Articles

Bintang Tujuh di Tengah Samudra: Pengalaman Berlayar Bersama Regent Seven Seas Explorer….


Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Bintang Tujuh di Tengah Samudra: Pengalaman Berlayar Bersama Regent Seven Seas Explorer….

Liburan senantiasa menyenangkan, terlebih lagi menikmati Regent Cruise – Seven Seas Explorer dari Benoa, Bali mulai tanggal 12 Desember 2025, menuju Sydney, Australia.
Direncanakan kami akan tiba tanggal 28 Desember 2025.

Diprakarsai oleh Kristina Roberts, kami semua berdelapan liburan bersama-sama.
Kristina, P. Indra, saya – YennyIndra, Silvy, dr. Daniel & Tjuarty, Sur & Ayun.

Saya sudah puluhan kali menikmati cruise, dari Asia Tenggara, Alaska, Eropa, Amerika, hingga Oasis of the Seas yang pernah menyandang predikat kapal pesiar terbesar di dunia pada masanya. Artinya, saya bukan baru pertama kali naik kapal pesiar. Standar sudah terbentuk. Tidak mudah terkesan.

Namun Regent Seven Seas Explorer memberi rasa yang berbeda sejak hari pertama.

P. Anton Thedy dari TX Travel berkomentar sambil tertawa, “Ini bintang tujuh.”
Saya menimpali, “Kayak obat sakit kepala saja ya… hahaha.”
Tapi semakin hari di kapal ini, saya paham maksudnya. Ini bukan sekadar mewah. Ini pengalaman yang matang, tenang, dan penuh perhatian pada detail.

Hal pertama yang langsung terasa adalah ruang dan ketenangan. Regent tidak mengejar jumlah penumpang. Semua kabin adalah suite dengan balkon pribadi.
Kamar di Regent luas dan terasa seperti apartemen pribadi.
Ada wardrobe terpisah, ruang tamu yang nyaman, dan balkon pribadi untuk menikmati laut.
Semua tertata rapi dan fungsional.
Bukan sekadar kamar, tapi ruang untuk benar-benar tinggal dan beristirahat.

Tidak ada kamar “hemat” tanpa jendela. Semua lapang. Semua nyaman. Kita tidak merasa berada di kapal besar yang ramai, melainkan seperti tinggal di hotel butik yang kebetulan sedang berlayar.

Konsep truly all-inclusive juga menjadi pembeda besar. Hampir semua sudah termasuk: fine dining, minuman premium, wine berkualitas, minibar, room service 24 jam, hingga shore excursion di setiap pelabuhan. Tidak ada kejutan tagihan. Tidak ada perasaan “ini bayar lagi ya?”. Pikiran benar-benar istirahat.

Soal makanan, Regent bermain di level serius.
Terdapat 7 restoran utama, masing-masing dengan karakter kuat.

Compass Rose, restoran signature Regent, memungkinkan kita merancang menu sendiri. Pilih protein, saus, hingga tingkat kematangan.
Prime 7, steakhouse klasik dengan daging berkualitas tinggi.
Chartreuse, restoran Prancis modern dengan plating cantik.
Plating cantik artinya makanan ditata indah, niat, dan berkelas. Bukan hanya enak dimakan, tapi memanjakan mata.
Pacific Rim, Asian fusion yang elegan dan refined.
La Veranda,buffet yang tidak terasa seperti buffet.
Malam hari berubah menjadi Sette Mari, restoran Italia yang hangat.
Dan Pool Grill, santai tapi tetap premium.

Semua ini tanpa biaya tambahan. Di Regent, specialty dining bukan ekstra. Itu standar.

Satu fasilitas yang sangat saya apresiasi dan jarang disadari orang adalah laundry dan pressing gratis setiap hari, hingga dua hari sebelum kapal bersandar di Sydney. Baju dicuci, disetrika, rapi, dan kembali ke lemari tanpa biaya. Hanya jika kita meminta dry clean, barulah ada charge. Untuk perjalanan panjang, ini bukan detail kecil. Ini kenyamanan nyata.

Fasilitas lain yang membuat pengalaman semakin lengkap:
Serene Spa & Wellness, tenang dan tidak ramai.
Observation Lounge dengan pemandangan laut luas, tempat favorit untuk duduk diam sambil minum kopi.
Perpustakaan, sunyi dan elegan.
Bahkan tersedia self-service laundry, bagi yang suka mandiri.

Yang juga unik di Regent adalah rasio kru dan tamu yang tinggi. Pelayanan terasa personal. Mereka mengingat nama, kebiasaan, bahkan preferensi minum kita. Bukan basa-basi, tapi perhatian yang tulus.

Bagi saya, Regent Seven Seas Explorer bukan soal kemewahan berlebihan. Ini soal pace.
Pace artinya ritme hidup atau perjalanan, cepat atau pelan.
Di sini, pace-nya pelan dan sadar. Tidak dikejar jadwal. Tidak berisik. Tidak melelahkan. Kita menikmati hari apa adanya.

Perjalanan 16 hari dari Benoa ke Sydney ini bukan hanya tentang destinasi, tapi tentang proses menikmati setiap hari. Membuka balkon pagi hari. Menatap laut. Minum kopi tanpa tergesa. Membaca. Berjalan. Makan enak. Turun di pelabuhan dengan tenang.

Jika ditanya, apa yang benar-benar membedakan Regent dari cruise lain?
Jawabannya sederhana: rasa cukup.
Tidak ada yang terasa kurang. Tidak ada yang perlu ditambah. Semua sudah dipikirkan.

Dan mungkin, itulah definisi kemewahan yang sesungguhnya.
Bukan yang berisik.
Bukan yang pamer.
Tapi yang membuat kita bisa bernapas lega, dan menikmati hidup dengan utuh.

Pada akhirnya, perjalanan ini bukan sekadar tentang kapal, makanan, atau destinasi. Di tengah laut yang luas dan ritme hidup yang diperlambat, ada ruang untuk diam, merenung, dan kembali menyadari bahwa hidup ini adalah anugerah.

Ketika kita berhenti sejenak dan tidak tergesa, hati menjadi lebih peka melihat kebaikan Tuhan dalam hal-hal sederhana. Setiap pagi, setiap pelayanan, setiap momen tenang menjadi pengingat bahwa Tuhan menyertai langkah kita, ke mana pun kita pergi.

Dan tentu saja….. menjadi kesempatan bersyukur dan menikmati karunia-Nya.

Luxury is not about having more. It’s about needing less.” – Coco Chanel.

“Kemewahan bukan soal memiliki lebih banyak, tetapi membutuhkan lebih sedikit.” – Coco Chanel.

YennyIndra
www.yennyindra.com

TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID

#seruputkopicantik #yennyindra #InspirasiKebaikan #MotivasiKebaikan #PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Apa Kehendak Tuhan Bagi Hidupku? Ini Jawabannya! (Part 1)
Show Me Your Friends, And I’ll Show You Your Future.
Serba Serbi Gosip & Hutang