Category : Christianity

Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Why Charis? – Alasan Kami Sekolah di Charis Bible College

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Why Charis? – Alasan Kami Sekolah di Charis Bible College

“Ce Yenny, saya ingin ajak teman saya sekolah Charis, tapi saya gak bisa menjelaskan alasannya,” ujar Elisah,
“Yang saya tahu hidup saya berubah. Mengalami terobosan, berkemenangan dan hidup jauh lebih berkualitas. Damai sejahtera dan sukacita yang tidak bisa dibeli dengan apa pun, saya alami.

Pengajaran Charis itu gamblang, sederhana dan mudah diterapkan. Yang dulunya gak ngerti, sekarang saya paham.”

“Nanti saya kirim artikelnya biar jelas. Kebetulan bagi yang mendaftar Sekolah Charis sd 30 November 2023, ada free Registration Fee alias uang pendaftaran, plus discount 10% lho…”, jawab saya.

Jadilah artikel ini.
Percayalah saya gak terima komisi apa pun….
Artikel ini semata-mata karena saya diberkati dan hidup saya berubah menjadi jauh lebih berkualitas, maka saya ingin teman-teman mengalaminya juga.

Kata Andrew Wommack, saat di surga akan banyak orang yang berterimakasih karenanya.
Mereka mengalami kehidupan di bumi seperti di surga.

Wow… saya mau tuh… membawa persembahan ini kepada Tuhan, jiwa-jiwa yang dimenangkan…

****
Selama ini saya merenungkan, apa sich yang membuat hidup murid-murid Charis menjadi berbeda?
Bukankah banyak tempat di luar sana yang mengajarkan firman dan hal-hal yang baik pula?

Why Charis?
CLING……
Sekarang saya tahu jawabannya!

Yeremia 10:23 (TB) Aku tahu, ya TUHAN, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya.

Banyak sekali orang yang mengaku percaya kepada Tuhan dan beribadah Kepada-Nya.
Ada yang rutin, ada pula yang masih kadang-kadang saja -On & Off – berdoa dan beribadah.
Saat ada masalah, berdoa sungguh-sungguh. Tetapi begitu masalah selesai, lupa berdoa & beribadah.

Lalu muncul pertanyaan, masuk akal kalau yang ibadah serta doanya masih on & off, hidupnya tidak berubah.
Mengapa yang berdoa dan beribadah dengan tekun pun, hidupnya tidak berubah?
Sama ruwetnya, sama galaunya dengan orang yang tidak mengenal Tuhan…

Nach ini dia rahasianya:

Convert VS Bertobat.
Convert artinya orang yang semula atheis, gak kenal Tuhan, sekarang berubah menjadi kenal Tuhan. Tetapi yang berubah hanya statusnya saja.
Dulu gak beribadah, sekarang beribadah.
Tetapi kehidupannya, cara pikirnya dsb. tetap seperti dulu.
Ibaratnya, hanya sekedar ganti baju atau ganti status saja.

Tanpa pembaharuan pikiran yang diselaraskan dengan firman Tuhan, hidup manusia tidak akan berubah.

Berbeda dengan orang yang sungguh-sungguh bertobat, dia berbalik arah dan pola pikirnya berubah dari pola pikir dunia, menjadi pola pikirnya Allah. Hidupnya sekarang berpusat pada Allah.
Caranya?
Dengan belajar dan menghidupi firman-Nya.
Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan, akibatnya tidak mengenal Allah. (Hosea 4:6)

Nach di Charis kami diajar secara konsisten untuk belajar firman Tuhan. Para guru membimbing kami agar kami bisa secara mandiri menggali kebenaran Firman Tuhan.
Sehingga tidak lagi bergantung kepada manusia.

Bahkan jika minta didoakan sesuatu, ditanya terlebih dahulu,
“Tuhan bicara apa denganmu?”
Karena guru-guru atau manusia lain hanya bisa meneguhkan apa yang telah disampaikan Tuhan kepada kita sebelumnya.
Tuhan akan mengarahkan langsung kepada kita, untuk masalah kita. Tidak mungkin arahan untuk kita disampaikan melalui si A, si B atau si C.

“Bu Yenny, saya gak bisa mendengar suara Tuhan….”

Tidak mungkin!
Tuhan sudah menegaskan domba-domba-Ku (murid-murid) mendengarkan suara-Ku. (Yoh 10:27)
Kalau kita tidak bisa mendengar suara-Nya, berarti ada yang salah.
Benarkah kita murid Tuhan?
Atau kita terlalu fokus dengan suara-suara lainnya, dunia di sekitar kita terlalu bising, sehingga saat Tuhan berbicara, tidak terdengar.

****

Apa yang kita fokuskan membesar.
Suasana Charis, mendorong kami untuk fokus pada firman Tuhan. Bahkan saat kami ngobrol, olahraga dll yang dibicarakan itu firman, pengalaman teman-teman ketika menghidupi firman serta mendiskusikannya.
Dengan lingkungan yang demikian, membawa kami fokus pada Tuhan dan firman-Nya.
Ini sangat membantu kami bertumbuh serupa dengan Allah.

Tuhan itu Tidak Pernah Ingkar Janji.
Ketika Tuhan dan Firman-Nya diutamakan, berbagai masalah kehidupan menemukan solusinya secara natural.
Baik masalah ekonomi, hubungan/Relatioship, sakit penyakit, rumah tangga dsb.

Setiap ada teman-teman yang curhat, biasanya masalah kelas berat, saya tawarkan kirim buku, lalu minta dia membacanya.
Atau kirim link video…
Tidak sedikit setelah mendapat pencerahan lalu bertanya tentang sekolah dan akhirnya join Charis.

Kesaksian demi kesaksian diceritakan… Masalah-masalah yang seperti ‘benang bundet’, istilah Orang Jawa, – artinya seperti benang ruwet yang sudah tidak mungkin dilepaskan simpul-simpulnya- pada akhirnya mendapatkan solusinya.
Cara Tuhan itu unik dan supernatural. Yang gak terpikirkan bisa terjadi…
Dia Allah, apa yang sulit bagi-Nya?

It’s all about God, not me…
Ini semua tentang Allah, bukan saya.

****

Kacamata Dunia VS Kacamata Allah.
Menurut saya, ini yang paling membuat hidup murid-murid Charis berubah menjadi lebih baik, kami digiring hidup dengan mengenakan Kacamata Allah.

Maksudnya?

Di luar sana, orang beriman rata-rata beribadah dan berdoa pada waktu tertentu, lalu diluar jam itu, hidup menurut caranya sendiri.
Nach di Charis, kami diajar, dibimbing dan melihat teladan guru-guru di mana hidup mereka 24/7, artinya 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, hidupnya betul-betul dipusatkan pada Allah. Di mobil, lift, di mana saja…. semaksimal mungkin sambil berdoa dalam roh dan merenungkan firman Tuhan.
Tuhan menjadi prioritas dan pusat kehidupan kami.

Hasilnya, ide-ide tak terduga muncul, dipertemukan dengan orang-orang baik, pintu-pintu kesempatan dibukakan, yang menurut dokter mustahil sembuh, terbukti sembuh.
Mendengar suara Tuhan menjadi sesuatu yang alami.
Istilah saya, ngertiiii saja apa maunya Tuhan.
Hidup jadi enteeeeeng….

Ketika kami para murid-murid makin intensif mempraktikkannya, ternyata hidup kami benar-benar berubah. Masalah hidup tetap ada, tetapi cara kami menyikapi berbeda. Respon kami berubah.

Semakin taat kepada perintah-perintah-Nya, semakin mengalir mengikuti kehendak Allah, semua aspek dalam hidup, satu persatu berada pada tempat seharusnya. Sedemikian alami… begitu melegakan.

Dalam bisnis, selalu ada persaingan, saling sikut dll, itu sudah biasa. Menjengkelkan bukan?
Dulu hati dipenuhi kemarahan atau keinginan membalas.
Sekarang tidak lagi.

Ibaratnya begini, taman saya di lantai 1. Ketika saya melihat taman dari lantai 1, kelihatan pohon-pohon yang tinggi menutupi pandangan. Belum lagi ayam-ayam serama berlarian ke sana ke mari. Berisik sekali…
Inilah gambaran jika menggunakan kacamata dunia.
Melihat dari bawah.
Semua mengandalkan kemampuan diri sendiri, dan cara dunia yang tricky.

Tetapi begitu naik ke lantai 2, apa yang dilihat berbeda.
Saya bisa melihat dari perspektif yang berbeda.
Melihat dari atas, dari ketinggian.
Jalan-jalan di kejauhan, terlihat jelas.
Pandangan tidak terhalang. Pohon-pohon nampak kecil. Ayam-ayam nyaris tidak kelihatan.
Nach inilah gambaran jika kita mengenakan kacamata Allah. Melihat dari perspektif Allah.

“Buat apa stress? Aku yang membereskan,” kata Allah, “tugasmu menempel kepada-Ku dan taat.”

Ada kompetitor? Tidak perlu khawatir. Sumber berkat kita dari Tuhan. Si musuh tidak akan bisa mengambil berkat yang disediakan Tuhan bagi anak-anak-Nya.
Biarkan Tuhan yang berperang bagi kita.
Serahkanlah kekuatiranmu kepada-Nya dan ikuti arahan-Nya, apa yang harus kita lakukan.
Dia Allah, Sang Boss kita…. Pemimpin perangnya.

Demikian juga dengan masalah-masalah lainnya,
Sakit? Allah yang menciptakan kita, pasti bisa membetulkan organ kita yang rusak.
Perkatakan firman kehidupan dan percayalah kepada-Nya. Itu benih yang ditabur, dan buah selalu selaras dengan benihnya.
Ikuti tuntunan Tuhan langkah demi langkah dan setiap langkah merupakan suatu mukjizat.

*****
Dikasihi Allah, Identitas kita di dalam Tuhan & kekayaan serta perlengkapannya.
Kami belajar, kasih Allah tak bersyarat dan identitas kita di dalam Tuhan. Otoritas kita untuk melawan si musuh. Dan berbagai perlengkapan lainnya yang semula tidak dipahami.
Segala dosa, kesalahan, kegagalan baik masa lalu, sekarang, mau pun di masa depan sudah diampuni Allah.

You’ve gone into my future to prepare the way,
and in kindness you follow behind me
to spare me from the harm of my past.
With your hand of love upon my life,
you impart a blessing to me. (Psalm 139:5 TPT)

Engkau (Tuhan) telah pergi ke masa depanku untuk mempersiapkan jalan,
dan kebaikan-Mu mengikuti di belakangku untuk menyelamatkan aku dari bahaya masa laluku.
Dengan tangan kasih-Mu atas hidupku,
Engkau memberkatiku. (Maz 139:5 TPT)

Tidak lagi fokus pada dosa, sebaliknya fokus kepada Allah dan kasih-Nya. Ini sungguh amat melegakan.
Tuhan sudah menjanjikan masa depan yang penuh harapan.
Tuhan tidak akan pernah membiarkan mau pun meninggalkan kita. Tuhan tidak pernah mempermalukan orang-orang yang menaruh harap kepada-Nya.

*****
Sebelum Sekolah Charis, kerap berusaha ‘membantu’ Tuhan, agar doa terjawab, sekarang saya betul-betul bertobat. Kapok!
Lebih baik sabar menunggu waktu Tuhan karena waktu Tuhan yang terbaik.

Teringat jika kepompong yang belum waktunya lahir menjadi kupu-kupu tetapi ‘dibantu’ alias ‘dipaksa’ alias ‘dipercepat’ supaya lahir, justru membuat kupu-kupu menjadi cacat.

Allah hidup dalam alam supernatural, jadi jika kita benar-benar mengikuti-Nya, kita juga akan hidup dalam alam supernatural.
Jika hidup kita tidak supernatural, berarti kita hanya dangkal mengenal-Nya. Tuhan menghendaki kita berjalan bersama-Nya di alam supernatural yang tak terbatas.
Charis mendidik, membimbing serta menolong murid-murid untuk merealisasikannya.

Mari kita terus belajar dan maju bersama-sama, menggenapi tujuan Tuhan dalam hidup kita.
Jiayou!

The greatness of a man is not how much wealth he acquires, but in his integrity and ability to affect those around him positively – Bob Marley

Kehebatan seseorang bukan terletak pada seberapa banyak kekayaan yang diperolehnya, namun pada integritasnya dan kemampuannya memberikan pengaruh positif pada orang disekitarnya – Bob Marley

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Tempat Yang Disebut “Di Sana” – Andrew Wommack.

 

Mau belajar langsung dengan Andrew Wommack- Founder & President Director Charis Bible College, dari Colorado, USA ?
Dalam acara Live Streaming “Indonesia Grace & Faith”* *(Diterjemahkan Bhs Indonesia)
Hari Ini, Rabu 1 November 2023 
PK. 19.00 WIB

Catat & KLIK LINK:

Join yuk….

********

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Tempat Yang Disebut “Di Sana” – Andrew Wommack.

Alkitab berkata dalam Yakobus 5:17 (TB) Elia adalah manusia biasa sama seperti kita.
Meski dia dipakai Tuhan dengan luar biasa.

Dalam Alkitab diceritakan bagaimana saat Elia sangat sedih sehingga ia meminta Tuhan untuk membunuhnya (1 Raja-raja 19: 4).
Elia tidak sempurna;

Elisa memanggil api dari surga tiga kali;
Dia orang pertama yang pernah membangkitkan seseorang dari kematian; menjadi kebangkitan terbesar dalam sejarah sampai saat itu;
Kata-kata nubuatannya dimulai dan diakhiri dengan kekeringan tiga tahun;
lalu melipatgandakan makanan secara ajaib;
dan merupakan salah satu dari dua orang yang tidak pernah mati — dan diangkat hidup-hidup ke surga.
Banyak hal yang bisa kita pelajari dari pria hebat ini, baik dari sisi positif mau pun negatif.

Alkitab memberi sedikit gambaran tentang latar belakang Elia. BUKAN silsilah atau pendidikannya yang membawanya ke posisi yang berpengaruh dan berkuasa.
Elia bukan siapa-siapa sampai dia menerima Sepatah Kata Dari Tuhan: Revelation, Pewahyuan atau Rhema. Pewahyuan yang diberikan Tuhan kepadanya, yang menempatkannya pada posisi kepemimpinan.

Berita baiknya, sama seperti setiap kita yang sudah lahir baru, dibaptis dalam Roh Kudus, memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan,- kita juga memiliki juga pewahyuan dari Allah. *Sama seperti pewahyuan Elia dari Allah yang menempatkannya dalam posisi berpengaruh. Siapa pun yang memiliki pewahyuan Allah, memiliki potensi untuk memengaruhi orang lain juga. Satu-satunya yang membedakan kita dengan Elia adalah Elia tahu apa yang dimilikinya dan berani untuk berbicara.*

Banyak diantara kita yang merasa terintimidasi oleh orang-orang yang tidak percaya. Kita tidak berani mengatakan kebenaran yang diterima dari Tuhan. Bagaimana jika Elia tidak mengatakan nubuat itu kepada Raja Ahab? Kekeringan mungkin saja terjadi, tetapi Elia tidak akan bisa menggunakannya untuk memengaruhi bangsanya. Orang-orang akan menganggap kekeringan sebagai kejadian alami.
Elia dengan berani menyuarakannya, sebelum ada bukti bahwa apa yang dia katakan akan terjadi. Dibutuhkan iman dan keberanian yang besar.
Ketika kekeringan datang seperti yang dinubuatkannya, Elia menjadi orang yang paling dicari di negeri ini.

1 Raja-raja 18:10 (TB) Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada bangsa atau kerajaan, yang tidak didatangi suruhan tuanku Ahab untuk mencari engkau. Dan apabila orang berkata: Ia tidak ada, maka ia menyuruh kerajaan atau bangsa itu bersumpah, bahwa engkau tidak ditemukan di sana.

Jika kita menyuarakan kebenaran yang ditunjukkan Tuhan kepada kita, sama seperti Elia, kebenaran yang kita ucapkan pada akhirnya akan menang.

Elia tidak memiliki semua jawaban atau pun tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, ketika ia bernubuat kepada Raja Ahab (1 Raja-raja 17: 1). Ahab telah melarang ibadah kepada Allah yang benar, meresmikan ibadah Baal. Dia membunuh para nabi Tuhan, dan Elia menempatkan dirinya dalam bahaya dengan menaati Tuhan.

Setelah Elia menyampaikan nubuatan Tuhan, barulah Tuhan berbicara kepadanya tentang bagaimana Dia akan melindungi dan mendukungnya.
Tuntunan datang setelah kita melangkah dengan iman.

1 Raja-raja 17:2-4 (TB) Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya:
“Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.”

Salah satu pelajaran luar biasa yang dapat kita pelajari di sini, Tuhan tidak segera mengungkapkan rencana lengkap-Nya. Diungkapkan kehendak-Nya kepada kita selangkah demi selangkah. Setelah kita mematuhi langkah pertama, Dia menunjukkan kepada kita langkah selanjutnya.

Untuk apa Tuhan harus menunjukkan kepada kita langkah ke dua atau ke sepuluh, jika langkah pertama saja tidak dipatuhi? Itu hanya akan membuat kita lebih perhitungan. Jadi, jangan mencoba mencari tahu langkah selanjutnya sampai kita bertindak berdasarkan apa yang kita tahu harus dilakukan sekarang. Sungguh kebenaran yang berkuasa.

Ketika Tuhan memerintahkan Elia untuk pergi ke Sungai Kerit. Dia sudah memerintahkan para gagak untuk membawa roti dan daging Elia di tempat tersedia “DI SANA” setiap pagi dan sore. Ini ajaib! Sungguh suatu penyediaan luar biasa selama masa yang mengerikan!

Namun perhatikan ini: Tuhan tidak mengirim persediaan Elia ke tempat dia berada. Seorang gelandang tidak melempar bola ke tempat penerima berada, tetapi ke tempat penerima itu pergi. Mukjizat Elia bukanlah di mana dia berada tetapi di mana Tuhan mengirimnya.
Itu kebenaran yang luar biasa!

Setiap kita memiliki tempat yang disebut “DI SANA,” di mana berkat-berkat Tuhan sedang menunggu. Tuhan tidak pernah gagal untuk menyediakan, tetapi orang sering gagal untuk menerima karena tidak semuanya pergi ke tempat “DI SANA”  Jika Elia tidak pergi ke tempatnya yang disebut “DI SANA”, ketidaktaatannya tidak akan menghentikan kesetiaan Allah; Namun, dia tidak akan menerima penyediaan tersebut; “DI SANA” yang tersedia di Sungai Kerit hancur sudah.

Inilah tepatnya yang terjadi pada banyak dari kita. Tuhan telah meletakkan sesuatu di hati kita untuk dikatakan atau dilakukan. Tetapi, jika kita tidak mematuhinya, kita tidak berada “DI SANA”. Kita tidak melihat penyediaan Allah, karenanya tidak taat supaya berada di sana.

Saya mendengar banyak orang mengatakan bahwa Tuhan memberi tahu mereka untuk belajar di Charis Bible College. Tetapi mereka tidak bisa melihat bagaimana itu bisa terjadi. Mereka ingin melihat penyediaan Tuhan sebelum mereka pergi “DI SANA”.
Cara kerjanya bukan seperti itu.
Sebagian dari kita tidak melihat penyediaan Allah karena kita tidak melakukan apa yang Dia perintahkan untuk dilakukan. Tidak berarti Tuhan menghukum kita. Jika Elia tidak pergi ke tempat “DI SANA”, maka dia akan kehilangan persediaannya. Tuhan memiliki penyediaan-Nya untuk kita juga, tetapi berada “DI SANA”.
Tempat yang disebut “DI SANA” berubah. Tuhan mengubah tempat dan metode penyediaan-Nya bagi Elia:

1 Raja-raja 17:8-9 (TB) Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:
“Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan.”

Kita tidak bisa hanya mencari Tuhan satu kali, mendengar suara-Nya, melangkah dengan iman, dan kemudian berhenti mendengarkan-Nya.
Tuhan membawa kita kepada kehendak-Nya yang sempurna selangkah demi selangkah.
Elia bergerak ketika Tuhan menyuruhnya bergerak.
Ini membawa Elia ke kota Sarfat di mana dia meminta seorang janda untuk memberinya makanan terakhir. Sepertinya Elia mengambil dari wanita ini, tapi sesungguhnya justru memberi padanya. Alih-alih ini menjadi makanan terakhirnya sebelum meninggal, Tuhan melipatgandakan perbekalan wanita ini, yang membuat dia, putranya, dan Elia hidup selama sekitar tiga tahun (1 Raja-raja 17: 15-16).
Mukjizat yang menakjubkan!

Itu bukan semua yang diterima sang janda. Kesetiaannya dalam memberi, menyebabkan putranya dibangkitkan dari kematian (1 Raja-raja 17: 17-23). Dia mempraktekkan imannya setiap hari. Menggunakan sedikit minyak dan makanan terakhir untuk Elia, lalu menemukan, selalu tersedia cukup untuk membuat kue bagi dirinya dan putranya.
Imannya dibangun secara luar biasa, saya yakin, ini yang menyebabkan mujizat putranya terjadi.

Ingin menerima penyediaan Tuhan? Mari kita pergi ke SANA, tempat yang Tuhan kehendaki dengan mentaatinya!

Andrew Wommack mengupasnya dengan sederhana, jelas dan mudah untuk diteladani, sehingga kita pun mudah meraihnya.

Karena itu jangan lupa Join LIVE STREAMING “INDONESIA GRACE & FAITH”* malam ini pk. 19.00
(Diterjemahkan Bhs Indonesia)
Klik LINK di atas ya….

See you….

If you don’t trust in the Lord, you can’t accomplish the things He’s planned for you. – Andrew Wommack.

Jika Anda tidak percaya kepada Tuhan, Anda tidak dapat mencapai hal-hal yang Dia rencanakan bagi Anda. -Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Hanya Satu Hal yang Diperlukan…

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Hanya Satu Hal yang Diperlukan…

Ketika mengajarkan kesembuhan, saya sering diberitahu bahwa para pengajar tentang kesembuhan, membuat hal tersebut terlalu sulit.
Banyak diantara mereka yang meletakkan seluruh beban iman pada orang yang sakit.
Saya tidak percaya itu yang seharusnya terjadi.

Kita cenderung melakukan pendekatan penyembuhan dari berbagai sudut pandang, namun dalam kasus saya, hanya ada satu tujuan. Saya tidak tahu pendekatan mana yang akan “menjadikan firman itu hidup” dalam diri Anda.

Iman timbul dari pendengaran, namun bukan hanya pendengaran fisik. Melainkan merupakan firman dari Tuhan yang dihidupkan di dalam hati orang yang sakit.

Dalam Kisah Para Rasul 14, diceritakan tentang seorang pria di Listra, yang cacat sejak lahir, sedang duduk di tempat Paulus berhenti untuk berkhotbah. Dia tidak mengejar Tuhan, bahkan belum pernah mendengar Injil, dan kebetulan saja berada di tempat dan waktu yang tepat. Dikatakan… *”Orang ini mendengar Paulus berbicara. Paulus, yang memperhatikan dia dengan seksama dan melihat bahwa ia mempunyai iman untuk disembuhkan, berkata dengan suara nyaring, “Berdiri tegak!” Dan dia melompat dan berjalan.” (Kisah 14:9-10)*

Tidak ada beban yang dibebankan pada pria ini. Faktanya, tidak ada bukti dia diselamatkan. Paulus adalah pengkhotbah Injil pertama yang berada di wilayah tersebut. Meskipun demikian, mendengar Injil Kerajaan membuat iman menjadi hidup dalam hatinya. Hanya itu yang diperlukan. Satu-satunya hal yang diperlukan untuk kesembuhan secara mujizat adalah “mendengarkan” firman yang diberitakan oleh Paulus.

Mendengar harus terjadi di dalam hati, karena dengan hati seseorang percaya dan menerima keselamatan (termasuk kesembuhan) (Rm. 10:10).
Mendengar atau Pendengaran adalah satu-satunya hal yang diperlukan agar iman menjadi hidup dan visi penyembuhan dapat lahir.

Para guru tidak mencoba menjadikannya rumit, namun mencoba menyajikan setiap aspek kebenaran yang ada, dengan harapan ada satu kata firman dihidupkan, dan iman diaktifkan. Hanya itu yang diperlukan.
Apa pun yang kurang dari iman sejati hanyalah merupakan pemahaman dan persetujuan mental. Bagus, tetapi tidak cukup.

Lukas 5:15 (TB) Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka.

Yang lebih luar biasa lagi, semua orang yang mendengarkan Dia, mereka disembuhkan. Tanpa Yesus mempersoalkan masa lalu, dosa atau persyaratan lainnya.
Cukup Mendengar & Sembuh!

Sumber: Barry Bennett

*****
Setelah 6 tahun sekolah di Charis untuk 3 level, mendengar suara Tuhan jauh lebih mudah dan natural. Kehidupan kami berubah, menjadi lebih damai, sukacita dan hidup jadi enteng…
Banyak kebetulan-kebetulan baik terjadi…

( Jangan khawatir sekolah hingga 6 th, ini hanya untuk angkatan pertama. Sekarang setiap level cukup 1 tahun. Sekolah Charis cukup 2 tahun dan bagi yang ingin lanjut memperdalam leadership/ sekolah kepemimpinan, bisa ambil level 3)

Why?
Kami dididik untuk terhubung dengan Tuhan melalui Roh Kudus dan Firman-Nya setiap saat. Kesadaran ini yang membuat kami terbiasa melibatkan Tuhan dalam keseharian kehidupan kami.

Semakin terbiasa dikelilingi oleh firman, berdoa dalam roh, bergaul dengan teman-teman yang mengejar Tuhan serta kebenaran-Nya, makin mudah dan peka kita mendengar suara Tuhan. Hidup mengikuti cara Tuhan -God’s Way- makin lancar.

Ketika mendengar suara-Nya, semakin kita taat, semakin mudah lagi untuk terus mendengar suara-Nya. Semakin familiar. Segala sesuatu berada di tempat seharusnya .

Di mana tempat kelimpahan kita?
Tepat di tengah-tengah kehendak Tuhan.

Namun ketika mendengar suara-Nya, lalu menolaknya atau kita mencari berbagai alasan yang seolah masuk akal agar tidak taat, kepekaan kita berkurang.

Tuhan tidak pernah memaksa dan memberi kita Free Will & Free Choice – Kehendak & Pilihan Bebas, namun setiap ketidaktaatan tentu ada konsekuensinya, hati kita menjadi keras. Yang diberi makan justru Unbelief- ketidakpercayaan.

Hidup adalah pilihan.
When you flow with The Lord, everything fall into place.

Saat kita mengalir bersama Tuhan, segala sesuatu akan berada di tempat seharusnya.

Mau mengalami terobosan ekonomi dan kesembuhan?
Ingin memahami Rahasia Kerajaan Allah?

Mari belajar langsung dengan Andrew Wommack dalam Acara tahunan yang Langka:

Live Streaming “Grace & Faith” – Andrew Wommack dari Colorado, USA. (Diterjemahkan Bhs Indonesia)
1 November 2023 ( Hari Rabu)
PK. 19.00 WIB
Catat tanggalnya & KLIK LINK:

Join yuk….

When you accept Jesus, you determine how much of His life you’re going to let flow through you. – Ps. Robert Morris.

Ketika menerima Yesus, Anda yang menentukan seberapa banyak bagian hidup-Nya yang akan Anda biarkan mengalir melalui Anda. – Ps. Robert Morris.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Dengarkan dan Disembuhkan

Gospel Truth’s Cakes*
*Yenny Indra*

Dengarkan dan Disembuhkan

Mengapa seorang wanita muda meninggal karena kerusakan otak setelah berhasil menjalani operasi pengangkatan tumor? Mengapa seorang ayah harus meninggal begitu muda dan meninggalkan istrinya yang menjadi janda dengan tiga anak di usia yang masih 40 tahun? Mengapa anak-anak menderita dan meninggal karena kanker?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini ditanyakan oleh umat Kristiani di seluruh dunia ketika mereka bergumul dengan tragedi kematian orang-orang terkasih jauh sebelum waktunya.
Sedihnya, di banyak gereja, orang-orang percaya ini diperintahkan untuk percaya pada kedaulatan Allah, menerima kenyataan bahwa Dialah yang mengendalikan peristiwa-peristiwa ini.

Mungkinkah ini benar?
Di berbagai gereja yang sama, doktrin penyembuhan tidak diajarkan dan kadang-kadang bahkan dianggap salah. Bahkan ketika orang-orang kudus menderita dan sekarat di gereja mereka, beberapa pemimpin rohani tidak memberikan jawaban dan meremehkan mereka yang percaya bahwa kesembuhan adalah kehendak Tuhan.

Saya pernah diminta oleh seorang pendeta untuk menjelaskan, jika saya percaya pada kesembuhan dan Tuhan ingin menyembuhkan semuanya, mengapa saya tidak pergi ke rumah sakit setempat dan mengosongkannya?
Dia gagal memahami bahwa pertanyaan yang sama dapat ditanyakan mengenai keselamatan.

Apakah Tuhan menghendaki ada yang binasa? Tidak.
Lalu mengapa pendeta itu tidak pergi ke rumah sakit yang sama dan menyelamatkan semua orang?
Kebanyakan dari kita tahu bahwa orang harus mendengar Kabar Baik dan percaya agar bisa diselamatkan. Kita tidak bisa menyelamatkan orang, tapi kita bisa memberitakan Injil kepada mereka.
Agar selamat, mereka harus menerima Yesus sebagsi Tuhan dan Juruselamat dengan Iman. Harus ada respon di pihak manusia, meski pun Anugerah Keselamatan diberikan gratis kepada semua manusia.

Dengan cara yang sama, kita tidak bisa membuat orang menerima kesembuhan tapi kita pasti bisa membagikan janji Tuhan kepada mereka dan memberi mereka kesempatan untuk percaya.

Dengan kata lain, *agar sembuh, mereka juga wajib menerima kesembuhan dengan iman.*

Lukas 5:15 (TB) Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka.

MENDENGAR – PERCAYA – DISEMBUHKAN.

Tuhan tidak ikut serta dalam kematian dini seseorang, Dia juga tidak menentukan siapa yang selamat dan siapa yang terhilang.

Roma 1:17 (TB) Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

Tuhan telah memberi kita Injil kuasa-Nya (Rm. 1:17) yang membawa keselamatan (baik rohani mau pun jasmani) bagi semua orang yang percaya. Pilihan ada di tangan kita.

Kekuasaan dan otoritas atas penyakit telah diinvestasikan dalam gereja.
Mari kita berhenti berkubang dalam ketidakpercayaan dan memberitakan Kebenaran agar manusia dapat diselamatkan dan disembuhkan.

Sumber: Barry Bennett.

*****
??Job? ?22:21? ?AMPC??
Acquaint now yourself with Him [agree with God and show yourself to be conformed to His will] and be at peace; by that [you shall prosper and great] good shall come to you.

Ayub 22:21 AMPC
Sekarang perkenalkan dirimu dengan-Nya [setuju dengan Tuhan dan tunjukkan dirimu selaras dengan kehendak-Nya] dan berdamailah; dengan itu [kamu akan makmur dan besar] kebaikan akan datang kepadamu.

Seorang jemaat protes kepada pendetanya, mengapa jemaat baru yang hanya berkunjung di gereja mereka, disembuhkan, sementara dia yang sudah puluhan tahun berjemaat di sana tidak sembuh?

Dengan penuh kasih, sang pendeta berujar:
“Mengapa Anda tidak setuju saja dengan Tuhan bahwa Anda SUDAH SEMBUH karena menerima karya Salib Kristus: oleh bilur-bilur Yesus, Anda sudah sembuh?”

Banyak orang yang tidak mengalami kesembuhan, karena hatinya tidak damai. Hati yang tidak damai, kerapkali karena tidak agree, tidak setuju, tidak sepakat dengan Tuhan.
Di balik semua itu, sesungguhnya hatinya menyimpan ketidakpercayaan… itulah hatinya galau…
Meski mereka mengaku percaya, kerapkali kepercayaan mereka hanya sampai di kepala, belum tertanam dalam hati.

Firman Tuhan itu Ya & Amin. *Senantiasa bisa diandalkan.
Jika kita tidak menerima buah seperti yang diharapkan, coba check & recheck lagi benih apa yang kita tabur dalam hati?
Berita Kerajaan Allah atau berita dunia?

Apakah kita meninggikan Firman diatas segala hikmat dunia?
Fakta dunia senantiasa berubah. Namun banyak orang yang mengaku percaya Tuhan, yang lebih mempercayai segala yang diterima oleh pancaindranya daripada kebenaran Firman Tuhan yang tidak berubah dahulu, sekarang dan selama-lamanya.

Di satu sisi mereka percaya adanya kesembuhan Ilahi, namun di sisi lainnya, ketidakpercayaan mereka (unbelief) juga sama kuatnya dengan imannya. Habis dah….

Dengan siapa kita bersekutu dan bergaul?
Dengan orang-orang yang percaya kesembuhan Ilahi atau orang yang menolak percaya mujizat kesembuhan?
Mustahil Anda sembuh, jika Anda dikelilingi orang-orang yang tidak percaya.

Semua kesembuhan dimulai dengan mendengarkan Firman Tuhan dan menerimanya.

Pastikan hati kita damai seperti Yesus, meski di sekelilingnya badai menggelora….
Yesus tetap tertidur lelap karena hatinya dipenuhi damai sejahtera yang sempurna.
Di dalam damai dan kebenaran yang sejati, terletak kesehatan dan kesembuhan.

Siap praktik?

Jeremiah 33:6 (KJV) Behold, I will bring it health and cure, and I will cure them, and will reveal unto them the abundance of peace and truth.

Yeremia 33:6 (TB) Sesungguhnya, Aku akan memberikan kesehatan dan kesembuhan bagi mereka, Aku akan menyembuhkan mereka, dan Aku akan menyatakan kepada mereka kedamaian dan kebenaran yang melimpah.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Sikap Kita Mungkin Menjadi Masalahnya…

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Sikap Kita Mungkin Menjadi Masalahnya…

Saya telah bertekad untuk berhenti mengeluh. Saya menolak menyerah pada sikap buruk. Saya memilih bersyukur dan berharap pada kebaikan Tuhan. Ketika Bangsa Israel dibebaskan dari Mesir, mereka dengan cepat menjadi bosan dengan campur tangan Tuhan yang menyelamatkan mereka dan memilih mengeluh.

Mazmur 106:21, 24-25 (TB) “Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar di Mesir: Mereka menolak negeri yang indah itu, tidak percaya kepada firman-Nya. Mereka menggerutu di kemahnya dan tidak mendengarkan suara TUHAN.

Inilah pola yang terlalu sering kita lihat dalam tubuh Kristus. Keadaan yang menantang menjadi “tuan”, dan hati dipenuhi dengan kepahitan dan kebencian. Ada yang melupakan Tuhan. “Tanah yang menyenangkan” berisi keselamatan, pengampunan dan ciptaan baru diremehkan. Beberapa orang memilih tidak mempercayai Firman-Nya. Kebanyakan mengeluh dan hanya sedikit yang mendengar suara-Nya.

Ada sikap yang lazim dalam contoh-contoh ini.
Ini adalah sikap “mengapa Tuhan tidak melakukan sesuatu?”, atau, “seandainya saja kita tahu betapa buruknya hal itu”. Dalam kedua kasus tersebut, “orang beriman” telah membiarkan hatinya tersinggung dan secara sadar mau pun tidak sadar, menjauh dari Tuhan. Sikap tidak bersyukur yang dibarengi dengan keluhan menjadi formula semakin sakit hati dan merasa kehilangan.

Ketika saya mengenali beberapa masalah ini dalam hidup saya, menyadarkan diri sendiri bahwa sayalah satu-satunya yang dapat mengubah keadaan. Saya yang harus bertanggungjawab. Saya tidak bisa bergantung kepada orang lain atau keadaan. Sayalah yang harus memilih takhta kasih karunia (Ibr. 4:16). Saya harus memilih mempercayai Firman-Nya dan percaya pada kasih-Nya. Saya harus “melihat” diri saya bebas dari emosi negatif serta dipenuhi oleh Roh Kudus.

Saya mulai memilih kegembiraan, damai sejahtera, kesabaran, kasih, dan iman. Saya memutuskan bahwa saya akan memiliki sikap yang baik, apa pun yang terjadi.

Kegembiraan merupakan sebuah pilihan.
Perdamaian sebuah pilihan juga.
Percaya pada kebaikan Tuhan adalah sebuah pilihan!
Saya bisa menjalani hidup dalam kepahitan dan menjadi korban situasi, atau memilih bersyukur, memuji Tuhan, dan berjalan dalam kasih karunia-Nya.
Pilihan ada di tangan kita sendiri!

Butuh beberapa waktu untuk bertumbuh, tapi hidup saya jauh berbeda sekarang. Saya tidak lagi mengalami hari-hari buruk.
Bagaimana bisa?
Tuhan tinggal di dalamku!
Semua janji-Nya adalah “ya dan amin”!
Anda juga bisa menentukan pilihannya.
Satu-satunya hal yang mungkin menghentikan Anda adalah sikap Anda.

Sumber: Barry Bennett.

*******
“For years I was saved and thought I knew God, but I was wearing a mask that hid the mess I was inside….” Dustin said.

Selama bertahun-tahun saya diselamatkan dan mengira saya mengenal Tuhan, namun saya mengenakan topeng yang menyembunyikan kekacauan yang ada di dalam diri saya….” Kata Dustin di FB Charis Bible College.
“Ketika saya dibaptis dengan Roh Kudus, saya terpesona. Sekarang saya memiliki jalur komunikasi langsung dengan Tuhan! Saya merasakan dorongan yang kuat dalam hati saya untuk mulai membaca Alkitab. Saya menikmatinya….

Melalui hubungan dengan Roh Kudus dan berbahasa roh, Firman muncul begitu saja menjadi ‘hidup’ dan saya mulai melihat Kasih Tuhan pada saya, tepat di depan mata saya, dengan cara yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Saya menjadi pria yang berbeda hari ini. Kuasa Roh Kudus nyata – saya telah diubah dari dalam ke luar, dan sekarang saya menjalani hidup saya seperti itu!”

Terbukti dengan memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan dan Roh Kudus, hidup kita berubah, keinginan, kesukaan kita pun berubah. Dulunya baca Firman karena kewajiban atau karena ‘takut tidak diberkati’, sekarang rindu untuk mengenal-Nya, rindu untuk mentaati-Nya dan rindu menjadi makin serupa dengan-Nya.
Inilah bukti seseorang benar-benar berjumpa dengan Tuhan secara pribadi, mengalami encounter…

Bagaimana dengan kita?
Apakah kita juga memiliki kerinduan yang serupa?

An encounter with God marks you. And makes you hungry for more of Him – Jenn Johnson.

Perjumpaan Anda dengan Tuhan menunjukkan perubahan yang kasat mata. Dan membuat Anda semakin haus akan Dia – Jenn Johnson.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
1 8 9 10 11 12 37