Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Teori “Cukup”: Rahasia Damai yang Sering Kita Lupakan Beberapa hari terakhir saya membaca sebuah kalimat yang sangat sederhana, tetapi terus terngiang dalam pikiran saya. The Enough Theory. A calm life is enough. A small circle is enough. A heart that loves is enough. Hidup yang tenang itu cukup. Lingkaran pertemanan…
Category: Articles
Ketika Kebaikan Kehilangan Hikmat
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Ketika Kebaikan Kehilangan Hikmat Ada satu kisah nyata yang membuat saya merenung cukup lama. Seorang miliarder Tiongkok bernama Chen Sheng lahir di sebuah desa miskin di Guangdong. Ketika diterima di Universitas Peking, keluarganya bahkan tidak mampu membeli tiket kereta. Warga desa yang sama-sama hidup sederhana mengumpulkan uang sedikit demi sedikit…
Memahami Masa Lalu Itu Baik. Tinggal di Sana, Tidak.
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Memahami Masa Lalu Itu Baik. Tinggal di Sana, Tidak. Belakangan ini saya banyak membaca tentang trauma, masa kecil, dan berbagai alasan mengapa seseorang bertindak seperti sekarang. Memang benar. Masa lalu sering kali menjelaskan banyak hal. Mengapa seseorang mudah marah. Mengapa sulit mempercayai orang lain. Mengapa selalu merasa ditolak. Mengapa terus…
Maya Angelou & Oprah Winfrey: Ketika Masa Lalu Berusaha Membungkammu…
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Maya Angelou & Oprah Winfrey: Ketika Masa Lalu Berusaha Membungkammu… Beberapa waktu lalu saya membaca buku “I Know Why the Caged Bird Sings” karya Maya Angelou. Saya akhirnya mengerti mengapa buku ini begitu mengubah hidup Oprah Winfrey. Maya Angelou mengalami pelecehan seksual saat masih berusia delapan tahun. Sesudah kejadian itu…
Aku Bukan Sebuah Kesalahan…
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Aku Bukan Sebuah Kesalahan… “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau.” – Yeremia 1:5. Ada pertanyaan yang Ani simpan selama puluhan tahun. “Siapa sebenarnya saya?” Sejak kecil ia merasa berbeda, tetapi tidak pernah tahu alasannya. Suatu hari, saat masih remaja, seorang tetangga lama datang berkunjung. Begitu…
