Category : Articles

Articles, Self Motivation

“Anak Orang Kaya Pasti Sukses?Ini Jawabannya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Anak Orang Kaya Pasti Sukses?Ini Jawabannya!

Siklusnya jadi begini :

Anak orang kaya > bisa sekolah bagus > bebas beli buku2 bagus dan aneka kursus2 bagus > otak makin pintar > makin inovatif > makin kaya

Anak miskin > akses pendidikan murahan > kualitas belajar buruk > otak agak stagnan > tetap miskin.

Sad but true.

Demikian tulisan ini muncul di laman sosmed.
Benarkah demikian?

Dari pengalaman hidup, yang beneran sukses, makmur dan berhasil, tidak selalu lulusan sekolah terbaik dengan fasilitas yang aduhai.

Tidak sedikit orang yang drop out, seperti Steve Jobs, justru sukses luar biasa.

Jobs merasa dia salah jurusan. Tidak sesuai dengan mimpinya.
Pada tahun 1976, ia keluar dari kuliah dan belajar kaligrafi. Kelihatannya, sama sekali tidak ada gunanya. Tetapi karena kaligrafi yang dipelajarinya, hingga sekarang kita memiliki font cantik di komputer kita.
Jobs mendirikan Apple bersama teman sekolah menengahnya, Steve Wozniak, saat mereka masih berusia 20-an.
Perjalanan penuh liku-liku yang membawanya menjadi perancang komputer dan eksekutif perusahaan Steve Jobs, yang salah satu pendiri Apple Computers. Dengan visinya, menciptakan komputer pribadi yang terjangkau, maka ia meluncurkan salah satu industri terbesar dalam beberapa dekade terakhir, saat masih berusia awal dua puluhan. Ia tetap menjadi salah satu pemikir paling berdaya cipta kreatif dan energik dalam teknologi Amerika.

Tidak hanya di Amerika, tetapi setiap kali reuni, terbukti teman yang saat sekolah kelihatan sangat biasa bahkan seolah tidak punya masa depan yang menjanjikan, justru berhasil luar biasa. Menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat. Sedangkan yang sangat pintar, tidak sedikit yang menjadi ilmuwan.

Benarkah kekayaan dan fasilitas menjadi faktor penentu yang signifikan?
Ternyata tidak!
Kadang kala anak-anak yang terbiasa dengan berbagai fasilitas justru tidak tahan banting dan cenderung mudah menyerah.

Beberapa anak yang baru pulang kuliah dari luar negeri, kongsi membangun resto. Masing-masing mengumpulkan modal beberapa Milyar. Resto cantik, bagus namun tidak laris. Karena merasa kurang prospek, dengan enteng ditutup dan ganti coba-coba bisnis lainnya. Terlalu mudah memperoleh modal, membuat anak-anak muda ini kurang tekun, dan kurang mau berjuang.

Di sisi lain, anak-anak dengan fasilitas yang terbatas, kerapkali lebih berani, ulet, tangguh dan tahan banting. Klo mereka gak berjuang, ya gak hidup. Jadilah dengan tekun, siang malam, berusaha untuk menjadikan kehidupannya lebih baik.

Sesungguhnya, hal ini lebih ditentukan oleh karakter masing-masing, bukan soal anak orang kaya atau orang miskin.
Karakter, integritas, kemampuan untuk membangun hubungan dengan orang lain, kreativitas, sifat pantang menyerah itu menentukan sekali.

Failures are the most important thing in life, because Success does not teach you as much. It boosts your ego. ” ~ Virat Kohli

“Kegagalan adalah hal terpenting dalam hidup, karena kesuksesan tidak mengajarkan banyak hal kepada Anda. Sukses hanya meningkatkan ego Anda.” ~ Virat Kohli

Sebaliknya, Kesuksesan tidak dibangun di atas keberhasilan. Kesuksesan dibangun di atas kegagalan. Kesuksesan dibangun di atas frustrasi. Terkadang, kesuksesan dibangun di atas bencana, ujar Sumner Redstone.

Gagal tetapi bangkit kembali, belajar dari kegagalannya, belajar dari orang-orang yang lebih sukses, dan berjuang menciptakan sesuatu terobosan yang lebih baik. Kadang dibutuhkan inovasi dan ketekunan hingga menemukan, mengapa resto itu kurang diminati. Menemukan titik kreatifnya, apa yang dibutuhkan oleh pasar, yang dicari oleh customer, menemukan momentum yang membuatnya menjadi resto yang berhasil.

Barangsiapa setia pada perkara yang kecil, dia akan dipercaya dalam perkara-perkara yang besar.

Ketika kita melibatkan Tuhan dalam setiap prosesnya sejak awal, Dia akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang tepat. Membukakan jalan yang tidak terpikirkan.
Tidak berarti segala sesuatu mulus bak jalan toll, tetapi Tuhan tengah memproses dan menyiapkan kita menjadi wadah yamg memiliki kapasitas lebih besar, agar dapat menampung serta mengelola berkat-berkat-Nya.

Tuhan senantiasa memberkati dengan apa yang ada di tangan kita. Sesuatu yang kecil, sederhana, ditambah faktor Tuhan, akan menjadi luar biasa.
Tongkat gembala di tangan Musa, membelah Laut Merah. Dipakai memukul batu dan air mengalir deras, menjadi solusi kekeringan yang dihadapi.

Batu dan umban di tangan Daud, mengalahkan Goliat, tentara terlatih yang ditakuti. Karena batu kali dan umban itulah akhirnya Daud menjadi menantu raja dan endingnya, menjadi raja yang terkenal.

Tuhan memberkati kita, dengan tujuan agar kita dapat menjadi berkat bagi orang lain. Menjadikan ‘dunia’ sekitar kita menjadi lebih baik karena kehadiran kita. Nama Tuhan dipermuliakan.

Mau? Yuk…. manfaatkan apa yang ada di tangan kita dengan efisien dan efektif.

Unless the Lord builds the house, They labor in vain who build it; Unless the Lord guards the city, The watchman stays awake in vain. It is vain for you to rise up early, To sit up late, To eat the bread of sorrows; For so He gives His beloved sleep.

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Mau Terobosan Ekonomi? Ini Rahasianya!”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Mau Terobosan Ekonomi? Ini Rahasianya!”

Hidup itu tidak linear. Tak terbayangkan oleh B. Atresia, suaminya yang pengacara itu terkena stroke dan perlu perawatan cukup lama. Hingga akhirnya meninggal. Dari kehidupan yang sangat berkecukupan, sekarang berbalik dengan tumpukan hutang.
B. Ati dengan ketiga anaknya harus melalui semua ini.

Bingung, sedih, putus asa dan beban berat seolah menindih jadi satu. Life must go on… B. Ati menguatkan hati, berusaha tegar. Berbagai bisnis dilakoninya dari laundry, franchise dll tetapi tidak berjalan baik. Kecewa pada Tuhan…

Denny Christian & fam, sahabat alm. suaminya, memberikan pemahaman betapa Allah penuh dengan kasih karunia.
Mulailah B. Ati datang mencari Tuhan sungguh-sungguh. Menggali firman-Nya dan mengenal-Nya sesuai dengan kebenaran. Ikut doa pagi secara rutin.
Keadaan masih seperti biasa, belum ada terobosan, tetapi ada damai sejahtera yang melampaui pikiran di dalam hatinya.

Suatu ketika ada pertemuan keluarga dari pihak alm. suami. Biasa B. Ati tidak hadir tetapi kali ini ada dorongan anak-anak ingin hadir. Ada Om dan Tante Maria di sana. Sambutan keluarga sangat baik dan penuh kasih.

Tante Maria membawa kue panada yang lezat. Lalu Tante menawari untuk mengajari B. Ati membuatnya. Konon kue panada itu, sekian tahun lalu menjadi penolong keluarga Tante Maria saat susah.

Keesokkan harinya B. Ati ke rumah Tante Maria, belajar membuat kue panada. Dan sisa bahan dibawakan pula agar B. Ati bisa berlatih membuatnya di rumah. Ketika dijual, langsung habis. Itulah awal B. Ati berjualan kue panada dan lariiis manis. Perekonomian keluarga meningkat.

B. Ati sadar dia butuh mixer agar bisa membuat dalam jumlah yang lebih banyak lagi.
Telepon dari seorang teman tiba-tiba masuk, menawari mixernya yang sudah lama tidak dipakai….
B. Ati menangis terharu….
Tuhan begitu baik. Apa pun yang dibutuhkan, Tuhan sediakan bahkan sebelum memintanya.

Pelajarannya:
– Ketika yang menjadi fokus adalah kebutuhannya, uang dll maka bagaikan mengejar kupu-kupu, justru lari.

– Dalam keadaan stress, artinya jiwa tidak sejahtera.
Segala penyediaan Tuhan telah tersedia di dalam roh setiap orang yang percaya.
Untuk mengalirkannya, dibutuhkan jiwa yang selaras dengan roh.

Dalam keadaan stress, jiwa itu bagaikan bendungan yang menghalangi kelimpahan dalam roh mengalir ke dalam tubuh alias alam natural.

Solusinya?
Ijinkan Tuhan membereskan bagian-bagian jiwa yang masih dipenuhi ‘sampah-sampah’ kekuatiran, mengandalkan akal dan kekuatan diri sendiri, pola pikir yang salah dsb.
Sampah hilang, aliran berkat menjadi lancar.

– Ketika B. Ati mencari Tuhan dan kebenaran-Nya terlebih dahulu, dia Rest in The Lord. Beristirahat di dalam Tuhan.
Berserah dan Percaya meski tidak tahu caranya.
Tanpa disadari, dia menjadi peka mendengar ‘dorongan’ dari Tuhan.

B. Ati membangun diri menjadi ‘bunga’ yang cantik, kupu-kupu justru mengejarnya.
Berkat, penyediaan dan apa pun yang dibutuhkannya, mengejar bahkan sebelum diminta.

– Cara Tuhan tidak pernah terduga. Tuhan membukakan jalan melalui Tante Maria di pertemuan keluarga.
Kelihatannya natural, tetapi sesungguhnya supernatural.

Tidak sedikit teman-teman yang sedang membutuhkan terobosan ekonomi, hanya mau bergaul, hadir atau bertemu teman-teman yang dianggapnya bisa menolongnya.
Jika dianggap tidak berpotensi, maka langsung menolak dan menghindar.
Dalam hidup, kerapkali solusi justru datang dari arah yang tidak terduga. Dengan cara tak terpikirkan pula.

Hhhmmm… siap praktik? Yuk…

Faith connects you with the ability of God – Dr. Bill Winston.

Iman menghubungkan Anda dengan kemampuan Tuhan – Dr. Bill Winston.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity

Kelimpahan Anda ada di dalam benih Anda!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Kelimpahan Anda ada di dalam benih Anda!

Bagaimana kita melepaskan kelimpahan Tuhan dalam hidup kita? Hal ini mudah dipahami dalam dunia pertanian, namun entah mengapa dalam Tubuh Kristus hal ini menimbulkan perdebatan besar. Di bidang pertanian, jika Anda menabur benih, Anda akan menuai tanaman yang menghasilkan lebih banyak benih. Jika Anda terus menabur benih itu, Anda akan mendapat panen. Kelimpahan dibangun di dalam benih!

Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 2 Korintus 9:8 (TB)

Paulus mengulangi kebenaran ini dalam hal memberi. “Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. 2 Korintus 9:6 (TB)

Paulus berbicara tentang uang dan sumber daya sebagai benih. *Apa fungsi benih?*
*Benih menghasilkan panen berdasarkan jumlah yang ditanam*.

Apa hasil panennya?
Janji SEGALA ANUGERAH berlimpah, si pemberi mempunyai kecukupan dalam segala hal agar dapat melakukan lebih banyak perbuatan baik.

Anugerah merupakan penyediaan Tuhan bagi setiap kebutuhan manusia baik roh, jiwa maupun tubuh. Meskipun anugerah tersedia untuk semua orang, tidak semua orang berjalan dalam segala anugerah.
Mereka tidak berjalan dalam kelimpahan atau kecukupan. Mengapa tidak?
Siapa yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga!
Anugerah tersedia di dalam benih! Kelimpahan ada di dalam benih! Benih apa pun yang Anda miliki saat ini mengandung kelimpahan bagi masa depan Anda.
Anda dapat memberikan kasih, pengampunan, kebijaksanaan, waktu, pelayanan dan sumber daya. Semuanya adalah benih yang berasal dari “buah kebenaran.”

Berkat Tuhan atas benih yang kita tabur dapat terwujud dalam banyak cara. Perkenanan dari laki-laki, peluang yang lebih besar dalam bisnis atau pelayanan, promosi, ide-ide kreatif, dan bahkan berkat finansial yang tidak terduga, semuanya dapat menjadi bagian dari panen tersebut. Ini bukan formula tapi gaya hidup. Ada yang panennya cepat, ada pula yang prosesnya memakan waktu bertahun-tahun. Dengan iman dan kesabaran kita mewarisi janji-janji itu! Pada waktunya kita akan menuai, asal kita tidak menjadi lelah (Gal. 6:9).

Ketika pemberian kita merupakan perpanjangan dari hati kita yang sejahtera, maka penaburan akan berlangsung terus menerus. Kita hidup untuk memberi. Kita telah masuk ke dalam hati Tuhan. Panennya juga akan konstan. Segala anugerah (segala berkat) akan melimpah kepada kita. Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita dan bahkan lebih banyak lagi untuk setiap perbuatan baik. Inilah hidup yang berkelimpahan! Itulah anugerah yang sejati.

“Whatever it is you want, plant it, sow it, give it, and it shall be given unto you.” – Adrian Rogers

“Apapun yang kamu inginkan, tanamlah, taburlah, berikanlah, dan itu akan diberikan kepadamu.” – Adrian Rogers

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

?

Read More
Articles

“Relative Contradictive dalam Profesi – Aneh tapi nyata, nyleneh tapi fakta.”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Relative Contradictive dalam Profesi – Aneh tapi nyata, nyleneh tapi fakta.”

Beberapa hari lalu saya mengutip dari Book Review “Attitude” Authored By John C. Maxwell –Professor M.S.Rao, Reviewer – hasil “Stanford Research Institute” . Lalu masuklah japri dari salah seorang guru saya, P. Eka wartana.

Ternyata P. Eka menulis buku “Relative Contradictive dalam Profesi.” Dengan sub judul: A Thinking Transformation Journey”
Aneh tapi nyata, nyleneh tapi fakta.”

Rupanya buku ini membahas juga kontradiksi antara hasil riset Stanford dengan pendapat Daniel Goleman, sang pencetus EQ.
Wow… seru nich!

Sekaligus ini membuktikan, betapa hikmat dunia selalu berubah. Berbeda dengan hikmat Tuhan yang tidak berubah, dahulu, sekarang dan selamanya.

******

Inilah cuplikan dari buku P. Eka:
Sukses, EQ dan IQ

Cukup mengherankan ketika masih ada orang yang mengatakan bahwa “Sukses ditentukan oleh kecerdasan emosional (EQ) 80% dan sisanya 20% oleh kecerdasan intelektual (IQ)”.
Katanya, ungkapan itu berasal dari pencetus kecerdasan emosional, Daniel Goleman. [Menurut John Maxwell, ini dari Stanford Research Institute”]
Padahal pernyataan itu sudah dipatahkan oleh Daniel Goleman, pada tahun 2006. Entah karena tidak paham, atau orang dengan sengaja memakainya untuk kepentingan marketing?

Ini penjelasan Daniel Goleman, author dari Emotional Intelligence:
“Unfortunately, misreading of this book has spawned some myths, which I would like to clear up here and now. One is the bizarre—though widely repeated—fallacy that “EQ accounts for 80% of success. This claim is preposterous”
Intinya beliau mengatakan bahwa klaim bahwa EQ menentukan 80% sukses adalah salah dan tidak masuk akal.

Kita semua tahu bahwa kecerdasan emosional itu sangat penting dalam kehidupan kita. Namun peranan IQ tidak kalah pentingnya. Semuanya tergantung dari profesi apa yang dikerjakan oleh seseorang. Di sinilah letak relativitasnya.

Ada profesi yang membutuhkan EQ tinggi, misalnya salesman, customer relation, dan profesi lainnya yang membutuhkan kemampuan untuk mengenal emosi orang lain dan diri sendiri. Mereka bisa sukses dengan mengandalkan EQ-nya.

Di lain pihak, ada profesi yang membutuhkan IQ tinggi, misalnya orang IT, mechanics, electrician, petugas statistic, accountant, dan lainnya. Peran IQ buat profesi ini jauh lebih tinggi untuk kesuksesannya dalam karier.

Selain itu masih ada factor factor lain yang menentukan sukses tidaknya seseorang: tingkat ilmu yang dimilikinya, lingkungan dan koneksinya, ketangguhannya menghadapi tantangan (AQ: Adversity Quotient), dan factor “luck” juga. Kita perlu melihatnya dari sudut yang luas supaya tidak terjadi cognitive distortion (penyimpangan pengertian).
Orang yang EQ ataupun IQ-nya tinggipun tidak bisa sukses kalau mentalnya mental krupuk (AQ nya jongkok). Ketika menghadapi tantangan, apalagi masalah, langsung menyerah.

Saya kenal pengusaha yang sukses besar dengan IQ yang jauh lebih tinggi dari EQ-nya. Sampai sekarang perusahaannya masih kokoh berdiri dan berkembang.

Pembelajarannya:
Generalisasi bisa menyesatkan pikiran orang. Karenanya, tidak bisa dipakai untuk hal hal yang relative sifatnya, seperti halnya tentang peran EQ dan IQ ini. Ada profesi yang membutuhkan EQ tinggi untuk sukses dan ada yang sukses karena IQ yang tinggi.
Selain keperluan untuk EQ dan IQ, masih banyak lagi factor lainnya yang menentukan sukses seseorang: pendidikan, pengalaman, usaha, passion, lingkungan, keluarga, keberuntungan (luck), ketangguhannya menghadapi tantangan dan kesulitan (AQ: Adversity Quotient), integritas (kejujuran, komitmen).
Dalam menilai sesuatu kita perlu melihatnya dari berbagai sudut pandang. Melihat dari satu sudut pandang saja akan mengarahkan kita ke pemikiran yang keliru.
Kesalahan menilai hal hal yang relative bisa menimbulkan kontradiksi.

********
Apa yang diungkapkan di atas adalah Pengetahuan Natural.
Di samping memahami pengetahuan natural, kita butuh Pengetahuan Firman Tuhan, karena Firman adalah Allah itu sendiri.

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

Luck, keberuntungan itu dari Tuhan, bukan kebetulan.
Tuhanlah yang bisa membawa kita ke tempat yang tepat, pada saat yang tepat, menjadi orang yang tepat, memiliki solusi yang tepat, kreatifitas unik yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Itu semua karena Hikmat Tuhan.
Tidak bisa dipelajari dan tidak bisa dihitung secara eksak.

Setiap kita perlu menyiapkan diri menjadi pribadi yang terbaik- excellence, dengan mempelajari baik pengetahuan natural mau pun pengetahuan tentang Allah, mengenal-Nya secara pribadi. Sehingga mampu mengelola tanggungjawab dan mengelola apa yang Tuhan percayakan dalam kehidupan kita.
Ringkasnya, mampu menjadi wadah yang siap mengalirkan-Nya.

Hmm… sekarang teman-teman tahu kan rahasia mengapa Seruput Kopi Cantik simple, menarik tetapi berkualitas? Karena ada guru-guru dan sobat-sobat hebat yang selalu support dan memberikan resources yang bagus-bagus.
Love you all ….

Yuk…. kita belajar..

Unless the Lord builds the house, the builders labor in vain. Unless the Lord watches over the city, the guards stand watch in vain. In vain you rise early and stay up late, toiling for food to eat— for he grants sleep to those he loves.

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Korelasi Kecerdasan Dengan Kesuksesan

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Korelasi Kecerdasan Dengan Kesuksesan

Pada suatu hari di sebuah SD diadakan test IQ . Anak teman saya, Ani, dinyatakan bahwa IQ nya dibawah rata-rata. Lebih tepatnya, sedikit diatas batas antara normal dan terbelakang. Betapa terkejut dan kecewanya Ani menerima laporan test IQ-nya. Memang anaknya tidak termasuk menonjol prestasi sekolahnya terutama untuk matematika tapi dia tidak menyangka hasil test-nya separah itu.

Sejak itu Ani memandang anaknya dengan penuh kekuatiran. Hasil ulangannya semakin lama semakin buruk. Semakin cemas dan kecewa hatinya, semakin buruk pula hasil prestasi anaknya.
Beberapa bulan kemudian terjadi masalah baru. Oleh psikolog, anaknya dinilai mempunyai problem kesulitan konsentrasi sehingga anaknya sulit menerima pelajaran. Lengkap sudah masalah yang dihadapi.
I have been there… saya juga pernah mengalaminya. Nyaris hampir semua ibu-ibu pernah mengalami kekuatiran serupa.

Hingga pada suatu hari dia membaca sebuah kisah yang memberinya harapan baru:

Menurut penelitian, para ahli memberikan bukti ilmiah bahwa kumbang badak tidak dapat terbang karena tubuhnya terlalu besar dan berat sedangkan sayapnya terlalu ringan. Secara Aerodinamis merupakan hal yang mustahil bagi kumbang badak bisa terbang. Untunglah kumbang badak tidak tahu hasil penelitian ini dan sang kumbang badak tidak bisa membaca laporan para ahli – itulah sebabnya kumbang badak bisa terbang !

Wow….

Fakta lain yang mencengangkan, “Stanford Research Institute mengatakan bahwa uang yang Anda hasilkan dalam usaha apa pun hanya ditentukan 12,5 persen oleh pengetahuan dan 87,5 persen ditentukan oleh kemampuan Anda dalam berurusan dengan orang lain. Dia menguraikan persamaan untuk sukses sebagai berikut:
87,5% pengetahuan seseorang + 12,5% pengetahuan produk = Sukses

Ternyata yang dibutuhkan untuk sukses dalam hidup tidak hanya jago dalam pengetahuan semata. Lebih penting lagi membangun kecerdasan emotional, kemampuan membangun hubungan dengan orang lain.

Melegakan sekali, saat membangun hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan, kesuksesan kita tidak tergantung kepada kemampuan kita saja tetapi karena bergantung pada kekuatan Allah.

“Saat Firman Tuhan disingkapkan, memberi terang. Orang bodoh pun dijadikan bijaksana,” demikian nyanyian Raja Daud.

Bijaksana, hikmat, wisdom itu sesungguhnya Allah sendiri, yang membuat kita berada di tempat yang tepat, pada saat yang tepat, menjadi orang yang tepat, memiliki kreativitas yang pas, maka dengan sendirinya kesuksesan tercipta. Hoki, lucky, bejo… kata orang.

Ketika seseorang membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, secara natural dia akan menjadi serupa dengan Dia.
Kasih, perhatian, ketulusan, kreatifitas, kejujuran bahkan kuasa Allah akan mengalir melalui kehidupannya.

Dengan karakter demikian, tentunya dia dapat membangun hubungan yang apik dan menyenangkan dengan siapa saja, baik bisnis mau pun pertemanan. Modal untuk mencapai kesuksesan ada dalam genggaman.

Ide-ide yang tidak terpikirkan tercipta. Solusi demi solusi bagi berbagai permasalahan kehidupan, ditemukan padahal orang-orang yang cerdas dan terpandang menurut dunia, tidak bisa menyelesaikannya.

Semua terpukau, mengapa dia bisa, bukankah dia orang yang biasa saja?
Oh..ternyata karena menganalkan Tuhan.
Maka orang-orang disekelilingnya, ingin mengenal Tuhan juga. Itulah demonstrasi kebaikan-kebaikan Tuhan.
Nama Tuhan dipermuliakan.

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan.
Hikmat memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang yang bersedia menghargainya.

Hasil dari hikmat, umur panjang di tangan kanannya, di tangan kirinya, kekayaan dan kehormatan. Jalannya sejahtera semata-mata.
Wow…

Mau sukses & berhikmat yuk praktik….

Humble yourselves before the Lord, and he will lift you up.

Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Dia akan meninggikanmu – membuatmu berhasil.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 55 56 57 58 59 308