Articles

Tiga Level Kehidupan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Tiga Level Kehidupan.

Tali Tiga Lembar Tidak Mudah Diputuskan! (Pkh. 4:12)

Ketika kita menghadapi tantangan hidup, kita memiliki sumber daya yang tersedia. Anugerah Tuhan telah memberikan kepada kita segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan dan kesalehan. Kemenangan kita sering kali bergantung pada cara kita menggunakan sumber daya yang kita miliki. Kita adalah makhluk spiritual yang memiliki jiwa dan tubuh. Kita diperlengkapi untuk menghadapi tantangan-tantangan kita pada ketiga tingkat kehidupan. Ketika kita berusaha meraih kemenangan hanya dengan menggunakan kekuatan kita sendiri, atau kita hanya mengandalkan emosi dan pengetahuan kita yang terbatas, kita membatasi peluang kita untuk sukses.

Banyak tantangan hidup mempunyai akar spiritual dan solusi spiritual diperlukan. Stres, depresi, kesedihan kronis, kepahitan, perselisihan dan ketakutan adalah gejala-gejala dari semangat yang kekurangan gizi. Ketika kita menyerang gejala-gejala tersebut secara alami dengan obat-obatan, konseling dan terapi, kita tidak benar-benar menangani kebutuhan sebenarnya. Jika kita menerapkan prinsip-prinsip rohani bersama dengan hikmat ilahi dan buah roh, kita yakin akan kemenangannya.

Namun, jika kita berpikir bahwa setiap masalah bersifat rohani dan mengabaikan beberapa hal alamiah yang mungkin menjadi penyebab masalah kita, mungkin saja kita kehilangan jawaban yang jelas.

Namun ketika roh, jiwa dan tubuh kita bekerja secara harmonis menuju tujuan yang sama, maka hal itu akan menjadi kekuatan yang tidak ada duanya!

Contohnya:
Ada penyakit yang diakibatkan karena kita salah memperlakukan tubuh kita.
Terlalu lelah, contohnya. Tubuh sudah didesign agar ada waktu istirahat yang cukup. Masalah kelelahan, tidak bisa hanya diselesaikan dengan doa. Doa membuat hati damai sehingga tidur pun nyenyak.
Tetapi tidur itu Harus dilakukan untuk mengobati kelelahan.

Minum kopi tentu saja normal, umum. Jika minum kopi puluhan gelas setiap hari, itu menjadi tidak normal dan akan mengganggu kerja tubuh. Dalam jangka panjangnya, akan merusak tubuh, menimbulkan penyakit yang tidak diinginkan.
Berdoa sepakat minta kesembuhan Tuhan, menjadi langkah pertama. Tuhan Allah yang menjawab doa. Kesembuhan terjadi.
Namun jangan lupa, konsumsi kopinya juga wajib dikurangi.
Jika penyebab sakitnya terus dipelihara, wajar sekali akan jatuh sakit kembali.
Yang rohani dilakukan, tetapi juga diiringi oleh yang jasmani.
Sesuatu yang berlebihan, akan merusak.

Mengapa minum kopi berlebihan?
Mungkin karena tuntutan pekerjaan yang berlebihan, berusaha menyelesaikan kewajiban yang kapasitasnya diluar kemampuannya.
Jiwa terdiri dari pikiran, emosi, kehendak dan imajinasi.
Bisa dipikirkan cara bijak dalam menyelesaikan permasalahan ini. Hikmat Tuhan yang diperoleh dari firman-Nya, akan memimpin pikiran kita agar kita bisa mendelegasikan atau mengerjakan tanggungjawab kita dengan cara yang lebih kreatif sehingga tetap punya waktu istirahat, namun pekerjaan juga beres.
Inilah gambaran bagaimana roh. Jiwa, tubuh bekerja di dalam kehidupan kita.

Penyembuhan seringkali memerlukan pendekatan tiga kali lipat. Ada perubahan alami dalam gaya hidup dan pola makan yang mungkin diperlukan. Ada penyesuaian mental dan emosional yang dapat mempercepat pemulihan kita. Namun realitas spiritual dalam hidup kita adalah titik awal yang sebenarnya untuk memulai kesehatan dan penyembuhan. Tuhan mengirimkan Firman-Nya untuk menyembuhkan kita (Mzm. 107:20) dan firman-Nya adalah Roh dan hidup (Yoh. 6:63).

Pastikan kita berjalan selaras sepenuhnya dengan Tuhan di setiap tingkatan; roh, jiwa dan tubuh. Itulah kunci hidup berkelimpahan.Pikiran harus diperbarui terhadap Firman Tuhan. Emosi kita harus mengalir dari roh kita yang sudah lahir baru, bukan dari panca indera kita.
Selain itu, kita pun harus merawat tubuh dengan makanan yang baik, bergizi dan olahraga. Kesehatan dan kesejahteraan sejati memang dimulai dari dalam, namun juga harus dikelola dari luar.

1 Timotius 4:8 (TB) Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Latihan badani memang tidak sepenting ibadah dan pengenalan akan Allah yang berguna untuk kehidupan di dunia mau pun di kekekalan kelak. Namun latihan badani pun perlu dilakukan, demi menjaga tubuh kita tetap sehat. Tubuh yang sehat akan menopang dan mendukung dalam mengerjakan serta menggenapi rencana-Nya.
Semua wajib seimbang.

Aku berdoa kepada Tuhan agar seluruh jiwa dan ragamu terpelihara tak bercacat cela menjelang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus. (1 Tes. 5:23)

Hhhmmm…. kita hidup seimbang yuk…

God does not expect us to imitate Jesus Christ. He expects us to allow the life of Jesus to be manifested in our moral flesh. – Oswald Chamber.

Allah tidak mengharapkan kita untuk meniru Yesus Kristus. Dia mengharapkan kita membiarkan kehidupan Yesus diwujudkan dalam kehidupan natural kita. – Kamar Oswald.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Integritas? Ini Sisi Yang Kerap Tidak Disadari!
“Lebih Besar, Lebih Besar, dan Lebih Besar Lagi!”
Potongan Puzzle Rencana Besar Tuhan di MB-Gen menjadi Go-ImET by CI-Gen.