Category : Articles

Articles

Rumput Di Halaman Tetangga VS Di Halaman Sendiri.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Rumput Di Halaman Tetangga VS Di Halaman Sendiri.

Sesuatu yang kerap tidak kita sadari telah membuat kita menderita, bahkan salah jalan, karena membandingkan rumput di halaman kita dengan rumput di halaman tetangga. Rasanya umum, wajar tetapi itulah sumber penderitaan sejati.

Diterima orang lain adalah kebutuhan dasar manusia. Tidak sedikit remaja yang terlibat narkoba, awalnya hanya karena ingin diterima oleh kelompoknya. Tidak salah Raja Daud mengingatkan, memilih teman dan lingkungan yang baik sangatlah krusial. Kunci mencapai tujuan hidup yang ditetapkan Tuhan serta sukacita dalam hidup ini.

Kita juga suka membandingkan pasangan kita dengan pasangan orang lain. Betul ga?
Suami teman saya, tipe pria rumahan yang baik. Teman saya hobinya memasak dan yang keren, suaminya mau bantuin di dapur.
So sweet….
Dia suami sempurna untuk teman saya.

Sebaliknya, saya ga suka memasak. Tentunya suami seperti itu tidak akan pernah cocok untuk saya. Apa yang saya suka? Travelling! Jadi Tuhan beri P. Indra yang berani sewa mobil, mengendarainya dan menemani saya explore negara yang baru pertama kali kami kunjungi. Jarang yang berani dan Tuhan beri yang pas untuk saya.

Kecenderungan manusia, suka membandingkan kekurangan pasangan kita dengan kelebihan pasangan orang lain.
Tetapi lupa membandingkan kelebihan pasangan kita dengan kekurangan pasangan orang lain!

GUBRRRAAAAK……..

Masalahnya, kita diberi Tuhan pasangan berupa paket: ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Gak ada yang isinya bagus semua. Tidak ada pasangan sempurna, karena kita juga tidak sempurna.

Greg Mohr bercerita, ada seorang wanita yang luar biasa berbakat di bidang hospitality. Ketika diadakan seminar, wanita ini memasak makanan yang sangat enak untuk semua peserta dan mengatur dengan sangat excellent.

Masalahnya, melayani di bidang hospitality tidak dilihat orang. Di belakang layar. Sehingga wanita ini bersiteguh ingin mengajar. Ketika Greg Mohr memberinya kesempatan, ternyata merangkai 3 kalimat secara runut saja tidak bisa…

Teringat Bu Yanske… di TLW kami dapat free lunch. Nach ada Bu Yanske yang masak apa saja enak dari masakan Manado sampai jenis apa saja. P. Parto, suaminya, itu jagoan banget, klo masak sayur… sayurnya segar jadi rasanya beda..
Sssttt…. saya suka minta extra lho… wkwkwk…
Bu Mira sampai cinta mati … kerap dari Surabaya kangen ke TLW, salah satunya kangen masakan Bu Yanske….
Melalui hospitality, Bu Yanske & P. Parto sudah memberkati banyak orang.

Nach apa pun kelebihan kita, talenta yang Tuhan titipkan, kelola dengan sebaik-baiknya.
Gak usah memaksakan diri ingin seperti orang lain. Lebih susah lho… lebih mudah jadi diri kita sendiri, sudah diprogram dari sononya.

Kelak kita harus mempertanggungjawabkan titipan Tuhan ini…saat tiba di surga.
Seberapa banyak kehidupan orang lain menjadi lebih baik karena mengenal kita? Apakah orang lain bisa melihat Tuhan melalui kita?

Konon harta karun terbesar itu di kuburan. Karena begitu banyaknya orang yang saat hidup tidak menggunakan talenta, potensi, kemampuannya dengan tuntas bagi kepentingan sesama. Akibatnya harta karun itu dibawa mati, mubazir di liang kubur.

Di Surga semua ada, gak butuh masakan, tulisan, motivasi atau kasih kita… yang butuh itu di dunia. Agar orang-orang bisa mengenal Tuhan, merasakan kasih-Nya melalui kita, mendapatkan pencerahan, pendidikan, hikmat, keteladanan, panutan melalui kita…Bukankah kita duta Allah di dunia?

Kesukaan saya menulis. Padahal P. Edy Zakheus, guru menulis saya sudah memberitahu, jangan mengharapkan dapat duit dari menulis. Di Indonesia sulit untuk hidup full dari tulisan. Kecuali Anda memang tokoh hebat, yang terkenal. Tapi sebagai pendukung, personal branding itu oke.
Orang yang menulis buku, dianggap expert di bidangnya.

Ya sudah… sejak puluhan tahun lalu, belajar setia menulis… secara materi gak dapat apa-apa, tapi ini kan mandat, titipan Allah… mesti konsisten.

Pertajam diri di bidang talenta kita, lalu amati ke mana Tuhan memimpin.
Bagaimana kalau tidak ada arahan dari Tuhan?
Artinya kita belum cukup matang. Lakukan saja Pekerjaan Rumah (PR) kita dengan tekun dan setia. Itu yang saya lakukan bertahun-tahun.
Ketika tiba waktunya, Tuhan akan membukakan pintu yang harus kita lalui.
Promosi datang dari Tuhan. Tidak perlu memanipulasi, membuat image tertentu agar dianggap orang lain pribadi tertentu, yang sesungguhnya bukan diri kita yang sebenarnya

Yang sungguh tidak terduga, dari menulis, saya mendapatkan sahabat-sahabat yang luar biasa, seperti teman-teman yang sedang membaca artikel ini. Bisa berteman, berdiskusi dan tidak sedikit yang menjadi pelanggan bahkan menjadi agen produk kami: Tangki Air MPOIN & Pipa PVC PIPAKU.

Dahsyatnya lagi, saya bisa berteman dekat dengan banyak orang, yang belum pernah berjumpa sekali pun, melewati kota, pulau, benua bahkan di bagian lain dunia ini.
The power of social media…
Tidak selalu negatif. Tergantung fokus kita dimana. Klo fokusnya Tuhan, orang-orang yang tertarik kepada kita, orang-orang yang cinta Tuhan juga.

Like Attracts Like! Orang akan tertarik dengan pribadi yang sejenis.


Kemali soal rumput….
Kebun kami cantik di samping rumah. Bukan karena saya pastinya…, tapi karena P. Indra yang telaten merawatnya. Rumput pun didesign dan diganti-ganti modelnya. Demikian juga tanamannya, dipotong, dipupuk, diarahkan…
Tidak ada kebun cantik secara kebetulan… semua karena dirawat dan diusahakan.

Dengan cara yang sama, aspek lain kehidupan kita pun demikian. Semua butuh dirawat, diusahakan serta diperhatikan.

Endingnya, tergantung kita sendiri, hendak dijadikan seperti apa, dimanfaatkan seefektif apa, sesuai dengan tujuan kita masing-masing.
Ciptakan yang terbaik, Nikmati & Kagumi rumput di halaman sendiri…
Jadikan rumput yang paling cantik dan subur. Tidak perlu sibuk mengamati rumput tetangga.

Fotonya ada bonus asinan Kezia Home Made… hahaha…
Next time ya ceritanya….
Run your own race!
Ciptakan kehidupan terbaik yang bermanfaat, sehingga bisa kita bawa kepada Allah sebagai persembahan yang harum untuk kemuliaan-Nya…
Setuju?

Start where you are. Distant fields always look greener, but opportunity lies right where you are. Take advantage of every opportunity of service. – Robert Collier.

Mulai di tempat dimana Anda berada. Bidang yang jauh selalu terlihat lebih hijau, tetapi peluang itu ada, tepat di mana Anda berada. Manfaatkan setiap kesempatan untuk mengerjakan sebaik-baiknya -Robert Collier

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Mengapa Kebanyakan Hidup Orang Percaya Tidak Seperti Yang Dijanjikan Tuhan? Ini Rahasianya!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Mengapa Kebanyakan Hidup Orang Percaya Tidak Seperti Yang Dijanjikan Tuhan? Ini Rahasianya!

Pertanyaan ini selama bertahun-tahun menggelayuti pikiran saya:
Mengapa ada jarak antara Alkitab & fakta?

Sampai saya sekolah di Charis, saya mengalaminya: Saya Sembuh Dari Hipertiroid, – Normal, Bebas Obat. Meski dokter bilang: Hipertirod Bisa Dikendalikan Tetapi TIDAK BISA Disembuhkan, karena masalah hormon.

Tapi hari ini saya tahu, mengapa jarak itu terjadi. Simak yuk…

Penebusan Kristus itu 2 sisi mata uang: ada Sisi Legal dan Sisi Pengalaman.

Nach kebanyakan gereja-gereja hanya membahas sisi yang satu, entah yang legal atau pengalaman.
Saat yang dibahas hanya sisi Legal, orang tahu tentang WHAT, apa yang terjadi saat diselamatkan tapi tidak tahu HOW untuk memanifestasikannya,

Kesembuhan misalnya.
Ada ga yang terima mujizat? Banyak tetapi secara kebetulan saja, -kebanyakan tidak tau caranya-, sehingga kesulitan mengajarkan ke orang lain. Sekedar tahu, Tuhan baik.
Malahan dikira orang yang terima mujizat itu rohaninya tinggi, hebat, dipuja lalu diundang ke sana sini untuk bersaksi. Tapi gak bisa mengarahkan bagaimana caranya agar orang lain menerima kesembuhan juga.

Setiap kita bisa memperoleh dan mengalaminya baik kesembuhan, kelimpahan, kuasa dll.
Yang dibutuhkan adalah PERUBAHAN POLA PIKIR!

Saat yang dibahas sisi pengalaman saja, ini berbahaya sekali, ada orang-orang yang tergila-gila mengejar manifestasi, tetapi Tidak Didasari oleh Fondasi pengetahuan Firman yang kokoh. Akibatnya melenceng & sesat.
Mengejar-ngejar nubuatan, minta didoakan orang-orang terkenal, cari dukun ‘kristen’ karena malas belajar. Mau instan!


Nach di Charis kami belajar ke dua sisi itu dengan seimbang.
Grace & Faith.

Grace: semua Anugerah Tuhan SUDAH diberikan kepada kita, sempurna, lengkap dan SUDAH DIBAYAR LUNAS OLEH YESUS DI KAYU SALIB.
Kesehatan Ilahi, Kesembuhan, Kemakmuran, Hikmat, Otoritas & kuasa bahkan Kuasa yang membangkitkan Yesus dari kematian ada di dalam roh kita.
Faith: cara kita MENERIMA semua anugerah itu dengan IMAN.

Itulah sebabnya, meski pun Anugerah Keselamatan itu Gratis, tetapi Tidak Semua orang Selamat. Yang Selamat hanya yang Menerimanya dengan Iman.

Cara menerimanya?
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan ( disebut Lahir Baru). Roma 10:9 TB

Begitu Lahir Baru, posisi kita secara rohani duduk bersama Yesus di sebelah kanan Allah Bapa dalam posisi menang. (Ibr 1:3, 12:2)

Secara Legal, Yesus SUDAH mengerjakan segala sesuatu yang diperlukan untuk mencukupi kebutuhan kita. Dan semuanya Sudah menjadi milik kita.

Pencuri (Iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku (Yesus) datang, supaya kita semua mempunyai HIDUP, dan MEMPUNYAINYA dalam SEGALA KELIMPAHAN. Yohanes 10:10 TB

Prinsipnya mudah: Yang Baik dari Tuhan dan yang jahat dari iblis.

Kita Tidak Lagi Berusaha untuk Diberkati, Sembuh dll tetapi KITA SUDAH DIBERKATI, SEMBUH, SEHAT dsb.

Nach Bagaimana supaya semua kekayaan di alam roh ini termanifestasi dalam kehidupan natural kita?
Sisi Experience, Pengalaman.

That the sharing of your faith may become effective by the acknowledgment of every good thing which is in you in Christ Jesus. – Supaya imanmu menjadi efektif dengan mengakui setiap hal baik yang ada di dalam kamu dalam Kristus Yesus. Philemon 1:6 NKJV

Dengan mengakui jati-diri kita yang baru dalam Kristus, maka kita akan menjadi Pribadi Baru sesuai yang Tuhan kehendaki.
Identitas kita yang sejati di dalam Kristus.
Semakin kita merenungkan firman-Nya, semakin besar pewahyuan kita akan kelimpahan, kesembuhan dll yang sudah kita miliki, maka terjadilah menurut imanmu. ( Roma 12:12)

Sembuh, Sehat, Makmur dll sudah ada di dalam roh kita. Lengkap.
Manusia terdiri dari Roh, Jiwa dan Tubuh.
Saat kekayaan dalam roh akan ditransfer ke alam natural ( Lihat gambar yang ada Kran) harus melewati Jiwa yang berisi Pikiran, Emosi, Kehendak dan Imajinasi.

Seberapa banyak kekayaan, kesembuhan dalam Roh bisa termanifestasi ke Tubuh (Alam Natural), tergantung seberapa SELARAS Jiwa kita dengan Roh ( Allah & Firman).
Semakin selaras, Kran Terbuka Makin Lebar, makin lancar mengalir baik kesehatan, kesembuhan, kelimpahan dll.

Ini Kewajiban Orang Yang Sudah Lahir Baru agar Janji-Janji Allah Tercipta!

JANGANLAH kamu MENJADI SERUPA dengan DUNIA ini, tetapi BERUBAHLAH oleh PEMBAHARUAN BUDIMU, sehingga kamu DAPAT MEMBEDAKAN manakah KEHENDAK ALLAH: apa yang BAIK, yang BERKENAN KEPADA ALLAH dan yang SEMPURNA . Roma 12:2 TB


Kita BUKAN orang sakit yang ingin sehat tetapi orang Sehat yang Menendang Penyakit karena iblis mencoba mencuri kesehatan kita, dengan memberi symptom penyakit. (Yoh 10:10). Jangan mau terima & jangan mau percaya tipuan si iblis. Kita Sudah Sembuh.
Caranya?
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Yakobus 4:7 TB

Nach banyak orang kristen yang Salah Berdoa.
Mereka berdoa, agar Tuhan menyembuhkan dia.
Nach Tuhan gak bisa!
Why?

Ibaratnya Tuhan memberi mobil dan kunci (Otoritas & Kuasa) ke tangan kita, saat kita Lahir Baru.
Maka kita yang bisa mengendarai mobilnya.
Jangan minta Tuhan yang mengendarainya, kan kunci sudah di tangan kita. Tuhan gak pegang kunci sekarang.

Dengan cara yang sama, otoritas dan kuasa sudah diberikan Tuhan kepada kita (setiap orang yang sudah lahir baru dan percaya Tuhan), nach kita yang harus MEMERINTAHKAN penyakit pergi.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal TIDAK BIMBANG HATINYA, tetapi PERCAYA, bahwa apa yang DIKATAKANNYA itu AKAN TERJADI, maka hal itu akan TERJADI BAGINYA. Markus 11:23 TB

Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. Matius 10:8 TB

Siapa yang harus menyembuhkan orang sakit?
Kita, teman-teman…. !

Siapa yang harus membangkitkan orang mati?
Kita, teman-teman…. !

Siapa yang harus mengusir setan?
Kita, teman-teman…. !
Bukan cari pendeta lho…

Yuk… praktik & taat! Semua harus belajar.

Faith receives what Grace has alreasy provided.

Iman menerima apa yang telah disediakan Anugerah.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pilih Jadi Superman & Pemenang. Mau?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Pilih Jadi Superman & Pemenang. Mau?

Pernah menonton film Superman?
Aktor yang memerankan Superman, bernama Clark Kent. Berwajah kalem, culun dan sedikit kuno.
Tetapi ketika berubah menjadi Superman, wow…. Berubah menjadi pria pemberani dan mengorbankan diri untuk membantu orang yang membutuhkan. Pahlawan yang gagah perkasa.
Sungguh menarik dan menyenangkan.
Semua orang ingin menjadi pahlawan dan berbuat baik, menolong orang lain. Diberkati untuk memberkati.

P. Irsan mengingatkan saya, salah satu inti pelajaran guru kami: Wendell Par.
Orang yang percaya Tuhan ibarat Clark Kent yang masuk sebuah bilik telepon, tetapi dalam sekejap keluar sebagai Superman.
Karena sesungguhnya setiap kita hanyalah seperti Kent yang culun, kuno, lugu tetapi ketika kita masuk ‘bilik telepon’ – hadirat Tuhan, saat keluar kita bak Superman.

Jikalau kita tinggal di dalam Tuhan, dan firman Tuhan tinggal di dalam kita, kita menjadi Superman.
Karena kuasa, hikmat, kepandaian, kebijaksanaan Tuhan, mengalir melalui kita.

Sesungguhnya setiap kita hanyalah wadah, yang seharusnya mengalirkan Tuhan, melalui kita.
Sehingga setiap orang yang melihat kita, melihat Allah di dalam kita.
Allahnya yang hebat, bukan kita.
It’s all about God not us.

Baunya koq harum ya jika berada di dekat kita, karena Tuhan itu harum.
Hati koq damai ya jika di dekat kita, karena Tuhan itu Raja Damai.
Bijak sekali ya…. Karena Tuhan itu Sumber Hikmatnya.

Sayangnya, banyak di antara kita yang tidak punya waktu masuk dan diam di dalam bilik telepon.
Untuk membangun hubungan berkualitas dengan Tuhan, menggali firman-Nya, memahami hati serta kehendak-Nya…
Akibatnya, tidak pernah berubah menjadi Superman.
Tetap menjadi Clark Kent.

Tahu tentang menjadi superman.
Tuhan menyembuhkan, kuasa kesembuhan Tuhan ada di dalam roh kita.
Kemakmuran ada di dalam roh kita, karenanya kita punya Cukup: apa saja yang kita butuhkan Tuhan mencukupi, dan masih punya Extra: untuk berbagi dengan sesama, sebagai benih yang ditabur.

Tahu teorinya, tetapi tidak sungguh-sungguh mempercayainya. Jadi sakit sedikit, sibuk cari dokter.
Why?
Karena Iman itu timbul karena pendengaran, pendengaran oleh Firman Tuhan. Tanpa menggali firman, tidak pernah tahu apa yang dimilikinya, apalagi cara menggunakannya. Otoritas dan kuasa Tuhan, sudah diberikan kepada setiap orang percaya.

Ibaratnya Tuhan memberi mobil dan kunci ke tangan kita.
Maka kita yang bisa mengendarai mobilnya.
Jangan minta Tuhan yang mengendarainya, kan kunci sudah di tangan kita. Tuhan gak pegang kunci sekarang.

Dengan cara yang sama, otoritas dan kuasa sudah diberikan Tuhan kepada kita, setiap orang yang sudah lahir baru dan percaya Tuhan, nach kita yang harus MEMERINTAHKAN penyakit pergi.

Makes sense?


If we are not careful to daily drink of the ‘living waters,’ we can easily and slowly become strangers to the Lord and his ways and to our own divine identity and purpose. – Stephen R. Covey

Jika kita tidak berhati-hati untuk meminum ‘air hidup’ – Firman Tuhan setiap hari, kita dapat dengan mudah dan secara perlahan menjadi asing kepada Tuhan dan jalan-jalan-Nya serta identitas dan tujuan ilahi kita sendiri. – Stephen R. Covey

Mudah sekali bagi kita, merasa mengenal Tuhan, berdoa dan bahkan dengan fasih bercerita tentang Tuhan atau menggunakan istilah-istilah rohani, tanpa benar-benar membangun hubungan pribadi dengan Tuhan.
Dari sisi luar, orang lain pun tidak ada yang tahu. Kelihatannya aktif beribadah dan melayani.

Hubungan dengan Tuhan Wajib dan Harus dibangun setiap hari. Fresh from the oven.
Kita tidak dapat hidup dengan urapan, hikmat, serta perkenanan kemarin atau seminggu yang lalu, untuk hidup hari ini.

Tanpa hubungan sejati dengan Tuhan, apa yang kita sampaikan, tidak ada kuasanya. Baik melalui percakapan lisan mau pun tertulis.
Ketika yang kita sampaikan itu sesuatu yang kita hidupi dan jalani bersama Tuhan, ada kuasa Allah yang mengalir dalam setiap kata-katanya.
Perkataan Allah itu roh, hidup dan berkuasa….menjamah hati manusia mau pun mengubah keadaan sekitar.

Semakin dekat, semakin konsisten hubungan kita dengan Tuhan, dengan cara menggali dan menghidupi firman-Nya, maka pewahyuan Tuhan mengalir tanpa halangan …
Komunikasi lancar, kehendak-Nya jelas, kita paham cara yang dikehendaki Tuhan , God’s Way, tentu saja dengan mengalir mengikutinya, apa saja yang kita kerjakan menjadi berhasil.
Makes sense?
Karena selaras dengan Tuhan.
Semakin fokus pandangan kita kepada Allah, maka jalan-jalan-Nya makin jelas sehingga mudah mentaatinya.
Sehingga keinginan hati kita pun sama dengan keinginan hati Tuhan. Sehati dan sepikir….
Identitas kita jelas di dalam Tuhan, tujuan hidup kita juga jelas: duta Allah di dunia, menjadi reachable, dapat dicapai dengan mudah karena bergantung kepada-Nya.
Berjalan bersama-Nya dan setiap langkah merupakan suatu mujizat.

Ternyata dosa dan pikiran duniawi yang menyebabkan kebingungan dalam pikiran banyak orang, endingnya, mereka kesulitan fokus pada Tuhan.
Karena nilai-nilai dunia selalu berubah dan dosa menggoda dengan berbagai pilihan yang nampak memukau pada awalnya, tetapi menympan jerat disebaliknya.
Sedangkan,
Firman Tuhan itu Tetap Sama: Dahulu, Sekarang dan Selama-lamanya! Janji-JanjiNya selalu bisa diandalkan!

Apakah kita tetap Clark Kent atau sudah jadi Superman?
Tergantung pilihan kita sendiri:
Berpegang pada nilai-nilai dunia yang selalu berubah,
Atau Berpegang pada nilai-nilai Kerajaan Allah & Firman-Nya yang Tidak Pernah Berubah?

Pilih Firman saja yuk… dan jadilah pemenang!

Facts CAN’T Change The Truth, but Truth CAN Change The Facts.

Fakta TIDAK BISA Mengubah Kebenaran, tetapi Kebenaran (Firman Tuhan) DAPAT Mengubah Fakta.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Looking at Jesus…, Still looking at Jesus…And keep on looking at Jesus.”

Gospel Truth’s Cakes

Yenny Indra

“Looking at Jesus…, Still looking at Jesus…And keep on looking at Jesus.”

…memandang kepada Yesus, penulis dan penyempurna iman kita (Ibr. 12:2)

Siapa atau apa yang kita cari untuk keteguhan iman kita? Di mana kita mencari kedamaian dan kegembiraan?
Mari pertimbangkan beberapa opsi.

Apakah melihat kepada kepribadian, pendidikan, penampilan, pernikahan, rekening bank, kesehatan, karir, status sosial, gereja, harta, perbuatan baik, pemberian kita? Atau memandang Hukum Taurat? Membandingkan diri dengan Ayub?

Banyak orang, secara sadar atau tidak sadar, memandang hal-hal semacam ini sebagai landasan hidup mereka.
Apa yang kita percayai, menjadi landasan sesungguhnya, di mana tempat iman kita naik atau turun.

Ketika keadaan yang serba tidak pasti, menentukan kedamaian dan kegembiraan kita, maka keadaan telah menjadi “tuan” atau boss kita. Jika keyakinan didasarkan pada pendidikan atau uang Anda, maka pendidikan dan uanglah yang menjadi tuan kita.
Banyak orang yang bergumul dengan iman mereka, karena mereka bergumul dengan tempat di mana mereka mencari jawaban.

Orang yang beragama (termasuk orang Kristen), akan melihat kepada ajaran agamanya. Banyak orang akan melihat Perjanjian Lama untuk pemahaman mereka tentang Tuhan.

Ketika Yesus muncul di gunung bersama Elia dan Musa, Tuhan berbicara dan menetapkan siapa yang harus kita dengar.

“Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
Matius 17:5 TB

Mengapa begitu banyak orang terus melihat perjanjian berdasarkan perilaku dan bukan perjanjian berdasarkan kasih dan anugerah sesuai arahan Tuhan pada ayat diatas?
Keyakinan berdasarkan perilaku tidak akan pernah tumbuh melampaui kesalahan terakhir kita. Mengapa justru mengabaikan Yesus dan karya salib yang telah selesai?

Yang lain memandang Ayub sebagai teladan hidup mereka… menyamakan diri dengan keadaan Ayub. Padahal Ayub hidup jauh sebelum Abraham, artinya pada jaman yang sangat lama, di mana pewahyuan saat itu belum lengkap.
Ayub Tidak Memiliki Perjanjian Covenant seperti Abraham.
Maksudnya? Apa bedanya?
Beda sekali!
Ayub tidak punya priviledge seperti kita yang hidup di Perjanjian Baru.

Di Perjanjian Lama, Roh Kudus datang dan pergi.
Mereka berharap, supaya Tuhan tidak meninggalkan mereka.
“Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
( Mazmur 51: 13)
Itu cocok untuk Daud yang hidup di Perjanjian Lama.

Di Perjanjian Baru, Roh Kudus TINGGAL DI DALAM ROH KITA!

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab IA MENYERTAI KAMU dan akan DIAM DI DALAM KAMU.
Yohanes 14:16?-?17 TB

Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Yohanes 14:26 TB

Mengapa justru mengabaikan Yesus dan karya salib yang telah selesai?
Tuhan Yesus SUDAH MEMBAYAR LUNAS apa pun yang kita butuhkan di KAYU SALIB.
Kesembuhan Ilahi, Kesehatan Ilahi, Hikmat, Kuasa, Otoritas, Masa Depan yang gilang gemilang, bahkan Kuasa Yang Membangkitkan Yesus dari kematian pun ada di dalam roh kita.
Saat ini posisi kita duduk di sebelah kanan Allah Bapa bersama Yesus dalam posisi Menang!

Kita itu Sehat, Makmur, Berkelimpahan, Penuh Hikmat & Kuasa, karena itulah Identitas Kita di Dalam Kristus.
Itu Jati Diri kita In Christ!

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus……….. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan BERHAK MENERIMA JANJI ALLAH. Galatia 3:26?-?29 TB


Jika iman kita naik turun, iman di sini hari ini tetapi besok hilang, itu pertanda Anda mencari sesuatu atau seseorang selain Yesus.
Jika Anda dikuasai oleh depresi, kecemasan, ketakutan, atau kepahitan, Anda tidak memandang kepada Yesus.
Jika Anda memiliki mental korban yang kronis dan suka menyalahkan orang lain atas hidup Anda, itu karena Anda tidak memandang Yesus.
Jika Anda hanya melihat hal negatif dalam setiap situasi dan tidak pernah mengharapkan kasih karunia dan kebaikan Tuhan, Anda tidak memandang Yesus.

Hanya Yesus yang dapat mengaktifkan iman, kedamaian, dan sukacita sejati. Anda akan tahu siapa yang Anda cari dengan check & recheck kesehatan hati Anda.

Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu Tuhan, akan mengharapkan Allah yang menyelamatkan aku; Allahku akan mendengarkan aku!
Mikha 7:7 TB


Mau rahasia sukses? Berjalan Di Atas Air?

Rahasia untuk terus bisa berjalan di atas air dari Rick McFarland, guru Charis:

“Looking at Jesus…
Still looking at Jesus…
And keep on looking at Jesus.”

Pandang Yesus….
Tetap pandang Yesus
Terus menerus pandang Yesus.

Knowing who Jesus is, changes who you are.
Mengenal pribadi Yesus, mengubah kita secara natural… Perubahan tanpa usaha… Menarik bukan?

As He is, so are we in this world.
Sama seperti Yesus, demikian kita ada di dunia ini (1 Yoh 4:17)

Lihat saja apa yang Yesus lakukan semasa di dunia, maka kita pun dapat melakukannya. Bahkan kita bisa melakukan hal-hal yang lebih besar lagi. (Yoh 14:12)

Sadar ga, setiap janji di dalam Alkitab, itu menjadi bagian kita, hanya dengan beriman kepada karya Salib Yesus yang sudah selesai. Kita belajar firman Tuhan untuk mengetahui apa yang sudah menjadi milik kita serta menghidupinya. ( Filemon 1:6)

Cling… Seolah-olah kebenaran ini melompat:
Berarti Kunci Kesuksesan Dalam Hidup:
“PANDANG YESUS SENANTIASA, tidak peduli situasi di sekeling seperti apa? Maka kita akan berjalan di atas ‘air permasalahan’, melewatinya dan tiba di seberang.

Dikatakan pula,
Dan SEKETIKA juga perahu itu SAMPAI ke pantai yang mereka tujui. (Yohanes 6:21 TB)

BOOM! Dalam sekejap, secara supernatural, mereka melewati perjalanan sekitar 3 km di danau dan tiba di seberang. Ketika Yesus ada di perahu kehidupan kita, maka hal-hal supernatural menjadi sesuatu yang normal. Memang wajarnya begitu.

Pertanyaannya:
Kita mau hidup natural atau supernatural?

Kalau melihat situasi, artinya hidup natural.
Sebaliknya, jika terus memandang Yesus, hidup kita supernatural!

Allah hidup dalam alam supernatural, jadi jika kita benar-benar mengikuti-Nya, kita juga akan hidup dalam alam supernatural.
Jika hidup kita tidak supernatural, berarti kita hanya dangkal mengenal-Nya. Tuhan menghendaki kita berjalan bersama-Nya dalam alam supernatural yang tak terbatas.

Iman artinya melihat mujizat bermanifestasi di dalam kita, secara rohani, sebelum kita melihatnya bermanifestasi di alam jasmani.

Siap? Yuuuk…

What you see and what you hear depends a great deal on where you are standing. It also depends on what sort of person you are – C.S. Lewis

Apa yang Anda lihat dan apa yang Anda dengar sangat bergantung pada: di mana Anda berdiri. Itu juga tergantung pada orang seperti apakah Anda? – C.S. Lewis

Sumber: Barry Bennett & Rick McFarland.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

The Loneliness Solution!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

The Loneliness Solution!

Yuliadi post artikel yang sangat bagus. Tulisan dari Ps. Gregory Dickow, dari buku yang berjudul: Solution for loneliness is connection with HIM.
Saya sangat diberkati sehingga minta ijin mengutipnya untuk artikel Seruput Kopi Cantik.

“Selama menjadi gembala berpuluh-puluh tahun, saya telah mengkonseling ribuan orang, ujar Ps. Gregory Dickow.

Masalah yang cukup sering mereka sampaikan kepada saya, mereka merasa lonely  (merasa sendiri) dan kesepian.

Dari semua orang yang konseling, ANEHNYA setengah dari mereka, TELAH menikah, memiliki pasangan bahkan anak, sebagian lagi memang masih lajang atau belum menikah. Anehnya juga rata-rata dari mereka orang-orang yang cukup sukses dan beberapa diantaranya cukup terkenal.

Dari situ saya mengambil kesimpulan, lonely dan kesepian adalah masalah “didalam” kita, bukan masalah “diluar” kita. Ternyata perasaan Lonely alias kesepian tidak tergantung apakah ada orang disamping kita atau tidak. Dan juga tidak tergantung pada apa yang kita miliki.

Sayangnya, mayoritas dari mereka mengira bahwa solusi bagi perasaan lonely atau kesepian, terletak pada orang lain.
Yang sering saya dengar dari mereka adalah :

  • seandainya saja saya telah menikah dan memiliki pasangan.
  • seandainya saja pasangan saya lebih memperhatikan saya.
  • seandainya saja saya memiliki lebih banyak teman
  • seandainya saja saya memiliki seorang yg mengerti saya
  • mungkin saya lebih baik jika saya memiliki hewan peliharaan.

Semua hal ini mungkin dapat membantu kita sampai taraf tertentu dan sementara. Tetapi solusi sejati dan pemanen mengatasi perasaan lonely dan kesepian, bukanlah hal-hal itu. Semua itu ibarat panadol, yang hanya menyembuhkan untuk sementara waktu.

Setiap manusia diciptakan Tuhan dengan sebuah kebutuhan bawaan didalam hatinya, yaitu kebutuhan akan selalu TERKONEKSI dengan-Nya.
Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, kita akan merasa ada yang kurang, akibatnya kita akan merasa lonely dan kesepian.
Jika dibiarkan,perasaan ini akan menjadi perasaan self-pity atau mengasihani diri sendiri.
Orang yg self-pity adalah orang yg merasa : “tidak ada yg mengasihi saya, tidak ada yg perduli pada saya”.

Tidak ada seorang manusia pun yg dapat menggantikan posisi dan kemampuan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita akan perasaan TERKONEKSI ini.

Seandainya mereka mau dan berusaha pun,mereka tidak akan mampu, karena sama seperti anda yang tidak sempurna, mereka pun tidak sempurna. Kita semua memang tidak memiliki kemampuan itu. Dan kita tidak akan pernah bisa memberi sesuatu yang tidak kita miliki.

Saya tidak mengatakan ini untuk membela sikap pasif, malas atau supaya kita tidak berusaha meningkatkan kualitas hubungan kita sebagai suami/isteri/ayah/ibu/saudara/anak/teman. Jika ada yang bisa kita perbaiki, perbaikilah.

Tapi intinya tidak ada seorang manusia pun yang mampu mengasihi manusia lainnya dengan kasih yang sempurna tanpa syarat. Tidak ada seorang pun yang dapat kita ajak bicara setiap detik, kapan saja selama 24 jam. Tidak ada seorang pun yang bisa berada disamping kita senantiasa.
Singkatnya tidak ada seorang pun yg dapat menyembuhkan perasaan lonely alias kesepian kita, kecuali Tuhan.

Jadi bagaimana solusi sejati mengatasi perasaan lonely/kesepian ini?

  • Terimalah Tuhan sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita.
  • BERBICARAlah kepada-Nya SESERING mungkin. RohNya tinggal didalam hati kita.
  • INGAT dan SADARILAH selalu : Dia ADA bersama kita kapan pun dan di mana pun.
  • CURAHKAN isi hati kita APA ADANYA kepada-Nya.
  • RUTINLAH MENYEDIAKAN waktu untuk menyendiri bersama-Nya. Menyediakan quality time dengan-Nya.
  • JADIKAN Dia sahabat sejati kita.

Dan saya baru belajar sesuatu yang baru: Bicarakan dengan Tuhan tentang firman-Nya.
Maksudnya?
Ketika saya bertanya kepada-Nya, arti receive with meekness the engrafted word, which is able to save your souls – terimalah dengan lemah lembut firman yang terukir, yang mampu menyelamatkan jiwamu.

Ternyata ketika merenungkan firman ini, barulah saya mengerti, -the engrafted word, maksudnya firman Tuhan dicangkokkan ke dalam diri saya,- sehingga saya dan Tuhan menjadi satu. Karena Tuhan = Firman.
Dengan cara demikian, jiwa saya ( pikiran, emosi, imajinasi dan kehendak), dapat diselamatkan.
Wow…..
Dengan membicarakan serta merenungkan firman bersama-Nya, ada pewahyuan baru yang dibukakan sehingga menambah keintiman hubungan kita dengan Tuhan.
Semakin dekat kepada-Nya, hidup nampak begitu simple dan jelas. Hitam-Putih. Tidak ada yang abu-abu.

Ternyata yang membuat hidup begitu membingungkan dan dipenuhi kekosongan, karena adanya dosa dan cara pikir duniawi yang serba relatif.


Kembali ke kisah Ps. Gregory Dickow:
Ketika orang-orang yang saya konseling itu, melakukan saran di atas, saya mendapati mereka berkata, sekarang mereka tidak merasa lonely/kesepian lagi, bahkan hubungan dengan pasangan mereka pun menjadi lebih baik.

Sekarang keputusan di tangan kita, terus BERHARAP kepada manusia yang tidak sempurna, sehingga terjebak hidup dalam perasaan lonely dan kesepian, atau mau berharap kepada Tuhan yg TIDAK PERNAH gagal.
Kita hanya berusaha mengatasi gejalanya saja atau benar-benar mengatasi akarnya.
Mau solusi sementara atau permanen. Pilihan ada di tangan kita

Tuhan INGIN memiliki hubungan yang intim dengan kita, MELEBIHI kita menginginkannya.

Wow….
Sungguh rahasia yang tidak diketahui oleh banyak orang.
Ada ruang kosong di hati kita yang tidak bisa diisi oleh apa pun, kecuali oleh Tuhan.

Ada orang- orang yang mengejar kekayaan sedemikian rupa, dengan harapan bisa membeli apa pun yang diinginkannya.
Ada pula yang menikahi banyak wanita, untuk mengusir kesepian hatinya.

Raja Sulaiman/Salomo yang dicatat sebagai orang yang paling bijak, raja paling kaya yang paling pernah hidup di dunia, bahkan istrinya 700 orang dan selirnya 300 orang, pada akhir hidupnya berujar:
“Lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin.”

Mari kembali kepada Tuhan, Sang Pencipta kita semua, agar hidup penuh, utuh dan memuaskan. Hanya di dalam Tuhan ada kehidupan yang sejati.
Setuju?

You will never understand who you are until you understand who God is.- Billy Graham.

Kita tidak akan pernah mengerti siapa diri kita sesungguhnya, hingga kita memahami siapa Tuhan itu. – Billy Graham.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 114 115 116 117 118 314