Articles

Anda Hidup Dalam Mujizat Atau Berkat?

Seruput Kopi Firman Tuhan
Yenny Indra

Anda Hidup Dalam Mujizat Atau Berkat?

Saya senang mendengar kesaksian mujizat.
Nothing impossible with God.
Kalau Tuhan menolong orang lain, artinya itu juga nubuatan bagi saya, bahwa Tuhan pun mau melakukannya untuk saya!

Apa definisi mujizat?
Singkatnya, intervensi supranatural Allah.
Mujizat itu ketika kuasa Allah bekerja melampaui jalur normal atau hukum alam biasa, untuk menghasilkan sesuatu yang secara natural tidak mungkin atau tidak bisa terjadi secepat itu.

Contohnya, bensin habis tapi mobil tetap bisa berjalan hingga sampai SPBU.

Spektakuler….

Banyak yang menganggap orang yang menerima mujizat itu karena imannya tinggi. Lebih rohani dan hebat.
Sehingga banyak yang terkagum-kagum, orang yang mengalaminya, diundang ke berbagai tempat bak artis.
Ditulis dalam buku dan dijual laris manis.

Andrew Wommack menjelaskan,
Mujizat itu BUKAN yang terbaik dari Tuhan.
Nach lho!
Tuhan ‘terpaksa’ bekerja melawan hukum alam demi menolong kita.

Tuhan ingin kita hidup dalam Berkat.

Orang yang mengalami mujizat itu, harus mengalami krisis dulu.
Sakit parah, bahkan nyaris mati.
Hampir bangkrut
Mengalami kecelakaan… dsb.

*Kehendak Tuhan -The Will of God* – adalah kita hidup dalam berkat, bukan krisis.
Hidup terkelola, bukan darurat.
Sebelum habis, sudah siap dan duitnya tersedia.
Tubuh dijaga, bukan menunggu sakit.
Bisnis diatur dengan hikmat, maju, gaji karyawan lancar, keluarganya tenang.
Itu juga ibadah, menjadi berkat.

Itu namanya *Hidup dalam Berkat.*

Mungkin kita berpikir, klo lancar kan gak ada yang bisa disaksikan…
Tetapi Itu demonstrasi hidup yang selaras dengan The Will & The Way of God!

Bak 2 sisi mata uang, The Will of God – Kehendak Tuhan tidak dapat dipisahkan dari The Way of God – Jalan Tuhan.

Kehendak Tuhan adalah semua orang diselamatkan. Yohanes 3:16

Tetapi jalan Tuhan untuk menerimanya dijelaskan dalam
Roma 10:9-10: percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut.

Begitu juga soal berkat.
Efesus 1:3 berkata bahwa di dalam Kristus kita sudah menerima segala berkat rohani.
Perhatikan: sudah diberikan.

Lalu kenapa tidak semua orang mengalaminya?
Karena ada jalan Tuhan untuk menerimanya.

Iman yang benar tidak pasif.
Yakobus 2:17 berkata iman tanpa perbuatan adalah mati.

Amsal 24:3-4 berkata dengan hikmat rumah dibangun.
Artinya, berkat Tuhan diterima dengan iman, tetapi sering dimanifestasikan melalui hikmat, tindakan, dan ketekunan.

Kalau punya bisnis, ya catat keuangan dengan rapi.
Kalau mau pekerjaan berkembang, ya tingkatkan skill.
Belajar komunikasi, leadership, problem solving, dan disiplin waktu.
Kalau ingin usaha bertahan, ya riset pasar.
Kalau mau sehat, ya jaga pola hidup.

Jangan hidup sembarangan lalu berharap mujizat terus.
Tuhan bisa menolong.
Tetapi tidak terus menerus hukum alam akan diintervensi.
Banyak hal sebenarnya bisa dicegah dengan hikmat.

Hidup dalam berkat berarti kita belajar:
setia, jujur, bertanggung jawab, tidak boros, tidak menunda, mau diajar, dan mau memperbaiki sistem.
Itu bukan kurang rohani.
Justru itu tanda kedewasaan.

Sering kali berkat Tuhan dalam bentuk:
ide yang tepat, keputusan yang benar, disiplin yang konsisten, dan tuntunan Roh Kudus yang sangat praktis.

Kadang jawaban doa kita adalah:
“Rapikan hidupmu.”
“Belajar skill itu.”
“Perbaiki sistemmu.”
“Ubah cara berpikirmu.”
Dan justru di situlah berkat Tuhan mulai terlihat nyata.

Ulangan 28:12 berkata bahwa Tuhan memberkati segala pekerjaan kita.
Artinya memang ada bagian yang harus kita kerjakan.

Doa itu penting.
Firman itu mutlak.
Iman itu fondasi.
Tetapi setelah itu, tetap ada tindakan nyata.

Saat Firman + iman + hikmat + tindakan berjalan bersama, hidup kita mulai bergerak dari sekadar “sesekali ditolong lewat mujizat” menjadi hidup yang stabil dalam berkat.

Dan menurut saya, itu jauh lebih indah.
Karena Tuhan bukan hanya ingin menyelamatkan kita dari kebakaran.
Dia juga ingin mengajar kita membangun hidup yang sehat dan tidak gampang terbakar.

Itulah Anugerah yang diresponi secara dewasa.
Itulah hidup yang bertumbuh.
Itulah berkat yang sesungguhnya.
Makes sense?
Mari kita praktikkan.

*”Dreams don’t work unless you do.” – John Maxwell.*

“Mimpi tidak akan bekerja kalau kita sendiri tidak mengerjakannya.” – John Maxwell.

YennyIndra
www.yennyindra.com

TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
SVRG
SWEET O’ TREAT
AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopifirmanTuhan
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Kesuksesan Itu Diciptakan, Bukan Kebetulan!
Melihat Kisah Ayub dari Kacamata Perjanjian Baru.
“Pekerjaan Telah Selesai!”