Mintalah, Maka Kamu Akan Menerima.
Seruput Kopi Firman
Yenny Indra
Mintalah, Maka Kamu Akan Menerima.
“Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” (Lukas 11:9)
Ini janji Yesus sendiri. Bukan pendapat orang. Bukan karangan motivator. Tapi anehnya, banyak orang Kristen berdoa, tapi tidak menerima. Lalu mulai mencari-cari alasan: mungkin belum waktunya, mungkin Tuhan tidak mau.
Padahal, kalau Yesus sudah berkata setiap orang yang meminta akan menerima, berarti masalahnya bukan di Tuhan. Mungkin ada yang salah dalam cara kita berdoa atau cara kita menerima.
Yakobus 4:3 bilang, “Kamu berdoa juga, tetapi tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa.”
Artinya, bukan sekadar minta, tapi kita perlu tahu apa yang sudah dijanjikan Tuhan dalam Firman-Nya. Kalau yang diminta adalah bagian dari penebusan Kristus — pengampunan, damai, kesembuhan, hikmat, pemulihan, jodoh, anak, keuangan — semua itu sudah disediakan. Tinggal bagaimana kita percaya dan menerima.
Kita butuh iman. Ibarat listrik sudah terpasang di rumah, tapi lampu tetap gelap kalau tidak ada yang menyalakan saklar. Firman itu janjinya. Perkataan kita adalah saklarnya. Iman menyalakan kuasa Tuhan. Dan konsistensi adalah kuncinya.
Ini bukan teori. Saya ingin bagikan kisah nyata yang luar biasa — yang tidak hanya terjadi di Amerika, tapi juga sampai Afrika. Karena Firman Tuhan bekerja di mana pun, termasuk di Indonesia!
Tahun 1981, Dodie Osteen didiagnosis kanker hati metastasis. Dokter hanya memberi waktu hidup beberapa minggu. Tapi Dodie memilih percaya pada Firman, bukan vonis dokter. Ia pulang ke rumah, menempelkan ayat-ayat kesembuhan di seluruh rumah, memperkatakan janji Tuhan setiap hari, menolak takut, tetap memasak, tetap bergerak sebagai wujud iman bahwa ia disembuhkan. Ia bahkan berdiri secara harfiah di atas Alkitab, menegaskan bahwa hidupnya berdiri di atas Firman. Tidak instan. Tapi beberapa bulan kemudian, tubuhnya bebas kanker — dokter pun tidak bisa menjelaskan secara medis.
Mengapa Dodie begitu beriman?
Sebelumnya, putrinya Lisa lahir dengan tali pusat melilit leher, tidak bisa minum, duduk, atau menelan. Dokter bilang kemungkinan besar Lisa tidak akan berjalan. Tapi John dan Dodie memilih percaya. Mereka mengucap syukur seperti Lisa sudah sembuh, setiap hari. Secara bertahap Lisa berkembang. Sebelum usia 1 tahun, Lisa sudah bisa berjalan. Kini Lisa sehat, cantik, dan aktif melayani Tuhan.
Pengalaman bersama Tuhan ini membuat Dodie memiliki iman yang terlatih.
Pastor Robert Kayanja dari Uganda pernah datang ke rumah John dan Dodie Osteen, tidak hanya disambut secangkir kopi dan doa. Waktu itu dia belum menikah. Dodie mendoakan dan tak lama dia menikah dengan Jessica. Lalu selama 5 tahun mereka belum punya anak. Dodie mendoakan terus sampai lahir anak pertama, lalu disusul anak kembar.
Saat salah satu putrinya didiagnosis kanker dan divonis hidup 3 bulan, Robert kembali mengingat kesaksian Dodie. Ia berdoa setiap hari, berdiri atas Firman. Dalam kunjungannya ke Amerika, Dodie memberikan sapu tangan yang sudah diurapi untuk ditumpangkan pada anaknya. Hasilnya? Anaknya sembuh total.
Hari ini, Pastor Robert menyebut dirinya Black Osteen, saking bersyukurnya.
Kisah lain yang menggetarkan hati tentang George Müller, penginjil dari Inggis, yang berdoa setiap hari untuk lima orang temannya agar mereka diselamatkan.
Orang pertama bertobat setelah beberapa bulan.
Orang kedua, setelah beberapa tahun.
Orang ketiga, setelah 10 tahun.
Orang keempat, 25 tahun kemudian, sesaat sebelum Müller meninggal.
Orang kelima, bertobat setelah kematian Müller, lebih dari 50 tahun sejak Müller mulai berdoa.
Selama puluhan tahun, Müller tidak pernah berhenti mendoakan mereka, meskipun belum melihat hasilnya. Ia percaya bahwa Tuhan akan menjawab doanya — dan benar, semuanya akhirnya menerima Kristus.
Doa Terjawab!
Apa kunci dari semua ini?
Bukan karena suara Tuhan terdengar, mimpi, penglihatan, atau nubuatan.
Hanya satu: berdiri di atas Firman.
Konsisten. Tidak goyah. Tidak peduli berapa lama atau apa pun keadaannya.
Fakta bisa berubah. Firman Tuhan tidak.
Mintalah, maka kamu akan menerima.
Dan jika Firman ini nyata di Amerika dan Afrika, Firman yang sama bekerja juga di Indonesia.
“Ketika kamu kembali kepada Tuhan, tidak ada yang bisa mengalahkanmu.” — Smith Wigglesworth
“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.” — Yakobus 4:8
Jadi… Siap berdiri di atas Firman dan menerima apa yang sudah dijanjikan-Nya?
God will pass over a million people just to find someone who believes Him.” – Smith Wigglesworth.
“Tuhan akan melewati sejuta orang hanya untuk menemukan satu orang yang sungguh percaya kepada-Nya.” – Smith Wigglesworth.
YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN
#SeruputKopiFirman
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

