Articles

Paul Milligan: Ketika Integritas Menjadi Strategi Bisnis dan Pelayanan

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Paul Milligan: Ketika Integritas Menjadi Strategi Bisnis dan Pelayanan

Tidak banyak orang yang benar-benar berhasil di dua dunia sekaligus: bisnis dan pelayanan. Lebih jarang lagi yang dampaknya lintas generasi dan lintas negara. Paul Milligan adalah salah satunya. Hidupnya membuktikan bahwa keberhasilan sejati tidak diukur dari besar keuntungan semata, tetapi dari apa yang dibenahi, diperbaiki, dan ditinggalkan bagi banyak orang.

Paul bukan sekadar CEO Andrew Wommack Ministries. Ia adalah pembenah sistem, orang yang Tuhan pakai untuk menata fondasi AWM dan Sekolah Charis agar bisa bertumbuh sehat, stabil, dan berjangka panjang. Ketika ia masuk lebih dalam dalam kepemimpinan, pelayanan ini berubah dari pola top-down yang kaku menjadi organisasi yang bisa diperluas, dimultiplikasi, dan direplikasi secara global.

Andrew Wommack pernah hampir bangkrut pada tahun 1996. Bukan karena pelayanan tidak berbuah, tetapi karena kurangnya pemahaman management. Visi rohani besar, tetapi tidak diimbangi pengelolaan yang tepat. Di titik itulah Tuhan mengirim Paul Milligan. Bukan untuk mengambil alih mimbar, tetapi untuk membenahi belakang layar.

Hasilnya nyata.
Pendapatan dan jumlah staf AWM berlipat ganda. Auditorium dan fasilitas besar dibangun. Charis berkembang ke puluhan negara dan ratusan kota. Semua ini bukan terjadi karena mujizat instan, tetapi karena keputusan-keputusan benar yang konsisten.

Salah satu keteladanan Paul yang paling kuat adalah integritas tanpa kompromi.

Dalam salah satu bisnis besar yang ia jalankan, Paul diminta memberikan uang suap agar proyek dapat berjalan. Ia menolak. Akibatnya, ia dikeluarkan dan digantikan supplier lain. Selama satu tahun penuh, Paul kehilangan keuntungan besar. Tidak ada jalan pintas. Tidak ada pembenaran rohani.

Setahun kemudian, praktik kotor itu terbongkar. Pemerintah Amerika Serikat justru mencari Paul dan mempercayakan proyek yang jauh lebih besar kepadanya. Keuntungannya dua kali lipat dari yang hilang sebelumnya. Apa yang hilang karena integritas, dikembalikan Tuhan melalui jalur yang bersih.

Ini pelajaran mahal:
integritas mungkin membuat kita kehilangan uang hari ini, tetapi menyelamatkan masa depan kita.

Paul Milligan juga mengajarkan prinsip yang sering disalahpahami orang percaya. Ia berkata, kehendak Tuhan tidak otomatis terjadi hanya karena kita berdoa. Anugerah Tuhan sudah menyediakan segalanya di dalam roh, tetapi *dibutuhkan respons iman yang konkret.*

Kerjakan bagian kita dengan serius.
Kumpulkan pengetahuan.
Bangun tim yang tepat.
Bekerja dengan excellence.

Setelah semua itu dilakukan, beristirahatlah di dalam Tuhan. Jangan stres. Jangan memaksa hasil dengan kekuatan sendiri. Di titik kita berhenti, Tuhan mulai mengerjakan hal-hal yang tidak bisa kita lakukan. Di sanalah supernatural bekerja.

Paul juga menegaskan bahwa banyak orang sebenarnya sudah didoakan dan diberkati Tuhan, tetapi menganulir berkat itu sendiri karena kurang komitmen. Talenta ada. Peluang ada. Tetapi tidak dikerjakan dengan konsisten dan bertanggung jawab.

Keteladanan Paul bukan pada kata-katanya, tetapi pada hidup yang selaras. Apa yang ia ajarkan, itulah yang ia jalani. Ia berhasil membangun hampir dua puluh perusahaan, dan tetap menjadi pelayan Tuhan yang berbuah. Kombinasi ini sangat langka.

Hari ini Paul Milligan sudah menyelesaikan pertandingannya. Ia dipromosikan ke kemuliaan. Namun pengaruhnya tidak berhenti. Ia hidup dalam sistem yang dibenahi, pemimpin yang diperlengkapi, dan pelayanan yang terus menjangkau dunia.

Ia membuktikan satu hal:
ketika bisnis dibangun di atas Firman, dan pelayanan dikelola dengan hikmat, dampaknya akan jauh melampaui satu generasi.

Selamat jalan, Paul Milligan, guru yang kukagumi…

Engkau telah mengakhiri pertandingan dengan baik dan memelihara imanmu sampai garis akhir. Surga bersukacita menyambutmu, karena hidupmu berkenan dan berbuah.

Jejakmu tertinggal di bumi, tetapi upahmu menantimu di kekekalan. Apa yang engkau tabur dalam ketaatan, integritas, dan kasih, kini dituai dalam kemuliaan. Hamba yang baik dan setia, masuklah dalam sukacita Tuhanmu.

Sampai berjumpa kembali, di rumah Bapa, di tempat di mana jerih lelah berubah menjadi sorak sorai.

“One person with a belief is equal to ninety-nine who have only interests” — John Stuart Mill III.

“Satu orang dengan keyakinan lebih kuat daripada sembilan puluh sembilan orang yang hanya memiliki minat” — John Stuart Mill III.

YennyIndra
www.yennyindra.com

TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID

#seruputkopicantik #yennyindra #InspirasiKebaikan #MotivasiKebaikan #PribadiBerkualitas #BerbagiDenganSesama

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Satu-satunya Sumber Kehidupan yang Berlimpah.
Teladan Orang-Orang Hebat. Belajar Yuk…
Toxic People Dalam Keluarga?Ini Respon Cerdas Mengatasinya!