Articles

Apakah Anda Percaya Yesus Mati Untuk Semua Orang?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Apakah Anda Percaya Yesus Mati Untuk Semua Orang?”

“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.”
Roma 10:13 (TB).

Sulit dipercaya ternyata banyak orang Kristen yang tidak mempercayai ayat di atas. Karena kesalahpahaman terhadap beberapa ayat kitab suci, yang sesungguhnya tidak ada hubungannya dengan keselamatan maupun pengalaman lahir baru, ada orang yang percaya bahwa Tuhan telah menetapkan takdir kehidupan setiap orang (paham Predestinasi).

Mereka percaya, manusia tidak memiliki pilihan mau pun tanggung jawab sehubungan dengan takdir kekekalan mereka. Oleh karenanya, mereka harus memilih untuk salah memahami ayat diatas dan membuatnya terbaca, “barangsiapa telah ditentukan sebelumnya untuk selamat, ia akan memanggil nama Tuhan dan diselamatkan.”

Jelaslah, jika semua orang sudah ditakdirkan, mereka tidak ada hubungannya lagi dengan takdir kekal mereka sehingga tidak menjadi masalah, apa yang mereka percayai mau pun bagaimana cara hidup mereka.
Memberitakan Injil menjadi tidak relevan, seperti halnya doa, iman, perilaku, dosa, dll. Tidak ada lagi yang dapat dilakukan manusia, yang dapat membatalkan apa yang telah ditentukan Allah. Manusia hanyalah menerima surga atau neraka berdasarkan keputusan Tuhan tentang kekekalan, di dunia yang telah ditakdirkan sebelumnya (Predestinasi).

Bagaimana kita bisa memahami ayat-ayat berikut jika posisi Predestinasi itu benar?

“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”
2 Petrus 3:9 (TB).

Ayat ini benar atau tidak?
Ajaran Predestinasi mengharuskan percaya bahwa Tuhan tidak saja ingin banyak orang binasa, bahkan Dia telah memilih siapa yang akan binasa.

“Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.”
1 Timotius 2:3-4 (TB).

Sekali lagi, pengajaran Predestinasi percaya bahwa Tuhan hanya ingin beberapa orang saja yang diselamatkan, bahkan Dia telah menentukan, mereka itu siapa saja.
Dalam ayat di atas jelas tertulis, Tuhan menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Sedangkan dalam dunia Predestinasi, pengetahuan maupun iman, tidak diperlukan.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.”
Yohanes 3:16-18 (TB).

Ajaran Predestinasi jelas mengajarkan, Tuhan telah memilih untuk menghukum jutaan orang tanpa memandang iman mereka. Jutaan (miliaran?) orang yang bernasib sial. Memercayai Injil menjadi tidak relevan.

“Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?”
Roma 2:4 (TB).

Bagaimana mungkin Tuhan dianggap baik jika Dia telah memilih sebegitu banyak umat manusia supaya dibuang ke dalam lautan api?
Apakah ada bedanya jika manusia bertobat?
Mereka diselamatkan atau tidak. Di dunia Predestinasi, pertobatan menjadi tidak relevan.

Ada ratusan ayat yang berbicara tentang kemampuan manusia untuk memilih serta menanggapi kasih Tuhan.
Cara Tuhan berurusan dengan Israel, bagaimana Dia memilih untuk mengaruniakan anugerah bagi seluruh dunia dijelaskan dalam Roma 9, 10 dan 11. Kita harus memahami tujuan dari pilihan Tuhan atas Israel dan tidak salah memahami tujuan dari pilihan itu.

“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.”
Roma 10:13 (TB).

Barangsiapa itu mengacu pada seluruh umat manusia.

“Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.”
Roma 11:32 (TB).

Belas kasihan untuk semua orang, serta keselamatan melalui iman dan kasih karunia-Nya adalah Injil yang benar.

[Repost : “Do You Believe Jesus Died For All?”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Doa Tidak Terjawab????
Tuhan Mengirimkan ‘Malaikat’-Nya Bak MacGyver. Mau Dengar? Ini Kisahnya!
“Penyakit adalah Musuh.”