Category : Articles

Articles

Attitude Is Everything: Sisi Lain Kasih & Berkat Yang Kerap Dilupakan…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Attitude Is Everything: Sisi Lain Kasih & Berkat Yang Kerap Dilupakan…

Sekian tahun lalu, Nicholas, anak saya yang ketiga, kuliah di Singapore setahun, sebelum ke USA. Nach Nicho homestay di rumah Florence. Bobo, mama Flo pintar sekali memasak.
Dan Nicho jadi kesayangan Bobo karena nicho doyan makan. Mungkin karena saya gak bisa masak…. wkwkwk…
Jadilah Nicho bak di ‘surga’….
Boleh makan sepuasnya, masakannya tiap hari sekelas resto.

Teman-teman yang butuh homestay di Singapore, boleh tuh homestay di rumah Flo, mereka memperlakukan anak kita seperti keluarga sendiri dan baaaiiikkk sekali. The best!

Ketika Nicho akan berangkat ke US, Flo mengatakan Nicho anak homestay terbaik yang pernah mereka miliki… . Bangga saya jadi mamanya.
Why?
Selain Nicho memang baik dan sopan, dia bisa menghargai masakan bobo dan menunjukkan apresiasinya dengan tulus.
Ini yang membuat mereka sangat menyayangi Nicho, terutama Bobo, hasil jerih payahnya dihargai dan membahagiakan Nicho. Bobo puas.

Sadar gak dengan kita berterima kasih, bersyukur dan tahu cara menghargai pemberian atau jerih payah orang lain, itu SUDAH MEMBERKATI, tanpa kita harus membalas atau memberi sesuatu?
As simple as that!
Attitude is everything!
Sikap itu segalanya…

*****
“Yen, mau dibawain apa?,” tanya lily sahabat saya. Kami biasa janjian pulang kampung ke Kebumen sama-sama, mengunjungi orangtua kami.
‘Roti coklat Sanitas”
“Sekarang banyak lho roti-roti baru yang jauh lebih enak”
“Biar pun enak, tapi roti itu gak punya nilai sejarah…’

SMA di “Sedes Sapientiae -Semarang”, saya pernah tinggal di asrama dan kost. Setiap sore ada tukang roti Sanitas yang datang. Beli 1 biji roti coklat Sanitas untuk sarapan. Hemat. Khas anak kost…

*****
“Bu Yenny, saya kirim roti coklat Sanitas ya? Betul ini alamat Bu Yenny?”, ujar Susan, anak Semarang dari sebuah WA grup.
“Ga usah San… saya mengurangi makan manis-manis, tabung saja uangnya untuk Andrew (putra Susan)… Susan konsisten belajar dan segera lulus dari Charis, itu sudah hadiah yang sangat berharga bagi saya.”

Saya suka dengan orang-orang yang suka belajar. Karena saya tahu, hanya dengan mengenal Allah dan kebenaran-Nya, hidup orang bisa berubah.

Yang Susan ga tau, nikmatnya roti coklat Sanitas bukan sekedar rasa rotinya tetapi biasa saya menikmatinya bersama Lily… Nach sambil makan, kami ‘ngobrol ngalor ngidul’, istilah Orang Jawa, bercengkerama, sambil terbahak-bahak mengenang berbagai peristiwa jaman dulu.
Sejarah dan kenangannya yang membuat roti Sanitas ini istimewa.

Apa yang menjadikan spesial? Dengan siapa kita makan!

******
Bagi para pembaca Seruput Kopi Cantik, GAK USAH kirim saya apa pun. Kadang sungkan cerita diberi sesuatu. Kuatir ada yang salah memahami.

Pembaca diberkati dan hidupnya berubah karena membaca Seruput Kopi Cantik, itu sudah sangat sangat membahagiakan saya. Karena saya bisa mempersembahkan kepada Tuhan, bukti saya bertanggungjawab menggunakan talenta titipan Tuhan.
Percaya ga, banyak pembaca yang ingin memberi hadiah pribadi kepada saya. Terharu!

P. Irsan dari Binjai, menawari saya kacamata bahkan lengkap dengan brosur, meminta saya memilih modelnya.

“Ga usah…. P. Irsan cepat lulus sekolah, itu sudah hadiah yang tak ternilai harganya buat saya, Pialaku.”
Hasilnya?
P. Irsan Murid Terbaik Distance Learning Charis, yang lulus level 1 dalam waktu 6 bulan…. . Pecah Rekor!
Yeaaaaaayyyyyy….. bangganya hatiku!

Dan tidak hanya stop sampai disitu, karena P. Irsan tidak bisa terbang ke Jakarta untuk melanjutkan level 2, apa yang dilakukannya?
P. Irsan Mengulang secara Konsisten video pelajaran level 1, Setiap Hari. Darimana saya tahu?
Setiap hari saya menerima kutipan poin yang didapatkan oleh P. Irsan dari pelajaran yang ditontonnya.
Dan sekarang sedang diulang kembali ke 4 kalinya…. Saat berhalangan gak nonton, P. Irsan memberi kabar tapi itu jarang sekali. Orang yang setia itu langka!

Terharu, bangga, berbagai perasaan bahagia yang tidak bisa saya ungkapkan…..
Yang lebih membanggakan lagi, saya mengenal P. Irsan secara pribadi saat awal Covid, dan terobosan ekonomi serta pemulihan bisnisnya luar biasa. Dulunya punya toko jam saja, sekarang punya Optik Kurnia.       P. Irsan juga Agen MPOIN di Sumatra Utara, nama Toko Onlinenya: *Kurnia Kanaan Permai, terkenal dengan Kurnia Medan. Ide P. Irsan sendiri menjual Tangki Air MPOIN.

Dan kamu akan menerima Kebenaran, dan Kebenaran itu yang akan Memerdekakan kamu.

Salah satu visi saya: orang yang mengenal saya dan membaca Seruput Kopi Cantik, hidupnya akan lebih baik. Karena yang saya sampaikan adalah kebenaran tentang Allah. Klo terbukti, berarti saya berada di jalur yang benar: membawa orang-orang mendekat kepada Tuhan.
It’s all about God, not me!

Hidup kita makin dekat kepada Tuhan, menjadi lebih baik, itu Sudah Memberkati. Tidak harus memberi berkat materi.

*****
Saya suka traktir, keponakan, sepupu, or teman-teman anak saya.
“Yuk.. mumpung ada tante, saya yang traktir. Ingin makan apa?” kata saya menawarkan dengan penuh semangat,
“Jangan sungkan. Gak sering-sering lho bisa ketemu tante.”

Saat mentraktir mereka, tidak penting saya suka menunya or tidak? Melihat mereka menikmati makanan dengan lahap, hati saya berbunga-bunga dan bahagiaaa.. sekali.

Saya mantan anak asrama dan anak kost. Di asrama, klo makan mesti cepat terutama saat lauknya cukup ‘enak’. Terlambat sedikit, sup ayam tinggal tersisa kuahnya yang berkelimpahan, isinya sudah raib…
Saking seringnya makan kangkung, ada istilah “mabok kangkung” …
Senangnya klo ada ortu saya or teman datang, bawa oleh-oleh banyak dan bisa makan enak. Pengalaman itu membuat saya senang jika bisa traktir orang dan orang itu suka, menghagai serta mensyukurinya.

Ketika mengasihi, kita ingin memberi yang terbaik. Apalagi jika orang yang ditraktir, diperhatikan, dipikiri, responnya bersukacita, bersyukur & menghargai.. Bahagia sekali rasanya bisa membahagiakan orang lain.

******
Berbahagia itu tidak selalu karena kita memperoleh sesuatu. Tetapi mampu memuaskan dan membahagiakan orang lain,
meski keluar uang, saya bahagia….
Kasih itu memberi, dan ingin memberikan yang terbaik!

Sadarkah kita, Allah pun bersukacita saat kita bersyukur, berterimakasih dan kita PUAS Menjadi Anak-Anak-Nya?
Allah tidak minta apa-apa…. Percayalah!
Kita datang mempersembahkan rasa syukur, terimakasih kita untuk segala anugerah, perhatian dan damai sejahtera yang kita alami …. itu Sudah Memberkati Allah!

Semakin merenungkan kebaikan-kebaikan Tuhan, semakin saya merasa diberkati dan bersyukur.
Apalagi saat bertemu dengan kerabat dan family, yang dibicarakan sakit ini, sakit itu….
Sadar sekali, betapa beruntungnya saya mengenal Allah dengan benar… memiliki komunitas yang cinta Tuhan dan mengejar Tuhan dengan sungguh-sungguh.
Kesehatan dan kesembuhan Ilahi sudah menjadi milik saya… dan itu berkat yang tak ternilai harganya….
Itulah sebabnya saya dengan senang hati kirim buku gratis bagi yang mau belajar…. hanya kebenaran yang bisa membebaskannya.

“Lalu saya gak usah mempersembahkan apa-apa untuk Tuhan ya Bu Yenny?”
“Terserah kamu….itu pilihan masing-masing. Kamu gak memberi, Tuhan gapapa… kasih-Nya tak bersyarat.
Bagi saya, saat mengasihi, saya ingin memberi yang terbaik bagi orang yang saya kasihi. Saya memikirkannya, bangga dan ingin memperhatikannya….apalagi dengan Tuhan.”

Bagaimana dengan Anda?

“God is most glorified in us when we are most satisfied in Him.” – John Piper

“Tuhan paling dimuliakan di dalam kita, ketika kita merasa paling puas di dalam Dia.” – John Piper

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

Coco Lee Bunuh Diri – Bagaimana Mengatasi Depresi?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Coco Lee Bunuh Diri – Bagaimana Mengatasi Depresi?

Diva Hong Kong bernama Coco Lee meninggal dunia di usia 48 tahun. Dia tutup usia diduga bunuh diri karena bertahun-tahun mengalami depresi.
Dilansir dari detikHot, Kamis (6/7/2023), selain seorang diva, Coco Lee juga dikenal sebagai penulis lagu, produser rekaman dan aktris Amerika kelahiran Hong Kong. Pada akhir pekan lalu, Coco Lee diketahui mencoba melakukan bunuh diri.

Coco Lee telah berkarier di dunia musik selama 30 tahun lamanya. Lagu CoCo Lee, ‘Do You Want My Love’, bahkan bertengger di posisi empat tangga lagu Billboard pada Desember 1999.

Coco Lee juga merupakan pengisi suara lagu ‘A Love Before Time’, dalam film Crouching Tiger, Hidden Dragon dan masuk nominasi The Best Original Song dalam Academy Awards 2001. Penyanyi ‘A Love Before Time’ lahir di Hong Kong dan masuk ke industri musik pada 1994, menghasilkan lebih dari 15 album dan mengumpulkan penjualan puluhan juta.

Terkenal, kaya, sukses dan dipuja…. tetapi semua itu tidak membahagiakannya, justru membuatnya depresi.
******
Apa rahasia mengatasi depresi?

Anxiety in the heart of man causes depression, But a good word makes it glad.
Kecemasan dalam hati manusia menyebabkan depresi, Tapi perkataan yang baik membuatnya senang.
Proverbs 12:25 NKJV

Depresi diakibatkan karena hati yang berfokus pada diri sendiri serta keadaan, daripada berfokus pada Tuhan. Ini adalah akibat hidup dari buah pohon pengetahuan baik dan jahat, yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya.

“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.” Yesaya 26:3 TB

Kedamaian yang sempurna merupakan hasil dari pikiran dan hati yang dipenuhi dengan pengetahuan tentang Allah. Damai sejahtera Allah memiliki satu sumber, Pohon Kehidupan (Yesus).

Ketika seseorang depresi itu karena fokus mereka salah. Fokus yang salah tentu dapat mengubah fungsi otak dan membuat perubahan fisiologis, tetapi akar masalahnya adalah fokus pada hati.

Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu….. dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Yakobus 4:8 TB

Hati adalah tempat lahirnya kedamaian atau depresi. Tergantung siapa yang memberi makan hati kita: Yesus atau dunia? Pikiran adalah kaki tangan dari salah satu dari keduanya.

Depresi tidak lebih besar dari firman Tuhan.
Ingatlah bahwa apa pun yang kita fokuskan menjadi lebih besar dalam pikiran. Alkitab menyebut pikiran-pikiran yang mengendalikan kehidupan ini sebagai benteng. (2 Kor. 10:4-5)

Hidup kita akan mengikuti fokus kita. Mereka yang merenungkan kelemahan, kegagalan, rasa sakit dan keraguan mereka akan menjadi depresi.
Tubuh pun merespon rangsangan otak dan kata-kata yang berasal dari hati. Bahkan bisa menyebabkan terjadinya perubahan fisiologis di otak, yang pada akhirnya justru memperbanyak masalah.

Kita harus tetap dipenuhi oleh Tuhan, agar mampu menahan tekanan dunia ini. Jika tidak menjaga hati dan pikiran kita penuh dengan Tuhan, maka ketika hal-hal sulit terjadi (dan itu akan terjadi), hal-hal itu akan nampak lebih besar daripada Tuhan.
Setiap hari, perlu memiliki hati yang bersyukur. Pikirkan segala sesuatu yang positif dalam kehidupan kita. Mulailah dengan fakta bahwa sebagai orang percaya kita memiliki hidup yang kekal! Puji Tuhan untuk setiap hal baik dalam hidup kita dan berterima kasih kepada-Nya untuk hal-hal baik baru yang akan datang. Hati yang gembira adalah obat! (Ams. 17:22)

Depresi bisa tercipta, akibat mengisi hati dan pikiran dengan ketakutan serta ketidakpercayaan, atau merenungkan luka serta kegagalan di masa lalu. Saat kita menukar pikiran negatif dengan pikiran tentang Tuhan, kita akan mendapati
tidak ada ruang di hati dan pikiran kita untuk mengalami depresi. Tidak ada depresi ketika hati dipenuhi Firman Tuhan. Hanya ada kehidupan dan kedamaian semata!

Yuk praktik…..

Focus your thoughts. Only speak words of life. Look beyond the temporal into the eternal and PRAISE Him. No human emotion can defeat you in the presence of a joyful spirit. – Barry Bennett.

Fokuskan pikiran Anda. Hanya ucapkan kata-kata kehidupan. Lihatlah melampaui yang sementara menuju yang kekal dan PUJILAH Dia. Tidak ada emosi manusia yang dapat mengalahkan Anda di hadapan roh yang gembira. – Barry Bennett.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

Kompyang Sultan & Ungkapan Syukur, Lho Apa Hubungannya?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kompyang Sultan & Ungkapan Syukur, Lho Apa Hubungannya?

“Ci Yenny, Siang kirim Kompyang Sultan…. Ueenaak pokoknya…”, ujar Siau Siang bersemangat.

Wow….
Kompyang saya tahu, kata papa itu roti bekal untuk berperang pada jaman dulu di Tiongkok.
Ternyata ini sejarahnya:
Kue kompyang mulanya makanan para tentara saat berperang. Konon sebutan kompyang ini berasal dari nama penemunya, Qi Jiguang, yang terinspirasi dari onigiri Jepang.

Kue kompyang pertama kali dikenal ketika Qi Jiguang memimpin tentaranya ke Fujian pada 1562, di mana perompak Jepang selalu bisa menemukan di mana mereka beristirahat lantaran keberadaan mereka dilacak lewat asap dan aroma masakan.

Namun, tidak demikian dengan perompak Jepang yang selalu membekali diri dengan onigiri. Lalu Qi Jiguang membuat kompyang sebagai ransum, sebab keras dan tahan lama. Kue kompyang sengaja dibuat keras dan teksturnya tidak mudah hancur, karena memang pada awalnya roti ini digunakan sebagai bekal untuk tentara Tiongkok yang sedang berperang.

Yang unik, ini Kompyang tapi Sultan … dimodifikasi dengan cantiknya menjadi kue mahal yang unik. Awalnya saya berpikir pasti keras, namanya saja kompyang… ternyata empuk, dalamnya diisi campuran daging dan rumput laut. Lezatnya….

Saya sangat bersyukur, bukan sekedar karena Kompyang Sultan itu lezat, tetapi kasih dan perhatian yang ada dibalik Kompyang Sultan itu.
Saya dikasihi, diperhatikan dan dipedulikan… itu yang lebih menyentuh hati saya.

Orang bijak berkata, Ukir kebaikan orang lain di atas batu tetapi tulis kesalahan orang lain di atas pasir.

Ditulis di atas batu, maka akan tersimpan selamanya.
Ditulis di atas pasir, agar terkena angin saja, tulisan itu sudah hilang.
Prinsipnya, Jangan pernah lupakan kebaikan orang lain. Tetapi segera lupakan sakit hati.

*****
Salah satu nasehat mama yang senantiasa membekas,
“Jadi orang itu Harus Tahu Terimakasih. Jangan pernah lupa kebaikan orang. Kenang, bicarakan & diingat-ingat.”
Dengan bahasa Millenial, “Don’t Take It For Granted.”

Bagaimana mama mengajari anak-anaknya?
Kakek Nenek saya pernah ditolong oleh Omnya nenek, Kongco saya menyebut beliau, yang kaya raya. Saat Jepang masuk, kakek & nenek mengungsi dan dipinjami salah satu rumahnya. Cukup lama. Keluarga kami berhutang budi dan selalu berkunjung saat pergi ke kotanya.

Ada putri kongco yang tidak menikah. Mama selalu mengirimkan love gift untuknya.
Mama bilang, bagi orangtua, tidak penting seberapa besar nilai yang kita berikan tetapi itu tanda kita tetap mengingat jasa mereka serta menunjukkan bahwa kita tetap mengasihi, menghargai serta menghormatinya.
Tidak hanya terhadap putri kongco, tetapi mama juga memperhatikan anak-anak kongco lainnya. Putri bungsunya tinggal di Jogja, saat kuliah, saya kerap berkunjung.

Ketika mama sudah pensiun, kebiasaan ini saya yang meneruskannya. Makin tua, putri kongco dirawat oleh adiknya. Beberapa tahun lalu, putri kongco yang hidup sendiri meninggal, saya bertanya kepada mama, apakah love gift tetap dikirim atau di stop?
Mama bilang, “Tetap kirim saja… Hutang budi itu dibawa mati”.

Ketika mama saya meninggal, kembali saya bertanya pada diri sendiri, tetap kirim love gift ga? Bukankah kiriman love gift selama ini atas nama mama?
Saya berdoa, bertanya kepada Tuhan.
Terngiang-ngiang ungkapan mama, “Bagi orangtua, tidak penting seberapa besar nilainya…. tetapi kasih dan perhatian dibalik pemberian itu yang lebih menyejukkan hatinya…”
Saya pun memutuskan tetap meneruskan kebiasaan tsb.
Dengan demikian saya tetap bisa bertegur sapa saat beliau chat setelah menerima love giftnya.

Keteladanan mama berbicara lebih keras daripada sejuta kotbah. Dan saya bersyukur memiliki mama yang mengajarkan hal-hal baik, sehingga meluruskan serta memudahkan jalan kehidupan saya & keluarga di kemudian hari.

*****
Bersyukur saat kita dikirimi Kompyang Sultan itu mudah…
Semua orang bisa. Menerima hal-hal baik, umumnya orang itu bersyukur.
Tetapi bagaimana ketika yang dialami tidak seperti yang diharapkan?
Ternyata Bu Elizabeth pun tetap bersyukur.
Nach ini yang langka! One of a kind….

Bu Elizabeth dalam doa pagi hari ini bercerita…
Beberapa minggu lalu minta didoakan agar apartemennya bisa tersewa.
Tidak lama kemudian, ada penyewa yang ingin menyewa apartemennya selama 6 bulan.
Yach… daripada kosong, lumayanlah disewa 6 bulan.
Tanda jadi sudah diberikan.
Ternyata beberapa hari kemudian, calon penyewa membatalkannya.

Kecewa?
Sedikit, tetapi Bu Elizabeth segera berujar,
“Tuhan sudah berjanji, mintalah maka akan diberikan kepadamu…. meski ini dibatalkan, saya percaya Tuhan akan kirimkan penyewa lainnya.”

Bu Elizabeth MEMILIH untuk Tetap Berdiri Teguh di atas Janji Firman-Nya dan TIDAK fokus pada situasi yang terjadi.

Faktanya, penyewa batal tetapi FAKTA BUKANLAH KEBENARAN.
FIRMAN TUHANLAH KEBENARAN YANG SEJATI.

Apa yang terjadi?
Tiba-tiba ada agent yang menelpon menanyakan apartemen Bu Elizabeth.
Deal, DP langsung dibayar, untuk jangka sewa 2 tahun.
Yeaaaayyy…..
Yang 6 bulan batal, Bu Elizabeth dapat yang 2 tahun.

Mari kita belajar dari semua pengalaman ini, apa pun yang terjadi, bersyukurlah!
Bersama Tuhan kita lebih dari Pemenang!

Gratitude is the beginning of wisdom. Stated differently, true wisdom cannot be obtained unless it is built on a foundation of true humility and gratitude – Gordon B. Hinckley.

Bersyukur adalah awal dari kebijaksanaan. Dengan kata lain, kebijaksanaan sejati tidak dapat diperoleh kecuali dibangun di atas dasar kerendahan hati dan rasa syukur yang sejati – Gordon B. Hinckley.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

Benih Apa Yang Anda Tabur? Apa Alasan Menaburnya?*

 

Gospel Truth’s Cakes

Yenny Indra

Benih Apa Yang Anda Tabur? Apa Alasan Menaburnya?

Benih Andalah yang menentukan peningkatan dalam kehidupan Anda. Bukan apa yang bisa dilakukan orang lain untuk Anda, yang membuat Anda sukses. Inilah keputusan yang Anda pilih, untuk memanfaatkan apa yang Anda miliki.
Semuanya tentang benih.

*Pendapat Anda tentang diri Anda sendiri, membentuk masa kini dan masa depan Anda. (Ams. 23:7)*
*Sikapmu menarik atau justru menghambat peluang dan berkat. (Bil. 13:26-33)*
*Kata-kata Anda menentukan kehidupan atau kematian (Ams. 18:20-21)*
*Imanmu membuat Anda bisa menerima setiap janji Tuhan. (Rm. 4:20-21)*
*Pemberianmu membuka ‘semua pintu anugerah’ sehingga Anda menerima kelimpahan. (2 Kor. 9:8)*
*Kasihmu akan menarik Anda melihat kebutuhan orang lain dan terlibat didalamnya (1 Yohanes 3:16-17)*.
*Visi Anda akan menciptakan lingkungan yang mendorong untuk merealisasikan tujuan ilahi Anda. (2 Kor. 4:18, Rm. 8:28)*
*Hikmat-Nya membuka pintu kelimpahan-Nya dalam hidup Anda. (Ams. 3:1-26)*

Semuanya tentang benih. Peningkatan sudah ada di hati Anda. Dari kelimpahan hati Anda akan menghasilkan kelimpahan atau kekurangan, harapan atau justru keputusasaan. Pilih kehidupan dan bersiaplah untuk meraih kehidupan yang berkelimpahan dengan cara menabur dan menuai.

Ucapkan kata-kata yang baik kepada seseorang.
Anda sedang menabur.
Berdoalah untuk seseorang.
Anda sedang menabur.
Berikan persembahan kepada seseorang.
Anda sedang menabur.
Luangkan waktu untuk merenungkan Firman Tuhan.
Anda sedang menabur.
Bersyukurlah.
Anda sedang menabur.
Ucapkan berkat atas diri Anda beserta keluarga.
Anda sedang menabur.

Begitu Anda memandang diri Anda sebagai “penabur”, sikap Anda terhadap kehidupan akan berubah. Dan panen dari kelimpahan, berkat, penyediaan-Nya serta kesehatan ilahi akan mengejar Anda!

~ Barry Bennett ~

*******

“Ma, ada ga buku tentang komunikasi, bagaimana cara kita bisa membuat hati orang lain melekat kepada kita? Kadang sulit untuk memengaruhi seseorang…,” tanya Ivana, menantu saya.

“Dari pengalaman saya pribadi, kita tidak bisa membuat orang sepakat, menurut kepada kita, jika kita tidak pernah menabur dalam hidup seseorang.

Ibarat, saya tidak pernah menabung di Bank A, misalnya. Tentu saya tidak bisa menarik atau mengambil uang dari sana. Makes sense?

Kita perlu menabur kebaikan, motivasi, doa, perhatian, kasih atau apa saja dari waktu ke waktu. Ketika kita sudah menabung, saat saya hendak memberi saran, orang itu sudah percaya. Dia tahu saya tulus, tidak ada motif tersembunyi atau niat mengambil keuntungan. Terlebih lagi ini untuk kebaikan orang itu sendiri, maka orang itu akan setuju.

Nach menulis Seruput Kopi Cantik tidak ada keuntungan secara materi, tetapi tanpa disadari, saya tengah menabur benih, berinvestasi dalam kehidupan banyak orang. Para pembaca baik kepada saya, karena mereka penggemar Seruput Kopi Cantik.

Jawaban lucu P. Irsan ala cerita silat, waktu saya menyarankan sekolah di Charis:
“Baik , tecu (anak murid) terima perintah Sucouw (nenek guru), Selamat malam Sucouw. Tecu akan hubungi Bu Ros lagi besok, untuk kapan mulai kuliahnya….”

Hahaha…. Hyaaaaaatttt…..

Dalam hidup, tugas kita adalah terus menabur hal-hal baik sesuai kehendak Tuhan, mendemonstrasikan kebaikan Tuhan kepada sesama. Bukankah kita duta Allah di dunia ini?

Orang-orang di sekeliling kita akan merasakan koq apakah kita baik, tulus terhadap mereka atau tidak? Mereka bisa melihat juga, apakah kita disertai Allah atau tidak?
Penyertaan Tuhan itu kasat mata.

*****
Kami yang tinggal di BSD Serpong kerap jalan pagi di Botanical Garden. Dan menemukan tempat sarapan, buburnya enak.
Bahkan teman P. Indra berulangkali memujinya.

Suatu ketika para leader berkunjung sambil jalan pagi, dan Bu Mira di BSD juga. Segera kami yang biasa jalan pagi di Botanical, mengajak mereka ke sana.
Why?
Karena kami mengasihi mereka…. saat mengasihi, kita ingin memberi yang terbaik.
Saat makan enak, siapa yang diingat?
Tentu orang-orang yang kita kasihi.

Dengan kata lain, klo kita bisa menjadi orang yang peduli dan mengasihi orang lain, gak usah meminta pun, orang yang menerima kasih dan perhatian kita, akan berlomba-lomba melayani serta memberi yang terbaik untuk kita.

Pada dasarnya, manusia itu baik. Tahu terimakasih.
Normalnya, jika kita merasa menerima kebaikan orang lain, dalam hati timbul rasa syukur, lalu kasih pun mengalir.
Dan kasih itu selalu ingin memberi….
Apalagi pada orang-orang yang pandai membawa diri, tahu bersyukur, menghargai apa yang kita lakukan….maka apa sich yang gak kita kasi buat dia?
‘Kepala’ juga dikasih, istilah mama…saat menasehati.

Teringat saat kami kost dulu di Jogja. Ada sahabat saya, Retno Melyana yang akrab dipanggil Neneng…
Neneng itu sopan, ramah dan pandai mengambil hati orangtua..
“Pokoknya calon menantu idaman para orangtua,” demikian teman-teman suka menjuluki Neneng sambil menggodanya…
Mama saya cinta banget sama Neneng.
Hingga saat saya tidak lagi satu kost dengan Neneng, mama minta saya kirim 1 dos kue dan buah buat Neneng karena sebegitu tertambatnya hati mama saya dengan Neneng.
Hingga puluhan tahun kemudian, setiap kali bercerita tentang teman-teman, tidak lupa mama menanyakan kabarnya Neneng.

****
Ada seorang agent property yang kerap diajak P. Indra makan dan ngobrol.
Why?
Kata P. Indra, wawasannya luas, banyak saran-saran bagusnya dan enak diajak tukar pikiran. Dia memberikan saran dengan memposisikan diri di sepatu customernya.
Gak heran teman-teman yang sedang cari ruko, rumah dll segera direferensi P. Indra ke agent tersebut.

*Orang-orang tidak peduli seberapa banyak yang Anda tahu, sampai mereka tahu seberapa banyak Anda peduli kepada mereka.*

Bisnis lancar dan dicintai orang pun karena menabur benih duluan…. akhirnya, berbuah closing.
Mau? Yuk rajin-rajin menabur benih….

“Plant a seed of friendship; reap a bouquet of happiness.” – Lois L Kaufman

Tanam benih persahabatan; mengambil buket kebahagiaan.” – Lois L. Kaufman

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

Keteladanan & Warisan Apa Yang Kita Ciptakan?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Keteladanan & Warisan Apa Yang Kita Ciptakan?

Kriiiing…. Kriiiing…. ternyata Bunda Dewi Motik Pramono…
“Yenny, suka sekali artikelmu hari ini…Sejuk…,” demikian Bunda Dewi membuka sapaannya. Rupanya beliau membaca artikel saya Hari Senin yang berjudul “Gambaran Kasih Allah, Bapa Yang Peduli…”.
Seperti biasa, wejangan dan nasehat bijak meluncur dari bibir Bunda Dewi. Beliau sangat cinta Tuhan… Ditambah pula bonus resep Jamu Kesehatan ala Jawa yang full herbal. Dari Temulawak, Jahe, Sere hingga daun pepaya. Lengkap.
Di usianya yang lebih dari 70 tahun, beliau masih aktif menjadi berkat bagi banyak orang. Bahkan masih melayani hingga ke Afrika….

Sungguh tokoh yang patut diteladani… bersyukur mengenal beliau…
Keteladanan berbicara lebih keras daripada sejuta kotbah.


Di Charis level 3 kami belajar leadership. Salah satunya belajar membuat Business Model Canvas yang diadopsi dari Harvard University, diajarkan oleh Billy Epperhart, pemilik Tricord Global dan Wealthbuilder. Dalam selembar kertas, kita bisa melihat gambaran bisnis kita sehingga memudahkan untuk menyusun strategi pengembangannya.

Mengapa Billy bersedia mengajar meski dia sudah sukses?
Itu sarananya mengembalikan kepada masyarakat untuk mencerdaskan orang lain, sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan. Demikian juga dengan Paul Milligan, guru kami lainnya. Dia mendirikan enam belas perusahaan, sekaligus menjabat sebagai the Chairman of the Board of Solaris Healthcare, Inc. Bekerja sama dengan Billy membangun sekolah bisnis di Charis.

Banyak orang ikut Tuhan hanya fokus pada sisi rohani saja, lupa klo masih hidup di dunia. Jadi sisi jasmani tidak dikembangkan. Hidup harus seimbang. Di Charis kami diajar hidup seimbang.

Everyone Is Not Your Customer, ujar Seth Godin. Ini penting. Tidak semua orang cocok jadi konsumen kita. Produk kita seyogyanya punya kelebihan tertentu, yang menjawab kebutuhan kalangan tertentu. Sehingga strategi kita tidak hanya perang harga.
Harus ada Niche, istilah kerennya, a specialized segment of the market for a particular kind of product or service – segmen pasar khusus untuk jenis produk atau jasa tertentu.

Blue Ocean Strategy, buku yang ditulis oleh W. Chan Kim dan Renee Mauborgne, mengupas studi terhadap 150 langkah strategis, yang berlangsung selama lebih dari 100 tahun di 30 industri. Chan Kim dan Renee Mauborgne menunjukkan bahwa kesuksesan yang langgeng tidak datang dengan memerangi pesaing tetapi caranya, menciptakan “blue ocean alias samudra biru” — ruang pasar baru yang belum dimanfaatkan lalu dimatangkan agar bertumbuh. Menjawab kebutuhan yang belum dipenuhi oleh perusahaan lain.

Ada anugerah dan hikmat Tuhan, agar kita bisa bisa berada di tempat yang tepat, menjadi orang yang tepat, pada saat yang tepat, dan paham strategi yang tepat untuk menjadikan kita berhasil. Itu hanya Tuhan yang bisa mengaturnya. Perkenanan Tuhan atas kita.
Tetapi tetap ada sisi lain, sisi praktis yang harus kita kerjakan agar perusahaan serta bisnis kita berhasil. Produk yang bagus, menjawab kebutuhan tertentu, niche, strategi marketing yang mumpuni, pelayanan yang baik serta pelaksanaan yang terkontrol.
Keberhasilan tidak jatuh dari langit.
Belajar, mengembangkan diri serta mengikuti perubahan jaman dalam berbisnis, itu wajib.

Yang rohani dan jasmani wajib berjalan beriringan.
Hiduplah seimbang berdasarkan kebenaran Allah.


Banyak yang salah paham, mengira orang yang menerima mujizat itu orang hebat yang sangat rohani. Itu Salah!
Mujizat itu, Tuhan TERPAKSA melanggar hukum alam demi menolong kita. Bensin habis tapi mobil tetap bisa berjalan, itu mujizat.

Yang Tuhan mau, kita hidup dalam Berkat.
Bensin habis, kita punya cukup uang untuk membelinya, itu hidup dalam berkat.
Artinya, kita dengan bijak hidup mengikuti hukum alam, agar kita senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu malahan berkelimpahan dalam berbagai perbuatan yang baik.
Kita bisa terus bergantung kepada Tuhan dan melibatkan-Nya di dalam setiap aspek kehidupan kita, dengan cara kita mengerjakan bagian praktis dan natural kehidupan, dengan sangat baik pula. Ini menjadi kesaksian dan demonstrasi kebaikan Tuhan dalam hidup kita.

Kita mengalami kemurahan, kebaikan, perkenanan serta percepatan karena Tuhan. Kelihatannya kita mengerjakannya secara natural tetapi hasilnya Supernatural. Karena Allah.
Keren ya?

“Money answereth ALL THINGS,” kata Raja Sulaiman, manusia paling bijak di muka bumi.

Wuih, B. Yenny… Koq gak rohani blas?
Uang menjawab SEGALANYA! Wow….

Itulah kebenarannya.
Tuhan ingin kita belajar menghasilkan dan mengelola keuangan dengan bijak, agar hidup kita berkecukupan dalam segala sesuatu, malah berkelimpahan dalam segala perbuatan baik.
Uang tidak baik dan tidak jahat, sekedar sarana untuk memudahkan berjual beli. Tergantung siapa yang mengelolanya. Dan Tuhan ingin kita menghasilkan dan menggunakan uang untuk menjadi berkat bagi banyak orang agar nama Tuhan dipermuliakan.
Kita wajib trampil- Skillful- mengelola uang!

Kerjakan yang rohani dan yang natural bersama-sama! Hiduplah seimbang berdasarkan kebenaran Allah.


Demikian pula dalam kehidupan pribadi kita, Not Everyone Is Our Friend – tidak semua orang sahabat kita.
Kita bergaul dengan siapa saja pada level umum, tetapi hanya bergaul dekat dan bersahabat dengan orang-orang tertentu.

Kita pun perlu mengevaluasi, dengan bersahabat dengan teman-teman ini,
• apakah hidup saya makin dekat dengan Tuhan?
• Keluarga lebih harmonis?
• Bisnis makin maju?
• Apakah mereka teman yang support saat kita berada dalam kesulitan, atau hanya muncul saat ada butuhnya? Atau sekedar memanfaatkan kita, mencari peluang untuk keuntungannya pribadi?
• Bikin burn-out, kehabisan energi & berdarah-darah?
• Apakah teman-teman ini mendorong aset dan bisnis kita makin bertambah maju or justru mengikuti gaya hidup mereka, membuat hutang bertumpuk?
• Apakah pergaulan ini membawa kita makin bijak, atau justru makin bodoh?
• Apakah mereka pembelajar atau justru gossiper alias tukang gossip?

Karena kita melayani sesama sebagai duta Allah di dunia, saya pun belajar tidak semua orang cocok untuk saya layani langsung.
Sebagai pembaca Seruput Kopi Cantik tentu cocok untuk siapa saja tetapi untuk melayani in person, ada teman-teman yang lebih pas… saya arahkan kepada yang lebih cocok.

Ada pula teman-teman yang masalahnya tidak saya mengerti. Lebih baik orang yang expert di bidang tsb. yang melayaninya. Lebih tepat sasaran.
Bukankah kita melayani demi kebaikan orang itu dan demi kebaikan kita juga? Tempatkan diri kita di sepatu orang lain. Pikirkan yang terbaik untuk dirinya, kepentingannya serta masa depannya.

Mengapa bergaul & melayani saja koq mesti dievaluasi segitunya?
Waktu kita hanya 24 jam setiap harinya. Jika waktu yang Tuhan percayakan, dibuang untuk hal-hal yang membuat hidup kita tidak bermakna dan tidak efektif, endingnya hidup kita akan sia-sia tanpa disadari.
Jangan lupa, kita harus mempertanggungjawabkannya kepada Tuhan, saat berjumpa di surga kelak.

Dan sebagai penutup, hidup kita tidak akan lari jauh dari hidup 5 orang terdekat kita.
Nach hidup seperti apa yang hendak kita ciptakan?
Mari kita pastikan hidup yang kita jalani sekarang, dapat menjadi teladan dan warisan abadi bagi generasi mendatang!

If you’d just center your thoughts and affections upon the Lord, you’d be better off accidentally than you’ve ever been on purpose! – Andrew Wommack.

Jika Anda hanya memusatkan pikiran dan kasih sayang Anda kepada Tuhan, Anda akan lebih baik secara kebetulan daripada sebelumnya! – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 112 113 114 115 116 314