Articles, Travelling

Keindahan Kota Ljubljana, Slovenia.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Keindahan Kota Ljubljana, Slovenia.

Hari ini kami mulai masuk ke daerah Balkan, negara-negara bekas Yugoslavia.
Meski sebagian besar negara-negara ini masuk ke Uni Eropa, masih ada Bosnia, Serbia dan Montenegro yang belum bergabung.
Negara yang pertama dikunjungi adalah Slovenia.

Perjalanan 2.5 jam menuju Gua Postojna Cave, merupakan gua terpanjang di Eropa sepanjang 24.5 km, sesuai yang tertullis. Tetapi yang dikunjungi sepanjang 12 km.
Kami naik kereta 7 km, lalu berjalan sepanjang 5 km. Suhu di dalam gua sekitar 5-10 derajad celcius.
Stalaktit dan stalakmit cantik menghiasi gua. Dan bintangnya adalah Salamander, yang bentuknya mirip cicak/ tokek berwarna putih. Di ruangan kaca tapi tidak boleh terlalu terang.

Perjalanan dilanjutkan ke Old Town Ljubljana. Ada yang unik di The Cathedral of St. Nicholas, yang merupakan cathedral bergaya Gothic kebanggaan warga Slovenia.
Cathedral ini pernah hancur saat diserang Ottoman Turki pada tahun 1461.
Dibangun lagi di tahun 1701 mulai dibangun lagi.

Pintu Cathedral dari baja dibuat oleh seorang seniman bernama Mirsad Begi – bukan orang Slovenian Catholic, tetapi seorang muslim dari Bosnia-Herzegovina. Seharusnya sebagai muslim, Mirsad tidak boleh memahat wajah seseorang. Tetapi Mirsad berpikir bahwa dia mempersembahkan karyanya untuk kemuliaan Tuhan, maka dia berani memahatnya.

Pintu ini bergambarkan beberapa kepala beberapa Paus, dengan Yesus yang terbaring di bawahnya. Sehingga ketika pintu dibuka, tubuh Yesus terbelah menjadi 2, menggambarkan Roti Hosti yang dipecah menjadi 2, saat prosesi komuni. Sungguh cerdas dan memiliki makna yang dalam.
Bagian dalam cathedral sangat indah dengan lapisan kuning keemasan di tempat tertentu. Indah, anggun dan memukau.

Lalu di pusat kota, ada Triple Bridge yang terkenal. 3 jembatan khas kota Ljubljana. Sementara di sisi lain triple bridge, persis di pusat square, ada patung pria dan wanita yang memegang ranting olive.

Pada jaman dahulu ada seorangnya penyair pria miskin dari desa, bernama France Preseren. Dia jatuh cinta pada gadis cantik kaya yang rumahnya di tepi square kota Ljubljana.

Malangnya, Preseren tidak berani mengungkapkan perasaannya pada sang gadis. Sehingga gadis itu menikah dengan pria lain. Dan dia tidak pernah tahu kalau Preseren mencintainya.

Preseren tidak pernah menikah seumur hidupnya. Mabuk-mabukan karena patah hati. Akhirnya meninggal pada usia 49 tahun. Tragis!!!
Kurang berani ya? Huh… Gak keren blas!

Setelah Preseren meninggal, warga kota sepakat untuk membuat patung kisah mereka dan mendirikannya di pusat kota Ljubljana. Patung ini menghadap rumah sang gadis. Tempat  ini terkenal dengan nama Preseren Square.

Patung sang gadis kelihatan buah dadanya. Sedangkan di seberangnya ada Pink Church. Warga gereja protes. Tidak sopan!
Pemimpin kota mencari akal, akhirnya di sisi kiri patung ditanam pohon.
Di sisi kanan gereja ditanam pohon pula. Nanti ketika pohon besar maka dari gereja tidak kelihatan patung yang ‘kurang sopan’ itu.

Nach ada coklat yang berbeda dengan negara- negara lainnya. Coklatnya ada rasa sedikit asin. Rupanya saat Slovenia berubah dari negara komunis, perdagangan mulai dibuka. Sebuah keluarga membuka pabrik coklat kecil. Pada saat itu juga ada pabrik garam laut dibuka. Lalu timbullah ide, mengapa tidak menambahkan sedikit garam ke dalam coklat?

Pada suatu hari Queen Elizabeth dari Inggris berkunjung ke Slovenia. Beliau diajak mengunjungi ke toko cokelat itu. Biasanya harus ada yang mencicipi dulu, untuk memastikan makanan tidak beracun. Tetapi kali ini Queen Elizabeth langsung mencobanya.

“Dalam hidup saya,  ini cokelat terenak yang pernah saya makan,” ujar Sang Ratu.

Jadilah booming. Sekarang cokelat asin ini menjadi souvenir wajib yang harus dicoba oleh setiap orang yang mengunjungi Slovenia.

One’s destination is never a place but rather a new way of looking things.- Henry Miller

Tujuan seseorang tidak pernah merupakan sebuah tempat, melainkan cara baru dalam memandang berbagai hal.- Henry Miller

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Verona, Tempat Juliet’s House.
Kumsusan Palace of the Sun.
High Land Scotland Tour With Stuart Misty Isle Tours