Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Endorsement & Kacang Lupa Kulitnya…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Endorsement & Kacang Lupa Kulitnya…

“Kacang memang mesti lupa kulitnya kalo mau ‘dimakan’

Konon.. orang yang tak mengakui kebaikan temannya apalagi orang tuanya, ujung-ujungnya ” dimakan ” orang.

Kok bisa Ko Tom? Bukannya dia udah pinter??

Ya, dia memang jadi pinter, tapi dia kehilangan orang yang bisa memandu arah, kehilangan mentor/ teman baik yang bisa peringati kalo dia salah

Ujung-ujungnya dia dimakan sama orang yang lebih pintar” tulis Tommy Wong di Grup Tanya Mentor …

Diiieeeennnnkkkk….


Ungkapan yang tajam dan membuat saya merenung beberapa hari ini.

Terlebih lagi ada pertanyaan seorang ibu,
“Bu Yenny, tolong tanya apakah seorang anak seharusnya berterima kasih pada orangtuanya, karena jasa-jasa orangtua memelihara dan mendidik sejak kecil? Atau memang wajar jika anak menikmati kesuksesannya tanpa ingat orangtuanya?”
Apalagi sang ibu yang sudah berkorban membesarkan cucu-cucunya, sementara sang anak memburu karirnya.

Pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab. Kita secara naluri tahu bahwa semestinya sebagai manusia kita seharusnya tahu berterima kasih baik kepada Tuhan, mau pun orang-orang yang berjasa dalam hidupnya. Apalagi dengan orangtua yang membesarkannya sejak bayi.

Tetapi semakin modern dunia ini, semakin langka orang-orang yang tahu berterima kasih. Dunia yang sudah jatuh dalam dosa, fokusnya hanya pada dirinya sendiri.
“Apa untungnya bagi diriku?”, itu yang dipentingkan.


“Tuhan baik banget kirim orang-orang terduga” ujar seorang teman dengan penuh syukur.

Jangan lupa, Tuhan yang mengarahkan namun ada orang yang taat menjalankan perintah-Nya. Itu jasa teman kita!

Orang itu bisa datang dan diperkenalkan dengan kita, itu ada yang mereferensikannya. Karena orang yang mereferensikan itu memberi informasi yang baik tentang kita, maka orang itu datang kepada kita. Artinya, ada yang bayar harga Bung!

Orang yang mereferensikan kita, bisa mempengaruhi orang itu karena sebelumnya dia sudah banyak berinvestasi di dalam orang itu. Mungkin memberi buku, traktir makan dll. sehingga orang yang mereferensikan bisa mempengaruhi orang itu agar datang kepada kita. Ada perjalanan panjang, karena orang itu percaya kepada orang yang mereferensikan kita, maka orang itu berharap kita sebaik orang yang mereferensikan kita. Ini dalam pertemanan.
Ibaratnya dalam bidang kepenulisan disebut Endorsement.

Ketika menulis buku, umumnya kita membutuhkan endorsement. Tetapi marak di dunia sosmed yang dikenal dengan istilah endorsement.
Apa itu endorsement?
Dukungan atau sokongan. Endorsement, istilah yang populer di dunia marketing, yang merupakan bentuk promosi sebuah barang atau jasa di media sosial. Biasanya berbayar. Endorsement ini adalah taktik bisnis yang dilakukan produsen, agar produknya laris dibeli konsumen.

“Tujuannya untuk marketing, Bu Yenny, jadi minta endorsement dari tokoh-tokoh yang dikenal masyarakat agar mendukung penjualan buku ibu. Para tokoh ini yang memberikan referensi bahwa buku Bu Yenny, layak dibaca,” demikian. P. Edy Zakheus guru menulis saya, memberikan arahannya.

Tidak mudah memperoleh Endorsement dari tokoh-tokoh terkenal. Dengan adanya Endorsement ini, penulis yang belum punya nama, bisa dikenal. Tidak jarang, orang-orang membeli buku karena mengenal orang yang meng-endorse dan tertarik membaca komentarnya tentang buku tersebut.


Pelajarannya, Tidak Ada Orang Yang Bisa Naik Ke Atas Sendirian

Dalam segala kemudahan yang kita terima, Ada orang yang berjasa membuat kita sampai titik tertentu. Orangtua, guru-guru sekolah, guru-guru kehidupan, pembimbing rohani, teman, mentor dll.
Seruput Kopi Cantik bisa tercipta karena jasa MDC Surabaya yang mendorong dan memberi saya tempat di Warta Jemaat.

Itulah sebabnya, ketika menulis Seruput Kopi Cantik, saya Dengan Sengaja kerap menyebut nama, dengan cara demikian saya bisa mengucapkan terima kasih untuk jasa dan kebaikan yang saya terima,kepada publik. Dan ini lho perbuatan baik yang patut diteladani.

Salah satu tips dalam hidup adalah rajin-rajinlah bersyukur dan berterima kasih atas kebaikan yang kita terima.
Tulis besar-besar kebaikan orang lain, tetapi saat menceritakan keburukan orang, jangan sebut nama. Cukup dengan nama samaran sebagai pembelajaran kehidupan. Apa yang kita tabur, itu yang kita tuai.

“I’ve learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.” – Maya Angelou.

“Saya belajar ternyata orang akan melupakan apa yang Anda katakan, orang akan melupakan apa yang Anda lakukan, tetapi orang tidak akan pernah melupakan perasaan mereka karena Anda” – Maya Angelou.

Saya membiasakan diri, mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan. Saat mengajar gratis, misalnya.
Orang itu segera menjawab, kami yang harus berterima kasih. Tetapi orang itu tidak akan lupa, bagaimana saya menghargai dia. Memuji betapa baiknya dia sudah mengatur semuanya sebagai host.
Itu benih kebaikan yang ditabur, kelak pasti berbuah. Mungkin bukan untuk keuntungan kita tetapi menjadi teladan kecil. Berterima kasih itu wajib.

Kebiasaan berterimakasih membuat kita sadar, butuh teman-teman untuk menjaga kita. Kita butuh mentor, yang mengingatkan kita saat ada bahaya yang mendekat. Jika kita terbiasa berterima kasih, tidak menganggap diri kita lebih hebat daripada yang lain, teman-teman tidak sungkan mengingatkan kita.

Tommy Wong bilang, klo kacang lupa kulitnya, pada gilirannya akan dimakan oleh orang yang lebih pintar daripada dirinya. Takabur bikin lupa diri dan celaka.

P. Timotius Talip itu sahabat yang dengan telaten menjagai saya.
“Hati-hati bu klo si A telpon, sedang ada masalah bla.. bla… bla…” Thanks P. Talip.


Dalam hubungan dengan Allah, kita juga kerap di endorse…. Istilahnya diberi perkenanan alias Favor.

Favor ini tidak bisa dibeli atau diberikan sebagai upah. Favor ini anugerah. Sesuatu yang kita tidak layak, tetapi diberikan karena kasih-Nya pada kita.

Favor Tuhan membuat kita berada di tempat yang tepat, pada saat yang tepat, menjadi orang yang tepat untuk dipromosikan dan berhasil. Ada hal-hal yang sepele tetapi karena diperkenankan Tuhan maka memberi dampak yang dahsyat.
Karena favor Tuhan, kita mengalami percepatan dan hal-hal yang nampak natural tetapi supernatural.

Karena itu, biasakanlah bersyukur kepada Tuhan. Semua kebaikan, kenyamanan, kesehatan dll, itu anugerah-Nya, syukuri dan rasakan betapa Tuhan mengasihi kita.
Cari Tuhan sungguh-sungguh untuk mengenal-Nya, bukan sekedar mencari berkat-berkat-Nya.
Klo kita menyenangkan hati-Nya, apa sich yang gak dia kasi bagi kita? ‘Tul gak?


Bagaimana jawaban pertanyaan tentang Anak tadi?
Tidak ada orang yang suka dituntut. Apa boleh buat, dari ortu yang sama muncul anak-anak yang berlainan karakternya.

Sastrawan wanita China yang terkenal, Yang Jiang menasehati,
“Tak perlu bingung menunggu kunjungan anak cucu. Mereka memiliki kehidupan pribadi yang harus diurus. Mereka seperti gasing yang tak berhenti berputar. Terjepit antara orang tua & anak-anak. Yang tua seperti matahari senja, yang muda bak matahari pagi. Dan tentu saja yg muda lebih mendapatkan banyak perhatian. Itu sudah hukum alam. Itulah siklus perjuangan hidup anak manusia yang tak seorangpun bisa menyangkalnya. Ingatlah bahwa anak-anak kita selalu lebih sibuk daripada kita.”

Sungguh sebuah nasehat yang sangat bijak!

Saya belajar prinsip penting: Jangan berharap pada manusia, termasuk anak, tetapi berharaplah kepada Tuhan saja. Jadikan Allah itu pusat kehidupan kita maka seluruh aspek hidup kita akan menjadi baik.

Tuhan bisa menjamah anak kita atau siapa saja, agar mengasihi kita dengan cara-Nya yang unik, yang paling sesuai dengan apa yang kita butuhkan.
Jangan berharap anak akan mengasihi kita, dengan cara yang kita inginkan. Kita akan kecewa!

Kecewa = Jarak antara Harapan & Kenyataan.

Kita melahirkan anak untuk membesarkan dan melepaskannya.
Ketika tidak mengharapkan sesuatu, maka kebaikan kecil, perhatian anak, akan kita terima dengan ucapan syukur.

Sadarkah kita bahwa hidup manusia itu sesungguhnya, seorang diri? Lahir ke dunia, sendiri… saat meninggal pun sendiri. Siapa yang senantiasa menyertai kita? Hanya Allah saja…!
Fokus kepada Allah, Sang Kehidupan sejati maka seluruh hidup kita akan memancarkan terang-Nya.
Dan terang itu menarik banyak orang kepada kita, mengasihi, menemani karena semua orang rindu pada Terang Allah.

Praktik yuk…..

You don’t choose your family. They are God’s gift to you, as you are to them.- Desmond Tutu

Anda tidak memilih keluarga Anda. Mereka adalah hadiah Tuhan untuk Anda, seperti Anda juga untuk mereka -Desmond Tutu.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Dimanakah Imanmu?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Dimanakah Imanmu?

Ada dua pewahyuan yang akan menentukan jalan hidup Anda. Jika salah satu dari dua pewahyuan ini tidak lengkap atau salah, tidak mungkin kita dapat berjalan dalam iman, dan kita tahu, tanpa iman tidak mungkin menyenangkan Dia (Ibr. 11:6).

Dua pewahyuan yang harus kita miliki adalah,
1) kebaikan Allah, dan
2) apa artinya memiliki Kristus di dalam kita.

Saya menemukan, semakin saya memahami kebaikan Tuhan, semakin saya beriman.
Iman merupakan tanda bahwa kita mengenal-Nya dengan sungguh-sungguh. Semakin mengenal-Nya, semakin kita mempercayai-Nya. Saya tidak perlu “meningkatkan” iman. Saya mengetahui Dia dengan baik, dan kebaikan-Nya adalah dasar bagi hidup saya.

Iman dan takdir yang kita alami tidak akan pernah melampaui pemahaman kita tentang sifat Allah, dan kehadiran-Nya dalam kehidupan kita. Selama Tuhan itu misterius dan berada “di luar sana”, kita akan bergumul dalam kehidupan dan tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi.

Hidup kita terbatas pada persepsi kita tentang Tuhan. Kita hanya mengejar apa yang kita yakini, bahwa Tuhan ingin kita memilikinya. Jika kita tidak yakin, Dia ingin memberkati kita, menyembuhkan kita, atau memakmurkan kita, maka kita tidak akan memiliki iman untuk berkat-berkat itu. Begitu banyak orang bergumul untuk menerima dari Tuhan karena mereka tidak yakin Dia sebaik itu!

Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?
Roma 8:32 TB

Kita semua harus merenungkan ayat ini selama berjam-jam dan berhari-hari. Itu akan mengubah hati dan pikiran kita.

Yesus bertanya kepada Bartimeus yang buta, : ”Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Markus 10:51 TB

Pertanyaan yang sama itu masih “hidup dan aktif” hari ini. Kita harus dapat menanggapi dengan pasti, mengetahui bahwa Dia sebaik itu, dan Dia telah memilih untuk tinggal di dalam kita!

Iman bukanlah subjek untuk dipelajari, tetapi ekspresi kepercayaan dan keyakinan mutlak pada Dia yang mencintai saya, telah mati untuk saya, dan yang sekarang hidup di dalam saya. Sampai kita yakin bahwa Dia ada untuk kita, iman akan terus menjadi pergumulan.

“Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.”
Lukas 12:32 TB

Setuju?

And this is eternal life, that they may know You, the only true God, and Jesus Christ whom You have sent. John 17:3 NKJV

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:3 TB

  • Barry Bennett –

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Setia Dalam Perkara Kecil Dulu…..

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Setia Dalam Perkara Kecil Dulu…..

Seorang pemuda dengan berapi-api menceritakan apa yang dipelajarinya,
“Bu Yenny, saya bersemangat sekali menerima pengajaran Bapak A kemarin. Saya suka dengan imannya yang berani setinggi hingga ratusan miliar. Kan bagi Tuhan gak ada yang mustahil bu…”, ujar si anak muda dengan mata berbinar-binar, dengan sedikit tertipu malu, dengan setengah berbisik berkata,
“Saya juga berdoa dan setting goal pribadi, sebesar nilai Bapak A : 500 Milyar bu… Saya beriman dan sepakat dengan Bapak A.”

DIEEEEEEEENNNNNKKKK….. Speechless!
Mari kita telaah satu persatu.

Pertama, Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Tuhan adalah kalimat yang salah kaprah di dalam masyarakat. Banyak hal yang Tuhan gak bisa!

• Tuhan TIDAK BISA Berbuat Dosa.
• Tuhan TIDAK BISA Berbuat Curang.
• Tuhan TIDAK BISA melanggar Hukum yang ditetapkan-Nya, contohnya Hukum Gravitasi.
Gak percaya?
Meski pun berdoa puasa minta seperti superman, klo lompat dari lantai 17 gedung apartemen, pasti jatuh ke bawah sesuai hukum Gravitasi. Gak bisa melayang apalagi terbang seperti superman. Percayalah.

Ke dua, saya setuju Tuhan mau kasi duit apalagi 500 Milyar, ratusan triliun juga bukan masalah.
Tetapi…. perhatikan!

Tuhan itu Bapa yang baik. Memperlakukan kita seperti kita memperlakukan anak-anak kita.
Biar pun kita punya mobil berderet, tetapi kita tidak mengijinkan anak kita yang berusia 12 tahun menyetir mobil di jalanan.
Why?
Berbahaya untuk dirinya dan orang lain.

Sadarkah kita, bahwa tanpa punya kemampuan mengelolanya, uang dalam jumlah besar itu bukannya jadi berkat melainkan jadi kutuk?

Coba search di google, muncul puluhan bahkan ratusan nama pemenang Lottery jutaan dollar, yang berakhir lebih miskin dan hancur-hancuran dibanding sebelum menang lottery.

Tuhan itu bekerja dengan prinsip:
Barangsiapa dapat dipercaya dalam hal-hal kecil, maka dia dapat dipercaya dalam hal-hal besar.

Be faithful in small things because it is in them that your strength lies. – Mother Teresa

Setialah dalam hal-hal kecil karena di dalamnya terletak kekuatanmu. -Bunda Teresa

Bagi sang pemuda, belajar mengelola dulu dengan bijak duit jutaan yang ada di kantongmu. Pergunakan untuk berbisnis yang baik. Menguntungkan dulu. Hingga mampu mengurus ratusan juta, 1 miliar hingga saat 500 Miliar benar-benar datang, sudah punya ketrampilan mengelolanya.

Duit banyak beredar di mana-mana tetapi yang dicari adalah bisnis yang benar-benar menghasilkan keuntungan.
Bukti bukan janji.
Banyak investor yang mau.

Nach jadikan bisnis kita, bisnis yang menghasilkan keuntungan maka dengan sendirinya investor tertarik kepada kita.

Kesimpulannya, yang harus dikerjakan sang pemuda adalah mengerjakan bagiannya. Bangunlah bisnismu.
Jangan stop dengan bermimpi dan berdoa saja.

Untung karena Sekolah di Charis, prinsip hidup jadi jelas.
Andrew selalu menekankan, belajar, persiapkan diri. Masa persiapan tidak pernah sia-sia.

Belajar berbagai prinsip kebenaran sehingga dalam menjalani hidup, dipandu oleh prinsip-prinsip kebenaran firman Tuhan.
Persiapan yang baik, menghindarkan kita dari ribuan pertempuran yang tidak perlu.
Selama masih sekolah, kita memiliki banyak teman bisa menjaga kita, memastikan tidak melenceng dan ada guru yang menjadi tempat bertanya, belajar dan mendapatkan keteladanan.

Belajar menjadi pribadi yang setia, konsisten dan bisa diandalkan. Meski pun mungkin kita bukan siapa-siapa di sana dan tidak diperhitungkan.
Tuhan melihat kesetiaan kita….
Manusia bisa saja melupakan kita, ingat klo ada butuhnya saja tetapi dahsyatnya Tuhan selalu memperhatikan kita.
Jangan berharap promosi dari manusia.
Nantikan Promosi dari Tuhan, Dia Allah yang setia!
Percayalah!

Meski sudah lulus kelak, tetap harus ada mentor yang terus memandu dan mengawasi kita.
Bahkan sekelas Andrew Wommack yang sudah berkaliber dunia pun memiliki, beberapa orang yang terpercaya dan betul-betul dewasa rohani yang memastikannya tetap berada di jalur yang benar.

Jika kita menanam benih (biji) apel, rawat, siram dan pada waktunya, masa panen apel akan tiba.

Kebenaran Firman Tuhan adalah Allah sendiri. Asalkan ditanam dalam hati kita dan dihidupi, pasti berbuah. Firman Tuhan itu Ya & Amin. Tidak pernah gagal.

Lalu Andrew memberi contoh, saat awal, bergabunglah bantu pelayanan orang lain. Kerjakan apa saja, jangan pilih-pilih.
Baru setelah itu, belajar buat pelayanan sendiri. Segala sesuatu dalam hidup itu bertahap.

Dan cara kerja Tuhan itu Natural + Supernatural.
Kita mengerjakan yang natural, Tuhan campur tangan sehingga kelihatannya natural tetapi hasilnya Supernatural.

Bagaimana Pendapat Anda?

God’s View does not contain any shadowy areas. He will guide you toward what is best for you – Creflo Dollar.

Pandangan Tuhan tidak terpengaruh oleh area yang tertutup oleh bayangan. Dia akan memandu Anda menuju apa yang terbaik untuk Anda – Creflo Dollar.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Bergembiralah dalam Firman-Nya, Carilah Dia dan Jadilah Sejahtera!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Bergembiralah dalam Firman-Nya, Carilah Dia dan Jadilah Sejahtera!

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Matius 6:33 TB

Tuhan ingin melihat anak-anak-Nya menikmati kelimpahan-Nya. Kelimpahan itu dimulai dari dalam, dalam roh yang telah lahir baru. Semua yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kita di bumi ini dan untuk menjadi berkat bagi orang lain dapat ditemukan di dalam diri kita, begitu kita dilahirkan kembali. Sama seperti kata-kata kita dapat menghasilkan dan menciptakan hal-hal baik dari harta yang tersimpan dalam hati ini, pengabdian kita pada Firman-Nya juga akan menghasilkan kesuksesan dan kemakmuran dalam kehidupan kita. Bahkan di bawah perjanjian Hukum Taurat pun, Tuhan menjanjikan kemakmuran.

Kita sekarang memiliki perjanjian yang lebih baik yang berdiri di atas janji yang lebih baik! Jika kita senang dengan Firman Perjanjian Baru dan membiarkannya memenuhi hati serta mulut kita, kelimpahan Allah akan memenuhi kehidupan kita dan melimpah ke dalam kehidupan orang lain pula.

Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya. Mazmur 112:1?, ?3 TB

Sebab itu lakukanlah perkataan perjanjian ini dengan setia, supaya kamu beruntung dalam segala yang kamu lakukan. Ulangan 29:9 TB

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Yosua 1:8 TB

Dan selama ia mencari Tuhan, Allah membuat segala usahanya berhasil. 2 Tawarikh 26:5 TB

”Tuhan itu besar, Dia menginginkan keselamatan hamba-Nya!” Mazmur 35:27 TB

Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Mazmur 68:6 TB

Ke mana juga ia memalingkan muka, ia beruntung.
Amsal 17:8 TB

Tetapi siapa percaya kepada Tuhan, diberi kelimpahan. Amsal 28:25 TB

Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.
3 Yohanes 1:2 TB

Biarkan kemakmuran memerintah di dalam melalui Firman dan itu akan masuk ke dalam setiap area kehidupan kita, secara spiritual, mental, emosional, fisik, dan sumber daya kita. Semua janji Tuhan adalah ‘ya’ dan ‘amin!’

Delight yourself also in the Lord, And He shall give you the desires of your heart. Psalms 37:4 NKJV

Dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Mazmur 37:4 TB

  • Barry Bennett –

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apakah Damai Sejahtera Itu?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apakah Damai Sejahtera Itu?

Drama ganti HP ternyata belum berakhir….
Keesokan harinya, saat mau post artikel, grup broadcast saya raib tak berbekas.
Beberapa kali ganti HP, list broadcast tetap ikut pindah. Saya kehilangan arsip artikel yang di post di masing-masing grup broadcast.
Dan saya lupa siapa saja yang biasa saya kirimi…

“Yenny, koq sudah beberapa hari gak ada kiriman Seruput Kopi Cantik?”, tanya seorang sahabat dari Jogja, Semarang bahkan dari luar negeri.

“Bu, sejak 25 Januari saya tidak menerima artikel Seruput Kopi Cantik lagi,” komentar yang lain.

List broadcast sudah disimpan sejak bertahun-tahun lalu. Tidak semua suka memberi komentar tetapi klo ga ada baru dicari. Mulai di list ulang… meski banyak yang belum pulih.

Merepotkan sekali tetapi ada sesuatu yang berbeda.
Saya tetap tenang dan tidak kehilangan damai sejahtera…
Sadar, ternyata saya sudah berubah.
Yeaaaayyyy…

Dalam hidup, masalah kerap datang tanpa permisi, tanpa ketuk pintu dan tanpa ‘Kulo Nuwun’, istilah Orang Jawa.
Satu-satunya jalan ya… Face The Problem. Hadapi masalahnya. Dan damai sejahtera dalam hati itu luar biasa….
Tanpa emosi, jengkel, marah, kecewa dll.


Seorang teman bertanya,
“Bu Yenny, saya mau damai sejahtera yang diceritakan di Seruput Kopi Cantik. Bagaimana caranya? Bu Yenny tahu kan … kesenangan dunia apa yang belum saya nikmati? Semua sudah. Ke pelosok dunia pun sudah tetapi damai sejahtera itu yang gak ada. Hari ini peaceful, besok berbeda… Hidup Jadi seperti yoyo yang naik turun, melelahkan!”

Bagi dunia, damai diartikan tidak adanya sesuatu. Contoh, jika tidak ada perang, pertengkaran, perselisihan, itu artinya damai.
Mereka hanya mengharapkan ketenangan semata.

Peace Is Not The Absence of Something… war etc. The peace of God, “which transcends all understanding,” is the harmony and calmness of body, mind, and spirit trusting in the power and grace of God.

Damai Bukan Ketiadaan Sesuatu… perang, misalnya. Kedamaian Allah, “yang melampaui segala akal,” adalah keharmonisan dan ketenangan tubuh, pikiran, jiwa, dan roh yang percaya pada kekuatan dan anugerah Allah.

Damai dalam Tuhan itu berbeda. Meski pun situasi di luar nampak kacau balau, tetapi hati kita tetap damai. Damai yang jauh melampaui situasi yang dihadapi. Inilah perasaan damai karena Damai itu sesungguhnya Seorang Pribadi yaitu Allah sendiri.

Ketika jangkar pengharapan kita disahkan dan berdiri kokoh pada Pribadi Yang Tak Tergoyahkan, maka damai bukan lagi hidup tanpa badai melainkan tetap bersukacita di tengah badai yang bergelora.

Suatu ketika diadakan lomba menggambar PEACE. Kebanyakan pelukis menggambarkan danau biru yang indah, pemandangan cantik seperti di Swiss. Ada pula yang menggambar gunung tinggi, di antara hamparan sawah yang menghijau.
Dan pemenangnya, adalah lukisan badai bergelora yang tengah menghantam batu besar di laut. Nampak angin badainya sangat kuat menggelora, dan di batu bagian atas, ada lubang kecil nampak seekor burung kecil tengah bernyanyi di tengah badai.
Inilah damai sejahtera yang sesungguhnya!

Jika kita menantikan damai dan bahagia, tergantung situasi di luar, maka dengan cerdik iblis membuat situasi diluar senantiasa bergelora, hingga harapan untuk merasa damai jadi pupus. Akhirnya kita kehilangan harapan.

Damai sejahtera yang sejati, diperoleh karena pengenalan akan Allah. Semakin dalam mengenal-Nya, semakin sadar, kita dikasihi apa adanya… tanpa syarat.
Tuhan tidak pernah meninggalkan atau membiarkan kita. Apa pun yang terjadi, seburuk apa pun situasinya, Tuhan bisa mengubahnya menjadi kebaikan kita. Ini jaminan yang luar biasa!

Kasih Allah melalui hubungan yang kita bangun, sedemikian kokoh dan memuaskan jiwa kita, sehingga apa pun yang dilakukan orang lain, tidak lagi penting.

Sadarkah kita, klo mudah tersinggung dan terluka, kuncinya bukan mengharapkannya dari pasangan, anak, teman dsb… kasih manusia itu terbatas.
Bangun fondasi kasih pada Allah, maka ketika kita sudah diputuskan di dalam Dia, apa pun yang dilakukan orang terhadap kita, tidak lagi mempengaruhi kita lagi.

Ketika tidak lagi diombang-ambingkan perasaan lagi, kita bisa tetap tenang menunggu arahan-Nya, berrespon sesuai kehendak-Nya. Pada gilirannya, justru situasi diluar kita yang justru berubah.

Dahsyat bukan?

Sahabat saya, Bu Jane, berpuluh-puluh tahun suaminya ke sana ke mari, tergoda dengan wanita lain. Akhirnya kembali, karena Bu Jane tetap tenang tidak tergoda mengikuti perasaan atau cara dunia meresponi.
Saat suaminya dalam keadaan sakit, perlu ketelatenan untuk merawatnya. Tidak ada sedikit pun rasa marah, sakit hati di hatinya, justru hatinya jatuh kasihan karena kasih Allah di hatinya…

Sulit dimengerti dengan akal pikiran normal. Tetapi itulah yang terjadi ketika seseorang sudah mengalami kasih radikalnya Allah…
B. Jane hanya memiliki kasih dan kasih Allah semata…
Dia tetap damai dalam melewati semuanya.. suami dan keluarganya berubah karena demonstrasi kebaikan- kebaikan Tuhan melalui Bu Jane.

Apa yang kamu lakukan, memiliki dampak yang lebih besar daripada apa yang kamu katakan – Steven Covey, tertulis di post Jonathan _ Andi _ W di wall Tanya Mentor.

Mari kita hidup mendekat kepada Tuhan, alami kasih-Nya dan jadilah berubah….

“We must allow the Word of God to confront us, to disturb our security, to undermine our complacency and to overthrow our patterns of thought and behavior.”John Stott

Kita harus mengizinkan Firman Tuhan untuk mengkonfrontasi kita, mengganggu keamanan kita, merusak rasa puas diri kita sendiri dan menjungkirbalikkan pola pikir dan perilaku kita.” John Stott.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 137 138 139 140 141 404