Articles

Apa Yang Harus Dilakukan Saat Doa Tidak Terjawab?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apa Yang Harus Dilakukan Saat Doa Tidak Terjawab?

Prinsip dasar yang harus dipegang, bahwa *Janji Allah Ya & Amin. Jika doa tidak terjawab, kesalahan Pasti Bukan di pihak Tuhan, melainkan di pihak kita.*

Lalu solusi bagaimana?
Lilian Barbara Yeomans, dokter yang akhirnya fokus pada kesembuhan Ilahi mengajarkan, jika doa tidak terjawab, – kita tidak menerima buahnya-, artinya ada yang belum kita mengerti dan belum kita lakukan.
Gali dan pelajari firman lebih lagi, karena ada hal-hal yang belum kita pelajari, belum kita mengerti. Bisa jadi justru ada hal-hal salah yang kita lakukan selama ini.

Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan, demikian kata Hosea.

Karena itu, kembali kepada Tuhan, minta Roh Kudus mengajar kita, di mana kita miss, luput dan memperbaiki sesuai kehendak-Nya.

Ibrani 4:14-16 (TB) Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.
Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Ada seorang teman sebut saja Budi, yang sakit. Ketika kami sharing, saya menyarankan agar dia perlu tekun bergabung saat kebenaran firman Tuhan disampaikan, menyediakan waktu pribadi untuk menggali firman secara pribadi juga, disamping doa dan penyembahan. Karena Kebenaran Firman yang Dimengerti, lalu ditindaklanjuti – menjadi Pelaku Firman – itulah yang bisa menyembuhkannya. Tetapi Budi menolak.

“Aku punya cara sendiri untuk berdoa dengan Tuhan. Pokoknya caraku berbeda….:aku maunya begini, ujarnya ‘kekeuh’.

Teman lain yang ‘mengaku’ sudah mengenal Tuhan, tetapi enggan membicarakannya, selalu berkata,
“Setiap orang kan punya jalan sendiri untuk approach Tuhan, biarlah itu menjadi sesuatu yang pribadi bagi saya,” katanya sambil menolak halus.

Tuhan menegaskan, dalam Yohanes 14:6
“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Hanya ada satu jalan menuju Bapa, yaitu melalui Yesus.
Jika teman ini mendekati Tuhan melalui jalan yang lain, Sudah Pasti tidak akan bertemu dengan Bapa.

Bagi dunia, ada seribu jalan menuju Roma.
Tetapi bagi Tuhan, hanya ada satu jalan untuk appoach Bapa!

Demikian juga dengan Budi, setelah bertahun-tahun berdoa dan mendekati Tuhan dengan caranya, dan tidak sembuh, sesuai dengan saran Lilian B. Yeoman, inilah saatnya Budi berganti cara yang lebih baik.

Teringat preview buku Andrew Wommack “Berdoa dengan cara yang lebih baik.”:
Jika doa Anda selama ini tidak terjawab, mungkin ini cara berdoa yang lebih baik. Karena terbukti Andrew sudah mendapatkan buah, alias hasilnya.
Hhhmmm…. menarik bukan?

Tidak hanya Budi, saya juga.
Ada aspek-aspek dalam hidup saya yang sudah saya doakan bertahun-tahun, belum juga terjawab, ini waktunya untuk belajar lebih lagi, koreksi diri, di mana saya luput sehingga tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.

Jawaban Tuhan itu personal, pribadi bagi setiap orang. Karena itu kita tidak bisa meniru pengalaman orang lain. Bukan Formula yang bisa dikerjakan sendiri. Melainkan Hubungan Pribadi dengan Tuhan yang tidak dapat digantikan oleh apa pun juga. Dalam Pengenalan Pribadi akan Dia, kita memperoleh jawaban dan solusi pribadi bagi setiap kita. Karena sesungguhnya Tuhan itu sendirilah Jalannya menuju kesembuhan, terobosan ekonomi, kebijaksanaan, promosi, mengalami keberhasilan hidup sejati yang memuaskan olehkarena kita menggenapi rancangan Tuhan dalam menciptakan kita.

Menarik bukan?
Mari kita praktikkan!

“Wait on the Lord” is a constant refrain in the Psalms, and it is a necessary word, for God often keeps us waiting. He is not in such a hurry as we are, and it is not his way to give more light on the future than we need for action in the present, or to guide us more than one step at a time. When in doubt, do nothing, but continue to wait on God. When action is needed, light will come.” – J.I. Packer, Knowing God.

“Menantikan Tuhan” adalah pengulangan yang terus-menerus dalam Kitab Mazmur, dan ini adalah kata yang penting, karena Tuhan sering membuat kita menunggu. Dia tidak terburu-buru seperti kita, dan itu bukan cara-Nya untuk memberi lebih banyak pencerahan bagi masa depan, melampaui apa yang kita perlukan untuk bertindak saat ini, atau untuk membimbing kita lebih dari satu langkah pada suatu waktu. Jika ragu, jangan lakukan apa pun, namun teruslah menantikan Tuhan. Ketika tindakan diperlukan, pencerahan akan datang. -J.I. Packer.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Apakah Anda Mengatakan Kata-kata Kematian?”
Hormatilah Orang Tuamu.”
Kasih & Disiplin Yang Seimbang.