Articles

Mau Sukses? Sepakat dengan Allah!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mau Sukses? Sepakat dengan Allah!

Lulus dari Sekolah Charis, para murid mulai menapaki kehidupan yang baru.
Lembaran baru kehidupan di mana cerita sesungguhnya harus ditulis, dijalani dan diciptakan.
Tidak ada lagi guru yang mengawasi, ujian yang ‘memaksa’ kami terus belajar atau teman-teman yang memotivasi agar terus maju.
Inilah tantangan baru kehidupan yang sesungguhnya!

Setiap kali reuni baik teman-teman masa kecil hingga teman kuliah saat dewasa, kerap kita melihat hal-hal yang tak terduga. Teman yang jenius, jagoan di sekolah ternyata prestasinya biasa saja dalam kehidupan. Bahkan ada yang sampai tidak punya pekerjaan. Sebaliknya ada juga yang dulu nakalnya ajubilah… seolah gak mungkin berhasil justru sukses luar biasa.

Orang bilang ada Book Smart dan ada pula yang Street Smart.
Book Smart person adalah seseorang yang cerdas dan berpendidikan akademis.
Street Smart person adalah seseorang yang tahu bagaimana menangani situasi praktis dalam kehidupan sehari-hari yang diperlukan untuk “menyelesaikan sesuatu” tetapi tidak berpendidikan atau berbakat secara akademis.

Orang yang paling kaya, tidak sedikit yang kecewa. Tidak menemukan apa yang didambakan saat di puncak kesuksesan.

Hidup berdasarkan standar Tuhan itu berbeda.
Keberhasilan karena mengandalkan Tuhan dan mengikuti cara Tuhan: God’s Way.

Cara Tuhan benar-benar bertolak belakang dengan cara dunia. Kepuasan dan kesuksesan diukur dari seberapa baiknya kita menggenapi rancangan-Nya.

Beri dulu, baru kita diberi. Mengasihi, mengampuni, mengalah dulu…. karena Tuhan sudah terlebih dahulu mengasihi, mengampuni dan menopang kita dengan tangan kanan-Nya yang membawa kemenangan.
Karena sadar, Sumber Berkat kita yang Sejati adalah Allah, bukan bisnis atau pekerjaan kita.

*******
Tantangan lulus dari Sekolah Charis berbeda. Seberapa baik dan konsistennya kami mengikuti Tuhan dan menjalani hidup bersama-Nya di sepanjang jalan kehidupan ini, menggenapi panggilan-Nya, rancangan-Nya dan menjadi pribadi yang sesuai tujuan-Nya saat menciptakan setiap kita.
Bukan diukur dari seberapa banyak materi yang berhasil dikumpulkan atau seberapa terkenalnya nama kita.
Ukuran Tuhan berbeda dengan ukuran manusia.
Kesuksesan Tuhan berdampak kekal, memberkati sesama dan memuliakan nama-Nya!

Bukan tempat yang hebat yang mempersiapkan kita menjadi sukses menurut standar Tuhan.
Tetapi bagaimana kita mengerjakan hal-hal kecil dengan sikap dan cara pikir yang benar, setiap hari secara konsisten itulah yang akan mengantar kita kepada keberhasilan yang sejati.

Diperlengkapi di sekolah, sudah lebih dari cukup, namun tanpa menggunakan perlengkapan itu, diterapkan dalam kehidupan sesungguhnya, tidak ada hasilnya.

Artinya, lakukan hal-hal benar setiap hari secara konsisten.
Kehidupan sehari-hari kitalah yang menentukan apakah kita memenuhi syarat untuk dipakai-Nya.

Melalui hal-hal biasa, rutin, tidak spektakuler, yang dilakukan setiap hari itulah, Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk melakukan hal-hal yang besar bagi-Nya. Tidak ada yang instan.

Tuhan menginginkan setiap kita sukses dan mencapai hal-hal besar, melampaui apa yang bisa kita bayangkan mau pun doakan.
Caranya?
Tuhan yang akan mengerjakannya melalui kita.
Kitalah bejana yang mengalirkan Dia.
Atau pena di tangan Tuhan.
Dia yang menuliskan kisah-kisah besar melampaui pemikiran kita.
BUKAN kita yang mengerjakannya untuk Tuhan.
It’s all about God, not us.

Nach untuk mencapai hal itu, kita mesti sepakat dengan-Nya, jalan-jalan-Nya dan mengikuti cara-Nya.

Dunia kerap meremehkan, membuat kita merasa mustahil bisa melakukan hal besar yang Tuhan rancangkan.
Sementara firman-Nya menjanjikan hal-hal besar: menjadi kepala dan bukan ekor. Tetap naik dan bukan turun. Diberkati saat masuk dan diberkati saat keluar. Diberkati untuk menjadi berkat.

Keberhasilan kita tidak ditentukan oleh dunia atau Tuhan. Tetapi oleh diri kita sendiri.

Jika kita sepakat dengan dunia, meski janji Tuhan itu luar biasa, tidak akan berdampak kepada kita. Tuhan memberi kehendak bebas pada manusia.

Sebaliknya, jika kita sepakat dengan Tuhan, meski seluruh dunia menghina, meremehkan dan memandang rendah, tetapi itu tidak akan mempengaruhi kita.

Hidup kita TIDAK ditentukan oleh persetujuan orang lain, melainkan oleh diri kita sendiri.

Jangan berdoa agar Tuhan menyingkirkan orang-orang yang meremehkan kita. Buang waktu dan energi. Fokus berpikir yang benar- sepakat dengan Tuhan- dan bertindak benar, setiap hari. Itu yang membuat kita qualified untuk sukses.

Sepakat saja, bersama Tuhan kita akan melakukan perkara-perkara besar seukuran Allah.
Setelah kita mengerjakan bagian kita yang terbaik- do our best- Tuhan yang akan mengerjakan bagian yang kita tidak bisa, secara supernatural.
Apa yang mustahil bagi Tuhan?
Tidak ada!
Setuju?

It’s what you say to yourself, about yourself, when you are by yourself … that matters most… – Brad Sugars

Apa yang Anda katakan kepada diri sendiri, tentang diri Anda sendiri, ketika Anda sendirian… itulah yang paling penting… – Brad Sugars

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Mau Sembuh Dengan Cara Apa? Pilihlah.
Makna Paskah Yang Sejati…
Why Me?