Buku “ROMAN’S – Paul’s Masterpiece On Grace” dihadiahkan oleh Christian & Ivana. Keren sekali, buku terbaru Andrew Womack. Senang sudah pasti… Keren abis. Tetapi ada pesan tambahan, “Ada surprisenya lho Ma…”
“Apa ya?,” pikir saya.
Saat dibuka, nampak foto Chris & Ivana. Cakep… Lalu oh my goodness…. Tertulis:
Yenny Indra
I pray the Lord gives you revelation of these awesome Truth’s. Luke 24:45
Andrew Womack.
Beneran nich tulisan Andrew Womack? Wow… Wow… Wow… Luar biasa! Thanks Christian & Ivana.
Segera saya buka Lukas 24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Amin! Pikiran saya terbuka dan memahami Kitab Suci, saya terima sebagai nubuatan bagi hidup saya secara pribadi.
Sungguh pesan yang dahsyat, karena hanya dengan pikiran yang dibukakan oleh Roh Kudus, saya bisa memahami Kitab Suci, yang adalah kebenaran sejati.
Bagaimana caranya mereka bisa mendapatkan buku lengkap dengan tanda tangan Andrew Wommack?
Keesokan harinya, barulah terbuka kisah perburuan buku ini. Rupanya mereka mencari Andrew Wommack Ministry (AWM) di google, maka muncul Andrew Wommack Ministry Indonesia di antara berbagai link AWM yang lain.
“Ivana coba kontak AWM Indonesia dulu, kalau gak bisa, baru kontak yang US. Ternyata bisa. Dibantuin Bu Angeline, ma… jadi bisa dapat note & tanda tangan dari Andrew Womack, ” Ivana bercerita.
“P. Irwan, & B. Angeline itu direktur Charis Bible College Indonesia, tempat mama sekolah.”
“Bukunya dikirim langsung dari Colorado lho dan Free, ga mau dibayar. ..,” Christian menjelaskan, “Yang membuat special itu ditandatangani langsung oleh andrew wommack dan dikirim langsung dari US oleh andrew. Tapi sebetulnya yang super mahal lagi itu fotonya yang dibuku… 🙂 (maksudnya foto Chris & Ivana yang diselipkan dalam buku)”
“B. Angeline bilang ingin memberkati B. Yenny juga karena selain murid, juga partner AWM,” Ivana menimpali.
Thanks Ps.Andrew Wommack, P. Irwan & B. Angeline… Kejutan manisnya… Sungguh hadiah yang luar biasa! Surprise…
Begitu membuka ayat Lukas 24:45 yang diberikan Andrew, Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Yang muncul di kepala adalah prinsip yang diajarkan P. Irwan Siregar: Ada 2 kehendak Tuhan atau tujuan dalam hidup manusia: Tujuan umum dan tujuan khusus.
Tujuan umum manusia dapat kita peroleh dengan membaca Kitab Suci. Ini berlaku untuk semua manusia. Contohnya, Tuhan ingin kita semua menjadi terang dan garam dunia, dimuridkan, mengabarkan Kabar Baik bagi dunia, dan seterusnya.
Sedangkan tujuan khusus hanya bisa diperoleh melalui hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Artinya, kita wajib bisa mendengar dari Tuhan.
Uniknya, kita TIDAK BISA menemukan tujuan khusus hidup kita, TANPA terlebih dahulu memahami tujuan umumnya.
Tujuan umum yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan inilah rambu-rambu yang menjaga agar kita tidak melenceng saat menentukan bahwa ini benar-benar tujuan khusus hidup kita, sesuai dengan kehendak Tuhan, yang unik, spesial dan satu-satunya. Peran yang tidak tergantikan, kata Wolfgang Von Goethe.
Fondasi dasarnya, adalah memahami Kitab Suci. Dan ini hanya bisa dicapai dengan pertolongan Roh Kudus sendiri. Bergaul intim serta melekat pada Tuhan merupakan kunci yang tak tergantikan untuk menemukannya. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Yohanes 15:7-8 (TB)
” Tapi… Saya gak bisa mendengar suara Tuhan, Bu… “
Yohanes 10:27 (TB) Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
Tuhan tidak pernah salah. Kalau Tuhan bilang bisa, kita pasti bisa. Hanya saja kita perlu belajar, bertekun dan fokus pada Tuhan dan Firman-Nya.
Saya pun belajar. Bagaimana dengan Anda?
God’s blessings come as a surprise but how much you receive depends on how much your heart believes ! May you be blessed beyond your expectations.
Berkat Tuhan datang sebagai kejutan tetapi berapa banyak yang bisa kita terima, tergantung pada seberapa besar hati kita percaya! Semoga kita diberkati melampaui harapan-harapan yang kita miliki.
YennyIndra TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC MPOIN PLUS & PIPAKU PRODUK TERBAIK PEDULI KESEHATAN
Yang Unik & Berkesan Dari Pernikahan Christian & Ivana.
Tegang, lega dan berdebar-debar berkecamuk dalam dada menanti proses pernikahan Christian & Ivana. Tidak hanya saya, tetapi teman-teman yang selama ini berusaha menyodorkan calon untuk Chris… Tapi Chris belum juga tertarik apalagi menemukan yang pas. Sampai akhirnya saya pasrah kepada Tuhan.
Seperti kata P. Irwan, direktur Charis, “Kalau sudah berdoa, ya… sudah, tinggalkan di kaki Tuhan. Jangan dilihat-lihat apalagi diambil & dibawa lagi… Gak usah direka-reka.. Jangan-jangan ini jodohnya. Atau yang itu? Bisa salah ngerti dikira jawaban Tuhan, padahal itu maunya kita sendiri. Biarkan Tuhan yang bekerja. Kalau itu dari Tuhan, kita pasti ngerti koq.. Tuhan yang membuat kita paham. Percayalah!”
Begitu dengar Chris hendak menikah, banyak teman-teman penasaran ingin tahu. “Ivana memang cantik dan sepadan dengan Chris ce…” kata Novi. Mereka berdua sama-sama lulusan Australia, punya bisnis sendiri-sendiri, dan Ivana best friend Elisa, putri saya pula selama bertahan-tahun.
Elisa yang memperkenalkan keduanya? Tidak. Kisahnya unik sekali. Chris tinggal di apartemen, sementara Elisa dan Nicho tinggal di rumah. Meski berdekatan, Chris tidak pernah ketemu Ivana saat main ke rumah.
Ketika masih SD, Chris pemain yunior Indonesia, lalu sekolah golf + sekolah formal di Brisbane, Australia begitu lulus SD. S1 di Aussie, lanjut mengambil pula program master di Boston, USA.
Suatu ketika saat masih bekerja di Jakarta, Chris driving, latihan memukul bola golf. Tiba-tiba ada ular masuk di golf-bag nya. Oh….. Di dekatnya ada pemuda yang segera membantunya. William Suliyanto, namanya. Gara-gara ular, mereka berdua jadi Best friend. Tidak hanya itu, kalau tangki dan pipa kami merk MPOIN, persahabatan William & Chris dideklarasi dengan nama : DUOPOIN So funny….
William berinisiatif memperkenalkan Ivana pada Chris. Tetapi William tidak kenal dekat dengan Ivana. Lalu suatu malam Will menghubungi Stephen yang bersahabat dekat dengan Ivana sejak di Australia.
Uniknya, William dan Stephen di Jakarta, sementara Christian & Ivana di Surabaya. Will berinisiatif membuat grup Whatsapp dengan Stephen, Chris & Ivana. Setelah mereka berkenalan, Will & Stephen left. 🙂 The power of sosmed.
Ketika menyampaikan Marriage Vow, Chris bercerita, “Sejak dulu saya berprinsip, pasangan hidup saya harus God oke, parent oke dan I am oke… Tapi Tuhan baik, saya diberi lebih daripada yang didoakan. Ivana tidak hanya memenuhi ketiga syarat tadi, ditambah lagi my best friend oke..” Ivana open minded, mau ngalah, mau belajar dan still respect Christian. Eager to learn & open minded kriteria menantu idaman saya juga. So sweet…. 🙂
Sementara Ivana bercerita pula, Sejak dulu dia yakin, jika bertemu the one, pasti tahu. Dengan Chris semua sedemikian natural, mudah, hingga bisa bercengkerama berjam-jam tanpa terasa dan so peaceful. Ketika Ivana diajarin memukul bola golf, Ivana tidak yakin itu golf-swing or baseball-swing hahaha.. , tetapi Chris tetap berkomentar positif dan memotivasinya. Chris selalu memberikan yang terbaik untuk Ivana dengan caranya sendiri… Ala Chris. Wow… Nyess… Hati yang mendengarnya.
Ps. Bobby Setiawan mengajarkan tentang “Komunikasi Dalam Pernikahan”, ibarat 4 ban mobil atau darah dalam tubuh, komunikasi sangatlah vital. Keempat bannya harus seimbang. Pemberkatan pernikahannya sebentar tetapi memelihara pernikahannya adalah life-time process, proses seumur hidup. Komunikasi bukan sekedar berkata-kata. Jumlah kata-kata yang dibutuhkan wanita 20.000 kata/hari. Sementara pria hanya butuh 7.000 kata/hari. Mesti bijak menyikapinya.
Ban pertama, listening, mendengarkan dengan fokus, ga sambil main HP. ? Mak Jleb. Hanya 8% komunikasi berupa kata-kata, 37% intonasi dan 55% nya bahasa tubuh. Hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
Ban kedua, mendengarkan untuk mengerti. Kebanyakan kita mendengarkan untuk segera membalas, atau untuk menjawab bahkan menggurui. Seek first to understand then to be understood, – Berusahalah terlebih dahulu untuk memahami, kemudian baru untuk dipahami- -Steven Covey.
Ban ketiga, memvalidasi. Mengakui dan berusaha mengerti perasaan yang dialami oleh pasangan dengan intonasi yang lembut. Ternyata dengan cara ini bisa menurunkan stress hormon pasangan. Praktik yuk..
Ban keempat, berbicaralah sekarang. Setelah listening, understanding, validating barulah speaking.
“Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,” ujar Ps. Bobby Setiawan, “Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.”
Tidak hanya untuk Chris & Ivana, saya pun masih harus terus belajar nich. Thanks Ps. Bobby!
Selalu mengharukan saat-saat mengucapkan terimakasih pada orangtua. Chris dengan berurai air mata, mengungkapkan P. Indra adalah papa yang menjadi panutannya. Tidak pernah ada perempuan lain dalam hidupnya, tidak pernah mabuk, tidak merokok, rajin bekerja dan selalu memikirkan anak-anaknya. (Tiba-tiba saya pun disadarkan, betapa saya diberi anugerah Tuhan, suami yang sedemikian baik. Thank God)
P. Indra pun menangis, mengungkapkan kebanggaannya pada Christian, yang baginya tidak hanya sebagai anak tetapi juga teman karena 4 tahun mereka selalu golf bersama. Berulang kali memenangkan pertandingan Father & Son. Kemampuan golf mereka berdua seimbang, sementara lawan-lawannya kalau tidak papanya yang jago, anaknya yang jago, tapi langka yang seimbang.
“Gak nyangka ternyata Indra bisa nangis…,” komentar teman-teman yang menonton. Mereka pun bercerita ikut menangis terharu.
Chris bercerita teringat saat laptopnya dicuri orang di Sidney, saya langsung memberikan laptop baru saya untuknya. Sejujurnya saya sudah lupa 🙂 . Mama yang selalu mengajarkan untuk takut akan Tuhan dan berusaha memberi yang terbaik.
Bagi saya, Chris sebagai anak laki-laki tertua adalah penerus serta pengganti papanya kelak. Saya menitipkan anak-anak saya lainnya kepadanya. Saya pun berpesan pada Ivana, jadilah pendamai dan wanita bijak seperti Abigail, istri Daud, yang menjadi penyelamat keluarganya. Titip keluarga saya juga karena istri sangat berpengaruh dalam kehidupan suaminya.
Saya berpesan, seperti saya sebagai anak tertua di keluarga saya, ketika papa dan mama saya meninggal, saya menata sedemikian rupa agar adik dan adik ipar saya tetap rukun dalam menjalankan amanat orangtua dan membagi warisan, demikian juga harapan saya pada anak-anak saya kelak. Mereka bisa rukun, saling support satu dengan yang lain. Saya percaya, saya menabur benih berbakti dan kerukunan, kelak saya menuai buahnya, agar mereka meneladani apa yang saya lakukan.
Saya jaaauuuh dari mama yang sempurna tetapi saya selalu berusaha memberi yang terbaik yang saya bisa. P. Indra & saya sepakat, tidak memberi anak-anak kami ikan tetapi KAIL. Pemberian disertai pelatihan dan pendampingan agar anak-anak mampu menghindari ribuan pertempuran yang tidak perlu. Setidaknya mereka bisa belajar dari pengalaman kami, jika anak-anak bersedia. Keberhasilan itu diusahakan dan diciptakan, bukan kebetulan.
Demikian pula Ivana mengucapkan terimakasih sekaligus minta maaf pada orangtuanya.
Di lanjut dengan dinner malam harinya. Dengan 15 orang yang hadir, sang MC bercerita ini untuk pertama kalinya… 🙂 Kalau ribuan atau ratusan orang, sudah biasa. Bingung juga dia… Jadilah ger-ger an… Tertawa tiada henti, very personal… Dan sungguh berkesan.
Wedding dress Ivana didesign oleh Elisa Purnomo. Anggun & cantik sekali. .. Di lanjut dengan ritual potong Wedding Cake, hasil karya Ivana sendiri. Sweet _O_Treatsbrand wedding cake Ivana, yang banyak melayani hotel-hotel berbintang dan pernikahan. Manis dan elegant.
Setelah minum champagne, beer dilanjut dengan red-wine, William makin pede… Menyanyi dengan apiiiik plus suara dibikin seperti suara penyanyi jazz di bagian tertentu… ada bonus fals di bagian lain pula… 🙂 . Komplit dah… Menyenangkan sekali sambil menikmati makanan yang lezat.
Kesan-kesan dan kisah demi kisah mengalir menambah maraknya suasana… Rupanya baik Christian mau pun Ivana, sama-sama banyak yang naksir, tapi gak juga ketemu yang cocok. 🙂 Akhirnya, this is the right one…
Dari ular di golfbag, best friend elisa, akhirnya berjodoh, saya mengagumi bagaimana uniknya Tuhan menjawab doa. Elisa juga berkomentar, dengan berbagai kebetulan, nampak jelas inilah pilihan Tuhan. Rancangan Tuhan sedemikian luar biasa, jaaauuuh dari apa yang bisa saya pikirkan. Terbukti kebenaran nasehat P. Irwan.
“Dari duluuu… Memang pernikahan seperti ini yang Ivana inginkan..” Ivana menjelaskan. Puji Tuhan! Happy for you, Christian & Ivana…. God be with you forever.
In every disagreement in your marriage, remember that there is not a winner and a loser. You are partners in everything, so you will either win together or lose together. Always work together to find a solution.-Dave Willis.
Dalam setiap perselisihan dalam pernikahanmu, ingatlah bahwa tidak ada pemenang atau pecundang. Kalian adalah mitra dalam segala hal, jadi pilihannya hanya menang bersama atau kalah bersama. Selalu bekerja samalah untuk menemukan solusi. – Dave Willis
YennyIndra TANGKI AIR & PIPA PVC MPOIN PLUS & PIPAKU PRODUK TERBAIK PEDULI KESEHATAN
Pernikahan Christian & Ivana: Melepas Rajawaliku Terbang Tinggi…
“Bu Yenny, koq sudah 2 hari tidak ada Seruput Kopi Cantik?,” tanya beberapa sahabat pembaca yang setia dari berbagai kota dan Pulau bahkan luar negeri. Ternyata banyak sekali teman-teman setia Seruput Kopi Cantik. 🙂
Kami baru saja menikahkan putra kami, Christian Purnomo, dengan Ivana Setiawan, putri dari Bpk. Iwan Setiawan dan Ibu Soesana Darmo Soesetio. Beliau pemilik TB “Adi Putro”, Tulungagung. Artikel ini sekaligus menjadi pemberitahuan dan sarana untuk berbagi kebahagiaan kami. Sejujurnya artikel ini saya tulis sebelum acara berlangsung. Perenungan seorang ibu yang hendak melepas putranya. Artikel baru belum sempat ditulis. Semua sibuk, foto-foto masih di photograhernya. Artikel ini sebagai sarana berbagi kebahagiaan. Terimakasih untuk doa restunya ya….
Puji Tuhan semua berjalan lancar, sederhana, karena betul-betul hanya dihadiri oleh keluarga inti, plus William dan Steven, matchmaker yang mempertemukan Christian dan Ivana. Diadakan di rumah sendiri pula, jadi super santai…. Pernikahan ala pandemi… Yang terpenting sudah diberkati dihadapkan Tuhan, oleh Ps. Bobby Setiawan dari IFGF Surabaya.
Pernikahan adalah awal perjalanan panjang yang akan mereka lalui berdua. Biarlah mereka menjalaninya dengan menjadikan Allah sebagai pemersatu, yang utama dan terutama dalam kehidupan mereka. Saat Tuhan dijadikan pusat kehidupan, maka aspek-aspek lainnya, akan berada di tempat yang seharusnya.
“Yenny, hadiah paling berharga apakah yang Yenny berikan untuk Christian? Kan anak laki-laki pertama,” tanya seorang teman.
“Doa berkat yang tersusun dari Perkataan Allah, itulah yang paling berharga. Firman Tuhan itu Roh, Hidup & Berkuasa. Mampu mencipta dari yang tidak ada menjadi ada. Kalau alam semesta saja diciptakan Allah dengan Firman-Nya, apalagi yang lebih berharga melebihi pernikahan yang dibangun diatas fondasi Allah dan Firman-Nya?”
Teringat jaman saya dulu, menikah tanpa tahu tujuan pernikahan. Kalau ditanya, “Mengapa menikah?” “Ya karena sudah waktunya menikah.”
“Mengapa punya anak?” “lha… Wajarnya ya begitu…” Gak ada fondasi blas…
Dulunya saya ‘atheis’, sana sini iya… Kanan kiri oke saja.. Setelah menikah baru mengenal Tuhan. Sejak itu saya paham, ternyata menikah ada tujuannya dan ada caranya membangun rumah tangga. Sebelumnya hanya meniru apa yang dilakukan orangtua, om-tante, tetangga, pasangan yang kelihatan baik dan seterusnya. Mulailah belajar dari bermacam-macam buku, seminar dsb.
Nyanyian Raja Salomo (Sulaiman) tentang rumah tangga menarik sekali. Beliau raja yang paling kaya dan paling bijak, yang pernah ada di dunia ini. Dengerin nyanyiannya yuk…
Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.
Hanya Tuhan yang bisa membangun rumah tangga bahagia, menyediakan berkat berlimpah dan menjadikan anak-anak yang berkualitas. Wow…
Pembelajaran lain ketika belajar juga dari Zig Ziglar.
» I have no way of knowing whether or not you married the wrong person. But I do know that if you treat the wrong person like the right person, you could well end up having married the right person after all. It is far more important to BE the right kind of person than it is to marry the right person.
Saya tidak tahu apakah Anda menikah dengan orang yang salah atau tidak. Tapi saya tahu bahwa jika Anda memperlakukan orang yang salah seperti orang yang tepat, Anda bisa saja akhirnya menikah dengan orang yang tepat. Jauh lebih penting untuk MENJADI orang yang tepat daripada menikah dengan orang yang tepat.
» Many marriages would be better if the husband and the wife clearly understood that they are on the same side.
Banyak pernikahan akan lebih baik jika suami dan istri memahami dengan jelas bahwa mereka berada di pihak yang sama.
» Make your marriage YOUR OWN. Don’t look at other marriages and wish you had something else. WORK to shape your marriage so that it is satisfying for both of you.
Jadikan pernikahan Ala ANDA sesuai keinginan Anda berdua. Jangan membandingkan dengan pernikahan-pernikahan lainnya dan berharap Anda memiliki sesuatu yang berbeda. BANGUNLAH pernikahan Anda sehingga memuaskan bagi Anda berdua.
Tidak ada kebahagiaan dan kesuksesan dalam rumah tangga, yang terjadi secara kebetulan. Semua itu diciptakan, diusahakan dan didoakan.
“Belajar tidak membuat pernikahan kita lebih baik daripada pasangan lainnya, tetapi belajar membuat pernikahan kita lebih baik daripada sebelumnya,” nasehat Coach Kaki
Pernikahan itu pembelajaran seumur hidup hingga maut memisahkan keduanya. Setelah itu barulah bisa dinilai, sukseskah pernikahannya? Selama seseorang masih hidup, penyesuaian diri wajib terus dilakukan satu dengan yang lain. Manusia terus berubah, entah ke arah yang baik atau sebaliknya.
“Kita melahirkan anak untuk dilepaskan…,” kata Ci Linda Rahardjo.
Hari ini, kami melepaskan ‘rajawali’ kami terbang tinggi melintasi badai, menembus langit, dan mencapai ketinggian maksimal yang bisa dicapainya, meraih cita-citanya. Doa kami senantiasa menyertai mereka. Mengenal Tuhan adalah warisan terbaik yang bisa diberikan oleh orangtua. Di sanalah pusat kepuasan, tujuan hidup, dan alasan mengapa kita ada di dunia ini.
Pengalaman dan kehidupan saya pribadi telah membuktikan, hidup itu tidak mudah. Tetapi saat saya menjalani bersama-Nya, langkah demi langkah, maka damai sejahtera yang melebihi segala akal, menguasai seluruh hati ini.
Saya selalu mengingatkan anak-anak, “Jika ingin melihat kebaikan Tuhan, lihatlah hidup kita. Papa mama memulai semuanya dari Nol. Kesetiaan Tuhan sungguh terbukti. Pertolongan demi pertolongan, mujizat demi mujizat, bahkan nyaris mati terjebak di padang Western Australia pun, Tuhan kirim ‘malaikat’ – Nya. Ketika semua jalan tertutup, jalan ke atas senantiasa terbuka. Ingat itu! Inilah warisan terbesar dan paling berharga. Papa mama berharap, kalian mewariskan pengenalan akan Allah sebagai warisan terbaik pula bagi anak cucumu kelak.”
Ingin jadi Insinyur, Dokter, Pengacara dll ada sekolahnya. Mau yang umum atau spesialis. S1, S2 atau S3 lengkap. Tetapi tidak ada Universitas Kehidupan, yang memberi gelar bachelor, master atau doctor tentang menjadi suami/istri atau orangtua.
Jadilah kami juga berusaha menjadi orangtua yang baik, menyiapkan yang the best yang kami tahu dan mampu, untuk masa depan anak-anak, berdasarkan insting saja. Tentu tidak sempurna. Trial and error…. Berusaha memperbaiki diri di sepanjang jalan kehidupan. 4 anak, 4 karakter yang berbeda, 4 tantangan yang harus dihadapi. Tidak ada rumus bakunya. Kadang terbentur, tidak tahu apa yang harus dilakukan? Berlutut di hadapan-Nya satu-satunya solusi yang bisa saya lakukan.
Rumput di halaman tetangga, konon kelihatan lebih hijau daripada rumput di halaman sendiri. Demikian juga kerap terlihat, orangtua orang lain kelihatan lebih dahsyat daripada orangtua sendiri.
Sama juga dengan pengalaman saya pribadi, sekian puluh tahun lalu saya tidak memahami alasan papa mama saya mengambil keputusan tertentu. Hingga ketika saya sudah menjadi orangtua dan anak-anak sudah dewasa, oh… Ternyata betul ya… Paham sekarang.
Maafkan kalau kami tidak bisa menjadi orangtua sesuai harapan anak-anak. Andrew Womack menegaskan, tidak ada orangtua sempurna di dunia ini. Semoga… 🙂 Sehingga memang wajar kalau hanya bisa berusaha melakukan yang terbaik, sesuai perkembangan pemahaman dan pewahyuan kami. Untunglah Tuhan berjanji, akan turut bekerja dalam segala perkara, untuk mendatangkan kebaikan bagi orang-orang yang mengasihi Dia, yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya. Pasrah sama Tuhan.
Wow… Jadi melankolis bangeettt…. Wkwkwk… Seperti orang sedang melihat nilai rapornya.
Hari ini kami melepas rajawali kami… Mata ini memandang jauuuuh… ke langit. Diantara awan-awan yang berarak-arak mereka terbang… Mengukir dan mencipta kehidupan yang baru. Menggenapi tujuan hidup yang direncanakan Tuhan… Selamat berjuang Christian & Ivana… Dan menang, karena tangan Tuhan menopangmu.
“Terimakasih Tuhan… Hatiku damai karena Engkau sudah berjanji, Engkau tidak akan pernah meninggalkan atau membiarkan mereka. Rancangan-Mu adalah rancangan damai sejahtera, dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepada Christian & Ivana, hari depan yang penuh harapan…. Amin.”
You have to know that your prayers are making a difference! When you pray you set miracles in motion. All of Heaven begins to move on your behalf! It’s on the way… -Lisa Osteen.
Anda harus tahu bahwa doamu membuat perbedaan! Ketika Anda berdoa, Anda membuat mujizat bergerak. Seluruh Surga mulai bekerja atas nama Anda! Jawaban doa sedang dalam perjalanan… -Lisa Osteen.
YennyIndra TANGKI AIR & PIPA PVC MPOIN PLUS & PIPAKU PRODUK TERBAIK PEDULI KESEHATAN
“Apakah Anda Percaya Yesus Mati Untuk Semua Orang?”
“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” Roma 10:13 (TB).
Sulit dipercaya ternyata banyak orang Kristen yang tidak mempercayai ayat di atas. Karena kesalahpahaman terhadap beberapa ayat kitab suci, yang sesungguhnya tidak ada hubungannya dengan keselamatan maupun pengalaman lahir baru, ada orang yang percaya bahwa Tuhan telah menetapkan takdir kehidupan setiap orang (paham Predestinasi).
Mereka percaya, manusia tidak memiliki pilihan mau pun tanggung jawab sehubungan dengan takdir kekekalan mereka. Oleh karenanya, mereka harus memilih untuk salah memahami ayat diatas dan membuatnya terbaca, “barangsiapa telah ditentukan sebelumnya untuk selamat, ia akan memanggil nama Tuhan dan diselamatkan.”
Jelaslah, jika semua orang sudah ditakdirkan, mereka tidak ada hubungannya lagi dengan takdir kekal mereka sehingga tidak menjadi masalah, apa yang mereka percayai mau pun bagaimana cara hidup mereka. Memberitakan Injil menjadi tidak relevan, seperti halnya doa, iman, perilaku, dosa, dll. Tidak ada lagi yang dapat dilakukan manusia, yang dapat membatalkan apa yang telah ditentukan Allah. Manusia hanyalah menerima surga atau neraka berdasarkan keputusan Tuhan tentang kekekalan, di dunia yang telah ditakdirkan sebelumnya (Predestinasi).
Bagaimana kita bisa memahami ayat-ayat berikut jika posisi Predestinasi itu benar?
“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” 2 Petrus 3:9 (TB).
Ayat ini benar atau tidak? Ajaran Predestinasi mengharuskan percaya bahwa Tuhan tidak saja ingin banyak orang binasa, bahkan Dia telah memilih siapa yang akan binasa.
“Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.” 1 Timotius 2:3-4 (TB).
Sekali lagi, pengajaran Predestinasi percaya bahwa Tuhan hanya ingin beberapa orang saja yang diselamatkan, bahkan Dia telah menentukan, mereka itu siapa saja. Dalam ayat di atas jelas tertulis, Tuhan menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Sedangkan dalam dunia Predestinasi, pengetahuan maupun iman, tidak diperlukan.
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.” Yohanes 3:16-18 (TB).
Ajaran Predestinasi jelas mengajarkan, Tuhan telah memilih untuk menghukum jutaan orang tanpa memandang iman mereka. Jutaan (miliaran?) orang yang bernasib sial. Memercayai Injil menjadi tidak relevan.
“Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?” Roma 2:4 (TB).
Bagaimana mungkin Tuhan dianggap baik jika Dia telah memilih sebegitu banyak umat manusia supaya dibuang ke dalam lautan api? Apakah ada bedanya jika manusia bertobat? Mereka diselamatkan atau tidak. Di dunia Predestinasi, pertobatan menjadi tidak relevan.
Ada ratusan ayat yang berbicara tentang kemampuan manusia untuk memilih serta menanggapi kasih Tuhan. Cara Tuhan berurusan dengan Israel, bagaimana Dia memilih untuk mengaruniakan anugerah bagi seluruh dunia dijelaskan dalam Roma 9, 10 dan 11. Kita harus memahami tujuan dari pilihan Tuhan atas Israel dan tidak salah memahami tujuan dari pilihan itu.
“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” Roma 10:13 (TB).
Barangsiapa itu mengacu pada seluruh umat manusia.
“Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.” Roma 11:32 (TB).
Belas kasihan untuk semua orang, serta keselamatan melalui iman dan kasih karunia-Nya adalah Injil yang benar.
[Repost : “Do You Believe Jesus Died For All?”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].
YennyIndra TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC MPOIN PLUS & PIPAKU PRODUK TERBAIK PEDULI KESEHATAN
Kunci Sukses Yang Kerap Dilupakan Orang: Pelajaran Dari Serama Hitam.
Di rumah kami sekarang banyak peliharaan baru. Awalnya hanya ada Beo, hadiah dari P. Henry McGyver dan Rosita. Masih ingat? “Beo yang salah pergaulan”, kata P. Henry, “bunyinya ayam berkokok.” 🙂
Lalu kirey, poodle kesayangan P. Indra. Sekarang Elisa punya Momo, monyet mini sebesar genggaman tangan. Michelle punya Mimi, kelinci Holland Loop yang berwarna putih.
Ada lagi Ayam Serama, konon keturunan ayam kate dan merpati. Bentuknya seperti ayam, ekornya tegak dan bisa terbang meski tidak terlalu tinggi. Tidurnya sambil hinggap di pohon. Kadang di pohon sawo atau kelengkeng merah.
Awalnya P. Indra membeli sepasang ayam serama putih. Kokoknya merdu, suaranya jernih. Beberapa hari kemudian, datang lagi sepasang serama hitam. Kata P. Indra, yang hitam tidak sebagus yang putih karena itu dijual lebih murah.
Elisa dan Michelle tertawa terbahak-bahak, saat mendengar serama hitam berkokok pertama kalinya. Suaranya serak-serak bahkan awalnya seperti suara terjepit pintu sambil dia bergerak agak mundur dan mundur. Rupanya si hitam harus mengerahkan tenaga sekuatnya agar dapat berkokok.
Ramai sekali di kebun kami… Momo monyet sengaja tidak diberi banyak makanan, supaya mau dipegang. Jika lapar, dipanggil langsung mendekat dan diberi jeruk. Makin lama, Momo makin cerdik. Dimakannya pisang milik Si Beo. Lapar lagi… Puur Si Ayam juga dihabiskan. O ya… Pur Beo juga jadi sasaran Momo. Hahahaha…. Monyet koq dilawan… Makin besar, Momo sudah bisa mengupas pisang sendiri.
Dan kebiasaan Momo, kalau banyak makanan, semua dimakan dulu sebagian, lalu dibuang. Setelah habis, mulai sisa-sisa makanan tadi, dipilih lagi, yang mana yang mau dihabiskan.
Makin besar, makin jahil Si Momo. Kirey dijawil kepalanya, lalu lari naik ke pohon. Kirey sebal… Tapi gak bisa apa-apa. Hanya bisa menanti di bawah pohon. Lucunya…..
Sekarang Momo dipindah ke kantor Elisa. Taman hancur dirusak Momo. Tanaman hias digelayuti hingga patah. Bunga dipetik, demikian juga pucuk daun kadang dimakan. Buah kelengkeng merah masih kecil-kecil sudah dipetik, dibuang… Dasar iseng!
P. Indra punya kesibukan baru. Memberi makan jangkrik pada warga baru di rumah kami. Kalau James Bond dikelilingi gadis-gadis cantik, P. Indra dikelilingi ayam-ayam, monyet dan beo… 🙂 Ayam serama betina sangat manja, bergantian minta dielus-elus P. Indra. Lucunya … 🙂
“Ayam Serama Jantan ini unik. Kalau diberi jangkrik, hanya di cucuk-cucuk sampai mati. Lalu memanggil ayam betina, yang makan ayam yang betina. Tak kasi lagi sampai 10 kali, semua dikasi ke ayam betina,” P. Indra bercerita.
“Yang putih atau yang hitam?”
“Dua-duanya begitu.”
Wow…. Ternyata ciri khas Ayam Serama, dia begitu mengasihi istrinya. Nach kalau ada suami-suami yang gak sayang istri, mesti belajar tuh sama Si Ayam… 🙂
Serama Hitam tidak secantik Serama Putih, suaranya juga tidak semerdu si Putih.
“Ayam hitamnya tak suru jual saja ya? Suaranya kurang bagus,” ujar P. Indra.
“Lho … Jangan! Aku suka yang hitam. Rajin berkokok dan lucunya, kalau yang putih, berkokok di dekat pohon kelengkeng merah. Yang hitam berbeda. Dia berdiri di tengah lapangan, persis di depan jendela tempatku belajar dan berkokok dengan Pede dan penuh semangat memamerkan kemampuannya. Aku sukaaa banget….”
Si Hitam sadar suaranya tidak semerdu Di Putih, karenanya dia dengan cerdik ‘menjual’ dirinya dengan ‘berjalan extra miles’ rajin berkokok serta memanerkannya di depan jendela. Mengambil hati dan membuat saya jatuh cinta.
Si Hitam tidak sibuk mengasihani dirinya, bermental sebagai korban (victim) lalu menyembunyikan diri. Sebaliknya, dia memanfaatkan apa yang dimilikinya, – meski tidak sebagus milik orang lain -, dengan sebaik-baiknya sehingga membuat saya jatuh cinta dan justru menganggap kekurangannya menjadi sesuatu yang istimewa.
Bagi saya, suaranya yang serak-serak basah seperti suara penyanyi lagu jazz.
P. Indra baru menyadari, ekor Si Hitam tegak dan dekat sekali dengan kepalanya. Konon itu Ayam Serama yang bagus.
Nach, kalau Ayam Serama Hitam saja tahu cara maksimalkan potensinya dan tidak berkubang dalam kekurangannya, bagaimana dengan kita? Tuhan tidak pernah salah menciptakan setiap kita…. Limited edition, unik, satu-satunya di dunia ini. Kekurangan atau kelebihan, itu tergantung cara kita menyikapinya.
*“Concentrate all your thoughts upon the work at hand. The sun’s rays do not burn until brought to a focus.” – Alexander Graham Bell*
*“Konsentrasikan semua pikiran Anda pada pekerjaan yang ada. Sinar matahari tidak akan membakarnya hingga pada titik fokus.” – Alexander Graham Bell
YennyIndra TANGKI AIR & PIPA PVC MPOIN PLUS & PIPAKU PRODUK TERBAIK PEDULI KESEHATAN