Articles

The Power of Kindness – Dunia Butuh Lebih Banyak Malaikat Seperti Kita.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

The Power of Kindness – Dunia Butuh Lebih Banyak Malaikat Seperti Kita.

Ketika Conan O’Brien dipecat dari The Tonight Show pada tahun 2009, dunia mengira dia akan baik-baik saja. Ia figur publik, lucu, cerdas, dan terkenal. Tapi di balik layar, hatinya remuk. Perasaan gagal, ditolak, dan dibuang begitu saja menyelimuti hari-harinya.

Di masa-masa seperti itu, kita semua bisa mengerti. Ada saat dalam hidup di mana semuanya terasa gelap. Doa seolah tidak dijawab. Orang-orang menjauh. Kita terpuruk, merasa sendiri, bahkan ditinggalkan oleh mereka yang kita pikir akan tetap ada.

Namun justru dalam momen paling gelap itu, kasih Tuhan bisa hadir… lewat cara yang paling tak terduga.

Di tengah kepedihannya, Conan mendapat telepon dari seseorang yang tidak terlalu dekat dengannya: Robin Williams.
Dia artis yang sangat tenar.
Conan bahkan tidak tahu dari mana Robin bisa mendapatkan nomor pribadinya. Tapi Robin menelepon dan memintanya datang ke sebuah toko sepeda di Santa Monica.

Setibanya di sana, Conan mendapati sebuah sepeda Colnago mewah berwarna hijau cerah yang sudah dibayar penuh atas nama Robin. Tanpa banyak kata, Robin berkata, “Kamu bakal suka sepeda itu, Chief. Keliling aja—kamu bakal merasa lebih baik.”

Terdengar aneh, ya? Tapi saat Conan melihat sepeda itu, ia tertawa. Bukan karena harganya. Tapi karena hatinya disentuh. Ia merasa dilihat. Dihargai. Disayangi. Dan ketika ia mulai mengayuh sepeda itu di udara pantai California, hatinya mulai pulih.

Itulah kuasa kebaikan. The power of kindness.

Tuhan sering bekerja dalam diam. Ia tidak selalu mengirim kilat atau gemuruh. Tapi Dia hadir lewat seseorang yang mau taat pada dorongan lembut di hati. Robin mungkin tidak tahu dampak dari sepeda itu. Tapi kebaikannya menjadi bentuk nyata dari kasih Tuhan—yang menjangkau Conan di saat ia nyaris putus asa.

Kita pun bisa ada di dua sisi.

Di satu sisi, ketika kita berada di lembah hidup, terpuruk dan merasa ditinggalkan, tetaplah buka hati. Jangan tenggelam dalam kepahitan. Jangan tutup diri. Fokuskan hati pada Tuhan, meski tidak ada hal yang terasa masuk akal. Karena di saat kita berpikir semuanya sudah selesai, Tuhan sedang menggerakkan seseorang—entah dari mana—untuk datang membawa penghiburan, harapan, bahkan tawa.

Di sisi lain, ketika Tuhan menggerakkan hati kita untuk melakukan sesuatu, walau tampaknya sepele, aneh, atau tidak masuk akal—lakukan saja. Kirim pesan. Telepon seseorang. Belikan kopi. Dengarkan tanpa menghakimi. Atau bahkan… belikan sepeda hijau terang. Siapa tahu, kita sedang menjadi “malaikat” yang dikirim Tuhan untuk menjawab doa orang lain.

Seringkali kita berpikir, untuk dipakai Tuhan harus punya panggung, punya suara besar, atau punya banyak uang. Padahal Tuhan hanya butuh satu hal: hati yang mau peka dan taat. Karena kasih-Nya bekerja lewat tindakan kecil yang dilakukan dengan ketulusan besar.

Kasih Tuhan itu nyata. Ia tahu persis kapan dan bagaimana menjangkau anak-anak-Nya yang sedang terluka. Dan ketika Dia ingin menyampaikan kasih-Nya, Dia sering memakai kita—yang bersedia.

Jangan remehkan satu tindakan baik. Jangan anggap sepele satu dorongan dari Roh Kudus yang muncul tiba-tiba di hati kita. Bisa jadi, itulah momen yang menyelamatkan hari seseorang. Bahkan menyelamatkan hidupnya.

Dan saat kita sedang di titik rendah, ingatlah… Tuhan tidak pernah jauh. Dia akan menemukan cara untuk menunjukkan bahwa Dia peduli. Bisa lewat siapa saja. Bisa lewat apa saja.

“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”

Mungkin hari ini, kita sedang menunggu ‘Robin Williams’-kita.

Atau… mungkin justru kita yang sedang dipanggil untuk menjadi Robin bagi orang lain.

Who knows
Yuuuuk taat…..

“Do your little bit of good where you are; it’s those little bits of good put together that overwhelm the world.” – Desmond Tutu.

“Lakukanlah kebaikan kecil di tempatmu berada; karena kumpulan kebaikan kecil itulah yang mampu mengubah dunia – Desmond Tutu.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#Inspirasi Kebaikan #MotivasiKebaikan
#PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Small Things Matters
God’s Way Kunci Kesembuhan & Kesuksesan!
Rahasia Iman Abraham Yang Tak Tergoyahkan….