Seruput Kopi Cantik Yenny Indra NOISE….. Beberapa hari terakhir, drama tumbler Tuku yang tertinggal di KRL membuat jagat maya ribut besar. Masalahnya sederhana, tapi hebohnya membesar seperti bola salju. Orang berdebat, berspekulasi, emosinya naik—padahal intinya cuma satu barang yang tertinggal. *Ini contoh paling segar tentang bagaimana noise bekerja: hal kecil dibesarkan sampai menutup hal besar…
Category: Articles
Memberi dan Menerima: Rahasia Mengalirkan Berkat Tuhan.
Seruput Kopi Firman Tuhan Yenny Indra Memberi dan Menerima: Rahasia Mengalirkan Berkat Tuhan. Pernahkah kita merasa sulit memberi karena takut kekurangan? Pikiran logis manusia selalu berkata: kalau memberi, berarti berkurang. Tetapi Firman Tuhan mengajarkan hal yang berbeda. Memberi bukan membuat kita kekurangan, tetapi justru membuka jalan bagi Tuhan untuk mengalirkan berkat-Nya. Paulus menulis, “Barangsiapa menabur…
Cara Mengatasi Kepanikan & Mengendalikan Emosi.
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Cara Mengatasi Kepanikan & Mengendalikan Emosi. Ada banyak masalah yang baru pertama kali saya hadapi. Wajar kalau bingung dan bertanya, harus mulai dari mana? Kalau masalah yang berulang, kita sudah tahu pola dan solusinya. Tetapi masalah baru sering membuat hati goyah. Hampir setiap hari saya menulis dan menerjemahkan materi pengajaran…
Fasilitas VS Karakter, Mana Yang Membawa Kesuksesan?
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Fasilitas VS Karakter, Mana Yang Membawa Kesuksesan? Sebelum dunia mengenal istilah anak sultan yang sibuk pamer kemewahan di media sosial, ada seorang anak miliarder yang justru belajar membersihkan talang air di rumahnya sendiri. Namanya Howard Buffett, anak tengah dari Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia. Warren tidak membesarkan…
Stop Menunggu Perasaan, Mulai Dari Ketaatan
Seruput Kopi Firman Tuhan Yenny Indra Stop Menunggu Perasaan, Mulai Dari Ketaatan Salah satu jebakan paling halus dalam kehidupan rohani adalah ini: kita terlalu sibuk menunggu perasaan. Merasa siap dulu. Merasa penuh kuasa dulu. Merasa berani dulu. Merasa diurapi dulu. Baru setelah itu mau melangkah. Padahal iman tidak pernah bekerja dengan sistem tunggu perasaan. Iman…
