Articles

Kalau Mimpi Belum Terjadi, Apa Tuhan Lupa?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kalau Mimpi Belum Terjadi, Apa Tuhan Lupa?

Menyalakan kembali mimpi terdengar indah. Tapi kenyataannya?
Sering kali jauh dari kata mudah. Aku pun belum melihat hasil dari beberapa doa dan mimpi yang sudah lama tertanam di hati. Tapi anehnya, justru di masa penantian itu, aku mulai merasakan iman yang bangkit kembali. Bukan karena sesuatu terjadi. Tapi karena aku belajar percaya… sekali lagi.

Kita sering berpikir iman itu soal menerima jawaban. Tapi kenyataannya, iman justru paling nyata ketika belum ada hasil apa pun. Ketika kita tetap percaya, padahal belum ada perubahan. Di situlah iman diuji—dan dimurnikan.

While you’re waiting for God to change your situation, He’s changing you.

Saat Anda menunggu Tuhan mengubah situasi Anda, Dia mengubah Anda.

Masa tunggu membuat kita bertanya ulang: apa sebenarnya yang jadi sandaran hidupku? Apakah aku sungguh berharap kepada Tuhan? Atau diam-diam aku menaruh harapan pada pasangan, anak, pekerjaan, pelayanan, atau hal-hal lain yang bisa lenyap sewaktu-waktu?

Kadang kita baru sadar setelah mimpi itu gagal total. Harapan seakan dicabut dari tangan kita. Tapi justru di titik itu, Tuhan sedang menunjukkan, harapan kita perlu diarahkan kembali. Bukan pada apa yang bisa Tuhan lakukan, tapi pada siapa Dia. Sesungguhnya, Tuhan sendirilah harta dan tujuan kita. Bukan hasil. Bukan pencapaian. Bukan pengakuan.

Aku juga sempat bertanya dalam hati: mimpi ini sebenarnya buat siapa? Untuk membuktikan aku bisa? Supaya orang kagum? Atau mimpi ini memang datang dari Tuhan, dan hanya bisa terjadi kalau aku hidup untuk menyenangkan Dia?

Waktu tunggu sering jadi cermin. Tuhan menunjukkan sisi-sisi diriku yang masih harus dibentuk. Masih terlalu banyak “aku”-nya. Ambisi pribadi. Ingin cepat. Ingin terlihat berhasil. Kalau saat itu mimpi langsung jadi kenyataan, bisa-bisa aku malah rusak sendiri.

Dan memang, dalam banyak hal, aku melihat bagaimana Tuhan tidak menjawab doa-doaku saat aku ingin—karena Dia sedang bekerja di area yang tidak aku lihat. Di balik layar. Sambil juga bekerja dalam diriku. Memurnikan niat, mengubah fokus, dan mengajarkanku untuk percaya, bukan karena keadaan baik, tapi karena Dia baik.

Yang sering luput kita sadari adalah: bentuk akhir dari mimpi itu bisa sangat berbeda dari ekspektasi kita. Tapi waktu itu tiba, kita akan sadar—ini jauh lebih baik. Bukan cuma lebih indah, tapi juga lebih kuat dan tahan lama. Karena mimpi yang lahir dari proses bersama Tuhan punya akar yang dalam. Bukan euforia sesaat.

Teringat kisah Yusuf. Dapat mimpi besar dari Tuhan. Tapi malah dijual, dijebak, dipenjara. Rasanya seperti hidup yang salah arah. Tapi ternyata, justru lewat semua itu Tuhan sedang mempersiapkannya. Bukan hanya untuk posisi tinggi, tapi untuk menjadi seseorang yang sanggup mengampuni dan menyelamatkan orang banyak. Prosesnya panjang. Tapi hasilnya abadi.

Aku juga punya mimpi. Menulis. Tapi dulu aku merasa nggak layak. Nggak punya latar belakang yang berhubungan dengan tulis-menulis Tapi Tuhan tuntun langkah demi langkah. Bahkan membawaku masuk ke sekolah Charis. Butuh waktu sampai bisa benar-benar melangkah. Penuh liku. Penuh keraguan. Bahkan sempat merasa, “Mungkin aku salah mendengar Tuhan…”

Tapi hari ini aku bisa berkata: penantian itu penting. Karena Tuhan lebih peduli pada menjadi siapa aku, bukan hanya apa yang aku lakukan. Dan ketika waktu-Nya tiba, kita akan tahu… ini bukan hasil kerja keras kita. Tapi karya kasih-Nya.

“Sometimes God will slow you down so that the evil ahead of you will pass before you get there. Your delay could mean your protection.” – Tony Gaskins

“Terkadang Tuhan memperlambat langkahmu supaya kejahatan yang ada di depanmu berlalu lebih dulu. Penundaanmu bisa jadi perlindunganmu.” – Tony Gaskins

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#Inspirasi Kebaikan #MotivasiKebaikan
#PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Strategi Cerdas Menghadapi Pengritik & Mengubahnya Menjadi Berkat!
Batal Terbang Demi Ibadah: Kebetulan, Takdir, atau Ketaatan?
Nicky Cruz: Dari Kegelapan Menuju Terang