Tag Archives: #gospeltruth’s truth #yennyindra #InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan #mengenalTuhan #FirmanTuhan

Articles

Sudahkah Anda Menggunakan Karunia-Nya?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Sudahkah Anda Menggunakan Karunia-Nya?

Banyak orang datang kepada saya dengan pertanyaan tentang Alkitab atau tentang kehidupan mereka, dan sering kali mudah terlihat bahwa mereka terfokus pada hal yang salah. Kita sering mencoba menyelesaikan masalah hidup dengan logika dan kekuatan sendiri, sementara kita mengabaikan kekayaan penyediaan yang telah kita terima dari Tuhan.

Sebagai orang percaya yang adalah “ciptaan baru,” dibenarkan oleh iman dalam darah-Nya, dan duduk bersama-Nya di tempat surgawi, kita telah diperlengkapi untuk hidup jauh lebih dari sekadar penderitaan dan kehidupan biasa. Namun, banyak orang mengabaikan karunia anugerah dan terus menjalani hidup dengan kekuatan sendiri yang terbatas. Apa yang telah Anda terima tetapi belum Anda gunakan?

Sudahkah Anda menyebut Nama Yesus hari ini? Sudahkah Anda mendeklarasikan Nama-Nya atas hidup Anda, keluarga, kesehatan, keuangan, peluang, dan tujuan Anda?

Sudahkah Anda menyadari Roh-Nya yang ada di dalam Anda hari ini? Apakah Anda dipenuhi dan memuji-Nya dalam bahasa surgawi?

Sudahkah Anda mengingat kuasa darah-Nya yang telah membersihkan dan membebaskan Anda dari rasa bersalah dan penghukuman?

Sudahkah Anda mengingat kuasa Firman-Nya? Firman-Nya dalam hati dan mulut Anda memiliki kuasa untuk mengubah keadaan, menyembuhkan tubuh, menguatkan mereka yang terluka, dan melawan musuh!

Apakah Anda berdiri di atas janji-janji-Nya? Semua janji-Nya hidup dan aktif, “ya dan amin,” serta mengungkapkan hati Tuhan untuk kehidupan Anda yang berkelimpahan.

Sudahkah Anda menggunakan “kunci Kerajaan?” Prinsip-prinsip Kerajaan adalah kunci untuk membuka segala anugerah dalam hidup kita. Memberi, mengampuni, menabur, ketekunan, visi rohani, kuasa perkataan—semuanya adalah “alat” yang tersedia bagi kita.

Tuhan telah memberikan segala sesuatu yang kita perlukan untuk hidup (2 Petrus 1:2-4).

Bola ada di tangan kita. Tuhan telah melengkapi kita untuk menang. Tidak ada kekurangan. Masalah hidup bukan sedang menunggu Tuhan bergerak, tetapi menunggu kita untuk mengambil dan menggunakan karunia yang telah kita terima guna menegakkan kehendak Tuhan dalam hidup dan keadaan kita.

**********

Banyak orang berdoa, lalu menanti kapan Tuhan bergerak mengabulkan doanya?

Lalu saya belajar, ternyata sebagian besar jawaban doa, inisiatifnya dari kita.
Tuhan sudah menyediakan semua yang kita perlukan melalui anugerah-Nya, nach bagian kitalah yang meresponinya dengan iman.
Maksudnya kita yang mengambil langkah iman bergerak maju.
Saat kita melangkah itulah, pintu kesempatan demi pintu kesempatan lainnya akan terbuka, yang akan menuntun kepada manifestasi jawaban doa yang kita perlukan.

Ketika kita melihat sebuah kebutuhan, pilihlah untuk “melihat” penyediaan bagi kebutuhan itu dalam Roh. Alih-alih berfokus pada masalah, lihatlah kesembuhan, kelimpahan, dan kemenangan. Apa yang kita pilih untuk lihat akan mengaktifkan iman atau justru ketidakpercayaan kita.

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan. Karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. (2 Korintus 4:18)

Setiap hari bisa menjadi anugerah yang penuh dengan potensi, atau hanya 24 jam penderitaan, ketakutan, dan kepahitan. Bukan keadaan yang menentukan bagaimana hari – hari kita, tetapi hati yang menentukannya.

“Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaan hatinya yang jahat.” (Matius 12:35)

Hidup kita bisa mulai berubah hari ini jika kita memilih untuk hidup dipimpin oleh Roh.

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23)

Siap praktik? Yuk

“God has given us His power, not so we can live defeated lives, but so we can walk in victory.” – Charles Stanley.

Tuhan telah memberi kita kuasa-Nya, bukan agar kita hidup dalam kekalahan, tetapi supaya kita berjalan dalam kemenangan. – Charles Stanley.

Sumber Barry Bennett

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Rahasia Iman

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Rahasia Iman

“Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” (Markus 11:24)

Janji-janji Tuhan terdengar terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Apakah Yesus benar-benar bermaksud seperti yang Dia katakan? “Mintalah, maka kamu akan menerima, supaya sukacitamu menjadi penuh.” (Yohanes 16:24) “Karena Bapamu berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.” (Lukas 12:32)

Pikiran kita mungkin terkejut dengan implikasinya! Jika ini benar, mengapa masih ada kekurangan dalam hidup kita?

Apakah kita benar-benar memahami apa artinya berdoa dalam iman? Apa artinya percaya dan menerima? Jarak antara apa yang kita inginkan dan apa yang kita miliki ditentukan oleh iman atau ketidakpercayaan kita. Iman diaktifkan oleh mendengar firman Tuhan (Roma 10:17). Hanya mendengar Dia yang dapat membangkitkan iman yang menerima janji-janji Tuhan. “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1)

Dengan kata lain, satu-satunya yang menjadi penghalang antara kita dan sumber daya surga adalah iman. Dan iman datang dari mendengar Tuhan. Oleh karena itu, mendengar Tuhan (ketika Roh menghidupkan janji-janji-Nya dalam roh kita) adalah kunci untuk percaya dan menerima dari-Nya.

Manusia percaya dengan hati. Dari hatilah terpancar kehidupan. Hati kita adalah pabrik iman atau ketidakpercayaan. Kita mendengar Tuhan dengan hati kita. Dari kelimpahan hati, mulut mengucapkan. Doa adalah cara kita membawa janji yang Tuhan nyatakan dalam hati kita menjadi kenyataan dalam kehidupan kita.

Mata iman melihat penyediaan Tuhan. Kata-kata iman memanggilnya ke dalam keberadaan. Sikap iman mengucap syukur sebelum jawaban itu terwujud secara fisik. Iman membawa sumber daya surga ke dalam dunia nyata yang penuh kebutuhan.

Inilah cara Yesus melayani. “Maka kata Yesus: ‘Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat sesuatu dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal yang diajarkan Bapa kepada-Ku.'” (Yohanes 8:28)

Yesus hanya berbicara dan melakukan apa yang Dia terima dari Bapa dalam doa. Itulah rahasia iman.

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.” (Yohanes 5:19)

Apa yang kamu lihat Bapa lakukan? Apa yang Dia katakan dalam hatimu? Itulah rahasia iman.

*********

Kerapkali kita merasa beriman tetapi ternyata itu bukan iman.
Melainkan hanya pengetahuan di kepala saja.
Iman itu ada di dalam roh karena Tuhan itu roh, iman timbul ketika kita mendengar Tuhan di dalam roh kita.
Itulah sebabnya, iman pun ada di dalam roh kita.

Bagaimana caranya membedakan, apakah iman kita hanyalah iman di kepala atau sungguh-sungguh iman yang muncul dari dalam roh kita?

“It is not about what you believe, it’s about what you SAY and what you ACT ON that shows What You Believe” – Morgan Dufresne.

“Ini bukan tentang apa yang Anda percayai, ini tentang apa yang Anda KATAKAN dan apa yang Anda LAKUKAN yang menunjukkan Apa Yang Anda Percayai.” – Morgan Dufresne

Dieeenk…..

Kerap kita merasa, “Saya percaya koq saya Sudah sembuh…”

Namun pikiran kita tetap melanglang buana, bagaimana seandainya…..bla… bla… bla…
Pertanda lainnya, mengaku sudah sembuh tetapi terus mencari obat, nach sesungguhnya belum yakin sembuh.

Jika kita sungguh-sungguh percaya, perkataan dan tindakan kita akan selaras dengan apa yang kita percayai…

Makes sense?
Yuk praktik……

But someone will say, “You have faith; I have deeds.” Show me your faith without deeds, and I will show you my faith by my deeds. James 2:18 NIV.

Tetapi seseorang akan berkata, “Kamu memiliki iman; Aku memiliki perbuatan.” Tunjukkanlah imanmu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan imanku kepadamu dengan perbuatanku. Yakobus 2:18 NIV.

Sumber Barry Bennett

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN


#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Kuasa yang Bekerja di Dalam Kita

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Kuasa yang Bekerja di Dalam Kita

Sebagai pemilik rumah, saya memiliki otoritas untuk merawat rumah saya sesuai dengan keinginan saya. Saya menyadari bahwa terkadang saya mengabaikan beberapa hal, namun dengan cepat menangani hal lainnya.

Rumah membutuhkan pemeliharaan dan perawatan, tetapi Tuhan tidak menentukan apa yang harus diperbaiki dan kapan. Itu adalah tanggung jawab saya. Rumah saya berada di bawah otoritas saya.

Dengan cara yang sama, kehidupan dan kesehatan kita berada di bawah otoritas kita. Agama telah mengajarkan kita, Tuhanlah yang bertanggung jawab atas hidup kita dan apakah kita memiliki kesehatan, kemenangan, atau kemakmuran. Namun, ajaran agama yang fatalistis itu salah.

Tuhan telah memberikan otoritas-Nya kepada umat-Nya. Kita yang menegakkan kehendak-Nya atau kita justru memilih pasif dan membiarkan musuh mencuri, membunuh, dan menghancurkan (Yohanes 10:10). Pilihan itu kita sendiri yang menentukan!

Setelah “cahaya menyala” (pemahaman terbuka) dalam hal ini, banyak pertanyaan terjawab.

Petrus menyatakan kepada orang lumpuh, “apa yang aku miliki, aku berikan kepadamu.” Itu bukan kekuatan yang unik bagi Petrus. Itu adalah kuasa dan otoritas yang melekat pada semua orang yang telah lahir baru.

Sekarang bagi Dia yang mampu melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita minta atau pikirkan, menurut kuasa yang bekerja di dalam kita, (Efesus 3:20).

– Kuasa yang sama yang membangkitkan Kristus dari kematian ada di dalam kita.
– Kuasa kematian dan kehidupan ada di lidah kita.
– Otoritas untuk berbicara kepada gunung ada di dalam kita.
– Otoritas untuk meletakkan tangan pada orang sakit ada di dalam kita.
– Otoritas untuk menegakkan kehendak Allah yang baik dan sempurna dalam hidup ini ada di dalam kita!

Seorang perwira (yang non-Yahudi) memahami hal ini lebih dari semua orang di Israel!
“Katakan saja sepatah kata dan hambaku akan sembuh.”
“Saya juga seorang yang berada di bawah otoritas, memiliki prajurit-prajurit di bawah saya. Dan saya berkata kepada yang satu, ‘Pergi,’ dan ia pergi; dan kepada yang lain, ‘Datang,’ dan ia datang; dan kepada hamba saya, ‘Lakukan ini,’ dan ia melakukannya.” (Matius 8:9)

Daripada memohon kepada Tuhan untuk melakukan sesuatu, kita harus memahami bahwa Tuhan telah melakukan segalanya melalui Kristus, dan Dia telah memberikan otoritas-Nya kepada kita. Jika kita tidak menegakkan kehendak-Nya, siapa yang akan melakukannya?

“Lihatlah, Aku memberikan kepadamu kuasa untuk menginjak ular dan kalajengking, dan atas segala kuasa musuh, dan tidak ada sesuatu pun yang akan membahayakanmu.” (Lukas 10:19)

Apa yang telah didelegasikan kepada para murid sekarang melekat dalam diri orang-orang yang telah lahir baru, termasuk kita!

“When you speak God’s Word over your life with authority, you are declaring His promises, and His power is unleashed in your circumstances.” – Charles Spurgeon.

“Ketika kita memperkatakan Firman Tuhan atas hidup kita dengan otoritas, kita sedang menyatakan janji-janji-Nya, dan kuasa-Nya dilepaskan dalam situasi yang kita alami.” – Charles Spurgeon.

Sumber Barry Bennett

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mau Mendoakan? Tanya Dulu!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Mau Mendoakan? Tanya Dulu!

Dulu setiap kali diminta mendoakan orang sakit, dengan Pede tanpa bertanya, saya meminta kesembuhan untuk si sakit.

Sampai sekolah, kemudian kami belajar, sebelum mendoakan, tanya dulu apa yang akan diminta? Sehingga kita sepakat dengan si sakit dan keluarganya.

Matius 18:19-20 (TB) Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Andrew Wommack bercerita, suatu ketika dia didatangi oleh orang yang lumpuh dan duduk di kursi roda.
Awalnya Andrew berpikir, tentunya orang ini ingin sembuh dari sakitnya. Ketika ditanya, ternyata dia minta di doakan yang lain.

Lho tidak ingin sembuh?
Di Amerika, jika seseorang sakit dan tidak bisa bekerja, maka dia mendapatkan uang tunjangan yang cukup besar untuk membiayai keluarganya. Dia tidak perlu bekerja.
Jika sekarang didoakan dan sembuh, maka dia akan kehilangan tunjangan tsb.

Itulah sebabnya Yesus bertanya kepada Bartimeus, Markus 10:51 (TB) Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?”
Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!”

Barulah Tuhan Yesus menyembuhkannya.
Markus 10:52 (TB) Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

******

Adik angkat saya, Tommy Wong, menantu yang baik. Papa mertuanya sakit dan koma selama berbulan-bulan.
Tubuhnya dipenuhi dengan selang dan berbagai alat bantu agar beliau tetap hidup.

Bahkan diagnosa Dokter paling lama 3 – 6 bulan. “Manfaatkanlah baik baik moment bersama beliau,” ujar dokter.

Tommy sudah habis-habisan membiayai, semua kartu kredit sudah digesek.
Akhirnya, kesepakatan keluarga hendak menghentikan alat bantu yang terpasang.
Dipanggillah seorang pendeta untuk melayani, sebelum alat dicabut.

Dijelaskan kepada sang papa mertua, alat bantu hendak dicabut. Mereka sudah habis-habisan membiayainya. Lalu diingatkan, apakah ada sakit hati yang masih tersimpan di hati papa, agar dilepaskan pengampunan.

Saat diminta mengampuni, air mata keluar dari pelupuk mata sang papa.
Dan ajaibnya, beliau sadar kembali setelah mengampuni.

Bahkan setelah sembuh, Diisi Ko Tom, demikian panggilan Top Tommy Wong, dengan challenge tiap tahun diajak wisata dalam & luar negeri

Ajaib Kuasa TUHAN, kini sudah 10 tahun beliau sehat aktif sebagai bendahara gereja

Lihat fotonya, Naik Cruise – Kapal Pesiar pula bersama P. Anton Thedy, boss Tx Travel.

Wow…. dahsyat!

*******
Mama teman putri saya, seorang janda, sudah koma. Lama…. tidak juga pulang.
Anak-anaknya sudah habis-habisan juga membiayainya.

Akhirnya, mereka menyadari, ada 1 anak kesayangan mama yang belum bekerja sehingga sang mama tidak tega meninggalkannya.

Akhirnya, anak-anaknya berkumpul dan berjanji, agar mama tidak khawatir terhadap anak kesayangannya.
Saudara-saudara sekandung ini berjanji, akan bergotong royong untuk membiayai dan memastikan anak kesayangannya baik-baik saja.
Hati seorang mama, dalam detik-detik terakhir pun tetap ingat kepada anaknya.
Tidak lama setelah mereka berjanji demikian, sang mama pulang dengan damai.

******
Suatu ketika Andrew Wommack diminta oleh sepasang suami istri, yang suaminya sakit.

Di depan istrinya, sang suami menyatakan ingin sembuh dari penyakit kankernya.
Setelah didoakan, tidak lama si suami betul-betul sembuh.

Tetapi beberapa bulan kemudian sang suami meninggal. Si istri marah sekali kepada Andrew…..
Andrew juga tidak tahu mengapa? Tetapi yang jelas si suami benar-benar sembuh.

Sekitar setahun kemudian, sang istri menemukan buku diary suaminya, yang disimpan di tempat tersembunyi.

Dalam diary itu, si suami bercerita, bahwa dia memang sudah sembuh saat di doakan oleh Andrew Wommack.
Tetapi sesungguhnya dia sudah lelah. Dia hanya berusaha menyenangkan hati istrinya.
Jadi secara diam-diam, dia minta pulang kepada Bapa.

Barulah si istri memahami situasi sebenarnya. Tubuh suaminya sudah rapuh didera penyakit begitu lama dan baginya pulang ke rumah Bapa itulah kemerdekaannya. Keinginannya. Sudah cukup dia hidup di dunia ini.

Belajar dari kisah ini, kadang kita tidak bisa mengambil kesimpulan menurut apa yang kita lihat secara kasat mata.

Ada hal-hal tersembunyi yang baru kita ketahui setelah lama. Karena itu, hiduplah dengan iman…. Tuhan baik, rancangannya selalu baik meski saat ini kita tidak mengerti. Otak kita yang sebesar kacang, tidak dapat memahami pikiran Tuhan.

Mari kita bersikap lebih bijak!

Prayer is not to change God’s will, but to change our will according to God’s will.” – Martin Luther.

“Doa bukanlah untuk mengubah kehendak Tuhan, tetapi untuk mengubah kehendak kita sesuai dengan kehendak Tuhan.” – Martin Luther.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Terus Melangkah Hingga Mencapai Kemenangan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Terus Melangkah Hingga Mencapai Kemenangan.

Menyambung artikel kemarin tentang menetapkan tujuan, saya ingin mengulas kembali, kutipan dari Lao Tzu:
“The journey of a thousand miles begins with a single step – Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah pertama.”

Mengambil langkah pertama itu mudah. Tetapi untuk terus konsisten maju itu tidak mudah.
Perjalanan tidak selalu lancar. Kadang halangan merintangi, badai menerpa, hujan dsb.
Saat-saat berat, godaan untuk menyerah sangat masuk akal.

Menarik sekali….
Tuhan mengingatkan, apa pun yang terjadi, sesungguhnya posisi kita secara rohani, di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga. Efesus 2:6 (TB)
Artinya, ending kita menang.

Jangan khawatir tentang memiliki kekuatan untuk terus berjalan – bagian kita hanyalah fokus untuk bangkit kembali. Tuhan akan mebemui kita di sana dan memberi kekuatan untuk mengambil langkah berikutnya.
Asalkan kita terus bergantung dan melangkah bersama-Nya.
Dan setisp langkah merupakan suatu mujizat.

Saya terinspirasi sekali dengan pengajaran P. Irwan Siregar, bahwa kita tidak perlu sempurna saat berjalan bersama Yesus.
Just show up….. istilah masa kininya: pokoknya setor muka…
He…he..he…

Tuhan menghargai koq ketaatan kita!

Contohnya, Abraham. Hidupnya tidak sepenuhnya sempurna. Banyak kesalahan yang diperbuatnya.

Suatu ketika, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Kejadian 12:1 (TB)

Apa yang Abraham lakukan?
Abraham taat tetapi dia membawa pula istrinya, ayahnya dan lot keponakannya.
Blas gak sesuai yang diperintahkan Tuhan tetapi tetap pergi dan tidak pernah meoleh ke belakang, mau pun kembali ke kampung halamannya.

Ketika timbul kelaparan, Abraham dan Sarai mengungsi ke Mesir. Karena Sarai cantik, Abraham takut dibunuh jika mereka tahu Sarai itu istrinya.
Abraham bersepakat dengan Sarai berbohong bahwa Sarai itu adiknya.
Raja Mesir, Firaun, membawa Sarai ke istananya hendak dijadikan istri.
Allah yang menegur Firaun sehingga mengembalikan Sarai pada Abraham.

Tetapi Allah berkenan kepada Abraham karena ketaatannya. Bahkan dijuluki sebagai bapa orang beriman meski Abraham tidak sempurna. Dengan berjalannya waktu, Abraham makin taat dan beriman.

Demikian juga dengan kita. Datang saja dengan keadaan kita apa adanya, tetapi terus membangun hubungan intim dengan Allah seperti Abraham dengan taat dan setia.

Dengan berjalannya waktu, dalam perjalanan bersama Tuhan dan kehidupan, pribadi kita pun dibentuk semakin hari semakin dewasa dan bijak. Pengalaman membentuk kita.
Tuhan sendiri yang akan membimbing kita menuju masa depan yang penuh harapan, sesuai janji-Nya!

Desember lalu, saya betul-betul merasa lelah dan burn-out. Dikejar oleh berbagai tugas dan tanggung jawab.

Bagaimana hubungan dengan Tuhan, koq bisa burn-out?
Sejak sekolah, fokus hidup kami, para murid selalu kepada Tuhan.
Menulis, mengajar, berdiskusi dengan teman-teman selalu tentang Tuhan.

Tetapi tetap butuh waktu khusus berdua dengan Tuhan tanpa dibebani target berbagai tugas.
Tuhanlah sumber segalanya.

Akhirnya, saya memutuskan Seruput Kopi Cantik dan Gospel’s Truth, hanya muncul dari senin hingga jum’at.
Sabtu hari khusus untuk belajar dan membangun hubungan pribadi dengan Tuhan, tanpa harus dikejar harus post artikel.
Minggu biasa seharian di gereja.

Ternyata perubahan ini menimbulkan semangat dan ide-ide baru. Menulis jadi lancar dan menyenangkan.

Just Show Up!
Roh Kudus akan membimbing kita melakukan penyesuaian-penyesuaian selaras dengan yang terbaik bagi kondisi kita.
Dia akan membawa kita kepada masa depan yang penuh harapan.

“God doesn’t require us to be perfect. He only asks us to follow Him with our whole hearts.” – Rick Warren.

Tuhan tidak mengharuskan kita untuk menjadi sempurna. Ia hanya meminta kita untuk mengikuti Dia dengan segenap hati.” – Rick Warren

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 3 4 5 6