Category : Articles

Articles

Arti KAYA Dalam Perspektif Hakiki.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Arti KAYA Dalam Perspektif Hakiki.

Sekian tahun lalu saya mendengar kisah dari Ps. Jose Carol JPCC. Suatu pagi Ps. Jose bersama dengan keluarga pamannya, pergi ke Starbuck. Anak, menantu dan keluarganya ramai-ramai memesan kopi. Tetapi sang paman tidak.
Tentu Ps. Jose heran, lalu menanyakan hal itu.

“Saya gak bisa minum kopi seharga 40 ribu. Saya biasa minum kopi yang harga 5 ribu,” sang paman menjelaskan.

“Tetapi mereka semua memesan kopi 40 ribuan?”

“Ya, karena mereka semua punya bapak yang kaya. Bapak saya miskin. Saya dididik hemat. Kopi 5 ribu cukup bagi saya.”

DIEEEENK…


Cerita serupa di post oleh sahabat saya, P. Hadi Pandunata.

Seorang pengusaha menginap di hotel miliknya.
Inilah dialog dengan receptionist,
“Toni, tolong disiapkan satu kamar ya…”
“Siap Boss, segera kami siapkan kamar terbaik & termahal, kamar yang biasa dipakai anak Bapak kalau menginap di sini”.

Pengusaha ini menjawab,
Standard Room saja cukup, saya ini anak orang miskin. Kalau anak saya kan anak orang kaya.”

Sekali lagi Seorang kaya adalah seorang yang BISA BERHITUNG dan BERSIKAP REALISTIS. Dia sanggup berkata “CUKUP,” dan tidak suka menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak berguna.

Salah seorang terkaya di dunia yang bernama Warren buffet, walau ia adalah orang terkaya dengan hartanya yang begitu melimpah, ia bisa saja hidup semewah mungkin di mana saja yang ia maui. Namun ia memilih hidup sederhana di rumah yang dibelinya empat dekade lalu di Omaha.

Pesan Warren Buffett yang keren:
If you buy things you do not need, soon you will have to sell things you need – Warren Buffett.

Jika Anda membeli barang yang tidak Anda butuhkan, Anda akan terpaksa menjual barang yang Anda butuhkan – Warren Buffett.

Never Invest in a business you cannot understand – Warren Buffet.

Jangan Pernah Berinvestasi dalam bisnis yang tidak dapat Anda pahami – Warren Buffet.

Peringatan bagi yang suka membeli barang-barang atau bisnis demi gengsi, – barang yang sesungguhnya gak butuh, atau bisnis yang tidak dikuasainya -, pada akhirnya terpaksa melego aset yang masih dibutuhkan atau bisnis lain yang masih menguntungkannya.

Di usia senjanya saat ini ia menyumbangkan sebagian kekayaannya.Total sumbangannya saat itu mencapai US$ 31 miliar, sekitar 400 triliun rupiah. Tak mengherankan jika amal itu tercatat sebagai donasi terbesar dalam sejarah Amerika. Uniknya, sebagian derma itu diserahkan ke Bill and Melinda Gates Foundation, salah satu orang terkaya di dunia lainnya.

Ada kata bijak mengatakan, apabila engkau kaya, janganlah merasa kaya, tapi kayalah dalam merasa, dalam berempati & bersimpati; bukan hanya kaya harta tetapi kaya dengan kebaikan. Demikian tertulis dalam artikel itu.


Berbicara tentang Warren Buffett selalu menarik. Meski kaya raya, dia tidak mewariskan kekayaannya kepada keturunannya.
Mereka semua dibiayai untuk sekolah ke mana pun, sampai berapa pun biayanya, tetapi setelah itu, mereka harus mandiri.

Saya pernah menonton wawancara dengan salah satu putra Buffett, yang berkata,
“Sungguh tidak adil, jika saya harus hidup tanpa usaha, menikmati kekayaan ayah saya, hanya karena saya lahir sebagai anak Warren Buffett.”

Ayah yang hebat, menghasilkan anak yang hebat pula. Tidak mau mengambil keuntungan hanya karena hak kelahirannya.
Warren Buffett berjanji, suatu hari kekayaannya akan dikembalikan kepada masyarakat.
Cara pandang yang tidak lazim bagi orang Indonesia.
Budaya timur, klo bisa, kekayaan ditumpuk, hingga cukup untuk tujuh turunan.


Dalam pengertian rohani, ketika segala sesuatu fokusnya diri kita, itulah definisi sombong.
Raja Salomo berujuar, orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri, itu seperti lintah.
“Untukku dan untukku…” Gak ada puasnya.

Yang jadi fokusnya: “Apa kata orang?” Sibuk membangun image di depan orang lain. Jaman internet dan sosial media itu wadahnya.
Kita kerap terpesona melihat tampilan-tampilan di sosmed yang wow…..
Hingga P. Wepe, Wahyu Pramudya, founder portal terkenal Ribut Rukun, mengingatkan, jangan cuma fokus dengan tampilanmu di sosmed tetapi benahi juga kehidupanmu di belakang layar.

Apalagi lihat yang Flexing, anak-anak muda 20 – 40 tahunan, rumah, mobil dan liburannya…. Ajubilah… Bak di film-film Hollywood. Tidak sedikit, yang berapa lama kemudian terseret kasus money game.

“Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan,” demikian wejangan Raja Salomo yang terkenal juga sebagai Raja Sulaiman. Raja terkaya & paling bijak di seantero dunia.

Jika ingin menikmati kehidupan, kehormatan dan kekayaan yang sejati, rahasianya justru rendah hati.
Apa arti rendah hati?
Orang yang hidupnya berpusat pada Tuhan.

Diberkati menjadi berkat bagi orang lain.

Saya koq tetap yakin, tidak ada kebahagiaan sejati di luar Tuhan. Dan nilai-nilai kebenaran Tuhan adalah nilai-nilai kebenaran yang sejati. Yang Hakiki, tidak lekang oleh waktu.

Bagaimana pendapat Anda?

If you tell the truth, you don’t have to remember anything.” ? Mark Twain

Jika Anda mengatakan yang sebenarnya, Anda tidak perlu mengingat apa pun.”- Mark Twain

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Seia Sekata – Allah Menyingkapkan Rahasia Yang Tersembunyi.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Seia Sekata – Allah Menyingkapkan Rahasia Yang Tersembunyi.

Belajar agar apa pun yang dikatakan selaras dengan hati kita, ternyata butuh latihan.
Kita dibesarkan dalam lingkungan yang penuh basa-basi… Demi kesopanan, kerap mengatakan apa pun diperhalus, kadang jadi mengubah makna sesungguhnya.

Sudah terbiasa pula, ada teman yang klo berbicara, tersimpan makna tersembunyi. Punya tujuan khusus supaya Bla… Bla… Bla… Sesuai tujuan yang ada dibaliknya.
Sebuah artikel bercerita, Om William Soeryadjaya tidak paham ketika difasilitasi Mbak Tutut untuk bertemu P. Harto. Sehingga berakibat fatal saat terjadi kasus Astra.
Budaya tertentu demikian sehingga harus bisa menangkap makna sesungguhnya.

Ada pula yang memang tricky… Penuh strategi.
Menekan, mengancam secara tersirat… Membujuk, memengaruhi keputusan, intinya, tidak tulus. Tidak murni. Punya misi khusus. Ada udang di balik bakwan.

Semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, semakin ingin mulut dan hati berjalan selaras.
Orang yang murni hatinya akan melihat Allah.
Ini worth it untuk dikejar. Menghasilkan damai sejahtera yang melampaui segala akal. Tak ternilai harganya.
Dan itu sungguh luar biasa.

Belajar sepakat dengan perkataan Tuhan. Targetnya berpikir, merasa, berkata dan bertindak sesuai dengan perkataan Tuhan.
Prakteknya beneran gak gampang. Sudah setengah abad hidup diprogram dengan nilai-nilai dunia, sekarang mesti diganti dengan prinsip-prinsip Allah.
Padahal fakta yang kasat mata masih tetap sama.
Otak saya yang cuma sebesar kacang pun protes, gak masuk akal. Logikanya di mana?

Nach repotnya, prinsip Tuhan klo harus dibuktikan dengan logika, kerap gak nyambung.
Tapi setelah dijalani, dilakukan dengan iman – pasrah bongkokan, istilah Orang Jawa – beneran terbukti.
Nach lho….


Salah satu janji Tuhan, ketika kita menjadikan Allah sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita, maka kita memiliki pikiran Allah. Hikmat-Nya yang tersembunyi sejak dunia belum dijadikan, akan diberitahukan-Nya bagi kita.

Teringat kisah kuno bagaimana Raja Aram marah besar, karena siasat perangnya selalu gagal. Pasti ada pengkhianat di dalam.
Ternyata Nabi Elisa bisa mengetahui rahasia apa pun yang dibicarakan Raja Aram di kamar tidurnya….Nach Elisa ada di pihak lawannya.
Itulah sebabnya, serangannya selalu gagal.
Nach lho… Tak disangka, ketika dekat dengan Allah, bisa mendapatkan rahasia sehebat itu!

Tentunya, dengan mengetahui rahasia yang tersembunyi, tidak hanya serangan lawan yang digagalkan, tetapi kita bisa lebih unggul daripada orang lain bukan?
Bisnis lancar, selangkah lebih maju daripada yang lain, kreatifitas meningkat dan halangan pun bisa dihindari…
Yang rekan lain tidak paham, kita bisa menyelesaikannya…
Wow… Mantap! Senangnya…

P. Dolfi menjabarkan topik ini panjang, lebar, tinggi, dalam dan lengkap. Secara teori paham, tapi kalau belum mengalami kan sekedar pengetahuan di kepala.
Duh mikirnya saja susah… Logika saya gak nyampe. Bagaimana sich caranya Tuhan menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi?

Apa yang bisa saya lakukan?
Semaksimal mungkin mendekat kepada Tuhan, nempel kayak perangko.
Lalu jaga hati tulus…. Itu yang saya bisa. Selebihnya terserah Tuhan.

Masalah demi masalah datang…
Ada sesuatu yang berbeda… Segala sesuatu nampak alami, tetapi entah bagaimana, banyak hal-hal yang terpikirkan pun tidak, Tuhan bukakan satu persatu.
Koq saya ngerti….

Fakta yang tersaji secara kasat mata A. Demikian juga laporan staf di lapangan menguatkan bahwa betul A.
Oooo ternyata sesungguhnya begini,…. kebenaran di balik semuanya ternyata B. Yang sebenarnya terjadi, terbuka dengan gamblang.

Saya tidak sepintar itu, tahu trik dan strategi yang sedang dibangun, tetapi Tuhan Maha-tahu. Tuhan pun membimbing langkah-langkah yang harus kami lakukan.
Kapan harus maju, mundur or hold dulu….
Yang amat sangat berbeda, hati saya tenang.
Ada keyakinan teguh: Tuhan di pihakku, siapa dapat melawan aku? Dan hati mantap, Tuhan yang berperang bagiku.
Saya gak usah repot-repot mikir berat-berat….
Biarkan Tuhan saja yang jadi boss. Pemimpin perangnya.

Orang yang dibutuhkan muncul secara tak terduga. Dari sharing dengannya, terbukti Tuhan sudah menyiapkan solusinya jauh sebelum saya mengalami masalah.

“Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya,” janji-Nya.

Sekarang saya tahu rahasianya. Jika kita memperbaharui pikiran kita dengan firman-Nya, roh kita akan memberitahukan hal-hal tersembunyi, yang sebenarnya yang sedang terjadi.

Meski saya gak peka, ga punya insting khusus, – konon wanita umumnya punya- malangnya, koq saya gak sebegitu pekanya… Tetapi Allah itu betul-betul menemui saya di level iman dan pengertian saya… Dengan cara-Nya yang ajaib namun nampak natural, saya mengerti….
Thank you Lord! Jadi gak salah langkah.

Ada masalah yang bisa cepat diselesaikan, tetapi ada pula yang butuh waktu.
Ya sudah…. Nurut saja.
Yang dahsyat hati tenang, teduh dan bisa tidur nyenyak…

Tidak ada hasil, jika tidak dipraktekkan dan dihidupi.
Itu pelajarannya.
Mau? Mendekat pada Tuhan yuk….
It’s all about God not me…

God has guarded His Word so that only the pure in heart can see its secrets. All other efforts will fail. – Winkie Pratney.

Tuhan menjagai Firman-Nya sehingga hanya orang yang murni hatinya, yang dapat melihat rahasianya. Semua upaya lainnya akan gagal. – Winkie Pratney.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Jangan lupakan: Mendengar/Membaca Firman Tuhan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Jangan lupakan: Mendengar/Membaca Firman Tuhan.

Saat melayani sebagai misionaris dan pendeta di Chili, setelah kebaktian minggu, seorang wanita Katolik yang berkunjung untuk pertama kalinya, mendekati saya. Rupanya dia mendengar tentang pesan iman dan kesembuhan di gereja kami. Dia didiagnosis menderita kanker tulang dan minta didoakan.

Dalam Roh saya merasa, wanita ini tidak benar-benar siap hatinya untuk sepakat dengan saya dalam iman. Oleh karenanya, saya memutuskan memberinya sebuah buku tentang kesembuhan agar dibaca dan direnungkan. Lalu memintanya kembali, setelah selesai membaca buku itu.
Satu dua minggu kemudian, dia benar-benar kembali, dan terlihat perubahan di wajahnya.
Saya bertanya apakah dia sudah membaca buku itu?
“Ya,” jawabnya.
Sekarang dia telah belajar, siap dan percaya untuk menerima kesembuhannya.
Saya berdoa untuknya, dan kami sepakat, kasih karunia Tuhan memenuhi kebutuhannya serta menyembuhkannya.

Beberapa minggu kemudian dia kembali, hampir sambil menari!
Setelah pergi ke dokter, mengikuti pemeriksaan serta tes yang baru, hasilnya dinyatakan tidak ada bukti kanker!
Dia sembuh!
Selain itu, penglihatannya telah kembali ke 20/20!

Wanita ini berada dalam keadaan putus asa, tetapi setelah membaca buku tentang kesembuhan ilahi, dia pun beralih kepada keadaan beriman. Saya tidak bisa mengatakan bahwa iman saya yang menyembuhkannya. Saya hanya secara sederhana menyalurkan kasih Tuhan. Kami bersepakat bersama, setuju bahwa kehendak Tuhanlah untuk menyembuhkannya, dan wanita itu pun disembuhkan.
Tuhan itu baik!

Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka.
Lukas 5:15 TB

Mendengarkan firman Tuhan (termasuk membacanya), seringkali hanya merupakan tindakan sederhana yang diperlukan untuk memulai terjadinya kesembuhan. Saat kita membuka hati dan fokus kepada-Nya, kita berada di tempat yang tepat, untuk mengenal dan menerima karya salib Kristus yang sudah selesai.

Di Salib itulah apa pun yang kita butuhkan, sudah dibayar lunas dan tersedia bagi kita. Tinggal kita menerimanya dengan iman.
Iman timbul karena pendengaran, pendengaran oleh firman Kristus.

This blessed Book brings such life and health and peace, and such an abundance that we should never be poor any more – Smith Wigglesworth.

(Alkitab), Buku yang diberkati, membawa kehidupan, kesehatan dan kedamaian, serta kelimpahan sedemikian rupa sehingga kita tidak akan pernah menjadi miskin lagi. – Smith Wigglesworth.

Sumber: “Forget Not 2” – Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Stevan Berangkat Ke Taiwan Yeaaayyyy….

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Stevan Berangkat Ke Taiwan Yeaaayyyy….

Pada bulan Maret 2022, saya menulis kisah tentang Stevan, putra Hanna, yang hendak sekolah dengan beasiswa ke Taiwan.
Hanna, single mom, dengan 2 anak, dan pekerjaannya menjadi driver online.

“Coach kaki sudah memastikan Stevan berangkat Juli 2022, Ci Yenny. Saya mimpi pun tidak, bisa menyekolahkan anak ke luar negeri…,” ucap Hanna dengan penuh syukur.

Yang ingin baca kisah lengkapnya bisa KLIK:
https://yennyindra.com/2022/03/gak-berani-bermimpi-jangan-takut-mimpilah/

Kisah ini sudah menjadi berkat bagi banyak pembaca Seruput Kopi Cantik. Mereka yang awalnya minder, gak percaya diri, gak berani bermimpi, penuh kerakutan, kemudian menjadi bersemangat, ingin seperti Stevan dan Hanna. Ternyata tidak ada yang mustahil bersama Tuhan.
Wow… Senangnya membaca komentar para pembaca.

“Terimakasih atas kesaksian bu Hana kemarin. Luar biasa bu Yenny ,” komentar Mega dari Samarinda, salah satunya.


Nach diantara berbagai komentar positif, ada yang mengingatkan Hanna,
“Klo belum betul-betul berangkat, jangan cerita ke orang-orang… Nanti jadi sasaran serangan iblis lho! Ya kalau beneran berangkat, klo gak bagaimana?”

Hanna menceritakannya kepada saya. Duh… Terbeban juga hati saya. Gak enak klo terjadi sesuatu, karena saya yang menuliskan kisahnya.

Lalu Tuhan mengingatkan,
” Hanna, bukankah Tuhan ingin kita mendemonstrasikan kebaikan-kebaikan-Nya? Kalau Stevan sudah ke Taiwan, kisahnya sudah gak seru lagi. Justru selama proses sedang berlangsung, orang-orang di sekeliling kita ingin melihat, bagaimana respon kita saat menghadapi tantangan. Apakah kita sama galaunya dengan orang dunia? Atau kita tetap beriman, percaya dan tak tergoyahkan? Justru ini yang harus didemonstrasikan. Dibuktikan…. Betul gak Hanna beriman & percaya?”

“Iya juga ya….”

Dan memang benar, tidak semulus yang diharapkan.
Di Taiwan sendiri sekitar bulan Mei, Covid mulai naik.
Awalnya Covid di Taiwan sangat ditekan, penderita minim sekali. Ketika di Indonesia Covid sudah sangat rendah, justru di Taiwan akhirnya mulai dibiarkan tetapi tetap dipantau dan terkontrol. Infonya demikian. Klo ga begitu, masyarakat tidak kebal-kebal. Jadi vaksin plus banyak yang sudah kena Covid, membuat kekebalan tubuh naik. Prosesnya konon memang mesti begitu.

Masalahnya, tingginya Covid, menentukan berapa lama harus karantina. Dan berbayar pula. Tentunya memberatkan siswa.
Meski pun biaya karantina sebesar 3000 NTD ditanggung pemerintah Taiwan dan sisanya bisa dicicil siswa setelah magang kerja, tetap diatur sedemikian rupa agar biayanya minim. Jadilah keberangkatan pun mundur beberapa kali.
Berbagai perubahan regulasi sempat mengganggu juga.

Belum lagi Stevan baru pertama kali ke luar negeri. Harus bikin paspor plus visa sekolah. Komunikasi dengan sekolah. Menanti surat penerimaan dari sekolah dan berbagai persyaratan lainnya, butuh waktu dan ada kendala kecil-kecil.

Stevan, sebagai anak, kadang merasa kuatir, jadi pergi gak?
Demikian pula Stefi, kakak Stevan sempat bertanya,
“Mi, klo Stevan gak jadi berangkat bagaimana? Kan malu, semua orang sudah tahu?”
Kegalauan yang sangat manusiawi, wajar bisa menghantui semua orang, dalam posisi mereka.
‘Si iblis-musuh kita,’ itu paling jago, meneror dengan menyajikan berita-berita yang membuat kita ragu…. What if?
Bagaimana seandainya…..?
Bukankah hal seperti ini wajar sekali, ketika kita tengah menantikan jawaban doa? Setiap orang pernah mengalaminya.

Namun salut kepada Hanna, yang teguh berprinsip menolak mengucapkan kata-kata negatif mau pun keraguan.
Sebaliknya, memilih terus berdoa dan mendeklarasikan janji-janji-Nya.
Hanna terus menguatkan dan meyakinkan Stevan & Stefi, jika Tuhan sudah memulai, maka dia akan menyelesaikan dengan sempurna, meski situasi yang ada seolah tidak menjanjikan.
Tidak sia-sia Hanna sudah lulus level 1 di Charis.
Caranya meresponi masalah sungguh berbeda.

Keteguhan kita untuk tetap berdiri di atas janji-janji Tuhan, tidak goyah, tidak peduli bagaimana pun situasinya, itulah yang membuat kita menang!
Banyak orang yang putus asa di tengah jalan dan menyerah. Akhirnya menghapus doanya sendiri.

Hanna tidak!
Dan terbukti!
Hari ini tgl 14 Agustus 2022, Stevan berangkat ke Taiwan menapaki lembaran baru kehidupannya.
Wow…. Hati saya ikut terharu, bangga dan bercampur aduk perasaan kami semua.

Hanna juga lanjut sekolah ke level 2, bulan Agustus ini. Rancangan Tuhan itu sempurna, tepat pada waktunya. Stevan berangkat, Hanna akhir Agustus sekolah. Meski kelihatannya di sepanjang perjalanan penuh drama, tapi endingnya semua pas!

“Stevan ke Taiwan bukan liburan tetapi sekolah sambil magang bekerja untuk memperoleh pengalaman sehingga ketika lulus, sudah menguasai baik teori mau pun ketrampilan yang siap pakai. Siapkan mental yang ulet, teguh dan pantang menyerah,” wejangan saya pada Stevan,
“Kesempatan sekolah di luar negeri, jangan kumpul dengan orang Indo saja tetapi membuka diri, berteman dengan teman-teman dari berbagai negara. Agar wawasan kita luas, tidak mudah menghakimi. Paham setiap bangsa punya kebiasaan dan cara pandang yang berbeda. Gunakan setiap kesempatan untuk belajar dan membangun hubungan yang baik. Siapa tahu kelak Stevan bisa berbisnis dengan mereka.”

Hanna berani berkata sekarang:
Karena aku percaya (kepada Tuhan), maka aku berkata-kata (mendeklarasikan janji-janji-Nya), berani bersaksi sebelum terjadi dan sekarang terbukti!

Menjadi demonstrasi kebaikan Tuhan, artinya berani menantang ‘si musuh’, mengumumkan kepada dunia, bahwa Hanna percaya: Tuhan pasti kirim Stevan ke Taiwan.
Tuhan tidak pernah mempermalukan orang-orang yang menaruh harap kepada-Nya.

Bonusnya, pada awal Hanna bercerita Stevan akan sekolah ke Taiwan, keluarganya tidak ada yang percaya. Mana mungkin?
Menjelang berangkat, nenek Stevan bercerita kepada saudara-saudaranya dengan bangga,
“Cucuku mau berangkat sekolah ke Taiwan.”

Mereka pun melihat, bersama Tuhan, Hanna beneran berhasil mengirim Stevan ke Taiwan. Allahnya Hanna luar biasa sekali!
Nama Tuhan pun dipermuliakan!

Btw semalam sempat zoom meeting dengan Stevan dan Kevin, anak MB-Gen yang sudah di Taiwan sebelumnya. Keadaan mereka sangat baik. Sungguh menarik melihat anak-anak muda yang tengah meraih cita-citanya. Sukses!

The goodness of God is infinitely more wonderful than we will ever be able to comprehend – AW Tozer.

Kebaikan Tuhan jauh lebih luar biasa, daripada yang bisa kita pahami – AW Tozer

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Memercayai Firman Tuhan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Memercayai Firman Tuhan.

Matius 2:1 (TB) Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Peristiwa terbesar dalam sejarah, hubungan Tuhan dengan umat manusia sedang berlangsung, namun para pemimpin umat Tuhan tidak mengetahuinya. Orang Majus, orang asing yang tidak familiar dengan perjanjian covenant Tuhan, justru memaha apa yang sedang Tuhan kerjakan, melampaui umat pilihan-Nya sendiri! (Ef. 2:12)

Jawabannya jelas sekali bagi kasus ini, ternyata orang-orang bijak dari Persia ini, jauh lebih selaras, ‘klik’, nyambung serta paham dengan nubuatan kitab suci melampaui orang-orang Yahudi itu sendiri.
Nach lho!

Padahal Daniel dipromosikan menjadi kepala semua orang bijak di Babel, pada jamannya. (Dan. 2:48). Sementara di Babel, Daniel telah lulus melewati ujian masuk gua singa dengan penuh kemenangan dan tidak diragukan lagi mendapatkan reputasi sebagai orang yang paling bijaksana dari semua orang yang ada di pemerintahan Babel. (Dan. 6).

Selama masa inilah, Daniel menulis nubuatan dalam kitab Daniel 9:24-27, yang menunjukkan waktu kelahiran Mesias. Tidak diragukan lagi, kitab Daniel pula yang telah memberikan inspirasi serta petunjuk bagi orang-orang bijak dari Majus ini. Bintang hanya berfungsi sebagai tanda, bahwa peristiwa yang dinubuatkan telah datang dan mengarahkan mereka menuju ke tempat kelahiran Raja segala raja.

Sesungguhnya, orang-orang Yahudi juga memiliki nubuatan yang sama. Namun mereka tidak menunggu dan mengantisipasi kelahiran Sang Mesias.
Firman Tuhan hanya bermanfaat bagi kita, jika kita mempercayainya (Ibr. 4:2).

Jangan sampai kita melakukan kesalahan yang sama. Pastikan kita memadukan kebenaran yang kita ketahui dari Firman Tuhan dengan iman.
Jangan lupa pula, terus berdoa di dalam roh.
Karena Roh Kudus yang akan menimba hikmat dari Allah Bapa, lalu mentransfernya ke dalam pikiran kita, menjadi hikmat yang dapat kita mengerti, untuk diresponi, ditindaklanjuti dengan iman.

Dengan cara demikian, maka firman Tuhan menjadi hidup dan up-to-date, menjawab kebutuhan kita di tahun 2022.
Roh Kudus yang menghidupkan firman Tuhan menjadi rhema, pewahyuan pengetahuan yang aplikatif untuk kita.
Kita menjadi orang yang tepat, di saat yang tepat, di tempat yang tepat, dengan hikmat yang tepat, menjadi jawaban bagi kebutuhan dunia di sekeliling kita.
Hanya Allah yang dapat melakukannya!

Umat-Ku binasa karena kurang (pewahyuan) pengetahuan atau kurang mengenal Allah. Hosea 4:6

Sebaliknya, jika kita dipenuhi pewahyuan pengetahuan akan kebenaran firman Tuhan dan mengenal-Nya dengan baik, maka kita akan hidup dalam kelimpahan-Nya, menjadi bijak, dipenuhi oleh hikmat Allah dan yang terpenting, ‘klik’ dengan kehendak serta rencana-Nya.
Menjalani hidup ini Bersama-Nya, langkah demi langkah.
Sebagai pemenang tentunya.

Mau? Praktik Yuk….

We should not bend God’s word to fit our lives – we must bend our lives to fit God’s Word.

Kita tidak seharusnya membengkokkan firman Tuhan agar sesuai dengan hidup kita – kitalah yang harus membengkokkan hidup kita agar sesuai dengan Firman Tuhan.

“Believe The Word” – Andrew Wommack & ulasan – YennyIndra.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 164 165 166 167 168 314