Articles

Mintalah, Maka Kamu… Jangan Berhenti di Situ

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mintalah, Maka Kamu… Jangan Berhenti di Situ

“Mintalah, maka kamu akan menerima.”
Janji Tuhan ini sangat populer. Banyak orang mengutipnya. Banyak yang mengaminkannya. Banyak yang berdoa dengan penuh semangat berdasarkan ayat ini.

Masalahnya bukan pada kalimatnya. Masalahnya pada cara kita memahaminya.
Tuhan tidak berhenti di kata mintalah. Ia melanjutkan, carilah, dan ketoklah. Tiga kata ini bukan pilihan, melainkan satu rangkaian. Satu kesatuan. Tidak bisa dipisah-pisahkan.

Namun dalam praktiknya, kebanyakan orang hanya berhenti di tahap meminta.
Kita meminta terobosan.
Meminta kesembuhan.
Meminta peningkatan.
Meminta jawaban.

Tetapi kita lupa mencari. Dan sering kali kita juga malas mengetuk.
Lalu kita bingung, “Tuhan kok belum jawab?”
Padahal mungkin pintunya sudah ada di depan mata.
Pertanyaannya, mencari apa?
Bukan mencari Tuhan secara fisik, karena Tuhan tidak pernah jauh. Yang perlu kita cari adalah jalan Tuhan. God’s ways.

Dalam Kerajaan Allah, segala sesuatu bekerja dengan prinsip. Ada cara. Ada pola. Ada sistem rohani yang Tuhan tetapkan. Anugerah memang gratis, tetapi pengoperasiannya perlu pengertian.

Bayangkan ini. Di depan kita ada sebuah pintu terobosan. Pintu itu nyata. Bukan ilusi. Tuhan sudah menyediakannya. Tetapi pintu itu tidak terbuka.

Kenapa?
Karena tidak semua pintu dibuka dengan cara yang sama.

Ada pintu geser. Untuk membukanya, kita harus mendorong ke samping. Kalau kita dorong ke depan sekeras apa pun, pintu itu tidak akan terbuka. Bahkan bisa bikin frustasi.

Ada pintu rolling door. Itu tidak ditarik ke depan, tetapi ditarik ke atas. Salah cara, hasilnya nol.
Demikian juga dengan pintu-pintu terobosan Tuhan. Tanpa mengetahui cara mengoperasikannya, kita bisa berdiri tepat di depan berkat, namun tetap tidak masuk ke dalamnya.

Di sinilah pentingnya mencari.
Mencari apa kata Firman.
Mencari prinsipnya.
Mencari bagaimana Tuhan bekerja dalam kasus serupa.

Firman Tuhan bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dipahami dan diterapkan. Di sanalah kita menemukan cara kerja Tuhan. Cara iman bekerja. Cara berkat mengalir. Cara kesembuhan dilepaskan. Cara damai sejahtera dijaga.

Banyak orang berdoa minta berkat keuangan, tetapi tidak pernah mencari prinsip keuangan Kerajaan Allah. Tidak mau belajar soal menabur dan menuai. Tidak mau dibentuk dalam integritas. Tidak mau taat dalam hal kecil.
Mereka meminta, tetapi tidak mencari jalan Tuhan.

Lalu Tuhan berkata, “Ketoklah.”
Mengetuk itu berbicara tentang ketekunan. Konsistensi. Tidak menyerah saat pintu belum langsung terbuka. Mengetuk berarti kita sudah menemukan pintunya, tahu ini dari Tuhan, lalu dengan iman kita terus merespons.

Mengetuk bukan tindakan pasif. Mengetuk itu aktif. Ada suara. Ada gerakan. Ada keberanian.
Banyak orang berhenti terlalu cepat. Baru mengetuk sekali, lalu pergi. Padahal mungkin pintu itu tinggal satu ketukan lagi untuk terbuka.

Mintalah. Itu berbicara tentang hubungan.
Carilah. Itu berbicara tentang pengertian.
Ketoklah. Itu berbicara tentang ketekunan iman.

Ketiganya harus berjalan bersama.
Tuhan bukan pelit. Tuhan bukan menunda dengan sengaja. Tetapi Ia adalah Allah yang rapi, teratur, dan konsisten dengan Firman-Nya sendiri.
Jika kita hanya meminta tanpa mau mencari jalan-Nya, kita akan lelah. Jika kita mencari tetapi tidak mau mengetuk dengan tekun, kita akan berhenti di tengah jalan.

Namun ketika kita meminta dengan benar, mencari dengan rendah hati, dan mengetuk dengan iman yang bertindak, pintu itu pasti terbuka.

Karena Tuhan setia pada janji-Nya.
Dan pintu terobosan itu, sering kali, sebenarnya sudah ada lebih dekat dari yang kita kira.

“God’s promises are not automatic; they are activated by obedience and understanding.” – John C. Maxwell.

“Janji Tuhan tidak berjalan otomatis; janji itu diaktifkan melalui ketaatan dan pengertian.” – John C. Maxwell.

YennyIndra
www.yennyindra.com

TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID

#seruputkopicantik #yennyindra #InspirasiKebaikan #MotivasiKebaikan #PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Belajar Dari Dr. Caroline Leaf: The Perfect You…. Wow!
Terminal Protection Juanda Airport: Security Angkasa Pura 1 Peleton E Yang Dahsyat!
Natural & Supernatural Adalah Kunci Sukses! Sudah Dipraktikkan?