakukan, yaitu berjalan bersama Tuhan, artinya ada janji yang harus dibuat bersama dan ada persetujuan untuk langkah-langkah ke depannya yang disepakati bersama.

Semuanya harus dilakukan berdua, bersama dengan Tuhan, bukan sekedar janji di mulut, tapi ada kesepakatan atau setuju untuk melangkah bersama-sama Tuhan, sehingga apapun yang dihadapi baik itu jalan yang nyaman mau pun tidak nyaman, kita tidak akan complain pada Tuhan, sebab memang Dialah yang sudah mengatur semua jalan-jalan-Nya bagi kita semua. Sebab dengan berjalan bersama Tuhan senantiasa, maka jiwa kita akan aman. Tuhan adalah Allah yang baik, yang tidak akan menelantarkan anak-anak-Nya,” ujarnya.

Ungkapan ini menempelak, dan membuat saya merenung.

Banyak sikap dan keputusan salah yang saya ambil di masa lalu. Saya berdoa minta Tuhan ubahkan menjadi kebaikan bagi masa depan kami sekeluarga.
Saya berkomitmen untuk taat dan menjadikan Tuhan sebagai yang utama dan terutama dalam hidup saya.
Mudah diucapkan, tetapi tidak mudah untuk dipraktekkan.

Ada aspek dalam hidup saya yang berjalan tidak sesuai dengan harapan. Dalam pikiran saya, sudah tertera bahwa seharusnya jalannya A, B, C, D, E seperti kehidupan orang lain.
Ketika yang terjadi berbeda dengan harapan, saya marah dan kecewa.
Kepikiran, kata Orang Jawa. Berbagai skenario kemungkinan, berputar-putar di kepala.

Ulasan Andreas Hartanto menyadarkan saya. Memang yang terjadi tidak sesuai rencana dan harapan saya. Bukankah saya sudah menyerahkan hidup saya, keluarga, bisnis dan seluruh aspek hidup kami ke dalam tangan-Nya?
Ketika Tuhan sedang membenahi dengan cara-Nya, yang berbeda dengan cara saya, bahkan tidak saya mengerti, seharusnya saya menerimanya dengan legawa.

Nyaman atau tidak nyaman, mengerti or tidak mengerti, seyogyanya saya paham bahwa yang pegang kendali itu Tuhan, bukan saya!

Oh….
Sama seperti saat ikut tour, kita yang mengikuti, mengekor dan mentaati arahan tour guide. Dia yang lebih tahu pengaturan waktu, jalan yang paling efisien, agar semua rencana perjalanan berjalan dengan lancar.

Saya sedang membaca buku ‘More Grace, More Favor – Lebih banyak kasih karunia, lebih banyak perkenanan.’
Kasih karunia adalah segala sesuatu yang baik, dari Tuhan. Meski pun Tuhan menyediakan kasih karunia ini tersedia bagi setiap orang, kita sendiri yang memilih seberapa banyak kasih karunia yang akan kita alami.

Seberapa banyak Kasih Karunia ini mengalir dalam hidup kita, sebanding dengan kerendahan hati yang kita miliki.
Roh-Nya yang berada di dalam kita tidak berkurang, tetapi Roh-Nya yang mengalir melalui kita bisa berkurang.

Lalu apa itu rendah hati?
Sepakat dengan Tuhan dan firman-Nya, serta bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.

Itulah sebabnya Raja Salomo /Sulaiman yang terkenal sebagai orang terkaya dan terbijak di muka bumi berujar,
“Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.”

Semua yang diidam-idamkan manusia, kuncinya ada dalam kerendahan hati.
Allah turut bekerja dalam segala perkara, – termasuk membenahi kesalahan-kesalahan di masa lalu-, untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia, syaratnya adalah untuk orang-orang yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Dengan kata lain, untuk orang-orang yang rendah hati, yang mau sepakat dengan Tuhan, firman-Nya dan mau nurut serta bergantung sepenuhnya kepada-Nya. Baik nyaman mau pun tidak nyaman.

Tidak mudah tetapi hasilnya sepadan.
Kita belajar sama-sama yuk….

Trust in the Lord completely, and do not rely on your own opinions. With all your heart rely on him to guide you and he will lead you in every decision you make. Become intimate with him in whatever you do, and he will lead you wherever you go.

Percayalah pada Tuhan sepenuhnya, dan jangan mengandalkan pendapat Anda sendiri.  Dengan sepenuh hati, andalkan dia untuk membimbing Anda dan dia akan memimpin Anda dalam setiap keputusan yang Anda buat.  Jadilah akrab dengannya dalam apa pun yang Anda lakukan, dan dia akan menuntun Anda ke mana pun Anda pergi.
 
YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Kemakmuran Sejati.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Kemakmuran Sejati.”

Apakah kemakmuran itu?
Bagi pemikiran Barat, kemakmuran biasa disamakan dengan kekayaan materi. Pada kenyataannya, banyak yang memiliki kekayaan materi namun sangat miskin dalam kehidupan serta hubungan mereka dengan sesama. Di gereja banyak yang tersinggung dengan topik kemakmuran, karena hal itu dianggap sebagai keserakahan rohani.

Apakah ada sesuatu yang lebih sehubungan dengan topik ini dan pendekatan yang seimbang dari kemakmuran yang sejati?

Uang hanyalah salah satu perpanjangan hati. Memusatkan perhatian hanya pada uang, serta mengabaikan aspek-aspek kemakmuran lainnya, adalah sikap yang salah.
Kemakmuran meliputi kemakmuran rohani, mental, emosional, fisik, hubungan dengan sesama, serta materi.
Kemakmuran materi saya hanyalah perpanjangan dari kemakmuran saya di setiap bidang lainnya dalam hidup saya.

Orang lain mungkin memiliki lebih banyak kekayaan materi daripada saya, tetapi kemakmuran saya menjangkau setiap aspek hidup saya.
Jika saya berjalan dalam kemakmuran roh, pikiran, tubuh, hubungan dan emosi saya, maka sumber daya saya diberkati oleh Tuhan dan dapat dilipatgandakan dalam mengerjakan pekerjaan Tuhan.
Jika saya mengurangi subyek kemakmuran, hanya fokus pada uang, sementara di dalam jiwa, pikiran, emosi, dll., tidak merasakan sejahtera, maka tidak akan ada berkat yang setara pada keuangan saya pula.

Yesus memberi kita kunci Kerajaan-Nya. Kunci-kunci itu mencakup janji-janji-Nya, yang dengannya kita diciptakan, sehingga mengambil bagian pada sifat alamiah-Nya dan menghindarkan kita dari kerusakan yang ada di dunia. Kerusakan itu termasuk penyakit dan kekurangan.

Sungguh bodoh jika membuang kunci:
memberi dan menerima, menabur dan menuai dan janji-janji iman, yang merupakan manifestasi dari jiwa yang makmur.

Menjadi tindakan yang bodoh pula, saat menggunakan tindakan memberi, sebagai metode agar menjadi kaya, namun tanpa mengalami kemakmuran pada aspek-aspek lain dalam hidup kita.
Memberi bukanlah formula. Kemakmuran bukanlah angka di rekening bank. Semakin kita makmur dalam roh, pikiran, emosi, hubungan dan dalam tubuh kita, semakin banyak kemakmuran itu akan melepaskan anugerah pada sumber daya kita.

Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
2 Korintus 9:8 (TB)

[Repost ; “True Prosperity”. – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Bagaimana Orang-Orang Hebat Berdoa & melayani-Nya?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Bagaimana Orang-Orang Hebat Berdoa & melayani-Nya?

Semua orang merasa tau cara berdoa. Bahkan yang atheis pun, berdoa saat terjepit.
Tidak ada atheis di lubang serigala, kata pepatah terkenal.

Lalu apa isi doanya?
Kebanyakan meminta. Entah pertolongan dari masalah, disembuhkan dari penyakit, minta solusi, minta bantuan untuk memilih dsb.
Sebagian lagi mendoakan orang lain.

Delron Shierley, guru saya, bercerita bahwa banyak orang yang bekerja keras melayani Tuhan, melakukan berbagai hal untuk Tuhan. Tetapi ternyata hatinya menjadi keras.

Sebegitu sibuknya orang itu bekerja untuk ‘menyenangkan’ hati Tuhan, tetapi saking sibuknya, begitu banyak jadwal untuk melayani, orang itu tidak lagi membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan.
Akhirnya, Tuhan tidak berkenan. Hati orang itu menjadi keras. Pelayanan itulah yang menjadi ‘allahnya’.

Arthur Meintjes mengaku kagum kepada Andrew Wommack, karena Andrew tidak terbeban untuk menyenangkan orang lain. Tanpa merasa bersalah, Andrew menolak pelayanan, yang dia merasa itu bukan kehendak Tuhan. Baginya, hubungan dengan Tuhan itu prioritas. Dia mengikuti tuntunan Tuhan, ke mana dia harus melangkah. Andrew bercerita, dia berdoa untuk mengenal Tuhan dan mengikuti petunjuk-Nya. Bukan berdoa untuk kepentingannya sendiri.

Crefo Dollar tokoh yang sangat terkenal. Suatu ketika dia membaca buku Andrew dan merasa sangat diberkati. Crefo memberikan persembahan dalam jumlah besar pada Andrew Wommack Ministry. Tetapi Andrew menolak untuk menghubungi atau memanfaatkan hal ini untuk keuntungan ministrynya. Andrew menanti hingga beberapa tahun kemudian Tuhan mempertemukannya dengan Crefro Dollar dan mereka bersahabat baik hingga kini.
Andrew melayani sesuai cara Tuhan, God’s way, bukan caranya sendiri. Tidak mengandalkan pemikiran dan strategi menurut cara manusia pada umumnya.

Delton Shierley bercerita, bertahun-tahun lalu dia berkesempatan secara rutin mengikuti doa pagi bersama Lester Sumrall. Tokoh besar yang mendunia.
Kerap hanya mereka berdua yang datang untuk doa pagi.
Dan apa yang didoakan Lester Sumrall?
Doanya hanya satu,
“Tuhan bawa aku untuk mengenal-Mu.”
Itu saja doanya.
Dan apa hasilnya?

Lester Sumrall mendirikan LeSEA (Lester Sumrall Evangelistic Association), sebuah pelayanan yang kemudian melahirkan lebih dari seratus buku dan panduan belajar, sebelas stasiun televisi, sebuah pelayanan satelit, tiga stasiun radio FM, lima stasiun gelombang pendek yang menjangkau lebih dari sembilan puluh persen populasi dunia, dan majalah triwulanan.  Pada 2018, LeSEA Broadcasting berganti nama menjadi Family Broadcasting Corporation (FBC).

Yang lebih hebat lagi, pada tahun 1987, di usia 74 tahun, Dr Sumrall mendirikan LeSEA Global Feed The Hungry, yang bertujuan menghapus kelaparan di antara mereka yang berjuang untuk bertahan hidup di tengah kemiskinan, kelaparan, bencana, dan perang.

Yayasan ini memberi makan jutaan orang di seluruh dunia. Lester Sumrall melayani hingga 110 negara di dunia. Memiliki kapal dan pesawat untuk mengangkut bahan-bahan pangan disalurkan ke negara-negara yang miskin dan kelaparan.
Karya nyata yang dapat dinikmati jutaan orang di seluruh dunia. Menjadi jawaban kebutuhan banyak orang.

Kita pun bisa berdoa, minta agar bisa mengenal Tuhan dengan lebih lagi. Kita tidak pernah tahu, apa rencana besar Tuhan bagi hidup kita.
Tidak usah bingung memikirkannya, itu urusan Tuhan.
Urusan kita adalah mengikuti-Nya, langkah demi langkah, sesuai arahan-Nya.
Kita hanya alat-Nya. Jadi saat ada prestasi dan pujian, itu prestasi dan pujian untuk Tuhan. Bukan kita.
Life is so simple…

Ah… Kalau begitu, kita juga bisa ya… asalkan kita mau.
Melangkah bersama-Nya setiap hari, setiap saat… membiarkan Tuhan yang memimpin dan mengendalikan hidup kita.
Belajar sama-sama yuk…

Not all of us can do great things. But we can do small things with great love. -Mother Teresa.

Tidak semua dari kita bisa melakukan hal-hal hebat.  Tapi kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar.  -Mother Teresa.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Apakah Iman Anda Diaktifkan?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Apakah Iman Anda Diaktifkan?”

Iman dipahami dengan mendengarkan Firman Tuhan dalam roh kita. Hingga kita memiliki pewahyuan tentang kebenaran Firman Tuhan di dalam diri kita, sebelum itu, iman akan tetap pada pemahaman tingkat manusia. Ini akan menjadi pergumulan yang membutuhkan kekuatan pikiran dan formula.

Namun begitu kita bisa mendengar dari Tuhan (memperoleh pewahyuan berupa pengetahuan, “melihat” jawabannya, sesuatu yang menghidupkan roh kita, dll.), Iman akan diaktifkan. Iman itu datang dari pendengaran!
Kita tahu bahwa kita telah mendengar dari Tuhan, ketika iman menjadi hidup.

Seringkali kita hanya tahu bahwa kita telah mendengar Tuhan, karena kita memiliki iman untuk sesuatu. Mendengar, mungkin saja bukan kejadian yang disengaja, tetapi suatu pagi ketika bangun tidur, kita memiliki semangat untuk sesuatu yang sebelumnya nampak mustahil. Mungkin Roh memberikan kesaksian pada roh kita saat kita terlelap. Beberapa benih Firman yang ada di tanah hati kita bermunculan dan iman pun bertunas.

Iman dilepaskan dengan cara bertindak berdasarkan pendengaran rohani itu. Ketika iman diaktifkan, kita akan tahu apa yang harus dilakukan. Kita tahu apa yang harus dikatakan. Kita tidak akan berjalan di alam keraguan lagi. Mungkin kita tidak melihat akhir dari awal, tetapi akan melihat langkah selanjutnya. Memiliki sukacita Tuhan. Memiliki damai sejahtera yang melampaui segala akal. Mungkin ada rintangan di jalan yang kita lalui, tetapi ketika iman hidup, rintangan itu sekarang hanya berupa gundukan kecil, bukan gunung.

Dengan pengetahuan menurut akal manusia, perlu menggunakan segenap kekuatannya, justru membawa kita terjebak di alam nyata. Berbeda dengan Iman yang membawa kita kepada yang tak terlihat. Itu adalah bukti dari hal-hal yang tidak kita lihat (Ibrani 11:1).
Melihat yang tak terlihat dan bertindak seolah-olah itu sudah tercipta.

Persetujuan secara mental bukanlah iman. Nampaknya seperti iman, banyak yang tidak bisa membedakannya.
Persetujuan secara mental menyatakan bahwa Firman itu benar dan Alkitab adalah kehendak Tuhan bagi manusia.
Persetujuan secara mental mungkin mengakui kebenaran Firman Tuhan tetapi tidak bertindak berdasarkan itu. Indra alamiah kita tidak dapat melihat kedalam alam Roh. Hanya iman yang bisa melakukan itu.

Iman diaktifkan dengan mendengarkan Firman Tuhan dalam roh kita. Sampai kita bisa mencapainya, sebelum itu, kita hanya bergumul dengan iman manusiawi kita sendiri.

[Repost ; “Is Your Faith Activated?” – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU ?
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Sudah Selesai (It Is Finished)’ yang mana yang lebih kita sukai?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Sudah Selesai (It Is Finished)’ yang mana yang lebih kita sukai?”

Ungkapan “Sudah Selesai (It Is Finished)” muncul dua kali dalam Perjanjian Baru. Muncul pertama kalinya, saat pernyataan Yesus yang mengacu pada pemenuhan hukum Taurat, penghancuran kuasa dosa, sakit penyakit dan kuasa iblis, serta terbukanya pintu bagi Allah untuk hidup di dalam manusia.

“Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: ‘Sudah selesai.’ Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.”
Yohanes 19:30 (TB)

Pada pernyataan inilah terletak semua kebenaran Injil yang mulia! Mereka yang percaya, tidak perlu lagi mencari cara, agar bebas dari dosa, kita telah BEBAS dari kuasa dosa.
Kita tidak lagi mencari kesembuhan, kita TELAH disembuhkan oleh karya penebusan Yesus di kayu salib.
Semua yang percaya Kabar Baik ini telah diampuni, dibebaskan dari kuasa kegelapan, dan telah duduk bersama-Nya di tempat surgawi di dalam Kristus.

Kita tidak perlu lagi memohon kepada Tuhan, supaya melakukan apa yang sudah dilakukan. Iman hanyalah menerima apa yang telah diselesaikan (oleh Tuhan Yesus di kayu Salib). Sudah selesai (It Is Finished)!

Tetapi ada penggunaan lain dari frasa ini yang mungkin Anda lewatkan.

“Kemudian ketika nafsu telah mengandung, itu membawa dosa: dan dosa, ketika SELESAI (It Is Finished), membawa kematian.”
Yakobus 1:15 (KJV).

Tahukah kita, meski pun kita bebas dari kuasa dosa dan kita dapat menguasai nafsu daging, jika kekuasaan itu tidak dijalankan, dosa masih dapat dilepaskan dalam hidup kita. Dan, jika dosa ‘selesai’, maka akan mendatangkan kematian didalam hidup kita. Bukan berarti kita akan jatuh dalam keadaan mati, tetapi kecurangan, kehilangan, kebingungan, kelemahan, rasa bersalah dan penyakit akan memiliki kesempatan untuk bekerja dalam kehidupan kita.

Untuk menghindari dosa “sudah selesai”, sangatlah penting bahwa kita berjalan pada “sudah selesai” yang terjadi di kayu salib.
Latih kuasa yang kita miliki. Akses anugerah Tuhan dalam setiap keadaan dan putuskan bahwa kuasa kebangkitan-Nya lebih besar dari kuasa dosa yang ada di dunia.

[Repost ; “Which ‘it is finished’ do you prefer?”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 249 250 251 252 253 308