Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Ternyata Kelimpahan Itu Punya Alamat Lho…. Kita sering menghubungkan kelimpahan dengan uang, keberhasilan, bisnis yang berkembang, jabatan tinggi, atau kehidupan yang nyaman. Padahal kelimpahan Tuhan jauh lebih besar daripada itu. Kelimpahan Ilahi meliputi roh, jiwa, dan tubuh. Hidup yang utuh. Ada damai sejahtera, sukacita, kesehatan, hubungan yang baik, keluarga yang…
Category: Articles
Menikah dengan Orang yang Terus Berubah… Oh!
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Menikah dengan Orang yang Terus Berubah… Oh! Baru-baru ini saya belajar sesuatu yang menarik dari seorang wanita yang sudah menikah lebih dari 60 tahun. Setelah puluhan tahun menikah, ia berkata, akhirnya ia berhenti menuntut suaminya untuk selalu mengerti dirinya. Bukan karena menyerah terhadap pernikahannya. Justru karena ia semakin memahami pernikahan….
“Kalau Bukan untuk Bahagia, Lalu untuk Apa Kita Menikah?”
Seruput Kopi Firman Tuhan Yenny Indra “Kalau Bukan untuk Bahagia, Lalu untuk Apa Kita Menikah?” Pernikahan itu tidak mudah. That’s why marak perceraian di mana-mana. Saya berpuluh-puluh tahun belajar dari berbagai buku tentang pernikahan dan masih harus terus belajar. Sampai saya menemukan pelajaran ini. Ternyata para wanita dalam Alkitab menikah bukan supaya bahagia melainkan untuk…
Cah Sedes ’80: Srawung Maneh, Ngraketake Paseduluran.
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Cah Sedes ’80: Srawung Maneh, Ngraketake Paseduluran. Ada sesuatu yang istimewa ketika orang-orang yang pernah melewati masa remaja bersama dipertemukan kembali setelah puluhan tahun. Bukan sekadar reuni. Rasanya seperti membuka kembali sebuah album lama. Tiba-tiba suara tawa, panggilan akrab, cerita masa sekolah, bahkan kebiasaan kecil yang sudah puluhan tahun berlalu…
Brunei… Kejutan Indah yang Tidak Pernah Kami Rencanakan
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Brunei… Kejutan Indah yang Tidak Pernah Kami Rencanakan Sesungguhnya tidak ada rencana sedikit pun untuk pergi ke Brunei Darussalam. Tujuan kami sebenarnya hanya Kuching, Malaysia. Namun seperti biasa, saat P. Indra mempelajari peta perjalanan, tiba-tiba ia berkata, “Brunei sudah dekat.” Akhirnya, jadilah kami terbang sekitar 1 jam 15 menit dari…
