Articles

JEHOVAH SHAMMAH TUHAN HADIR DI SANA

Seruput Kopi Firman Tuhan
Yenny Indra

JEHOVAH SHAMMAH
TUHAN HADIR DI SANA

Pernahkah kita merasa sendirian? Seolah semua orang pergi dan hanya kita yang tertinggal?

Tenang. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Dia adalah Jehovah Shammah, Tuhan hadir di sana.

Nama ini muncul di bagian terakhir kitab Yehezkiel. Kota yang dilihat Yehezkiel dalam penglihatannya diberi sebuah nama yang sangat indah:

“Sejak hari itu nama kota itu ialah: TUHAN HADIR DI SITU.”
Yehezkiel 48:35

Setelah begitu banyak kisah tentang kehancuran, pembuangan dan penderitaan, kitab Yehezkiel ditutup dengan gambaran pemulihan dan kehadiran Tuhan.

Jehovah Shammah. The LORD is there.

Bukan sekadar nama yang indah. Bagi kita, ini mengingatkan kepada janji Yesus sendiri:

“Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Matius 28:20

Tuhan tidak hanya bersama kita ketika segala sesuatu berjalan baik. Ketika keadaan di sekeliling kita gelap, ketika air mata mengalir, ketika jawaban yang ditunggu belum terlihat, Dia tetap bersama kita.

Banyak di antara kita menantikan penggenapan janji-janji Tuhan. Namun sering kali kita ingin segera melihat hasil akhirnya dan tidak menyukai perjalanan menuju ke sana.

Yakobus 1:2-3 berkata:

“Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.”

Perhatikan, Firman tidak mengatakan bahwa Tuhanlah sumber pencobaan atau masalah kita. Tetapi ketika tantangan datang, iman kita dapat tetap berdiri di atas Firman. Di situlah ketekunan berkembang.

Firman yang sebelumnya hanya kita mengerti di kepala mulai kita praktikkan dalam kehidupan nyata. Kita belajar mempercayai Tuhan ketika keadaan belum berubah. Kita belajar mengikuti tuntunan Roh Kudus ketika belum mengetahui seluruh jawabannya.

Seperti otot yang menjadi kuat ketika dilatih, iman pun bertumbuh ketika digunakan.

Kesuksesan dalam bisnis, pelayanan maupun kehidupan keluarga juga bukan terjadi dalam semalam. Ada perjalanan panjang di baliknya. Ada saat jatuh, belajar, bangkit kembali, memperbarui pikiran dengan Firman, mendengarkan tuntunan Roh Kudus, lalu melangkah lagi.

Dan yang paling indah, Tuhan tidak menunggu kita di garis akhir.

Dia tidak berkata, “Berjuanglah sendiri. Kalau sudah berhasil, Aku akan menemuimu di sana.”

Tidak.

Dia menyertai kita sekarang.

Tuhan hadir dalam perjalanan. Roh Kudus tinggal di dalam kita, mengajar, menuntun dan mengingatkan kita kepada kebenaran Firman.

Corrie ten Boom mengalami kebenaran ini dengan cara yang sangat nyata. Ia adalah seorang wanita Kristen Belanda yang bersama keluarganya menolong menyembunyikan orang-orang Yahudi dari Nazi pada masa Perang Dunia II.

Corrie dan kakaknya, Betsie, akhirnya ditangkap dan dikirim ke kamp konsentrasi Ravensbrück.

Tempat itu penuh penderitaan dan kematian. Namun justru di sana mereka tetap berpegang kepada Tuhan. Mereka berhasil membawa sebuah Alkitab kecil dan menggunakannya untuk membaca Firman serta menguatkan sesama tahanan.

Di tempat yang secara manusia tampak begitu gelap, mereka menemukan bahwa kegelapan tidak dapat mengusir kehadiran Tuhan.

Betsie mengungkapkan sebuah kebenaran yang kemudian terus dibagikan Corrie:

“There is no pit so deep, that God’s love is not deeper still.”

Tidak ada jurang yang begitu dalam sehingga kasih Tuhan tidak lebih dalam lagi.

Itulah gambaran Jehovah Shammah.

Bukan berarti Tuhan adalah sumber penderitaan mereka. Kejahatan tetaplah kejahatan. Tetapi kejahatan manusia tidak mampu membuat Tuhan meninggalkan anak-anak-Nya.

Setelah perang berakhir, Corrie bahkan memberitakan pengampunan dan kasih Kristus kepada banyak orang di berbagai negara.

Lalu apa artinya Jehovah Shammah bagi kita hari ini?

Saat merasa sendiri, Jehovah Shammah.
Saat bingung, Jehovah Shammah.
Saat bisnis menghadapi tantangan, Jehovah Shammah.
Saat keluarga sedang bergumul, Jehovah Shammah.
Saat jawaban doa belum terlihat oleh mata, Jehovah Shammah.

Namun bagi kita yang hidup dalam Perjanjian Baru, ada sesuatu yang bahkan lebih dahsyat.

Tuhan bukan hanya hadir di sana.

Roh-Nya tinggal di dalam kita.

“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah…”
1 Korintus 6:19

Jadi kita tidak perlu menjalani kehidupan dengan mentalitas orang yang ditinggalkan Tuhan.

Di dalam Kristus, kita membawa hadirat-Nya ke mana pun kita pergi.

Sahabat, jangan percaya kepada perasaan yang berkata bahwa kita sendirian. Perasaan dapat berubah. Keadaan dapat berubah. Tetapi Firman Tuhan tetap.

Jehovah Shammah.

Tuhan menyertai kita dalam suka maupun duka, dalam keberhasilan maupun tantangan. Dan melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam kita, kehadiran-Nya bukan sekadar sebuah konsep yang kita ketahui.

Dia hadir.

Di sini.

Sekarang.

“Hard times may have held you down, but they will not last forever. When all is said and done, you will be increased.”
— Joel Osteen

“Masa-masa sulit mungkin telah menahan Anda, tetapi semuanya tidak akan berlangsung selamanya. Ketika semuanya telah berlalu, Anda akan mengalami peningkatan.”
— Joel Osteen

??YennyIndra??
www.yennyindra.com

TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
?? MPOIN PLUS & PIPAKU ??
?? SVRG ??
?? SWEET O’ TREAT ??
?? AESTICA ID ??
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopifirmanTuhan
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

“Tuhan tidak menunggu kita di garis akhir. Dia hadir dalam setiap langkah perjalanan. Bahkan ketika mata belum melihat jawaban, kita dapat tetap melangkah dengan tenang karena Sang Penjawab tinggal di dalam kita.”
— Yenny Indra

“God is not waiting for us at the finish line. He is present in every step of the journey. Even when our eyes have not yet seen the answer, we can keep walking in peace because the One who holds the answer lives within us.”
— Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
SAMPAH
Turunlah Dari Roller Coaster…
Dengarkan dan Disembuhkan