Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Apakah Masih Ada Lagi?


Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apakah Masih Ada Lagi?

Apakah mungkin untuk memiliki lebih banyak kasih, lebih banyak kegembiraan, lebih banyak kedamaian, pernikahan yang lebih baik, anak-anak yang lebih bahagia, dan masa depan yang penuh damai sejahtera? Bukankah Yesus menjanjikan kehidupan yang berkelimpahan? Bagaimana kita sampai ke sana dari sini?
Bagaimana caranya?

Penyediaan Tuhan atas setiap kebutuhan manusia, roh, jiwa dan tubuh disebut “anugerah.” Melalui penebusan, janji dan persyararannya telah dibuat untuk memenuhi setiap kebutuhan yang kita miliki di setiap tingkat kehidupan.

Tahukah kita, Tuhan itu memiliki persediaan yang jaaauuuh lebih banyak bagi kita daripada yang kita dapatkan saat ini? Anugerah, seperti iman, selalu meningkat dalam kehidupan kita. Ada kunci untuk melihat anugerah dilipatgandakan kepada kita.
Menuruti keinginan daging justru berdampak sebaliknya.

Kasih karunia dan damai sejahtera dilimpahkan kepadamu melalui pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita, (2 Ptr. 1:2)

*Pengetahuan sejati tentang Tuhan meningkatkan anugerah yang mengalir dalam kehidupan kita.*
Kasih, sukacita, kedamaian dan potensi menjadi berlipat kali ganda saat kita mengenal Tuhan.

Setiap anugerah Tuhan itu SUDAH tersedia bagi kita. Dan kehendak Tuhan, agar kita sehat, sembuh, berkelimpahan, berhikmat, dipenuhi sukacita dsb. Tetapi ada jalan-jalan-Nya agar kita bisa memperolehnya.
Gak bisa mengikuti kemauan kita sendiri.

Contohnya:
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (Roma 10:9-10)
– ”Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata” (2 Kor 4:13)

Sesuai dengan ayat di atas, jika ingin sembuh ya… katakan kesembuhan, pikirkan kesembuhan, renungkan kesembuhan, imajinasikan kesembuhan dan jangan lupa, bergaullah dengan teman-teman yang percaya kesembuhan Ilahi.

Di sekitar tahun 60 an, ada seorang wanita yang mengenakan kacamata sangat tebal, seperti pantat botol, minta didoakan agar matanya disembuhkan.

Pendeta yang mendoakannya berdoa, lalu bertanya,
“Apa yang kamu lihat?”, wanita itu membuka matanya.
“Tutup matamu, apa yang kamu lihat?” Wanita itu membuka matanya lagi. Demikian berulang-ulang, hingga akhirnya wanita itu mengerti, dia harus melihat dirinya disembuhkan dulu dalam rohnya, barulah manifestasi kesembuhan secara natural terjadi.
Setelah dia mampu melihat matanya sembuh di dalam roh, barulah matanya sembuh di alam natural.

Dalam bukunya Bruce Wilkinson bercerita bahwa di surga banyak sekali stok anggota tubuh tersusun di almari. Orang yang mendapat penglihatan bertanya, mengapa tidak diberikan kepada orang-orang di dunia yang membutuhkannya?
Konon malaikat-malaikat Tuhan sudah membawanya, tetapi orang-orang itu *tidak bertindak dengan iman untuk menerimanya.*

Berdoa, menggali firman, bersaksi, ikut melayani dalam berdoa berbahasa lidah, deklarasi firman, adalah sebagian tindakan iman.
Siapa orang yang paling kita percayai? Diri kita sendiri.
Saat kita deklarasi firman & telinga kita mendengar, iman pun timbul.

*Anugerah itu gratis dan sudah tersedia, tetapi dibutuhkan iman untuk menerimanya.*

*****
Kasih, sukacita, kedamaian dan potensi menjadi berlipat kali ganda saat kita mengenal Tuhan.

Kunci lain untuk menerima lebih banyak anugerah Tuhan adalah melalui pemberian kita.

2 Korintus 9:6-8 (TB) Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

Tuhan mampu membuat SEMUA anugerah berkelimpahan bagi kita! Bukan sekadar anugerah finansial, namun anugerah dalam hubungan, kemampuan untuk menikmati, perlindungan, kesehatan, dll. Pemberi yang penuh sukacita bergerak dalam dimensi anugerah yang lebih, dibandingkan orang lain, karena memberi adalah cara yang Tuhan pilih untuk memberkati dunia (Yohanes 3:16).

Terserah pada pilihan kita sendiri, apakah kita ingin bertumbuh dalam anugerah dan menjadi kuat dalam kasih karunia-Nya. *Meningkatnya pengetahuan akan Tuhan dan memberi dengan sukacita adalah dua kunci untuk berjalan dalam kasih karunia Tuhan yang lebih besar.* Aliran kasih karunia Tuhan (penyediaan-Nya untuk setiap kebutuhan) tersedia bagi kita jika kita menginginkannya.

2 Petrus 3:18 (TB) Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Praktik yuk…. Hidup dalam kelimpahan anugerah Allah…

*How to put your faith into action: BELIEVE it in your heart, SAY it with your mouth!- Kenneth Copeland.*

*Bagaimana mewujudkan iman Anda dalam tindakan: PERCAYA dalam hati Anda, KATAKAN dengan mulut Anda!- Kenneth Copeland.*

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

Di Mana Solusi Permasalahan Kita?


Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Di Mana Solusi Permasalahan Kita?

“Bu Yenny, tolong doakan saya apakah saya harus bekerja di tempat saya sekarang, atau pindah kerja?”

Banyak teman mengharapkan jawaban instan, to the point dari orang lain untuk menjawab kebutuhannya.
Prinsip Pertama:
Tuhan “Tidak Akan Pernah” menjawab masalah teman ini melalui orang lain. Tuhan Pasti berbicara langsung dengan dia, karena ini urusannya.
Tuhan itu Allah yang tertib.

“Tapi ada juga yang Tuhan memberitahu melalui orang lain, Bu Yenny….”

Memang bisa, tetapi itu hanya “Peneguhan” dari apa yang Tuhan sudah beritahukan kepadanya, sebelumnya.
Itu prinsipnya.

Jika ada seseorang memberikan nubuatan, peneguhan atau apa pun istilahnya, tetapi Tuhan tidak pernah mengatakannya kepada kita, maka lupakan! Itu bukan dari Tuhan.

Seorang sahabat, dimanfaatkan oleh ‘nabi palsu’, dimintai uang, ditakut-takuti karena dia tidak memegang prinsip ini.
Tuhan gak pernah ngomong apa-apa ke dia, tiba-tiba si nabi palsu minta uang dengan cara mengancam halus, sahabat ini takut lalu menurutinya.
Berulang kali terjadi, akhirnya sadar. Ini bukan Tuhan!

******
Prinsip yang ke dua:
Selama belum ada arahan baru dari Tuhan, kerjakan apa yang ada di tanganmu dengan cara yang sangat baik.Atau kerjakan perintah Tuhan yang terakhir.

Membangun hubungan dengan Tuhan itu sangat penting. Itu fondasi keberhasilan hidup kita, jika kita berjalan menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.

Bagaimana caranya?
Disamping berdoa, membaca serta mendengarkan firman-Nya, sendengkan telinga dengan niat untuk mendengarkan Dia. Tuhan berbicara melalui berbagai sarana.
Uniknya, saat Tuhan berbicara, kita akan tahu…tahu…dan tahu… mungkin bagi orang lain seolah tidak ada artinya, tetapi kita memiliki pemahaman khusus, ini Tuhan.
Knowing….

Ketika kita mengerjakan apa yang ada di tangan kita, yang natural, dengan cara yang terbaik, maka Tuhan akan melipatgandakannya secara supernatural.

******
Tahukah kita bahwa jawaban atas kebutuhan apa pun di dalam kehidupan kita, sesungguhnya sudah tersedia di dalam roh kita?
Harta karunnya ada di sana!

Kerapkali kita sibuk memandang ke luar sana, untuk mencari jawabannya. Atau mengharapkan ada orang lain yang menolong, menjadi solusi permasalahan kita.

Sebagian besar solusi masalah kita, berasal dari apa yang sudah ada di tangan kita.
Tetapi ketika sungguh-sungguh mendengarkan tuntunan Tuhan, kita bisa memandang apa yang ada di tangan kita dengan cara pandang Tuhan. Semua jadi berbeda.
Lalu ketika kita mengerjakannya dengan ide-ide kreatif Tuhan, satu demi satu pintu kesempatan terbuka dan terobosan pun terjadi.
Yang luar biasa, apa yang ada di tangan kita, sekarang berubah bentuk menjadi sesuatu yang berbeda.Yang berharga dan menghasilkan kesuksesan.

Mengapa bisa demikian?
Apakah pintu-pintu itu sebelumnya sudah di sana?
Yess… benar!
Sesungguhnya pintu-pintu itu sudah tersedia di sana dan menanti kita menemukan serta membukanya.
Karena selama ini terlalu fokus pada cara pikir kita sendiri, bahkan menoleh pun tidak, karenanya pintu itu tidak terlihat.

Kita pun perlu memiliki kunci untuk membuka pintu perbendaharaan harta karun itu.
Apa kuncinya?

Saat kekeringan panjang terjadi, Ishak ingin mengungsi ke Mesir. Tetapi Tuhan melarangnya dan menyuruh mengerjakan tanahnya.
Secara akal, menanam benih di saat kekeringan itu tidak masuk akal. Tanah kering kerontang, bagaimana mungkin benih bisa tumbuh?
Tetapi Ishak percaya dan taat.
Ishak “mengairi” tanah kering itu dengan memperkatakan firman Tuhan serta iman.
Inilah kuncinya sehingga Ishak dapat membuka perbendaharaan harta karun yang ada di dalam dirinya.
Hasilnya?
Ishak memperoleh panen 100X lipat.

Mau? Yuk….praktik.

*”Solving problems means listening.” – Richard Branson*

*“Memecahkan masalah berarti mendengarkan.” –Richard Branson*

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Roh Selalu Berbicara. Apakah Anda Berharap Untuk Mendengarkan Dia?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Roh Selalu Berbicara. Apakah Anda Berharap Untuk Mendengarkan Dia?

Yohanes 16:13 (TB) Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Barry Bennett sering dimintai nasihat, saran dan beliau selalu berusaha membantu. Namun, sungguh mengkhawatirkan, karena begitu banyak orang yang bergantung pada manusia untuk mendapatkan jawaban dan tidak pernah berharap untuk mendengar jawaban langsung dari Tuhan.
Seolah-olah mendengar dari Tuhan untuk diri sendiri bahkan tidak dipertimbangkan.

Jika kita bertanya kepada seseorang, “Apa yang Tuhan katakan kepadamu?”, sering kali ditanggapi dengan tatapan kosong. Bengong dan bingung.
Bahkan saat ditanya, di atas firman apa yang Anda pegang untuk mendapatkan jawaban doa dari Tuhan?
Mereka tidak punya. Bahkan ada yang sama sekali tidak mengenal firman, karena tidak membacanya.

Bagaimana seseorang bisa mendapatkan arahan dari Tuhan, yang merupakan kunci keberhasilan dalam hidupnya, jika dia tidak mengenal ‘bahasa Tuhan’ yaitu firman-Nya?

*Kebanyakan orang Kristen tidak menyadari, mereka mampu mendengar Tuhan.*

Masalahnya dimulai, karena kebanyakan orang kristen menjalani kehidupan yang sama seperti sebelum kita semua dilahirkan kembali. Kita membiarkan indera dan emosi menguasai serta mengatur keputusan-keputusan yang kita ambil.
Selain itu, kita justru memandang dunia untuk mendapatkan kebijaksanaan dan penerimaan.
Meniru cara orang dunia hidup, menjalankan bisnis serta pekerjaannya, meniru bagaimana mereka mengambil keputusan, dsb.
Tidak heran hidup orang kristen pada umumnya, tidak ada bedanya dengan kehidupan orang-orang dunia.
Sama galaunya, stress, penuh kekhawatiran, bahkan jika kita dengarkan kata-katanya juga persis sama.
Sama sekali tidak ada bedanya!

Padahal Roma 12:2 tegas berkata: Jangan menjadi serupa dengan dunia ini!
Dalam arti tertentu, kita hidup hanya dari “roti saja”.
Makan dari “pohon pengetahuan baik dan jahat.”

Matius 4:4 (TB) Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Seharusnya, kita yang SUDAH lahir baru, makan dari “Pohon Kehidupan”, yaitu Yesus sendiri.

Sebagai makhluk rohani, kita diciptakan untuk hidup berdasarkan firman Tuhan. Itu adalah “pengaturan default” kita, orang-orang kristen yang lahir baru.
Caranya?
Dengan membangun hubungan pribadi dengan-Nya konsisten setiap hari, 24/7 – 24 jam sehari, 7 hari seminggu senantiasa terkoneksi dengan-Nya.
Ketika mengabaikan perkataan Roh, kita menciptakan suatu lingkungan di mana kita akan tampak tersesat dan bingung seperti orang yang tidak percaya.
Seharusnya orang-orang kristen hidupnya mengikuti arahan Tuhan, God’sWay sehingga terhindar dari ribuan pertempuran yang tidak perlu.
Inilah tantangan kita, hingga kembali ke rumah Tuhan, hidup yang semakin hari semakin selaras dengan Tuhan maka hidup kita di bumi seperti di surga.

Meskipun nasihat yang saleh tentu saja berguna dan dibutuhkan, seiring pertumbuhan dalam hikmat, nasehat-nasehat itu tidak menghasilkan iman.
Iman timbul dari pendengaran akan Allah (Rm. 10:17). Seperti yang dikatakan Yakobus 5:13 (TB), “Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa!”

Mengapa?
Karena doa adalah lingkungan untuk mendengar. Doa mengalihkan pandangan kita dari kebutuhan dan mengarahkan kita pada Jawabannya. Doa melihat yang tak terlihat. Doa selaras dengan suara Tuhan. Doa berharap untuk mendengar dari Tuhan.

Latihlah diri kita untuk mendengarkan Tuhan. Pastikan apa yang kita dengar didasarkan pada Firman Tuhan. Roh akan menuntun kita kepada Kebenaran Firman. Iman akan diaktifkan dan hidup kita akan memasuki dimensi baru: hidup menurut God’s Way.

Mau? Yuk… nikmati hidup yang dipimpin Kristus secara pribadi. Paket keselamatan kita lengkap, komplit, plit…plit…plit….

Salvation is a package deal including healing, deliverance and prosperity – Andrew Wommack.

Keselamatan adalah paket lengkap yang mencakup kesembuhan, pembebasan, dan kemakmuran – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

God is never late He is always on time!


Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

God is never late He is always on time!

Saya baru belajar sesuatu yang menarik, bahwa yang berharga selalu datangnya belakangan. Dessert yang nikmat, dinanti-nantikan, disajikan terakhir. Puncak yang ditunggu-tunggu dan saat menikmatinya, disendok sedikit-sedikit, dinikmati pelan-pelan, ooooohhh…. betapa nikmatnya!

Berbeda dengan nasi dan lauknya yang muncul di awal, umumnya disantap begitu saja dan cepat-cepat pula.
Beda kelas.
Tidak setiap makan kita menikmati dessert, pada acara makan yang formal, mahal, spesial barulah dessert disajikan.

Kadang kita gak sabar menunggu jawaban Tuhan atas doa-doa kita. Bagi kita, Tuhan terlalu lambat, tidak secepat yang diharapkan. Hingga kerap kita tergoda untuk menyelesaikannya dengan cara kita sendiri, supaya sesuai dengan waktu kita – our way.

Sesuatu yang kerap dilupakan, sesuatu yang ditampilkan terlalu cepat, kerapkali bukannya menjadi berkat tetapi justru menjadi kutuk.

Kami punya pohon Mangga Kyoji, konon jenis mangga dari Jepang. Keunikan mangga ini, jika dimakan sebelum betul-betul matang, masamnya alaaamaak….
Tetapi begitu matang, tidak hanya manis namun disertai bau wangi yang sangat menggoda. Sedapnya.
Dibutuhkan kesabaran, untuk menikmati mangga yang manis dan nikmat. Sesuai waktu si mangga, bukan waktu kita.

*Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya*, kata Raja Salomo.

*Salah satu cara kita mengasihi dan menghargai Tuhan, dengan cara mentaati serta mempercayai waktu dan cara-Nya.*
Karena sesungguhnya apa yang kita anggap baik saat ini, belum tentu benar-benar baik di masa depan.

Suatu ketika Joel Osteen naik pesawat. Di samping kursinya ada pegangan yang dipikirnya itu adalah tarikan untuk meja.
Ditarik, tidak terbuka. “Tuhan, tolong….”, doanya dalam hati.
Tetap tidak terbuka.
Sampai akhirnya sang pramugari mengingatkan, itu pegangan pintu darurat.
Untunglah Tuhan tidak menjawab doanya…. Dia menjaga dan menyelamatkannya.
Bukankah kita pun kerap demikian?
Protes, mengapa Tuhan tidak mengabulkan doa kita?

Kadang Tuhan belum menjawab doa kita, karena memberi kesempatan agar kita mengalami proses agar kapasitas kita membesar sehingga mampu untuk mengelola apa yang kita doakan.

Tidak sedikit orang yang menginginkan mobil mewah. Senang, bangga punya mobil mewah… keren, dikagumi teman-temannya.
Jangan lupa, perawatan mobil mewah dengan mobil biasa itu berbeda. Bahan bakar, oli dan berbagai pernak-pernik mobilnya pun jauh lebih mahal daripada mobil biasa. Tidak hanya mampu beli mobilnya, mesti mampu juga untuk membayar biaya perawatannya, plus pengetahuan untuk mengoperasikan dan merawatnya juga.

Tuhan tidak pernah terlambat. He is always On Time.
Meski bagi kita seolah-olah Dia terlambat.
Kita hanya perlu “Only Believe” – Tetap Percaya…. karena Tuhan tahu apa yang sedang dilakukan-Nya.

Ingin jawaban doa segera?
Bergegaslah mengembangkan diri secepatnya dan semaksimal mungkin.
Berdoa, gali firman Tuhan, dan jangan lupa tanya Tuhan, Dia Allah yang menjawab doa!
Ketika kita bertanya, dengan cara-Nya, Dia membuat kita paham. Inilah proses hubungan dibangun, terjadi komunikasi 2 arah.
Tuhan juga mengirimkan guru-guru kehidupan, terbukalah untuk belajar dari mereka yang sudah berjalan di depan kita dan berhasil membangun hubungan yang sangat baik dengan Tuhan.
Darimana kita menilainya?
Dari buah yang dihasilkannya.

Tidak berarti saya sudah jagoan, saya pun masih belajar dan membagikan apa yang dipelajari.
Belajar sama-sama yuk…
Dan ingat:
God is never late he is always on time!
Tuhan tidak pernah terlambat Dia selalu tepat waktu!

God is intentional. HE is deliberate, precise, and knows what HE is doing. Your job is to keep the faith, wait on Him and know that HE is God. – Germany Kent.

Tuhan punya maksud dan tujuan. DIA sengaja, tepat, karena mengetahui apa yang sedang dilakukan-Nya. Tugas kita hanyalah menjaga iman, menantikan Dia dan memahami serta mengakui DIAlah Tuhan. – Germany Kent.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Apakah Anda memiliki Damai Sejahtera?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apakah Anda memiliki Damai Sejahtera?

Apa itu damai sejahtera? Damai dalam kitab suci ini adalah: Shalom = kesejahteraan, kesehatan, kemakmuran, kedamaian.

Yesaya 26:3 (TB) Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.

Dengan kata lain, ketika pikiran kita mantap dalam kasih, pengampunan, dan tujuan-Nya, maka kita akan mendapatkan kesehatan, kemakmuran, dan kedamaian. Kita melihat nasihat serupa dalam Roma 12.

Roma 12:2 (TB) Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Kita dapat mengetahui, jika kita sedang menjadi serupa dengan dunia ini, maka kita tidak memiliki kedamaian. Kekhawatiran dunia ini menghimpit Firman dan menghancurkan kedamaian kita. Namun pikiran yang diperbaharui adalah pikiran yang terfokus pada tujuan-Nya; apa yang merupakan kehendak Tuhan yang baik, berkenan dan sempurna.

Kekhawatiran itu hasil dari upaya hidup di masa depan. Penyesalan itu hasil dari upaya hidup di masa lalu. Nach kedamaian itu hasil hidup di dalam Dia.

Sulit untuk merasa damai jika kehendak dan tujuan Tuhan masih menjadi misteri bagi Anda. Kehendak-Nya mencakup kesehatan Anda dalam setiap bidang kehidupan. Tujuannya mencakup umur panjang dan menyelesaikan tujuan dalam kehidupan kita. Fokuskan pikiran pada kehendak dan tujuan-Nya dan biarkan ‘shalom’-Nya mengalir ke dalam diri kita.

Sumber: Barry Bennett.

*****
Mengapa orang sulit tidur?
Konon karena hatinya tidak damai.

Banyak orang yang menganggap kekhawatiran adalah hal yang normal dalam kehidupan.
That’s why beberapa teman berkomentar, “Namanya orang hidup ya pasti ada yang namanya kuatir….”

Nach ini salah satu contoh Wrong Thinking – Pikiran Salah, yang sudah disuntikkan si musuh, dan diterima sebagai kewajaran dalam hidup.

Kuatir itu artinya menganggap apa yang dikuatirkan lebih hebat daripada Allah kita. Itulah sebabnya seseorang khawatir.
Dan kuatir itu meninggikan si musuh, bukan Tuhan.

Repotnya lagi, karena dianggap wajar, maka memikirkan, merenungkan, menceritakan berulang-ulang apa yang dikhawatirkan pun dianggap normal.
Semakin diulang-ulang menyebabkan ketakutan itu kian tertanam mendalam ke dalam pikiran serta hati.
Lalu hidup pun mengarah pada apa yang ditakutkan….

Ayub 3:25-26 (TB) Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.
Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul.”

Akibatnya, stress dan berbagai penyakit timbul dst. dst…
Masalah pun kian melebar ke mana-mana….

Akhir-akhir ini saya belajar dari praktik
1 Petrus 5:7-8 (TB) Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Pada hari Jumat, RM di sebuah bank menawari jual sebagian investasi, mumpung harga naik, ambil untung. Lalu ditawari beli produk lain, A, misalnya, hari Senin.
Sabtu saya mulai galau… duh, betul gak ya mau beli produk yang ditawarkan. Kuatir rugi dan salah ambil keputusan.
Ingat ayat 1 Petrus 5:7-8 (TB), saya berdoa lalu gak dipikiri lagi. “Tuhan, tuntun saya dalam mengambil keputusan.”

Senin pagi, ternyata ada produk lain yang harganya sedang turun, kupon cukup bagus lalu RM memberikan 2-3 pilihan yang masih oke. Akhirnya ambil produk ini.
Seandainya Sabtu saya mikirin produk A dengan galau, dengan cemas…. kan rugi, ternyata senin yang ditawarkan produk lainnya.

Wow…. punya pengalaman baru….
Only Believe!!!
Yess…yess…yes….
Ciayo….

Praktik yuk…..

Self-discipline begins with the mastery of your thoughts. If you don’t control what you think, you can’t control what you do. – Napoleon Hill.

Disiplin diri dimulai dengan penguasaan pikiran Anda. Jika Anda tidak mengendalikan apa yang Anda pikirkan, Anda tidak bisa mengendalikan apa yang Anda lakukan. – Napoleon Hill.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 78 79 80 81 82 398