Articles

Kesembuhan: Anugerah yang Harus Dijaga


Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Kesembuhan: Anugerah yang Harus Dijaga

Tuhan itu baik. Dia penuh kasih, dan salah satu bukti nyata kasih-Nya adalah keinginan-Nya untuk menyembuhkan. Kesembuhan bukanlah hadiah untuk orang suci, tapi warisan bagi anak-anak-Nya.

Yesus menyembuhkan semua orang yang datang kepada-Nya dengan iman — tanpa seleksi. Itu artinya Tuhan selalu mau menyembuhkan. Tapi, seperti halnya keselamatan, kesembuhan itu tidak otomatis. Kita harus merespons dengan iman dan ketaatan.

Saya sering bertanya-tanya: Kenapa ada yang disembuhkan seketika, tapi ada juga yang sembuh perlahan-lahan — bahkan ada yang belum sembuh sama sekali? Ternyata jawabannya sederhana: Tuhan bukan mesin mujizat, Dia adalah Bapa yang rindu hubungan dengan anak-anak-Nya.

“Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.” — Mazmur 147:3

Kesembuhan bisa terjadi secara instan — mujizat langsung. Tapi untuk mempertahankan kesembuhan, kita harus mengisi hidup kita dengan Firman Tuhan. Kalau tidak, penyakit itu bisa datang kembali. Yesus sudah memberi peringatan keras:

“Apabila roh jahat keluar dari seseorang… ia kembali ke rumahnya yang telah ditinggalkannya… lalu masuk dan tinggal di situ; maka keadaan orang itu lebih buruk dari sebelumnya.” — Matius 12:43-45

Artinya, jika kita tidak mengisi hidup dengan Firman, kebenaran, dan gaya hidup baru yang sehat secara rohani maupun jasmani, kita membuka pintu bagi iblis untuk kembali — dan kali ini lebih parah.

Saya pernah mendengar kesaksian seseorang yang sembuh total dari penyakit berat setelah didoakan. Tapi hanya beberapa bulan kemudian, penyakit itu kembali, bahkan lebih parah. Ternyata, setelah sembuh, ia kembali hidup seperti dulu — cuek terhadap gaya hidup, makanan, bahkan emosinya. Tidak ada perubahan pola pikir. Tidak membangun hubungan dengan Tuhan. Firman tidak lagi menjadi makanan rohaninya. Itulah kunci kegagalan.

Tuhan bisa menyembuhkan lewat mujizat, tetapi sering kali, kesembuhan datang melalui hikmat. Ketika kita membangun hubungan dengan-Nya, Roh Kudus akan menunjukkan akar masalahnya: pola makan yang salah, stres yang terus-menerus, gaya hidup yang rusak, atau bahkan kebiasaan yang merusak tubuh. Kita perlu bertobat, bukan hanya percaya. Percaya tanpa pertobatan adalah iman yang kosong.

“Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan.” — Hosea 4:6

Penyakit seringkali merupakan buah gaya hidup yang tidak selaras dengan Firman selama bertahun-tahun. Maka kesembuhan sejati menuntut kita untuk berubah dari dalam. Tuhan mengundang kita untuk hidup dalam kemitraan dengan-Nya. Dia menyembuhkan, dan kita menjaga kesehatan itu dengan hikmat dan ketaatan.

Saya belajar, kesembuhan bukan sekadar doa dan mujizat. Kesembuhan adalah perjalanan hidup yang melekat pada Firman. Ketika tubuh kita diselaraskan dengan kehendak Tuhan — baik secara jasmani, jiwa, dan roh — maka kesembuhan bukan lagi kejutan, tapi hasil yang wajar dari kehidupan yang benar. Inilah yang disebut Hidup Dalam Berkat.

Mari kita isi hati dengan Firman, dengar suara Roh Kudus setiap hari, dan ubah gaya hidup kita. Tuhan sudah menyembuhkan, tetapi mempertahankan kesembuhan adalah tanggung jawab kita bersama Dia.

“Hai anakku, perhatikanlah perkataanku… sebab itulah kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.” — Amsal 4:20-22

Jangan hanya kejar mujizat, tapi kejar Dia yang memberi mujizat. Karena bersama Tuhan, kita bukan hanya sembuh — tapi hidup sehat dalam kebenaran-Nya. Itulah yang dinamakan hidup dalam berkat – blessings. Sehat, makmur, berkelimpahan dalam damai sejahtera.

“The Word of God is spirit and life, and it brings health and strength to those who receive it in faith.” – Smith Wigglesworth.

“Firman Tuhan adalah roh dan hidup, dan membawa kesehatan serta kekuatan bagi siapa saja yang menerimanya dengan iman”. – Smith Wigglesworth.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Sudahkah Kita Tahu Harta Karun Yang Dimiliki Saat Lahir Baru?
A Better Way To Pray…..
Kesembuhan itu Hasil Panen