Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Ketika Kesembuhan Membutuhkan Pemulihan Kedua Di awal abad ke-20, ada seorang dokter yang dihormati dunia medis bukan karena ia paling banyak meresepkan obat, tetapi karena ia paling banyak mengingatkan agar dokter tidak sembarangan menggunakannya. Namanya Sir William Osler. Osler adalah salah satu pendiri Johns Hopkins Hospital dan dikenal sebagai bapak…
Category: Articles
Badai Tidak Menentukan Akhir Cerita
Seruput Kopi Firman Tuhan Yenny Indra Badai Tidak Menentukan Akhir Cerita Kadang hidup terasa seperti badai besar yang tak kunjung reda. Angin masalah datang dari segala arah, petir persoalan menyambar tanpa henti, dan hati pun lelah menanggung semuanya. Pikiran mulai sibuk dengan seribu “bagaimana kalau” — bagaimana kalau gagal, bagaimana kalau tidak selesai, bagaimana kalau…
Hoki Itu Nasib, atau Respon Hidup?
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Hoki Itu Nasib, atau Respon Hidup? Bu Fonny, teman perjalanan saya saat ikut tur menyusuri Sungai Yangtze, menulis satu kalimat singkat di grup chat. Pendek, tapi cukup mengusik pikiran saya. “Hoki te it – pun su te ji.” Lalu ia menambahkan penjelasan sederhana namun tajam: Hoki nomor satu, kemampuan nomor…
Ketika Kita Sudah Melihat Kuasa Tuhan, Tapi Masih Sulit Melepaskan Kendali…
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Ketika Kita Sudah Melihat Kuasa Tuhan, Tapi Masih Sulit Melepaskan Kendali… Ada satu hal yang sering saya renungkan akhir-akhir ini. Sesuatu yang kelihatannya rohani, bahkan penuh iman, tetapi sebenarnya menyimpan pergumulan yang dalam. Kita bisa melihat karya Tuhan. Kita bisa menyaksikan mujizat. Kita bisa mengalami pertolongan-Nya secara nyata. Namun tetap…
Cheryl Salem: Dari Kaki yang Patah 32 Bagian ke Panggung Miss America 1980
Seruput Kopi Firman Tuhan Yenny Indra Cheryl Salem: Dari Kaki yang Patah 32 Bagian ke Panggung Miss America 1980 Dunia mengenalnya sebagai Miss America 1980. Anggun, cerdas, bercahaya. Namun jauh sebelum mahkota itu bertengger di kepalanya, Cheryl sudah lebih dulu dimahkotai surga dengan satu gelar yang jauh lebih mahal: mujizat berjalan. Usianya baru 11 tahun…
