“Wow… Kanas Lake! Keindahan yang Jadi Senjata Cerdas Tiongkok”
Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra
“Wow… Kanas Lake! Keindahan yang Jadi Senjata Cerdas Tiongkok”
Pagi-pagi sekali kami sudah berangkat menuju Kanas Lake National Forest Park. Udara masih segar, matahari perlahan naik dari balik pegunungan. Namun betapa terkejutnya saya, ternyata pengunjung sudah membludak. Bus-bus wisata, mobil pribadi, hingga rombongan tur tampak memenuhi jalan menuju danau yang terkenal ini. Seakan semua orang berlomba untuk tiba lebih awal.
Rupanya pemerintah Tiongkok memang sangat cerdik. Sebelum Covid-19, sekitar 100 juta warganya setiap tahun berlibur ke luar negeri. Dari hitung-hitungan sipoa jelas tidak menguntungkan, devisa begitu saja mengalir keluar. Apa yang dilakukan? Mereka mengubah strategi. Objek-objek wisata dikelola serius: dibuat nyaman, cantik, bersih, dan lengkap fasilitasnya. Mulai dari jalan masuk, transportasi, hotel, restoran, hingga toilet umum – semua dipikirkan dengan detail.
Hasilnya luar biasa. Sampai dengan bulan Oktober ini saja, booking pesawat, hotel, dan paket perjalanan ke Xinjiang sudah menembus 130 juta orang. 98% adalah turis lokal. Wow… betapa lihainya strategi ini, sehingga uang rakyat tetap berputar di dalam negeri, menghidupkan ekonomi lokal dan menyejahterakan masyarakat.
Begitu memasuki kawasan Kanas, suasana langsung berbeda. Hamparan hutan cemara dan birch menyambut kami, menjulang tinggi seakan menjadi pintu gerbang alami. Di musim gugur, dedaunannya berubah warna menjadi emas, jingga, dan merah. Rasanya seperti berjalan di dalam lukisan yang hidup, setiap langkah menghadirkan pemandangan baru yang menakjubkan.
*Kanas* sering disebut sebagai salah satu danau tercantik di Tiongkok, bahkan dijuluki *Swiss-nya Timur*
Tak hanya itu, di sepanjang jalur sungai terdapat kelokan-kelokan cantik seperti Moon Bay, Fairy Bay, dan Wolong Bay. Ajaibnya, warna air di tiap kelokan bisa berbeda, tergantung cahaya matahari dan kandungan mineral alami. Berjalan di sepanjang tepian sungai ini seperti menikmati galeri seni alam, di mana setiap sudut menyuguhkan lukisan baru.
Dan ketika akhirnya sampai di tepi danau, saya terdiam. Uniknya, warna air di Moon Bay (Teluk Bulan) bisa berubah-ubah sesuai musim dan cahaya matahari – kadang biru jernih, kadang hijau toska, bahkan bisa keabu-abuan saat cuaca mendung. Semua itu menambah kesan mistis, seolah benar-benar sedang melihat “bulan” yang jatuh ke bumi.
Fairy Bay (Teluk Bidadari/Peri Teluk) yang tenang dan jernih, sering diselimuti kabut tipis di pagi hari. Suasananya terasa magis, seperti dunia dongeng, sehingga disebut tempat para peri turun bermain.
Puncaknya di Wolong Bay (Teluk Naga Tidur), kelokan sungai yang bentuknya menyerupai naga sedang tidur. Dikelilingi pepohonan rimbun, panorama ini melambangkan kekuatan dan keberuntungan dalam budaya Tiongkok.
Nampak bak pulau yang dikelilingi sungai dimana airnya berwarna biru kehijauan, tenang, seakan sebuah cermin raksasa yang memantulkan langit biru dan gunung bersalju di kejauhan lengkap dengan perpaduan daun hijau kuning serta sedikit merah . Kabut tipis melayang di atas permukaan, memberi kesan misterius nan anggun.
Wow… sulit rasanya menggambarkan dengan kata-kata.
Dan foto cantik pemandangan ini, hasil jepretan teman tur, #JaniWiguna dengan kamera khususnya. Thanks Jani!
Perjalanan ini bukan sekadar wisata mata, tetapi juga wisata hati. Alamnya mengajarkan keteduhan, sementara strateginya mengajarkan kecerdikan. Negeri ini berhasil mengubah “beban devisa keluar” menjadi “mesin ekonomi dalam negeri” hanya dengan menata da mempercantik apa yang sudah mereka miliki.
Wow… Kanas Lake mengingatkan saya bahwa kebijaksanaan bukan hanya soal strategi besar, tetapi juga tentang menghargai dan mengelola dengan baik apa yang ada di tangan kita.
Prinsip yang senantiasa Tuhan ajarkan dan sudah didepositkan di dalam setiap kita.
Setiap manusia itu unik, berbeda, limited edition dan lengkap… apa yang kita butuhkan untuk hidup berkemenangan sudah tersedia di dalam roh kita.
Sudahkah kita berkolaborasi dengan-Nya untuk menjalani hidup ini selangkah demi selangkah bersama-Nya?
Dan setiap langkah, merupakan suatu mujizat!
“Nature is painting for us, day after day, pictures of infinite beauty if only we have the eyes to see them.” – John Ruskin.
“Alam setiap hari melukiskan bagi kita gambar-gambar dengan keindahan tak terhingga, jika saja kita punya mata untuk melihatnya.” – John Ruskin.
YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN
o
#seruputkopicantik
#yennyindra
#Inspirasi Kebaikan #MotivasiKebaikan
#PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesam
